Daftar Buku Membahas Ajaran Agama Islam dan Nabi Muhammad


Ini adalah sebuah daftar buku-buku yang membahas tentang ajaran agama Islam (isi dan penafsiran Kuran) dan Nabi Muhammad (hidup dan ajarannya), serta budaya dan politik Islam. Buku-buku ini ditulis oleh berbagai kebangsaan dan latar belakang pendidikan.

Ajaran Islam sekalipun telah hadir 1400 tahun lamanya dan pemeluknya merupakan kedua terbesar setelah Kristianiti, namun masih banyak orang – bahkan orang Islam sendiri – belum tahu benar isi Kuran dan ajaranya. Agama Islam di dunia Barat baru mulai dipelajari dengan seksama setelah peristiwa terroris 11 September 2001; tragis! Inilah waktunya untuk belajar mengenal agama Islam dan pemeluknya! “Agama Islam adalah satu-satunya agama yang unik, lain dari pada yang lain,” kata Dr. Don Richardson, ahli anthropology.

Pepatah berkata: “Tidak kenal maka tidak sayang,” Daftar buku tentang agama Islam ini dibuat dengan tujuan menolong Anda, yang bukan Islam, semakin tahu lebih baik agama Islam sehingga Anda bisa mengasihi orang-orang Islam lebih baik lagi. Untuk Anda yang beragama Islam, daftar buku ini akan membantu Anda semakin memperluas pengertian dan pengetahuan Anda tentang Islam dan nabinya, Muhammad, membawa Anda untuk melihat Islam dari sudut pandang yang lebih luas.

Telah banyak situs memuat buku-buku tentang Islam, namun tidak beraturan dan tidak menyeluruh. Daftar buku ini dibuat untuk mempermudah dan mempercepat pencarian buku-buku yang dimaksud.

Daftar buku-buku ini disusun berdasarkan nama dari penulisnya dalam urutan alphabet (A ke Z) lalu diikuti dengan judul bukunya masing-masing. Biografi singkat para penulis buku dan referensi dari review atas buku-buku dapat dilihat di bawah, di paragraph terbawah. Daftar buku ini akan di up date secara berkala.

Buku-buku tentang Islam yang dapat dibaca online akan disertakan link-nya, baik dalam bahasa Inggris maupun Indonesianya.  Daftar buku sejenis dalam dokument Scribd umumnya saya ambil dari sini: http://www.scribd.com/kapal_kertas dan http://indonesia.faithfreedom.org

Bantuan Anda mengabarkan judul buku-buku baru atau yang belum tertulis di daftar buku ini sangatlah diharapkan, demi menyempurnakan daftar buku tentang agama Islam dan nabinya. Terima kasih sebelumnya.

Pernyataan: Daftar buku ini dibuat tanpa ada hubungan komersial (penulis tidak mendapat keuntungan uang sama sekali dari penerbit atau penulis buku). Penulis daftar buku ini netral di dalam pendapat isi buku yang tertulis di dalamnya.

Pesan rasul Yohanes ini kiranya baik untuk diingat oleh kita semua (apapun latar belakang agama dan kepercayaan kita) yang hidup di ujung dari Akhir Jaman ini., Rasul berkata:

Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Elohim (Allah); sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia. (1Yoh 4:1).

Definisi Nabi palsu:  adalah sebuah panggilan bagi seorang yang “berbicara atas nama Elohim dan Firman-Nya,” tetapi sesungguhnya nabi itu tidak diutus oleh Elohim sama sekali, artinya, berita yang dibawanya adalah palsu, tidak sesuai Alkitab.

Bagaimana Anda dan saya dapat menguji dengan tepat roh-roh apa sesungguhnya yang telah mengilhami para nabi, guru (penulis buku keagamaan)? Ilhaman roh-roh yang datang dari Elohim (disebut sebagai malaikat-malaikat terang) kepada nabi, guru  akan menghasilkan ajaran yang benar – para nabi dan guru ini akan disebut nabi dan guru Elohim. Sebaliknya ilhaman roh-roh jahat yang dipimpin oleh Iblis atau Setan pada seseorang pemimpin agama akan menghasilkan ajaran sesat, kita sebut pembawa ajaran tersebut sebagai nabi dan guru palsu.
Pengujian roh-roh tidak dapat dilakukan hanya melalui pikiran sehat  manusia saja, roh harus diuji dengan roh! Jadi oleh sebab itu, dua cara ini adalah pemecahannya:

  1. Mendekatkan diri kita kepada pimpinan Roh Kudus Elohim melalui doa dan berpuasa, dan
  2. Mempelajari kitab-kitab suci yang Elohim telah berikan kepada kita. Kedua cara ini adalah sebuah koin bersisi dua, mereka tidak bisa dipisahkan. Hilang salah satu dari dua cara ini maka pengujian kita akan roh-roh tersebut tidaklah sempurna. Setiap ajaran agama (lisan dan tertulis) harus diuji dengan dua pendekatan di atas.

Semoga daftar buku ini bermanfaat bagi Anda. Salam hormat, Anggur Baru.

BUKU-BUKU KHUSUS MEMBAHAS TENTANG KITAB SUCI KURAN
Al Fadi dan teamnya: Qur’an Dilemma.   Bahasa Arab dan Inggris

Buku Qur’an Dilemma ini ditulis oleh 10 orang (menurut seorang Mesir yang saya hubungi) yang memiliki latar belakang agama Islam. Al Fadi, pria Arab Saudi, pemimpin dari penulisan  buku ini adalah bekas penganut Islam Wahabbi.

Jim Fletcher (seorang penulis bloc) menulis komentar eklusivenya tentang buku ini sebagai: “Kuran itu sendiri adalah mungkin sebuah kitab yang paling disalah artikan di dunia saat ini, dan “The Qur’an Dilemma” adalah sebuah sumber yang luar biasa untuk setiap orang – bukan Islam atau Islam – yang ingin menambah pengertian yang lebih baik.”

Beberapa pertanyaan yang diungkapkan di buku ini diantaranya:

  • Kitab suci Islam pesan yang diilhami Elohim (Allah) atau sebuah (kitab) agenda politik?
  • Bagaimanakah fungsi (role) wanita sesungguhnya yang dijabarkan oleh Kuran?
  • Apakah Kuran sungguh mengajar pengikutnya toleran kepada orang-orang yang berlainan kepercayaan?

Qur’an Dilemma adalah buku yang harus dibaca untuk orang Kristen, Yahudi dan Islam,” kata Jim Fletcher, di akhir komentarnya. Wawancara Jim dengan Al Fadi dapat dibaca di sini “Jim Fletcher interviews author who…” 

Bible.Ca: The Original Sources of the Quran

Michael Sells: Approaching the Qur’an. Kuran dengan keterangannya. Contoh dapat di lihat di pdf ini.

Usama K. Dakdot: The Generous Qur’an, An Accurate, Modern English Translation of the Qur’an, Islam’s Holiest Book.
Kuran yang diterjemahkan sebagai mana aslinya, tidak diperhalus. Penterjemah menambahkan komentar dan catatan kaki sehingga pembaca, terutama yang tidak mengerti budaya dan bahasa Arab, dapat mudah mengerti.

W. St. Clair-Tisdall: Sources of the Quran

DAFTAR BUKU MEMBAHAS AJARAN AGAMA, BUDAYA, dan POLITIK ISLAM, SERTA KEHIDUPAN NABI MUHAMMAD:
A.
Aaron Klein: Schmoozing with Terrorists
Buku “Bercakap-cakap dengan para Terrorist” benar-benar didasari dari wawancara Aaron dengan para pemimpin Islam radikal dan memgambarkan bagaimana kehidupan di USA jika berada dibawah kekuasaan Islam dan sejauh mana Islam telah masuk di USA.

Abdullah Al-Araby: The Islamization of America; The Islamic Strategies and The Christian Response

Abul Kasem: Islamic Voodoos. Part 1. 
Membahas tradisi, kebiasaan, praktek Islam dalam masyarakat Baduin di jaman nabi Muhammad.

Al Ghazoli: Christ, Muhammad and I.  Al-Masih, Muhammad dan  Saya (bhs Indonesia).
Buku ini adalah sebuah kesaksian dari hasil penelitian yang panjang atas literatur-literatur kuno Islam. Mempertunjukkan perbandingan tokoh Yeshua dengan Muhammad, serta Alkitab dengan Kuran. Mengupas pertanyaan-pertanyaan yang pelik seperti penyaliban Yeshua menurut Kuran, benarkah Alkitab telah dipalsukan dsb.
Al Ghazoli adalah bekas penasehat president Libya Muammar Qadhafi

Ali Sina: Mengenal Muhammad

Andrew C. McCarthy: The Grand JIHAD. How Islam and the Left Sabotage America

Anis A. Shorrosh; Dr.[1]  : Islam Revealed. Bhs Indonesia

Ayaan Hirsi Ali: Nomad: From Islam to America

B.
BibleProbe.com: Muhammad, Terrorist or Prophet?
Penulis membandingkan ayat-ayat Kuran dengan Alkitab untuk menunjukkan ajaran nabi Muhammad.

Bill Musk:[2]
Touching the Soul of Islam
Buku panduan yang sangat baik untuk mengerti budaya dan pola pikir Islam. Pendekatan kontektual. Ia memakai bahasa Inggris Britania.
Kissing Cousins? Christians and Muslims Face to Face
The Unseen Face of Islam
Why Do Some Muslims Become Fundamentalist?

Bill Warner: Sharia Law for Non-Muslims

Brigitte Gabriel:
THEY MUST BE STOPPED. Why We Must Defeat Radical Islam and How We Can Do It
Because They Hate: A Survivor of Islamic Terror Warns America
“Buku ini memberi peringatan yang mengerikan apa yang akan datang jika dunia demokrasi dan Barat tidak mengambil tindakan tanggung jawab untuk melindungi orang-orangnya dan masyarakatnya…,”Paul E. Vallely, Maj. General U.S. Army

Bruce Bawer: While Europe Slept: How Radical Islam is Destroying the West from within

C.
Caner, Ergun & Emir:[3] Unveiling Islam.
Buku best-selling dan mendapat medali Award-Winning Book. Buku pertama yang mengupas doktrin Islam dan kehidupan Muhammad dengan sangat jelas untuk pembaca Barat.

Christopher Luxenberg, PH.D.: The Syro-Aramaic Reading of the Koran. Bhs Indonesia. Download in pdf file. 

Chuck Morse: The NAZI Connection to ISLAMIC Terrorism. Adolf Hitler and Haj Amin Al-Husseini
Sebuah buku yang mengungkap hubungan bersejarah antara pemimpin Palestina Arab dengan pemimpn NAZI sebelum Perang Dunia Kedua.

Craig Winn:
Prophet of Doom. Bhs. Indonesia lihat di FFI
Tea with Terrorsts. Bhs. Indonesia lihat di FFI

CSPI: An Abridged Koran (Rinkasan Kuran). Online

D.
Daniel Pipes: Militant Islam Reaches America

David Horowitz: Unholy Alliance: Radical Islam and the American Left

Don Richadson: Secrets of the Koran. Bhs. Indonesia

E.
Ellis Skolfield:[4] Islam In The End Times. Bhs. Indonesia Buku akhir jaman lainnya yang mengajar bahwa “666” (“Bismallah”) dan binatang di kitab Wahyu 13 (macan, beruang dan singa) adalah negara-negara Timur Tengah, kesimpulan Mr. Skolfield ialah Islam adalah Antikristus. Anggur Baru: Nubuatan tidak dapat diinterpretasikan secara paksa. Telah banyak ditulis mengenai ketiga binatang ini dan “666” oleh ahli Alkitab.

Esther Gulshan Fatima: The Torn Veil.  Kerudung Yang Terkoyak.
Kesaksian puteri dari sebuah keluarga Islam yang sangat terpandang di Pakistan dapat bertemu secara langsung dengan Yeshua Ha Mashiah, dan dibebaskan dari kelumpuhan fisik dan kebutaan rohani. Patut dibaca.

F.
Faegheh Shirazi: Veil Unveiled: The Hijab in Modern Culture
Buku provokativ tentang hijab (penutup kepala dan wajah wanita). Penulis menerangkan apa makna sesungguhnya dari hijab ini.

Faisal Malick:
Memahami Hati Tuhan Bagi Kaum Kedar; Perjalanan Kaum Kedar di Akhir Zaman (The Destiny of Islam in the Endtimes).

Feby Abdel Messih Saleb:[5]
Origin of Violence in Islam  
My encounter with Christ, Message from her exile in Holland to all Muslims Worldwide where freedom of conscience is respected,
Perbandingan Islam dan Kristianiti: posisi wanita (rumah tangga, pengadilan dll.), sorga,  kebahagian hidup. Ditutup dengan tantangan untuk memilih Ha Mashiah atau Muhammad.
The fairy tale of “Al-Isra and Al-Miraa; ‘the night trip by Mohammad’
The Quran in pre-Islamic poetry

Fisher M.Div. : A Topical Study of the Qur’an. Online

Fjordman: Defeating Eurabia. (Eurabia =Europe+Arab)
Buku ini berurusan dengan politik dan budaya Eropa; dan bagaimana mengatasi pengaruh politik dan faham Islam melalui imigrasi dan “multibudaya” di Eropa.

Frans J.L. Zegers: Is Allah God? 
Sebuah buku yang ringkas namun jelas tentang nama “Allah.” Melalui sejarah dan tata-bahasa, serta doktrin Islam dan Kristen pembaca akan mengerti siapakah “Allah.” Buku yang bagus.

G.
G.J.O Moshay:
Anatomy of the Qur’anMemperdalam pengetahuan orang Islam akan Kuran – menghafal saja tidak cukup. Anda akan mengerti mengapa “orang Islam dilarang bertanya tentang kitab sucinya sendiri.
Who Is this Allah?Mengenali kareakter Allah di Kuran dan memperbandingkannya dengan Elohim (Allah) di Alkitab. Buku ini adalah kunci untuk mengerti akar dari gejolak Timur Tengah.

Gabriel. Sawma:[6]
The Qur’an: Misinterpreted, Mistranslated, and Misread.
The Aramaic Language of the Qur’an. Bahasa Syriak-Aram dalam Quran. Bhs Indonesia.

Gregory M. Davis:
Islam 101. Sebuah penyelasan tentang fundamental Islam
RELIGION OF PEACE? Islams War Against the World.
Davis dalam bukunya ini mencoba untuk membongkar political courage yang dikumandangkan oleh para politikus duniatentang ajaran Islam. Davis menunjukkan bukti-bukti ayat-ayat Kuran dan Hadis untuk menguatakan argumentnya. Dan pada bab terakhir bukunya ia memberikan jalan keluarnya.

H.

I.
Ibn. Warraq: Why I am not a Muslim (Online). Bhs Indonesia

J.
Jamie Glazov:
Showdown With Evil
UNITED IN HATE. The Left’s Romance With Tyranny and Terror

Joel C. Rosenberg: The Twelfth Imam

Joel Richardson:
Antichrist Islams Awaited Messiah. Indonesia
Buku yang sangat menarik membahas agama Islam dan akhir jaman versi Islam – Imam Mahdi yang akan datang. Penulis mencoba merubah pandangan klasik Gereja Paus sebagai Antikristus menjadi Imam Mahdi. Joel mengajar bagaimana ’mengadakan penjangkauan’ (meng-Injili) dengan orang Islam melalui pendekatan budaya.
The Islamic Antichrist: The Shocking Truth About the Real Nature of the Beast.

Catatan: Joel pada bukunya ini lebih menekankan bahaya dominasi kekuatan agama dan politik Islam di dunia. Sekali lagi Joel mencoba menyakinkan pembacanya bahwa Antikristus yang dinubuatkan Alkitab adalah Imam Mahdi.
Alkitab dengan jelas menulis bahwa Antikristus adalah ‘pribadi’ yang keluar dari jemaat Kristen, lihat Surat Pertama Yohanes (1 Yoh). Imam Mahdi adalah satu dari banyak Mashiah (Mesias) Palsu, namun Alkitab jelas menulis bahwa pribadi yang akan datang sebagai AntiKristus namanya bernilai ”666,” ini hanya didapatkan pada gelar dari pemimpin gereja Roma Katolik. Joel adalah orang pertama dikalangan Gereja yang menyatakan Antikristus bukan berasal dari Roma Katolik. Pengajaran Joel C. Richardson perlu diuji. Pesan rasul Yohanes di atas “ujilah roh-roh itu” perlu diingat dan dilakukan untuk setiap pengajaran yang kita dapat.

Joel Richardson dan Susa Crimp: Why We Left ISLAM. Former Muslims SPEAK OUT
Kumpulan kesaksian orang-orang dari latar belakang Islam, “Mengapa kami telah meninggalkan Islam.” Kesaksian mereka adalah bukti bahwa ”kasih yang sempurna mengalahkan ketakutan.” Buku yang menggetarkan hati dan sekaligus memberi inspirasi bagaimana terlepas dari belenggu ketakutan.

K.
Kamal Saleem: The Blood of Lambs. A Former Terrorist’s Memoir of death and redemption

L.
Liberation Movement: Ibtihal and Muslims. Bhs. Indonesia

M.
M. Ali: Islam Reviewed.

Mark A. Gabriel Ph.D.:[7]
COFFEE WITH THE PORPHET
CULTURE CLASH, Islams war on the West
ISLAM and  TERRORISM.
ISLAM and the JEWS: The Unfinished Battle. Indonesia
JESUS and MUHAMMAD. Indonesia Penulis memperbandingkan persamaan dan perbedaan pribadi Yeshua dan Muhammad.

MA Khan:
Imperialism Islam. Bhs Indonesia
Islamic Jihad

Mende Nazer: SLAVE – The True Story of a Girl’s Lost Childhood. Kesaksian.
Kisah nyata seorang gadis 12 tahun yang diperkosa lalu dijual sebagai budak. Bekerja 18 jam sehari tanpa gaji dan diperlalukan seperti binatang. Buku ini berakhir dengan suatu pengharapan  besar bagi orang yang seperti Mende.

Mona Eltahawy: Why They Hate Us; The Real War ON WOMEN

Mondher Sfar: Mencari Quran yang asli. Bhs Indonesia

Moshab Hassan: Son of Hamas. Bhs Indonesia

Mustafa Mashhur:[8] The Laws of Da’wa (Jihad is the Way).

Buku kecil yang dibuat oleh pemimpin organisasi Islam yang paling militant, buku petunjuk berjihad. Buku yang baik untuk mengerti doktrin fundamental Islam. Islam tanpa topeng. Penting untuk dibaca. Data pdf Inggris ini adalah terjemahan dari Palestinian Media Watch.org

N.

Nonie Darwish: Cruel and Usual Punishment.
“Cruel and Usual Punishment” is an insider’s look at how Muslims sacrifice their basic human rights to obey the archaic and brutal laws handed down to their prophet centuries ago.”

O.

P.
P. David Gaubatz and Paul Sperry: Muslim Mafia.
Buku yang di dasari dari kumpulan ribuan halaman catatan rahasia organisasi Islam terbesar Amerika CAIR. Buku ini mengungkap strategi Islam menguasai USA.

Pamela Geller: Stop the Islamization of America. Key words by WND.com

Peter Hammond:[9]
Slavery, Terrorism & Islam. The Historical Roots and contemporary Threat. Pengungkapan sejarah yang berani, penuh dengan dokumentasi lukisan. Buku ini membahas ancaman Islam bagi masa depan dunia, namun juga memberikan pemecahannya. Isi bab 1.Faith Under Fire in Sudan

R.
Rafat Amari: Islam Ditinjau dari Pengamatan Sejarah. Bhs. Indonesia

Rashid Alamir: Was Muhammad a Prophet of God?

R. Ehrenfeld: Funding Evil. Bhs Indonesia

Randy Taylor: Islam Greatest Illusion

Robert A. Murray: The Islamic Invasion. Bhs Indonesia

Ronald Segal: Islam’s Black Slaves: The Other Black Diaspora. Sejarah.
Sebuah buku yang membahas perbudakan Islam terhadap suku-suku Negro selama 1400 tahun

Rosemary Sookhdeo: Rahasia Dibalik Burqa. Bhs. Indonesia

Rashid Alamir: Kebenaran Tentang Muhammad. Bhs. Indonesia

Robert Spencer:[10]
The Complete Infidel’s Guide to the Koran
The Truth About Muhammad. On line.
The PIG (Politically Incorrect Guide) to Islam (and the Crusades). Indonesia
Islam: What the West Needs to Know (DVD)
Islam Unveiled.
Stealth Jihad: How Radical Islam is Subverting America without guns and boms

S.
Salman Rushdie: The Satanic Verses. Bhs Indonesia

Samuel M. Zwemer[11]The Moslem Doctrine of GodThe Moslem ChristThe Influence of Animism on IslamStudies in Popular IslamIslam: A Challenge to FaithThe Law of Apostasy in IslamHeirs of the ProphetCall to PrayerThe Use of Alms to Win ConvertsRaymund Lull, First Missionary to the MoslemsAtonement by Blood Sacrifice in Islam

Sherly Isaac: ALLAH & ELOHIM Are They the Same God? Bhs. Indonesia (sedikit)

Steven Emerson: American Jihad: The Terrorists Living Among Us

Sujid Das: Unmasking Muhammad. Online.

T.

U.

V.
Vernon Richards: ISLAM UNDRESSED. On line.
Vernon membahas kekerasan ajaran Islam, jihad, berdasarkan sejarah dan masa kini.

W.
Wafa Sultan: A God who HATES. Bhs Indonesia

Walid Shoebat:
God’s War on Terro: Islam, Prophecy and the Bible. Co writer: Joel Richardson.
Why I Left Jihad: The Root of Terrorism and the return of radical Islam

Wayne Kopping: The Third Jihad: Radical Islam’s Vision for America. DVD

Willian J. Boykin: Shariah: The Threat  To America: An Exercise In Competitive Analysis

www.1000mistakes.com; Isinya:
Book A: 1000+ MISTAKES IN THE QURAN
Book B: 1000+ COMMENTS on Jihad and Holy War
Book C: 1000+ Comments on the Quran – skeptic’s facts and thoughts”
Book D: Correcting Wrong Refuting of Some Points In http://www.1000mistakes.com”

Y.

Yoel Natan:
Jihad Holy War verses in the KoranMoon-o-theism; review

Z.
Zakaria Boutross:   Quran mengakui TRINITAS Kristen. Bhs Indonesia

Zaki Amin: Living By The Point Of My  Spear; Bahasa Indonesia

Zaky Rawdat: Achiement and Heritage of Muhammad. Bhs Indonesia

KOMIK.
Abdullah Aziz: Muhammad’s Believe It or Else!

Kehidupan dan ajaran nabi Muhammad di dalam bentuk komik. Buku komik ini dibuat oleh orang-orang tertentu atas reaksi dunia Islam terhadap carikatur nabi Muhammad yang dibuat oleh koran Denmark.

Referensi:


[1] Dr. Anis Shorrosh seorang Kristen Palesitna. Ia pernah berdebat agama dengan Ahmad Deedat (alm.)  guru Islam yang terkenal di dunia Islam.

[2] Bill Musk; Rev. adalah seorang missionary yang banyak pengalaman di negara-negara Islam, seperti Iran, Mesir, Tunisia, Turkey, Afganistan dan juga di Nigeria.

[3] Ergun dan Emir bersaudara adalah adalah putra-putra dari tokoh Islam Turkey terkenal di Amerika. Keduanya sekarang adalah ahli theologia di USA.

[4] Ellis H. Skolfield guru Alkitab lulusan Columbia Bible Collage (CBC). CBC adalah sekolah Alkitab dari perkumpulan ajaran Anabaptist. Salah satu guru Anabaptist yang terkenal  adalah Menno Simons, pendeta Katolik.

[5] Feby seorang penulis wanita kelahiran Mesir dengan latar belakang Islam yang berpindah ke Kristianiti. Nama lamanya ialah Naheb Mahmoud Metwalli

[6] Mr. Sawma adalah seorang professor hokum. Menguasai bahasa Aram, ahli dalam  studi Islam. Ia juga mengusai bahasa Arab dan  Ibrani.

[7] Mark A. Gabriel adalah profesor sejarah Islam dari Univ. Al-Aqsar Mesir dan juga profesor Kristology USA.

[8] Mustafa adalah pemimpin resmi organisasi Muslim Brotherhood Mesir (1996-2002).

[9] Dr. Peter Hammond seorang missionari untuk Afrika.  Ia pernah menginjil di negara-negara yang sedang perang seperti Mozambik, Angola dan Sudan.

[10] Robert Spencer adalah pendiri dari Jihad Watch, seorang yang terang-terangan anti Islam. Seorang Iran Katolik.

[11] Prof. S.M. Zwemer (1867-1952) dikenal sebagai pembawa Injil kepada orang-orang Islam, tanpa diragukan ia merupakan missionary terbesar untuk dunia Islam. Penginjilan Mr. Zwemer  telah menjangkau negara-negaraTimur Tengah, Afrika dan Asia termasuk India dan Cina. Telah menulis lebih dari 48 buku dalam bahasa Inggris. Biografi singkatnya.

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Apakah Muhammad nabi dan rasul Elohim (Allah)?


Lalu berfirmanlah Ia: “Dengarlah firman-Ku ini. Jika di antara kamu ada seorang nabi, maka Aku, YAHWEH menyatakan diri-Ku kepadanya dalam penglihatan, Aku berbicara dengan dia dalam mimpi. (Bil 12:6)

Orang Islam lima kali sehari mengucapkan kalimat Shahada yang menyatakan bahwa Muhammad adalah rasul Elohim atau Allah,  dan dipanggil juga sebagai nabi. Dunia tidak mempertanyakan masalah intern agama Islam, namun karena Islam mengklaim bahwa Elohim (Allah) orang Islam adalah sama seperti Elohim Israel dan Kristen bahkan sebagai nama (bukan jabatan atau titel) dari sembahan para Muslim, maka pertanyaan berikut ini perlu dikeluarkan:

Benarkah Muhmmad, yang lahir pada abad ke enam di tanah Arab, adalah rasul Elohim (Allah)?
Benarkah ia utusan dari Elohim Abraham, Elohim Ishak dan Elohim Yakub?

Pada artikel ini Anda akan melihat bukti yang ditunjukan oleh kedua kitab suci Alkitab dan Kuran, ditambah Hadith.

Tidaklah diragukan bahwa kitab suci Islam, Kuran, mengutip banyak sekali nama-nama nabi yang tertulis di Alkitab.
Pertanyaannya ialah apakah kata Alkitab – yang merupakan sumber asli firman Elohim – tentang syarat-syarat seorang nabi dan rasul Elohim (Allah)?
Apakah Muhammad memenuhi standard-standard kenabian dan kerasulan yang firman Elohim tetapkan?

Sebelum kita melihat standard nabi dan rasul, kita lihat  dahulu arti dari kata nabi dan rasul tersebut. Nabi dan rasul adalah dua jabatan yang bersifat ”utusan” atau ”messenger,” sama seperti ”tukang pos” yakni pengirim berita dari Elohim kepada umat-Nya. Bedanya ialah seorang nabi lebih banyak bernubuat,  menyampaikan pesan-pesan Elohim yang bersifat informatif baik untuk masa saat itu maupun masa yang akan datang. Yang terakhir ini disebut berita ”nubuatan.” Dan seorang rasul meyampaikan berita yang bersifat pengajaran ”menunjukan jalan-jalan Elohim” dan ”bagaimana hidup benar,” membawa umat Elohim untuk hidup sesuai firman-Nya, bagaimanapun seorang rasul bukanlah seorang guru. Tepatnya ada lima jawatan yang diberikan YAHWEH, Elohim Abraham, Ishak dan Yakub, kepada umat-Nya, baca Efesus 4:11.

Berikut ini adalah beberapa standard yang Alkitab berikan untuk seseorang adalah benar utusan Elohim.

1. Tanda-tanda yang menyertai seorang nabi dan rasul Elohim (Allah).
Mari kita lihat apa yang Taurat dan Injil katakan tentang para utusan Elohim ini.

1a. Nabi dan rasul Elohim membuat mujizat
Kitab Taurat yang kedua, yakni kitab Keluaran, adalah kitab pertama dari seluruh Alkitab yang menjelaskan bagaimana seorang nabi Elohim diutus. Musa terpilih untuk menjadi nabi bagi YAHWEH membawa umat-Nya keluar dari perbudakan Mesir (pasal 3). Musa dengan sederhana mempertanyakan panggilan kenabiannya tersebut kepada Pengutusnya, ia berkata:  Lalu sahut Musa: “Bagaimana jika mereka tidak percaya kepadaku dan tidak mendengarkan perkataanku, melainkan berkata: YAHWEH tidak menampakkan diri kepadamu?” (Kel 4:1). Dengan kata lain Musa bertanya kepada Elohim: “Bagaimana aku bisa membuktikan kepada mereka bahwa benar ENGKAU yang mengutus aku?” YAHWEH memperagakan dua mujizat kepada Musa: tongkat gembalanya jadi ular, tangannya menjadi kusta setelah dimasukkan kedalam bajunya dan sembuh dalam seketika setelah ia memasukkan tangan kustanya tersebut ke bajunya lagi. Dan Elohim Israel ini berjanji untuk membuat mujizat-mujizat melalui Musa dihadapan bangsa Mesir. Dan ia juga melakukan banyak mujizat dihadapan bangsa Israel. Mengapa mujizat  penting untuk disertai oleh seorang utusan YAHWEH? Elohim memandang perbuatan mujizat adalah suatu materai dari kepribadian-Nya untuk dikenal umat-Nya, seperti tertulis: dan supaya engkau dapat menceriterakan kepada anak cucumu, bagaimana Aku mempermain-mainkan orang Mesir dan tanda-tanda mujizat mana yang telah Kulakukan di antara mereka, supaya kamu mengetahui, bahwa Akulah YAHWEH.” (Kel 10:2).

Tidak diragukan bahwa perbuatan mujizat adalah tanda utusan Elohim, Yeshua, yang adalah Yahweh, guru dan nabi, selama tiga setengah pelayanan-Nya melakukan banyak sekali mujizat – sakit disembuhkan, kerasukan setan dilepaskan, lumpuh berjalan, buta melihat dan orang mati dibangkitkan! Tahukah Anda apa yang Yeshua nyatakan pertama-tama kepada murid-murid-Nya setelah kebangkitan-Nya? Otoritas atas semua kuasa ada ditangan-Nya!, Yeshua mendekati mereka (rasul-rasul-Nya) dan berkata: “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. (Mat 28:18)

Melalui pernyataan ini, Yeshua mengingatkan mereka akan janji-Nya kepada mereka sebelum Ia tersalib: Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa; (Yoh 14:12) dan memperteguh tugas penggilan kerasulan mereka yang tercatat pada kitab Injil: Yeshua memanggil kedua belas murid-Nya (12 rasul; ayat 2) dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan. (Mat 10:1)

Pernyataan Yeshua pada Injil Matius 28 ini adalah penegasan Yeshua bahwa sekaranglah saatnya bahwa Ia akan mengutus para rasul dan semua murid-murid-Nya keseluruh dunia dengan disertai kuasa yang Ia telah miliki tersebut. Awal Pencurahan Kuasa yang maha dasyat ini terjadi pada hari-raya Pentakosta (Kis 2), dimana mereka (kira-kira 120 murid; Kis 1:15) yang sedang berkumpul di sebuah gedung di Yerusalem dipenuhi dengan api Roh Kudus, sesuai nubuatan nabi Yoel (2:27-29). Inilah sebabnya di manapun para hamba-hamba YAHWEH memberitakan firman-Nya, mujizat-mujizat dan tanda-tanda ajaib terjadi, tentu sampai saat ini!

Bagaimana dengan Muhammad?, Muhammad sendiri mengakui bahwa ia tidak disertai dengan tanda-tanda mujizat. Hadirnya Kuran yang ia anggap satu-satunya mujizat yang ia telah klaim sebagai tindakan mujizatnya  ternyata membuktikan dirinya sendiri bukanlah seorang nabi atau pun rasul, sebab isinya penuh dengan kesalahan–  video berbahasa Arab –  (tata-bahasa dan pesan) , sehingga ia perlu mengganti banyak ayat dan menaruhnya ayat-ayat yang baru. (1)

1b. Nabi dan rasul Elohim bernubuat
Maka Roh YAHWEH meliputi aku dan YAHWEH berfirman kepadaku: “Katakanlah: Beginilah firman YAHWEH: … (Yeh 11:5)
Ketika Yeshua duduk di atas Bukit Zaitun, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya untuk bercakap-cakap sendirian dengan Dia. Kata mereka: “Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia?” Jawab Yeshua kepada mereka: … Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu. … (Mat 24:3-44)

Alkitab mencatat ratusan nubuatan-nubuatan dari kitab Taurat pertama (Kejadian) sampai kitab Wahyu, hal ini membuktikan bahwa YAHWEH adalah Elohim (Allah) yang hidup, Ia berbicara memberitahukan hal-hal yang akan datang. Anda tidak akan menemukan nubuatan pada kitab-kitab suci diluar Alkitab, mengapa? Sebab Elohim yang sesungguhnya hanyalah satu, yang lainnya hanyalah buatan manusia semata. Ingatlah hal-hal yang dahulu dari sejak purbakala, bahwasanya Akulah Elohim dan tidak ada yang lain, Akulah Elohim dan tidak ada yang seperti Aku, yang memberitahukan dari mulanya hal yang kemudian dan dari zaman purbakala apa yang belum terlaksana, …(Yes 46:9-10)

Muhammad. Ia tidak pernah bernubuat tentang apapun yang penting, bahkan ia tidak tahu masa depan kekekalan hidup dirinya sendiri: “By Allah, though I am the apostle of Allah, yet I do not know what Allah will do to me.” (Hadith vol. 5:266).

1c. Nabi dan rasul Elohim nubuatannya haruslah terjadi.
Akulah Elohim dan tidak ada yang seperti Aku, yang memberitahukan dari mulanya hal yang kemudian dan dari zaman purbakala apa yang belum terlaksana, yang berkata: Keputusan-Ku akan sampai, dan segala kehendak-Ku akan Kulaksanakan, (Yes 46:9-10). YAHWEH menggaransi perkataan-Nya.
Melakukan mujizat dan bernubuat, hanyalah bagian kecil dari tanda seseorang utusan Elohim, sebab nabi palsu melalui kuasa Iblis dan roh-roh jahat pun bisa juga melakukan kedua perkara tersebut. Standard yang lebih tinggi dari kedua hal di atas ialah “nubuatan utusan Elohim tersebut haruslah terjadi!, seperti tertulis pada kitab Taurat kelima: Jika sekiranya kamu berkata dalam hatimu: Bagaimanakah kami mengetahui perkataan yang tidak difirmankan YAHWEH? apabila seorang nabi berkata demi nama YAHWEH dan perkataannya itu tidak terjadi dan tidak sampai, maka itulah perkataan yang tidak difirmankan YAHWEH; dengan terlalu berani nabi itu telah mengatakannya, maka janganlah gentar kepadanya.” (Ul 18:21-22)

Ayat ini adalah keterangan dari janji YAHWEH kepada nabi Musa, bahwa seorang nabi akan Dia bangkitkan dikemudian hari, yang  mana perkataan nabi yang akan datang ini harus didengar (18), nabi ini adalah Yeshua Ha Mashiah. Yeshua menubuatkan hal-hal apa yang akan terjadi di akhir jaman: kelaparan, gempa bumi, perang serta pengikut-Nya akan dianiaya dan dibunuh atas nama agama – semuanya tergenapi!! Guru-guru Kuran mengajar bahwa nubutan Ulangan 18:18 ini adalah tentang Muhammad, yang tentu saja tidak ada dasar kebenarannya. Baca: “Nabi seperti nabi Musa pada nubuatan Ul. 18” juga Does the Qur’an contain any prophecies about the future?

Bagaimana dengan ‘nubuatan’ Muhammad? Baca Muhammad is not a true Prophet of God by Abrahamic-faith pada Proposition 4.

2. Kehidupan seorang nabi dan rasul Elohim (Allah).
Kuduslah kamu, sebab Aku, YAHWEH, Elohimmu, kudus. (Imamat 19:2)

Buku Mark A. GabrielYeshua dan Muhammad dalam bahasa Arab, juga bisa dibaca dalam bahasa Indonesia.
Jika mujizat dan nubuatan yang tergenapi adalah tanda seorang utusan Elohim yang Ia beri untuk umat-Nya bisa mengetahui, maka bagi diri-Nya sendiri Ia menuntut para utusan-Nya tersebut haruslah hidup sesuai dengan kepribadian-Nya.

Kita tahu bahwa nabi dan rasul memiliki posisi yang lebih tinggi daripada seorang imam (iman ialah setara dengan pendeta pada jaman ini). Firman YAHWEH pada kitab Taurat ketiga, kitab Imamat, bicara tentang hubungan seorang imam dengan wanita sebagai berikut:

  • Sebagai suami, ia tidak boleh berzinah dengan perempuan lain (Im 21:4)
  • Tidak boleh memperisteri wanita yang tidak perawan, atau janda atau telah dicerai (21:7, 14)
  • Calon isterinya haruslah seorang perawan dan dari sebangsanya sendiri (21:13)

Dan di Perjanjian Baru di tegaskan kembali: Karena itu penilik jemaat haruslah seorang yang tak bercacat (tingkah lakunya), suami dari satu isteri, dapat menahan diri, bijaksana, sopan, suka memberi tumpangan, cakap mengajar orang, bukan peminum, bukan pemarah melainkan peramah, pendamai, bukan hamba uang, seorang kepala keluarga yang baik, disegani dan dihormati oleh anak-anaknya. (1Ti 3:2-4)

Ketika Paulus mendelegasikan pengangkatan penatua-penatua di Kreta (Yunani) kepada muridnya Titus, Paulus menegaskan bahwa Titus harus menemukan mereka dari bapa-bapa yang hanya memiliki satu isteri dan yang hidupnya benar (Titus 1:5-9).

Sejarah mencatat bahwa Muhammad, seorang suami yang baik sebelum isteri pertamanya, Khadijah (bekas seorang janda yang telah dua kali menikah) meninggal dunia, namun secepat Khadijah meninggal dunia, Muhammad tercatat menikah sekali setiap tahunnya, selama hidupnya ia telah mengawini 15 wanita dan memiliki selir-selir bagi kepuasan dagingnya. (2)

3. Ajaran dan pesan seorang nabi dan rasul Elohim (Allah) haruslah sesuai firman-Nya.
Apabila di tengah-tengahmu muncul seorang nabi atau seorang pemimpi, dan ia memberitahukan kepadamu suatu tanda atau mujizat, dan apabila tanda atau mujizat yang dikatakannya kepadamu itu terjadi, dan ia membujuk: Mari kita mengikuti elohim lain, yang tidak kaukenal, dan mari kita berbakti kepadanya, maka janganlah engkau mendengarkan perkataan nabi atau pemimpi itu;  … Nabi atau pemimpi itu haruslah dihukum mati, karena ia telah mengajak murtad terhadap YAHWEH, Elohimmu, yang telah membawa kamu keluar dari tanah Mesir dan yang menebus engkau dari rumah perbudakan–dengan maksud untuk menyesatkan engkau dari jalan yang diperintahkan YAHWEH, Elohimmu, kepadamu untuk dijalani. … (Ul 13:1-5)

Seorang boleh mengaku nabi dan membuat tanda-tanda mujizat, TETAPI jika ajarannya bertolak belakang dari pesan Alkitab, maka IA ADALAH NABI PALSU.

Jadi dua test di bawah ini penting untuk menguji apakah benar seorang utusan Elohim ialah:

  • Seorang yang mengklaim sebagai utusan Elohim, maka ajaran dan pesanya haruslah sesuai dengan Alkitab. Perintah-Nya  (Rhema) dan firman-Nya yang tertulis (Logos) tentunya tidak pernah bertentangan. Yeshua (Firman yang menjadi manusia = Rhema) sering kali berkata: “ada tertulis” dan “tidakkah kamu baca” atau “belum pernahkah kamu baca.” Ia selalu merefer kepada Perjanjian Lama (Logos)! (3)

Bila Yeshua sendiri berkata bahwa hukum yang terutama dan yang pertama (Mat 22:36-40) adalah 10 Perintah Elohim (Kel 20:1-17), maka jika ada nabi atau utusan Elohim yang berkata bahwa 10 Perintah tersebut tidak berlaku maka ia adalah bukan utusan YAHWEH. Itulah sebabnya banyak guru agama mengajarkan pembunuhan kepada orang yang tidak seiman kepada ajaranya dan kehidupan pemimpin agama ini memiliki kehidupan sex yang tidak kudus.

  • Perinsip “utusan Elohim meneruskan pesan atau ajaran Pengutusnya” haruslah dipegang, jika tidak ia adalah nabi atau rasul palsu.

Perhatikan tiga ayat ini:

  1. Pesan Elohim kepada Musa tentang Harun (kakaknya Musa) yang akan menjadi penyambung lidah (penerus perkataan) nabi Musa: Maka engkau harus berbicara kepadanya dan menaruh perkataan itu ke dalam mulutnya; Aku akan menyertai lidahmu dan lidahnya dan mengajarkan kepada kamu apa yang harus kamu lakukan. Ia harus berbicara bagimu kepada bangsa itu, dengan demikian ia akan menjadi penyambung lidahmu dan engkau akan menjadi seperti Elohim baginya. (Kel  4:15-16).
  2. Malam terakhir pelayanan Yeshua: Aku telah mempermuliakan Engkau di bumi dengan jalan menyelesaikan pekerjaan yang Engkau berikan kepada-Ku untuk melakukannya. (Yoh 17:4)
  3. Yeshua dan penerus-Nya, Roh Kudus: Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang. Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku. (Yoh 16:13-14)

Firman Elohim berkata bahwa YAHWEH akan menyertai lidah Musa dan lidah Harun yang adalah penyambung lidah Musa, juga para nabi dan rasul yang dipenuhi Roh Kudus akan meneruskan ajaran Yeshua dan pesan mereka pastilah memuliakan Yeshua, dengan kata lain seseorang yang adalah benar-benar utusan Elohim maka ada garansi bahwa perkataan nabi atau rasul tersebut tidak akan ada kontradiksi dengan Firman YAHWEH, Alkitab.

Para penerus ajaran Muhammad mengklaim bahwa Muhammad adalah nabi terakhir Elohim dan memperbaiki Kitab Suci (Alkitab) yang sebelumnya. Dua kesalah fatal terjadi pada klaim ini

  1. Alkitab adalah firman YAHWEH, jadi Kitab Suci ini sudah sempurna. Yeshua berkata bahwa firman YAHWEH tidak bisa dibatalkan (Yoh 10:35). Artinya jika ada sebuah ajaran atau doktrin yang berbeda dari Alkitab, itu adalah ajaran palsu.
  2. Alkitab tidak pernah berkata, bahkan juga bernubuat tentang Muhammad. Artinya ayat-ayat Alkitab yang dipakai oleh guru-guru Islam untuk menghubungkan Muhammad dengan status kenabian yang berakar dari kepercayaan Abraham, orang Ibrani, tidaklah bisa dibenarkan dan tidak Alkitabiah.

Kesimpulan:
Karenanya ajaran dan kehidupan Muhammad, pembawa agama Islam, yang bertolak belakang 180 derajat dari ajaran Alkitab, maka terbukti bahwa Muhammad bukanlah nabi dan juga bukan rasul Elohim (Allah) yang disembah oleh Abraham, Ishak dan Israel (Yakub) dan seluruh orang Kristen. Tepatnya Muhammad dan pengikutnya meneguhkan apa yang Yeshua telah nubuatkan sekitar 570 tahun sebelum Muhammad memulai agama Islamnya, itu tertulis pada Injil Yohanes 16:1-4.

Keimanan bukanlah sekedar kesukaan seseorang memilih atau mempercayai sesuatu, keimanan lebih tinggi derajatnya dari kesukaan seseorang akan pakaian atau sepatu tertentu, dimana ia bisa mengenakannya dan menggantikan dengan pakaian atau sepatu yang lain.
Keimanan juga bukanlah sekedar kesukaan sesorang membaca dan mempraktekan suatu kitab suci, keimanan lebih tinggi dari praktek menghafal dan mempercayai kalimat-kalimat keramat sebagaimana dukun lakukan,
Keimanan bukanlah hobbi dan juga bukan dunia mejik, keimanan adalah kendaraan manusia menuju kepada kekekalan api Neraka atau kepada Sorga mulia.
Agama sebagaimana pakaian atau sepatu, semuanya adalah buatan manusia;
dunia mejik sama dengan dunia hipnotis, dimana si pelaku diajar untuk mempercayai sesuatu (apapun itu) sebagai sesuatu yang nyata dan sebagai kebenaran.

Anda boleh saja mengatakan 100 kali setiap hari bahwa “10 kali 10 sama dengan 10 juta”, Namun keyakinan Anda tersebut tidak akan terwujud di dalam dunia nyata, sama halnya dengan keimanan, Anda boleh saja mengatakan 100 kali setiap harinya bahwa Muhammad adalah rasul Elohim (Allah), tapi karena firman Elohim tidak mengatakannya maka keimanan Anda itu sia-sia. Tetapi Alkitab dengan tegas menulis:  Karena begitu besar kasih Elohim (Allah) akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. (Yoh 3:16)

Pernyataan pada Injil Yohanes ini diteguhkan oleh kitab-kitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, bahwa Anak-Nya, yakni Yeshua Ha Mashiah, telah dinubuatkan oleh para nabi dan ajaran-Nya diteruskan oleh para rasul-Nya, dan Yeshua sendiri secara tegas membuka kebenaran tentang diri-Nya:

  • Kata Yeshua kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. (Yoh 14:6)
  • Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia (YAHWEH) yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya saatnya akan tiba dan sudah tiba, bahwa orang-orang mati akan mendengar suara Anak Elohim (Allah), dan mereka yang mendengarnya, akan hidup. (Yoh 5:24-25).

Semua perkataan firman YAHWEH ini diteguhkan oleh perkataan Muhammad sendiri (a warner) bahwa Hakim akhir jaman ialah Yeshua Ha Mashiah (Isa al-Masih)

Jika Anda ingin menerima Yeshua Ha Mashiah sebagai Juruselamat Anda, bacalah artikel ini: Apa yang orang harus lakukan untuk masuk dapat masuk Sorga?

Footnotes:
1. Banyaknya kesalahan Kuran dapat juga dilihat di sini: Samples of Quranic Contradictions, Inconsistencies and Errors ; Outrageous Language Errors in the Quran. Ditemukannya Kuran Sana (Audio) di Yamen dan dalam bahasa Syro-Aram membuktikan bahwa Kuran berbahasa Arab yang ada saat ini adalah hasil editing dari Kuran sebelumnya.

2. Dunia mempertanyakan status kenabian dan kerasulan Muhammad di dalam bagaimana ia mendapatkan para isterinya, beberapa contoh ialah isteri ketiganya Aisyah, ditunanginya ketika berumur 6 tahun, Zainab (isteri ke 5) adalah isteri dari putra angkatnya, Zaid. Pernikahan dengan Zainab ini menimbulkan kekacauan budaya, sehingga Muhammad mengeluarkan suatu surah (33:37) yang isinya Elohim (Allah) mengijinkan menikahi isteri-isteri dari anak-anak angkat. Dan isteri-isteri yang di nikahinya sebagian adalah janda-janda yang suaminya terbunuh oleh pedang para pengikutnya, dan tidak terhitung dari para perempuan malang yang kehilangan suami dan ayah mereka menjadi pemuas napsu sex Muhammad dan para pengikutnya. Catatan: Telah banyak penulis dari negara-negara Islam menceritakan sejarah pernikahan Muhammad ini, beberapa contoh: Dr.  Ergun & Emir Caner, Unveiling Islam;   Dr. Anis A. Shorrosh, Islam Revealed (dalam bahasa Indonesia: Kebenaran Diungkapkan). Baca juga Mohammed the Husband pada Origins of Islam

3. “Ada tertulis” (Mat 4:4,6,7,10; 11:10; 21:13 dan 26:24,31,56; belum termasuk pada ketiga Injil lainnya) dan “tidakkah kamu baca” (Mat 12:3, 5; 19:4; 22:31) atau “belum pernahkah kamu baca” (Mat 21:16; Mar2:25). Alkitab ditulis oleh lebih dari 40 penulis namun isinya merupakan satu-kesatuan pesan, sebab sumber inpirasinya hanyalah satu, yakni Elohim itu sendiri (2Tim 3:16).

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog


Mengapa orang Kristen tidak mengikuti ajaran nabi Muhammad? Updated 3/2/2015


Ajarilah aku, maka aku akan diam; dan tunjukkan kepadaku dalam hal apa aku tersesat. Alangkah kokohnya kata-kata yang jujur! Tetapi apakah maksud celaan dari pihakmu itu? (Ayub 6:24-25)

Seorang murid nabi Muhammad menulis: Baik awak rujuk dahulu sejarah bagaimana paderi2 telah menyeleweng agama yang anda anuti sekarang ini.

Artikel ini adalah sebuah jawaban dari celaan di atas.

Banyak orang Muslim bertanya kepada orang Kristen petanyaan seperti judul di atas. Semakin orang Muslim menekuni ajaran Islam, pertanyaan ”mengapa orang-orang Kristen tidak mau mengikuti ajaran nabi Muhammad SAW?” semakin mengganggu pikiran mereka.Tidak sedikit orang Muslim yang yakin bahwa ajaran Kristen adalah ajaran sesat, sebab meraka yakin bahwa Alkitab telah dirubah isinya, ini yang menyebabkan orang-orang Kristen di negara-negara Islam teraniaya setiap saat, anehnya (untuk orang Muslim) orang Kristen tetap tidak mau melepaskan imannya dan berpindah ke Islam. Fenomena ’aneh’ ini menambah besar pertanyaan tersebut  di dalam pikiran para pengikut ajaran nabi Muhammad, yakni faham Islam. Dan pertanyaan yang telah besar ini akan menjadi semakin bertambah besar ketika orang-orang Muslim mendapatkan seorang Kristen (murid Yahshua ) tidak mau melepaskan iman Kristianinya dan menjadi pengikut ajaran nabi Muhammad sekalipun dengan ancaman mati, sebaliknyanya, jutaan besar orang Muslim (banyak diantaranya adalah para imam dan guru Alkuran) berpindah menjadi Kristen setiap tahunnya. ”Mengapa,…ya, mengapa orang Kristen tidak mau  mengikuti ajaran nabi Muhammad??” Demikian banyak orang Muslim bertanya-tanya di dalam pikiran mereka.

Bagi pembaca yang bukan seorang Muslim sejati, terlebih lagi tidak mengerti ajaran Islam,  dapat saja berpikir dan berkata: ”Mengapa orang Muslim harus pusing dan memikirkan orang-orang Kristen yang tidak mau mengikuti ajaran nabi Muhammad?” Bukankah masing-masing sudah punya kepercayaannya sendiri?”
Pemikiran seperti ini tentunya dapat dimengerti dan diterima oleh orang-orang yang bukan pengatut faham Islam, tetapi tidak dapat diterima oleh para Muslim fundamentalist.   Mengapa itu tidak diterima, ini beberapa alasan dasarnya:

Dalam paham Islam, orang-orang Muslim telah diajar dan percaya bahwa (baca Alkuran on line):

  • Nabi Muhammad SAW (570-632 AD) adalah nabi terakhir dan harus didengarkan, konsekuensinya ialah ajaran Muhammad saja yang paling sempurna dan karenanya patut diikuti (sura/ s. 61:6). Sebaliknya ia menyatakan bahwa ajaran Alkitab adalah agama yang salah (s. 98:1) namun memakai Alkitab sebagai kitab nubuatan untuk mengklaim kedatangannya (s. 26:196).
  • ALLAH, deiti yang disembah nabi Muhammad adalah  Elohe (kata Ibrani untuk God dalam bentuk singular) Pencipta alam semesta dan penguasa segala sesuatu, tidak ada Ilah (bahasa Arab untuk God/ Elohim) kecuali ALLAH (Sura 3:191; 6:61-62; 5:73).
  • Alkuran yang diturunkan ALLAH kepada nabi Muhammad melalui malaikat – yang mengaku sebagai – Gabriel adalah tanpa kesalahan sebab ALLAH sendiri yang menjagainya. Dan merupakan pewahyuan terakhir (sura 10:64; 6:34; 10:37 dan 46:11; 5:15), perintah mengikuti Alkitab berubah menjadi mengikuti Alkuran, atau jika tidak mau maka pengikut ajaran Alkitab ini harus bayar pajak kepada pengikut ALLAH (s. 98:1).
  • Kota Mekka adalah tempat ibadah pertama dan Kaaba dibangun oleh Abraham dan Ismael (Sura 3:96). Penemuan geologi terbaru ternyata Mekka yang tertulis di Kuran adalah Petra (Yordania), dan Mekka baru terdaftar dalam sejarah 122 tahun setelah Islam lahir.

Melalui empat contoh ajaran utama di atas, pembaca yang ‘bukan-Muslim sejati’ diharapkan telah dapat mengerti lebih baik alasan pemikiran para Muslim fundamentalist mempertanyakan  pertanyaan: “mengapa orang Kristen tidak mengikuti ajaran Muhammad.”

Artikel ini mencoba menolong orang-orang Muslim menemukan jawaban dari pertanyaan di atas. Ada banyak alasan”mengapa orang Kristen tidak mengikuti ajaran Muhammad”, untuk singkatnya saya daftarkan 4 alasan, dan pembaca Kristen, termasuk bukan-orang Kristen tentunya “Welcome untuk menambahinya atau mengkomentarinya!”

Alasan-alasan orang Kristen tidak mengikuti ajaran nabi Muhammad dilihat dari kebenaran Alkitab, firman Elohim.
1. Muhammad tidak mengetahui nama Elohim Pencipta langit dan bumi yang sebenarnya.

  • For thou art our Father, though Abraham knew us not and Israel did not acknowledege us; thou, O LORD (YAHWEH), art our Father, and our Saviour; thy name is from everlasting (Isa 63:16; Lamsa Bible).Baca on line: http://www.lamsabible.com/
  • For You are our Father, though Aḇraham does not know us, and Yisra’ĕl does not recognise us. You, O יהוה (YHWH) , are our Father, our Redeemer – Your Name is from of old. (Isa 63:16; The Scriptures Bible)

Ini di atas adalah perkataan bangsa Israel (pada akhir abad ke 6 BC) setelah Abraham dan Israel (Yakob) meninggal dunia.

Orang Kristen (baik Yahudi maupun bukan Yahudi) mengenal Pencipta alam semesta dan segala isinya dengan nama YAHWEH (diterjemahkan dalam Alkitab bahasa Indonesia sebagai TUHAN / Tuhan); seperti ada tertulis: Mazmur Daud. YAHWEH-lah yang empunya bumi serta segala isinya, dan dunia serta yang diam di dalamnya. Sebab Dialah yang mendasarkannya di atas lautan dan menegakkannya di atas sungai-sungai. (Maz 24:1-2).

Elohim (kata Ibrani untuk God bentuk tunggal yang juga mengandung pengertian jamak) berfirman di Alkitab, baik Perjanjian Lama (PL) dan Perjanjian Baru (PB), memperkenalkan diri-Nya sendiri dengan nama YAHWEH, nama-Nya tidak berubah.

Bandingkan dengan Sura 3:191; 6:61-62; 5:73

Kata ”nama-Ku” terdapat 124 kali di dalam Alkitab Indonesia Terjemahan Baru (ITB); 94 kali di PL dan 30 kali di PB (perkataan Yahweh Yahshua dan termasuk satu kutipan ayat dari PL)
Dan Elohim sangat serius dengan nama-Nya, sehingga Ia berkata ”Jika kamu tidak mendengarkan, dan jika kamu tidak memberi perhatian untuk menghormati nama-Ku, firman YAWHWEH semesta alam, maka Aku akan mengirimkan kutuk ke antaramu dan akan membuat berkat-berkatmu menjadi kutuk … ” (Mal 2:2)

Untuk di ingat, nubuatan nabi Yesaya pada pasal  52 tentang lahirnya kembali bangsa Israel sebagai sebuah negara adalah suatu penggenapan janji YAHWEH kepada Israel sebagai TANDA untuk semua bangsa (10) dan khususnya untuk bangsa Israel sendiri AGAR semua mahluk TAHU siapa NAMA-Nya (6). Elohim Israel ini jugalah yang telah menyatakan diri-Nya kepada bangsa-bangsa di dunia (yang dikenal sebagai orang-orang Kristen bukan-Israel) untuk tujuan penyelamatan dari hukuman dosa (Yes 65:1; Roma 5:8; Yoh 1:9-14).

Kata ”ALLAH” dipakai secara internasional dalam dunia sekuler sebagai God (kata jabatan) merefer dari Alkitab berbahasa Arab, Indonesia dan Melayu: Allah. Gereja Roma Katolik di Malaysia naik banding di pengadilan tinggi Malaysia dengan alasan bahwa kata ”ALLAH/ Allah sudah dipakai sebelum agama Islam lahir. Tidak bisa disangkal bahwa memang a. kata “ALLAH” tersebut telah ada sebelum nabi Muhammad lahir dan b. Kekristenan telah dikenal di Arab Paninsula. Sejak abad pertama AD murid-murid Yahshua telah menyebar ke negara-negara tetangga; Markus ke Mesir, Thomas ke India. Syria dan Yordan adalah negara-negara tempat pelarian pengikut-pengikut Yahshua abad pertama ketika kelompok agama Yahudi Farisi menganiaya mereka. Abad kedua dan ketiga, daerah-daerah pantai Mediterania termasuk barat Arab Saudi berada di bawah kekuasaan Roma.

2. Nabi Muhammad tidak tahu karakter Elohim yang tertulis di Alkitab
Sebab Aku ini Raja yang besar, firman YAHWEH semesta alam, dan nama-Ku ditakuti di antara bangsa-bangsa.”  (Mal 1:14)

  • Di tanah Kanaan; Filistin, Moab, Edom (Kel 15_12-16)
  • Raja Babilonia: Elahh (bahasa bangsa Kasdim untuk Elohe/ God) yang mengatasi segala elahh (god) dan Yang berkuasa atas segala raja, dan Yang menyingkapkan rahasia-rahasia” (Dan 2:47; baca juga Dan 3.28-29)
  • Raja Medi-Parsi: “… sebab Dialah Elahh yang hidup, yang kekal untuk selama-lamanya; pemerintahan-Nya tidak akan binasa dan kekuasaan-Nya tidak akan berakhir.”  (Dan 6:27)
  • Dan di seluruh bumi; nubuatan akhir jaman (Wah 6:12-17)

Karakter-Nya yang maha pengasih dan maha penyayang tidak pernah bertentangan dengan karakter-Nya yang maha kudus, contoh:

  • Ia tidak bisa membela atau membenarkan umat-Nya yang  melanggar hukum dan perintah-Nya, hanya karena pelanggar tersebut adalah umat pilihan-Nya. Dosa adalah dosa – tidak ada dosa putih atau hitam di dalam Alkitab – dan upah dosa adalah kematian. Kematian Yahshua di kayu salib adalah pertemuan sempurna dari kedua karakter tersebut. Sebaliknya Alkuran mengajar tindakan menipu dan kejahatan lainnya bahkan membunuh ’orang kafir’ (panggilan dari para Muslim untuk setiap orang yang berfaham bukan Islam) bisa dibenarkan jika itu dilakukan untuk keuntungan ALLAH.
  • Karena dua kombinasi karakter tersebut Ia memberikan Putra-Nya, Yahshua Ha Mashiah, untuk menjadi korban penebusan dosa-dosa manusia di kayu salib.

3. Nabi Muhammad tidak tahu bahwa hukum, perintah dan janji YAWHEH itu kekal.
Jaminan kesetian Dia atas firman-Nya sendiri:

  • Elohim bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta bukan anak manusia, sehingga Ia menyesal. Masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya, atau berbicara dan tidak menepatinya? (Bil 23:19)
  • Yahshua:Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi. (Mat 5:17-18)
  • Yahshua: ”Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.  (Mar 13:31; Mat 24:35 )

Beberapa contoh ketidak mengertian dan ketidak tahuan Muhammad akan sifat YAHWEH di atas:

  • Muhammad menetapkan hari Jumat sebagai hari suci, sementara ia sendiri mengutuki orang Yahudi dan Kristen yang tidak setiap pada Hukum Sabat (s. 4:47). Ia tidak sadar bahwa Hukum Sabat ini berlaku bagi siapa saja yang mengaku dirinya beribadah kepada YAHWEH, Pencipta langit dan bumi. Hari Sabat-Nya ini berawal dari kekekalan sampai pada kekekalan, berlaku selamanya (Kej 3:1-3; Yes 66:22-23). Di sini kita bisa bertanya: “Siapakah sebenarnya Allah-Nya Muhammad?” Yeshua berkata: “Pohon dikenal dari buahnya!”
  • Muhammad salah mengerti Trinitas Kristianiti (Bapa, Putra dan Roh Kudus). Ia berpikir bahwa Maria adalah satu dari Trinitas Elohim. Ia tidak  bisa membedakan antara ajaran Roma Katolik dan Kristianiti yang Injili. Ia memanggil orang Kristen sebagai ”orang tidak percaya” (5:73), namun seluruh Alkitab menulis dengan jelas keharmonisan di antara ketiga Pribadi tersebut. Kata Elohim (God) adalah kata tunggal (dari kata Ibrani: ehat) yang dapat bermakna jamak (Kej 1:26; Yes 63:10-14 Mat 3:16-17; Yoh 1:1; 14:9-11,16-17)
  • Muhammad  memerintahkan kepada pengikutnya untuk membenci orang Israel dan Kristen pada khususnya (s. 5:51; 59:17; 8:39) dan semua kepercayaan lain dan tidak beragama pada umumnya (3:118; 8: 59-60; 9:123). Fakta ialah Elohim mengasihi setiap orang, bahkan Ia tidak ingin orang jahat sekalipun masuk Neraka, Ia ingin mereka juga diselamatkan dari kesesatan mereka. Firman YAHWEH yang tidak berubah telah mengajar umat-Nya: ”Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri” (Mat 22:39; Mark 12:31) pada awal abad pertama AD. Tepatnya itu sudah tertulis sejak 1450 BC melalui jari-jari-Nya sendiri pada dua loh batu (Sepuluh Perintah). Roma 13:9; Gal 5:14. Lebih dari itu Dia telah menetapkan untuk umat-Nya (Israel pada saat itu) suatu peraturan – yang sekarang menjadi asas hukum Hak Asasi Manusia -, yaitu : ”Jangan menindas orang asing, kasihilah dia seperti dirimu sendiri” (Kel 22:31; 23:9,12; Imam 19:34). Inilah sebabnya mengapa orang-orang Muslim yang tinggal di negara-negara yang hukumnya berdasarkan ajaran Kristen dan di negara Israel dapat hidup aman bahkan mendapat perlindungan hukum dan sosial. Perkataan Muhammad dalam surah 5:82 (orang tidak percaya disini  adalah orang Kristen, lihat s. 5:73a) adalah tidak benar, di sini ia mengajar kebencian dan kebohongan. Dalam Tabari 8:121, kebenciannya pada orang asing  jelas sekali, tertulis bahwa kepercayaan  di luar agama Islam terlarang di Dataran Arab,  khususnya  kepercayaan Yahudi. Janganlah heran jika ajaran Islam tidak disukai oleh penduduk dunia, sebab itu suatu pelanggaran HAM Internasional.
  • Israel telah dipilih YAHWEH sebagai umat-Nya, dan Ia berjanji untuk ada di pihak Israel (Yes 41:10-17), dan Ia tidak malu untuk memperkenal diri-Nya sendiri sebagai ”Elohim Abraham, Elohim Ishak dan Elohim Israel (nama Yakob yang baru” bahkan pada bumi yang baru (langit dan bumi yang sekarang ada akan hancur) akan terdapat sebuah kota Yerusalem yang baru pada tembok-temboknya akan tertulis nama kedua belas suku Israel. (Wah 21:12).

4. Nabi Muhammad tidak diberikan pengertian oleh Elohim untuk mengerti isi Alkitab.
Maka bagimu penglihatan dari semuanya itu seperti isi sebuah kitab yang termeterai, apabila itu diberikan kepada orang yang tahu membaca dengan mengatakan: “Baiklah baca ini,” maka ia akan menjawab: Aku tidak dapat, sebab kitab itu termeterai“; (Yes  29:11)

Orang Muslim sering kali menuduh bahwa Alkitab sudah dirubah dan dikorupsi,  mengapa? Sebab ada cerita-cerita untuk tokoh yang sama di Alkitab tidak sama ceritanya dengan di Alkuran. Namun malangnya logika atau argumentasi orang Muslim ini tidak didukung dengan catatan-catatan sejarah dan bukti-bukti arkiologi sebelum abad keenam Setelah Masehi; Islam lahir awal abad keenam.

Mengapa mengikuti ajaran Yahshua, dan bukan ajaran Muhammad? Banyak alasannya, beberapa diantaranya ialah:

  • Orang Kristen mengikuti ajaran Yahshua sebab Alkitab menulis bahwa Ia manusia yang sempurna (tidak pernah berdosa), Putra Elohim (Mat 16-17; 26:63-65), Penyelamat manusia dari dosa-dosanya (Yes 53, Roma 5:8), Hakim di akhir jaman (Yoh 3:18-19), dan Raja Yang Kekal (Yes 9:5; Yer 10:10; Dan 7:14). Sebaliknya Muhammad hanya manusia biasa (s. 18:110) dan seorang nabi bagi ALLAH (dalam arti “Allahnya Muhamad”), bukan nabi bagi Elohim Abraham, Elohim Ishak dan Elohim Israel, yakni YAHWEH (s. 48:8-9).
  • Kehidupan Yahshua sudah dinubuatkan dalam kitab-kitab nabi dan Mazmur (Luk 24:44), bahkan termasuk: penderitaan, siksaan, dan bagaimana Ia akan mati.  Sebaliknya Muhammad tidak dikenal sama sekali di Alkitab. Titel nabinya tidak menolong dia mengenal pribadi Yahshua yang dinubuatkan oleh banyak nabi-nabi Alkitab (s. 9:30; 5:17; 4:157)
  • Muhammad berkata: Abraham was not a Jew nor yet a Christian; but he was a true Muslim, surrendered to Allah (which is Islam), and he joined not gods with Allah.”  (sura 3:67). Tapi YAHWEH telah berfirman 1000 tahun sebelum Muhammad lahir: “Tetapi engkau, hai Israel, hamba-Ku, hai Yakub, yang telah Kupilih, keturunan Abraham (the seed of Abraham My friend; KJV), yang Kukasihi; engkau yang telah Kuambil dari ujung-ujung bumi dan yang telah Kupanggil dari penjuru-penjurunya, Aku berkata kepadamu: “Engkau hamba-Ku, Aku telah memilih engkau dan tidak menolak engkau”; (Yes 41:8-9)
  • Muhammad berkata bahwa Abraham dan Ismail (anak dari Hagar) membangun Kabah bersama (s. 2:127). Alkitab dengan terperinci menulis sejak Abraham (Abram nama sebelumnya) dipilih YAHWEH sampai matinya ia tidak pernah ke Saudi Arabia, terlebih lagi ke Mekkah. Ia membangun banyak mesbah dan tidak satupun bait, itupun semua berada di tanah Kanaan (Kej 12-25).
  • Yahshua tidak pernah berkata atau menjanjikan bahwa Alkitab akan disempurnakan setelah Ia naik ke sorga, apalagi memerintahkan murid-murid-Nya untuk mengikuti ajaran Alkuran (seperti yang diklaim oleh nabi Muhammad sebagai kitab terakhir atau revisi dari Alkitab seperti tertulis pada sura-sura Alkuran di atas). Kitab Wahyu adalah penutup dari firman Elohim yang tertulis dan telah dimateraikan oleh sumpah-Nya sendiri, terbaca: Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: “Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Elohim akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini. (Wah  22:18) dan  di tutup dengan kalimat: Ia yang memberi kesaksian tentang semuanya ini, berfirman: “Ya, Aku datang segera!” Amin, datanglah, Yahweh Yahshua! Kasih karunia Yahweh Yahshua menyertai kamu sekalian! Amin. (20-21). Tidak ada penambahan dan juga tidak ada pengurangan, Yahshua Ha Mashiah berkata demikian. Bandingkan dengan: sura 10:64; 6:34; 10:37 dan 46:11; 5:15).

Perhatian: Yang menolak ajaran Alkitab akanlah menerima hukuman neraka yang mengerikan, Anda bisa bayangkan betapa lebih mengerikan lagi hukuman bagi mereka yang menyesatkan banyak orang dengan cara menambah dan mengurangi Firman-Nya, Yeshua berkata: “Terlebih baik orang sedemikian tidak usah lahir!” 

Klaim bahwa Alkuran diturunkan melalui malaikat Gabriel kepada nabi Muhammad semakin diragukan oleh banyak ahli  sejarah. Para peneliti Alkuran menggolongkan Alkuran (dalam bentuk kitab, seperti sekarang ini) sebagai produk setelah abad ke tujuh: Ayat-ayat Alkuran tidak dinyatakan kepada seorang manusia, tetapi penyempurnaan  dari redaksi-redaksi yang kemudian dan terbitan yang diformulakan oleh sebuah kelompok orang, lebih dari beberapa tahun. Alkuran yang kita baca saat ini bukanlah yang pernah ada pada pertengahan abad ketujuh, tetapi sebuah produksi dari abad delapan dan sembilan. Itu bukan dilahirkan di Mekka atau Medina, tetapi di Baghdad,” demikian kesimpulan mereka.

Seorang martir Yahshua dihadapkan dengan ancaman mati karena iman Kristennya ditanya: ”Mengapa kamu tidak menyangkal Yahshuamu dan tetap hidup?” Ia menjawab dengan lembut: “Sepanjang hidup saya Yahshua tidak pernah mengecewakan saya satu kalipun juga, bagaimana mungkin saya mengecewakan dan menolak Dia!?”

Masih ragu tentang kebenaran Alkitab dan ke-elohiman Yahshua Ha Mashiah? Tanyakan langsung kepada-Nya! Dia akan menjawab Anda, sebab Ia hidup dan berkuasa.

Kata Yahshua kepada mereka: “Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu: Aku telah berfirman: Kamu adalah elohim? Jikalau mereka, kepada siapa firman itu disampaikan, disebut elohim–sedang Kitab Suci tidak dapat dibatalkan–, masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Elohim! Karena Aku telah berkata: Aku Putra Elohim? Jikalau Aku tidak melakukan pekerjaan-pekerjaan Bapa-Ku, janganlah percaya kepada-Ku, tetapi jikalau Aku melakukannya dan kamu tidak mau percaya kepada-Ku, percayalah akan pekerjaan-pekerjaan itu, supaya kamu boleh mengetahui dan mengerti, bahwa Bapa di dalam Aku dan Aku di dalam Bapa.” (Yoh 10:34-38)

Dan Yahshua menjawab mereka: “Pergilah, dan katakanlah … apa yang kamu lihat dan kamu dengar: Orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik.  (Luk 7:22). Ia mengingatkan Yohanes Pembaptis tentang janji YAHWEH melalui nabi Musa, bahwa DIA akan membangkitkan seorang nabi seperti Musa, nabi yang penuh dengan kuasa dan tanda-tanda ajaib (Ulangan 18:15-19).

Ada waktunya bahwa setiap dusta dan tuduhan akan berakhir dan dibawa ke meja pengadilan Yahshua Ha Mashiah. Pengampunan masih tersedia bagi mereka yang bertobat dan kembali pada jalan-jalan-Nya. Penyesalan setelah kematian membawa duka yang kekal.

Siapa mengatakan kebenaran, menyatakan apa yang adil, tetapi saksi dusta menyatakan tipu daya. Ada orang yang lancang mulutnya seperti tikaman pedang, tetapi lidah orang bijak mendatangkan kesembuhan. Bibir yang mengatakan kebenaran tetap untuk selama-lamanya, tetapi lidah dusta hanya untuk sekejap mata. (Amsal 12:17-19)

Referensi:

Bacaan berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Seorang Nabi Seperti Musa; Terjemahan dari Hebrew4Christian


Seorang nabi dari tengah-tengahmu, dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku, akan dibangkitkan bagimu oleh YAHWEH, Elohimmu; dialah yang harus kamu dengarkan. Ulangan 18:15

Di dalam ayat ini kita temukan satu-satunya kalimat di dalam kitab Taurat (Kitab Musa, ada lima) di mana Musa memperkenalkan dirinya sendiri sebagai seorang nabi YAHWEH, ini adalah juga satu-satunya kalimat dimana Musa memperkenalkan datangnya Messias sebagai ”seorang Nabi seperti aku” (Ul 18:15; Yoh 6:14)

Di dalam Brit Chadashah (Perjanjian Baru) kita membaca bahwa ahli-ahli kitab telah mengirim utusan untuk menanyai Yohanes Pembaptis,

Siapakah engkau? Elia?” (Yoh 1:21) – Ini menunjuk kepada nubuatan Maleakhi (Mal 4:5) bahwa Elia akan datang sebagai seorang utusan sebelum penampakan Messias. Sampai saat ini orang-orang Israel seluruh dunia menyiapkan secangkir anggur untuk Elia pada hari Paskah (Passover) – menyiapkan kedatangannya sebagai pendahulu Messias.

Engkaukah Nabi yang akan datang? (Yoh 1:21). Ini menunjuk kepada nubuatan Musa bahwa Elohim akan mengirim ”seorang Nabi seperti aku” Ul 18:15-19.

Kita baca lebih lanjut bahwa ketika Filipus bertemu Natanael, dia berkata, “Kami telah menemukan Dia, yang disebut oleh Musa dalam kitab Taurat dan oleh para nabi, yaitu Yesus, anak Yusuf dari Nazaret.” (Yoh 1:45). Setelah Yahshua memberi makan lima ribu orang, orang-orang ini berkata: “Dia ini adalah benar-benar nabi yang akan datang ke dalam dunia.” (Yoh 6:14). Petrus telah mengenal Yahshua sebagai Nabi (Kis 3-22-23), dan Stefanus, seorang martir , di dalam pembelaannya dihadapan Mahkamah Agama menyatakan bahwa Yahshua adalah Messias yang dijanjikan: Musa ini pulalah yang berkata kepada orang Israel: Seorang nabi seperti aku ini akan dibangkitkan Elohim bagimu dari antara saudara-saudaramu; dialah yang harus kamu dengarkan. (KJV) Kis 7:37-38

Yahshua adalah ”Nabi seperti Musa”
Di dalam terang kalimat Firman ini, di sini ada 30 cara dalam mana Adonai Yahshua mirip Musa:

  1. Tepat telah ada 400 tahun waktu sunyi sebelum Adonai (YHWH) mengutus Musa kepada Firaun untuk membebaskan Israel dari perbudakan, demikian juga telah ada 400 tahun waktu sunyi sebelum Adonai mengirim Putra-Nya sendiri, Yahshua Messias, untuk membebaskan Israel secara total dari perbudakan utamanya kepada dosa dan kematian.
  2. Keduanya Musa dan Yahshua diutus oleh Elohim. Kel 3:1-10; Yoh 8:42
  3. Keduanya Musa dan Yahshua adalah orang-orang Yahudi. Kel 2:1-2; Mat 1:1-16; Lukas 1-2; Ibrani 7:14. (Catatan: Ini bukanlah hal kecil, karena orang Muslim mengklaim bahwa Muhammad adalah nabi yang Musa maksudkan di sini; yang mana jelas tidak benar, karena Messias haruslah ada seorang Yahudi – lihat Yoh 4:24).
  4. Keduanya memiliki orang tua Yahudi yang setia. Kel 2:2; Ibr 11:23; Mat 2:13-14
  5. Keduanya lahir dibawah kekuasaan asing. Kel 1:8-14; Lukas 2:1
  6. Keduanya diperlakukan secara buruk oleh raja-raja yang jahat. Kel 1:15-16; Mat 2:16
  7. Keduanya Musa dan Yahshua berada di Mesir dimasa awal hidup mereka, dilindungi secara ajaib dari mereka yang ingin membunuh keduanya. Kel 2:10; Mat 2:14-15
  8. Keduanya menolak kemungkinan untuk menjadi penguasa. Musa dibesarkan sebagai seorang anak dalam keluarga raja dan dapat bersenang-senang dalam kehidupan glamor sebagai seorang penguasa yang kuat, tetapi ia memelih lainnya (Ibr 11:24); Iblis menawarkan Yahshua memerintah atas kerajaan dunia ini (Mat 4:8-9), tetapi menolak tawaran tsb dan memilih menderita dan mati demi orang-orang Israel (dan seisi dunia ini – Yoh 3:16; tambahan dr saya).
  9. Keduanya Musa dan Yahshua ”telah diutus dari gunung Elohim” untuk membebaskan Israel. Musa dari (secara fisik) dari Gunung sinai di Midian, Arabia; Yeshua dari (secara rohani) ”Gunung Zion” di Surga (Ibr 12:22)
  10. Keduanya pada awalnya telah ditolak oleh orang-orang Yahudi. Kel 32:1; Yes53:3; Mat 27:21-22; Rom 11:25
  11. Keduanya diterima oleh orang yang tidak mengenal Elohim. Musa oleh orang Median (Kel 2:14-22); Yahshua oleh bangsa-bangsa di dunia ini (Kis 10:45; 1 Tim3:16)
  12. Keduanya dikritik oleh keluarga mereka. Bil 12:1; Mark 3:20-21
  13. Keduanya tahu Elohim panim l’panim (muka bertemu muka). Elohim bicara langsung kepada Musa dan Yahshua (Kel 3:1-10; Ul 34:10; Luk 9:34-36). Nabi-nabi lainnya telah menerima pewahyuan mereka melalui penglihatan dan mimpi Ul34:10; Yoh 1:18. Keduanya adalah Juru bicara yang berkuasa dari Elohim Mat 17:5; Yoh 3:34
  14. Keduanya adalah guru. Ul 4:1-5; Mat 22:16; Yoh 3:2
  15. Keduanya membukakan Nama Elohim. Kel 3:13-14; Yoh 17:6, 11-12.
  16. Keduanya setia kepada Elohim. Bil 12:5-7; Ibr 3:1-2
  17. Keduanya memberi orang-orang makan roti dari Surga (Kel 16:14-15; Mat 14:19-20) dan melakukan banyak mujizat Kel 4:21-28; Ul 24:10-12; Yoh 5:36; 12:37-38
  18. Keduanya ditunjuk sebagai penyelamat Israel (Musa dari ikatan Firaun; Yahshua dari ikatan Iblis).
  19. Keduanya adalah gembala Israel (Musa memimpin Israel melalui padang belantara (Kel 3:1; Kitab Bilangan), Yahshua memimpin pengikut-Nya sebagai Gembala Yang Baik (Yoh10:10-11; Mat 9:36)
  20. Keduanya hamba-hamba YAHWEH yang rendah hati. Bil 12:3; Luk 2:46-47; Fil 2:8-9
  21. Keduanya berpuasa 40 hari di padang belantara. Kel 34:28; Mat 4:2
  22. Keduanya adalah mediator-mediator dari suatu perjanjian darah: Musa dari perjanjian yang lebih dulu ( Kel 24:7-8 ) dan Yahshua dari perjanjian baru (Mat 26:26-28; Mark 14:24; Luk 22:20; Ibr 9:11-15; 1 Kor 11:25; 2 Kor 3:6)
  23. Keduanya menawarkan untuk mati demi dosa-dosa orang lain. Kel 32:30-33; Yoh 17
  24. Tepat sebagaimana Musa memerintahkan Paskah YAHWEH (the LORD’s Passover) pada tgl 14 Nisan sebagai arti oleh Paskah itu Malaikat Kematian akan berlalu (tidak mampir) dari orang-orang Israel yang percaya di dalam janji Elohim sehubungan dengan darah domba tersebut (Kel12:11-12), demikian juga Yahshua mengurbankan diri-Nya sendiri sebagai Domba kurban Elohim yang telah mengambil dosa-dosa dunia Yoh 1:29.
  25. Tepat sebagaimana Musa telah membawa ”kebangkitan” anak-anak Israel melalui Laut Mati; demikian Yahshua telah menjadi Buah Pertama dari kebangkitan ketika Ia bangkit dari kematian
  26. Tepat sebagaimana Kitab Musa / Taurat diberikan kepada Israel 50 hari setelah Keluar dari Mesir (pada hari Pentakosta atau Shavu’ot), demikian Yahshua telah mengirim Roh Kudus untuk membentuk Gereja 50 hari setelah kebangkitannya.
  27. Kedua wajah mereka bercahaya dengan kemulian surga – Musa di gunung Sinai (Kel 34:34-35) dan Yahshua di gunung Perubahan rupa Mat 17:2.
  28. Sebagaimana Musa telah meninggikan ular tembaga di padang belantara untuk menyembuhkan orang Israel (Bil 21:8-9), demikianlah Yahshua telah ditinggikan di kayu salib untuk menyembuhkan semua orang percaya dari dosa mereka Yoh 12:32
  29. Sebagaimana Musa telah menguasai musuh besar Israel, suku Amalek, dengan mengangkat dan merentangkan tangannya (Kel17:11), demikian juga Yahshua telah mengalahkan musuh utama kita, dosa, melalui tangan-tangan-Nya yang terentang di kayu salib. Yoh 19:18
  30. Sebagaimana Musa telah mengirim 12 mata-mata untuk meneliti Kanaan (Bil 13), demikian pula Yahshua telah mengirim 12 rasul-rasul untuk menjangkau dunia (Mat 10:1); dan sebagaimana Musa menunjuk 70 penguasa atas Israel (Bil 11:16-17), demikian juga Yahshua telah mengurapi 70 murid-murid untuk mengajar bangsa-bangsa (Lukas 10:1).

Bagaimanakah sudah ”seorang Nabi seperti Musa?” Seperti Musa:

  • Ia adalah seorang Yahudi,
  • Pemimpin,
  • Nabi,
  • Pemberi Hukum,
  • Penyelamat,
  • Imam,
  • Yang Diurapi,
  • Perantara antara Elohim dan manusia – bicara Firman Elohim
  • dan seperti Musa, Dia menyerahkan diri-Nya untuk mati bagi dosa-dosa manusia.

“Sebab jikalau kamu percaya kepada Musa, tentu kamu akan percaya juga kepada-Ku, sebab ia telah menulis tentang Aku.” Yohanes 5:46
”Barangsiapa mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, ia sama dengan seorang yang mendirikan rumah di atas tanah tanpa dasar/fondasi Ketika banjir melandanya, rumah itu segera rubuh dan hebatlah kerusakannya.” Lukas 6:49

Bacaan berkait:

Sumber:

Normal
0

false
false
false

FI
X-NONE
AR-SA

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin:0cm;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-ansi-language:FI;
mso-fareast-language:EN-US;}

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog