Berita Singkat Negara Islam Khalifah (NIK)


“Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan” – Yeshua Ha Mashiah (Injil Yohanes 10:10)

Negara Islam (NIK) berkata mengeksekusi 100 tentara asingnya sendiri yang telah ingin keluar (TimesofIsrael.com; 20/12/2014)
Kelompok ekstrimist Negara Islam telah mengeksekusi 100 dari pejuang asingnya sendiri yang telah mencoba keluar dari pos-pos utama mereka di kota Raqqa Syria, koran The Financial Times berkata hari Saptu. Baca lebih lanjut …

NIK mengeluarkan selebaran perbudakan sex, membenarkan perkosaan anak (RT.com; 11/12/2014)
Kelompok militan Negara Islam telah mengeluarkan sebuah petunjuk penangkapan, penghukuman dan pemerkosaan paa wanita bukan-Muslim. Itu menguraikan bagaimana untuk memakai mereka sebagai budak-budak sex mereka dan juga membenarkan pemerkosaan anak. Baca lebih lanjut …

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Iklan

Sejarah Negara Islam Khalifah kuno dan modern


“Jikalau bukan YAHWEH yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan YAHWEH yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga. Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah–sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur.” (Mazmur 127:1-2) – Raja Salomo

Abad ke 7, Jaman MuhammaLambang Bulan Sabit di atap Mesjidd. Menurut tradisi Islam, Muhammad adalah nabi yang dijanjikan YAHWEH, melalui nabi Musa. Muhammad (63 tahun), nabi Islam dari Tanah Arab, meninggal secara mendadak pada 8 Juni 632 AD atau 11 AH (Setelah Hijra; ke Medina) – tradisi Islam berkata kematiannya akibat dari diracuni orang. Segera, pada hari kematiannya tersebut, terjadi keributan diantara pengikutnya ”siapa yang harus ditunjuk sebagai Khalifah, menggantikan kepemimpinan Muhammad – orang Medina atau suku Quraysh?” Khalifah (Caliph; bahasa Inggris) berarti Pengganti nabi Muhammad.[1]
Para Muslim di kota Medina, mengklaim hak mereka, “Kita telah menaungi kumpulan orang-orang asing ini (para Muslim dari luar Medina), mereka berteriak. ”Itu melalui pedang-pedang hebat kita mereka telah mampu menanam iman (ajaran Islam) tersebut. Penguasa Medina akanlah datang dari antara kita sendiri,” seru mereka. Datanglah Abu Bakr, ayah Aisha (mertua Muhammad) menenangkan mereka, “Setiap kata yang kalian para laki-laki Medina telah utarakan dengan pujian kalian sendiri adalah benar, tetapi dalam penghargaan kelahiran dan pengaruh (suku Quraysh adalah lebih superior, dan tidak seorangpun tetapi pada mereka Arabia[2] akan bisa taat.” Muhammad berasal dari suku Quraysh
”Jadi adakanlah satu pemimpin dari antara kalian dan satu dari antara kami,” mereka berteriak. Usul mereka ditolak Abu Bakr.
Pada akhirnya semua setuju untuk menobatkan Abu Bakr, temah dekat Muhammad sekaligus mertuanya, sebagai Khalifah I (Pertama), yang menandai awalnya ”4 khalifah.”
Pengumpulan ayat-ayat Kuran (Compilation I) terjadi pada pemerintahan Bakr.
634 AD, menjelang ajalnya, Abu Bakr (62 tahun) menobatkan Umar ibn al-Khattab, ayah dari Hafsa (mertua Muhammad ) sebagai Khalifah II. Pada masa Umar, Muslim merebut Syria dari tangan Byzantine, dan merebut Irak dari tangan Persia. Umar adalah salah satu pemimpin militer Muhammad.
UmaPenjajahan Islam abad ke tujuh sampai enam belas (7-16)r meninggal karena serangan senjata tajam dari budak Kristen-Persianya (644 AD). Dipilihnya Uthman ibn Affan (70 tahun), mantu Muhammad, dan orang yang kaya raya, menimbulkan kepahitan di pihak pro-Ali (mantu Muhammad) dan pihak lainnya. Sebagaimana ketidak setujuan semakin bertambah atas isi Kuran, Uthman membuat sebuah komisi untuk melakukan penyempurnaan Kuran (Compilation II). Dan Uthman memerintahkan semua versi Kuran (Masahif) lainnya diluar Kuran yang dibuatnya haruslah dibakar – berakitbat keretakkan umat Islam semakin besar. Muslim Shia memiliki pengajaran tentang Kuran berbeda dengan Muslim Sunni.
Ditambah dengan sikap Uthman yang tidak stabil di dalam mengambil keputusan, egois dan nepotisme, Khalifah III ini ditangkap dan disiksa oleh orang-orang Muslim yang tidak setuju dengan jabatannya. Ali ibn Abi Talib (sepupu Muhammad) berkata: ”Mereka memperlakukan Kalip lebih buruk dari pada mereka lakukan kepada tawanan di medan perang. Bahkan para infidel tidak melarang air bagi seorang musuh yang haus.”
656 AD / 35 AH, Khalifah III ini (12 tahun memerintah) meninggal secara tragis oleh grombolan Muslim bersenjata tajam. Jabatan Khalifah IV jatuh ke Ali, sepupu sekaligus mantu Muhammad dari putrinya Fatimah). Perang besar pertama antara Muslim lahir, kelompok Ali, keluarga Muhammad melawan kelompok ’pengikut’ Muhammad. Pada tahun kelima pemerintahan Khalifah IV ini, 881 AD, Ali di assassinasi oleh rival Islamnya, dan kekuatan politik pindah dari Medina ke Damaskus.

Sejak terbunuhnya Ali, Islam mulai terbagi-bagi dan selalu ada tumpah darah di antara mereka sendiri. Doktrin Sunni berkata Ali adalah pemegang yang sah jabatan keempat Khalifah, namun Shia percaya Ali hanyalah Khalifah yang benar – ketiga sebelum Ali hanyalah mantu, namun Ali adalah sepupu Muhammad, sekaligus mantu. Kematian Ali berakibat pusat Negara Islam Khalifah keluar dari Medina, Peta Negara Islam Khalifah abad 19Arab Saudi ke Damaskus, Syria (661- 750 AD), ke Baghdad, Irak (750-1258 AD); 1258-1261 AD kosong dan dilanjutkan ke Kairo, Mesir (1261-1517); dan mencapai masa emasnya di jaman Ottoman Turki, dimana negara-negara Eropa (umumnya Roma Katolik) ditaklukkan oleh para militer Ottoman Khalifah desa-desa dan gedung-gedung gereja dibakar, pria dewasa dibunuh, para wanita diperkosa dan jadi budak termasuk anak-anak (1512-1909). Baca: The Massacres of the Khalifah by Walter Short.
Penyebaran Negara Islam Khalifah memakai “Tiga phase Jihad”[3]

  1. Phase Lemah. Ketika Muslim minoritas tinggal di negara asing. Muslim akan memakai ayat-ayat yang Muhammad dapat di Mekka, sebelum pindah ke Medina; seperti “Tidak ada paksaan di dalam agama” (Surah 2:256)
  2. Phase Persiapan. Muslim mulai memiliki sedikit pengaruh.  “Lawanlah mereka siapkan kekuatanmu …, pukul dengan terror ke dalam (jiwa-jiwa) musuh Allah (Su 8:59-60)
  3. Phase Jihad. Muslim minoritas di dalam kekuatan, pengaruh dan kuasa. Maka Muslim akan mulai aktif memerangi semua yang tidak sesuai dengan ajaran Islam. ”Lawanlah dan bunuhlah para Kafir dimanapun kalian temui …” (Su 9:5)

Terhadap orang Yahudi dan Kristen, keduanya disebut sebagai ”Orang-orang Kitab Suci (the People of the Book – merefer kepada mereka yang percaya dan berpegang kepada Kitab Torah, Mazmur dan Injil), Muhammad menetapkan 4 hal 1. Pindah ke Islam, atau 2. Bayar pajak, dan 3. Tinggalkan tempat dan 4. Mati dibunuh.

Imam Abu Funun membangun kembali Khalifat Muhammad hanya dengan senjataNegara Islam Khalifah Abad 21. Maret 2011, Jalan Arab terjadi di negara Syria, yang segera berubah menjadi anti-pemerintahan Islam Shia. Berbagai organisasi militan Islam Sunni bersama-sama memerangi President al-Assad. Salah satu organisasi anti-Shia ini adalah organisasi Negara Islam Irak dan Syria (NIIS atau the Islamic State of Iraq and the Syria / Levant (ISIS or ISIL) dipimpin oleh Abu Bakr al Baghdadi, seorang doktor dalam bidang agama Islam. Gambar di kiri adalah Imam Iyad Abu Funun pada kotbah Jumatnya di sebuah Mesjid di Gaza: “Weapons Are Our Only Means to Establish the Caliphate” Sep 14, 2014. English’s text done by MEMRI-TV.
Akhir Juni 2014, Abu Bakr al Baghdadi, telah menyatakan dirinya sebagai Emir al-Mu’minin (Pemimpin Orang Beriman dan menggelarkan dirinya sebagai Khalifah Ibrahim. Dengan gelar ini Baghdadi telah menyatakan diri sebagai pemimpin dunia Islam, tidak hanya Irak dan Syria tetapi semua orang Islam se dunia dan kerajaannya bernama Negara Islam atau Negara Islam Khalifah. Melalui Jurubicaranya, al Baghdadi mengeluarkan pernyataan yang ia alamatkan kepada semua pemimpin Islam, “Legalitas semua emirat, kelompok-kelompok, negara-negara dan para organisasi menjadi kosong oleh expansi otoritas Khalifah dan tibanya para pasukannya pada wilayah-wilayah mereka.”
Hanya dalam dua setengah bulan Khalifat Ibrahim dan para pengikutnya telah merebut banyak kota di Syria dan Irak melalui senjata yang mereka dapat dari Amerika Serikat secara langsung (dari bantuan keuangan raja-raja Arab saat perang di Syria) dan tidak langsung (rampasan perang dari Irak misalnya) dan lebih lagi persenjataan buatan Rusia dan negara Eropa seperti Perancis.
Setiap kota yang mereka rebut, mereka memberi 3 pilihan: 1. pindah ke Islam Sunni dan tunduk kepada Baghdadi, 2. Meninggalkan kota dan semua harta mereka, atau 3. Dibunuh / dikubur hidup-hidup. Pengikut Zoroasirian (agama Persi kuno), dilabelkan NIK sebagai “penyembah berhala” dan pengikut Shia umumnya  langsung dibunuh atau dikubur hidup-hidup. Pengikut NIIS yang tepejuang Negara Islam Khalifah berparadelah merubah dirinya menjadi Negara Islam Khalifah ini tidak segan-segan menghabisi nyawa orang-orang Islam Sunni yang tidak sepaham dengan ideologi mereka. Kesadisan dan haus darah mereka begitu tinggi (lihat fotonya di Google.com dengan kata “terrorist isis” atau www.barenakedislam.com). Sehingga kelahiran NIK ini telah mendapat perlawanan dari komunitas Internasional, bukan hanya dari kalangan Kristen, Katolik dan Sekuler saja, tapi juga dari pemimpin Shia dan Sunni, seperti raja Abdullah dari Arab Saudi.
Beberapa negara Muslim, termasuk Indonesia dan Malaysia belum pernah tunduk kepada otoritas seorang Khalifah, kecuali profinsi Aceh. Negara-negara tersebut memiliki pemimpin lokal sendiri, disebut Sultan. Kebanyakan negara-negara Arab modern juga menolak sistem Negara Islam Khalifah ini, mereka memiliki raja, dan pengeran serta sultan-sultan sebagai pemimpin negara.

Bacaan berkait:

Referensi:

Catatan Kaki:

1. Khalifah memiliki otoritas tertinggi di dalam kenegaraan (politik) maupun masalah Islam (agama); tepat sama dengan otoritas seorang Paus di dalam negara Vatikan dan agama Roma Katolik sedunia. Namun bagaimanapun itu hanyalah konsep pada Islam Sunni. Islam Shia sebagai lawannya berpegang pada konsep Imamat
2. Arabia pada abad 7 adalah Dataran Arab dimana negara-negara modern Yemen, Oman, Persatuan Emirat Arab, Arab Saudi, Kuwait dan Yordan berlokasi. Mark A. Gabriel, Ph.D. Islam and Terrorism. What the Quran really teaches about Christianity, violence and the goals of the Islamic Jihad; Arabian Culture; bab 8, hal.65.
3. Mark A. Gabriel, Ph.D. Islam and Terrorism. The Three Stages of Jihad, Bab 11.

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Negara Islam Kalifat: “Dunia sedang melihat hanya ke Gaza!”


Militan Sunni Negara Islam di Irak dan Syria (ISIS)Konflik Israel melawan Hamas di Jalur Gaza telah berlangsung satu bulan. Hamas mengklaim 1.834 orang Palestina, kebanyakan dari mereka adalah warga sipil; di sisi Israel, 64 tentara Israel tewas dan beberapa warga sipilnya tewas, sekalipun Hamas dan organisasi Islam lainnya di Gaza telah meluncurkan roket dan missil lebih dari 3.300 buah ke bumi Israel.
Ya, mata dunia saat ini sedang terfokus hanya kepada Gaza; tepat seperti berita yang ditulis Negara Islam Irak dan Syria yang lebih besar (ISIS) atau sekarang dikenal sebagai Negara Islam Kalifat (NIK).
Apa yang sesungguhnya sedang berlangsung di Timur Tengah tentang Gerakkan Negara Islam Kalifat (ISIS) – yang tidak diperhatikan media internasional, Anda mungkin bertanya? Berikut ini laporan singkatnya:

Di Irak: empat desa Turkmen Shiah di Irak utara dekat kota Kirkuk telah dibantai secara sadis oleh para militan Negara Islam Kalifat (NIK/ ISIS). Seorang saksi mata, Hassan Ali, petani (52 tahun) bercerita kepada the Associated Press (AP), “Mereka memukul kami dengan mortir-mortir dan mortir-mortir, dan para keluarga melarikan diri, dan mereka terus memukuli kami. Itu sungguh sectarian.” Yang berhasil selamat sekarang tinggal di Kirkuk, dimana tentara keamanan Kurdi Irak berkuasa.
PBB melaporkan 1.075 orang tewas di bulan Juni ketika militan Sunni NIK ini merebut desa-desa dan kota-kota saat mereka bergerak menuju Baghdad (dari Syria).
Minggu lalu (28/7-3/8/2014) hanya dalam satu hari para militan Sunni NIK telah membunuh tidak lebih sedikit dari 1500 orang di Irak (mendekati jumlah yang sama jumlah orang Palestina yang tewas selama satu bulan perang Israel dengan Hamas di Gaza).
Pemimpin Kalifat (Negara) Islam Abu Bakr al-Baghdadi dengan jam Rolexnya dikotbah JumatRita Izsak, seorang Reporter Khusus PBB untuk masalah minoritas mengakui bahwa di Irak “agama-agama minoritas ada ditargetkan dan para pengikutnya dikenakan penculikan, pembunuhan atau harta milik mereka direbut oleh para kelompok extrimist tersebut.”
Sedikitnya 100.000 orang Kristen Irak dipaksa untuk melarikan diri (hanya dengan pakaian yang melekat) dari semakin melebarnya ekpansi Negara Islam, kata Louis Sako, pemimpin Gereja Roma Katolik Kaldian. ”Ini adalah sebuah kehancuran humanitarian. Gereja-gereja diduduki, salib-salib dihancurkan dan membakar 1.500 manuskrip,” ia menambahkan.
Laporang PBB hari kamis menyatakan ribuan orang Yazidis terjebak oleh militan NIK di gunung Sinjar. Yazidis adalah bagian dari monoritas Kurdi Irak yang memeluk agama kuno Persia dikenal sebagai ajaran Zoroastrianisme.
Ron Prosor, Duta Besar Israel untuk PBB khuatir akan kondisi para minoritas di Irak dan meminta perhatian dunia untuk membela mereka; ”Itu mungkin ada terlalu banyak untuk meminta Anda untuk berdiri di pihak kami di dalam pertempuran ini antara peradaban dan barbarisme, tetapi setidaknya memiliki kesopanan untuk menelan kemarahan selektif Anda sementara Israel menghadapi perang melawan kelompok-kelompok ekstrimis yang mencari untuk membasmi nilai-nilai yang kita semua sangat sayangi,” Ron berkata.

Media Kristen Israel menulis: Gerakkan Sunni Radikal ISIS, sekarang mudahnya dikenal sebagai Negara Islam, telah berbahagia untuk adanya perang Gaza sebagai selubung penjajahan penuhnya atas Irak utara. ”Kita dapat melakukan apapun sekarang dunia sedang melihat hanya ke Gaza!,” seorang pejabat Negara Islam Kalifat berkata pada laporannya baru-baru ini. Militan Negara Islam Kalifah membantai tentara Irak yang telah tertangkap
Syria: Konflik antara tentara Syria dengan para militan ISIS masih berlangsung. Laporan Kamis (7 Agustus) 27 tentara telah terbunuh baru-baru ini dan 11 orang ISIS tewas. Tiga militan ISIS melakukan serangan melalui meledakan diri mereka sendiri di pintu gerbang tentara Syria.
Lebih dari 170.000 orang tewas sejak perang Syria ini dimulai (Maret 2011).

Libanon: Para militan Sunni yang berperang untuk menjatuhkan president Assad, sekarang ingin menguasai Libanon. Raja Arab Saudi, Abdullah telah memberikan 1 Milliar Dollar Amerika untuk mempersenjatai negara Libanon melawan para militan tersebut. Sebelumnya Raja Abdullah telah memberikan 3 Milliar Dollar US ke Libanon untuk tujuan serupa.
Gerakkan militan Sunni di Syria telah menyebabkan satu juta pengungsi orang Syria di Libanon; belum termasuk di Turki dan Yordania.
Raja Abdullah menyebut para militan Sunni tersebut belakangan ini sebagai ”para terrorist.” Pada awal ’perang Syria,’ Raja Saudi ini malah mempersenjatai ”para terrorist” ini. Namun ketika Muhammad Morsi (dari organisasi Islam radikal Muslim Brotherhood) menjadi president Mesir, raja ini sadar bahwa langkah berikut adalah giliran dia ditumbangkan oleh para militan Sunni tersebut.

Sejarah kembali membuktikan kebenarannya bahwa Pendirian Negara Islam Kalifat hanyalah pertumpahan darah bukan hanya bagi Non-Muslim tetapi juga bagi sesama Muslim entah dia Islam Shiah maupun Islam Sunni – dan ‘damai’ baru terjadi ketika semua orang tunduk kepada diktatorship Kalifat tersebut. Apakah ada kelompok atau orang Muslim Indonesia yang mendukung berdirinya Negara Islam Kalifat?

Bacaam berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Perancis: Antara 40.000 sampai 60.000 mobil pertahun sengaja dibakar


Kriminal pembakaran dan pengerusakan mobil di PerancisMenteri Dalam Negeri Perancis Manuel Valls pada konferensi press Rabu kemarin (1 Januari) menyampaikan laporan kriminal setelah Tahun Baru. Satu laporan kriminal tersebut diantaranya tentang ’kebiasaan’ sekelompok pemuda imigran membakar mobil di setiap Akhir Penutupan Tahun (New Year’ Eve). Mr. Valls berkata 1.067 mobil telah dibakar dengan sengaja diseluruh Negara (Perancis) pada malam kemarin (31 Desember 2013). Menteri Valls menyatakan ini adalah sebagai kabar gembira bagi orang Perancis, sebab itu berarti 10% angka turun dibanding tahun sebelumnya, France24.com menulis.

“Kabar Gembira” Perancis ini kutip media internasional dengan judul bersifat lelucon, contoh:
It’s okay – only 1067 cars were torched in France on New Year’s Eve
‘Only’ 1,067 vehicles set ablaze on New Year’s Eve in France

Lonjakan tajam pembakaran mobil di Akhir Penutupan Tahun (New Year’s Eve) dimulai pertengahan tahun 2000an, mungkin berhubungan dengan gelombong kerusuhan perkotaan yang mencengkram Perancis  di bulan Okotber dan November 2005, sumber yang sama menulis. Peristiwa November 2005 adalah kejadian tragis yang diliput media internasional dimana para remaja dan pemuda Muslim (imigran Afrika utara yang lahir di Perancis) berdemo selama tiga minggu membakar 8.810 mobil dan merusak/ membakar gedung-gedung di berbagai kota, saat itu Nikolai Zarkosi masih sebagai Menteri Dalam Negeri.

Tindak kriminal  pembakaran mobil secara massal di Akhr Penutupan Tahun hanyalah sebagain dari cerita, itu juga terjadi pada hari-hari lainnya termasuk Perayaan Revolusi Perancis 14 Juli (orang Inggris menyebutnya Bastille Day),  Hari dimana rakyat Perancis menolak kekuasaan mutlak raja Louis XVI (ke 16) berawal di tahun 1789. Kriminal pembakaran mobil di Perancis ternyat sangat tinggi.

Laporan menunjukkan bahwa antaraData statistik kendaraan dibakar Muslim di Perancis 40.000 sampai 60.000 mobil pertahun sengaja dibakar di Perancis. Umumnya terjadi di wilayah-wilayah yang padat dengan penduduk Muslim imigran, seperti di Seine Saint Denis, sumber menulis.  Menurut Robert Spencer alasan pembakara mobil karena kemiskinan tidaklah tepat, motif yang sesungguhnya adalah balas dendam Islam terhadapat Perancis, Robert mengutip majalah Al-Qaida yang isinya mengajari berjihad melalui membakari mobil dan kecelakaan lalu-lintas.
Menurut seorang pembicara persatuan perusahaan keamanan bahwa para Muslim berlomba satu sama lain untuk melihat siapa yang dapat merusak Perancis lebih cepat.

Tidaklah mengherankan bahwa anti-Muslim immigrant lahir di Perancis, dan para pemuda Perancis kulit putih belum lama ini mengambil garis keras: mereka menerobos masuk ke masjid dan menggelar spanduk di atas genteng mesjid tersebut dan orang dewasanya mengeritik melalui karikatur.

Koran Rusia, Pravda.ru, memuji upaya Manuel Vells di dalam upaya memerangi islamisasi di negerinya, dari pemakain burga sampai para Salafis (artinya: fundamentalis Muslim) yang ingin melakukan global jihad. “Mr. Vells,” tulis Pravda, “telah bertahun-tahun meminta bukti apakah benar “Islam is compatible with democracy,” mengutip tulisan dari koran lokal Perancis  Le Parisien.
Pravda menyalahkan Uni Eropa yang memaksakan anggotanya seperti Perancis mengadopsi imigran Muslim dari Afrika,  yang dinamai kebijakan multiculturalism, kebijakan yang juga ditentang oleh Markel dan Sarkozy. Akhir Desember Russia mengalami serangan terrorist dua kali hanya dalam seminggu, korban jiwa lebih dari 30 jiwa.

Hampir seribu tahun yang lalu, Perancis ada pada puncak dari pertempuran antara  masyarakat Islam dengan masyarakat Katolik Eropa. Sekarang, sebagai rumah untuk pupulasi Muslim terbesar di Uni Eropa, itu adalah ada pada puncak pertempuran sekali lagi.

Komentar: Bayangkan jika Anda akhirnya memiliki sebuah mobil dengan jerih payah bertahun-tahun, namun tiba-tiba dibakar oleh orang lain yang sama sekali Anda tidak pernah berurusan dengan mereka, apa reaksi Anda? Kita orang Indonesia perlu mengucap syukur, sekalipun Indonesia adalah negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, namun budaya Indonsia dan asas politik yang berdasarkan Pancasila tetap jauh lebih kuat di hati kebanyakan orang Muslim Indonesia. Kita tetap perlu berdoa bagi pemerintah dan bangsa kita agar kestabilan dan keamanan tetap berlangsung.
Tidak sedikit ahli Alkitab yang percaya bahwa Perancis akan ikut serta bersama negara-negara Islam (Iran, Libia, Turki, dll) memerangi negara Israel di Perang Har-Mageddo (Armageddon); Keturunan Sam (Israel) dikeroyok oleh keturunan Ham dari Afrika Utara (Kusyi, Put, Kanaan, Seba, dll.) dan keturunan Yafet dari Turki dan sekitarnya (Gomer, Magog dan Tubal, Togarmah). Kenyataan saat ini ialah mayoritas imigran Islam Perancis datang dari Afrika Utara  (keturunan Ham) dan Turki (keturunan Yafet). Lihat Yez 38, Wah 20:8-9; garis keturunan Nuh (Sam, Ham dan Yafet) lihat di Kej 10.
Anda siap menyambut Hari Pengangkatan dan Hari Kedatangan Yeshua yang kedua kalinya? Tanda-tanda Akhir Jaman (lihat Matius 24) dalam lima tahun belakangan ini begitu jelas, Anda harus bersiap!

Bacaan berkait:

Referensi:

 

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Islam fundamental aktif menterror dunia!


“Semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya kamu jangan kecewa dan menolak Aku. Kamu akan dikucilkan, bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Elohim (God atau Allah dalam bahasa Arabnya).
Mereka akan berbuat demikian, karena mereka tidak mengenal baik Bapa maupun Aku. Tetapi semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya apabila datang saatnya kamu ingat, bahwa Aku telah mengatakannya kepadamu. Hal ini tidak Kukatakan kepadamu dari semula, karena selama ini Aku masih bersama-sama dengan kamu, (Injil Yohanes 16:1-4)

Peta aksi terror Islam saat ini di duniaKeagresifan kelompok-kelompok Islam Sufi (bahasa Arab yang berarti Fundamental) semakin nyata. Tersebar dari Timur Tengah, ke benua Afrika, Asia dan berbaris menuju dunia Barat. Di Asia Tenggara, aksi terror mereka terjadi di Indonesia, Pilipina, Thailand, Burma. Di bawah ini adalah yang terbaru.

Negeria. 6 Juli 2013. Islam organisasi Bako Haram membakar murid sekolah hidup-hidup. Baru saja matahari terbit sebuah tempat tinggal murid sekolah (dormitory) dibakar di timur-tenggara Yobe. Mereka yang mencoba melepaskan diri dari kobaran api ditembak mati. Seranggan Bako Haram ini membunuh 46 jiwa, kebanyakan dari korban adalah murid sekolah. Bulan April dua serangan serupa pada sebuah universitas membunuh 16 jiwa.

29 September 2013. Kelompok Islam Bako Haram menyerang akademi perkebunan di Gujba, Profinsi Yobe. Para terrorist Islam berbaju militer menyerang ketika murid-murid sekolah sedang tidur, pukul 1 dini hari.
“Mereka mulai mengumpulkan murid-murid kedalam dua kelompok, kemudian melepaskan tembakan membunuh satu kelompok dan kemudian membunuh kelompok kedua.” Saksi mata yang selamat berkata. 50 Murid meninggal dunia.

Lebih dari 300 ruang sekolah telah dibakar sejak tahun 2009, menurut perhitungan pemerintah setempat. Bako Haram artinya literalnya adalah “Pendidikan adalah Haram.” Kelompok Islam Sufi (bahasa Arab yang artinya fundamental) ini ingin menjadikan Negara Kristen Negeria menjadi Negara Islam, dan menyatakan bahwa semua pendidikan formal diluar pendidikan Kuran adalah haram (najis).

Hukum Sharia ditakuti dan dijauhkan oleh orang Muslim. 
Mohammed, seorang pekerja di Lagos yang telah melarikan diri dari desanya Dikwa, salah satu desa markas Boko Haram bercerita, “Boko Haram ada diman-mana. Mereka mengumpulkan pajak-pajak dari kami. Mereka menelanjangi seorang gadis Muslim telanjang bulat dan memukuli dia sebab mereka berkata gadis tersebut tidak menutupi pergelangan kakinya (ankles).” Mereka menculiki anak laki-laki untuk menjadi pejuang Islam seperti mereka; tindakan yang sama dilakukan oleh Islam Sufi di Afganistan dan Pakistan.
Mohammad dan seisi keluarganya melarikan diri sebab satu dari putranya telah diculik oleh Bako Haram untuk dilatih menjadi pejuang Islam. 

Kenya. Kelompok Islam fundamental Al-Shabaab menyerang mall (komplek pusat pertokoaan) di Nairobi. Sekelompok orang-orang Islam bersenjata memasuki pusat pertokoan memerintahkan untuk semua orang Muslim keluar dan menahan yang bukan Muslim. Islam fundamental ini membakar muka dan memotong tangan para korban untuk mencegah pengenalan indentitas para korban. Seorang wanita mendapati pelecehan sexual di depan para tahanan muda. Sejauh ini mayat yang ditemukan telah mencapai 71 namun diduga korban jiwa bisa mencapai 130 jiwa. Serangan mall ini adalah serangan terrorist yang paling mematikan di Kenya sejak serangan bom truk yang dilakukan oleh al-Qaeda atas Kedutaan Besar Amerika Serikat di Nairobi yang meminta korban lebih dari 200 orang.
Dikabarkan bahwa serangan terrorist Islam ini terdiri dari beberapa orang Barat yang masuk Islam (Amerika, Inggris, Finlandia)

Syria. Kumpulan organisasi Islam sufi (fundamental) yang sedang perperang untuk menggulingkan President Assad (Alawit Shia Islam) semakin mengancam kehidupan masyarakat Kristen Syria sehari-hari. Orang-orang Kristen di Syria diancam untuk pindah ke Islam dalam waktu dua hari, atau dibunuh.
“Lebih dari dua juta orang, kebanyakan dari mereka adalah orang Kristen telah dipaksa untuk meninggalkan harta dan negara mereka.”

Pembicara Organisasi Kemanusian Open Door untuk Amerika Serikat, Jerry Dykstra, menyayangkan pemberitaan media Barat yang bias tentang kejadian di Syria, yang umumnya memberitatakan bahwa para pejuang Islam untuk Syria ini adalah pahlawan yang ingin membebaskan rakyat Syria dari kediktoran Al-Assad. Kenyataannya adalah sebaliknya. Rakyat Syria lebih terancam dibawah ’pejuang Islam’ tersebut, lebih lagi jika para jihadist ini kelak menguasai Syria. Dykstra menyatakan siapa sesungguhnya para ’pejuang Islam Syria’ ini, ”Sudahlah pasti kebanyakan dari kelompok-kelompok pemberontak ini adalah para jihadist yang mentargetkan orang-orang Kristen melalui ancaman-ancaman, penculikan-penjulikan , pemberkosaan dan bahkan pembunuhan.”

Cerita sedih atas orang-orang Kristen Syria ini juga mengena kepada orang-orang Kristen Irak dan Katolik Kaldian yang telah melarikan diri dari Irak ke Syria pada masa-masa kejatuhan Saddam Hussein di tahun 2003, dimana diperkirakan 1,8 juta mereka mengungsi ke Syria.

”Bertambahnya Islam secara politik dan sosial di Irak dan Syria membuat semakin tidak ada ruang aman bagi mereka (orang Kristen dan Katolik),” Daniels berkata
“Timur Tengah adalah tempat kelahiran Kristianiti dan Damaskus adalah salah satu komunitas-komunitas Kristen tertua di dunia, ” Daniels berkata.
Berdoalah, bagaimana kalian dapat membuat sebuah perubahan. Bahkan mungkin menjadi kordinator doa untuk Hari Doa bagi Gereja Teraniaya di rumah kalian, atau sekolah atau kelompok kecil pada 3 November ini misalnya,” Dykstra berkata. 

“Until you come to understand what the five oldest Islamic sources reveal about Muhammad, Allah, and Islam (those being the Qur’an, Ishaq’s Sira, Tabari’s Ta’rikh, and Bukhari’s and Muslim’s Hadith Collections) you have no chance whatsoever of understanding Islamic terrorism or how to combat it.” Dikutip dari Islamic Terrorism Timeline by Prophet of Doom.net

Komentar: Melihat perbuatan para kelompok-kelompok Islam fundamentalist di atas dan peristiwa-peristiwa pembantaian dan pemboman yang terus menuerus terjadi di Irak, Pakistan, Afganistan dan negara-negara lainnya, tiga pertanyaan di bawah ini muncul di pikiran saya:
Jika saya orang Islam apakah saya  masih bisa percaya bahwa Alkuran diwahyukan dari Sorga seperti diajar di pesantren-pesantren?
Dan bagaimana mungkin saya bisa meyakinkan orang-orang Kristen  bahwa nabi Muhammad adalah penyempurna ajaran Yeshua Ha Mashiah (Yesus Kristus)?
Jika orang Muslim sendiri takut dan melarikan diri dari praktek Hukum Islam, bagaimana mungkin penduduk bukan-Islam dapat hidup aman dan tentram di sebuah negara Islam yang berasaskan Hukum Islam?

Referensi:

 

 

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Mengerti Islam: Buddhist Common Sense vs. Western Nonsense oleh Raymond Ibrahim


Terjemahan singkat dari artkel aslinya.

Sebuah artikel dari New York Times baru-baru ini, berjudul ”Sikap Extrim bangkit Diantara Para Orang Buddha Myanmar,” menawarkan pelajaran yang penting pada pikiran sehat / masuk akal (common sense) dan tidak masuk akal (nonsense). Ditulis oleh Thomas Fuller, itu dimulai melalui bercerita bagaimana:

Setelah sebuah ritual doa pengampunan dosa-dosa masa lalu, Ashin Wirathu, pendeta Buddha hadir di depan ribuan jemaat dan memulai kotbah yang mengebu-ngebu melawan yang ia sebut ”musuh”- Negara minoritas Muslim. ”Kamu boleh penuh dengan kemurahan dan kasih, tetapi kamu tidak dapat tidur disebelah anjing gila,” Ashin Wirahu berkata, merefer kepada para Muslim. ”Saya menyebut mereka para pembuat masalah sebab mereka adalah para pembuat masalah.”

Sementara artikel (di NYT) diartikan untuk menekankan dugaan ”ketidak toleransian” para orang Buddha Myanmar (Burma, nama lama), untuk mereka yang dapat menbaca tujuan penulisan atau mereka yang mengerti pengajaran Islam, sejarah, dan peristiwa-peristiwa saat ini-itu adalah jelas bahwa para orang Buddha meresponi ancaman-ancaman yang hadir yang dibuat oleh para Muslim yang hidup di antara dan di sekitar mereka.

Pelajaran pertama: tidak seperti [Orang] Barat, para pendeta Buddha sekalipun reputasi mereka sebagai pencinta damai, tetap mampu menerima dan berespond kepada kenyataan; tetap dipimpin oleh pikiran sehat (common sense). Tidak seperti Barat yang pikiran nyatanya yang terbungkus oleh propaganda media, mengkondisikan para Amerika bagaimana berpikir dan apa yang dipercaya, para pendeta Buddha ”dunia ketiga” mengenal kenyataan dilapangan. Mereka tahu, jika dibiarakan, Muslim minoritas yang hidup diantara mereka – yang mulai permusuhan – akan tumbuh lebih agresif, fakta sejarah mendemontrasikan.

Sebagaimana di negara-negara lainnya, para Muslim Myanmar telah terlibat dalam kekerasan, terror jihad, dan pemerkosaan para gadis-gadis Buddha. … Diperbatasan Thailand, dimana orang Budha adalah mayoritas dan Muslim minoritas, ribuan pemuda Buddha, wanita dan anak-anak telah dibunuh, dipotong lehernya, dan diperkosa, sebagai separatis Muslim mereka mencoba menyapu daerah tersebut dari keberadaan semua ”infidel (kafir).”

Klik ini [peringatan: gambar mengerikan] untuk melihat laporan foto dan  gambar-gambar kekejaman Muslim yang dilakukan melawan para orang Buddha yang mungkin menjelaskan mengapa para Buddha Myanmar tidak percaya terhadap para Muslim.

Pelajaran kedua: Jika umat Buddha memahami apa yang dipertaruhkan – seluruh peradaban mereka – laporan NYT adalah kesaksian mengapa Barat masih belum bisa menghadapi kenyataan. Artikel Fuller (penulis di NYT) membawa semua merek dagang – moral relativisme dan pro-Islam bias, dan campuran berbahaya dari keyakinan dan ketidak perdulian – yang menjadi ciri ketidak mampuan utama Barat untuk mengenali dan berespond kepada Islam, melainkan tumbuh sentimental, pemikiran yang hampa.

Terbukti bahwa selama 14 abad, Islam telah menyapu seluruh masyarakat dan indentitas: apa yang kita dengan santai merefer sebagai ”Dunia Arab” yang bukanlah Arab dan hampir seluruhnya Kristen di abad ke tujuh, ketika Islam hadir dan melakukan jihad.

Fuller juga nampaknya kehilangan makna dari fakta bahwa ada lebih banyak orang Kristen dan Hindu di Myanmar dibanding orang Muslim – namun orang Buddha hanya bermusuhan kepada orang Muslim. Jika orang asli Buddha sederhananya menjadi radikal nasionalis, seperti Fuller nyatakan, kenapa mereka hanya menyerang (balik) Muslim, tidak Kristen dan Hindu?

Penyesatan yang jelas. Sementara menyoroti perlakuan orang Buddha terhadap Muslim, Fuller tidak menyinggung terror jihad dan pembunuhan yang para Muslim telah perbuatan kepada orang-orang Buddha. Ia megutuk orang Buddha yang membuat 150 ribu pendatang Muslim terusir, sementara tidak sadar  bahwa di seluruh dunia Islam Muslim telah mengusir ratusan ribu (tepatnya jutaan) bukan-Muslim, menyebabkan keluarnya secara paksa besar-besaran orang Kristen (dari Dunia Islam).

Sementara para Buddha Myanmar memperjuangkan hak mereka untuk bertahan hidup melawan Islam, the New York Times melakukan distorsi-terbaik kenyataan untuk membuat itu dapat diterima oleh “membuat dunia percaya” pada mainstream media, dalam hal ini, bahwa orang-orang Muslim adalah selalu tidak bersalah dan korban-korban salah paham.

Ralph Sidway mengingatkan saya akan Pendeta Indonesia, Fr. Daniel Byantoro, yang telah menulis kalimat yang dapat diappilikasikan:

Selama beribu-ribu tahun negaraku (Indonesia) adalah sebuah kerajaan Hindu-Buddha. Raja hindu terakhir adalah cukup baik memberikan bebas pajak bangunan bagi missionary muslim pertama untuk hidup dan mengkotbahkan agamanya. Secara perlahan para pengikut agama baru ini bertumbuh, dan setelah mereka menjadi begitu kuat kerajaan diserang, dan mereka yang menolak menjadi muslim haruslah melarikan diri untuk selamat ke pulau tetangga Bali atau ke gunung tinggi Tengger, dimana mereka mampu menjaga agamanya sampai saat ini.
Secara perlahan dari Kerajaan Hindu Buddha, Indonesia menjadi negara Muslim terbesar di dunia. Jika ada sebuah pelajaran untuk dipelajari oleh orang-orang Amerika, sejarah negara saya adalah layak untuk dihayati. Kita bukanlah para pembenci, orang-orang fanatik, melainkan pencinta demokrasi dan pencita sesama. Kita hanya tidak ingin kebebasan dan demokrasi ini dirampas dari kita oleh ketidak perdulian kita dan ’kebenaran yang bersifat politik’ salah pimpinan, dan kepalsuan toleransi.   

Catatan dari Moderator:

Referensi:

 

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Perayaan Idul Korban/Kurban (Eid al-Adha) 2012 meminta banyak korban jiwa manusia


Idul Korban/ Kurban adalah perayaan agama yang penting bagi umat Islam sedunia, pada perayaan ini umat Islam menyembelih kambing-kambing sebagai korban kepada ALLAH sebagaimana nabi Muhammad mengajar umat Islam di Arab Saudi di pertengahan abad ke 7 AD, yang ia adopsi dari kitab Taurat (Torah).*

Perayaan Idul Korban tahun 2012 jatuh pada hari Jumat 26 sampai 29 Oktober, di berbagai negara Islam hari besar ini diingat oleh dunia dan umat Islam pada khususnya sebagai hari yang banjir darah, bukan hanya darah binantang, tetapi juga darah manusia, sebab begitu banyak korbar jiwa manusia; sanak-keluarga, saudara dekat, teman dan tetangga mereka yang mati terbunuh oleh tangan-tangan orang Islam sendiri.

Irak. Di kota Bagdad dan sekitarnya, 15 orang Islam terbunuh oleh bom-bom bunuh diri pada hari Minggu. Hari Saptu (tanggal 27) hampir 40 meninggal dan hampir 100 luka-luka di Irak, merupakan hari kematian terbesar setelah hampir 6 minggu sebelumnya. Surat kabar Aljazeera menyatakan sebagai kematian toll tertinggi pada perayaan Idul Korban di bulan Oktober ini.

Syria. Negara yang sedang menderita ‘perang sipil’ (para tentara Islam dari luar Syria terlibat) untuk menggulingkan President Assad (dari Islam Shia) juga terjadi banjir darah di hari Idul Korban ini. Perwakilan PBB untuk proses damai di Syria telah mengajukan tindakan “gencatan senjata pada kedua pihak yang bertikai selama 4 hari hari suci Islam ini,” namun kedua pihak saling tidak mempercayai, menyatakan “jika pihak lawan menghentikan serangan terlebih dahulu maka mereka akan mengikuti. Akibat dari perang Sunni dan Shia ini, jiwa-jiwa harus dikorbankan kepada Allah Islam; hari Minggu (28/10) saja korban jiwa  mencapai 134 orang – 51 orang awam, 35 tentara dan 48 Islam pemberontak. Catatan: Hukum mata ganti mata tidak akan pernah menghentikan pertumpahan darah, hanya ajaran Yeshua Ha Mashiah saja yakni “Ampunilah dan berkatilah musuhmu” yang mampu membuat damai sejati di bumi.

Total kematian di Syria sejak Maret 2011 telah mencapai 35.000 nyawa manusia menurut sumber setempat, PBB memperkirakan sedikitnya 20.000  nyawa.

Afghanistan. Di Maymana, di ujung profinsi Faryab, pembom bunuh diri masuk kedalam sebuah mesjid ketika para orang Islam berkumpul untuk sembayang untuk menandai awal dari perayaan Idul Korban. Hampir dari separuh pengunjung mesjid tewas (sedikitnya 40 nyawa; menurut Reuter.com) dan 50 orang lainnya luka-luka. Pembom bunuh diri ini dikabarkan memakai seragam polisi – sehingga ia bebas mendekati mesjid tanpa diperiksa.

*) Catatan: Sejarah Islam dan diteguhkan oleh Kuran bahwa nabi Muhammad dimentor oleh pendeta ‘Kristen’ semasa ia menikah dengan Kadijah (isteri pertamanya). Muhammad sedikit banyak mengetahui kitab Taurat dan Injil, sebab itu nama Isa al-Masih (Yeshua Ha Mashiah/ Yesus Kristus) banyak disinggung di Kuran, demikian juga halnya dengan pengorbanan binatang. Dalam kitab Taurat (ditulis nabi Musa sekitar 1400 BC) korban binatang memiliki dua tujuan utama: pengucapan syukur dan lambang perwakilan pengampunan dosa-untuk terbebas dari hukuman dosa; ibadah yang kedua ini disebut Pesach (Paskah, Indonesia), Paskah pertama terjadi saat bangsa Israel di Mesir siap untuk keluar, setiap keluarga memotong domba dan darahnya dikoaskan ke ambang pintu rumah. Setiap rumah yang tidak memiliki tanda darah tersebut YAHWEH akan mencabut nyawa penghuninya (dalam peristiwa Mesir ini: putra sulung). Paskah secara literal berarti “lewat melalui,” (to pass over / pass through) dan “menyisihkan” (to spare). Dan darah itu menjadi tanda bagimu pada rumah-rumah di mana kamu tinggal: Apabila Aku melihat darah itu, maka Aku akan lewat dari pada kamu. Jadi tidak akan ada tulah kemusnahan di tengah-tengah kamu, apabila Aku menghukum tanah Mesir. (Keluaran 12:13)

YAHWEH menetapkan bahwa Perayaan Paskah ini harus dirayakan setiap tahun (baca Kel 12:14-17. Korban darah Yeshua (Yesus/Isa) di kayu salib adalah Paskah yang sesungguhnya (sekali untuk selamanya) – Ia tersalib pada perayaan Paskah (Yoh 18:39; 19:14), dan tepat di bawah salib-Nya terletak Tabut Perjanjian (diletakkan pada tempat maha kudus di Bait Elohim). Retaknya gunung batu atas gempa bumi yang terjadi pada Hari Penyaliban itu menggenapi nubuatan nabi Daniel: darah-Nya mengurapi Tabut Perjanjian! Bunyi nubuatannya: Seventy weeks have been decreed concerning your people and your holy city: to restrain transgression, to put an end to sin, to make atonement for lawlessness, to establish everlasting righteousness, to conclude vision and prophecy, and to anoint the Most Holy Place. (Daniel 9:24, ISV). Ayat 26 adalah ketetapan YAHWEH bahwa Ha Mashiah (Yang Diurapi) yang tidak bersalah akan tersalib, lalu (40 tahun; catatan sejarah dunia) setelah itu pemerintah Roma menghancurkan Bait Elohim II dan kota Yerusalem; kembali bangsa Israel terusir dari tanahnya.
Rasul Paulus yang ahli kitab Taurat oleh sebab itu dengan jelas menulis bahwa Yeshua Ha Mashiah (Kristus/ al-Masih) adalah “Anak Domba Paskah” (1Kor 5:7).

Sekarang Anda mengerti mengapa pengikut ajaran Yeshua Ha Mashiah tidak lagi menyembelih binatang sebagai penebus dosa, tidak perlu membunuh orang lain atau bunuh diri demi Elohimnya untuk masuk ke Sorga, sebab dosa mereka (dan sesungguhnya: dosa seluruh penduduk dunia) telah ditanggung oleh darah Yeshua sendiri. Bagian Anda hanyalah menerima tawaran YAHWEH yang indah ini, dan beriman kepada Yeshua.

Bacaan berkait:

Referensi: 

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog