TRAND MUSLIM ABAD 21, belum pernah terjadi sebelumnya!


“Untuk segala sesuatu ada waktunya, untuk setiap hal di bawah langit ada saatnya. Dia telah menjadikan segala sesuatu indah pada waktunya. (Peng 1:1,11). YAHWEH telah menjadikan segala sesuatu menurut rancangan-Nya, bahkan orang fasik untuk hari malapetaka (the day of evil)” (Ams 16:4)Raja Salomo

dunia IslamAbad 21 dimana kita hidup sekarang adalah abad yang sangat luar biasa menarik, banyak hal yang sangat besar telah terjadi dalam segala aspek kehidupan manusia. Salah satu dari peristiwa-peristiwa besar tersebut terjadi pada Dunia Islam. Ada dua Trend yang terjadi di dunia Islam saat ini:
Trend Muslim Murtad (TMM), terjadi secara besar-besaran setelah pertengahan abad 20, dan
Trend Muslim Menolak Islam Fundamentalisme (TMMIF), berawal di Mesir pada musim panas 2013, dan menjadi global sejak Juli 2014.
Kedua trend ini adalah suatu fenomena yang baru di dunia Islam, belum pernah terjadi sebelumnya sepanjang 1400 tahun sejarah Islam.
Untuk dapat mengerti lebih baik gelombang ke dua trend Muslim di atas, ada baiknya kita melihat kebelakang waktu, yakni sejarah, sebab kejadian masa kini selalu berkaitan dengan masa silam, sebagai juga orang pascal berkata “ada sebab pasti ada akibatnya” atau orang enthropology berkata “ideas have consequences.”

I. Sejarah sisi gelap Islam. Sejak agama Islam lahir di Abad 7 AD, ditandai dengan pindahnya nabi Muhammad (570-632 AD) ke kota Medina (Yathrib, nama aslinya) pada 622 AD, agama Islam bertumbuh pesat melalui serangkai perang yang ia pimpin secara langsung, tercatat 27 kali serangan militer di Medina saja.[1] Ketika ia menjangkau kota Mekka, dari mana ia telah terusir karena agama barunya tersebut, prajutitnya telah membengkak menjadi 10.000 lelaki (hanya 200-250 pengikut saat pindah ke Medina), salah satu penyebab pembengkakan tersebut oleh karena tergiur upah jarahan perang.[2] Tahun 630, dua tahun sebelum Muhammad meninggal dunia, ia dengan 30.000 prajuritnya menyerang kota (Katolik) Tabuk di Median (Barat Tenggara Arab Saudi modern). Meninggalnya Muhammad, maka lahirlah jaman Khalifat/Khalifah (artinya: Pengganti Muhammad). Tahun 637 AD, seluruh Afrika utara, Syria dan Irak telah jatuh ke tangan para prajurit Islam. Dan tahun 1091, menguasai seluruh wilayah Andalucia (Spanyol Selatan).[3]  Peta jaman keemasan Islam
Sejarah mencatat sedikitnya 140 juta orang Hitam Afrika tersandera sebagai budak oleh Muslim Timur Tengah, dan 80% dari mereka meninggal di perjalanan, 28 juta orang Afrika terjual sebagai budak, khususnya untuk pemuas sex; perbandingan budak adalah dua wanita dari satu pria. Ada lebih dari sekitar 100.000 wanita Kristen Kulit-putih di Afrika Utara menjadi budak-sex dari tuan mereka yang Muslim tersebut.[4] Video dokumentasi: Muslim Black Slavery
Gerakan tentara Islam tidak dapat di hentikan, dan tidak ada catatan sejarah bahwa ada orang-orang Islam yang protes atas expansi militer Islam dan perbudakan atas orang Afrika kulit hitam tersebut.
Selama periode 1400 tahun, tentu ada yang orang Islam yang murtad, namun tidak bernilai besar. Sebaliknya, para Muslim sedunia bangga akan Islam, khususnya pada masa Kerajaan Ottoman Turki (1301-1922) yang memiliki kekuatan militer yang besar, masa Ottoman ini disebut sebagai ”Jaman Keemasan Islam.” [5]

II. Sejarah Islam di Abad 20 dan 21. Memasuki abad 20, Islam merupakan agama yang masih cepat berkembang, sekalipun Kerajaan Ottoman mulai lemah sejak abad ke 16, dan runtuh setelah Perang Dunia I – terutama karena kerusakan moral. Pemerintah Turki mencoba membasmi suku Armenia secara sistimatis; 1.000.000 (satu juta) orang Kristen Armenia dimusnahkan. Pemusnahan masal ini terbagi dalam tiga gelombang pembantaian: 1904, 1909 dan terparah pada tahun 1915. Serangan militer Islam di Bangladesh, telah menyebabkan 30 juta orang Hindu terusir.[6]
Mendekati akhir abad 20, Iran menjadi Negara Islam Republik pada 1 April 1979, tepat dua bulan setelah Ayatollah Khomeini kembali ke Iran. 10 hari setelah Khomeini di Iran, ratusan pendukung pemerintahan lama dieksekusi. Pada 4 November tahun yang sama, para mahasiswa Islam Iran menyerbu Kedutaan AS, menahan 66 orang, mayoritas orang Amerika. September 1980, meletus Perang Iran-Iraq yang berakhir pada tahun 1988. Ini merupakan perang antar agama Islam (Shia melawan Sunni) yang sangat berdarah dan berat.

A. Lahirnya Trend Muslim Murtad (TMM). Gelombang kekerasan para pengikut Islam terhadap bukan-Islam, diberlakukannya hukum sharia yang ketat bagi komunitasnya sendiri dan disertai konfik antara sesama aliran Islam telah menyebabkan lahirnya TMM.
Lebih dari satu juta orang Iran murtad dari Islam sejak Khomeini menjadikan Iran sebagai Negara Islam Republik (NIR). ”Dalam 20 tahun terakhir, lebih banyak orang Iran datang kepada Yeshua dibanding abad 14 terakhir,” kata Lazarus Yeghnazar, penginjil kelahiran Iran kepada majalah Charisma edisi Juni 2004.[7] Sekarang telah ada lebih dari dua juta orang Kristen di Iran.
Aksi-aksi terror yang berkelanjutan dari militan Islam pada negara-negara di sekitar Laut Mediteranian terhadap Muslim yang moderat dan rakyat sipil Israel telah menyebabkan banyak orang Muslim yang suka damai dan bahkan beberapa aktivis PLO keluar dari Islam. Mark A. Gabriel, Jerry Rassamni,  Noni Darwish, Wafa Sultan, Walid Shoebat, Majed El- Shafie, Ali Sina, Ayaan Hirsi Ali, Mosab H. Yousef (Son of Hamas), Amani Mostafa adalah para Muslim murtad akibat dari tindak kekerasan saudara seiman mereka sendiri. Bagaimanapun Trend Muslim Menolak Islam Fundamentalisme (TMMIF) belum terjadi. Para Muslim masih takut dengan lingkungan mereka; hukum Islam (Hukum Sharia) membenarkan umatnya membunuh anggotanya, bahkan sanak famili sendiri, yang berani mengeritik Islam dan nabinya. Banyak orang Islam masih berpikir bahwa “mengeritik Islam” adalah tabu dan akan masuk api neraka, sebab mereka telah diajar bahwa agama Islam adalah satu-satunya agama yang dibenarkan oleh Allah, dan Kuran adalah 100% benar dan diturunkan langsung dari langit.Kebaktian Penginjilan di Durban Afrika Selatan
Memasuki abad 21, ada beberapa peristiwa serangan terrorist yang besar terjadi di negara-negara Barat.  Serangan terrorist 11 September 2001, hampir 3000 orang sipil tewas atas serangan ‘terroris Islam’ di kota New York.[8] Di Madrid, Spanyol, Muslim meledakkan kereta listrik (11 Maret 2004) dengan 10 bungkusan bom yang di dalamnya diisi paku-paku; menewaskan 191 jiwa dan hampir 1800 orang luka-luka. Menjadikan peristiwa ini sebagai serangan terrorist terburuk dalam sejarah Eropa di abad modern.[9] Lalu 7 Juli 2005 bus angkutan umum diledakkan oleh pembom bunuh diri Muslim, menewaskan 52 penumpang dan 700 luka-luka.[10]
Konsekuensi dari semua terror tersebut menyebabkan terciptanya Trend Muslim Murtad secara global. Dan lahirnya organisasi-organisasi dan komunitas ”ex-Muslim,” seperti:

Suatu yang penting telah terjadi di Rusia. 5 April 2007, sekolompok ex-Muslim, Muslim dan kelompok lainnya bertemu di St. Peterburg (disebut The St. Peterburg Declaration) mereka membuat pernyataan bersama: “Kami menyerukan kepada para pemerintah dunia untuk menolak hukum Syariah (Sharia), pengadilan-pengadilan fatwa, aturan pemimpin agama, dan sangsi negara agama dalam segala bentuknya; menentang semua hukuman atas penghujatan dan kemurtadan, sesuai dengan Deklarasi Universal Hak-hak Manusia Pasal 18.”

Gelombang Muslim murtad terbesar terjadi di benua Afrika, sedikitnya enam juta Muslim murtad menjadi Kristen pertahun, Al Katani mengakui di TV Al Jazirah, media Arab terkenal . Al Katani adalah seorang tokoh Islam Afrika. Sehingga menjadikan penduduk Kristen berkembang dari 8-9% di tahun 2000 menjadi 13,1 % di 2010, Pew Research menulis.[11] Banyak orang Muslim di Baratpun mulai mempertanyakan agama mereka sendiri, dan melahirkan Gereja-gereja imigran di berbagai kota dan negara Barat, ada juga dari mereka yang menjadi Atheis. Sebuah organisasi Islam berpusat di Inggris berkata dua juta Muslim Indonesia murtad pertahunnya. Sampai titik ini, TMMIF masih belum lahir! – Muslim masih tutup mulut dan tidak berbuat apapun untuk menegur – apalagi mencoba menghentikan secara terang-terangan saudara-saudara mereka yang terlibat dalam jihad.
B. Lahirnya Trend Muslim Menolak Islam Fundamentalisme (TMMIF) Muslim-muslim di Barat menentang Negara Islam Irak dan Syria
Mesir. Meletusnya Jalan Arab (Arab Spring) di negara-negara Afrika Utara, yang berawal di Tunisia, telah menumbangkan banyak diktator (Muslim moderat), namun yang mengejutkan rakyat adalah lahirnya pemimpin pemimpin baru berlatar belakang Islam garis keras. Mereka ingin menerapkan hukum Sharia sebagai hukum negara. Misalnya di Mesir, Mohammad Morsi, orang kuat dari organisasi Islam garis keras terpilih jadi president. Tiga juta (3.000.000) rakyat Mesir turun membanjiri jalanan pusat kota Kairo untuk memaksa President Muhammad Morsi turun dari jabatannya di bulan Juli 2012, tepat satu tahun setelah ia terpilih. Tidak diragukan dari 3 juta tersebut terdapat juga para Kristen Koptik dan orang sekuler, namun ke dua kelompok ini tergolong sangat minoritas di Mesir.
Momentum anti-Islam garis keras di Mesir ini diperkuat dengan dukungan (keuangan dan politik) para raja-raja Arab – kecuali Qatar – yang tergabung dalam Persatuan Negara-negara Teluk. Jejak rakyat Mesir ini kemudian diikuti oPara Muslim di Barat turun kejalan menentang terrorismeleh rakyat Tunisia.

Bacaan berkait:

TMMIF menjadi global setelah lahirnya Negara Islam Khalifah. Memasuki bulan Juli 2014, masyarakat Islam di berbagai negara mulai terbangun dengan perubahan perang di Irak dan Syria. Beberapa minggu kemudian para pemimpin Islam dan komunitas Islam secara global mulai mengangkat suara di media menolak NIK.
Mungkin sebagian Anda bertanya ”mengapa TMMIF baru terjadi setelah pertengahan Juli 2014? Bukankah kesadisan radikal Muslim,  teror dan banjir darah sudah sering terjadi sebelum 2010, dan bom-bom meledak di banyak negara: di Bali, Solo, di Sanaa, Yamen,terlebih lagi di Irak sejak 2003, yakni setelah tentara AS keluar dari Irak?” Data di bawa ini mungkin bisa menolong menjawab pertanyaan Anda.

Para Muslim Oslo demo anti-NIK NOT In My NameBerita dunia mencatat hal-hal berikut: Maret 2014 adalah awal tahun ketiga dari Perang Syria, sekitar 200.000 (dua ratus ribu) tewas dan hampir separuh penduduk Syria menjadi pengungsi.
Demo menuntut perbaikan ekonomi di Syria, segera berkembang menjadi perang Shia-Sunni setelah raja-raja Arab terlibat, juga Turki dan Yordania; AS, Inggirs dan Perancis masuk ke dalam klub mereka. Perang ini semakin keruh setelah para Muslim Sunni yang tinggal di negara-negara Barat bergabung dengan para oposisi, bahkan diantara mereka juga terdapat beberapa Muslim kulit putih; ditambah Iran dan organisasi Hesbollah membantu saudara mereka yang juga Shia, sehingga perang menjalar ke Irak dan Libanon. Pemerintah AS mengirim team tentara ahlinya untuk melatih mereka di Yordania. Lihat: U.S. Caught Training ISIS Terrorist At Secret Jordan Base.

Pertengahan Juni 2014, perang Syria menyebar ke Irak Utara, namun kali ini bukan sekedar Muslim Sunni memerangi Muslim Shia, tetapi berubah menjadi gerakkan lahirnya kembali Negara Islam Khalifah abad 21, yang dipimpin oleh Abu Bakr al-Bagdadi (1971-x), seorang doktor dalaMilitan Negara Islam Khalifah dengan senjatanyam bidang agama Islam dari Universitas Islam Bagdad, Irak. Sebelum Abu Bakr menjadi Emir (Penguasa otonom) Negara Islam Irak (NII), pada 2006, ia sudah menjadi tokoh Islam penting setelah akhir pendudukan AS atas Irak (2003). NII dikenal juga sebagai “Al-Qaida di Irak.” 8 April 2013, ia merubah NII menjadi NIIS (ISIS in English). Lalu menjadi NIK (Negara Islam Khalifah) pada tgl 29 Juni 2014, dan ia memproklamirkan dirinya sebagai Khalifah Ibrahim.[12] Brother Rasheed dari Al-Hayat TV bahwa ia sangat yakin bahwa organisasi Islam NIIS yang sekarang menjadi NIK adalah benar-benar mewakili Islam. Pernyataan ex-imam Marokko ditayangkan sehubungan dengan memperbaiki pernyataan President Obama.

Setiap kota dan desa yang direbut pejuang NIK selalu disertai eksekusi mati massal bagi lelaki dewasa dan anak-anak, mengambil para wanita muda untuk kepuasa sex mereka dan dijual sebagai budak, juga penguburan hidup-hidup. Yang terakhir terjadi pada orang Yazidi. Hal ini dilakukan NIK tanpa pandang suku atau agama (Kristen, Shia, Yazidi, bahkan juga Sunni). Dan NIK mendokumentasikan aksi terror mereka melalui foto dan video, dan langsung mentayangkannya ke media sosial – sebagai propaganda visinya, sekaligus perang dan terror mental bagi lawannya. Dengan merebut tanah, harta kekayaan korbannya, menjual wanita dan merbut sumber-sumber pertambangan minyak, NIK sekarang telah menjadi kelompok Islam terrorist terkaya sedunia menurut the Internasional Business Times. ISIS is the World’s Richest Terrorist Group
Visi dari Abu Bakr ini juga diikuti oleh organisasi Islam Bako Haram (Nigeria) dan Taliban (Afganistan dan Pakistan).
Berikut ini peristiwa bSharia hanya dapat ada dibangun dengan senjata militan NIKesar aksi militer dan serangan terror Islam di beberapa negara pada tahun 2014:[13]

  • Di Nigeria, 336 orang Kristen dibantai pada 7 Mei 2014, kemudian 276 murid SMP wanita diculik oleh Boko Haram dan dipaksa masuk Islam dan sebagian dijual sebagai budak. Kemudian 997 Kristen dibantai di Gwoza pada 6 Agustus 2014, lalu 1 September 350 Kristen di beberapa desa dibunuh.
  • Di Syria: 15/8/2014 700 penduduk desa Deir al-Zor dieksekusi oleh pengikut NIK
  • Di Irak: 29/7/2014 – NIK mengeksekusi 200 orang Shia di Tikrit, dan sebulan kemudian 88 orang Yazidi (agama Iran kuno) dieksekusi dan anak-anak dan wanita tua dikubur hidup-hidup. Wanita mudanya mereka jadikan pemuas birahi mereka dan sebagian dijual sebagai budak.

Bacaan berkait:

TMMIF terjadi setelah media Internasional menyoroti aktivitas brutal NIK dan menuding para pemimpin dunia yang telah mendukung para militan Sunni di Syria tersebut yang akhirnya satu dari mereka lahir sebagai NIK. Raja Arab Saudi, Kuwait dan Emirat Arab akhirnya merubah haluan, dan Negara-negara mengambil tindakan tegas, khususnya Australia dan Jerman;

  • pemerintah melarang pengibaran bendera jihad (hitam bertulisan Arab),
  • penangkapan para aktifis Islam radikal. 800 anggota keamanan Australia telah menggeledah rumah-rumah mereka dan menahan 15 orang. Ini merupakan operasi anti-terrorisme terbesar dalam sejarah Australia, koran Australia menulis.[15]
  • membekukan transfer uang para simpatisan NIK.
  • melancarakan serangan udara di Irak dan kemudian di Syria: Negara yang terlibat: AS, Perancis, Inggris, Belanda, Kanada (mulai Oktober); dari Negara Teluk: Saudi, Emirat Arab

NIK membalas ’campur tangan’ AS ini dengan tindakan eksekusi penjagalan atas dua wartawan AS di depan kamera. Diikuti warga kulit putih Perancis dan Inggris.
Sampai pada titik ini, dibarengi dengan sepakatnya negara-negara Arab dan Barat memerangi NIK secara militer maka lahirlah TMMIF abad 21: Para Muslim secara global memberi pernyataan: “NIK bukan Islam!” ”Tidak Dalam Namaku!” dan NO2ISIS! . Beberapa contoh:
Majelis Ulama Indonesia NIIS NIK haram dan melawan ajaran IslamDi Negara Islam dan atau mayoritas berpenduduk beragama Islam:

  • Mesir. Grand Mufti Shawqi Allam, “Adalah kesalahan besar untuk menggambarkan sosok terrorist sebagai sebuah Negara Islam.” [16]
  • Israel. Salah al-Din ibn Abu Arafa, imam Palestina, dengan marah ia berkata bahwa para pemimpin NIIS adalah orang-orang munafik “sementara rakyat Muslim kelaparan, tidur ditenda, mereka terbang ke London dan Turky menginap di hotel-hotel mewah dan istana-istana untuk mengundang orang berjihad. Berhenti membohongi kami! Hentikan kebohongan kalian!” Lihat ini.: Sunni Imam of Aqsa Mosque to ISIS: Stop Deceiving Muslims (English Subtitles) 
  • Iyad Ameen Madani, pemimpin tertinggi dari Organisasi of Islamic Cooperation. Mewakili 57 negara dan 1,4 milyard Muslim. “Mengusir paksa di bawah ancaman eksekusi adalah kriminal yang tidak dapat ditoleransi. Negara Islam (the Islamic State) tidak ada hubungannya dengan Islam dan prinsip-prinsipnya yang menyerukan keadilan, kelembutan, keadilan, kebebasan dari iman dan kehadiran.”
  • Saudi Arabia: Para anggota NIK adalah orang mutad, imam Sa’d Al-Shathri berfatwa 
  • Irak. Imam Sunni: “NIIS adalah anjing-anjing dari Neraka” Iraqi Sunni Cleric: ISIS are Dogs from Hell 
  • Turki. Mehmet Gormez, iman, “ Orang-orang Muslim seharusnya tidak bermusuhan terhadap orang-orang yang berbeda pandangan, nilai-nilai dan keyakinan-keyakinan, dan mengangap mereka sebagai musuh-musuh.” [18]
  • The International Union of Muslim Scholars (IUMS). “IUMS menentang pengusiran paksa saudara-saudara Kristen Irak dari rumah-rumah, kota-kota dan profinsi-profinsi mereka. Semua ini adalah tindakan merusak hukum-hukum Islam, nurani Islam dan hanya meninggalkan gambaran negatif tentang Islam dan Muslim.” [19]
  • Indonesia. Din Syamsudin, pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) disertai parak tokoh MUI lainnya menyatakan, “Tidaklah perlu bagi kami untuk menyatakan NIIS (NIK) sebagai haram sebab iImam Saudi anggota NIK harus membunuh pemimpin merekatu sudahlah jelas bahwa NIIS berdiri menentang ajaran-ajaran Islam.” (7/8/2014); Slamet E. Yusuf, dewan eksekutif NU. “Publik haruslah kritis. Ini bukan tentang khalifat (Negara Islam), tetapi bekerja untuk urusan sendiri dan keuntungan dari masalah sektarian.” Abdul Mu’ti, seketaris Muhammadiyah juga memberi komentar sejenis. [20]
  • Sosial Media. Muslims Against ISIS Community. Kami berpikir itu sekarang tugas kita agar lebih waspada demi anak-anak kita dan Islam atas pikiran-pikiran ekstrim yang merebut masyarakat kita … Mari kita mulai Jihad kita, Jihad melawan NIK dan setiap bentuk extremism, pengabaian dan ketidak adilan di dalam komunitas kita.”  Komunitas Muslim ini menyertai vidio: Hamza Yusuf: ”Islam, dalam bahaya ada direbut oleh ORANG-ORANG GILA! (MAD PEOPLE) 

Di Negara Barat (Eropa, Amerika, Australia)

  • Dua imam terkemuka Inggris. Sayed Ali Rizvi (Shia): “We are Muslims united against ISIS, against terrorism, against atrocity, against pain and suffering.” Maulana Shahid Raza, “As a Sunni Muslim, I do not accept the Caliphate of ISIS, I consider ISIS as a terrorist organization.” (12/7) [21]
  • Jerman. Para pemimpin utama Muslim seluruh Jerman telah mendorong semua umat Islam untuk memakai sembayang Jumat (19/9) ber-rally menentang Negara Islam. Aiman Mazyek, pemimpin Dewan Pusat Muslim di Jerman menyatakan NIK sebagai ”para terrorist sungguhan dan para pembunuh” yang telah menyeret Islam ”melewati lumpur.” Ia berkata: ”Islam adalah agama damai, buat itu jelas bahwa mayoritas Muslim di negara ini dan seluruh dunia berpikir dan bertindak berbeda.” [22]
  • AS. Imam Mohamed Magid, President The Islamic Society of North America (ISNA). “Perbuatan Ribuan Muslim Oslo parade anti NIK NO 2 ISISNIIS menentang para agama minoritas di Irak melanggar ajaran Kuran,” (mengutip Text Mecca) surah 2:256, ‘Hendaklah tidak ada paksaan dalam beragama,’ perbuatan mereka harus ditolak.” [23]
  • AS. The Council on American-Islamic Relations (CAIR), “Agama tidak mendorong membunuh orang-orang sipil, menyembelih ahli-ahli agama atau menghancurkan rumah-rumah ibadah. Kami menyalahi tindakan NIIS dan menolak bahwa semua Muslim harus mentaati pemimpinnya.” [24]

Kontra pendapat. Tentu tidak semua Muslim setuju dengan pendapat-pendapat di atas, khususnya di kalangan pemuda Muslim. Diantaranya:

  • Abu Muhammad dari Indonesia dengan video “Join the Ranks” mendorong orang-orang Indonesia untuk berpartisipasi dalam jihad, berkata bahwa itu adalah kewajiban yang diamanatkan oleh ALLAH untuk para Muslim.
  • Sekelompok Muslim London menyebarkan selebaran berjihad Khalifah telah Dibangun kembali bertuliskan ayat Kuran surah 24:55 (ayat panggilan ber-jihad demi ALLAH). Mereka adalah murid-murid dari imam Omar Bakri dan pengkotbah Anjem Choudary. Anjem sempat ditahan Polisi Inggris karena menyebarkan pesan jihad dan bergabung ke NIK. (13/7) [25]

Komentar: Menurut pengamatan saya, fenomena Trend Muslim Murtad dan Trend Muslim Menolak Islam Fundamentalisme ini terjadi oleh tiga faktor utama:
1. Waktunya YAHWEH telah tiba. Adonai Yeshua Ha Mashiah dalam 1-2 dekade terakhir ini telah menampakkan diri-Nya secara aktif di negara-negara Islam yang tertutup bagi para misionari untuk memberitakan Injil. Para Muslim di dalam kehausan rohani mereka telah mendapat jawaban melalui kunjungan Yeshua, melalui mimpi, penglihatan supernatural, penglihatan mata jasmani, kesembuhan jasmani melalui doa-uji mereka kepada Yeshua. Bahkan Yeshua datang melalui mimpi kepada seorang bapa yang sedang menjalankan ibadah Haji di Saudi.
2. Kemajuan teknologi komunikasi. Perangkat TV baru muncul tahun 50an, lalu lahirlah TV satelit, diikuti dengan telepon genggam. Dengan lahirnya jaringan internet di awal tahun 2000 dan diikuti terciptanya media sMuslim Inggris kampanye menentang NIKosial (web log, facebook, twiter), susah untuk pemimpin agama atau politik untuk menghentikan informasi. Jalan Arab yang menghebohkan negara-negara Islam di Afrika utara dan menumbangkan pemimpinnya adalah hasil dari hadirnya media sosial. Saya ingat persis ketika antena parabola diperkenalkan di Indonesia tahun 1985, Harmoko yang saat itu menjabat sebagai Menteri Penerangan Indonesia, sempat membuat undang-undang pelarangan pemakaian antena parabola, demi mencegah pencemaran budaya Barat masuk ke Indonesia. Saat ini dengan lahirnya Smartphone (telpon genggam canggih), siapakah yang bisa menghentikan informasi?
3. ideologi politik Islam praktis telah mengambil proporsi terlalu banyak dibanding kehidupan keagamaan; pendapat ini saya dasarkan setelah banyak meneliti kesaksian para Muslim yang keluar dari Islam. Dengan kata lain rohaniwan Muslim (’Muslim moderat’, polikus Barat menyebutnya) telah jenuh dengan aksi-aksi jihad yang dilakukan oleh politikus Islam. Professor sejarah Islam asal Mesir menyatakan bahwa Islam terdiri dari agama dan politik, dan ini sudah terkandung sejak Muhammad melahirkan agama Islam, kedua unsur ini terbagi di dalam sebelum dan sesudah ia pindah ke Medina, yang digambarkan oleh professor ini sebagai berikut:[26]

  • Di Mekka: ia mengundang orang untuk masuk Islam melalui kotbah; di Medina: ia memaksa orang untuk pindah (ke Islam) melalui pedang Muslim Sunni menentang sex jihad Negara Islam
  • Di Mekka: ia bertindak seperti seorang imam, hidup pada kehidupan doa, berpuasa dan menyembah; di Medina: Ia bersifat seperti seorang komandan militer, secara pribadi ia memimpin 27 penyerangan.
  • Di Mekka: ia hanya memiliki satu isteri, Khadija, untuk 12 tahun lamanya; di Medina: ia menikahi 12 wanita lagi hanya dalam 10 tahun.
  • Di Mekka: ia berjuang menentang penyembahan berhala; di Medina: ia berjuang menentang People of the Book (para Yahudi dan Kristen).

60 % ayat-ayat Kuran berbicara tentang jihad (‘perang suci’), sebab Muhammad menerima lebih (inspirasi ayat-ayat) Kuran setelah ia meninggalkan Mekka. Jihad telah menjadi kekuatan dasar dan tenaga penggerak Islam,” professor ini berkata. Apakah dengan TMMIF itu berarti para Muslim yang menolak aksi jihad Negara Islam Khalifah telah menyunat 60% isi dari Kuran? Pada dasarnya, pernyataan-pernyataan para pemimpin Islam dan masyarakat Islam sedunia ini adalah suatu langkah besar yang sangat positif bagi kesejahteraan dunia. Dan saya yakin dengan pernyataan tersebut beban berat moril di pundak mereka telah terlepas. Saya mewakili umat Kristen, mengucapkan “Terima kasih yang besar kepada semua orang Muslim yang telah turut serta di dalam menjaga perdamaian dan kesejahteraaan sesama manusia di bumi ini. Adonai Yeshua Ha Mashiah memberkati Anda semua, dan shalom (damai sejahtera) sorgawi kiranya turun ke atas keluarga Anda! Amin.”

Catatan Kaki:

1. Mark A.Gabirel Ph.D., ISLAM and TERRORISM. Cp.9: Muhammad Delaclars Jihad, pg 70. Buku-buku karyanya bisa dilihat pada Daftar Buku Membahas Ajaran Agama Islam dan Nabi Muhammad
2. “Perekruitan ada diminyaki melalui instink-instink dari prajurit-prajurit padang pasir – napsu sex dan serakah. Haruslah ada jarahan keuangan dan hadiah sex bagi prajurit yang menang.” Islam Religion of Peace or War?, booklet footnote 5: Sahih Muslim, Kitab al-Nikah, Bab: Nikah al-Muta wa Bayan Anahu Ubiha Thuma Nusikha Wa Istaqar Tahrimuh Ila Yawm al-Qiyama; and Al-Alusi, Tfasir al-Quran li Surat al-Fateh 1; and Tarikh al-Tabari 2:101
3. James M. Arlandson; Timeline of the Islamic Crusades, The Truth about Islamic Imperialism  (Diambil 8 Oktober 2014)
4. Data membandingkan: Pasar budak mereka umumnya Afrika Utara dan Timur Tengah. Perbudakan Barat atas orang kulit hitam: Ada sebanyak 11 juta budak kulit Hitam. Dua dari setiap tiga budak yang dilayarkan ke Atlantik (oleh Barat) adalah para pria, dan hanya 10% yang meninggal di perjalanan. Mereka di pekerjakan di perkebunan, bukan sebagai budak sex.
Data bisa dibaca di sini: Muslim Statistics (Slavery)
DENIALS OF ISLAMIC SLAVERY denials-of-islamic-slavery/ ; Two Views of The History of Islamic Slavery in Africa. Buku: Islam’s Black Slaves: The Other Black Diaspora
5. Ottoman Empire and Why was the Empire successful?
6. Islamic Terrorism – Is it a New Threat? by M.A. Khan ; M.A. Khan pengarang buku Islamic Jihad, A Legacy of Forced Conversion, Imperialism, and Slavery
7. Iran: Kebangunan Rohani besar-besaran telah datang!
8. Islamic Terror Attacks on American Soil
9. The worst Islamist attack in European history
10. 7 July 2005 London bombings
11. Agama/ kepercayaan apa yang paling cepat bertumbuh di dunia? Data pertumbuhan Kristen
12. Abu Bakr al-Baghdadi by Wikipedia
13. The List of Islamic Terror Attacks from 2014
14. Chibok schoolgirls kidnapping
15. Police swoop on Sydney, Brisbane homes in terror raids
16. Egypt’s top Muslim leader condemns Islamic State as a ‘bloody’ threat to Islam
17. Muslim Leaders Worldwide Condemn ISIS
18. Idem dengan 17
19. Influential Muslim Group Condemns Christian Treatment by Islamic State in Iraq
20. MUI joins nationwide campaign against ISIL ; Muslim leaders condemn support for ISIL by JakartaPost
21. Sunni And Shiite British Imams Denounce ISIS Together In New Video
22. German Muslims hold day of protest against ISIS jihadists (terbit 20/9)
Koran online ini menulis: “Itu datang setelah Jerman melarang semua dukungan terhadap para pemberontak NI di Syria dan Irak dan telah memutuskan untuk mengirim persenjataan bagi para pejuang Kurdi yang bertempur melawan kekuatan-kekuatan NI.”
23. The Muslims who are condemning ISIS. (diambil 7/10/2014).  The ISNA payung organisasi Islam tertua dan terbesar di AS.
24. Idem dengan 23. Organisasi Islam terbesar AS yang bergerak dalam hukum sipil. Dikenal memiliki hubungan erat dengan The Muslim Brotherhood dan Hamas.
25. Radical students hand out Isis leaflets on Oxford Street in attempt to get

26. British Muslims to join jihad
Mark A. Gabriel, Ph.D., Islam and Terrorism. Cp. 9: Muhammad Declares Jihad. Hal 69-70

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Iklan

Para pemimpin Dunia menyusun stategi di Paris untuk memerangi Negara Islam Kalifah (NIK)


“Dan kamu akan segera mendengar peperangan dan berita-berita perang. Perhatikanlah, janganlah ketakutan, karena seharusnyalah semua itu terjadi , tetapi hal itu belumlah kesudahannya …. Dan semua ini merupakan awal penderitaan … Dan siapa yang (imannya) bertahan sampai kesudahannya, dia akan diselamatkan.” – Yeshua  Ha Mashiah (Matius 24:6-13

Pertemuan Paris memerangi Negara Islam KhalifahPara tokoh senior dari kualisi pimpinan AS dibentuk untuk memerangi para militan Negara Islam mengadakan rapat di Paris Senin ini untuk berdiskusi bagaimana mengalahkan kelompok ekstrimist tersebut yang merebut sejumlah wilayah besar Irak dan Syria sejak peluncuran serangan Juni lalu, France.24.com melaporkan.
Pertemuaan ini dihadiri oleh 30 negara, termasuk president Irak dan Menteri Luar Negeri Russia. Pertemuan ini terjadi hanya beberapa hari setelah militan Negara Islam Khalifah memvideokan dengan sengaja eksekusi David Haines, 44 tahun, seorang pekerja sosial warga Inggris yang bekerja Syria; sebelumnya NIK telah melakukan hal yang sama kepada dua wartawan Amerika Serikat.
PM Inggris, David Cameron, pada pernyataannya hari Minggu sehubungan dengan video eksekusi Haines , telah bersumpah untuk melakukan apapun yang diperlukan untuk menolong mengalahkan para militan Negara Islam tersebut. PM Inggris ini berkata bahwa “para militan Negara Islam ini bukanlah para Muslim, tetapi para monster.” Sementara MenLu Jerman menyebut eksekusi Haines itu sebagai ”suatu tindakan menjijikkan dari kekerasan barbar yang melampau batas-batas peradaban manusia.” Dan PM Jerman Angela Markel menggomentari itu sebagai, “Tindakan yang tidak dapat dibenarkan, para terrorist harus dihukum.”

Setiap kekerasan yang dilakukan orang Muslim atas nama Allah dan nabi  Muhammad di dalam Inggris maupun di luar, David Cameron selalu menolak mengkaitkan hal tersebut dengan agama Islam, – sehingga suatu kali seorang pemimpin Islam fanatik mengkoreksi PM tersebut, dengan mengatakan “Benar, kami melakukannya demi membela Islam.” Kebijakan PM ini disebut ”political correctness” – dengan tujuan menghindari konflik dan membuat marah ‘para Islam Moderat’ di Inggris. Lihat laporan CBN News bulan Agustus ini “Bagaimana Britania telah menjadi exporter global terrorisme.”

Beberapa negara Arab telah turut menawarkan untuk terlibat di dalam serangan udara melawan NIK di Irak. AS, sejak awal agustus, telah melakukan 160 serangan udara atas militan NIK di Irak. Pertemuan Paris bersama para delegasi Negara-negara Arab
Sejauh ini negara-negara Barat, seperti AS, Perancis, Jerman telah mencuplai perlengkapan senjata langsung ke pemimpin Kurdi di Kurdistan, tidak melalui negara Irak. Australia dan Perancis membantu AS dalam pertempuran. Kepemimpinan politik bangsa Kurdi semakin kuat dan diakui oleh pemimpin Barat, ini yang telah lama dikuatirkan oleh pemerintah Turki yang telah mengambil sekitar 40% tanah Kurdistan. Kekuatiran lain dari Turki adalah jika Kurdi menjadi negara merdeka maka Turki tidak bisa lagi mendapat harga impor minyak murah seperti yang ia dapat dari NIK. Mosul dan Kirkuk adalah dua kota minyaknya Kurdistan.

Buku-buku terbaru tentang Islam:

Komentar: Segitiga Emas Hitam di Timur TengahPerang Barat dan Timur Tengah melawan Negara Islam Khalifah ini lebih komplek dari perang-perang sebelumnya: Perang Teluk (Bush Senior) dan Perang Afganistan (B. Obama) dan juga Perang Syria, telah berlangsung 3,5 tahun (B. Obama+Perancis+Inggris). Perang ini bukan sekedar membela rasa “nasionalitas” (tiga pria Barat yang dieksekusi), dan kebutuhan sumber minyak bumi (1. Iran dan raja-raja Arab berebut “black gold triangle“; 2. Ketergantungan negara-negara Barat akan minyak), tetapi juga masalah penentuan peta politik internasional (1. Shia atau Sunni yang akan mewakili Islam di penduduk Dunia? – ini sebabnya mengapa Perancis dan AS tidak mau memerangi NIK di Syria, takut akan menguatkan posisi Al-Assad (Muslim Shia Alawit) dan tidak mengundang Iran pada Paris Summit. 2. Negara Barat apa yang akan menjadi pengendali dunia; AS, Perancis, Jerman atau Britania Raya, atau Rusia? Pada perang ini setiap negara ingin bertindak sebagai “meshiah atau juruselamat dunia.” Tidak diragukan bahwa Negara Islam Republik Iran sangat bergembira dengan bangkitnya para pemimpin Barat dan Arab memerangi Negara Islam Khalifah versi Sunni tersebut, sebab Iran, Islam Shia, memiliki versi NIKnya sendiri.

Alkitab menubuatkan secara jelas bahwa juruselamat dunia yang bersifat politik bercampur agama haruslah datang terlebih dahulu sebelum Yeshua ha Mashiah, yakni Juruselamat dan Raja Damai dan Tuhan Yang Adil yang sesungguhnya, datang untuk kedua kalinya.

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

7 Alasan Ideologi Mengapa Islam Radikalisme Ditolak Dunia


Akulah YAHWEH, itulah nama-Ku, dan Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain, dan kepujian-Ku kepada patung. (Yesaya 42:8)

Berdiri bersama melawan TERRORISMEBeberapa berita tentang perbuatan para Islam radikal dalam dekade ini:
Negara Islam Khalifah / Kalifat di mata komunitas dunia
Ketika Kebenaran terbangun dari tidurnya – Fear no more!!
Mengapa Islam radikal membenci pendidikan dan stabilitas??

1. Setiap Manusia tercipta dengan hati nurani dan akal budi atau roh dan jiwa (Ibrani 8:10 & 10:16). Sebab itulah orang yang tidak pernah mengenyam bangku sekolah pun bisa membedakan apa yang benar dan salah, bahkan sejak kecilpun anak manusia telah mampu membedakannya (Amsal 20:11), jadi apapun klaim dan alasan yang diberikan oleh Islam radikal untuk membenarkan perbuatan mereka, masyarakat dunia (terlepas dari keimanan dan kesukuan dan nasionalitas) tetap menolak ideologi yang dianut oleh para Islamist tersebut. Adonai Yeshua telah memberikan alasannya secara sederhana: Orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan barang yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat. Karena yang diucapkan mulutnya, meluap dari hatinya.” (Lukas 6:45). Islam radikalisme bahkan ditolak oleh orang Postmodernism (faham yang liberal) dan Pacifism (faham pertahanan passive, anti-kekerasan)

2. Manusia tercipta sebagai mahluk berpikir dan bersosial (Latin: homosapien). Setiap orang ketika diberi kesempatan akan secara senang untuk mengungkapkan pendapat dan bersosialisasi. Islam radikalisme melarang para pengikutnya untuk berpikir kritis. Dr Tawfik Hamid, pemikir Mesir dan ex-Jihadist, mentor jihadnya menyamakan berpikir kritis Dr Hamid ini sebagai ”otak keledai.” Bangsa di negara-negara berkembang menilai ”berpikir pasif (hanya menerima)” dan ”anti-sosial” sebagai ”perbudakan” dan ”egoistik.” Inilah sebabnya organisasi radikal Islam NIIS yang ingin mewujudkan Negara Islam Khalifa (NIK) segera – tidak lebih dari sebulan sejak klaimnya tersebut – ditolak dunia secara serempak, sebab tindakan para NIK ini sungguh merusak nilai-nilai sosial. Menarik sekali bahwa sekelompok suku Kurdi penganut Yezidiism (Percaya pada Malaikat-malaikat) cabang dari agama Persia Kuno Zoroastrianism, disebut oleh NIK sebagai ”para penyembah iblis,” mereka memilih disembelih (para pria) dan dikubur hidup-hidup (para wanita dan anak-anak) dari pada berpindak ke Islam ketika militan NIK menguasai wilayah mereka pada bulan Agustus 2014. Pemerintah Negara RRC yang menganut Sosial Komunis pun menolak Islam radikalisme.

3. Gerakannya condong pada aktifitas politik dan sedikit pada masalah agama. Bilang TIDAK ke Negara Islam Khalifah
Apapun para Islam radikal memberi nama diri mereka: Mujahidin, artinya: Pejuang Islam; Hezbollah, artinya Partai Allah; Partai Kebebasan dan Keadilan (The Muslim Brotherhood di Mesir), Partai Keadilan dan Pengembangan (didirikan oleh Recep T. Erdogan, Turki), goal satu-satunya yang mereka miliki adalah menjadi partainya / organisasinya sebagai penguasa negara. Organisasi Muslim Brohterhood adalah organisasi agama Islam yang terlarang keras di Mesir oleh karena aktifitas politik dan pembunuhan berencana President Anwar Sadat. Dan ketika Mohammad Morsi menjadi president, pertama-tama yang ia lakukan adalah mengontrol kebebasan berpendapat dan media dan memenjarakan para aktifis politik. Itupun yang dilakukan oleh Mr. Edorgan (sekarang President) yang masa mudanya sangat aktif dalam gerakan Islam, ratusan tentara segera dipecat dan dipenjarakan ketika ia memegang jabatan politik dan puluhan wartawan juga mendekam di penjara. Penduduk negara Islam lebih memilih raja (di Arab Paninsula) dan president (di Pakistan, Malaysia) sebagai pemimpin mereka daripada seorang Khalifah (pemimpin agama Islam sekaligus politik), sebab bagi mereka politik Islam sama seperti negara Komunis – melenyapkan kebebasan beragama melalui pemaksaan beribadah secara ketat. Contoh: Mesir; hampir 30 tahun rakyat Mesir dibawah Jendral Mubarak, akhirnya tumbang karena ia telah menjadi diktator, setahun Morsi (orang kuat Muslim Brotherhood) menjadi president, tiga juta rakyat turun kejalan dan memilih Jendral Sisi untuk jadi president. Penduduk Arab di Gaza dan West Bank; mereka lebih suka kepemimpinan Abbas (Fatah) dari pada Hamas. Konflik terbaru Israel-Hamas telah membuat aktifis politik dan rakyat Palestina telah terang-terangan menolak Hamas. Indonesia yang disebut ”Negara berpenduduk Muslim terbesar sedunia,” tidak pernah dalam sejarah kemerdekaannya rakyat memilih pemimpin negara berlatar belakang Islam radikalisime, sebaliknya gerakkan Jemaat Islamiah dan FPI (Front Pembela Islam) semakin dijauhkan rakyat. Islam radikalisme ditolak oleh masyarakat Islam Moderat, dengan kata lain, Faham Text Mekkah lebih disukai daripada Text Medina.

Kristen Timur Tengah protest menentang Negara Islam4. Islam Radikalisme bertentangan dengan Perintah, Ajaran dan Hukum YAHWEH. Keadilan dan menghormati warga asing adalah salah satu tulang belakang ideologi Negara Israel dan komunitas Kristen se dunia. Setiap orang Muslim dijamin hidup aman dan mendapatkan hak asasinya di seluruh teritorial penganut ajaran Alkitab, sekalipun mayoritas pemeluk Islam berlaku sebaliknya, sebab penganut Alkitab mendasari ajarannya pada “Kasih” dan “Mengampuni.” Tidaklah mengherankan jika Islam radikalisme ditolak mentah-mentah oleh orang Yahudi, bahkan sejak di Medina di jaman Muhammad, dan Kristen yang beriman kepada Kitab Suci Alkitab. Orang-orang Kitab (the People of the Book), Kuran menyebut orang Yahudi dan Kristen, mereka lebih memilih kehilangan harta (tanah dan benda) bahkan menjadi martir daripada hidup di dalam ideologi Islam garis keras (Text Medina). Buah dari Islam Radikalisme adalah keruntuhan negara dan bukan pertumbuhan.

5. Islam Radikalisme bertentangan dengan perintah nabi Muhammad menghormati ajaran Torah (Taurat), Mazmur (Zabur) dan Injil (Surah 5:44-45 & 48:29).
• Torah: terdapat perintah dan pengajaran tentang kode etik beribadah (hubungan vertikal antara manusia dengan Penciptanya) dan kode etik bersosialisasi (hubungan horizontal manusia dengan sesamanya)
• Mazmur: ekpresi syukur dan pengharapan manusia kepada Penciptanya melalui lagu, pantun, berpikir kritis. Di seluruh Alkitab ada 102 ayat dengan akar kata “nyanyi” dan 16 ayat dengan kata “musik.” NIK, Hamas, Taliban melarang orang bernyanyi dan bermain alat musik.
• Injil. Di dalamnya terdapat empat kitab: Matius, Markus, Lukas dan Yohanes. Disini terletak seluruh ajaran dan sejarah kehidupan Yeshua Ha Mashiah (dalam Islam dikenal sebagai Isa al-Masih)
Tidaklah heran masyarakat Islam Moderat, yang percaya bahwa kasih dan keharmonisan hidup dan saling menghormati antar sesama kepercayaan yang berlainan adalah prioritas, terang-terangan mempertanyakan motif dan tujuan gerakan Islam radikalisme.

Para Wanita Kurdi protes melawan Negara Islam6. Islam Radikalisme menekan secara brutal hak-hak asasi wanita dan anak-anak. Dalam Hukum Islam hak wanita di pengadilan adalah 50% (1/2) dibanding hak pria; demikian juga di dalam harta warisan. Namun di dalam Islam Radikalisme para wanita Muslim sama sekali kehilangan hak mereka; kehadiran wanita di sini hanyalah sebagai objek pemuas sex pria, mesin produksi anak untuk meneruskan penyebaran ideologi yang mengutamakan kekerasan dan pemaksaan dan sebagai pembantu rumah tangga. Wanita hanya tinggal di dalam rumah dan tidak boleh sekolah dan berkarir dan jika mereka keluar rumah mereka dilarang menunjukkan indentitas dan keunikan pribadi mereka, seluruh tubuh dibungkus kain (umumnya hitam) dan hanya sedikit wajah yang nampak; hanya memiliki status “motherhood” menurut President Turki Recep T. Erdogan di suatu pertemuan para wanita di Istanbul (24/11/2014). Pernyataan President Turki ini membuat banyak pejuang hak-hak Wanita marah. Alev Scott mengkomentari pernyataan Mr. Erdogan di the Guardian tersebut sebagai “a lone madman,” dan “president sebuah negara dari 75 juta penduduk dimana hanya 28% wanita memiliki pekerjaan resmi, 40% wanita menderita kekerasan lokal dan jutaan gadis dipaksa masuk ke dalam pernikahan dibawah-umum setiap tahunnya.” Alev Scott adalah wartawati Turki yang tinggal di Inggris.

7. Islam radikalisme mengabaikan 5 rukun (pilar) Islam, dan menggantikannya dengan Jihad sebagai kepala dari seluruh ideologi Islam. 5 pilar Islam adalah: Mengucapkan kalimat Shahadah, Salat (sembayang), Zakat (berderma), Puasa di bulan Ramadan dan Naik Haji. Contoh ideologi Jihad adalah: Ibn Ishaq:404“War has distracted me, but blame me not, ‘this my habit. Struggling with the burdens it imposes, I bear arms bestride my horse at a cavalry’s gallop, running like a wild ass in the desert.”
Ibn Ishaq:322“I will cast terror into the hearts of those who reject Me. So strike off their heads and cut off their fingers. All who oppose Me and My Prophet shall be punished severely.”  Muslim London protes menolak Negara Islam
Dengan kata lain unsur keagamaan/ibadah pada orang Islam sejenis ini hanyalah sekedar baju atau mantel, dan aksi jihad sebagai satu-satunya keberadaan dan nafas Islam. Simpelnya IR telah merubah makna “ibadah,” dari mencari dan melakukan kehendak Pencipta, dan menjadi berjuang dan mati bagi Pencipta. Qatar telah terbukti pendukung keuangan Islam radikalisme di abad 21 ini.

Profesor Sejarah Islam Mark A. Gabriel, ketika ia mempertanyakan kepada dosennya “Mengapa kamu mengajar kami selalu tentang jihad? Bagaimana dengan ayat-ayat lainnya di dalam Kuran yang berbicara tentang damai, kasih dan pengampunan?” Omar Abdel Rahman, dosennya menjawab dengan keras: ”Saudaraku ada di seluruh surah [bab] dipanggil ’Rampasan-rampasan Perang.’ Tidak ada surah dipanggil ’Damai.’ Jihad dan membunuh adalah kepala dari Islam. Jika kamu mengeluarkan mereka, kamu memotong kepala Islam.”
Ketika Prof. Gabriel menjadi dosen di Universitas Al Azhar (tempat ia mendapatkan gelarnya), mengajak para mahasiswanya berpikir kritis dan mengajar text Mekka (‘damai, kasih dan pengampunan;’ dalam Kuran tidak ada kata “kasih”), ia dipecat dan kurang dari 24 jam setelah dipecat rumahnya diserbu oleh sepasukan tentara agama; dipenjarakan dan disiksa. Perlakuan rekan-rekan Muslimnya telah membuat ia keluar dari Islam. Seorang ex-pejuang Islam, Kamal Saleem: A Muslim Cries Out to Jesus ketika ia menyadari bahwa Yeshua adalah Jalan Kebenaran yang ia selama dalam Islam cari dan minta dalam doa-doanya, ia berdoa kepada Yehsua, Master barunya, demikian “Apa yang Engkau inginkan dari ku?, aku siap mati bagi Mu.” Yeshua menjawab: “Kamu tidak perlu mati bagi Ku, sebab Aku telah mati bagimu.” Wau, ini suatu konsep ibadah yang sama sekali berbeda!

Catatan kaki:

1. Apa yang Dikatakan Al-Qur’an Mengenai Kitab Suci Sebelumnya?
dan Apakah Taurat, Zabur dan Injil?
2. Qur’an, Hadith and Scholars: Violence Under Muhammad

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog