Hukuman salib di negara-negara Islam, sadis!


Catatan Moderator:
1. Kebenaran berita ini telah terbukti dan dimuat di media Islam berbahasa Arab, WND.com menyatakan. Berita ini hanyalah ringkasan dari berita aslinya Shocking video evidence of Islamic crucifixion; Documented! Blood thirst that killed ‘spy’ accused of U.S. sympathies.” Artikel aslinya memuat banyak link. Link yang ada di artikel Indonesia ini adalah tambahan dari saya, kecuali di tuliskan.
2. Berita ini dimuat untuk mengingatkan para orang Kristen bahwa: a. “musuh kita bukanlah darah dan daging, tetapi roh-roh penguasa dunia ini.” b. masa pengangkatan (rapture) sudah begitu dekat, tanda-tanda akhir jaman yang dikatakan Yeshua dan para nabi dan rasul-Nya (aniaya, kasih semakin tawar, penyesatan, beringas, pembenci, perang, bencana alam dll.) sedang tergenapi dengan pesat. Shalom dan Maranatha! Anggur Baru.

Yeshua Ha Mashiah (Yesus Kristus) berkata: Jikalau suatu pohon kamu katakan baik, maka baik pula buahnya; jikalau suatu pohon kamu katakan tidak baik, maka tidak baik pula buahnya. Sebab dari buahnya pohon itu dikenal. (Mat  12:33)

Hukum penyaliban telah terjadi di beberapa negara Islam yang menerapkan hukum Islam atau Hukum Sharia. Menurut laporan Lebanon Today hukum penyaliban terjadi baru-baru ini di Yamen, Mesir, Afghanistan, Iraq – hukum penyaliban ini dilakukan oleh kelompok-kelompok Islam Sunni.

Yamen: Kelompok Islam Ansar al-Sharia yang menguasai wilayah Azzan, setelah President Saleh ditumbangkan oleh gerakan Jalan Arab, menyalibkan tiga orang pria,  atas tuduhan mata-mata Amerika Serikat.  Tulisan pada foto dari salah satu korban yang tersalib tertulis  “Dia telah disalib untuk tiga hari sesuai (hukum) Sharia,” kata Walid Shoebat, ex-terrorist PLO, menterjemahkan itu dari bahasa Arab untuk media Barat.
Peristiwa ini terjadi beberapa bulan lalu pada waktu Jalan Arab berlangsung.

“Dua orang Saudi dan seorang Yamen juga dihukum mati dengan pedang, dan yang satu pria dibebaskan karena terlalu muda,”  kata Walid mengutip artikel yang sama. Menurut Walid, artikel berkata seorang analisa setempat menyatakan penaliban-penyaliban tersebut adalah “sesuatu yang baru.”

 Afghanistan dan Irak. Laporan berkata, “Seorang peneliti, Saeed Obaid Elaf, berkata bahwa, ‘Kejadian-kejadian hukuman mati (seperti) ini belum pernah terjadi sebelumnya di Yemen tetap mengikuti urutan-urutan peristiwa yang terjadi baru-baru ini di Afghanistan dan Irak.”

Mesir. Seorang pria juga disalib di depan istana kepresidenan dimana President Muhammad Morsi berada. Peristiwa terjadi pada saat president ini bertemu dengan para pemimpin Kristen Mesir 22 Agustus,  laporan berkata. Laporan pertemuan ini diberitakan di saluran TV Al Alam, pemerintah Iran.

Penyaliban ini ditayangkan dalam bentuk video oleh Arabic Sky News, ”Sky News korespondent telah mendapat konfirmasi bahwa angota-anggota (organisasi Islam) Muslim Brotherhood menyalibakan para penentang Muhammad Mursi, telanjang pada pohon-pohon di depan istana keprisidenan. …”

Seorang pemimpin editor koran Mesir dipenjara karena memberitakan penyaliban ini, dituduh mencoba mencoreng nama president Mursi yang adalah orang kuat Muslim Brotherhood. Mr. Shoebat berkata bahwa berita yang dimuat oleh Al Dostour, nama koran ini,  dengan judul ”Muslim Brotherhood Menyalibkan Para Penentang di Depan Istana Keprisidentan di Mesir” menunjukkan sebuah foto yang diambil oleh al-Watan News dari seorang pria yang diselamatkan tentara-tentara keamanan Mesir [Judul dan foto tamparan double  bagi organisasi dari mana Mr. Mursi berasal, sebab tentara adalah kelompok pendukung President Mubarak].

Mr. Shoebat berkata ia tidak terkejut oleh penyaliban-penyaliban di Mesir, sebab Parlement telah memperdebatakan pelegalan tersebut sebagai metode eksekusi sesuai dengan (hukum) Sharia, ”Para pemimpin Muslim Brotherhood Mesir dan para pemimpin Salafist yang keduanya duduk diparlement telah menetapkan panggilan penyaliban sebagai sebuah bentuk hukuman.” Siaran TV Tunisia-Sat juga telah melaporkan penyaliban-penyaliban tersebut, Shoebat berkata.

Laporan WND ini juga memuat video yang menayangkan para Kristen Koptik menangis sangat sedih oleh karena orang-orang Islam Mesir menculiki wanita-wanita Koptik dan memaksa mereka kedalam perbudakan. Mr. Shoebat berkata cerita ini sungguh menghancurkan hati.

Berita lainnya dalam bahasa arab bisa dilihat di sini.

Point-point penting untuk diketahui:

  • Pemimpin Barat mendukung para Jalan Arab, bahkan mempersenjatai para pemberontak Islam (kasus Libya dan Syria) untuk menentang para president ’diktator’ untuk menjadikan negara-negara Islam menjadi demokrasi. Sebagaimana kita ketahui sekarang, (banyak orang Kristen sudah tahu sebelumnya) setelah para ‘diktator’ ini tumbang lahirlah negara-negara dengan pemimpin yang lebih sadis. Pemimpin terdahulu melarang oposisi berdemo dan memenjarai pelakunya; pengganti mereka memakai hukum Sharia untuk menentang faham Islam yang berbeda (Shia, Ahmadiah) dengan Sunni, bahkan lawan politik berfaham Sunni. Mereka yang disalib di sini kemungkinan besar orang-orang Sunni “mata-mata ‘diktator’ yang bekerja sama dengan Barat.”
  • Hukum Islam atau Hukum Sharia, adalah hukum yang bertolak belakang dengan hukum demokrasi. Dalam hukum Sharia, jika seorang Islam bertengkar dengan bukan-Islam (apapun agamanya atau tidak beragama) maka berdasarkan Sharia, orang Islam harus di menangkan, terlepas ia sesungguhnya yang bersalah, berbeda dengan hukum Demokrasi (berakar dari ajaran Yeshua Ha Mahiah) yang diterapkan oleh Barat, semua diadili dengan hukum yang sama tanpa pandang bulu. Perbedaan buah dari kedua hukum ini dapat terlihat dengan jelas pada segala sektor: ekonomi, science, social dan budaya dan kehidupan beragama.  Telah banyak para tokoh Islam yang telah meninggalkan agama Islam setelah mereka tahu apa sesungguhnya ajaran Islam itu.
  • Hukuman salib adalah metode baru yang diterapkan pemimpin Islam (tepatnya Islam Sunni), baru dilakukan di abad 21. Namun ini adalah metode yang telah dikenal sejak sekitar 2000 tahun yang lalu. Sejarah menulis Kerajaan Romawi menyalibkan ribuan para penentangnya di tanah Israel, dan kesalahan lainnya. Itulah sebabnya ketika para pemimpin agama Farisi dan Saduki yang tidak suka akan pengajaran Yeshua Ha Mashiah meminta para Penguasa Roma di Israel untuk menyalibkan Yeshua. Salib adalah lambang kutukan, lambang kematian, Salib bukanlah lambang untuk disembah. Dalam Kristianiti, lambang salib tidaklah lebih dari sebagai alat pengingat umat Kristen: bahwa dosa-dosa mereka telah ditebus YAHWEH oleh sebab Adonai Yeshua Ha Mashiah telah tersalib ganti mereka.
  • Bertambah berat dan luasnya aniaya di negara-negara Islam terhadap orang-orang Kristen dan Yahudi yang didasari dari ajaran Muhammad, ditambah dengan metode penyaliban sebagai hukuman, semakin banyak orang Kristen, seperti Nikolai,  ex-Katolik ini,  yakin bahwa apa yang dikatakan (almarhum) DR. Alberto Rivera bahwa Gereja Roma Katolik adalah ibu rohani dari agama Islam, hal ini juga dikuatkan oleh hubungan Muhammad dengan Kadijah dan sepupu laki-laki Kadijah yang adalah mentor rohani Muhammad; telah banyak artikel ditulis tentang ini, juga bisa dibaca di Faith Freedom Indonesia.

Bacaan berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog
Iklan

Mesir: Muslim Brotherhood menekan media, melarang keras demo anti-Islam


Islam Afifi pemimpin editor dari koran harian el-Dustour adalah satu dari beberapa editor pemimpin koran yang diadili pemerintah Mesir yang baru, dengan tuduhan melawan President Mohamed Morsi,  pemimpin Muslim Brotherhood, organisasi Islam yang menguasai kursi parlement Mesir setelah President H. Mubarak tumbang.  Afifi berkata.”Tuduhan yang melawannya dimotivasi oleh politik. Pengadilan ini akan menjadi test yang nyata dari satu dari beberapa tuntutan utama revolusi Mesir yang adalah demi kebebasan berekpresi.”

Awal bulan ini pengacara TV, Tawfiq Okasha, orang terkenal lainnya, dikenali hukuman “dilarang keluar negeri” atas tuduhan sejenis.

Sejak Morsi menjadi president Juni (2012), langkah-langkah radikal telah dibuat oleh Muslim Brotherhood: Memecat menteri Pertahanan Negera dan wakilnya, termasuk beberapa lagi pimpinan milter teras atas.  ElBaradei memperingatakan bahwa president yang sekarang memiliki terlalu banyak kuasa.

9 Agustus Mesir mengirim berpuluh-puluh tank ke wilayah Sinai, yang berarti merusak janji perdamaian Israel-Mesir yang dibuat tahun 1979. Israel melalui Amerika telah meminta Mesir untuk menghindari ancamannya kepada Israel.

Hari Kamis minggu ini, seorang pemimpin agama Muslim Brotherhood mengeluarkan fatwa, berkata bahwa membunuh para pemerotes anti-orang Islam adalah diijinkan.

Hal-hal ini membuat terkejut para pembela Hak Asasi Manusia di Mesir. Mereka berdemo (Jalan Arab) menggulingkan ’diktator’ President H. Mubarak, sekarang setelah organisasi Muslim Brotherhood (satu dari sekian kelompok Jalan Arab) menguasai jabatan bertindak lebih kejam lagi.

Mohamed ElBaradei, Pemimpin pro-demokrasi Mesir,  menyalahkan tindakan pemerintah memenjarakan editor dan fatwa tersebut berkata perkembangan yang demikian adalah penghianatan nilai-nilai revolusi yang telah dibuat bertahun-tahun melawan Hosni Mubarak, ”Menganjurkan membunuh di dalam nama agama, dan menuduh para revolutionary pengianat bukanlah kejahatan, tetapi  menghina president di berita (press) membawa kepada pemenjaraaan. Hal itu sepertinya revolusi belum pernah terjadi.”

Organisasi Muslim Brotherhood dilarang di Mesir lebih dari 80 tahun oleh karena garis keras yang dianut, sebagai bukti organisasi terroris al-Qaida yang terkenal saat ini adalah salah satu anak dari organisasi Muslim Brotherhood.

Bacaan berkait: 

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Muslim Brotherhood: Mengalahkan Roma, Itali dan Eropa berarti ISLAM akan kembali ke Europa


Ilustrasi gambar Islam menguasai Eropa

Tokoh-tokoh organisasi islam radikal Muslim Brotherhood (Persaudaraan Muslim) buka suara, bahwa bukan hanya Europa saja menjadi target kekuasaan Islam , tetapi seluruh dunia. Untuk melihat video dokumentasi dari artikel ini lihat di bawah pada artikel Mask of Peace: Brotherhood’s Plot for Global Rule.

Al-Kubaisi, seorang Irak yang fasih berbahasa Arab bercerita bahwa pemimpin-pemimpin Muslim Brotherhood telah berkata kepadanya mereka mimiliki rencana untuk menguasai Norwegia dan semua Eropa sebagai bagian dari membawa seluruh dunia di bawah Islam

Muhammed Mahdi Akef, pemimpin Muslim Brotherhood sampai 2010: “Cita-cita the Muslim Brotherhood adalah membentuk sebuah pemerintahan Islam yang penuh.” Artinya: semua hukum negara berazaskan hukum Islam, atau dikenal sebagai hukum Sharia.
“Dimana?” al-Kubaisi bertanya.
Saya tidak tahu,” Akef menjawab. “Kami orang Islam sekarang telah tersebar kesegala tempat. Masih ada perjalanan panjang untuk dituju sebelum kami mampu mengambil kendali (kuasa) di Eropa.” Al-Kubaisi juga mewawancarai Gamal al-Banna, saudara laki-laki Hassan al-Banna, pendiri the Muslim Brohterhood di tahun 1928.

Al-Banna: “Mereka tidak percaya pada kebebasan sama sekali. Tidak ada pemerintahan yang bersifat Islam yang respect kebebasan atau demokrasi.”
Orang senior organisasi ini mencela keras para pemimpin Islam moderat, ia berkata: ”Pikiran Muslim (orang Islam) karatan. Tidak ada sesuatu yang dikerjakan selama 1000 tahun belakangan ini. Apa artinya? Itu artinya bertindak tanpa berpikir. Para Muslim telah menjadi seperti monyet, hanya meniru orang lain. Ini telah berlangsung selama 1000 tahun.”
Al-Banna juga menyatakan bukti bahwa Muslim Brotherhood telah berhasil menggontrol masyarakat adalah pemakai hijab (kerudung kepala) pada wanita-wanita Islam. Ia menambahkan bahwa pemaikain jilbab atau hijab ini tidak didukung oleh pengajaran Kuran. Orang tua ini menunjukkan foto-foto kuno sebagai bukti pengaruh kuat Muslim Brotherhood menguasai masyarakat Mesir: saudara perempuan pendiri organisasi ini tidak memakai jilbab, foto-foto mahasiswi Islam 1959 tidak memakai jilbab- Tidak seorangpun makai baju (bermodel Islam), namun pada foto 2004, 90% mahasiswi memakai jilbab/ hijab. Pakaian kerudung wanita ini telah disebut sebagai ”logo” organisasi Muslim Brotherhood.

Al-Kabaisi bercerita kepada CBN News bahwa Norwegia (tempat dimana dia hidup sekarang) dan Barat telah dibodohi oleh Muslim Brotherhood, Barat dan Amerika keduanya mensupport faham Islam, dan mereka berpikir, ’Mereka adalah orang beragama, sama seperti jemaat-jemaat Kristen.’”

Kamil al-Najjar, ex-Muslim Brotherhood berkomentar tentang keberhasilan diplomasi organisasi ini di negara-negara Barat: “The Muslim Brotherhood memiliki praktek. Mereka telah belajar berbicara dengan dua lidah. Mereka mencoba menipu orang-orang. Mereka telah berhasil menipu banyak politikus Barat untuk percaya kepada mereka.”
Kamil menambahkan, ”Tujuan mereka hanyalah untuk mengontrol dunia dengan Islam. Mereka tahu mereka tidak dapat menggunakan paksaan (kekuatan militer) untuk memurtadkan Barat, jadi mereka memakai tipuan.” 

Pernyataan Kamil ini meneguhkan apa yang Sheik Yusef al-Qaradawi, orang penting dari pemimpin rohani the Muslim Brotherhood nyatakan pada suatu TV berbahasa Arab bahwa ”mengalahkan Roma, Italy dan Eropa berarti bahwa Islam akan datang kembali ke Eropa.”
”Haruskah kemenangan ini penting dimenangkan melalui perang? Tidak, ” pemimpin rohani ini berkata. ”Saya percaya bahwa Islam akan menguasai Eropa tanpa menggunakan kekerasan.”

Al-Kubaisi ditanya apakah organisasi ini akan menguasai dunia dan kekuatan, dijawab. ”Tidak, tidak, tidak seperti ini. Mereka tidak berbicara tentang kekuasaan sama sekali. Tidak, mereka berkata, ”Sekarang, kami ingin hanya ini (Al-Kabaisi merentangkan sedikit ruang diantara kedua tanganya), dan kemudian ini (memperlebar ruang diantra kedua tanganya), dan kemudian ini (kedua tanganya semakin melebar) … dan kemudian mereka memulai bekerja menambah lebih kuasa.”

Video dokumentasi ini dipancarkan pertama kali tanggal 25 Oktober 2011 oleh CBN News.

Walid al-Kubaisi telah memimpin sebuah pembuatan film yang berhubungan dengan masalah di atas: Agitator (bahasa Norwegia), titelnya dalam bahasa Inggris: Freedom, Equality and the Muslim Brotherhood. Keterangan film (dua bahasa) dapat dilihat di sini.

Bacaan berkait:

Referensi:

Mask of Peace: Brotherhood’s Plot for Global Rule

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog