Kerinduan untuk mengenal Yeshua Ha Mashiah lebih dalam


Sehingga … saya dapat mengenal Yeshua dan kuasa kebangkitan-Nya dan turut mengambil bagian dalam penderitaan-Nya, bahkan serupa dengan kematian-Nya (Filipi 3:10; terjemahan dari GLT)
So that … I may know Jesus and the power of his resurrection, and be a partaker of his sufferings, even to a death like his (GLT)[1]

Yeshua Anak Domba PaskahMula pertama saya ingin mengucapkan Selamat PASKAH (Happy PASSOVER) kepada semua pembaca, semoga minggu Paskah ini membawa kita, orang yang beriman kepada Yeshua semakin kuat kasih dan iman kita kepada Dia, Yahweh dan Juruselamat kita.

Latar belakang rasul Paulus. Tidak diragukan, sebagaimana kitab-kitab suci telah menulis, bahwa Paulus telah mengenal secara pribadi Yeshua Ha Mashiah; Yeshua telah menampakkan diri-Nya secara unik dan berbicara kepada Paulus secara pribadi saat menuju kota Damsyik/ Damaskus, Syria (Kis 9:1-9), kebutaan matanya disembuhkan melalui pesan sorgawi, dan dipenuhi Roh Kudus saat itu juga (Kis 9:10-17), bahkan karunia Roh Kudus yang ada padanya bekerja secara luar biasa; menyembuhkan orang sakit, berbicara berbagai bahasa manusia dan malaikat dsb. (1 Kor 13:1-2). Melalui rasul Paulus, Jemaat-jemaat (Gereja-gereja) di Eropa dan Asia Minor dibangun, dan kitab-kitab Perjanjian Baru penuh dengan pengajarannya – yang ia terima bukan dari rasul Petrus atau rasul-rasul lainnya, tetapi ia menerima semua itu dari Yeshua, sebagaimana ia menyatakan: Sebab aku menegaskan kepadamu, saudara-saudaraku, bahwa Injil yang kuberitakan itu bukanlah injil manusia. Karena aku bukan menerimanya dari manusia, dan bukan manusia yang mengajarkannya kepadaku, tetapi aku menerimanya oleh penyataan Yeshua Ha Mashiah.  (Gal 1:11-12). Melalui pernyataan rasul Paulus ini kepada Jemaat di Galatia, ia tahu persis bahwa Yeshua bukanlah hanya 100% manusia, tetapi juga 100% Elohim (God, Allah), sebagaimana juga tertulis di seluruh Injil di Alkitab.

Kerinduan untuk mengenal Yeshua Ha Mashiah lebih dalam lagi. Rasul Paulus dengan semua pengetahuannya di atas tentang Yeshua dan pengalamannya bersama Yeshua, tidaklah membuat ia berhenti dan menjadi puas diri – ia ingin lebih lagi!

Beberapa hal yang dapat membuat kita lebih mengenal Yeshua Ha Mashiah:
A. Dengan menambah hubungan pribadi kita dengan Yeshua, baik secara kuantitas maupun kualitas waktu. Paulus berkata: Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu (Ef 6:18). Smith Wigglesworth, dikenal sebagai “rasul iman abad 20” ditanya, “Anda adalah orang beriman dan mujizat, Anda telah membangkitkan banyak orang mati. Anda telah mengusir lebih banyak roh-roh jahat daripada kami telah mendapat makan panas malam hari. Ceritakan pada kami, berapa lama Anda berdoa setiap hari? “Well, rasul ini menjawab, Saya tidak berdoa bahkan lebih panjang dari dua puluh menit.” “Apa?” para penanyanya tersentak. Setelah berhenti untuk melihat reaksi, Smith melanjutkan, “Benar, tetapi saya tidak pernah pergi dua puluh menit tanpa berdoa.” Smith Wigglesworth menyatakan bahwa kehidupan doa kita tidak diukur di dalam menit. Doa adalah gaya hidup. Doa adalah komunikasi dua arah yang berkelanjutan dengan Elohim.[2]

B. Membangkitkan kasih yang mula-mula melalui perbuatan. Paulus sendiri telah mengalami kuasa kebangkitan Yeshua di dalam hidupnya; yang merubahnya dari seorang fanatik agama dibangkitkan menjadi fanatik Jalan Lurus (Kebenaran); dari seorang penganiaya Jemaat YAHWEH dibangkitkan menjadi pendiri Jemaat YAHWEH.
Kuasa kebangkitan-Nya akan semakin kita kenal ketika kita terus menerus menyaksikan kepada orang lain apa yang telah Yeshua kerjakan di dalam kehidupan kita, dan juga melalui pemaikaian semua karunia-karunia dan setiap talenta yang Ia telah berikan kepada kita.
Kuasa kebangkitan Yeshua sungguh tidak terselami oleh pikiran manusia dan begitu luar biasa, melalui ilham Roh Kudus Paulus mengerti bahwa menjelang memasuki Aniaya Besar, sangkakala Elohim akan ditiup, dan secara serempak dan seketika semua dari mereka yang mati dalam Ha Mashiah akan bangkit (1 Tes 4:16). Sungguh kuasa yang luar biasa.

C. Tetap mengucap syukur apa pun yang terjadi pada kita.  
Setiap perayaan Paskah kita mengadakan Perjamuan Kudus/ Suci memecahkan roti yang tidak beragi dan minum air anggur untuk mengingat bagaimana Yeshua sebagai korban Anak Domba yang dibawa ke tempat sembelihan, dihina dan dianiaya secara brutal oleh orang-orang berdosa, tetapi Dia tetap tidak menggerutu bahkan sampai mati tersalib (Yes 53). Rasul Paulus di dalam tugasnya memberitakan Injil Kerajaan Elohim telah seringkali teraniaya, bahkan hampir mati (2 Kor 11-23-29). Kenyataanya, suratan Paulus kepada Jemaat di Filipi ini ia tulis saat ia sedang dipenjara oleh karena pemberitaan Injil (Fil 1:12-14). Tentu sebagai orang benar Paulus bisa mengeluh, bahkan mempertanyakan YAHWEH, “mengapa semua kesusahan ini menimpa dirinya,” sebaliknya Paulus menguatkan Jemaat Filipi, “Lakukanlah segala sesuatu tanpa keluh kesah dan perbantahan” (2:14)  lebih lanjut ia berkata, Bersukacitalah senantiasa dalam Yahweh! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah! Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Yahweh sudah dekat!  (4:4-5)”

D. Mengambil bagian dari penderitaan Yeshua dan Jemaat-Nya. Paulus mengerti perkataan Yehsua ini: Dalam dunia kamu menderita penganiayaan (Yoh 16:33). Hal ini haruslah dilihat sebagai sesuatu yang normal atau alamiah (seperti adanya darah di dalam tubuh kita) atau Seorang murid tidak lebih dari pada gurunya, atau seorang hamba dari pada tuannya.  (Mat 10:24), jadi Yeshua ingatkan kita Jadi janganlah kamu takut terhadap mereka … Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka.” (ay 26, 28). Paulus berkata bahwa pemenjaraan dan belenggu atas dirinya membawa kemajuan Injil, saudara seiman semakin diyakinkan diyakinkan  di dalam Yahweh dan menjadi semakin berani berkata-kata tentang firman Elohim dengan tidak takut (Fil 1:12-14). Peganglah teguh iman Anda dalam Yeshua Ha Mashiah, berapapun harganya, dan kuatkan saudara-saudari kita yang teraniaya sehingga mereka pun bisa sampai pada garis akhir.

Motor penggerak dari kerinduan rasul Paulus yang begitu besar tentang Yeshua.
Filipi pasal 3 adalah kunci dari rahasia kerinduan rasul Paulus di atas. Namun, apa pun yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, aku telah menganggap hal itu kerugian karena Ha Mashiah (Kristus) (ay 6; ILT)

Sebelum Saulus (nama asli Paulus) mengerti siapa tepatnya Yeshua Ha Mashiah, ia berbangga diri sebagai orang Yahudi, umat pilihan YAHWEH melalui benih Abraham, Ishak dan Yakub; telah mengejar dan sungguh giat di dalam peraturan-peratuan agama: sunat daging, tidak makan binatang tidak bersih/ haram, ibadah pada hari Sabat, mengikuti semua peraturan Torah/ Taurat tanpa cacat; pergi dari satu kota ke kota lain bahkan keluar negeri hanya untuk menyiksa dan membunuhi Jemaat Yeshua demi membela agamannya.

Setelah ia mengenal Yeshua, mata rohaninya terbuka lebar, ia sadar bahwa keturunan rasnya dan pengejaran pembenaran diri melalui praktek Torat tidaklah bernilai banyak dibanding harta rohani yang ia dapatkan di dalam Yeshua; yang terdahulu itu digolongkannya sebagai “kerugian” dan “sampah” (ay 8).  Yang rasul Paulus maksudkan sebagai “kerugian” dan “sampah” ini BUKANLAH apa yang YAHWEH telah perintahkan kepada umat Israel untuk dilakukan sesuai Torat, sebab ia sebagai orang Ibrani asli tetap memelihara dan melakukannya!, baca ayat 4-6 dan:

  • Tentang sunat daging: Sunat memang ada gunanya, jika engkau mentaati hukum Taurat; tetapi jika engkau melanggar hukum Taurat, maka sunatmu tidak ada lagi gunanya. (Rom 2:25). Di sini jelas sunat daging tidak berguna bagi orang Islam yang sama sekali tidak mentaati hukum Taurat. Termasuk bagi orang Yahudi sendiri sekalipun yang adalah keturunan sah dari Abraham, Ishak dan Yakub JIKA ia gagal mentaati Taurat alias hidup secara kafir / lawlessness (Gal 2:14). Sunat daging, bukanlah syarat keselamatan, namun hanya tanda keturunan.
  • Tentang menguduskan hari Sabat: Dan sebagaimana yang biasa bagi Paulus …selama tiga sabat ia bertukar pikiran dengan mereka tentang Kitab Suci (Kis 17:2; ILT). Juga pada Kis 13:42-43. Kuburan Yeshua yang sudah kosong
  • Tentang Torah / Taurat: Kasih tidak berbuat jahat terhadap sesama manusia, karena itu kasih adalah kegenapan hukum Taurat. (Rom 13:10), juga berlaku dalam ibadah (1 Kor 14:34). Raja Israel yang sangat dikasihi YAHWEH juga berkata, Taurat YAHWEH itu sempurna, menyegarkan jiwa; peraturan YAHWEHitu teguh, memberikan hikmat kepada orang yang tak berpengalaman. Titah YAHWEHitu tepat, menyukakan hati; perintah YAHWEH itu murni, membuat mata bercahaya.  (Maz 19:7-8). Perhatikan: Kasih adalah kegenapan, dan bukan akhir dari hukum Taurat.

Setelah Paulus mengenal Yeshua, sikapnya terhadap Torah YAHWEH berubah; sebelumnya ia melakukan perintah Torah sebagai pengejaran untuk memperoleh pembenaran Elohimnya agar beroleh KESELAMATAN sehingga mampu meraih kebangkitan orang mati, tetapi sekarang praktek Torah dipakainya untuk mengenal Yeshua, Juruselamatnya, lebih dalam lagi.

Dalam ajaran agama Farisi, dari mana Paulus berasal dan di didik sebelumnya, mereka diajar “keselamatan di dapat melalui melakukan perintah-perintah Taurat” yang sesungguhnya adalah praktek “kebenaran yang bersumber dari diri sendiri” (Fil 3:9) dengan tujuan memuaskan perkara duniawi (dipuja manusia, kepuasan palsu) yang menjadikan perut mereka sebagai Tuan (berhala) mereka (ay 19). Rabbi-rabbi Farisi telah membalik fungsi Torah; Torah yang sesungguhnya diberikan sebagai alat “petunjuk CARA HIDUP BAGI umat Pilihan YAHWEH” (Im 18), dirubah oleh ahli agama Farisi tersebut menjadi alat “petunjuk BAGAIMANA BISA MENJADI umat Pilihan YAHWEH.” (Rom 10:5).

  • Perintah di Immamat 18 adalah Perintah YAHWEH: YAHWEH berfirman kepada Musa: “Berbicaralah kepada orang Israel [Umat Pilihan]…Orang yang melakukannya akan hidup karenanya; Akulah YAHWEH (ay 1, 5)”, sedangkan di Roma 10:1-11 adalah Tafsiran Torah dari Para Rabbi Farisi – perhatikan kata “kebenaran sendiri” (ay 3) dan “kebenaran karena hukum Taurat / atas dasar torat” (ay 5).
  • Bukti Torah mengajar orang beriman kepada Yeshua (bahasa Ibrani untuk kata “Keselamatan”) nampak di Roma 10:6-10, “kebenaran karena iman / atas dasar iman berkata …”  Paulus mengutip ini dari Torat Musa kitab Ulangan 30:11-14 yang juga dikutip oleh Raja Salomo  di Amsal 30:4.
  • Seluruh Alkitab menyatakan JIKA Umat Pilihan / orang yang telah percaya Yeshua Ha Mashiah sebagai Juruselamatnya kembali hidup di dalam dosa ia tidak akan menerima hidup kekal – meneguhkan Im 18:5. Tidak ada argument lain untuk hal ini.

Paulus sadar, pengejaran keselamatan melalui praktek Torat adalah meletihkan dan sia-sia (Rom 3:20). Torat (Firman tertulis) diberikan bukan untuk memberi keselamatan, tetapi untuk membawa pelakunya bertemu Yeshua, Firman YAHWEH yang hidup.

Kesadaran inilah yang membuat rasul Paulus meninggalkan segala sesuatu lalu rindu untuk mengenal Yeshua semakin dalam,
“Bahkan lebih lagi, aku juga menganggap segala sesuatu sebagai kerugian, karena meningkatnya pengenalan akan Kristus YESUS, Tuhanku, yang oleh Dia aku telah kehilangan segala sesuatu  dan menganggapnya sebagai sampah, supaya aku boleh mendapatkan Kristus. Dan aku boleh didapati di dalam Dia (Ha Mashiah) tanpa memegang kebenaranku yang dari torat (Rom 10:5; Im 18:5), melainkan melalui iman Kristus, yaitu kebenaran dari Elohim atas dasar iman, (ILT) sehingga melalui kebenaran (atas dasar iman) ini aku dapat mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan turut mengambil bagian dari penderitaan-Nya bahkan serupa dengan kematian-Nya, supaya aku bagaimanapun mencapai kebangkitan dari kematian. (GLT) (Fil 3:8-11) – Karena wahyu ini ia menasehatkan Jemaat Efesus: Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Elohim (Ef 2:8)

Paulus telah mendapatkan makna Perumpamaan Kerajaan Sorga yang Yeshua katakan kepada murid-murid-Nya:

“Hal Kerajaan Sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu.
Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah. Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, iapun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu.” – Yeshua Ha Mashiah (Mat 13:44-46)

Semoga mulai Paskah tahun ini, kerinduan kita akan Yeshua semakin lebih dalam dan luas lagi; menjadikan Yeshua benar-benar Tuan dan Raja kita, bukan hanya sekedar Teman dan Juruselamat saja.

Jika Ha Mashiah tidak segalanya bagi Anda, Dia tidak bernilai untuk Anda. Dia tidak akan pernah masuk ke dalam persahabatan sebagai bagian Juruselamat manusia.
Jika Dia ada sebagai sesuatu, Dia haruslah ada segala sesuatu, dan jika Dia tidak ada segala sesuatu Dia adalah tidak berarti bagi Anda – Charles H. Spurgeon

Sekali lagi, Selamat PASKAH dan ada diberkati! Anggur Baru.


[1] Holy Bible from the Ancient Eastern Text; George M. Lamsa’s Translation from the Aramaic of the Peshitta
[2] Smith Wigglesworth on Prayer; http://www.colindye.com

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Apa bedanya antara Paskah / Passover dengan Easter?


Aku heran, bahwa kamu begitu lekas berbalik dari pada Dia, yang oleh kasih karunia Mashiah telah memanggil kamu, dan mengikuti suatu injil lain, yang sebenarnya bukan Injil. Hanya ada orang yang mengacaukan kamu dan yang bermaksud untuk memutarbalikkan Injil Mashiah. (Gal 1:6-7)

Ratusan juta orang merayakan Easter untuk menghormati kebangkitan Yahshua Ha Mashiah – tetapi apakah itu Alkitabiah? Apakah Easter dan Paskah / Passover berbeda? Selidikit apa yang Alkitab katakan, tidak katakan, dan ajarkan tentang hari perayaan ini. Jangan beranggapan kamu sudah tahu! Kamu mungkin akan terkejut dengan fakta-fakta di bawah ini.

Artikel ini menolong setiap pembaca:

  1. Menguji hati dan pikirannya ”benarkah ia mengasihi YAHWEH, Elohim-nya dengan segenap hati, segenap jiwa dan dengan segenap akal budinya” (Mat 22:27; Mark 12:29-30), a..t..aa..uuu hanya dengan mulutnya saja sedangkan hatinya untuk keuntungan diri sendiri (Mat 15:8-9; Yes 29:13).
  2. Kembali kepada kasih yang mula-mula kepada Juruselamat-nya, Yahshua/ Yeshua Ha Mashiah atau Yesus Kristus.

Catatan penting: Barang siapa memakai artikel ini untuk tujuan yang sebaliknya, yakni membawa orang lain (Kristen dan bukan Kristen) untuk membenci Yahshua Ha Mashiah dan firman-Nya, kutukan besar nabi Musa akan menimpa penyesat tersebut, sebab ia telah memutar balikan tujuan yang kudus dan benar kepada tujuan yang jahat dan salah (kitab Keluaran 28:15-68). Terima kasih untuk perhatian Anda. Anggur Baru.

EASTER Holy-day. Biasanya di hari Easter, orang-orang Kristen mengadakan kebaktian-kebaktian Minggu pagi bersamaan dengan terbitnya Matahari di ufuk Timur, melihat telur warna-warni (telur rebus atau coklat berbentuk telur) dan anak-anak ayam yang berbulu kuning, roti manis dengan tanda salib di atasnya serta kelinci. Semua benda-benda ini dikaitkan dengan kebangkitan Yahshua Ha Mashiah oleh banyak orang Kristen di dunia. Kita akan meneliti Alkitab tentang hari Raya ini, sebab Alkitab adalah satu-satunya sumber dari semua yang disebut Kristianiti.

Meneliti asal kata Easter. Dimana kita bisa temukan kata Easter di dalam Alkitab?

Tidak ada satupun kata Easter di seluruh Alkitab, juga tidak ada di seluruh terjemahan Alkitab berbahasa Inggris!

Satu dan hanya satu kata Easter di Alkitab  tertulis di Perjanjian Baru King James Version (KJV), itupun hanya satu kata dari 71 kata Passover (Paskah dalam bahasa Indonesia) di Alkitab KJV; (26 buah di Perjanjian Baru).  Tertulis: And when he had apprehended him, he put him in prison, and delivered him to four quaternions of soldiers to keep him; intending after Easter to bring him forth to the people. (Act/ Kis 12:4 KJV). Ayat ini bercerita tentang Petrus ditangkap oleh Herodes raja Romawi, segera setelah Herodes membunuh Yakobus saudara Yohanes dengan pedang. (1-3)

Kata Easter pada Kisah Para Rasul 12:4 di KJV – sekali lagi, satu-satunya kata yang ada di KJV dan tidak satupun di seluruh Alkitab versi lainnya – dikomentari oleh beberapa Komentator Alkitab seperti Albert Barnes dan Matthew Henry, sebagai kesalahan tulis sebab aslinya tertulis μετὰ  τὸ πάσχα meta to pascha artinya  ”after Passover” atau “sehabis Paskah” (ITB). Barnes: Aslinya tidak ada referensi kepada itu, tidak juga ada sepotong kecilpun bukti bahwa ada perayaan seperti itu diperingati pada waktu ketika buku itu ditulis [masa rasul-rasul]. Penterjemahan tersebut tidaklah hanya tidak membahagiakan, sebagimana itu tidak memberi idea pada seluruh arti dari aslinya.” Albert Barnes meneruskan komentarnya tentang kata Easter pada KJV ini dengan megutip kamus Alkitab Webster, ”Kata “Easter” adalah berasal dari Saxon, berkembang dari ”Eostre,” dewi Cinta, atau Venus dari Utara, menghormati sebuah festival yang dirayakan oleh nenek moyang kita yang kafir di bulan April.” 

Pernyataan para Komentator Alkitab di atas sangat mudah untuk diteguhkan, ayat 3 dengan sangat jelas menguatkan argument mereka: Waktu itu hari raya Roti Tidak Beragi.” (Kis 12:3). Suatu perayaan untuk memperingati keluarnya bangsa Israel dari Mesir (Kel 12:17) dan menjadi perayaan turun-temurun (Kel 34:18, 2Taw 30:21; Eze 45:21; 1Kor 5:7; Ibr 11:28)

Jika kata Easter dimasukan kedalam Alkitab, berarti kata tersebut sudah dikenal di luar  dunia Kekristenan. Penelitian membuktikan bahwa kata Easter berasal dari Ishtar dewi Babilonia, hal ini bisa dibuktikan dengan memperbandingkan perayaan Easter modern dengan perayaan pagan kuno untuk dewi Ishtar.

Timur Tengah (Irak: Asyur & Babilonia; Syria; Yordan, Libanon, Israel, Mesir dan negara-negara sekitarnya). Firman YAHWEH berkata, ”Keturunan Ham ialah Kush, … Keturunan Kush ialah … Kush memperanakkan Nimrod; dialah yang mula-mula sekali orang yang berkuasa di bumi; Mula-mula kerajaannya terdiri dari Babel semuanya di tanah Sinear. Dari negeri itu ia pergi ke Asyur, lalu mendirikan Niniwe, Rehobot-Ir, Kalah dan Resen di antara Niniwe dan Kalah; itulah kota besar itu. (Kej 10:6-12).

“Ketika Nimrod remaja, ibunya, Semiramis, tertarik kepadanya, dan akhirnya menikahinya. Ketika Nimrod meninggal dunia, dia dijadikan dewa Matahari. Samiramis kemudian memiliki anak gelap disebut Tamus, yang ia klaim sebagai anak dari Nimrod yang kembali atau lahir kembali dari suaminya, Nimrod.”
World Religions by David Terrell

Tradisi berkata ketika Tamus berusia 40 tahun, ia terbunuh oleh babi liar. Samiramis, ibunya, meminta rakyatnya untuk berkabung menangisi Tamus selama 40 hari. Pada kepercayaan kuno Babilonia, Nimrod disembah sebagai dewa Matahari, dan Samiramis sebagai dewi Bulan namanya Ishtar dikenal juga dengan panggilan ”Ratu Sorga/ Queen of Heaven,” sedangkan Tamus sebagai anak dari dewa Matahari (penjelmaan dari Nimrod).

Lalu orang Israel melakukan apa yang jahat di mata YAHWEH dan mereka beribadah kepada para Baal. Mereka meninggalkan YAHWEH, Elohim nenek moyang mereka yang telah membawa mereka keluar dari tanah Mesir, lalu mengikuti elohim lain, dari antara elohim bangsa-bangsa di sekeliling mereka, dan sujud menyembah kepadanya, sehingga mereka menyakiti hati YAHWEH. Demikianlah mereka meninggalkan YAHWEH dan beribadah kepada Baal dan para Asytoret. Maka bangkitlah murka YAHWEH terhadap orang Israel. Ia menyerahkan mereka ke dalam tangan perampok dan menjual mereka kepada musuh di sekeliling mereka, sehingga mereka tidak sanggup lagi menghadapi musuh mereka. (Hak 2:11-14)

Lalu dibawa-Nya aku dekat pintu gerbang rumah YAHWEH yang di sebelah utara, sungguh, di sana ada perempuan-perempuan yang menangisi dewa Tamus. Firman-Nya kepadaku: “Hai anak manusia, kaulihatkah apa yang mereka perbuat? Engkau masih akan melihat perbuatan-perbuatan kekejian yang lebih besar lagi dari pada ini.” Kemudian dibawa-Nya aku ke pelataran dalam rumah YAHWEH; sungguh, dekat jalan masuk ke bait YAHWEH, di antara balai Bait Suci dan mezbah ada kira-kira dua puluh lima orang laki-laki, yang membelakangi bait YAHWEH dan menghadap ke sebelah timur sambil sujud pada matahari di sebelah timur. (Yeh 8:14-16). Hukumannya: Oleh karena itu Aku akan membalas di dalam kemurkaan-Ku. Aku tidak akan merasa sayang dan tidak akan kenal belas kasihan. Dan kalaupun mereka berseru-seru kepada-Ku dengan suara yang nyaring, Aku tidak akan mendengarkan mereka.” (Yeh 8:18)

Europa, termasuk Turkey Barat. Ini adalah catatan dokter Lukas penulis kitab Injil Lukas dan  Kisah Para Rasul tentang kemarahan orang-orang Asia Kecil (sekarang Turkey) karena rakyat berhenti beribadah kepada dewi Artemis atau Diana (orang Romawi menamainya), lalu mengikuti ajaran Jalan Lurus (Injil) yang dibawa oleh rasul Paulus: ”Dengan jalan demikian bukan saja perusahaan kita berada dalam bahaya untuk dihina orang, tetapi juga kuil Artemis, dewi besar itu, berada dalam bahaya akan kehilangan artinya. Dan Artemis sendiri, Artemis yang disembah oleh seluruh Asia dan seluruh dunia yang beradab, akan kehilangan kebesarannya.” (Kis 19:27).

Patung Artemis/ Diana  – dewi kesuburan, dilambangkan dengan payudaranya yang banyak – dan kuilnya yang terbesar di jaman Paulus berada di kota Efesus (50 Km selatan kota Izmir) termasuk salah satu keajaiban dunia, dalam literatur-literatur pagan kuno Artemis/ Diana ini dipanggil sebagai ”Artemis orang-orang Efesus” dan ”Artemis Agung.” Perlu diingat Asia Kecil berada di bawah kekuasaan Romawi di jaman Paulus. Kuil ini dibangun sekitar 550 BC dan dihancurkan pada 356 BC. Lalu dibangun kembali, sekarang tinggal puing-puingnya. Dewi Artemis telah disembah oleh orang-orang besar Yunani dan kemudian diikuti oleh orang-orang Romawi. Sejarah berkata bahwa ratu Cleopatra dari Mesir pernah mengunjunginya.

Dari bukti sejarah ini Anda bisa mengerti lebih baik catatan dr. Lukas selanjutnya: Oleh Paulus Elohim mengadakan mujizat-mujizat yang luar biasa, … Hal itu diketahui oleh seluruh penduduk Efesus, baik orang Yahudi maupun orang Yunani, maka ketakutanlah mereka semua dan makin masyhurlah nama Yahweh Yahshua. Banyak di antara mereka yang telah menjadi percaya, datang dan mengaku di muka umum, bahwa mereka pernah turut melakukan perbuatan-perbuata seperti itu. Banyak juga di antara mereka, yang pernah melakukan sihir, mengumpulkan kitab-kitabnya lalu membakarnya di depan mata semua orang. Nilai kitab-kitab itu ditaksir lima puluh ribu uang perak. Dengan jalan ini makin tersiarlah firman YAHWEH dan makin berkuasa. (Act 19:17-20). Sekarang perhatikan reaksi para bisnisman di Efesus

Kira-kira pada waktu itu timbul huru-hara besar mengenai Jalan YAHWEH. Sebab ada seorang bernama Demetrius, seorang tukang perak, yang membuat kuil-kuilan dewi Artemis dari perak. Usahanya itu mendatangkan penghasilan yang tidak sedikit bagi tukang-tukangnya. Ia mengumpulkan mereka bersama-sama dengan pekerja-pekerja lain dalam perusahaan itu dan berkata: “Saudara-saudara, kamu tahu, bahwa kemakmuran kita adalah hasil perusahaan ini! Sekarang kamu sendiri melihat dan mendengar, bagaimana Paulus, bukan saja di Efesus, tetapi juga hampir di seluruh Asia telah membujuk dan menyesatkan banyak orang dengan mengatakan, bahwa apa yang dibuat oleh tangan manusia bukanlah Elohim [Theos, Deity. ITB menulis ”dewa.”]  (gods [theos] made by the hands of men are not gods [theos]; GLT). Dengan jalan demikian bukan saja perusahaan kita berada dalam bahaya untuk dihina orang, tetapi juga kuil Artemis, dewi besar itu, berada dalam bahaya akan kehilangan artinya. Dan Artemis sendiri, Artemis yang disembah oleh seluruh Asia dan seluruh dunia yang beradab, akan kehilangan kebesarannya.” Mendengar itu meluaplah amarah mereka, lalu mereka berteriak-teriak, katanya: “Besarlah Artemis dewi orang Efesus!” Seluruh kota menjadi kacau dan mereka ramai-ramai membanjiri gedung kesenian serta menyeret Gayus dan Aristarkhus, keduanya orang Makedonia dan teman seperjalanan Paulus. (Kis 19:23-29)

Kutipan sejarah lainnya yang berkaitan dengan dewi Ishtar.

  • Ishtar, dewi cinta dan perang, … Namanya dalam bahasa Sumer ialah Inanna (wanita sorga/ langit). Ia adalah saudara perempuan Shamash dewa Matahari dan anak perempuan dari Sin  dewa bulan. Ishtar telah disetarakan dengan planet Venus. Lambangnya adalah sebuah bintang terlukis di dalam sebuah lingkaran. Sebagai dewi perang, ia sering diwakili duduk diatas sebuah singa. Sebagai dewi eros, ia mucikari dari kuil pelacur-pelacur. Ia juga disertakan sebagai ibu yang murah hati berdoa syafaat kepada dewa-dewa demi penyembah-penyembahnya. Collier’s Encyclopedia, Vol. 15, pg. 748. Sumer terletak di Irak modern bagian selatan.
  • “Lalu lihat pada Easter. Apa arti makna Easter itu sendiri? Itu membawa aslli Kaldian-nya pada jidatnya. Easter tidak ada lain kecuali ”Astarte” , satu dari beberapa panggilan Beltis. ”Ratu Sorga” namanya sebagaimana ”disepel” oleh masyarakat Niniwe, terbukti sama dengan sekarang ini umum dipakai di negara ini. ”Nama” itu telah ditemukan oleh Layard di monument-monument Asyur / Assyrian, adalah ”Ishtar.” Alexander Hislop, The Two Babylons; page 103.

Jadi Easter terbukti sama dengan Ishtar!, mungkin kata Easter hanyalah penyepelan kata Ishtar dalam mulut orang Europa. Dilihat dari kandungan  kepercayaan dan praktik dari berbagai negara maka itu bisa disimpulkan sebagai berikut: Ishtar (Babylonian and Assyrian) = Astarte (Phoenician-Canaanite) = Ashtoreth/ Ashtaroth (jamak) (Hebrew) = Isis (Egyptians) = Artemis (Grecians) = Diana/ Venus/ Bunda Maria (Romans) = Allah (Arabs) = Eostre (Saxons), mungkin untuk orang-orang Asia dewi ini bernama Kuan Im yang berdiri di bunga teratai (Buddhism).

Easter; waktu perayaan, dekorasi (telur, , anak-anak ayam, kelinci) dan maknanya.
Waktu. Dongeng Yunani tentang kembalinya Demeter dewi bumi [Earth Mother, orang NewAge menyebutnya] dari kegelapan kepada hari terang, melambangkan bangkitnya kehidupan di musim semi (spring) setelah masa gelap yang panjang dari musim dingin (winter). Funk & Wagnall‘s Standard Reference Encyclopedia, Volume 8, page 2940. Di Europa, waktu dimajukan satu jam satu minggu sebelum hari raya Easter. Ibadah Easter ini dirayakan selalu pada hari Minggu pagi hari, harap ingat hari Minggu adalah Sun-day (penamaan hari-hari dalam seminggu yang kita pakai adalah nama dewa-dewi orang Roma). Penyembah Matahari selalu menghadap ke Timur dimana Matahari terbit, Lihat kembali (Yeh 8:14-16). di atas.

”Sekarang kematian dan kebangkitan Attis, secara resmi dirayakan di Roma pada tanggal 24-25 Maret, dikemudian hari dirayakan sebagai munculnya musim semi,  dan karenanya hari yang sangat cocok  untuk kebangkitan dari sebuah dewa… yang telah mati.” Frazer; Adonis, Attis, Osiris 1:306.

Dekorasi.Telur ada sebuah symbol yang sakral bagi masyarakat Babilon.  Mereka percaya bahwa sebuah telur yang besar telah jatuh dari langit ke sungai Eufrat, dan dari telur tersebut keluarlah dewi Astarte (Easter). Tiap negara mempunyai versinya sendiri tentang telur ajaib tersebut. Yunani mempunyai telur sakral Heliopolis dan telur Typhon.

Bandingkan dengan lambing Gereja Roma Katolik “Ratu Sorga” yang berdiri diatas bulan sabit.  Katolik memanggil bunda Maria (ibu dari Yahshua) sebagai “Perawan Maria” dan “Ratu Sorga.”

Anak-anak ayam yang beru lahir adalah gambaran dari “kehidupan baru,” Orang Europa, khusunya yang tinggal di daerah utara, dimana musim dingin sangat panjang dan gelap,  berkata bahwa musim Semi adalah awal kehidupan.

Kelinci. The Encyclopedia Britannica tertulis, “Seperti telur Easter, kelinci Easter telah datang ke Kristentianiti sejak lama. Kelinci dikaitkan dengan bulan dalam legenda Mesir kuno. Kelinci telah menjadi lambang kesuburan oleh karena perkembangannya yang cepat (Catholic Encyclopedia 5:227)

Roti bulat manis bergaris salib. Tanda salib ini adalah lambang huruf “T“, ”t” (baca “tau,” huruf Yunani) adalah lambang Tamus. Tanda “silang di dalam lingkaran” symbol kuno dari dewa Matahari orang Babilonia. Untuk orang Yunani tanda “silang” atau “cross” adalah lambang dari dewa Yunani Mithras. Goldsmith, Ancient Pagan Symbols. Lihat “Penyembahan kepada Salib.”

Firman yang datang kepada Yeremia untuk semua orang Yehuda yang diam di tanah Mesir, di Migdol, di Tahpanhes, di Memfis dan di tanah Patros: (Yer 44:1) Firman ini datang sehubungan dengan wanita-wanita Yehuda dengan sepengetahuan suami-suami mereka telah menyembah Ratu Sorga (17-19). Mereka mempersembahkan kepada dewi ini  minuman dan kue-kue panggang (wafer-wafer bulat atau cakes, diterjemahkan dari kata Ibrani “kavan,” sebuah gambaran dari matahari dan bulan. Bentuk kue-kue ini berasal dari Babilon, kue-kue serupa ini yang juga orang-orang Yunani persembahkan kepada Astarte dan di Europa disebut round hot cross buns (roti-roti bulat bergaris salib).

Lebih detil tentang “salib” atau “silang”  lihat artikel “Penyembahan Kepada Salib” dan The Two Babylons oleh Alexander Hislop.

Sejarah Perayaan Easter masuk kedalam Kekristenan. Gereja Roma Katolik pada Sidang Nicaean 325 AD memutuskan Easter haruslah dirayakan pada Minggu pertama, setelah bulan penuh, pada atau setelah tepat musim semi (the vernal equinox). Tahun 399 AD, the Theodosian code bermaksud membuang  konotasi-konotasi pagan/ kafir dari perayaan tersebut dan melarang merayakannya. Tindakan penggabungan Kristiani dan Pagan melanggar ajaran Yahshua pada Markus 2:20-22, baca “Masalah serius jemaat yan sering tidak disadari.”

Easter tidak dirayakan oleh orang-orang Kristen mula-mula, dua sumber sebagai buktinya:

  • Encyclopedia Britannica, Edisi ke 11:Tidak ada indikasi dari peringatan perayaan Easter di Perjanjian Baru, atau di dalam tulisan para Rasul. Orang-orang Kristen pertama terus memperingati perayaan-perayaan orang Israel [Hari-hari Raya Elohim di kitab Imamat 23], meskipun di dalam sebuah roh yang baru, sebagai peringatan peristiwa-peristiwa yang mana perayaan-perayaan telah ada sebagai bayangan yang akan datang. Jadi Paskah, dengan konsep baru ditambahkan ke Kristus sebagai Anak Domba Paskah sejati … terus diperingati … ”
  • Alkitab: Kis 12:3; 20:6,16; 1Kor 5:7-8

Argumentasi.
Mungkin Anda seorang Kristen, dan berkata “Ok… ok, Easter adalah upacara pagan untuk dewi Ishtar, dewi Bulan, yakni dewi Kesuburan, namun apakah saya salah jika memakai cara dunia sedangkan hati dan pikiran saya tetap untuk menghormati kebangkitan Yahshua Ha Mashiah / Yesus Kristus???” Apa kata Alkitab tentang sikap seperti ini?

Yahshua menjawab:

  • Sebab barangsiapa malu karena Aku dan karena perkataan-Ku di tengah-tengah angkatan yang tidak setia dan berdosa ini, Anak Manusiapun akan malu karena orang itu apabila Ia datang kelak dalam kemuliaan Bapa-Nya, diiringi malaikat-malaikat kudus.”  (Mark 8:38)
  • Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia. Perintah Elohim kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat manusia.” Yahshua berkata pula kepada mereka: “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Elohim, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Mar 7:7-9)
  • “Mengapa kamu berseru kepada-Ku: YAHWEH, YAHWEH, padahal kamu tidak melakukan apa yang Aku katakan? Setiap orang yang datang kepada-Ku dan mendengarkan perkataan-Ku serta melakukannya–Aku akan menyatakan kepadamu dengan siapa ia dapat disamakan–, (Luk 6:46-47)

Jawaban ini persis seperti isi perintah YAHWEH melalui nabi Musa kepada bangsa Israel dalam Ulangan 12:28-32: (Ingat Yahshua adalah Alfa dan Omega!)

Dengarkanlah baik-baik segala yang kuperintahkan kepadamu, supaya baik keadaanmu dan keadaan anak-anakmu yang kemudian untuk selama-lamanya, apabila engkau melakukan apa yang baik dan benar di mata YAHWEH, Elohimmu.” “Apabila YAHWEH, Elohimmu, telah melenyapkan dari hadapanmu bangsa-bangsa yang daerahnya kaumasuki untuk mendudukinya, dan apabila engkau sudah menduduki daerahnya dan diam di negerinya, maka hati-hatilah, supaya jangan engkau kena jerat dan mengikuti mereka, setelah mereka dipunahkan dari hadapanmu, dan supaya jangan engkau menanya-nanya tentang elohim mereka dengan berkata: Bagaimana bangsa-bangsa ini beribadah kepada elohim mereka? Akupun mau berlaku begitu. Jangan engkau berbuat seperti itu terhadap YAHWEH, Elohimmu; sebab segala yang menjadi kekejian bagi YAHWEH, apa yang dibenci-Nya, itulah yang dilakukan mereka bagi elohim mereka; bahkan anak-anaknya lelaki dan anak-anaknya perempuan dibakar mereka dengan api bagi elohim mereka. Segala yang kuperintahkan kepadamu haruslah kamu lakukan dengan setia, janganlah engkau menambahinya ataupun menguranginya.”

Jadi jika kita ingin menghormati kematian dan  merayakan kebangkitan Yahshua Ha Mashiah, beberapa hal ini penting untuk dilakukan

  • Kita berkata satu sama lain:  “Selamat hari Paskah!” (asal kata dari Pesach (Ibrani, baca: peh’-sakh) atau dalam bahasa Inggris “Happy Passover!”
  • Kita tidak menyertakan dekorasi atau aktivitas yang berhubungan dengan perayaan Easter holiday.

Jika orang-orang Kristen melakukan kedua perkara ini dengan setia, maka dunia akan mengerti ajaran Alkitab dengan benar, dan akan dapat melihat Yahshua yang sebenarnya seperti yang telah tertulis di Alkitab. Be strong! Be bold!

Selamat Hari Paskah!! Happy Passover!!

Bila Anda punya waktu bacalah Hari Paskah Yahshua Terakhir di Bumi, menurut kitab Injil  Markus

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog