Perancis: Antara 40.000 sampai 60.000 mobil pertahun sengaja dibakar


Kriminal pembakaran dan pengerusakan mobil di PerancisMenteri Dalam Negeri Perancis Manuel Valls pada konferensi press Rabu kemarin (1 Januari) menyampaikan laporan kriminal setelah Tahun Baru. Satu laporan kriminal tersebut diantaranya tentang ’kebiasaan’ sekelompok pemuda imigran membakar mobil di setiap Akhir Penutupan Tahun (New Year’ Eve). Mr. Valls berkata 1.067 mobil telah dibakar dengan sengaja diseluruh Negara (Perancis) pada malam kemarin (31 Desember 2013). Menteri Valls menyatakan ini adalah sebagai kabar gembira bagi orang Perancis, sebab itu berarti 10% angka turun dibanding tahun sebelumnya, France24.com menulis.

“Kabar Gembira” Perancis ini kutip media internasional dengan judul bersifat lelucon, contoh:
It’s okay – only 1067 cars were torched in France on New Year’s Eve
‘Only’ 1,067 vehicles set ablaze on New Year’s Eve in France

Lonjakan tajam pembakaran mobil di Akhir Penutupan Tahun (New Year’s Eve) dimulai pertengahan tahun 2000an, mungkin berhubungan dengan gelombong kerusuhan perkotaan yang mencengkram Perancis  di bulan Okotber dan November 2005, sumber yang sama menulis. Peristiwa November 2005 adalah kejadian tragis yang diliput media internasional dimana para remaja dan pemuda Muslim (imigran Afrika utara yang lahir di Perancis) berdemo selama tiga minggu membakar 8.810 mobil dan merusak/ membakar gedung-gedung di berbagai kota, saat itu Nikolai Zarkosi masih sebagai Menteri Dalam Negeri.

Tindak kriminal  pembakaran mobil secara massal di Akhr Penutupan Tahun hanyalah sebagain dari cerita, itu juga terjadi pada hari-hari lainnya termasuk Perayaan Revolusi Perancis 14 Juli (orang Inggris menyebutnya Bastille Day),  Hari dimana rakyat Perancis menolak kekuasaan mutlak raja Louis XVI (ke 16) berawal di tahun 1789. Kriminal pembakaran mobil di Perancis ternyat sangat tinggi.

Laporan menunjukkan bahwa antaraData statistik kendaraan dibakar Muslim di Perancis 40.000 sampai 60.000 mobil pertahun sengaja dibakar di Perancis. Umumnya terjadi di wilayah-wilayah yang padat dengan penduduk Muslim imigran, seperti di Seine Saint Denis, sumber menulis.  Menurut Robert Spencer alasan pembakara mobil karena kemiskinan tidaklah tepat, motif yang sesungguhnya adalah balas dendam Islam terhadapat Perancis, Robert mengutip majalah Al-Qaida yang isinya mengajari berjihad melalui membakari mobil dan kecelakaan lalu-lintas.
Menurut seorang pembicara persatuan perusahaan keamanan bahwa para Muslim berlomba satu sama lain untuk melihat siapa yang dapat merusak Perancis lebih cepat.

Tidaklah mengherankan bahwa anti-Muslim immigrant lahir di Perancis, dan para pemuda Perancis kulit putih belum lama ini mengambil garis keras: mereka menerobos masuk ke masjid dan menggelar spanduk di atas genteng mesjid tersebut dan orang dewasanya mengeritik melalui karikatur.

Koran Rusia, Pravda.ru, memuji upaya Manuel Vells di dalam upaya memerangi islamisasi di negerinya, dari pemakain burga sampai para Salafis (artinya: fundamentalis Muslim) yang ingin melakukan global jihad. “Mr. Vells,” tulis Pravda, “telah bertahun-tahun meminta bukti apakah benar “Islam is compatible with democracy,” mengutip tulisan dari koran lokal Perancis  Le Parisien.
Pravda menyalahkan Uni Eropa yang memaksakan anggotanya seperti Perancis mengadopsi imigran Muslim dari Afrika,  yang dinamai kebijakan multiculturalism, kebijakan yang juga ditentang oleh Markel dan Sarkozy. Akhir Desember Russia mengalami serangan terrorist dua kali hanya dalam seminggu, korban jiwa lebih dari 30 jiwa.

Hampir seribu tahun yang lalu, Perancis ada pada puncak dari pertempuran antara  masyarakat Islam dengan masyarakat Katolik Eropa. Sekarang, sebagai rumah untuk pupulasi Muslim terbesar di Uni Eropa, itu adalah ada pada puncak pertempuran sekali lagi.

Komentar: Bayangkan jika Anda akhirnya memiliki sebuah mobil dengan jerih payah bertahun-tahun, namun tiba-tiba dibakar oleh orang lain yang sama sekali Anda tidak pernah berurusan dengan mereka, apa reaksi Anda? Kita orang Indonesia perlu mengucap syukur, sekalipun Indonesia adalah negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, namun budaya Indonsia dan asas politik yang berdasarkan Pancasila tetap jauh lebih kuat di hati kebanyakan orang Muslim Indonesia. Kita tetap perlu berdoa bagi pemerintah dan bangsa kita agar kestabilan dan keamanan tetap berlangsung.
Tidak sedikit ahli Alkitab yang percaya bahwa Perancis akan ikut serta bersama negara-negara Islam (Iran, Libia, Turki, dll) memerangi negara Israel di Perang Har-Mageddo (Armageddon); Keturunan Sam (Israel) dikeroyok oleh keturunan Ham dari Afrika Utara (Kusyi, Put, Kanaan, Seba, dll.) dan keturunan Yafet dari Turki dan sekitarnya (Gomer, Magog dan Tubal, Togarmah). Kenyataan saat ini ialah mayoritas imigran Islam Perancis datang dari Afrika Utara  (keturunan Ham) dan Turki (keturunan Yafet). Lihat Yez 38, Wah 20:8-9; garis keturunan Nuh (Sam, Ham dan Yafet) lihat di Kej 10.
Anda siap menyambut Hari Pengangkatan dan Hari Kedatangan Yeshua yang kedua kalinya? Tanda-tanda Akhir Jaman (lihat Matius 24) dalam lima tahun belakangan ini begitu jelas, Anda harus bersiap!

Bacaan berkait:

Referensi:

 

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Iklan

Alasan Majalah Charlie Habdo membuat karikatur nabi Muhammad


Demo dunia Islam belum reda atas hadirnya (cuplikan) film Innocent of Muslims yang berisi tentang kehidupan nabi Muhammad, lalu rabu kemarin (20/09/2012) majalah Perancis Charlie Habdo menerbitkan karikatur-karikatur berbau Islam. Pada halaman muka nampak seorang Islam berbaju putih duduk dikursi roda sedang didorong oleh seorang Ortodox Yahudi; dengan titel ”Intouchables 2.” Keduanya berkata: ”Harus tidak tertawa!”

Pada halaman belakang bergambar seorang Arab Islam telanjang (koran menulisnya sebagai “Muhammad”; ini bagian dari provokasi yang dibesar-besarkan dalam dunia media) menunjukkan bagian belakang badannya kepada seorang direktur film (Innocent of Muslim?) dengan kalimat ”Film yang merangkul Dunia Muslim” (Le film qui embrase le monde Musulman).

Ex-editor Charlie Habdo menolak bahwa majalah ini ada sengaja memprovocasi, “tetapi sebaliknya memakai kebebasan berexpressinya untuk menggomentari berita-berita di dalam sebuah cara yang bersifat satir.” Ia berargument, “Kebebasan press, apakah itu sebuah provokasi? Saya tidak meminta orang-orang Islam garis keras (strict) untuk membaca Charlie Hebdo, hanya sama seperti saya tidaklah akan pergi ke sebuah mesjid untuk mendengarkan kotbah-kotbah apapun yang berlawanan (dari apa) yang saya percaya.”

Seorang karoonist, membela majalah tersebut, “Itu hanyalah sebuah gambar. Itu bukan provokasi.”

Jurnalis Charlie Hebdo, Laurent Leger, berkata majalah tersebut tidak bermaksud memprovokasi kemarahan atau kekerasan, “Tujuannya adalah untuk tertawa. Kami ingin mentertawai para ektrimist — setiap ekstrimist. Mereka dapat ada orang Islam, Yahudi, Katolik. Setiap orang boleh ada beragama, tetapi pikiran-pikiran dan tindakan-tindakan ekstrimist kami tidak dapat terima.”
Di Perancis, kami selalu memiliki hak untuk menulis dan menggambar. Dan jika beberapa orang tidak senang dengan hal ini, mereka dapat membawa kami kepengadilan dan kami dapat membela dirikami sendiri. Itulah demokrasi. Kamu tidak dapat melempar bom-bom; kamu diskusi, kamu debat. Tetapi kamu tidak dapat bertindak kasar. Kita harus berdiri dan melawan tekanan dari extrimism.”

Menteri Luar Negeri Perancis, Laurent Fabius membela kebebasan berekpresi, tetapi memperingatkan bahwa Charlie Hebdo dapat ada melempar “minyak kedalam api” dan itu terserah pengadilan untuk memutuskan entah majalah tersebut telah pergi terlalu jauh, ia berkata “Kebebasan berekpresi dapat ada dibatasi oleh keputusan-keputusan pengadilan, itu terserah pribadi-pribadi atau kelompok untuk membawa hal tersebut ke pengadilan, yang akan berkata entah hukum … telah dihormati.

Komentar: Saya pribadi tidak kaget akan balasan pihak Barat terhadap reaksi keras (brutal, menurut ukuran orang Barat), dan Charlie Habdo kartoon ini, besar kemungkinan Denmark dan negara Barat lainnya akan mengikuti, jika reaksi dunia Islam tetap berlanjut, seperti pengalaman aksi-reaksi atas “kompetisi karton Muhammad dari Jyland-Posten.
Budaya Barat bertolak belakang 180 derajat dengan budaya Timur. Anak-anak Barat sejak usia balita telah diajar (di rumah, di TK dan di masyarakat) bahwa mereka memiliki hak memilih, berbicara. Pernikahan suami Timur dan isteri Barat sering kali bentrok hanya karena tidak mengerti perbedaan nilai dan berpikir Barat-Timur; sekalipun mereka saling mencintai. Anak remaja kecil akan menelpon polisi jika ayahnya berlaku kasar, ini tentu membuat kejutan bagi serorang ayah dari Timur. Orang Barat semakin dilarang akan semakin melakukan, dan mereka tidak takut ancaman dan memilih bahaya hanya demi secuil keyakinan yang ia yakini adalah benar dan bagian dari haknya.
Bagaimana Kristianiti di Barat berhasil mengatasi kritik (beratus-ratus tahun) dari serangan kelompok Atheism, Secularism dan Liberalism? Simpel saja. Kami menghadapi mereka dengan fakta dan logika. Kritik dan tuduhan ditangkis dengan pembuktian-pembuktian Alkitab dan catatan-catatan sejarah Gereja; kebencian dan ejekan dilawan dengan kasih dan perhatian. Hasilnya? Tidak sedikit professor dan pemimpin politik menjadi Kristen.

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Norwegia penembakan dan serangan bom sedikitnya 93 tewas


Skandinavia sekali lagi banjir darah, bom berkekuatan tinggi yang dipasang di sebuah jalan di Oslo, ibukota Norwegia dimana terdapat gedung-gedung pemerintah menewaskan 7 jiwa dan beberapa jam kemudian pemuda berseragam polisi menembaki remaja yang sedang melakukan camping musim panas di sebuah pulau bernama Utoya, 86 tewas.

Pelaku pemboman telah diketahui dan ditangkap polisi, seorang petani muda berusia 32 tahun bernama Andrew Berwick (Anders Breivik, diterjemahkan kedalam bahasa Inggirs). Perbuatan Andrew ini dikenali polisi melalui Facebooknya, berisi video berjudul: Knights Templar 2083” – berisi pesan mempersalahkan para elit Eropa yang berfaham multibudaya sebagai perusak indentitas Eropa. Ia juga memuat sebuah pernyataan dengan judul “2083 … Deklarasi Kemerdekaan Eropa.” Pada Twitternya terdapat pesan yang ia kirim beberapa hari sebelum pemboman: “Satu orang dengan sebuah keyakinan adalah sama dengan kekuatan 100.000 orang yang hanya memiliki ketertarikan.” Ia juga seorang yang menentang perkembangan politik Islam di Norwegia.

Bukti lainnya ialah Andrew telah membeli sedikitnya 6 ton pupuk beberapa minggu sebelumnya. Pupuk dapat digunakan untuk membuat bom, seperti yang dilakukan oleh Timothy McVeigh di Oklahoma.

Polisi sebelumnya tidak memiliki catatan criminal atas pemuda 32 tahun ini, memggambarkan pemuda ini sebagai anggota dari ‘Kristen’ Free Mason, kelompok extremist sayap kanan di Norwegia Timur dan seorang petani.

Latar belakang Andrew Berwick. Dari Facebooknya diketahui bahwa petani ini senang akan melihat acara TV dan bermain video game yang berdarah: drama-drama vampire (drakula peminum darah) produksi HBO, film seri pembunuhan ”Dexter,”  video game seperti ”Modern Warefare 2” dan ”World of Warcraft.”

Komentar: Pemuda Andrew Berwick / Breivik adalah satu dari banyak korban penipuan Setan melalui doktrin-doktrin yang sesat yang nampak pada agama-agama yang tidak berpegang kepada hukum dan perintah YAHWEH, – Free Mason adalah praktek ilmu sihir yang dibungkus dengan baju Kristianiti, hadir untuk menguasai Dunia melalui politik. Free Mason adalah motor dari New Age movement. Gereja Roma Katolik adalah ibu  (Wah 17:5) dari Free Mason, sekalipun Free Mason sudah ’dikeluarkan dari keanggotaan’ gereja Roma, banyak pemimpin gereja Roma yang ’secara sembunyi’ tetap anggota Free Mason. Baca: DARK SECRETS OF THE NEW AGE. Satan’s Plan for a One World Religion by Texe Marrs.

Sebuah pertanyaan besar: Siapakah orang kuat dan mentor dari pemuda 32 tahun pelaku peledakan bom di Oslo ini?

Tipuan Setan lainnya ialah melalui film-film dan video-video game kekerasan dan memuliakan Setan, seperti dracula dan Harry Potter, serta budaya-budaya akhir jaman (Sodomi, feminism, pemberontakan – anak-anak terhadap orang berumur) yang bertolak belakang dengan moral-moral yang berakar dari kebenaran Firman YAHWEH.

Di saat yang bersamaan Setan mengilhami para elit politik Barat mengeluarkan keputusan-keputusan yang membingungkan generasi muda – 1. mengangkat tinggi-tinggi ”faham multi budaya” (yakni Islam, ’budaya’ penundukkan penuh kepada agama), suatu budaya yang sangat bertolak belakang dengan filosofi Barat (kebebasan dan demokrasi), dan, 2. Menghancurkan indentitas nasionalisme generasi muda Barat atas budaya lokal mereka sendiri. Untuk diingat bahwa, imigrasi orang asing ke Eropa, Amerika Utara (Kanda dan USA) sudah berjalan ratusan tahun, namun tidak pernah terjadi bentrokan budaya yang besar sebab para imigran tersebut mengadopsi budaya baru dimanapun mereka berada. Kerusuhan imigran di  Jerman (tahun 90an), Perancis (sewaktu president Sarkozy masih jadi Menteri Dalam Negeri), di Holland, di Denmark, di Swedia disebabkan oleh orang-orang Islam yang tetap meletakkan faham agama Islam sebagai hukum (Hukum Sariah) yang lebih tinggi dari hukum-hukum negara Eropa setempat.

Kunci perubahan (perbaikan dan juga kehancuran yang semakin besar) tentunya tergantung pada  pembuat hukum – yakni para pemimpin negara. Keputusan yang salah akan membuat tugas polisi semakin berat, dan jika itu terlalu berat maka akan membuat polisi yang baik sekalipun dapat berubah menjadi polisi yang brutal – main pukul, tendang dan tembak – seperti di USA saat ini!)

Umat Kristen sungguh perlu berdoa untuk  berlangsungnya kesejahteraan negara dimana mereka hidup (Rom 13:1-7; Titus 3:1), pekerjaan Setan perlu di telanjangi / expose (Ef  5:11-14) dan dihentikan (Yoh 10:10).

Janganlah tertipu, Yeshua ha Mashiah telah mengingatkan, bahwa di akhir jaman – SEKARANG ini – akan datang orang-orang yang menganiaya dan membunuh orang Kristen atas nama agama, mereka ini adalah orang-orang yang telah tertipu oleh Iblis:

“Semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya kamu jangan kecewa dan menolak Aku. Kamu akan dikucilkan, bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Elohim. Mereka akan berbuat demikian, karena mereka tidak mengenal baik Bapa maupun Aku. (Yoh 16:1-3)

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog