Negara Islam Khalifah / Kalifat di mata komunitas dunia


pejuang Negara Islam Khalifah berparadeNegara Islam Khalifah (NIK) telah lahir kembali! Apa pendapat komunitas Dunia tentang NIK atau singkatnya Negara Islam (the Islamic State)? NIK modern lahir dari Organisasi Islam Sunni bernama Negara Islam Irak dan Syria (NIIS atau ISIS in English). Di bawah ini adalah kumpulan pendapat para pemimpin negara, sosial-budaya, agama (bukan-Islam dan Islam). Untuk mengerti apa itu Negara Islam Kalifat, bacalah terlebih dahulu Sejarah Negara Islam Khalifah kuno dan modern.

“Semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya kamu jangan kecewa dan menolak Aku. Kamu akan dikucilkan, bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Elohim. Mereka akan berbuat demikian, karena mereka tidak mengenal baik Bapa maupun Aku. Tetapi semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya apabila datang saatnya kamu ingat, bahwa Aku telah mengatakannya kepadamu.” (Yoh 16:1-4a) – Yeshua Ha Mashiah – 29-31 AD

Kantor Berita Assiria Internasional (AINA.org) menyimpulkan NIK sebagai berikut:
”Pembantaian atas orang Kristen yang mengambil tempat di Timur Tengah baru-baru ini telah menjangkau tingkat-tingakt yang memprihatinkan. Minggu lalu, kelompok terroris jihad NIIS – meskipun tidak dikenali sebagai sebuah negara – telah merebut Qaraqosh, kota Kristen terbesar di Irak, memperingati orang-orang Kristen untuk ”pergi, murtad atau mati.” Mereka secara sistimatis memenggal kepala anak-anak.
Fakta bahwa NIIS tidak dapat bersama-sama dengan Syiah dan para Muslim Kurdi nampak jelas. Para orang Kristen bergaul dengan ratusan, jika tidak ribuan denominasi yang berbeda hari ini tanpa membunuh satu sama lain adalah ribuan. Islam radikal adalah ancaman drastis hari ini bagi orang Kristen, Yahudi dan para Muslim lain yang kurang radikal, dan sampai itu dapat terkandung, kebrutalannya hanya akan meningkat.” Emboldened ISIS Barbarically Slaughtering Christians In Iraq As Obama Golfs By Rachel Alexander
Baca juga:

Kerajaan Arab Saudi. Adalah negara tempat lahirnya Muhammad dan berkembangnya agama Islam. Pada suatu pernyataan terbuka yang tegas Kerajaan Saudi ini berkata “bahwa para organisasi Islam fanatik adalah organisasi terroris.” Di dalamnya termasuk Front al-Nusra, NIIS (ISIS), Muslim Brotherhood, Hamas (semuanya Sunni) dan juga Hezbollah (Shia).

Menteri Dalam Negeri (MDN) Saudi telah menangkap 88 pria dalam beberapa hari ini. “Pasukan Saudi serius dalam melacak setiap orang yang telah bergabung pada kelompok-kelompok extremist,” Jurubicara MDN.  “Mereka yang ditangkap mendukung “ideology yang sesat dan memuliakan tindakan-tindakan terrorist,” Jurubicara tersebut menambahkan.(2/9/2014)

Baca: Negara Islam Kalifat di mata raja-raja Arab (Negara-negara Arab) – bagaimana Kerajaan Arab Saudi menghapus bukti-bukti sejarah yang berhubungan dengan nabi Muhammad. Sepertinya Raja Saudi ingin mengembalikan wajah Islam ke jaman Mekka, yakni sebelum Muhammad dan para pengikutnya pindah ke Medina dan membentuk kekuatan politik. Perpindahan ini dikenali juga dengan istilah Kuran berdasarkan “Mecca’s texts” dan “Medina’s texts” dimana ayat-ayat toleransi dihapus menjadi ayat-ayat pedang/ jihad.

Perdana Menteri Australia, Tony Abbott kepada radio ABC. “Pencarian Negara Islam untuk sebuah negara terrorist menyebabkan masalah-masalah yang sangat luar biasa bagi Timur Tengah dan Dunia sekitarnya.” Ia menambahkan, “Kita lihat lebih dan lebih bukti betapa begitu barbarnya organisasi jenis ini entiti adalah.” Newspaper: Terrorist’s son poses in gruesome photo
Dr. Sarah Ahmad; dari the Foundation for Reconciliation and Relief in the Middle East. “Itu begitu sukar untuk mendengar semua cerita-cerita dan membayangkan manusia ada melakukan hal demikian. Itu sukar. Itu adalah pekerjaan Setan.” Dokter ini memberi contoh betapa jahatnya para pengikut NIK tersebut: para wanita yang ditangkap dipakai sebagai budak-budak sex dan dijadwalkan pada hari waktu-waktu berbeda untuk berbagai para laki-laki NIK. Death on the ISIS Highway  Baca juga: Women in Christianity and Islam

DR. Michael BrownDR. Michael Brown; Proffesor dalam bahasa-bahasa Timur Dekat seperti Aramik, Ibrani dan penulis dari 24 buku. “Negara Islam (NI) ini fasik, jahat, barbariak, pembunuh dan licik. Organisasi ini begitu fasik sehingga para orang sayap-kiri (liberal) yang bersandar menuju pacifism (suatu doktrin/ faham pertahanan passive, anti-kekerasan) sampai-sampai menganjurkan serangan militer untuk menghancurkan para terrorist ini yang telah menggorok dan menyembelih laki-laki, para wanita dan anak-anak kecil, dan yang memperkosa, merampok harta orang lain, menculik dan menghancurkan.” DR. Brown menyamakan NI / NIK ini dengan Kaisar Nero, yang hanya karena untuk menghibur dirinya sendiri ia telah membakar orang-orang Kristen sebagai obor-obor api, sama dengan Hilter (yang telah membantai 6 juta orang Yahudi di Eropa dan puluhan ribu suku lainnya) dan Pol Pot (pemimpin Komunis Kambodia yang membantai lebih dari 1/4 rakyatnya sendiri atau mendekati dua juta orang). The wicked — including ISIS — will be destroyed

Rapat PBB di Genova 27/8/2014. Hasil rapat PBB ini menyatakan bahwa NIIS telah melakukan Kejahatan Perang di Syria setelah melihat fakta-fakta perbuatan tidak manusiawi orang NIIS. Ref: ‘Executions, Amputations and Lashings’: ISIS Commits War Crimes in Syria, UN Says
Der Spiegel, maNegarak Islam Kalifat NEGARA JAHAT sampul majalah Der Spiegeljalah terkenal Jerman. Pada halaman mukanya tertulis besar-besar: DER STAAT DES BÖSEN, Wie die is-terroristen ihr kalifat errichten (Negara Jahat; Bagaimana para terrorist Negara Islam membangun Khalifah mereka. Laporkan jika saya salah menterjemahkan, terima kasih). Tertulis: Semua wanita di kota (Raqqa, Syria) haruslah memakai niqab dan celana panjang dilarang. Pesta nikah dilarang pakai musik, tempat pemotongan binatang diperintahkan membungkus bagian belakang binatang sembelihan untuk mencegah para pria memiliki pikiran porno, demikian juga buah ketimun dilarang dengan alasan yang sama. Setiap orang yang tertangkap di jalan selama waktu-waktu doa lima waktu adalah membahayakan kehidupan mereka (baik pria maupun wanita) – seperti di Profinsi Aceh. Para penentang disalib atau dipotong lehernya di depan umum, dengan foto-foto tindakan horror ini semua kemudian dikirim ke jaringan sosial (YouTube, Twitter, Facebook, dll.) Caliphate of Fear: The Curse of the Islamic State By SPIEGEL Staff

Bacaan berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Film Superman pada Man of Steel seperti Mashiah / Kristus atau Anti-Kristus?


Warner Brose baru-baru ini mengeluarkan filmnya yang terbaru Superman dengan thema Man of Steel (Manusia Baja). Film yang menimbulkan percakapan tentang kenyataan Akhir Jaman semakin tambah panas. Superman berlogo S dan baju seperti sisik ular

Skenario film Superman dalam Man of Steel seperti cerita Mashiah (Kristus)
Zack Synder, pemimpin dari film Man of Steel, mengakui kepada wartawati CBN.com bahwa ia sengaja menaruh unsur agama dan mitos (dongeng) pada filmnya – fakta Kristen dan dongeng Superman.
“Cerita Superman berjalan seperti ini… Dari langit, seorang bapa sorgawi mengirim putranya yang tunggal ke bumi. Ketika ia datang ke bumi, ia akan dibesarkan oleh dua orang tua yang aslinya mempunyai nama Maria dan Yusuf – sekarang ini adalah cerita Superman yang sedang kita bicarkan,” Stephen Skelton berkata. Skelton adalah pengarang buku The Gospel According to the World’s Greatest Superhero (terbit May 2006) yang ia dasari ceritanya dari film layar Superman Returns.
“Pada usia 30, Superman akan mulai pelayanannya – ini adalah sama usia sebagaimana Ha Mashiah / Kristus. Dan kemudian Superman akan, dalam misi pelayanannya, bertarung untuk kebenaran dan keadilan, dua dasar, prinsip-prinsip alkitabiah untuk mendasari sebuah misi,” Skelton menerangkan.

”Di dalam hal-hal yang khusus dari cerita (Man of Steel) ini, saya tahu tidak ada cerita yang mencerminkan itu begitu dekat dari cerita Mashiah / Kristus,” Skelton menegaskan.

Benarkah isi cerita Man of Steel representasi dari kehidupan dan misi Ha Mashiah (Kristus)? Tidak sama sekali!! Zack Snyder berkata kepada CNN , “Parallel Serupa Kristus, saya tidak membuatnya. Itu adalah metaphora Superman dicoba-dan-benar.” (tulisan aslinya: “The Christlike parallels, I didn’t make that stuff up,” director Zack Snyder told CNN. “That is the tried-and-true Superman metaphor.”).

Jadi jika itu bukan cerita Kristus yang ada di Injil, Kristus-yang-lain apakah yang Superman perankan dalam Man of Steel ini?

Isi film Superman dalam Logo Superman Man of Steel huruf S berbentuk ularMan of Steel seperti Anti-Kristus
Jor-El (Elohim Jor; nama dari bapanya Superman) yang berdiam di planet Krypton (gambaran dari sorga) mengirim Kal-El, putra tunggalnya, ke bumi terlahir di dalam sebuah keluarga Kent, anak ini menjadi Clark Kent. Musuh Superman adalah Jendral Zod (lambang dari pemimpin kegelapan).
Anggaplah Superman dalam film Man of Steel sungguh-sungguh memerankan tokoh Alkitab yakni Yeshua Ha Mashiah atau Yesus Kristus, seperti yang dikatakan oleh Skelton. Sekarang Anda perhatikan beberapa isi percakapan film dan lambang S yang dipakai oleh Kal-El (Superman) dan Jor-El (ayah Superman).

  • Superman ditanya “Apakah arti huruf S pada dadanya? Sejak kecil kita telah tahu bahwa film Superman dilambangkan dengan huruf S, namun dalam film ini direktur film ingin para penonton benar-benar memperhatikan dan mengetahui apa arti sesungguhnya dari huruf S pada dada Superman tersebut. Superman tidak memberi jawaban!!! Jangan putus asa sebab … jawaban dari pertanyaan di atas telah diberikan oleh direktur film melalui logo huruf-huruf S yang dipakai oleh Superman dan Jor-El, ayahnya
  • Perubahan huruf S dari logo Superman. Tahun 1930 logo Superman nampak normal sebagai layaknya huruf S. Wujud ular telah nampak jelas pada Superman Return (2006). Pada Man of Steel nampak kepala ular yang bertanduk (seperti naga). Bentuk ular akan lebih jelas lagi pada huruf S di dada Jor-El (ayahnya Superman), badan dan kepala ular yang bermata terlihat keluar dari bingkai huruf S tersebut.
  • Baju dari tokoh Superman. Dalam Man of Steel, kulit baju Superman terlihat seperti sisik-sisik ular. Pundak dan dada ayah ‘sorgawi’ Superman terbuat dari metal  bermotif seperti motif-motif pada “metalic music.”

Dua-tiga bukti ini saya pikir cukup meneguhkan. Alkitab dari kitab Kejadian sampai Wahyu menjelaskan bahwa Setan = bapa dari segala dusta adalah Iblis (Devil) disebut juga ular tua (old serpent), naga besar (great dragon), ia disebut juga sebagai Lucifer. Lihat Wahyu 12:9 dan 20:2 dan Yesaya 14:12-17. Dan penguasa dari segala musik metal (keras), termasuk Musik Rock adalah Lucifer.Perubahan bentuk S pada Logo Superman tahun 1938 ke 2013

Lucifer di dalam ajaran NewAge (Hollywood penuh dengan orang NewAge) disembah sebagai juruselamat dan pembawa kebaikkan. Setan telah berhasil menipu mereka, dan orang Atheist ditipunya dengan cara lain, “Jangan percaya Alkitab; Setan itu tidak ada!”

  • Perintah Jor-El, ketika mengutus Superman ke bumi adalah Hancurkan semuanya!”

Firman YAHWEH: Misi Yeshua ke bumi pada kedatangan-Nya yang pertama kali (sekitar 2000 tahun yang lalu) adalah:  Karena begitu besar kasih Elohim akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Elohim mengutus Putra-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh (melalui) Dia. (Yoh 3:16-17).

Kedatangan Yeshua yang kedua ke bumi, sesudah semua umat-Nya yang setia terangkat ke suatu tempat (tidak diketahui) untuk lepas dari masa 3,5 tahun yang sangat berat disebut ”the great tribulation” (1 Tes 4:13-18), adalah membinasakan Binatang yang keluar dari laut (yakni Anti-Kristus sebagai Setan berwujud manusia dan sekaligus kerajaan Setan di bumi) dan 10 raja (pemerintah dunia yang di bawah kuasa Setan) dengan segenap tentara mereka – yang ingin berperang (pemberontakan puncak) melawan Kerajaan Elohim, baca Wahyu 17:12-14; Wah 19:19:   Lalu aku melihat sorga terbuka: sesungguhnya, ada seekor kuda putih; dan Ia yang menungganginya bernama: “Yang Setia dan Yang Benar”, Ia menghakimi dan berperang dengan adil. … Dan Ia memakai jubah yang telah dicelup dalam darah dan nama-Nya ialah: “Firman Elohim.” Dan semua pasukan yang di sorga mengikuti Dia; mereka menunggang kuda putih dan memakai lenan halus yang putih bersih. (Wah 19:11, 13-14). Yeshua menberi penjelasan beda misi-Nya dengan misi Iblis di bumi secara jelas pada Injil Yohanes 10:10.

Pendapat dan Komentar orang lain:Ayah Superman logo S dengan kepala ularnya

Film ini mengutip kalimat Alkitab “shall stumble, and fall”  dari kitab Yesaya 8:13-15 suatu nubuatan tentang datangnya  Yeshua ke bumi sebagai “batu sandungan” bagi mereka yang tidak percaya kepada Ha Mashiah. Superman lahir dengan “S” DNA (apakah symbol S ini berarti Snake atau Satan?, tidak jelas) namun ia berkata baju Superman Man of Steel ini seperti kulit ular.

  • Sebuah komentar bagus dari “aj morrow” di artikel Is ‘Man of Steel’ Superman Christlike or More Like the Antichrist? Ia menulis: If Christians knew more about what the Vatican has been saying about extraterrestrials, they wouldn’t be so quick to look at the movie as a “gospel message“. The Vatican has been saying we will soon find proof of life elsewhere in the galaxy and more than that, they also expect extraterrestrials to show up here on earth to be our saviors because they are closer to God than we are… think about the great deception the bible talks about in the end times.. Satan is very smart. Don’t you think that would be the ultimate deception to confuse Christians? And look how everybody is using superman(an alien) to compare to Christ. The movie is just prepping the minds of the masses for what the Vatican believes is going to happen soon and with this hysteria of looking at an alien as Christ.. most Christians will fall for it. Look this stuff up.” Garis bawah dan penebalan ditambahkan oleh Anggur Baru.

Injil Matius pasal 24 – Ketika Yeshua duduk di atas Bukit Zaitun, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya untuk bercakap-cakap sendirian dengan Dia. Kata mereka: “Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia?” Jawab Yeshua kepada mereka: “Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu! Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Mesias (Ha Mashiah), dan mereka akan menyesatkan banyak orang. (24:3-5)

Pada waktu itu jika orang berkata kepada kamu: Lihat, Mesias ada di sini, atau Mesias ada di sana,  jangan kamu percaya. Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga. Camkanlah, Aku sudah mengatakannya terlebih dahulu kepadamu. (24:23-25)

Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa sendiri.” “Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia. Sebab sebagaimana mereka pada zaman sebelum air bah itu makan dan minum, kawin dan mengawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera,dan mereka tidak tahu akan sesuatu, sebelum air bah itu datang dan melenyapkan mereka semua, demikian pulalah halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia. Pada waktu itu kalau ada dua orang di ladang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan;kalau ada dua orang perempuan sedang memutar batu kilangan, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan. (24:36-41). Maranatha!!

Bacaan berkait:

Referensi:

 

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Arab Spring or Arab Dying?


Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Elohim (Allah). (Mat 5:6,9)

Peta Jalan Arab atau Arab Spring“Arab Spring” atau “Jasmine Revolusi” orang Afrika Utara menyebutnya telah berlangsung lebih dari satu tahun 4 bulan sejak Desember 2010. Benarkah hasilnya adalah orang-orang Arab Islam (dengan segala cabangnya) maupun Arab non-Islam menuju pertumbuhan yang positif (universal positif, bukan golongan tertentu saja) seperti nama dari gerakan tersebut “Arab Spring” yang artinya “Arab bersemi”? Atau sebaliknya, menuju ke jalan kehancuran, yakni “Arab Dying” – kemunduran di dalam moral, stabilitas dan ekonomi, dan tumbangnya jiwa-jiwa manusia yang terus membengkak?

Artikel ini ditulis untuk bangsa Arab dan negara Islam lainnya (pada khususnya) dan komunitas dunia (pada umumnya) merenungkan dan mengevaluasi kembali Arab Spring atau “Jalan Arab” (pemikir Islam Barat mengenalnya), ”kearah mana sesungguhnya masyarakat Arab sedang menuju, kearah yang benar atau kearah yang salah?”

Jalan Arab ini masih terus berlangsung di berbagai negara Arab saat artikel ini ditulis, di di negara tertentu seperti Mesir, Bahrain, Iran ‘bara api Jalan Arab’ belum mati, itu terpendam di bawah karpet, sebagian menyala-nyala dengan jelas seperti di Syria, lebih dari satu tahun tanpa pemecahan yang jelas. Mari kita teliti apakah peristiwa yang berlangsung di negara-negara Timur Tengah ini benar “Arab Spring” atau sesungguhnya adalah “Arab Dying”?

Daftar di bawah ini mungkin akan bisa menolong Anda mengerti apa yang saya maksud di atas.

Unsur positif, dari Jalan Arab (panggilan dari mana konsep gerakan demo ini berasal yg berarti ’masyarakat Arab turun kejalan’) bisa didaftarkan sebagai berikut:

  • Tumbangnya para pemimpin ‘diktator’ seperti Ben Ali (Tunisia), Hosni Mubarak (Mesir), Muamar Qaddafi (Libya) dan yg keempat, dan bukan terakhir, adalah Ali Abdullah Saleh (Yemen).
  • Lahirnya sistim pemilihan-pemimpin negara yang lebih melibatkan suara rakyat. Masih jauh dari standard Barat namun itu suatu awal yang baik. Ini perlu didukung, dan mayarakat Barat bersedia turut membayar harganya.
  • Organisasi Hak-hak Asasi Manusia mulai bisa beroperasi dan berpengaruh di negara-negara bekas ’diktatorsip’ tersebut.
  • Mayarakat Arab mulai mendapat ekses ke media internasional lebih bebas lagi. Mereka sekarang bukan saja bisa mengikuti berita dunia tapi juga mulai memberitakan kabar melalui media sosial (facebook, twiter, e-mail dan lain sebagainya).
  • Hak-hak wanita mulai diperkenalkan dan dibawa ke pengadilan. Para wanita di negara-negara Islam mulai berani membuka suara dimuka umum, melakukan aksi bakar diri di muka umum demi haknya. Yang terakhir ini ekstrim. Wanita  yang dahulunya hanyalah ’objek’ atau pelengkap dari kebutuhan pria, sekarang peranan dan kemampuan intelek wanita mulai diterima dan diakui oleh para pria Arab, ini tentunya suatu hal yang sangat positif. Jangan salah, saya tidak setuju feminism yang berlandaskan pemberontakan, namun saya mendukung hak wanita sebagaimana Alkitab menyatakan bahwa “Wanita adalah rekan kerja yang sepadan bagi Pria.”

Unsur negatip akibat Jalan Arab atau Arab Spring, (atau harga yang harus dibayar jika kita tidak ingin dikatakan sebagai unsur atau efek negatip) tidaklah sedikit dan tidak murah. Berikut ini hanyalah beberapa contoh:

  • Hancurnya kebutuhan dasar mayarakat Arab, seperti: rumah, harta benda, pekerjaan dan fasilitas-fasilitas umum. Siapakah yang tahu berapa besar kerugian  material mereka?
  • Hancurnya infrastruktur negara-negara yang terlanda Jalan Arab tersebut oleh karena dirusak secara sengaja oleh para demontrant dan aparat pemerintah serta serangan pihak ketiga (NATO di Libya). Berapa milyar dollar telah hilang untuk harga positif di atas? US$ 20,56 billion dari factor GDP dan US$ 35,28 billion dari factor keuangan masyarakat, total US$ 55,84 billion (Sembilan angka nol di belakang koma!!). Angka ini hanya untuk Libya, Mesir, Tunisia, Syria, Yamen dan Bahrain bersama untuk tahun 2011 saja. Ini hanyalah menambah berat utang negara!
  • Lenyapnya ribuan jiwa-jiwa yang mereka kasihi dan berpotensi bagi keluarga dan bangsa. Di Syria saja, laporan PBB bulan Maret berkata sudah lebih dari 9000 tewas. 846 jiwa di Mesir. Dan tidak terhitung di Libya. Orang-orang Arab bertumbangan (dying) terus-menerus malalui aksi Jalan Arab (spring) ini. Di Libya penculikan dan pembunuhan terus berlangsung dibawah payung pemerintahan yang baru.
  • Para aktivist Jalan Arab menyerukan perang kepada aparat militer, ”NoSCAF” (No Supreme Council of the Armed Forces). Dengan kata lain faktor stabilitas dan keamanan negara ditolak, coba digantikan oleh ’demokrasi-kebebasan tanpa batas’ (’kuasa sepenuhnya berada di tangan rakyat, dari rakyat untuk rakyat,’ ini adalah slogan sosial-komunis sebelum Cina komunis dibawah pimpinan Mao Zedong / Cetung menjadi penguasa tunggal). Dari total ’kontrol’ menuju ke arah total ’freedom,’ ini adalah jalan menuju kepada hukum rimba dan anarkis – kematian negara dan bangsa melalui jalan tol!
  • Karena motivasi dari Jalan Arab ini adalah ketidak puasan dan rasa iri atas keberhasilan suku lainnya dan faham Islam yang berbeda (Sunni dan Syiah/ Shi’a), maka kita akan tahu hasil akhirnya, sekarangpun sudah terlihat, ialah kepahitan, dendam, saling bunuh. Ini akan semakin parah jika aparat hukum dan negara tidak berfungsi, hanya mayoritas yang menang, keadilan akan semakin terinjak. Politikus menyebut kejadian ini sebagai ”Arab Spring,” Alkitab melihat semua ini sebagai ”Arab Dying.” (Amsal 29:18)
  • Dikatakan bahwa Jalan Arab ini bertujuan meruntuhkan pemimpin yang korupsi. Namun kita perlu bertanya,  ”apakah pemimpin yang beriktunya lebih bersih dari para’diktator’ yang telah tumbang atau yang ingin ditumbangkan?” Tidak ada jaminan sama sekali! Sejarah dunia telah membuktikan para pemimpin dunia yang telah menolak keadilan dan kebenaran yang bersumber dari hikmat YAHWEH, Elohim Pencipta alam semesta, pemerintahan mereka tumbang. Korupsi (material) bukanlah akar penyakit pemimpin, tetapi bejat moral (immorality), yakni menolak hikmat Pencipta mereka. Buta akan diri sendiri adalah penyakit yang parah, baca Matius 7:3-5.
  • Mayoritas rakyat Arab yang haus demokrasi sekarang sadar bahwa para pemimpin yang baru akan lebih ’diktator’ dari yang sebelumnya. Dahulu mereka dikontrol secara politik, sekarang jiwa dan pikiran mereka dikontrol dibawah Hukum Sharia. Arab non-Islam khusunya sangat kuatir atas gejala ini, nyawa mereka lebih terancam akitbat Arab Spring ini, di Syria sedikitnya 200 Kristen dibunuh oleh kelompok Islam anti president Assad. Di Mesir, baru-baru ini bangunan gereja, rumah toko orang-orang Kristen dibakar oleh Islam Salafi, oleh sebab Kristen memberi suara kepada calon pemimpin Islam moderat.
  • Islam jelas mengajar bahwa faham Demokrasi (Barat secara umum) adalah haram – ini arti perjuangan yg sebenarnya dari kelompok radikal Islam Nigeria yang bernama ”Bako Haram.” Bako adalah sebuah kata dari Nigeria Utara yang berarti ”pendidikan atau filosofi.” Artinya kekacauan dan ketidak stabilan di negara-negara Timur Tengah akan lebih parah lagi di masa depan jika dibanding jaman ‘pemerintahan militer’ sebelumnya.

Hasil dari ”Arab Spring” sesungguhnya adalah ”Arab Dying” kerugian bagi rakyat dan negara Arab baik secara material, jiwa dan roh.

Efek buruk Jalan Arab ini juga mempengaruhi negara-negara Barat dan Israel, termasuk Indonesia:

  • Harga minyak yang semakin meroket, pengeluaran anggaran negara bertambah untuk biaya perang (langsung dan tidak langsung) menolong para aktivist Jalan Arab atau ’radikal/ terrorist Islam’ (para pemerintah militer Islam menamai mereka).
  • Biaya tambahan untuk para imigran perang dan mereka yang hidup di tenda pengungisan sementara, biaya control perbatasan negara dll.
  • Belum lagi aksi balas dendam orang Arab kepada Barat atas kekacauan Timur Tengah yg dibuat oleh para politikusnya; banyak masyarakat Barat Kristen dan non Kristen tidak setuju dengan kebijakan luar negeri pemimpin mereka.
  • Israel juga dirugikan oleh Jalan Arab ini sekalipun Israel netral, keamaan dan stabilitas Israel terganggu dengan ketidak stabilan negara-negara tetangganya.

Akankah para Mahasiswa Islam Indonesia ingin juga membangkitkan Jalan Arab ini di tanah air Indonesia, seperti yang nampak pada akhir Maret 2012 dengan isiu “harga BBM naik”? Orang bijaksana dan berwawasan luas tidak akan mudah ditipu. Hukum negara harus dijunjung tinggi, setiap gerakan “atas nama membela rakyat” namun melanggar hukum negara adalah penghiatan dan musuh rakyat yang berdaulat.

Alkitab mencatat dan menilai sejarah kehidupan manusia. Isi Alkitab menyatakan bahwa Arab Spring hanyalah sebuah nama dari sebuah movement yang berlandaskan sebuah ideologi kotor (unclean spirit) yang sedang menjalar di negara-negara Arab, yang juga menyebar ke negara non-Arab. Hasil dari ”Arab Spring” sesungguhnya adalah ”Arab Dying” kerugian bagi rakyat dan negara Arab baik secara material, jiwa dan roh. (Wahyu 16:12-14).

  • Perang antar suku dan negara semakin berkobar dan parah, itu merambat ke negara lainnya (Mat 24:6-8)
  • Islam radikal menjadi semakin ekstrim, Mohamed Merah hanyalah satu dari puluhan ribu. Alkitab memberi jalan keluar: balas kejahatan dengan kebaikan, kasihilah musuhmu. Dendam, benci dan pembunuhan adalah jalan Iblis, bukan Elohim (Yoh 10:10).
  • Karena fokusnya adalah demo dan perang (bernamakan ’perjuangan hak dan kebebasan’) maka stabilitas dan ekonomi tercurah untuk mesin-perang bukan untuk perkembangan sosial dan moral masyarakat. Alkitab memberi jalan keluar: tanggalkan hak pribadi dan golongan demi keuntungan dan kebaikan banyak orang. Yeshua telah memberi contoh, Ia mati tersalib untuk keselamatan semua orang). Baca Filipi 2:3-11.

Sekaranglah waktunya untuk terbangun dari tidur Anda, buatlah rambu-rambu jalan agar umat-Nya dapat kembali ke jalan yang benar, agar bangsa dan negara dipulihkan seperti contoh pada Yeremia 31:21-25 dan 2 Taw 7:13-14 ini.

Karena begitu besar kasih Elohim akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Elohim mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia. Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Putra Tunggal Elohim. (Yoh 3:16-18)

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog