Negara Islam Kalifat: “Dunia sedang melihat hanya ke Gaza!”


Militan Sunni Negara Islam di Irak dan Syria (ISIS)Konflik Israel melawan Hamas di Jalur Gaza telah berlangsung satu bulan. Hamas mengklaim 1.834 orang Palestina, kebanyakan dari mereka adalah warga sipil; di sisi Israel, 64 tentara Israel tewas dan beberapa warga sipilnya tewas, sekalipun Hamas dan organisasi Islam lainnya di Gaza telah meluncurkan roket dan missil lebih dari 3.300 buah ke bumi Israel.
Ya, mata dunia saat ini sedang terfokus hanya kepada Gaza; tepat seperti berita yang ditulis Negara Islam Irak dan Syria yang lebih besar (ISIS) atau sekarang dikenal sebagai Negara Islam Kalifat (NIK).
Apa yang sesungguhnya sedang berlangsung di Timur Tengah tentang Gerakkan Negara Islam Kalifat (ISIS) – yang tidak diperhatikan media internasional, Anda mungkin bertanya? Berikut ini laporan singkatnya:

Di Irak: empat desa Turkmen Shiah di Irak utara dekat kota Kirkuk telah dibantai secara sadis oleh para militan Negara Islam Kalifat (NIK/ ISIS). Seorang saksi mata, Hassan Ali, petani (52 tahun) bercerita kepada the Associated Press (AP), “Mereka memukul kami dengan mortir-mortir dan mortir-mortir, dan para keluarga melarikan diri, dan mereka terus memukuli kami. Itu sungguh sectarian.” Yang berhasil selamat sekarang tinggal di Kirkuk, dimana tentara keamanan Kurdi Irak berkuasa.
PBB melaporkan 1.075 orang tewas di bulan Juni ketika militan Sunni NIK ini merebut desa-desa dan kota-kota saat mereka bergerak menuju Baghdad (dari Syria).
Minggu lalu (28/7-3/8/2014) hanya dalam satu hari para militan Sunni NIK telah membunuh tidak lebih sedikit dari 1500 orang di Irak (mendekati jumlah yang sama jumlah orang Palestina yang tewas selama satu bulan perang Israel dengan Hamas di Gaza).
Pemimpin Kalifat (Negara) Islam Abu Bakr al-Baghdadi dengan jam Rolexnya dikotbah JumatRita Izsak, seorang Reporter Khusus PBB untuk masalah minoritas mengakui bahwa di Irak “agama-agama minoritas ada ditargetkan dan para pengikutnya dikenakan penculikan, pembunuhan atau harta milik mereka direbut oleh para kelompok extrimist tersebut.”
Sedikitnya 100.000 orang Kristen Irak dipaksa untuk melarikan diri (hanya dengan pakaian yang melekat) dari semakin melebarnya ekpansi Negara Islam, kata Louis Sako, pemimpin Gereja Roma Katolik Kaldian. ”Ini adalah sebuah kehancuran humanitarian. Gereja-gereja diduduki, salib-salib dihancurkan dan membakar 1.500 manuskrip,” ia menambahkan.
Laporang PBB hari kamis menyatakan ribuan orang Yazidis terjebak oleh militan NIK di gunung Sinjar. Yazidis adalah bagian dari monoritas Kurdi Irak yang memeluk agama kuno Persia dikenal sebagai ajaran Zoroastrianisme.
Ron Prosor, Duta Besar Israel untuk PBB khuatir akan kondisi para minoritas di Irak dan meminta perhatian dunia untuk membela mereka; ”Itu mungkin ada terlalu banyak untuk meminta Anda untuk berdiri di pihak kami di dalam pertempuran ini antara peradaban dan barbarisme, tetapi setidaknya memiliki kesopanan untuk menelan kemarahan selektif Anda sementara Israel menghadapi perang melawan kelompok-kelompok ekstrimis yang mencari untuk membasmi nilai-nilai yang kita semua sangat sayangi,” Ron berkata.

Media Kristen Israel menulis: Gerakkan Sunni Radikal ISIS, sekarang mudahnya dikenal sebagai Negara Islam, telah berbahagia untuk adanya perang Gaza sebagai selubung penjajahan penuhnya atas Irak utara. ”Kita dapat melakukan apapun sekarang dunia sedang melihat hanya ke Gaza!,” seorang pejabat Negara Islam Kalifat berkata pada laporannya baru-baru ini. Militan Negara Islam Kalifah membantai tentara Irak yang telah tertangkap
Syria: Konflik antara tentara Syria dengan para militan ISIS masih berlangsung. Laporan Kamis (7 Agustus) 27 tentara telah terbunuh baru-baru ini dan 11 orang ISIS tewas. Tiga militan ISIS melakukan serangan melalui meledakan diri mereka sendiri di pintu gerbang tentara Syria.
Lebih dari 170.000 orang tewas sejak perang Syria ini dimulai (Maret 2011).

Libanon: Para militan Sunni yang berperang untuk menjatuhkan president Assad, sekarang ingin menguasai Libanon. Raja Arab Saudi, Abdullah telah memberikan 1 Milliar Dollar Amerika untuk mempersenjatai negara Libanon melawan para militan tersebut. Sebelumnya Raja Abdullah telah memberikan 3 Milliar Dollar US ke Libanon untuk tujuan serupa.
Gerakkan militan Sunni di Syria telah menyebabkan satu juta pengungsi orang Syria di Libanon; belum termasuk di Turki dan Yordania.
Raja Abdullah menyebut para militan Sunni tersebut belakangan ini sebagai ”para terrorist.” Pada awal ’perang Syria,’ Raja Saudi ini malah mempersenjatai ”para terrorist” ini. Namun ketika Muhammad Morsi (dari organisasi Islam radikal Muslim Brotherhood) menjadi president Mesir, raja ini sadar bahwa langkah berikut adalah giliran dia ditumbangkan oleh para militan Sunni tersebut.

Sejarah kembali membuktikan kebenarannya bahwa Pendirian Negara Islam Kalifat hanyalah pertumpahan darah bukan hanya bagi Non-Muslim tetapi juga bagi sesama Muslim entah dia Islam Shiah maupun Islam Sunni – dan ‘damai’ baru terjadi ketika semua orang tunduk kepada diktatorship Kalifat tersebut. Apakah ada kelompok atau orang Muslim Indonesia yang mendukung berdirinya Negara Islam Kalifat?

Bacaam berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Agama Islam semakin menakutkan – khususnya bagi orang Islam sendiri!


Organisasi militan Sunni ISIS berparade di Irak membawa bendera JihadIrak: Islam Sunni ISIS: “Kami telah mengeksekusi 1700 tertara!”
Militan ISIS (the Islamic State of Iraq and the Syria / Pemerintahan Islam Irak dan Syria) yang sejak bulan Mai dikabarkan terpukul mundur dari Homs, Syria, sekarang memasuki Irak utara dan dalam situsnya (berbahasa Arab) mengklaim telah mengeksekusi 1700 tentara Shia Irak.
Laporan PBB mennyatakan: Konflik bersenjata antara Muslim Shia dengan Muslim Sunni di Irak telah menewaskan sedikitnya 1075 jiwa di bulan Juni (2014; periode tanggal 5 sampai 22); dua per tiga dari korban adalah rakyat jelata. Dan ratusan ribu telah mengungsi.
Musim panas tahun lalu sebuah kelompok militan Sunni menyerang rakyat kota Damaskus dengan senjata kimia menewaskan 1400 jiwa, banyak dari korban tersebut adalah anak-anak. USA, Perancis dan Inggris sebelumnya menuduh pemerintah Syria – yang meracuni rakyatnya sendiri.

ISIS telah terkenal kesadisannya di dalam menghukum ‘para pemberontak’ (bukan hanya Shia, tetapi juga sesama Sunni, yang tidak sepaham dengan agenda politik ISIS).Minggu ini ISIS telah menproklamasikan berdirinya kembali Negara Islam Khalifah (idenya mungkin sejenis PBB-nya negara Barat).

Pakistan. Sajjad Ahmed dan Muafia Bibi, pasangan suami-istri dieksekusi oleh keluarga pihak wanita
Mereka baru saja menikah seminggu lamanya, di depan banyak orang – oleh pihak keluarga pengantin wanita keduanya dala keadaan terikat lalu dieksekusi; Alasannya? Sederhana, sebab mantu pria bukanlah pilihan orang tuanya, kata ayah Muafia. Masyarakat berkumpul ketika para pihak pembunuh membawa keduanya ke halaman rumah. Beberapa orang berkata bahwa anak-anak haruslah ada disuruh pergi dahulu, tatapi ayah dari Muafia Bibi menyuruh mereka tinggal tetap dan menyaksikan, dan berkata: ”Mereka haruslah belajar apa yang akan terjadi pada mereka jika mereka menikah dengan seseorang dari pilihan mereka sendiri.” Muafia sudah berumur 17 tahun.
Kelompok-kelompok pembela HAM berkata hampir 900 wanita dibunuh atas nama “kehormatan keluarga” pada tahun 2013, namun angka yang asli dipercayai lebih tinggi. The Telegraph (29 Juni 2014).

Syria: Sembilan pria Muslim dihukum salib oleh kelompok Islam Sunni ISIS
Peristiwa terjadi di desa Al-Bab, dekat perbatasan Turki. Hanya satu yang tetap hidup, namun dalam kondisi kritis. Para Muslim yang tersalib ini adalah para militant Islam Sunni yang melawan President al Assad (Muslim Shia). Militan ISIS adalah satu dari banyak organisasi militant Islam Sunni yang masuk ke Syia untuk menggulingkan Assad. Di pertengahan 2013 telah terjadi perselisihan pendapat di antara kelompok militant Sunni sendiri. Itulah sebabnya secara umum mereka gagal menumbangkan Assad. Di Libia saat ini juga terjadi gencatan senjata diantara militan Sunni sendiri setelah mereka berhasil menggulingkan Kaddafi – karena bantuan NATO . The Telegraph. 29 Juni 2014

Referensi:

Sunni Islamists in Iraq: “We Executed 1700 Soldiers”
Children forced to watch as Pakistani couple who married for love were ‘murdered as an example’
Isis crucifies nine people in Syrian villages. Crucifixions have been meted out by Isis across Syria as punishment to rebels

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Libanon: Saudi memberi 3 milyar dollar untuk memerangi Islam Shiah Hezbollah


President Libanon M Sleiman dan Pangeran Saudi Salman bin Abdul Aziz al-SaudPresident Libanon, Michel Sleiman, hari Minggu (29/12/2013) berkata bahwa Arab Saudi akan memberi 3 (tiga) millyar dollar Amerika untuk membeli senjata dari Perancis untuk menolong mendukung dan menguatkan tentara Libanon, France24 melaporkan.

Bantuan ini datang segera setelah ex-PM Libanon Muslim Sunni, Mohamed Chatah, terbunuh oleh ledakan bom mobil dua hari sebelumnya (Jumat) di pusat kota Beirut; 6 tewas dan belasan luka-luka dalam assasinasi yang diduga dilakukan oleh militant Islam Shia Hezbollah.

Sejak meletusnya perang sipil di Syria, president Assad (Muslim Shia) melawan para pemberontak Sunni  (al-Qaida termasuk), konflik senjata antara Hezbollah (kepanjangan tangan pemerintah Assad di Libanon) dengan kelompok radikal Sunni semakin memanas di Libanon.

Demontrasi di Syria, awalnya dikenal sebagai Jalan Arab, yang terjadi hampir tiga tahun lalu, telah berubah menjadi perang antar Islam, Shia melawan Sunni di Timur Tengah, 19 November kemarin, dua bom bunuh diri menyerang Kedutaan Iran di Beirut, menewaskan 25 orang.  Al-Qaida mengakui sebagai pihak pelaku dalam serangan tersebut.

Bacaan berkait:

Referensi:

 

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog