Takut akan YAHWEH; arti dan keuntungannya


Tetapi Firaun berkata: “Siapakah YAHWEH itu yang harus kudengarkan firman-Nya untuk membiarkan orang Israel pergi? Tidak kenal aku YAHWEH itu dan tidak juga aku akan membiarkan orang Israel pergi.” (Kel 5:2)

Artikel ini adalah kabar baik untuk setiap orang yang terikat oleh kuasa iblis: kesombongan, takut akan manusia, korupsi, perzinahan, percabulan, dan sebagainya. Firman Yeshua membawa kelepasan yang sesungguhnya bagi jiwa Anda. (Yes 61:1-4).

Sesungguhnya berita ”Kabar Baik,” (yakni: ”Injil Yeshua Ha Mashiah”), dan berita ”Takut akan YAHWEH” adalah sebuah koin bersisi dua. Keduanya tidak dapat dipisahkan! Hanya dengan mengerti dan menerima keduanya, (tidak salah satu!) ialah Jaminan Keselamatan manusia menuju Sorga. Uraian di bawah ini akan membuktikannya!

”Takut akan YAHWEH.” Apa yang Anda bayangkan atau pikirkan ketika mendengar atau membaca kalimat tersebut? Banyak orang menghubungkan tiga kata ini dengan kata-kata: marah, penghakiman, hukuman, bahkan seorang aktris atheist Swedia mengkaitkan kalimat itu dengan ”diktator”; ia berkata: ”Elohim (God) itu seorang diktator, kita harus mengikuti semua kemauan-Nya jika tidak kita akan dihukum-Nya.” Orang yang memiliki ayah jasmani yang kejam pada umumnya ia memiliki gambar yang salah tentang YAHWEH sebagai Bapa Sorgawi.

Untuk mengerti dengan benar arti ”Takut akan YAHWEH” kita harus mengenal terlebih dahulu hati dan karakter YAHWEH. Alkitab dapat membantu kita untuk mengenal pribadi-Nya. Ambil dan bukalah Alkitab Anda, mari kita selidikit thema yang sangat penting ini.

YAHWEH adalah teman dan sahabat, bukan diktator.

  • Bukankah Engkau Elohim kami yang menghalau penduduk tanah ini dari depan umat-Mu Israel, dan memberikannya kepada keturunan Abraham, sahabat-Mu itu, untuk selama-lamanya? (2Taw 20:7).
  • YAHWEH bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjian-Nya diberitahukan-Nya kepada mereka. Maz 25:14. The secret of the LORD is with those who fear Him; …(NKJV)The friendship of the LORD is for those who fear him, (ESV)

2Taw 20:7 adalah doa syafaat raja Yosafat (Yeho/shaphat; YEHOVAH/ YAHWEH judged) ketika ia sedang menghadapi musuh yang jauh lebih kuat. Menarik sekali bahwa ia mengkaitkan permohonan doanya dengan “Abraham sahabat-Mu.” Abraham bapa dari semua orang benar dan percaya dikenal di Alkitab sebagai “SAHABAT YAHWEH!” Abraham tercatat seorang yang telah melakukan tawar-menawar dengan YAHWEH SEBAOT (Semesta Alam); tentang Ismail (Kej 17:18-20) dan penduduk Sodom Gomora (Kej 18:-16-33).

Maz 25:14; kata “bergaul karib/ secret/ friendship” berasal dari kata Ibrani “sod” (H5475; Strong Dict.) yang artinya: a session, that is, company of persons (in close deliberation); by implication intimacy, consultation, a secret:assembly, counsel, inward, secret (counsel).

Jadi Firman Elohim berkata: Takut akan YAHWEH ialah pintu menuju persahabatan yang akrab (intimacy or secret) dengan Dia!

Mungkin Anda bertanya, bagaimana mungkin “takut” dan “kasih” dapat ada bersama-sama? Tidakkah aneh jika seorang isteri berkata kepada suaminya: ”Sayangku, saya sangat mengasihimu, tapi saya takut ada bersama-sama dengan kamu.” Ini adalah jenis pernikahan yang mati, tidak ada kehangatan kehidupan intimesi pernikahan. Ada banyak keluarga yang anak-anak yang tidak merasa aman dan bebas ketika ayah mereka hadir di rumah, ini menyedihkan. ”Ya, itu nampaknya suatu yang aneh, dan tidak masuk akal, namun itu adalah kenyataan, bahkan terjadi juga pada banyak keluarga Kristen. Hal-hal ini disebabkan oleh karena mereka tidak memiliki hubungan harmoni lagi dengan Pencipta mereka. Hal ini harus diperbaiki. Secepat mungkin, sebelum terlambat!!

Takut akan YAHWEH ialah pintu menuju persahabatan yang akrab (intimacy or secret) dengan Dia!

Tetapi Musa berkata kepada bangsa itu: “Janganlah takut, sebab Elohim telah datang dengan maksud untuk mencoba (to test; NKJV orto prove; KJV & LBT) kamu dan dengan maksud supaya takut akan Dia ada padamu, agar kamu jangan berbuat dosa.” (Kel 20:20) And Moses said to the people, do not fear [H3372; Yare’; yaw-ray’: be afraid]; for God is come to test you, and that His fear [H3374: yir’ah; yir-aw’: fear] may be before you, so that you may not sin. (Exo 20:20; NKJV)

Dengan kata lain, Musa berkata: ”Don’t be afraid, but instead of that, fear Him!”

Jadi takut akan YAHWEH dapat digambarkan sebagai berikut:

Floyd McClung, seorang missionary senior dari YWAM menggambarkannya sebagai berikut: “Pernahkah Anda berdiri di pinggir sebuah tebing yang sangat curam seperti ditepi Grand Canyon, dan melihat ke bawah? Itu pemandangan yang spektakuler dan mengagumkan mengambil napas Anda, tetapi juga memberi Anda rasa ketakutan. Mengapa? Karena Anda tahu bahwa jika Anda tiba pada ‘sisi yang salah’ dari tebing, Anda akan mati dalam sekejap. Jarak (yang sangat besar) besar antara tepi lembah dan dasarnya memiliki kekuatan untuk membunuhmu! Takut akan YAHWEH adalah seperti itu.”

Almarhum Dr. Derek Prince, menggambarkan itu dengan kata ”AWE” ; penggabungan antara perasaan hormat dan takut akan seseorang. Awesome (adjektive).

Raja Daud mengkaitkan itu dengan nyanyian pujian yang disertai sorak sorai dan penyembahan: Nyanyikanlah nyanyian baru bagi YAHWEH, menyanyilah bagi YAHWEH, hai segenap bumi! Sebab YAHWEH maha besar dan terpuji sangat, Ia lebih dahsyat dari pada segala elohim/ allah (He is to be feared above all gods; in english Bible). Sujudlah menyembah kepada YAHWEH dengan berhiaskan kekudusan, gemetarlah di hadapan-Nya, hai segenap bumi! Biarlah langit bersukacita dan bumi bersorak-sorak, biarlah gemuruh laut serta isinya, biarlah beria-ria padang dan segala yang di atasnya, maka segala pohon di hutan bersorak-sorai di hadapan YAHWEH, …(Maz 96:1-13)

Keuntungan takut akan YAHWEH

  • Umur panjang. Takut akan YAHWEH memperpanjang umur, tetapi tahun-tahun orang fasik diperpendek.  (Ams 10:27)
  • Sumber kehidupan. Takut akan YAHWEH adalah sumber kehidupan sehingga orang terhindar dari jerat maut.  (Ams 14:27)
  • Keluarga sejahtera. Kiranya hati mereka selalu begitu, yakni takut akan Daku dan berpegang pada segala perintah-Ku, supaya baik keadaan mereka dan anak-anak mereka untuk selama-lamanya! (Ul 5:29)
  • Perlindungan. Malaikat YAHWEH berkemah di sekeliling orang-orang yang takut akan Dia, lalu meluputkan mereka. (Maz 34:8) Hai orang-orang yang takut akan YAHWEH, percayalah kepada YAHWEH! –Dialah pertolongan mereka dan perisai mereka. (Maz 115:11)
  • Berkat. Memberkati orang-orang yang takut akan YAHWEH, baik yang kecil maupun yang besar. (Maz 115:13) Alangkah limpahnya kebaikan-Mu yang telah Kausimpan bagi orang yang takut akan Engkau, yang telah Kaulakukan bagi orang yang berlindung pada-Mu, di hadapan manusia! (Maz 31:20)
  • Penyediaan. Takutlah akan YAHWEH, hai orang-orang-Nya yang kudus, sebab tidak berkekurangan orang yang takut akan Dia! (Psa 34:10)
  • Makanan. He provides food for those who fear Him; He remembers His covenant forever (Psa 111:5 ESV)  Baiklah kita takut akan YAHWEH, Elohim kita, yang memberi hujan pada waktunya, hujan pada awal musim maupun hujan pada akhir musim, dan yang menjamin bagi kita minggu-minggu yang tetap untuk panen. (Yer 5:24)
  • Sukses. Ia mencari Elohim selama hidup Zakharia, yang mengajarnya supaya takut akan Elohim. Dan selama ia mencari YAHWEH, Elohim membuat segala usahanya berhasil. (2Ch 26:5). Umur 16 jadi raja, berkuasa selama 52 tahun.
  • Impian akan terlaksana. Ia melakukan kehendak orang-orang yang takut akan Dia, mendengarkan teriak mereka minta tolong dan menyelamatkan mereka. (Maz 145:19) He will fulfil the desire of them that fear him: he also will hear their cry, and will save them. (KJV)
  • Dan seterusnya

Harga dari kegagalan Takut akan YAHWEH (Ams 1:28-32)

  • Tidak ada jawaban doa
  • Tidak akan menemukan hadirat-Nya
  • Memakan buah perbuatan dan rencana mereka sendiri
  • Akan dibinasakan oleh perbuatannya sendiri

Tanda-tanda orang yang takut akan YAHWEH:

  • Membenci kejahatan. Takut akan YAHWEH ialah membenci kejahatan; aku benci kepada kesombongan, kecongkakan, tingkah laku yang jahat, dan mulut penuh tipu muslihat. (Ams 8:13). Tetapi siapa mendengarkan aku, ia akan tinggal dengan aman, terlindung dari pada kedahsyatan malapetaka.” (33)
  • Memiliki persekutuan yang benar dengan Elohimnya (1Yoh 1:6-7)
  • Orang ini mengerti bahwa taat dan dengar-dengaran perintah YAHWEH ialah lebih baik daripada segala korban persembahan (1Sam 15:22; Hos 6:6; Pkb 5:1; Mat 5:23-24)
  • Orang ini mengerti bahwa Elohim menghendaki hidupnya untuk memelihara perintah-perintah-Nya.  Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Akupun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya.” Yudas, yang bukan Iskariot, berkata kepada-Nya: “YAHWEH, apakah sebabnya maka Engkau hendak menyatakan diri-Mu kepada kami, dan bukan kepada dunia?” Jawab Yeshua: “Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia. (Yoh 14:21-23)

Jika Anda perduli dengan upacara Natal dan Easter yang sama sekali tidak ada di Alkitab, seharusnya Anda lebih perduli dengan Takut akan YAHWEH, sebab perintah dan petunjuk ini:

  • Fear the LORD tertulis 32 kali;
  • Fear God 10 kali dan
  • Fear Him 21 kali
  • Total 63 kali dalam KJV!

Seperti saya katakan di atas bahwa  berita “Kabar Baik” dan ajaran “takut akan YAHWEH” adalah koin bersisi dua, tidak dapat dipisahkan, ini dapat dilihat pada suratan Yakobus pasal 2. Rasul Yakobus, mengutip  ayat 2Taw 20:7; Dengan jalan demikian genaplah nas yang mengatakan:… Abraham disebut: “Sahabat Elohim” (Yak 2:23). Dengan jalan apa? Ayat 21 dan 22 adalah Jalannya: Bukankah Abraham, bapa kita, dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya, … Kamu lihat, bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna. (Yak 2:21-22)

Yakobus tidak berkata “perbuatan baik” dapat membawa pembenaran. Sebagaimana agama-agama dunia mengajar, dan beberapa denominasi menggartikan surat Yokobus ini. Tidak sama sekali! Tetapi ia berkata: “Iman Kristiani harus disertai dengan perbuatan – agar iman itu hidup (17), terisi (20) dan sempurna (22)!!

Kita diselamatkan hanya oleh iman (Ef 2:8-9; Rom 1:16-17) dan kita menjaga keselamatan itu dengan perbuatan kita,

  • beralaskan ”takut akan YAHWEH,” yakni, menjauhi dosa (Kel 20:20) lihat di atas.
  • beralaskan ”cinta akan YAHWEH,” yakni, menuruti semua perintah-Nya (Yoh 14:21-23)

Ayat pembukaan di atas (Kel 5:2), Firaun yang tidak mau mengenal dan tidak takut akan YAHWEH, pada akhir hidupnya, ia bukan saja kehilangan orang-orang Israel sebagai tenaga kerja bangsa Mesir, tapi juga kehilangan semua tentara dan kereta perang terbaiknya (Kel 14:7, 28), tentu lebih parah dari itu semua ialah semua anak sulung, dari anak manusia sampai anak binatang bangsa Mesir – termasuk putranya sendiri – dimusnahkan oleh YAHWEH (Kel 12:12,30). Harga yang sangat mahal!

Di sini kita melihat, bahwa YAHWEH adalah Sahabat karib Abraham (bapa orang-orang benar/ percaya) namun Ia juga Elohim Sebaot dan Raja atas segala raja. YAHWEH adalah Awesome Elohim!

Dari ayat-ayat yang telah kita lihat, itu nampak bahwa Elohim mengajar umat-Nya untuk takut akan Dia sesungguhnya bukan untuk keuntungan diri-Nya, tetapi untuk kita, ciptaan-Nya – agar kita berhasil baik tubuh (umur panjang), jiwa (bahagia) dan terlebih roh kita (hidup kekal)!! Perhatikan cerita singkat raja Yosafat ini:

Dan YAHWEH menyertai Yosafat, karena ia hidup mengikuti jejak yang dahulu dari Daud, bapa leluhurnya, dan tidak mencari Baal-baal, melainkan mencari Elohim ayahnya. Ia hidup menurut perintah-perintah-Nya dan tidak berbuat seperti Israel. Oleh sebab itu YAHWEH mengokohkan kerajaan yang ada di bawah kekuasaannya.

Seluruh Yehuda memberikan persembahan kepada Yosafat, sehingga ia menjadi kaya dan sangat terhormat. Dengan tabah hati ia hidup menurut jalan yang ditunjukkan YAHWEH. Pula ia menjauhkan dari Yehuda segala bukit pengorbanan dan tiang berhala.

Pada tahun ketiga pemerintahannya ia mengutus beberapa pembesarnya,  … untuk mengajar di kota-kota Yehuda. Bersama-sama mereka turut juga beberapa orang Lewi, … disertai imam-imam Elisama dan Yoram. Mereka memberikan pelajaran di Yehuda dengan membawa kitab Taurat YAHWEH. Mereka mengelilingi semua kota di Yehuda sambil mengajar rakyat.

Ketakutan yang dari YAHWEH menimpa semua kerajaan di negeri-negeri sekeliling Yehuda, sehingga mereka tidak berani berperang melawan Yosafat. Dari antara orang-orang Filistin ada yang membawa kepada Yosafat persembahan, dan perak sebagai upeti. Juga orang-orang Arab…. (2Taw 17:3-11)

Kemuliaan dan keagungan YAHWEH itu menakutkan bagi orang-orang yang membenci firman-Nya, namun bagi mereka yang mencintai firman-Nya semua itu menciptakan suatu kekaguman, hormat dan pujian yang besar untuk Dia, serta keakraban yang dalam dengan Dia.

Itu seperti raja Daud yang berkata: Takut akan YAHWEH itu suci, tetap ada untuk selamanya; … (Maz 19:10)
Nabi Musa juga membuktikannya: Adapun bangsa itu berdiri jauh-jauh [takut kepada hadirat YAHWEH; ayat 18 dan 19], tetapi Musa pergi mendekati embun yang kelam di mana Elohim ada. (Kel 20:21)
Adonai Yeshua Ha Mashiah juga berkata bahwa, ” sesungguhnya hanya orang jahat yang tidak ingin bertobat yang tidak  mau datang kepada Terang, tetapi barangsiapa melakukan yang benar, ia datang kepada Terang.”  (Yoh 3:19-21; Yoh 1:1-14).

Jadi sikap takut akan YAHWEH yang benar adalah kerinduan untuk dekat kepada YAHWEH dan menghormati perintah-Nya.

Jika Anda telah hidup di dalam lumpur dosa, Anda masih ada harapan – setelah mati, di Neraka tidak adalagi kesempatan, yang ada hanyalah penyesalan yang menyedihkan untuk selama-lamanya. Bertobatlah sekarang juga. Akui dosa-dosa Anda kepada Yeshua. Mulailah dengan pola hidup yang baru: takutlah akan Dia! Lakukan perintah-Nya bukan sebagai keharusan, tetapi sebagai rasa terima kasih atas apa yang Ia telah lakukan kepada Anda dan sebagai rasa hotmat, iman dan kasih Anda kepada Dia. Yeshua Ha Mashiah memberkati Anda!

Bacaan berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog
Iklan

Kunci-kunci Sukses Di Dalam Kehidupan


[P]erjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung (Yos 1:8)

Sukses berarti memiliki banyak uang, kaya raya, demikianlah kamus-kamus sekuler mendifinisikannya. Kamus Alkitab mengartikan sukses lebih luas dari sekedar memiliki banyak uang dan kelimpahan harta.

Alkitab pada satu sisi menceritakan bahwa tidak sedikit umat ADONAI yang kaya-raya, dan ADONAI senang memberi mereka kekayaan, seperti Abraham, Ayub, Yusuf anak Yakub (Israel), raja Daud. Dan pada sisi lain Alkitab juga memperingatkan setiap manusia akan bahaya kekayaan, ini beberapa contoh peringatan tersebut:

  • Yang ditaburkan di tengah semak duri ialah orang yang mendengar firman itu, lalu kekuatiran dunia ini dan tipu daya kekayaan menghimpit firman itu sehingga tidak berbuah. (Mat 13:22)
  • Lalu Yahshua … berkata kepada mereka: “Alangkah sukarnya orang yang beruang masuk ke dalam Kerajaan Elohim.” … Yahshua menyambung lagi: “Anak-anak-Ku, alangkah sukarnya masuk ke dalam Kerajaan Elohim. Lebih mudah seekor unta melewati lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Elohim.” (Mark 10:23-25)
  • Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya (Mark 8:36)
  • Aku melakukan pekerjaan-pekerjaan besar, mendirikan bagiku rumah-rumah, … Aku mengumpulkan bagiku juga perak dan emas, harta benda raja-raja dan daerah-daerah. Dengan demikian aku menjadi besar, bahkan lebih besar dari pada siapapun yang pernah hidup di Yerusalem sebelum aku; … Ketika aku meneliti segala pekerjaan yang telah dilakukan tanganku dan segala usaha yang telah kulakukan untuk itu dengan jerih payah, lihatlah, segala sesuatu adalah kesia-siaan dan usaha menjaring angin; memang tak ada keuntungan di bawah matahari. (P.kotbah 2:4-11) dan lagi,
  • Jangan bersusah payah untuk menjadi kaya, tinggalkan niatmu ini. Do not overwork to be rich; Because of your own understanding, cease! ( NKJV) (Ams 23:4) Kalau engkau mengamat-amatinya, lenyaplah ia, karena tiba-tiba ia bersayap, lalu terbang ke angkasa seperti rajawali (5)
  • Orang kaya dan orang miskin bertemu; yang membuat mereka semua ialah YAHWEH (Ams 22:2)

Dari ayat-ayat di atas jelas terlihat bahwa sukses dalam kehidupan bukanlah berarti memiliki uang yang banyak dan barang-barang (rumah dan mobil indah) seperti dunia mengukurnya. Adonai Yahshua menunjuk kepada hati kita bukan mempermasalah keuangan kita, Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan. … Kamu tidak dapat mengabdi kepada Elohim dan kepada Mamon – the god of Wall street (Mat 6:24)

Mari kita baca beberapa ayat Alkitab yang berkaitan dengan sukses:

  • Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku.” (Yoh 15:7-8)
  • Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung. (Yos 1:8)
  • Akhir kata dari segala yang didengar ialah: takutlah akan Elohim dan berpeganglah pada perintah-perintah-Nya, karena ini adalah kewajiban setiap orang. Karena Elohim akan membawa setiap perbuatan ke pengadilan yang berlaku atas segala sesuatu yang tersembunyi, entah itu baik, entah itu jahat. (P.kotbah 12:13-14).

Dari ayat-ayat yang baru saja kita baca ini kita bisa mendapat arti sukses dalam kehidupan manusia menurut pandangan ADONAI sendiri:

  • Yahshua berkata, ”jika buah-buah yang kita hasilkan membawa kemulian kepada Bapa-Nya, dan Ia menambahkan buah-buah yang demikianlah yang menunjukan bahwa kita murid-murid-Nya.
  • Kita digolongkan sukses oleh ADONAI jika kita berhasil melakukan perintahnya. Kata ”beruntung/ sukses” dalam Yoshua 1:8 ini diambil dari kata ibrani śakal yang berarti, ”menjadi atau bertindak: cerdik, mengerti, berhikmat dan bijaksana (kamus Strong). Baca Ayub 28:28, Maz 111:10; Ams 1:7; 9:10.
  • Kesimpulan Salomo ialah setiap orang dianggap sukses di dalam hidup ini jika ia melakukan kewajibannya ini (13), sebab dengan kedua hal itulah ia dapat menang di dalam pengadilan terahir; tidak mengahiri dirinya di api neraka! (14).

Sekarang kita beranjak kepada tahap berikutnya, yaitu mendapatkan kunci-kunci sukses tersebut.Saya menemukan ada empat kunci kesuksesan di dalam kehidupan ini, mari kita baca lagi Injil Yohanes 15:7, berbunyi,

Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.

Kita temukan tiga kunci dari ayat ini dan kunci keempat dari tempat lainnya:

  1. Jikalau kamu tinggal di dalam Aku (Juga Yoh 15:4; )
  2. Firman-Ku tinggal di dalam kamu (Juga Gal 2:20)
  3. Mintalah (kepada Bapa dalam nama-Ku; Yoh 14:13; 15:16; 16:23) (juga Mat 7:7-8; Luk 18:7)
  4. [P]ercayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu (Mark 11:24). Perlu iman.

Tidak sedikit orang Kristen lahir baru hidupnya tidak penuh dengan kemenangan, merasa orang dunia lebih sukses dibanding dirinya sendiri yang hidup kudus dan melayani ADONAI dengan setia, mengapa? Sebab ia mempunyai dua kunci sukses pertama saja, ia lupa memakai kunci sukses yang ketiga: MEMINTA KEPADA BAPA DIDALAM NAMA YAHSHUA HA MASSIAH apa yang ia perlukan dan kehendaki, seperti rasul Yakobus mengingatkan kita, Kamu tidak memperoleh apa-apa, karena kamu tidak berdoa (Yak 4:2b). Baca perumpamaan seorang ayah yang memiliki dua putra, pelajari kesalahan putra sulungnya (Luk 15:25-32).

Dan tidak jarang bahwa kita memerlukan kunci keempat untuk benar-benar dapat meraih kesuksesan kita tersebut. Perkataan Yahshua pada Injil Markus 24 di atas sungguh menarik, Ia tidak mengatakan bahwa ”apa yang kamu katakan (panjatkan dalam permohonan doa) percayalah kamu akan menerimanya”, tetapi Ia mengatakan, ”percaya…apa yang dikatakannya itu akan terjadi, maka hal itu akan terjadi baginya (23) dan Ia mengulangi lagi pernyataan yang sama di ayat ke 24 ”percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu.” Putra-Nya yang tunggal sedang mengajari umat-Nya apa itu iman yang sesungguhnya, bahwa IMAN ADALAH PERCAYA DAHULU BARU KEMUDIAN LIHAT BUKTINYA (Ibr 11:1). Dan sementara Dunia berkata, ”tunjukan dulu itu pada saya, maka saya akan percaya.”

Berbahagialah orang

  • yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik,
  • yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan
  • yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh,

tetapi

  • yang kesukaannya ialah Taurat YAHWEH, dan
  • yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.

Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil. (Maz 1:1-3 )

Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari. Perintah-Mu membuat aku lebih bijaksana dari pada musuh-musuhku, sebab selama-lamanya itu ada padaku.Aku lebih berakal budi dari pada semua pengajarku, sebab peringatan-peringatan-Mu kurenungkan. Aku lebih mengerti dari pada orang-orang tua, sebab aku memegang titah-titah-Mu. (Maz 119:97-100 )

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog