Perancis, Inggris (Uni Eropa) dan USA siap menyerang Syria!


Perang Shia-Sunni di SyriaPemimpin Barat: Perancis, Inggris dan Amerika Serikat,  semakin gencar menekan pemerintahan Bashar al-Assad, bukan hanya secara jalur politik tetapi sedang melangkap ke jalur militer – dengan alasan “Pemerintah Syria telah memakai senjata kimia.”

Sementara badan penyelidik dari PBB memasuki Syria (hari Selasa) untuk meneliti ”benar atau tidak tuduhan tersebut,” pada hari yang sama para pimpinan puncak ketiga negara tersebut mengadakan rapat kusus di negara mereka masing-masing.

President Prancis, François Hollande, pada pertemuan khususnya di depan para duta besar Perancis pada Selasa kemarin menyatakan bahwa “Perancis siap menghukum mereka yang bertanggung jawab untuk kemungkinan serangan gas beracun yang terjadi dekat Damaskus minggu lalu.” Ia juga mengatakan, ”Saya telah memutuskan untuk menambah dukungan militer kita untuk Koalisi Nasional Syria (pihak oposisi bersenjata) untuk melindungi orang-orang sipil.”

Perdana Menteri Inggris, David Cameron dan Menteri Luar Negerinya sangat tidak sabar untuk mengerahkan kekuatan militer menumbangkan al-Assad. Namun aksinya masih ditahan oleh beberapa politisi Inggris.

US ‘ready to go.‘ Seketaris Pertahanan USA pada hari yang sama, Selasa, berkata  kepada BBC bahwa kekuatan-kekuatan bersenjata Amerika di di wilayah konflik adalah ”siap untuk berangkat” jika President Baraq Obama memberi perintah untuk memukul target-target Syria. Kelompok yang didirikan Hagel jugalah, bernama:  yang mendorong pemerintah Mesir di jaman Mubarak untuk mengijinkan organisasi Islam Muslim Brotherhood mendirikan organisasi politik, yang mana telah menjatuhkan Mubarak; hal sejenis juga terjadi di Algeria, mendorong membuka dialog dengan Houmat Daawa Salafia, sebuah kelompok terroris islam bersenjata, reporter WND untuk Timur Tengah menulis,

”Mereka tidak memiliki bukti entah serangan senjata-senjata kimia telah dipakai atau siapa yang bertanggung jawab,” kata President Russia Vladimir Putin kepada David Cameron dalam percakapan mereka melalui telpon. (27/8/2013; France24.com)

Menteri Luar Negeri Russia, Sergei Lavrov berbicara di depan para wartawan Senin tanggal 26, menyatakan ”Menggunakan kekutan (militer) tanpa proposal dari Dewan Keamanan PBB adalah sebuah penyelewengan hukum internasional yang sangat mematikan.” Dan ia menambahkan bahwa Barat sedang menuju kearah ”sebuah jalan kecil (path) yang sangat berbahaya, sebuah jalan kecil yang sangat licin.”

Sementara media Barat banjir dengan dugaan pemerintah resmi Syria telah menggunakan senjata kimia, namun tidak sedikit ahli militer Barat yang tidak percaya tuduhan tersebut, ”tidak mungkin meluncurkan senjata kimia di kandangnya sendiri (di Damaskus),” argument ini semakin didukung dengan ditemukannya bahan-bahan kimia di suatu gedung yang ditinggalkan oleh tentara pemberontak Syria. Pihak ketiga ini sebaliknya meneguhkan tuduhan pemerintah Syria bahwa sesungguhnya kelompok pemberontaklah yang telah memakainya menyrang orang sipil di dekat Damaskus lalu menuduh pemerintah – dengan tujuan kekuatan militer Barat dapat beraksi secara legal, seperti peristiwa di Ivory Coast, Serbia dan Libya.

Bagaimana pun, Tony Blair, bekas PM Inggris, yang telah memimpin Britania secara kontroversi kedalam perang menjajah Irak 2003, pada Selasa kemarin meminta Barat untuk beraksi. Tony Blair adalah seorang penganut Roma Katolik yang taat.

Injil Matius 24:3-8 – Ketika Yesus duduk di atas Bukit Zaitun, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya untuk bercakap-cakap sendirian dengan Dia.
Kata mereka: “Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia?”
Jawab Yesus kepada mereka: “Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu! Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Mesias (Juruselamat), dan mereka akan menyesatkan banyak orang. Kamu akan mendengar deru perang atau kabar-kabar tentang perang. Namun berawas-awaslah jangan kamu gelisah; sebab semuanya itu harus terjadi, tetapi itu belum kesudahannya. Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan. Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat.
Akan tetapi semuanya itu barulah permulaan penderitaan menjelang zaman baru. 

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Iklan

Irak: Serangan bom berantai Islam Sunni menewaskan lebih dari 100 jiwa


Sebuah serangan bom berantai kembali merobek daerah-daerah Islam Shia pada hari Minggu 9 September ini. 6 ledakan bom di kota Bagdad dan ledakan bom di kota-kota lainnya (Kirkuk, Baquba, Basra dan Tuz Khurmato, dan lainnya)  telah menewaskan lebih dari 100 jiwa. Serangan bom Irak Sunni kali ini berkaitan dengan sidang pengadilan bekas Wakil President Tareq al-Hashemi, politikus Sunni, ia dituduh berada di belakang aksi-aksi serangan bom pada tahun-tahun sebelumnya. Pada sidang ini Tareq hakim memutuskan hukuman mati atas dirinya.

Sebelum persidangan dimulai, sekitar 50 jiwa telah tewas dari serangan Islam Sunni, dan setelah sidang enam wilayah sekitar Bagdad bom-bom diledakan di tempat-tempat komersil, menghasilkan sekitar 50 jiwa lagi tewas terbunuh.

Setelah tentara Amerika dan Inggris meninggalkan tanah Irak, perselisihan kekuatan politik  antara kubu Sunni dan Shia semakin tajam. Orang Shia adalah mayoritas di Irak dan PM Irak, Nuri al-Maliki, adalah orang Shia. Saddam Hussein, bekas president yang dihukum gantung, adalah Islam Sunni. Ia tidak hanya membuat masyarakat Islam Shia miskin, tetapi juga membunuh ribuan suku Kurdi, yang adalah Sunni.   Irak Selatan umumnya dihuni oleh orang Arab, bagian utara (Kurdistan) dikuasai oleh suku Kurdi.  Suku lainnya yang penting di Irak adalah suku Kasdim (Chaldean) memiliki bahasa ibu sendiri, kulit mereka lebih putih bahkan dibanding suku Kurdi sekalipun. Suku Kasdim ini adalah orang-orang penting di Kerajaan Babilonia di jaman nabi Daniel (Ibrani). Mereka terbagi dalam dua kelompok besar agama: Kristen (lebih dikenali sebagai bangsa Assur (Assyrian) berbahasa Aram, dan satunya lagi Roma Katolik (lebih dikenal sebagai bangsa atau suku Chaldean, seperti yang ada di Irak). Dipercayai bahwa rasul Thomas orang pertama yang memberitakan Injil ke wilayah Assur (Mesopotamia) termasuk India.

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Tentara elite Iran siap menterror negara Turkey demi pemerintah Shia Syria


Artikel ini ditulis untuk Anda mengerti situasi Akhir Jaman dalam perspektif Alkitab.

Reza Kahlili (nama samaran) orang Iran yang bekerja untuk CIA melaporkan (ini rangkumannya, silahkan baca sendiri artikel aslinya!):
Sejumlah Unit 400 Pasukan Quds elit telah aktiv di dalam Turkey. Sumber militer Iran telah mengkonfirmasikan berita ini. Koran Jerman Die Welt Senin melaporkan Iran telah mengirim lebih dari 100 mata-mata ke dalam Turkey sejak Maret dan telah mendukung para pejuang PKK.

Para pemimpin Iran telah terus menerus memperingatkan Turkey, Arab Saudi dan bahkan USA, bahwa setiap campur tangan di Syria-menggulingkan President Assad adalah garis merah mereka.

Koran Turkey melaporkan beberapa agent mata-mata Iran telah ditangkap. Para mata-mata ini mengakui mereka bekerja sama dengan para pejuang gerilja Kurdi dari partai PKK menyerang di dalam negara Turkey.

Beberapa bulan belakangan ini bentrok antara tentara Turkey dengan pejuang kemerdekaan Kurdistan semakin panas. Orang Kurdi bukan saja ingin memiliki negara sendiri, tetapi juga jika mungkin merebut tanah Kurdistan balik ke tangan mereka.

Komentar:

  • Politik-Islam: Telah bertahun-tahun pemerintah Islam Iran meghukum gantung para aktivis Kurdi- puluhan, yang ingin mengembalikan tanah mereka dari pemerintah Iran. Contoh kasus. Percaturan politik Iran berubah, digoncangnya pemerintahan Shia Syria telah membuat Iran bekerja sama dengan tentara Kurdi menterror Turkey-musuh besar suku Kurdi dari utara; dari selatan adalah Irak (di jaman Sadam Hussein). Deru perang yang berawal di Afrika Utara telah bergerak ke Timur: Syria, dan sekarang ke Asia Minor: Turkey.
    Masalah komplek politik Islam yang lebih dalam dari block negara Shia vs Sunni baca Iraq and the Middle Eastern Cold War by Aymenn Jawad Al-Tamimi (21/8/2010).
  • Alkitab: Apa yang Anda saksikan dan dengan: “Deru perang atau kabar-kabar akan perang” di mana-mana telah dinubuatkan oleh Yeshua Ha Mashiah (Yesus Kristus), bersamaan waktunya dengan bencana alam dan kelaparan adalah tanda-tanda kembalinya Yeshua untuk mengakhiri abad yang jahat ini dan memulai abad 1000 tahun yang baru dimana Dia dan umat-Nya akan memimpin dunia dengan adil. Baca Matius 24 dan Markus 13:3-8, juga Wahyu 20 dan 21. Alkitab memuat lebih dari 800 nubuatan, lebih dari 500 nubuatan telah digenapi; sederhananya, Alkitab membuktikan keabsahannya sebagai FIRMAN Elohim YAHWEH, terlepas orang mau akui atau tidak.

Ingatlah: Hakim seluruh umat manusia di Akhir Jaman adalah Yeshua Ha Mashiah (Yesus Kristus, atau Isa al-Masih di dalam Islam), Dia akan menghakimi kita bukan dengan ajaran-ajaran agama masing, tetapi berdasarkan ajaran dan perintah-Nya yang tertulis di Alkitab, PERHATIKAN kitab Mazmur pasal 2, ini adalah pesan peringatan YAHWEH melalui raja Daud, pada ayat 10-12 kita dan khususnya para pemimpin dunia diperingatkan: Oleh sebab itu, hai raja-raja, bertindaklah bijaksana, terimalah pengajaran, hai para hakim dunia! Beribadahlah kepada YAHWEH dengan takut dan ciumlah kaki-Nya dengan gemetar, supaya Ia jangan murka dan kamu binasa di jalan, sebab mudah sekali murka-Nya menyala. Berbahagialah semua orang yang berlindung pada-Nya! 

Saya percaya orang Islam dan orang Katolik mengerti apa artinya “ciumlah kaki-Nya.” Yeshua begitu mengasihi manusia, sehingga Dia rela menderita bahkan memberi nyawa-Nya demi menebus dosa-dosa kita, tetapi jika manusia menolak pengorbanan-Nya yang begitu besar tersebut, maka akan menerima hukuman yang sangat berat dari Yeshua, Alkitab berkata.

Referensi:

Reza Kahlili served in CIA Directorate of Operations, as a spy in the Iranian Revolutionary Guard, counterterrorism expert; currently serves on the Task Force on National and Homeland Security, an advisory board authorized by Congress. He is the author of the award winning book “A Time to Betray” and regularly appears in national and international media as an expert on Iran and counterterrorism in the Middle East.

Catatan tentang video ini: Itu berbicara banyak tentang ‘nubuatan’ datangnya imam Mahdi berdasarkan Hadis, tapi tidak ada satu pun referensinya. Kata-kata yang disebut ‘nubuatan Hadis’ umumnya diambil dari kalimat-kalimat di Alkitab yang kemudian dipelintirkan isinya. Jadi dari sisi Kristen, iman Mahdi ini adalah jelas mashiah/ messias/ messiah palsu. Isinya adalah suatu propaganda Islam Shia untuk meminta umatnya berperang melawan: Barat, Israel dan Arab Sunni – sebagai syarat datangnya imam Mahdi tersebut.

Iblis bekerja keras untuk membawa umat manusia binasa – bahkan di dalam kekekalan (dosa membunuh/ menumpahkan darah sesama). Umat Kristen berdoalah untuk saudara dan saudari dari umat Islam agar mereka yang sungguh haus akan kebenaran dapat diluputkan dari tipuan Iblis dan mereka boleh diselamatkan. Saya belum menemukan data kematian dan kelahiran di negara-negara Islam, tapi saya pikir bahwa di abad ke 21 ini jumlah kematian karena perang dan bencana alam jauh melebihi jumlah kelahiran bayi di negara-negara Islam, jika ini benar maka nubuatan  Wahyu 3:8, maut dan alam maut yang menunggangi kuda hijau kuning telah tergenapi.

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Hukuman salib di negara-negara Islam, sadis!


Catatan Moderator:
1. Kebenaran berita ini telah terbukti dan dimuat di media Islam berbahasa Arab, WND.com menyatakan. Berita ini hanyalah ringkasan dari berita aslinya Shocking video evidence of Islamic crucifixion; Documented! Blood thirst that killed ‘spy’ accused of U.S. sympathies.” Artikel aslinya memuat banyak link. Link yang ada di artikel Indonesia ini adalah tambahan dari saya, kecuali di tuliskan.
2. Berita ini dimuat untuk mengingatkan para orang Kristen bahwa: a. “musuh kita bukanlah darah dan daging, tetapi roh-roh penguasa dunia ini.” b. masa pengangkatan (rapture) sudah begitu dekat, tanda-tanda akhir jaman yang dikatakan Yeshua dan para nabi dan rasul-Nya (aniaya, kasih semakin tawar, penyesatan, beringas, pembenci, perang, bencana alam dll.) sedang tergenapi dengan pesat. Shalom dan Maranatha! Anggur Baru.

Yeshua Ha Mashiah (Yesus Kristus) berkata: Jikalau suatu pohon kamu katakan baik, maka baik pula buahnya; jikalau suatu pohon kamu katakan tidak baik, maka tidak baik pula buahnya. Sebab dari buahnya pohon itu dikenal. (Mat  12:33)

Hukum penyaliban telah terjadi di beberapa negara Islam yang menerapkan hukum Islam atau Hukum Sharia. Menurut laporan Lebanon Today hukum penyaliban terjadi baru-baru ini di Yamen, Mesir, Afghanistan, Iraq – hukum penyaliban ini dilakukan oleh kelompok-kelompok Islam Sunni.

Yamen: Kelompok Islam Ansar al-Sharia yang menguasai wilayah Azzan, setelah President Saleh ditumbangkan oleh gerakan Jalan Arab, menyalibkan tiga orang pria,  atas tuduhan mata-mata Amerika Serikat.  Tulisan pada foto dari salah satu korban yang tersalib tertulis  “Dia telah disalib untuk tiga hari sesuai (hukum) Sharia,” kata Walid Shoebat, ex-terrorist PLO, menterjemahkan itu dari bahasa Arab untuk media Barat.
Peristiwa ini terjadi beberapa bulan lalu pada waktu Jalan Arab berlangsung.

“Dua orang Saudi dan seorang Yamen juga dihukum mati dengan pedang, dan yang satu pria dibebaskan karena terlalu muda,”  kata Walid mengutip artikel yang sama. Menurut Walid, artikel berkata seorang analisa setempat menyatakan penaliban-penyaliban tersebut adalah “sesuatu yang baru.”

 Afghanistan dan Irak. Laporan berkata, “Seorang peneliti, Saeed Obaid Elaf, berkata bahwa, ‘Kejadian-kejadian hukuman mati (seperti) ini belum pernah terjadi sebelumnya di Yemen tetap mengikuti urutan-urutan peristiwa yang terjadi baru-baru ini di Afghanistan dan Irak.”

Mesir. Seorang pria juga disalib di depan istana kepresidenan dimana President Muhammad Morsi berada. Peristiwa terjadi pada saat president ini bertemu dengan para pemimpin Kristen Mesir 22 Agustus,  laporan berkata. Laporan pertemuan ini diberitakan di saluran TV Al Alam, pemerintah Iran.

Penyaliban ini ditayangkan dalam bentuk video oleh Arabic Sky News, ”Sky News korespondent telah mendapat konfirmasi bahwa angota-anggota (organisasi Islam) Muslim Brotherhood menyalibakan para penentang Muhammad Mursi, telanjang pada pohon-pohon di depan istana keprisidenan. …”

Seorang pemimpin editor koran Mesir dipenjara karena memberitakan penyaliban ini, dituduh mencoba mencoreng nama president Mursi yang adalah orang kuat Muslim Brotherhood. Mr. Shoebat berkata bahwa berita yang dimuat oleh Al Dostour, nama koran ini,  dengan judul ”Muslim Brotherhood Menyalibkan Para Penentang di Depan Istana Keprisidentan di Mesir” menunjukkan sebuah foto yang diambil oleh al-Watan News dari seorang pria yang diselamatkan tentara-tentara keamanan Mesir [Judul dan foto tamparan double  bagi organisasi dari mana Mr. Mursi berasal, sebab tentara adalah kelompok pendukung President Mubarak].

Mr. Shoebat berkata ia tidak terkejut oleh penyaliban-penyaliban di Mesir, sebab Parlement telah memperdebatakan pelegalan tersebut sebagai metode eksekusi sesuai dengan (hukum) Sharia, ”Para pemimpin Muslim Brotherhood Mesir dan para pemimpin Salafist yang keduanya duduk diparlement telah menetapkan panggilan penyaliban sebagai sebuah bentuk hukuman.” Siaran TV Tunisia-Sat juga telah melaporkan penyaliban-penyaliban tersebut, Shoebat berkata.

Laporan WND ini juga memuat video yang menayangkan para Kristen Koptik menangis sangat sedih oleh karena orang-orang Islam Mesir menculiki wanita-wanita Koptik dan memaksa mereka kedalam perbudakan. Mr. Shoebat berkata cerita ini sungguh menghancurkan hati.

Berita lainnya dalam bahasa arab bisa dilihat di sini.

Point-point penting untuk diketahui:

  • Pemimpin Barat mendukung para Jalan Arab, bahkan mempersenjatai para pemberontak Islam (kasus Libya dan Syria) untuk menentang para president ’diktator’ untuk menjadikan negara-negara Islam menjadi demokrasi. Sebagaimana kita ketahui sekarang, (banyak orang Kristen sudah tahu sebelumnya) setelah para ‘diktator’ ini tumbang lahirlah negara-negara dengan pemimpin yang lebih sadis. Pemimpin terdahulu melarang oposisi berdemo dan memenjarai pelakunya; pengganti mereka memakai hukum Sharia untuk menentang faham Islam yang berbeda (Shia, Ahmadiah) dengan Sunni, bahkan lawan politik berfaham Sunni. Mereka yang disalib di sini kemungkinan besar orang-orang Sunni “mata-mata ‘diktator’ yang bekerja sama dengan Barat.”
  • Hukum Islam atau Hukum Sharia, adalah hukum yang bertolak belakang dengan hukum demokrasi. Dalam hukum Sharia, jika seorang Islam bertengkar dengan bukan-Islam (apapun agamanya atau tidak beragama) maka berdasarkan Sharia, orang Islam harus di menangkan, terlepas ia sesungguhnya yang bersalah, berbeda dengan hukum Demokrasi (berakar dari ajaran Yeshua Ha Mahiah) yang diterapkan oleh Barat, semua diadili dengan hukum yang sama tanpa pandang bulu. Perbedaan buah dari kedua hukum ini dapat terlihat dengan jelas pada segala sektor: ekonomi, science, social dan budaya dan kehidupan beragama.  Telah banyak para tokoh Islam yang telah meninggalkan agama Islam setelah mereka tahu apa sesungguhnya ajaran Islam itu.
  • Hukuman salib adalah metode baru yang diterapkan pemimpin Islam (tepatnya Islam Sunni), baru dilakukan di abad 21. Namun ini adalah metode yang telah dikenal sejak sekitar 2000 tahun yang lalu. Sejarah menulis Kerajaan Romawi menyalibkan ribuan para penentangnya di tanah Israel, dan kesalahan lainnya. Itulah sebabnya ketika para pemimpin agama Farisi dan Saduki yang tidak suka akan pengajaran Yeshua Ha Mashiah meminta para Penguasa Roma di Israel untuk menyalibkan Yeshua. Salib adalah lambang kutukan, lambang kematian, Salib bukanlah lambang untuk disembah. Dalam Kristianiti, lambang salib tidaklah lebih dari sebagai alat pengingat umat Kristen: bahwa dosa-dosa mereka telah ditebus YAHWEH oleh sebab Adonai Yeshua Ha Mashiah telah tersalib ganti mereka.
  • Bertambah berat dan luasnya aniaya di negara-negara Islam terhadap orang-orang Kristen dan Yahudi yang didasari dari ajaran Muhammad, ditambah dengan metode penyaliban sebagai hukuman, semakin banyak orang Kristen, seperti Nikolai,  ex-Katolik ini,  yakin bahwa apa yang dikatakan (almarhum) DR. Alberto Rivera bahwa Gereja Roma Katolik adalah ibu rohani dari agama Islam, hal ini juga dikuatkan oleh hubungan Muhammad dengan Kadijah dan sepupu laki-laki Kadijah yang adalah mentor rohani Muhammad; telah banyak artikel ditulis tentang ini, juga bisa dibaca di Faith Freedom Indonesia.

Bacaan berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Mesir: Muslim Brotherhood menekan media, melarang keras demo anti-Islam


Islam Afifi pemimpin editor dari koran harian el-Dustour adalah satu dari beberapa editor pemimpin koran yang diadili pemerintah Mesir yang baru, dengan tuduhan melawan President Mohamed Morsi,  pemimpin Muslim Brotherhood, organisasi Islam yang menguasai kursi parlement Mesir setelah President H. Mubarak tumbang.  Afifi berkata.”Tuduhan yang melawannya dimotivasi oleh politik. Pengadilan ini akan menjadi test yang nyata dari satu dari beberapa tuntutan utama revolusi Mesir yang adalah demi kebebasan berekpresi.”

Awal bulan ini pengacara TV, Tawfiq Okasha, orang terkenal lainnya, dikenali hukuman “dilarang keluar negeri” atas tuduhan sejenis.

Sejak Morsi menjadi president Juni (2012), langkah-langkah radikal telah dibuat oleh Muslim Brotherhood: Memecat menteri Pertahanan Negera dan wakilnya, termasuk beberapa lagi pimpinan milter teras atas.  ElBaradei memperingatakan bahwa president yang sekarang memiliki terlalu banyak kuasa.

9 Agustus Mesir mengirim berpuluh-puluh tank ke wilayah Sinai, yang berarti merusak janji perdamaian Israel-Mesir yang dibuat tahun 1979. Israel melalui Amerika telah meminta Mesir untuk menghindari ancamannya kepada Israel.

Hari Kamis minggu ini, seorang pemimpin agama Muslim Brotherhood mengeluarkan fatwa, berkata bahwa membunuh para pemerotes anti-orang Islam adalah diijinkan.

Hal-hal ini membuat terkejut para pembela Hak Asasi Manusia di Mesir. Mereka berdemo (Jalan Arab) menggulingkan ’diktator’ President H. Mubarak, sekarang setelah organisasi Muslim Brotherhood (satu dari sekian kelompok Jalan Arab) menguasai jabatan bertindak lebih kejam lagi.

Mohamed ElBaradei, Pemimpin pro-demokrasi Mesir,  menyalahkan tindakan pemerintah memenjarakan editor dan fatwa tersebut berkata perkembangan yang demikian adalah penghianatan nilai-nilai revolusi yang telah dibuat bertahun-tahun melawan Hosni Mubarak, ”Menganjurkan membunuh di dalam nama agama, dan menuduh para revolutionary pengianat bukanlah kejahatan, tetapi  menghina president di berita (press) membawa kepada pemenjaraaan. Hal itu sepertinya revolusi belum pernah terjadi.”

Organisasi Muslim Brotherhood dilarang di Mesir lebih dari 80 tahun oleh karena garis keras yang dianut, sebagai bukti organisasi terroris al-Qaida yang terkenal saat ini adalah salah satu anak dari organisasi Muslim Brotherhood.

Bacaan berkait: 

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Yemen: Bom bunuh diri menewaskan lebih 96 tentara di Sanaa


Hari Senin, 21 Mei 2012, satu hari sebelum parade militer untuk memperingati Hari Persatuan Nasional Yemen, sebuah bom bunuh dini meledak di tengah-tengah latihan parade di sebuah lapangan di Sanna ibukota Yemen. Lebih dari 96 tentara dan lebih 200 tentara luka-luka, laporan terakhir menyatakan. Jalan Arab (atau Arab Spring, Barat menyebutnya) rupanya belum selesai di Yemen.

Kota Sanaa adalah termasuk kota yang bersejarah dalam penyebaran agama Islam, di sebuah  mesjid kuno di Sanaa telah dijumpai sejumlah naskah-naskah Kuran, dan dinyatakan sebagai salah satu naskah Kuran yang tertua yang masih ada.

Tragedi yang terjadi menjelang menyambut hari yang bersejarah bagi bangsa Yemen, dimana pada tanggal 22 Mei 1990 penyatuan antara Yemen Utara dan Selatan terjadi.

Sebuah sumber Keamanan mengatakan kepada Yemen Times  bahwa pembunuh bunuh diri adalah seorang tentara yang ikut di dalam latihan tersebut. Namun Menteri Pertahanan mengutip pernyataan saksi mata yang berkata bahwa pembom bunuh diri menyelinap masuk kedalam tempat latihan pada Lapangan Al-Sabeen, dan meledakkan dirinya sendiri. Dua pembom bunuh diri lainnya berhasil tertangkap.

Kelompok terroris Al-Qaeda,  mengumumkan diri sebagai pelakunya tragedi tersebut.
Ansar Al-Sharia, sebuah kelompok yang berkaitan dengan Al-Qaeda  yang berada di Abyan dan Shabwa, di Selatan Yemen telah memberi korfirmasi sebagai pelaku dari serangan yang mematikan di hari bersejarah tersebut. Media Arab internasional, Al Jazeera, juga mengkorfirmasikan klaim kelompok Islam Ansar Al-Sharia ini.

Al-Qaida di Semenanjung Arab berkata Menteri Pertahanan adalah target dari serangan tersebut (yang tentunya tidak ada pada latihan parade tersebut) dan memperingatkan adanya serangan-serangan pada pemerintah jika perlawanan terhadap kelompok Islam tersebut tidak berhenti. Pemerintah Yemen sejak ex-president Ali Abdullah Saleh terus memerangi kelompok Islam Al-Qaeda yang beroperasi di Yemen. Dan USA adalah negara utama pendukung tindakkan pemerintah Yemen.

Komentar:
Sukar untuk dimengerti oleh masyarakat dunia bahkan bagi mayoritas orang Islam sendiri, bahwa pembela-pembela ajaran Islam yang fanatik justru adalah para kelompok Islam (baik Sunni maupun Shia) yang mengerti bahasa Arab dan mereka juga yang selalu mengobarkan ancaman dan tindakan terror, meng-halal-kan kekerasan dan pembunuhan bagi siapa saja yang tidak setuju dengan ajaran mereka. Dengan terbukanya Dunia Islam dengan teknologi komunikasi beberapa dekade belakangan ini, siaran-siaran Kristen berbahasa Arab lahir, seperti Al-Hayat TV. Berjuta-juta orang Islam telah meninggalkan iman mereka, dari jutaan yang ‘murtad’ tersebut terdapat ribuan ahli Kuran dan imam menjadi pengikut Yeshua Ha Mashiah (Yesus Kristus/ Isa al-Masih).  Pemerintah Barat memerangi terrorists Islam di satu sisi, di sisi lain memakai mereka menumbangkan para pemimpin negara Islam, Afrika Utara adalah contohnya. Ledakan bom di kota Damaskus, Syria baru-baru ini, 10 Mei, menewaskan sedikitnya 55 jiwa dan melukai hampir 400 lainnya adalah suatu serangan melawan president Ashad (saya tidak membenarkan Ashad, bagaimananpun), intelejent NATO membenarkan bahwa pelakunyanya adalah kelompok Al-Qaida. Politik dua-muka Amerika dan beberapa negara Barat inilah yang menyebabkan banyak negara Barat jadi bangkrut. Kiranya bangsa Yemen mendapatkan damai sejahtera dan hati yang memaafkan dari Elohim Yang Mahapengasih, tidak membalas kejahatan dengan kejahatan. Amin.

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Arab Spring or Arab Dying?


Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Elohim (Allah). (Mat 5:6,9)

Peta Jalan Arab atau Arab Spring“Arab Spring” atau “Jasmine Revolusi” orang Afrika Utara menyebutnya telah berlangsung lebih dari satu tahun 4 bulan sejak Desember 2010. Benarkah hasilnya adalah orang-orang Arab Islam (dengan segala cabangnya) maupun Arab non-Islam menuju pertumbuhan yang positif (universal positif, bukan golongan tertentu saja) seperti nama dari gerakan tersebut “Arab Spring” yang artinya “Arab bersemi”? Atau sebaliknya, menuju ke jalan kehancuran, yakni “Arab Dying” – kemunduran di dalam moral, stabilitas dan ekonomi, dan tumbangnya jiwa-jiwa manusia yang terus membengkak?

Artikel ini ditulis untuk bangsa Arab dan negara Islam lainnya (pada khususnya) dan komunitas dunia (pada umumnya) merenungkan dan mengevaluasi kembali Arab Spring atau “Jalan Arab” (pemikir Islam Barat mengenalnya), ”kearah mana sesungguhnya masyarakat Arab sedang menuju, kearah yang benar atau kearah yang salah?”

Jalan Arab ini masih terus berlangsung di berbagai negara Arab saat artikel ini ditulis, di di negara tertentu seperti Mesir, Bahrain, Iran ‘bara api Jalan Arab’ belum mati, itu terpendam di bawah karpet, sebagian menyala-nyala dengan jelas seperti di Syria, lebih dari satu tahun tanpa pemecahan yang jelas. Mari kita teliti apakah peristiwa yang berlangsung di negara-negara Timur Tengah ini benar “Arab Spring” atau sesungguhnya adalah “Arab Dying”?

Daftar di bawah ini mungkin akan bisa menolong Anda mengerti apa yang saya maksud di atas.

Unsur positif, dari Jalan Arab (panggilan dari mana konsep gerakan demo ini berasal yg berarti ’masyarakat Arab turun kejalan’) bisa didaftarkan sebagai berikut:

  • Tumbangnya para pemimpin ‘diktator’ seperti Ben Ali (Tunisia), Hosni Mubarak (Mesir), Muamar Qaddafi (Libya) dan yg keempat, dan bukan terakhir, adalah Ali Abdullah Saleh (Yemen).
  • Lahirnya sistim pemilihan-pemimpin negara yang lebih melibatkan suara rakyat. Masih jauh dari standard Barat namun itu suatu awal yang baik. Ini perlu didukung, dan mayarakat Barat bersedia turut membayar harganya.
  • Organisasi Hak-hak Asasi Manusia mulai bisa beroperasi dan berpengaruh di negara-negara bekas ’diktatorsip’ tersebut.
  • Mayarakat Arab mulai mendapat ekses ke media internasional lebih bebas lagi. Mereka sekarang bukan saja bisa mengikuti berita dunia tapi juga mulai memberitakan kabar melalui media sosial (facebook, twiter, e-mail dan lain sebagainya).
  • Hak-hak wanita mulai diperkenalkan dan dibawa ke pengadilan. Para wanita di negara-negara Islam mulai berani membuka suara dimuka umum, melakukan aksi bakar diri di muka umum demi haknya. Yang terakhir ini ekstrim. Wanita  yang dahulunya hanyalah ’objek’ atau pelengkap dari kebutuhan pria, sekarang peranan dan kemampuan intelek wanita mulai diterima dan diakui oleh para pria Arab, ini tentunya suatu hal yang sangat positif. Jangan salah, saya tidak setuju feminism yang berlandaskan pemberontakan, namun saya mendukung hak wanita sebagaimana Alkitab menyatakan bahwa “Wanita adalah rekan kerja yang sepadan bagi Pria.”

Unsur negatip akibat Jalan Arab atau Arab Spring, (atau harga yang harus dibayar jika kita tidak ingin dikatakan sebagai unsur atau efek negatip) tidaklah sedikit dan tidak murah. Berikut ini hanyalah beberapa contoh:

  • Hancurnya kebutuhan dasar mayarakat Arab, seperti: rumah, harta benda, pekerjaan dan fasilitas-fasilitas umum. Siapakah yang tahu berapa besar kerugian  material mereka?
  • Hancurnya infrastruktur negara-negara yang terlanda Jalan Arab tersebut oleh karena dirusak secara sengaja oleh para demontrant dan aparat pemerintah serta serangan pihak ketiga (NATO di Libya). Berapa milyar dollar telah hilang untuk harga positif di atas? US$ 20,56 billion dari factor GDP dan US$ 35,28 billion dari factor keuangan masyarakat, total US$ 55,84 billion (Sembilan angka nol di belakang koma!!). Angka ini hanya untuk Libya, Mesir, Tunisia, Syria, Yamen dan Bahrain bersama untuk tahun 2011 saja. Ini hanyalah menambah berat utang negara!
  • Lenyapnya ribuan jiwa-jiwa yang mereka kasihi dan berpotensi bagi keluarga dan bangsa. Di Syria saja, laporan PBB bulan Maret berkata sudah lebih dari 9000 tewas. 846 jiwa di Mesir. Dan tidak terhitung di Libya. Orang-orang Arab bertumbangan (dying) terus-menerus malalui aksi Jalan Arab (spring) ini. Di Libya penculikan dan pembunuhan terus berlangsung dibawah payung pemerintahan yang baru.
  • Para aktivist Jalan Arab menyerukan perang kepada aparat militer, ”NoSCAF” (No Supreme Council of the Armed Forces). Dengan kata lain faktor stabilitas dan keamanan negara ditolak, coba digantikan oleh ’demokrasi-kebebasan tanpa batas’ (’kuasa sepenuhnya berada di tangan rakyat, dari rakyat untuk rakyat,’ ini adalah slogan sosial-komunis sebelum Cina komunis dibawah pimpinan Mao Zedong / Cetung menjadi penguasa tunggal). Dari total ’kontrol’ menuju ke arah total ’freedom,’ ini adalah jalan menuju kepada hukum rimba dan anarkis – kematian negara dan bangsa melalui jalan tol!
  • Karena motivasi dari Jalan Arab ini adalah ketidak puasan dan rasa iri atas keberhasilan suku lainnya dan faham Islam yang berbeda (Sunni dan Syiah/ Shi’a), maka kita akan tahu hasil akhirnya, sekarangpun sudah terlihat, ialah kepahitan, dendam, saling bunuh. Ini akan semakin parah jika aparat hukum dan negara tidak berfungsi, hanya mayoritas yang menang, keadilan akan semakin terinjak. Politikus menyebut kejadian ini sebagai ”Arab Spring,” Alkitab melihat semua ini sebagai ”Arab Dying.” (Amsal 29:18)
  • Dikatakan bahwa Jalan Arab ini bertujuan meruntuhkan pemimpin yang korupsi. Namun kita perlu bertanya,  ”apakah pemimpin yang beriktunya lebih bersih dari para’diktator’ yang telah tumbang atau yang ingin ditumbangkan?” Tidak ada jaminan sama sekali! Sejarah dunia telah membuktikan para pemimpin dunia yang telah menolak keadilan dan kebenaran yang bersumber dari hikmat YAHWEH, Elohim Pencipta alam semesta, pemerintahan mereka tumbang. Korupsi (material) bukanlah akar penyakit pemimpin, tetapi bejat moral (immorality), yakni menolak hikmat Pencipta mereka. Buta akan diri sendiri adalah penyakit yang parah, baca Matius 7:3-5.
  • Mayoritas rakyat Arab yang haus demokrasi sekarang sadar bahwa para pemimpin yang baru akan lebih ’diktator’ dari yang sebelumnya. Dahulu mereka dikontrol secara politik, sekarang jiwa dan pikiran mereka dikontrol dibawah Hukum Sharia. Arab non-Islam khusunya sangat kuatir atas gejala ini, nyawa mereka lebih terancam akitbat Arab Spring ini, di Syria sedikitnya 200 Kristen dibunuh oleh kelompok Islam anti president Assad. Di Mesir, baru-baru ini bangunan gereja, rumah toko orang-orang Kristen dibakar oleh Islam Salafi, oleh sebab Kristen memberi suara kepada calon pemimpin Islam moderat.
  • Islam jelas mengajar bahwa faham Demokrasi (Barat secara umum) adalah haram – ini arti perjuangan yg sebenarnya dari kelompok radikal Islam Nigeria yang bernama ”Bako Haram.” Bako adalah sebuah kata dari Nigeria Utara yang berarti ”pendidikan atau filosofi.” Artinya kekacauan dan ketidak stabilan di negara-negara Timur Tengah akan lebih parah lagi di masa depan jika dibanding jaman ‘pemerintahan militer’ sebelumnya.

Hasil dari ”Arab Spring” sesungguhnya adalah ”Arab Dying” kerugian bagi rakyat dan negara Arab baik secara material, jiwa dan roh.

Efek buruk Jalan Arab ini juga mempengaruhi negara-negara Barat dan Israel, termasuk Indonesia:

  • Harga minyak yang semakin meroket, pengeluaran anggaran negara bertambah untuk biaya perang (langsung dan tidak langsung) menolong para aktivist Jalan Arab atau ’radikal/ terrorist Islam’ (para pemerintah militer Islam menamai mereka).
  • Biaya tambahan untuk para imigran perang dan mereka yang hidup di tenda pengungisan sementara, biaya control perbatasan negara dll.
  • Belum lagi aksi balas dendam orang Arab kepada Barat atas kekacauan Timur Tengah yg dibuat oleh para politikusnya; banyak masyarakat Barat Kristen dan non Kristen tidak setuju dengan kebijakan luar negeri pemimpin mereka.
  • Israel juga dirugikan oleh Jalan Arab ini sekalipun Israel netral, keamaan dan stabilitas Israel terganggu dengan ketidak stabilan negara-negara tetangganya.

Akankah para Mahasiswa Islam Indonesia ingin juga membangkitkan Jalan Arab ini di tanah air Indonesia, seperti yang nampak pada akhir Maret 2012 dengan isiu “harga BBM naik”? Orang bijaksana dan berwawasan luas tidak akan mudah ditipu. Hukum negara harus dijunjung tinggi, setiap gerakan “atas nama membela rakyat” namun melanggar hukum negara adalah penghiatan dan musuh rakyat yang berdaulat.

Alkitab mencatat dan menilai sejarah kehidupan manusia. Isi Alkitab menyatakan bahwa Arab Spring hanyalah sebuah nama dari sebuah movement yang berlandaskan sebuah ideologi kotor (unclean spirit) yang sedang menjalar di negara-negara Arab, yang juga menyebar ke negara non-Arab. Hasil dari ”Arab Spring” sesungguhnya adalah ”Arab Dying” kerugian bagi rakyat dan negara Arab baik secara material, jiwa dan roh. (Wahyu 16:12-14).

  • Perang antar suku dan negara semakin berkobar dan parah, itu merambat ke negara lainnya (Mat 24:6-8)
  • Islam radikal menjadi semakin ekstrim, Mohamed Merah hanyalah satu dari puluhan ribu. Alkitab memberi jalan keluar: balas kejahatan dengan kebaikan, kasihilah musuhmu. Dendam, benci dan pembunuhan adalah jalan Iblis, bukan Elohim (Yoh 10:10).
  • Karena fokusnya adalah demo dan perang (bernamakan ’perjuangan hak dan kebebasan’) maka stabilitas dan ekonomi tercurah untuk mesin-perang bukan untuk perkembangan sosial dan moral masyarakat. Alkitab memberi jalan keluar: tanggalkan hak pribadi dan golongan demi keuntungan dan kebaikan banyak orang. Yeshua telah memberi contoh, Ia mati tersalib untuk keselamatan semua orang). Baca Filipi 2:3-11.

Sekaranglah waktunya untuk terbangun dari tidur Anda, buatlah rambu-rambu jalan agar umat-Nya dapat kembali ke jalan yang benar, agar bangsa dan negara dipulihkan seperti contoh pada Yeremia 31:21-25 dan 2 Taw 7:13-14 ini.

Karena begitu besar kasih Elohim akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Elohim mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia. Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Putra Tunggal Elohim. (Yoh 3:16-18)

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog