Kronologi peristiwa-peristiwa di Alkitab PL


Aku hendak mengingat perbuatan-perbuatan YAHWEH, ya, aku hendak mengingat keajaiban-keajaiban-Mu dari zaman purbakala. (Maz 77:12)

Melalui catatan penemuan arkiologi yang ada kita bisa menghitung umur penciptaan Bumi ini. Penghitungan tahun bisa didapat dari Alkitab Perjanjian Lama dengan membandingkanya pada beberapa batu-tulis kuno yang mencatat daftar pemerintahan raja-raja Asur dan raja-raja Sumerian. Penanggalan tahun-tahun pada artikel ini tidak bisa dijadikan referensi yang pasti, namun hanya suatu perhitungan untuk mendapat gambaran yang sedekat mungkin. Perbedaan catatan tahun pada suatu peristiwa dalam artikel ini bisa saja berbeda dengan perhitungan dari ahli Alkitab lainnya. Lihat “Chart of Hebrew Kings and Prophets.”

Alkitab tidak memberikan kronologinya sesuai kalender yang kita pakai sekarang ini [Gregorian Kalender, paus Gregory XIII, abad 500 AD]. Untuk membangun pendataan yang absolute, kita perlu mengerti system Alkitab di dalam mencatat penanggalan-penanggalan para raja [Israel] dan kemudian meletakan itu sejajar para penanggalan penguasa-penguasa Asur (Assyria) dan Babilon. Orang Asur mendasarkan sejarahnya pada data astronomi, … Kemudian kita dapat mengunakan informasi itu untuk menunjuk penanggalan-penanggalan peristiwa-peristiwa di Perjanjian Lama. Daftar [raja-raja Asur/ Assyria] ini memberi kita sebuah sejarah dari 892 ke 648 BC. Sepanjang waktu ini, beberapa pemimpin Asur telah membuat hubungan dengan raja-raja Ibrani (1).

Pada ”batu tulis daftar raja-raja Asyur” ini tertulis bahwa pemimpin Asyur yang bernama Daian-Asyur berkata bahwa ia memerintah di tahun keenam sebagai Shalmaneser III dan pergi berperang melawan raja-raja dari  pantai Mediterranian, dari sekian raja yang ia perangi raja Ahab dari Israel terdapat dalam daftar ini. Tahun pertempuran ini terjadi pada 853 BC.

Daftar ini juga menulis bahwa pada 841 BC raja Ia-a-u dari Israel mulai membayar upeti kepada raja Asyur ini.

Pada tulisan di batu hitam ini tertulis:

“The tribute of Jehu, son of Omri: I received from him silver, gold, a golden bowl, a golden vase with pointed bottom, golden tumblers, golden buckets, tin, a staff for a king [and] spears.”

Peperangan raja Ahab melawan raja Aram ini yang membuat raja Israel ini mati terbunuh dicatat pada 1 Raja-raja pasal 12, dan Yehu, panglima perang keluarga raja Ahab, menjadi raja atas Israel antara tahun 843-816 BC, 28 tahun (2Rj 10:36).

Dari penanggalan yang kita dapat ini, kita menuju perjalanan waktu secara mundur, berasumsi dari Daftar raja-raja Israel dan Yehuda, maka di dapat

Raja Israel Utara I ialah Yerobeam (933-911 BC), 22 tahun memerintah (1Rj 14:20) atau

Raja Yehuda I (Israel Selatan), setelah Solomo wafat maka Israel terpecah dua, Rehoboam/ Rehabeam (933-916 BC), 17 tahun. 2Taw 12:13.

Raja Daud, kakek dari Rehabeam, (1011-971 BC), 40 tahun memerintah (1Rj 2:11; 2Sam 5:4; 1Taw 29:27). Raja Daud menggantikan raja Saul, raja pertama untuk bangsa Israel.

Hakim-hakim memerintah bangsa Israel sebelum ada raja Saul. Jaman para Hakim ada selama kurang lebih 450 tahun (Kis 13:20). Dari Otniel sampai nabi Samuel. Catatan tertua Mesir yang menulis kata ”Israel” terdapat pada batu-tulis (dikenal sebagai Isreael Stela) dari raja Merneptah, Mesir, yang memerintah pada 1213-1203 BC.

Nabi Yosua anak Nun menggantikan nabi Musa. Yosua meninggal dunia ketika berumur 110 tahun.

Nabi Musa memimpin bangsa Israel keluar dari perbudakan Mesir memiliki dua perkiraan waktu:

  • Penanggalan lebih awal: beberapa ahli percaya itu terjadi sekitar 1400 BC, berdasarkan batu-batu bertulis Amarna, catatan-catatan ini menghubungkan dengan Firaun Amenhotep III (1410-1377 BC).
  • Penanggalan lebih lama: sekitar 1275 BC, dengan alasan Ramses II (1304-1238 BC) menyinggung kerja paksa suku Apiru – kemungkinan perkataan orang Mesir untuk ”Hebrew” atau Ibrani – yang kota-kota Mesir kuno.

Pekker dan Tenney dalam bukunya memperhitungkan Exodus itu terjadi sekitar 1446 BC.

Bangsa Israel tinggal di Mesir sekitar 400 tahun (Kej 15:13-14). Tepatnya 430 tahun keluarga Yakub menetap di Mesir sebelum mereka melakukan exodus (Kel 12:40-41), dengan kata lain Yakub dan keluarganya mengunjungi Yusuf, penguasa pertama Mesir setelah Firaun, sekitar 1876 BC. Yakub berumur 130 tahun ketika pindah ke Mesir. Jadi Ia lahir sekitar 2006 BC (1876BC +130 tahun).

Ishak berumur 60 tahun ketika melahirkan Yakub (Kej 25:26); Ia meninggal dunia saat berumur 180 tahun, jadi Ishak hadir di bumi antara 2066-1886 BC.

Abraham hidup antara 2166-1991 BC. Ia melahirkan Ishak ketika berumur 100 tahun (Kej 21:5), dan umurnya ialah 175 tahun (Kej 25:7).

Peristiwa Air bah. Kita melompat mundur ke nabi Nuh. Air bah datang ketika Nuh berumur 600 tahun, dan hidup 350 tahun lamanya setelah musibah besar tersebut (950-600=x tahun), jadi Nuh hidup selama 950 tahun (Kej 7:6, 11; 9:29). Bahteranya telah ditemukan di tanah Kurdistan, Turky.

Alkitab Septuagint mencatat ada sekitar 1232 tahun antara peristiwa air bah dengan Abraham memasuki tanah Kanaan. Sedangkan Samaritan Pentateuch (5 kitab Musa versi Samaria) mengatakan sekitar 942 tahun. Dari Kejadian 12:4 kita dapat menghitung kapan kira-kira air bah terjadi.

  • 2166 BC – 75 tahun=2091 BC (ketika Abram keluar dari Haran (Syria) menuju Kanaan) + 1231 tahun = 3323 BC menurut Septuangint,  dan 3033 menurut Samaritan Pentateuch
  • Perhitungan menurut sejarah Mesir dan Mesopotamia air bah terjadi sekitar abad 3000 BC;

Perbedaan ini dapat dimengerti sebagaimana para ahli Alkitab percaya bahwa silsilah keturunan pada Kejadian 11 tidak berdasarkan urutan bapa-melahirkan-anak, tapi berdasarkan garis keturunan (penerus kepemimpinan).

Berdasarkan silsilah Adam dan Hawa (manusia pertama) sampai terjadinya peristiwa air bah ini kita dapat membuat pehitungan kasar kapan lahirnya manusia pertama ini

  • Adam menurut Alkitab berumur 800 tahun ketika melahirkan Set, dan meninggal dunia ketika berumur 930 tahun (Kej 5:4-5). Dengan kata lain: dari Penciptaan Adam (PA) sampai kematiannya ada 930 tahun, ditulis: 0-930 PA.
  • Set melahirkan Enos ketika ia berumur 105 tahun, dan hidup 807 tahun setelah lahirnya Enos. Umur Set ialah 912 tahun (Kej 6-8). Set (130-1042 PA). Setelah Penciptaan Adam (930-800= 130+912=1042).
  • Enos berumur 90 tahun ketika Kenan lahir, dan tetap hidup selama 815 tahun. Jadi umurnya 905 tahun (Kej 5:9-11). Enos (235-1140 PA). (105+130=235+905=1140)
  • Kenan melahirkan Mahalaleel ketika berumur 70 tahun, dan hidup terus sampai 840 tahun. Jadi umurnya mencapai 910 tahun.(Kej 5:12-14). Kenan (325-1235 PA). (235+90=325+910=1235)
  • Mahalaleel berumur 65 tahun ketika Yared lahir, dan terus hidup selama 830 tahun. Jadi Yared mencapai umur 895 tahun, lalu ia mati (Kej 5:218-20). Mahalaleel (395-1290 PA). (325+70=395+895=1290)
  • Yared melahirkan Henokh ketika berumur 162 tahun, terus hidup selama 800 tahun. Umur Yared mencapai 962 tahun (Kej 5:18-20). Yared (460-1422 PA).
  • Henokh berumur 65 tahun ketika Metusalah lahir, dan tetap hidup selama 300 tahun. Jadi umurnya mencapai 365 tahun (Kej 5:21-23). Henokh (622-987 PA).
  • Metusalah melahirkan Lamekh ketika ia berumur 187 tahun dan terus hidup selama 782 tahun. Jadi umur Metusalah ialah 969 tahun. Metusalah (687-1656 PA).
  • Lamekh berumur 182 tahun ketika melahirkan Nuh, dan ia terus hidup 595 tahun. Umur Lamekh mencapai 777 tahun (Kej 5:28-31). Lamekh (874-1651 PA).
  • Nuh berumur 500 tahun ketika melahirkan Sem (Kej 5:32). Dan Air bah melanda dunia ketika Nuh berumur  600 tahun. Umur Nuh mencapai 950 tahun. Lihat data Peristiwa Air bah di atas. Jadi Nuh hidup antara 1056-2006 PA (874+182=1056+950=2006) atau (3600-2650 BC).

Jadi peristiwa Air bah terjadi pada 1656 PA (1056 PA+600) atau 3000 BC.

Dari data ini di dapat pehitungan kasar umur Bumi sejak lahirnya Adam sampai kita hidup di abad 20 ini yaitu dari penciptaan Adam ke air bah lamanya 1656 tahun; dari Air bah ke Yahshuah lahir (diasumsikan pada 0 BC, dipercayai para ahli Kitab itu terjadi pada 4 BC) lamanya 3000 tahun; dan sekang kita berada di akhir tahun 2009. Jadi total tahun dari Penciptaan Adam ke tahun 2009 AD ialah (1656+3000+2009) tahun = 6665 tahun

Alkitab tidak memberi kita tahu, apakah perhitungan umur Adam di atas terjadi setelah ia diusir dari taman Eden atau sejak ia diciptakan.

Namun Alkitab berkata bahwa Bumi dibentuk dan diisi oleh YAHWEH selama 6 hari lamanya, dan setelah itu Dia beristirahat di hari ketujuh. Lihat Kejadian pasal 1:1-31 dan pasal 2:1-3.

6 hari penciptaan ini bisa bermakna 6 ribu tahun bagi manusia sebagaimana raja Daud dan rasul Petrus mengatakannya (Maz 90:4; 2Pet 3:8).

Sejarah catatan-catatan kemasyarakatan dunia tidak lebih tua dari 7000 tahun, sekalipun penemuan-penemuan fosil (manusia dan binatang) yang berdasarkan teori Evolusi menyatakan fosil-fosil tersebut berumur milyaran tahun lamanya. Untuk masalah umur fosil-fosil silakan baca Evolusi: fact or believe.

Artikel menarik lainnya yang berkaitan dengan perhitungan waktu dan umum bumi dapat dibaca  di bawah ini:

Dan untuk artikel yang berhubungan dengan sejarah Timur  Tengah:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog
Iklan

Tanah Kanaan / Israel / Palestina dan kota Yerusalem milik siapa sebenarnya?


Akulah YAHWEH, Elohimmu, yang membawa kamu keluar dari tanah Mesir, untuk memberikan kepadamu tanah Kanaan, supaya Aku menjadi Elohimmu. (Imam 25:38)

Abraham dijanjikan tanah Kanaan

Kanaan pada jaman Yosua

Hak milik gambar dipegang oleh © 2003 Bible History Online

Berfirmanlah YAHWEH kepada Abram: “Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu; (Kej 12:1).Ia berumur 75 tahun ketika meninggalkan Haran (4). Abram berjalan melalui negeri itu sampai ke suatu tempat dekat Sikhem, …Waktu itu orang Kanaan diam di negeri itu. Ketika itu YAHWEH menampakkan diri kepada Abram dan berfirman: “Aku akan memberikan negeri ini kepada keturunanmu.” … (Kej 12.6-7). Daerah orang Kanaan adalah dari Sidon ke arah Gerar sampai ke Gaza, ke arah Sodom, Gomora, Adma dan Zeboim sampai ke Lasa. (Kej 10:19). Abram menetap di tanah Kanaan… Setelah Lot berpisah dari pada Abram, berfirmanlah YAHWEH kepada Abram: “Pandanglah sekelilingmu dan lihatlah dari tempat engkau berdiri itu ke timur dan barat, utara dan selatan, (15) sebab seluruh negeri yang kaulihat itu akan Kuberikan kepadamu dan kepada keturunanmu untuk selama-lamanya. (Kej 13:13-15)

Beginilah firman Adonai YAHWEH kepada Yerusalem: Asalmu dan kelahiranmu ialah dari tanah Kanaan; ayahmu ialah orang Amori (dipunahkan Yosua; Yos 24:8) dan ibumu orang Heti. (Yehz 16:3). Pada jaman Yosua, orang Yebus tinggal di kota Yerusalem (Yos 15:63).

Nubuatan tanah Kanaan, mulai dari sungai Mesir sampai ke sungai yang besar itu, sungai Efrat, jadi milik keturunan Abraham: (Kej 15:13-21)

  1. “Ketahuilah dengan sesungguhnya bahwa keturunanmu akan menjadi orang asing dalam suatu negeri, yang bukan kepunyaan mereka,
  2. mereka akan diperbudak dan dianiaya, empat ratus tahun lamanya.
  3. keturunan yang keempat akan kembali ke sini, sebab sebelum itu kedurjanaan orang Amori [yaitu daerah Galilea] itu belum genap.”

YAHWEH tidak menyerahkan tanah itu sebelum dosa penghuni-lama menjadi penuh, itu sebabnya Abraham membeli ladang di Hebron (Kiryat-Arba) dari suku Het (Hittites) (Kej 23)

Abraham, Ishak dan Ismael.
Abraham (2009-2184 BC; 175 tahun) meminta Elohim untuk menjadikan Ismael (ibunya bernama Hagar, orang Mesir, budak Sarah) sebagai pewaris kekal, saat Ismael berumur tiga tahun (16:1,16; 17:1,18), Elohim menolak proposal Abraham, kata-Nya, ”Tetapi Elohim berfirman: “Tidak, melainkan isterimu Saralah yang akan melahirkan anak laki-laki bagimu, dan engkau akan menamai dia Ishak, dan Aku akan mengadakan perjanjian-Ku dengan dia menjadi perjanjian yang kekal untuk keturunannya. (Kej 17:19).  Adapun Abraham berumur seratus tahun, ketika Ishak, anaknya, lahir baginya. (Kej 21:5). Ishak lahir satu tahun kemudian setelah IA menolak proposal Abraham tersebut. Ishak melahirkan Yakub dan YAHWEH merubah nama Yakub menjadi Israel (25:26;32:38). Keturunan Ismael dan daerah tinggal mereka bisa dibaca di Kej 25:12-18.

Dialah YAHWEH, Elohim kita, di seluruh bumi berlaku penghukuman-Nya. Ia ingat untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya, firman yang diperintahkan-Nya kepada seribu angkatan, yang diikat-Nya dengan Abraham, dan akan sumpah-Nya kepada Ishak; diadakan-Nya hal itu menjadi ketetapan bagi Yakub, menjadi perjanjian kekal bagi Israel, firman-Nya: “Kepadamu akan Kuberikan tanah Kanaan, sebagai milik pusaka yang ditentukan bagimu.” (Maz 105:7-11)

Intermezzo: Buku From Time Immemorial adalah hasil penelitian selama 7 tahun, akan selamanya merubah istilah-istilah perdebatan tentang klaim-klaim konflik Arab dan Yahudi di Timur Tengah.

YAHWEH memberikan tanah Kanaan kepada Israel
Setelah 400 tahun masa perbudakan selesai, Musa memimpin orang Israel keluar dari Mesir. Yosua memimpin orang Israel masuk ke tanah Kanaan. Saat itu ada 7 kerajaan yang dominan tinggal di sana.
Ketika kejahatan raja-raja di tanah Kanaan / Israel / Palestina sudah mencapai batasnya; [B]erfirmanlah YAHWEH kepada Yosua bin Nun, abdi Musa itu, demikian: “Hamba-Ku Musa telah mati; … seberangilah sungai Yordan ini, engkau dan seluruh bangsa ini, menuju negeri yang akan Kuberikan kepada mereka, kepada orang Israel itu. Setiap tempat yang akan diinjak oleh telapak kakimu Kuberikan kepada kamu, seperti yang telah Kujanjikan kepada Musa. Dari padang gurun dan gunung Libanon yang sebelah sana itu sampai ke sungai besar, yakni sungai Efrat [yaitu bagian barat Syria sekarang], seluruh tanah orang Het [yaitu barat daya Laut Mati ], sampai ke Laut Besar di sebelah matahari terbenam, semuanya itu akan menjadi daerahmu. (Yos 1:1-4). Ada 31 raja di tanah Kanaan dikalahkan oleh Yosua (Yosua 12). Daud merebut Yerusalem, dikenal juga sebagai Sion, dari orang Yebus dan menjadikan itu ibu-kota kerajaannya (2Sam 5:6-9; 1Taw 11:5). Bagaimanapun juga Daud membeli tanah untuk dipakai sebagai mezbah YAHWEH dari Ornan, orang Yebus. Dikemudian hari anaknya Salomo mendirikan tempat ibadah yang megah ditanah tersebut, dikenal sebagai Bait Elohim (1Taw 21:25). Dimana mesjid Al Aqsa berada saat ini.

Lamanya Kanaan dipercayakan kepada Israel: 869 tahun (1455–586 BC). Daerah utara (Samaria) sudah diambil oleh Asyur sejak 721 BC.

YAHWEH membersihkan tanah Israel dari berhala-berhala.
Hosea anak Ela, raja Israel Utara (di Samaria) jahat di mata YAHWEH, Salmanaser, raja Asyur menawan dan membuang mereka ke Gozan dan kota-kota orang Madai (2 Raja 17), sekitar 721 BC. Awal orang Arab berimigrasi besar-besaran ke Samaria.
Kaum Yehuda dan penduduk Yerusalem (Kerajaan Israel Selatan) perintah-Nya. Yesaya menubuatkan 70 tahun pembuangan ke Babilonia: Maka seluruh negeri ini akan menjadi reruntuhan dan ketandusan, dan bangsa-bangsa ini akan menjadi hamba kepada raja Babel tujuh puluh tahun lamanya. (Yer 25:11) Nubuatan ini tergenapi pada 604 BC, Daniel dan 3 rekannya termasuk pemuda-pemuda yang diangkut ke Babilonia, pasal 52:31. Yerusalem jatuh ketangan Nebukadnezar pada tahun 586 BC. Bait Elohim I dihancurkan. (2 Raja 25:8-9)

Janji Elohim untuk memulihkan Israel dan tinggal bersama umat-Nya: Beginilah firman YAHWEH semesta alam, Elohim Israel: Perbaikilah tingkah langkahmu dan perbuatanmu, maka Aku mau diam bersama-sama kamu di tempat ini. melainkan jika kamu sungguh-sungguh memperbaiki tingkah langkahmu dan perbuatanmu, jika kamu sungguh-sungguh melaksanakan keadilan di antara kamu masing-masing, tidak menindas orang asing, yatim dan janda, tidak menumpahkan darah orang yang tak bersalah di tempat ini dan tidak mengikuti elohim lain, yang menjadi kemalanganmu sendiri, maka Aku mau diam bersama-sama kamu di tempat ini, di tanah yang telah Kuberikan kepada nenek moyangmu, dari dahulu kala sampai selama-lamanya. (Yer 7:3, 5-7)

Penguasa tanah Israel berganti-ganti tangan, sebagian umat-Nya kembali.
Setelah genap 70 tahun lamanya di pembuangan, YAHWEH memakai raja Koresh II (dari kata Ibrani) atau Cyrus II, raja negeri Persia menghancurkan kerajaan Babilonia. Tanah Israel beralih dari Babilonia ke Medi-Parsi. Raja Koresh atas kehendak YAHWEH mengijinkan orang-orang Israel kembali membangun kota-kota mereka.

  • Sehingga genaplah nubuatan Yesaya ini: hampir 200 tahun sebelum ia [Koresh] lahir (John Gill’s Exposition), ”Akulah yang berkata tentang Koresh: Dia gembala-Ku; segala kehendak-Ku akan digenapinya dengan mengatakan tentang Yerusalem: Baiklah ia dibangun! dan tentang Bait Suci: Baiklah diletakkan dasarnya!” (Yes 44:28) Akulah yang menggerakkan Koresh untuk maksud penyelamatan, dan Aku akan meratakan segala jalannya; dialah yang akan membangun kota-Ku dan yang akan melepaskan orang-orang-Ku yang ada dalam pembuangan, tanpa bayaran dan tanpa suap,” firman YAHWEH semesta alam. (Yes 45:13). Nama Koresh, perbuatan penyelamatan YAHWEH atas Israel melalui orang Iran telah direncanakan-Nya! 200 tahun sebelumnya dengan begitu spesifik!!
  • Sehingga genaplah double-nubuatan Yeremia, 1. “Sebab beginilah firman YAHWEH: Apabila telah genap tujuh puluh tahun bagi Babel, barulah Aku memperhatikan kamu. Aku akan menepati janji-Ku itu kepadamu dengan mengembalikan kamu ke tempat ini. (Yer 29:10). Nabi Ezra mencatat siap-siapa yang kembali (Ezra 1-3) 2. “Kemudian sesudah genap ketujuh puluh tahun itu, demikianlah firman YAHWEH, maka Aku akan melakukan pembalasan kepada raja Babel dan kepada bangsa itu oleh karena kesalahan mereka, juga kepada negeri orang-orang Kasdim, dengan membuatnya menjadi tempat-tempat yang tandus untuk selama-lamanya. Aku akan menimpakan … segala apa yang tertulis dalam kitab ini seperti yang telah dinubuatkan Yeremia tentang segala bangsa itu. (Yer 25:12-13)

Kerajaan Medi-Parsi dikalahkan oleh Alexander Agung / Alexander III (Yunani) tahun 330 BC, lalu Yunani digantikan oleh Romawi (Dan 8:20-25). Kerajaan Romawi mulai berdiri (27 BC) di bawah kepemimpinan Kaisar Augustus (63 BC – 14 AD). Kekuasaan kerajaan Romawi di daerah Yudea (secara administrasi) dipegang oleh Herodes Agung (73BC – 4 AD). Raja Agripa sampai 44 AD. Banyak ahli Alkitab memperkirakan Yahshua lahir pada 5 BC. Yahshua menubuatkan kehancuran Bait Elohim II (Mat 23:37; 24:1-2; Mark 13:1-2). Tepat 40 tahun setelah nubuatan Yahshua ini tentara Romawi dibawah pimpinan Jendral Titus meratakan Bait tersebut (70AD). Sepanjang jaman Perjanjian Baru (abad 1 AD) tanah Israel tetap terjajah oleh Kerajaan Romawi.

Tanah Kanaan setelah periode Perjanjian Baru (691-1948).
Yerusalem jatuh ketangan orang Arab (Kerajaan Umayyad, Damaskus ibukotanya) tahun 638 AD, lalu Umayyad digantikan oleh kerajaan Abbasid, ibukotanya berpindah ke Bagdad. Pembangunan mesjid Al-Aqsa (the Dome of the Rock) mulai dibangun di tahun 691. Islam semakin kuat dan menguasai beberapa wilayah Romawi: Spanyol (1000-1453), Italy dan Sisilia (1061) yang berakibat timbulnya gelombang-gelombang Crusade (Perang Salib). Kehidupan para pengikut Yahshua semakin sulit pada periode Arab dan Cursade ini, terjepit diantara dua kekuatan. 1517 Yerusalem dikuasai kerajaan Ottoman (Turky). Ottoman runtuh 1917. Tentara Inggris di bawah pimpian Jenderal Allenby mengusai Yerusalem tahun 1917. Dari 1922 ke 1948 the League of Nations menyerahkan tanah Israel (Palestina) ke bawah kendali administrasi Inggris.

Negara Israel lahir kembali (1948 sampai sekarang).
YAHWEH menggembalikan tanah Israel sepenuhnya kepada umat-Nya pada 15 May 1948, setelah terbuang dan tidak memiliki negara selama 1878 tahun lamanya. Sehingga genaplah nubuatan nabi-nabi, Sebab, sesungguhnya, waktunya akan datang, demikianlah firman YAHWEH, bahwa Aku akan memulihkan keadaan umat-Ku Israel dan Yehuda–firman YAHWEH–dan Aku akan mengembalikan mereka ke negeri yang telah Kuberikan kepada nenek moyang mereka, dan mereka akan memilikinya.” (Yer 30:3) Beginilah firman Adonai YAHWEH: Sungguh, Aku menjemput orang Israel dari tengah bangsa-bangsa, ke mana mereka pergi; Aku akan mengumpulkan mereka dari segala penjuru dan akan membawa mereka ke tanah mereka. (Yehz 37:21).

  • Nabi Yesaya 49: dikumpulkan-Nya (5,12), jadi makmur dan banyak (9-11, 19-20), jadi terang bagi dunia (6), pembesar-pembesar dunia akan melayani Israel (22-23), musuhnya akan dihukum (26)
  • Nabi Yeremia 30: dikembalikan (3, 10; 46:27-28), disembuhkan dari hinaan dunia: makmur dan banyak lagi (17-19), musuh-musuhnya akan dihukum (16,20-24). Israel dibenarkan oleh YAHWEH (30:11; 46:28b)
  • Nabi Yehezkiel 37: dikumpulkan (21) kerajaan Yehuda dan Israel disatukan (16-19), Yahshua Ha Massiah akan jadi raja mereka selama-lamanya (25)
  • Nabi Amos: ”Maka Aku akan menanam mereka di tanah mereka, dan mereka tidak akan dicabut lagi dari tanah yang telah Kuberikan kepada mereka,” firman YAHWEH, Elohimmu.(Amo 9:15)

Aku akan mengadakan perjanjian damai dengan mereka, dan itu akan menjadi perjanjian yang kekal dengan mereka. Aku akan memberkati mereka dan membuat mereka banyak dan memberikan tempat kudus-Ku di tengah-tengah mereka untuk selama-lamanya. Tempat kediaman-Kupun akan ada pada mereka dan Aku akan menjadi Elohim mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku. Maka bangsa-bangsa akan mengetahui bahwa Aku, YAHWEH, menguduskan Israel, pada waktu tempat kudus-Ku berada di tengah-tengah mereka untuk selama-lamanya.” (Yehz 37:26-28)

Nubuatan bagi para pembenci Israel.
Sesungguhnya, akan datang hari yang ditetapkan YAHWEH…Maka YAHWEH akan menjadi Raja atas seluruh bumi; pada waktu itu YAHWEH adalah satu-satunya dan nama-Nya satu-satunya. Maka semua orang yang tinggal dari segala bangsa yang telah menyerang Yerusalem, akan datang tahun demi tahun untuk sujud menyembah kepada Raja, YAHWEH semesta alam, dan untuk merayakan hari raya Pondok Daun. Tetapi bila mereka dari kaum-kaum di bumi tidak datang ke Yerusalem untuk sujud menyembah kepada Raja, YAHWEH semesta alam, maka kepada mereka tidak akan turun hujan. Dan jika kaum Mesir tidak datang dan tidak masuk menghadap, maka kepada mereka akan turun tulah yang ditimpakan YAHWEH kepada bangsa-bangsa yang tidak datang untuk merayakan hari raya Pondok Daun. Itulah hukuman dosa Mesir dan hukuman dosa segala bangsa yang tidak datang untuk merayakan hari raya Pondok Daun. (Zekharia 14:1,9,16-19)

Kesimpulan: Pemilik tanah Kanaan dan seisi dunia adalah YAHWEH, Elohim Pencipta alam jagat ini. IA telah berjanji memberikan tanah Kanaan kepada orang Israel dan Yerusalem sebagai ibu-kotanya.

Untuk negara yang tidak setuju atas keputusan PEMILIK dunia ini silahkan ambil pelajaran dari negara Tirus (Amos 1:9-10, Yehz 26:3,12; Yoel 3:4-7). Singkat kata:

  • “Maka kamu akan mengetahui bahwa Aku, YAHWEH, adalah Elohimmu, yang diam di Sion, gunung-Ku yang kudus. Dan Yerusalem akan menjadi kudus, dan orang-orang luar tidak akan melintasinya lagi.” (Yoel 3:17)
  • Semua orang yang membenci Sion akan mendapat malu dan akan mundur. (Maz 129:5)
  • Yahshua berkata, “Siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku dan siapa tidak mengumpulkan bersama Aku, ia mencerai-beraikan.” (Mat 12:30, Luk 11:23)

Lebih baik berdamai dengan YAHWEH dan umat-Nya sebelum terlambat.

Catatan: Sion / Zion adalah secara fisik indentik dengan kota Yerusalem. Sion juga panggilan untuk negara Israel (Zak 9:9, Yoh 12:15). YAHWEH menjadikan kota Sion sebagai pusat pemerintah-Nya (Roma 9:33, 1Pet 2:6, Ibr 12:22, Wah 14:1). Kata ”Sion” ada 164 diseluruh Alkitab; 38 kali di kitab Mazmur, 81 kali dari kitab Yesaya, 16 x di Yeremia.

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Dosa Berat Raja Yerobeam


Ia melakukan apa yang jahat di mata YAHWEH serta hidup menurut tingkah laku Yerobeam dan menurut dosanya yang mengakibatkan orang Israel berdosa pula.

Apakah Anda tahu berapa kali ayat yang berbunyi serupa ini terulang di Alkitab? Siapkah raja Yerobeam dan apa yang ia telah lakukan sehingga perbuatannya menjadi suatu acuan bagi raja-raja Israel sesudah dia?

Alkitab mencatat bahwa ia berasal dari suku Efraim, satu dari 12 suku Israel, tepatnya dari garis keturunan Yusuf. Yerobeam seorang yang tangkas dan rajin sehingga diberi kedudukan yang penting oleh raja Salomo. (1 Raja-raja 1, 26-27). YAHWEH menjanjikan kedudukan raja dan akan memerintah sepuluh suku Israel kepada Yerobeam, dan kerajaannya akan teguh seperti kerajaan Daud, bila ia setia. (1 Rj 11:38)

Inilah lembaran awal dari sejarah Kerajaan Israel yang terpecah menjadi dua, yaitu Kerajaan Yahuda di Selatan dengan Yerusalem sebagai ibukotanya, dipimpin oleh keluarga Daud, satunya lagi Kerajaan Israel di Utara.

Hal ini terjadi oleh karena raja Salomo, putra Daud, telah meninggalkan Aku dan sujud menyembah kepada Asytoret (dikenal sebagai Ratu Surga), dewi orang Sidon, kepada Kamos, deiti orang Moab dan kepada Milkom, deiti bani Amon, dan ia tidak hidup menurut jalan yang Kutunjukkan dengan melakukan apa yang benar di mata-Ku dan dengan tetap mengikuti segala ketetapan dan peraturan-Ku, seperti Daud, ayahnya. (1Rj 11:33)

Kerajaan Israel Utara memiliki 19 raja sebelum ditaklukan oleh Kerajaan Asyur, dan Yerobeam adalah raja pertamanya. Perkataan serupa ini Ia (raja Kerajaan Israel) melakukan apa yang jahat di mata YAHWEH serta hidup menurut tingkah laku Yerobeam dan menurut dosanya yang mengakibatkan orang Israel berdosa pulaterulang sebanyak 16 kali, sejak dari raja kedua sampai raja ke 19.

Nadab anak Yerobeam. (15:25-26) Ia melakukan apa yang jahat di mata YAHWEH, serta hidup menurut tingkah laku ayahnya dan menurut dosa ayahnya, yang mengakibatkan orang Israel berdosa pula.

Baesa pengganti Nadab (16:2) engkau telah hidup seperti Yerobeam dan telah menyuruh umat-Ku Israel berdosa, sehingga mereka menimbulkan sakit hati-Ku dengan dosa mereka,

Ela anak Baesa (16:13) mereka menimbulkan sakit hati YAHWEH, Elohim Israel, dengan dewa-dewa kesia-siaan mereka. Dengan kata lain Ela mengikuti perbuatan Baesa, ayahnya.

Zimri pengganti Ela (16:19) melakukan apa yang jahat di mata YAHWEH serta hidup menurut tingkah laku Yerobeam dan menurut dosa Yerobeam yang mengakibatkan orang Israel berdosa pula.

Omri menggantikan Zimri (16:26) Ia hidup menurut segala tingkah laku Yerobeam bin Nebat dan menurut dosa Yerobeam yang mengakibatkan orang Israel berdosa pula, sehingga mereka menimbulkan sakit hati YAHWEH, Elohim Israel, dengan dewa-dewa kesia-siaan mereka.

Pada jaman Ahab penyembahan kepada dewa Baal mulai diresmikan sementara hidup menurut tingkah laku Yerobeam dan menurut dosanya yang mengakibatkan orang Israel berdosa pula terus berlangsung!

Ahab anak Omri (16:31) Seakan-akan belum cukup ia hidup dalam dosa-dosa Yerobeam bin Nebat, maka ia mengambil pula Izebel, menjadi isterinya, sehingga ia pergi beribadah kepada Baal dan sujud menyembah kepadanya.

Ahazia anak Ahab (22:53) Ia melakukan apa yang jahat di mata YAHWEH dan hidup menurut kelakuan ayahnya dan ibunya dan Yerobeam bin Nebat, yang telah mengakibatkan orang Israel berdosa.

Yoram saudara Ahazia (2 Rj 3:2-3) ia menjauhkan tugu berhala Baal yang didirikan ayahnya. Namun demikian, ia masih berpaut kepada dosa Yerobeam bin Nebat yang mengakibatkan orang Israel berdosa pula; ia tidak menjauhinya.

Yehu (2Rj 10:29) Yahu memusnakan Baal dari Israel (10:27) hanya Yahu tidak menjauh dari dosa- dosa Yerobeam bin Nebat, yang mengakibatkan orang Israel berdosa pula. YAHWEH, dan ia hidup menuruti dosa Yerobeam bin Nebat, yang mengakibatkan orang Israel berdosa pula. Ia tidak menjauhinya.

Yoas, anak Yoahas (2Rj 13:11) Ia melakukan apa yang jahat di mata YAHWEH. Ia tidak menjauh dari segala dosa yang disuruh Yerobeam bin Nebat dilakukan orang Israel, tetapi terus hidup dalam dosa itu.

Yerobeam II, anak Yoas (2 Rj14:24) Ia melakukan apa yang jahat di mata YAHWEH. Ia tidak menjauh dari segala dosa Yerobeam bin Nebat, yang mengakibatkan orang Israel berdosa pula.

Zakharia, anak Yerobeam II (2 Rj 15:9) Ia melakukan apa yang jahat di mata YAHWEH seperti yang telah dilakukan oleh nenek moyangnya. Ia tidak menjauh dari dosa-dosa Yerobeam bin Nebat, yang mengakibatkan orang Israel berdosa pula. Baca 2Rj 15:11-12.

Salum, anak Yabesh (2 Rj 15:10-15) ia membunuh Zakharia. Satu bulan lamanya ia jadi raja.

Menahem bin Gadi ( 2Rj 15:18 ) Ia melakukan apa yang jahat di mata YAHWEH. Sepanjang umurnya ia tidak menjauh dari dosa-dosa Yerobeam bin Nebat, yang mengakibatkan orang Israel berdosa pula.

Pekahya, anak Menahem (2Rj 15:24) Ia melakukan apa yang jahat di mata YAHWEH. Ia tidak menjauh dari dosa-dosa Yerobeam bin Nebat, yang mengakibatkan orang Israel berdosa pula.

Pekah bin Remalya, perwira raja Pekahya ( 2 Rj 15:28 ) Ia melakukan apa yang jahat di mata YAHWEH. Ia tidak menjauh dari dosa-dosa Yerobeam bin Nebat, yang mengakibatkan orang Israel berdosa pula.

Hosea bin Ela (2 Rj17:2) Ia melakukan apa yang jahat di mata YAHWEH, tetapi bukan seperti raja-raja Israel yang mendahului dia.

Pada masa Hosea inilah Kerajaan Israel Utara yang terdiri dari 10 suku ini berakhir (286 tahun 7 bulan 7 hari) , ditaklukan dan rakyatnya ditawan ke Asyur / Assyria (terletak di Syria utara, Irak utara dan Iran utara sekarang ini), Niniwe, Kalah dan Rehobot adalah beberapa kota pentingnya, kota pertama adalah dimana nabi Yunus pernah diutus YAHWEH. Lebih dari 286 tahun lamanya Yahweh menunggu untuk Kerajaan Isreael Utara bertobat dari dosa-dosa yang jahat di mata-Nya sebelum IA menyerahkan mereka ketangan raja Asyur yang sangat bengis. Sejarah mencatat mereka ditawan, sebagian dikuliti hidup-hidup dan sebagian lainnya dari mereka mati dengan cara tangan dan kaki diikat lalu ditarik dengan kuda-kuda hingga tulang mereka terlepas. Cukup dimengerti mengapa nabi Yunus tidak mau memberitakan Kabar Keselamatan kepada Niniwe.

Apa sesungguhnya yang Yerobeam telah perbuat sehingga ia membuat sakit hati Yahweh, yang berakitbat ia dan seluruh keluarganya dimusnahkan? Apa sesungguhnya yang dia telah perbuat sehingga raja dan penduduk Israel Utara selama tujuh generasi (jika satu generasi kira-kira 40 tahun) tidak menyadari dosa-dosa mereka?

Segera sesudah Yerobeam diangkat menjadi raja – sehingga genaplah nubuatan nabi Ahia (1Rj 11:30-31) – pikiran jahat terhadap keluarga Daud meguasainya dan ia kalah (1RJ 12:26-27), lalu hal-hal inilah yang ia lakukan, yang membuat umat Israel turut di dalam dosa-dosanya selama lebih dari 286 tahun itu: bukalah 1 Raja-raja 12.

  1. (28) Membuat penyembahan baru: menciptakan dua patung lembu emas sebagai ganti YAHWEH Pelanggaran terhadap Perintah I dan II dari 10 Perintah Elohim
  2. (28) Merubah doktrin kepercayaan, deiti lembu emasnya menjadi Elohim Yang Hidup, ”Hai Israel, lihatlah sekarang elohim-mu, yang telah menuntun engkau keluar dari tanah Mesir.” Pelanggaran Perintah IV, bukan saja nama Yahweh dilanggar lebih lagi kepribadian-Nya yang Mahakuasa dan Mahakudus dpertukarkan dengan ciptaan manusia yang hina.
  3. (31) Membuat kuil-kuil penyembahan berhala.
  4. (31) Mengangkat imam-imam dari kalangan rakyat yang bukan dari bani Lewi. Melanggar Hukum Taurat
  5. (32-33) Membuat perayaan kafirnya sebagai tandingan perayaan yg ditetapkan YAHWEH. Hari ke 15 bulan ke delapan . Hari perayaan yang ditetapkan Yahweh dijadikan hari perayaan penyembahan berhala.

Tindakan Raja Yerobeam II dan V inilah yang membuat umat Elohim terjebak di dalam dosa perzinahan-rohani yang mereka tidak sadari. Mereka sepertinya beribadah dan berdoa kepada YAHWEH tapi susunggunya mereka menyembah dan beribadah kepada deiti Osiris yang disembah orang Mesir!! Dari generasi ke generasi berikutnya mereka berpikir bahwa patung-patung Lembu Emas inilah wujud dari Elohim Abrahan, Ishak dan Israel (Yakup) nenek moyang mereka. Tanpa merasa berdosa mereka telah memberi deiti Osiris dengan nama yang dikuduskan nama YAHWEH.

Ketika saya menemukan perkara yang menyedihkan ini, saya teringat suatu nas Alkitab dalam Matius 7:22-23 “Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: YAHWEH, YAHWEH, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!”

Hati saya tiba-tiba diliputi kesedihan yang sangat dalam, dari mulut saya keluar suatu doa minta ampun untuk diri saya sendiri, keluarga dan seluruh umat Elohim sedunia, banyak umat Kristen tanpa sadar juga telah terlibat dalam dosa Yerobeam ini, merayakan hari raya-hari raya kafir (Natal/ Christmas, Easter, Valentine’ Day dll.) dan hidup menurut tingkah laku ajaran-ajaran penyembahan berhala.Tidak mudah keluar dari dosa dan kesalahan yang telah menjadi kebiasaan dan budaya, namun hati yang takut akan YAHWEH dan kasih yang sungguh kepada putra-Nya yang tunggal Yahshua akan memampukan kita untuk mengikuti kehendak YAHWEH dan bukan kehendak roh-Yerobeam yaitu roh pemberontakan terhadap Elohim.

Marilah kita kembali kepada jalan-jalan Yahweh sebelum hari penghakiman tiba, keluar dari penyembahan yang bukan kepada Yahweh, Bapa Surgawi kita, sehingga kita tidak menjadi sama seperti Yerobeam dan keluarganya yang dimusnahkan YAHWEH. “Dikuduskan” artinya sinonim dengan “dipisahkan dari kegelapan” seperti tetulis: “Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Elohim sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib” (1Petrus 2:9)

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog.

Breakthrough, terbebas dari tipuan Izebel


Menghasilkan Terobosan Penting!

”Sebab itu siapa yang menyangka, bahwa ia teguh berdiri, hati-hatilah supaya ia jangan jatuh!”

Peringatan ini diberikan oleh Rasul Paulus kepada Jemaat di Korintus. Suatu Jemaat Messias yang penuh dengan hikmat dan pengetahuan serta sukses (1 Kor 1) dan bahkan telah mengenal karunia-karunia Roh Kudus, namun belum tahu mengoperasikan semua itu dengan benar (1 Kor 12-14) dan banyak diantara mereka yang menikah dengan orang-orang yang tidak seiman (1 Kor 7) dan bergaul erat dengan orang-orang duniawi – penyembah berhala, pemabuk dan cabul (1 Kor 5). Pengaruh budaya dan kepercayaan Yunani serta Romawi terlalu kuat. Kususnya pada masa itu Kerajaan Romawi sedang jaya.

Rasul Paulus memperingatan Jemaat di Korintus agar mengambil pelajaran dari orang-orang Israel – yang telah dibebaskan dari perbudakan Mesir (lambang kehidupan duniawi) – namun banyak dari mereka tidak masuk ke Tanah Perjanjian Kanaan (gambaran fisik dari Surga Mulia). 1 Kor 10.

Orang Israel sudah masuk Kanaan. Raja berganti raja, karena penyembahan berhala dan rendahnya moral ahirnya kerajaan Israel terpecah menjadi dua kerajaan Utara dan Selatan. Kerajaan Utara dikenal sebagai Kerajaan Israel, terdiri dari 10 suku, Kerajaan Selatan dikenal sebagai Kerajaan Yehuda, terdiri dari dua suku.

Berikut ini adalah gambaran singkat apa yang terjadi di dalam Kerajaan Israel pada pemerintahan raja Ahab pada Kitab 1 Raja-raja pasal 16 sampai 18. Dimana daerah Samaria (Herodes menamainya, aslinya bernama Someron), merupakan pusat pemerintahannya.

Ahab, anak Omri, menjadi raja atas Israel dalam tahun ketiga puluh delapan zaman Asa, raja Yehuda. Dan Ahab anak Omri memerintah dua puluh dua tahun lamanya atas Israel di Samaria. (16:29). Omri [raja, ayahnya Ahab] melakukan apa yang jahat di mata YAHWEH dan ia melakukan kejahatan lebih dari pada segala orang yang mendahuluinya. (16:25)

Kitab Raja-raja (Kerajaan Israel Utara dan Selatan) ini mencatat bahw raja Omri ayah dari raja Ahab ini merupakan raja yang jahat bahkan lebih jahat dari raja-raja Israel sebelumnya.

Namun mengenai Ahab sendiri Alkitab mencatat: Ahab anak Omri melakukan apa yang jahat di mata YAHWEH lebih dari pada semua orang yang mendahuluinya (16:30). Dimata Yahweh raja Ahab lebih jahat dari pada ayahnya sendiri!

Banyak hal-hal yang sangat buruk terjadi pada masa pemerintahan raja Ahab ini, diantaranya ialah:

1. Menikahi Izebel, putri dari Etbaal, raja dan imam deiti Astarte (Asyera) di Sidon. Melalui istrinya ini penyembah kepada Baal dan dewi Astarte menjadi RESMI di pemerintahannya. Kuil dan mezbah dan patung dewi Astarte dibangun dimana-mana. (16:31-33) bandingkan dengan Hakim-hakim 3:7

2. Kota Yeriko yang dikutuki Yosua, dibangun kembali, dengan mengorbankan anak laki-laki dari sipembangun kota itu sendiri, yang sulung dan yang bungsu. (16:34), Yosua 6:26

3. Nabi-nabi dan hamba-hamba YAHWEH dibunuh secara resmi. (18:13), 2 Raja 9:7

4. Mezbah-mezbah (altar) YAHWEH hancur dan tidak diperhatikan lagi. (18:30)

5. Fungsi ke-imam-an suku Lewi sudah lama ditiadakan sejak jaman raja Yerobeam (1 Raja 12:31; 13:33)

6. Perintah YAHWEH dan nabi-Nya telah dianggap sebagai trouble makers (18:17-18)

7. 7. Sehingga YAHWEH menghentikan hujan selama tiga tahun di tanah Samaria, yang berakibat kelaparan besar (17).

Sungguh suatu peristiwa yang sangat menyedihkan dan menjengkelkan bila Kebenaran telah dituduh sebagai Sumber-Masalah dan Kejahatan telah dianggap sebagai Pahlawan.

Apa yang Anda bisa lakukan bila Anda dihadapkan dengan kondisi seperti di atas? Suatu terobosan besar dan penting harus dilakukan, ya benar, tapi bagaimana?

”Adakan Pertandingan Kuasa Supernatural Terbuka!” Itulah jawaban YAHWEH melalui nabi Elia atas kemelut besar dan berkepanjangan tersebut, pasal 18.

1. Membuat undangan pertandingan. 450 nabi Baal melawan nabi Elia. (19)

2. Disaksikan oleh seluruh orang Israel dan 400 nabi dewi Astarte (Asyera) dan raja Ahab (19)

3. Para hadirin harus mengambil keputusan pada ahir dari pertandingan, Berapa lama lagi kamu berlaku timpang dan bercabang hati? Kalau YAHWEH itu Elohim, ikutilah Dia, dan kalau Baal, ikutilah dia.” (21)

4. Aturan pertandingan: kedua pihak menaruh masing-masing seekor lembuh yang tersembelih di atas kayu bakar, namun tidak boleh menaruh api. Api harus datang dan membakar daging korban tersebut secara supernatural melalui pemanggilan nama deiti masing-masing. (23-24). Deiti yang menurunkan api dialah Elohim yang benar.

Di jaman sekarang dimana semua kepercayaan – atas nama toleransi – haruslah dianggap benar dan sederajat, dengan kata lain bahwa setiap deiti adalah sama saja dan hanya beda namanya, pemikirannya ini sesungguhnya adalah upaya Iblis untuk menyamakan status YAHWEH sebagai Pencipta Langit dan Bumi dengan berhala-berhala ciptaan tangan manusia dan benda-benda langit ciptaan-Nya. Hal yang demikian tentu tidak bisa diterima oleh YAHWEH. Waktunya akan datang segera, dimana IA akan menunjukan kuasa dan kemulian-Nya yang besar dan dasyat kepada para pemimpin dunia ini.

Karena hal yang sama pada masa sekarang inilah IA pada jaman Ahab (abad 8 BC) telah menantang deiti Baal dan deiti Astarte untuk membuktikan siapa sebenarnya Pencipta Langit dan Bumi. Pepatah berkata, “Biarlah ELOHIM ada sebagai ELOHIM!” atau “Let’s GOD be GOD!” memang itu perlu diproklamirkan oleh setiap lidah umat YAHWEH.

Singkat cerita, para nabi Baal bikin show terlebih dahulu, disaksian oleh semua hadirin. Mereka mengadakan tarian penyembahan berhala mereka dengan berloncat-loncat mengitari korban persembahan sambil berseru-seru, Ya Baal, jawablah kami!” , dari pagi sampai siang. Namun tidak ada suara, tidak ada jawaban (26). Pada waktu tengah hari Elia mulai mengejek mereka, katanya: “Panggillah lebih keras, bukankah dia elohim? Mungkin ia merenung, mungkin ada urusannya, mungkin ia bepergian; barangkali ia tidur, dan belum terjaga.” ( 27)

Maka mereka memanggil lebih keras serta menoreh-noreh dirinya dengan pedang dan tombak, seperti kebiasaan mereka, sehingga darah bercucuran dari tubuh mereka. ( 28 )

Sesudah lewat tengah hari, mereka kerasukan sampai waktu mempersembahkan korban petang, tetapi tidak ada suara, tidak ada yang menjawab, tidak ada tanda perhatian. (29)

Garis bawah pada ritual penyembahan Baal adalah ciri-ciri umum dari bentuk penyembahan berhala dan pengikut Iblis (Wicca dan sejenisnya), semua ini masih bisa terlihat diabad modern.

Sorenya giliran nabi Elia untuk show. Perhatikan apa yang ia kerjakan:

1. 1. Ia memanggil seluruh rakyat Israel datang lebih dekat kepada-nya. (30)

2. Memperbaiki mezbah YAHWEH yang sudah runtuh, membangunnya kembali demi nama YAHWEH dan menyusun dua belas batu (sesuai jumlah suku keturunan Yakub) yang ia kumpulkan menjadi mezbah YAHWEH. (31-32)

3. Menyusun kayu api dan memotong lembu (bukan babi) dan menaruh potongan-potongannya di atas kayu api pada mezbah YAHWEH (33) Langkat dua dan ketiga merupakan aturan Yahweh sendiri kepada orang Israel bagaimana sebuah mezbah dan korban harus diberikan.

4. Ia membuat ekstra show untuk para penonton, dibuatnya parit disekeliling mezbah YAHWEH itu. Lalu ia meminta mereka untuk menyirami air pada daging korban, sekali, dua kali dan tiga kali, sampai daging, kayu api basah dan parit penuh dengan air! (34-35), Bagaimana bisa memanggang daging dengan kayu bakar yang basah? Elia ingin membuka pikiran dan mata rohani rakyat yang telah dibodohi ini .

5. Dan mulailah ia berdoa:

Kemudian pada waktu mempersembahkan korban petang, tampillah nabi Elia dan berkata: “Ya YAHWEH, Elohim Abraham, Ishak dan Israel, pada hari ini biarlah diketahui orang, bahwa Engkaulah Elohim di tengah-tengah Israel dan bahwa aku ini hamba-Mu dan bahwa atas firman-Mulah aku melakukan segala perkara ini. (36) Jawablah aku, ya YAHWEH, jawablah aku, supaya bangsa ini mengetahui, bahwa Engkaulah Elohim, ya YAHWEH, dan Engkaulah yang membuat hati mereka tobat kembali.” (37)

Pada ayat 38 dari Kitab Raja-raja pasal 18 Firman YAHWEH tertulis, Lalu turunlah api YAHWEH menyambar habis korban bakaran, kayu api, batu dan tanah itu, bahkan air yang dalam parit itu habis dijilatnya.”

Ayat 39 Firman YAHWEH tertulis, Ketika seluruh rakyat melihat kejadian itu, sujudlah mereka serta berkata: “YAHWEH, Dialah Elohim! YAHWEH, Dialah Elohim!”

Dan pada sore itu juga hujan deras turun membasahi tanah Samaria!!

Mari kita serukan dengan suara keras.

YAHWEH, Dialah Elohim!

YAHWEH, Dialah Elohim!

YAHWEH, Dialah Elohim!” Haleluyah! Amin!!

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog.