Injil yang lain: Bunuh diri dan tetap bisa masuk sorga!, Benarkah ini?


Dan aku melihat seorang malaikat lain terbang di tengah-tengah langit dan padanya ada Injil yang kekal untuk diberitakannya kepada mereka yang diam di atas bumi dan kepada semua bangsa dan suku dan bahasa dan kaum, dan ia berseru dengan suara nyaring: Takutlah akan Elohim dan muliakanlah Dia, karena telah tiba saat penghakiman-Nya, dan sembahlah Dia yang telah menjadikan langit dan bumi dan laut dan semua mata air.”  (Wah 14:6-7)

Praktek bunuh diri telah dikenal lama dan telah dilakukan dengan tujuan yang sangat berfariasi, dari sekedar melarikan diri dari masalah sampai membela agama dan negara; diterapkan secara kehendak diri sendiri, dan kehendak orang lain (keluarga dekat atau rumak sakit). Dilakukan melalui senjata, obat-obatan dan peralatan kedokteran.

Praktek bunuh diri, dikenal sebagai Euthanasia (dari kata Yunani eu: baik atau lancar; dan thanatos: kematian) merefers pada praktek bertujuan mengakhiri sebuah kehidupan agar supaya bebas dari sakit dan penderitaan. – Wikipedia.org.

Di banyak negara maju, Praktek bunuh diri atau Euthanasia ini masih menjadi perdebatan sosial dan politik – 1. Bolehkan dokter menjabut nyawa pasiennya jika pasientnya meminta. 2. bolehkah orang lain (keluarga melalui dokter) mengakhiri nyawa orang lain karena alasan tidak mampu merawat si penderita.

Di sini saya tidak membicarakan masalah sosial maupun politik, tetapi Alkitab, Firman Elohim. Adakah jaminan dari Firman Elohim jika seorang beriman membunuh dirinya sendiri, orang itu akan tetap masuk sorga? Atau dengan kata lain, darimana datanganya ajaran yang mengatakan ”orang Kristen bunuh diri dan ia tetap masuk sorga?” Perkara ini penting untuk dimengerti oleh setiap orang Kristen, sebab keselamatan kekal bukan berasal dari ”doktrin agama” juga tidak dari ”hukum dan ketetapan negara;” itu tergantung sepenuhnya dari YAHWEH, yakni Elohim Pencipta manusia dan pemilik Sorga.

Pendeta Rick Warren pada hari Jumat kemarin (5 April 2013) baru saja kehilangan putra bungsunya, Matthew Warren yang berusia 27 tahun. Suatu kabar yang tidak menyenangkan tentunya bagi setiap orang tua, famili dan teman. Saya pun turut bersedih, sekalipun saya tidak mengenal Pendeta Rick secara pribadi, namun saya mengikuti berita tentang pengajaran beliau sejak bukunya “The Purpose Driven Life: What on earth am I here for?, yang telah menjadi bestselling, telah terjual 30 juta buku di seluruh dunia.

Matthew Warren ditemukan meninggal dunia bunuh diri melalui tembakan senjata api di rumahnya di California.
Gereja Saddleback, dimana Pendeta Rick Warren menjabab sebagai pendeta senior, membuat pernyataan dukungan doa dari jemaatnya dan menulis: “Pada usia 27 tahun, Matthew luar biasa ramah, lembut dan pemuda muda yang berbelas kasihan, jiwanya yang manis telah membangun dan menghibur banyak orang. Malangnya, dia juga menderita sakit jiwa yang menyebabkan tekanan (jiwa yang) dalam dan pikiran-pikiran bunuh diri.”
Warren (pendeta Rick, ayahnya Matthew) menulis dalam emailnya kepada keluarga gerejanya, “Saya tidak akan lupa bagaimana, tahun- tahun yang lalu, setelah pendekatan lainnya telah gagal melepaskan (sakit), Matthew berkata, ‘Pap, Saya tahu saya pergi ke sorga. Mengapa saya tidak boleh mati saja dan mengakhiri sakit ini?’ Warren menulis. “Tetapi dia telah tetap bertahan untuk decade berikutnya. ” 

Matthew berkata, ‘Pap, Saya tahu saya pergi ke sorga. Mengapa tidak boleh mati saja dan mengakhiri sakit ini?’ – Pendeta Rick Warren, ayah Matthew

Pernyataan Pendeta Rick Warren ini tidak dapat dilewatkan begitu saja sebagai “berita duka cita,” di dalamnya menyangkut doktrin Kristianiti. Khususnya pernyataan ini keluar dari seorang Pendeta ber kaliber internasional – dikenal sebagai “pendeta dari pendeta-pendeta.” Bukunya (yang dilengkapi dengan versi DVD), the Perpose Driven Life, dipakai sebagai bahan pemuridan atau sel-sel kelompok di berbagai gereja di dunia.

Benarkah orang Kristen yang bunuh diri tetap dapat masuk ke sorga? Apakah Injil dan Alkitab mendukung doktrin tersebut? Mari kita lihat isi Alkitab.

  • Meninggal dunia atau mati saat berdosa. Alkitab dalam hal ini jelas bahwa seorang yang meninggal dunia dalam kondisi berdosa atau dosanya belum diampuni Elohim pastilah orang berdosa itu akan masuk neraka. Dosa ini termasuk dosa tidak percaya kepada Adonai Yeshua Ha Mashiah (Tuhan Yesus Kristus), seperti tertulis:  Lalu Ia (Yeshua) berkata kepada mereka: “Kamu berasal dari bawah, Aku dari atas; kamu dari dunia ini, Aku bukan dari dunia ini. Karena itu tadi Aku berkata kepadamu, bahwa kamu akan mati dalam dosamu; sebab jikalau kamu tidak percaya, bahwa Akulah Dia, kamu akan mati dalam dosamu.”  (Yoh 8:23-24)
  • Kasus Yudas Iskariot bunuh diri.  Pada waktu Yudas, yang menyerahkan Dia, melihat, bahwa Yeshua telah dijatuhi hukuman mati, menyesallah ia. Lalu ia mengembalikan uang yang tiga puluh perak itu kepada imam-imam kepala dan tua-tua, dan berkata: “Aku telah berdosa karena menyerahkan darah orang yang tak bersalah.” Tetapi jawab mereka: “Apa urusan kami dengan itu? Itu urusanmu sendiri!” Maka iapun melemparkan uang perak itu ke dalam Bait Suci, lalu pergi dari situ dan menggantung diri.  (Mat 27:3-5)
  • Yeshua jauh-jauh hari telah memperingatkan Yudas secara tidak langsung menyebut dia sebagai iblis, oleh sebab ia suka mencuri uang (Yoh 6:70). Injil berkata sebab Yudas memberi dirinya dipengaruhi oleh Iblis: mencuri uang pelayanan (Yoh 12:4-6) dan rencana berhianat kepada guru-Nya demi uang (Yoh 13:2). Pengaruh Iblis atas Yudas berkembang dari tingkat ”dipengaruhi” , kemudian menjadi  ”dikendalikan” (Luk 22:3-5) dan kemudian ”kerasukan” (Yoh 13:27). Iblis yang telah berhasil menguasai seluruh pikiran dan perasaan Yudas, menjual gurunya demi uang, sekarang berkata kepada Yudas: ”penyesalanmu tidak ada gunanya, dosamu tidak bisa diampuni. Lebih baik kamu bunuh diri saja, toh hidup pun tidak berarti!”   
  • Kasus bunuh diri Perjanjian Lama. Raja Saul karena kesombongan (1 Sam 31:4-5); raja Zimri, karena putus asa (1 Raja2 16:15-20)

Mengapa penyesalan Yudas Iskariot berakhir dengan gantung diri, sedangkan Petrus, yang menyangkal Yeshua tiga kali hanya dalam beberapa jam saja berkahir pada perotabatan? Saya yakin Yudas dan Petrus keduanya menangis sedih atas dosa mereka, namun Petrus tidak bersedia mendengarkan bisikan dan kebohongan Iblis, Bapa dari segala Penipu ini. Hasil akhir dari mentaati suara Elohim berbeda jauh dari mentaati suara Iblis, seperti Alkitab menulis: Sebab dukacita menurut kehendak Elohim menghasilkan pertobatan yang membawa keselamatan dan yang tidak akan disesalkan, tetapi dukacita yang dari dunia ini menghasilkan kematian. (2 Kor 7:10, )

Firman YAHWEH tentang penderitaan umat-Nya:
Duri di dalam daging rasul Paulus. Baca 2 Kor 12:1-10. Pengalaman rohani Paulus yang begitu luar biasa (ay 1-4), termasuk hikmat dan pengetahuannya tentang menumbuhkan jemaat-jemaat di berbagai negara di Eropa dan Asia Minor sungguh luar biasa. Di dalam kesakitannya oleh karena duri di dalam tubuhnya, ia berseru kepada YAHWEH untuk dibebaskan. Jawaban YAHWEH diluar pemikiran manusia namun diterima oleh Paulus. Itu dibiarkan ada supaya:

  • Supaya dalam kelemah Paulus ini, kuasa YAHWEH menjadi sempurna melalui dia.
  • Memelihara Paulus tetap rendah hati.

Aniaya atas orang-orang Percaya. Aniaya ini terus menerus terjadi dan hampir mencapai dua ribu tahun lamanya, mengapa Yang Mahakuasa tidak mencabut itu keluar dari umat yang percaya kepada Dia? Alkitab menulis banyak alasannya.

  • Elohim ijinkan (Wah 13:7) seperti telah di firmankan-Nya kepada nabi Daniel (Dan 7:21).
  • Sebagai salah satu tanda  dari para Pengikut Yeshua Ha Mashiah (Mat 10:22a, 24-25; )
  • Tanda bukti Roh-Nya ada pada kita. Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama Ha Mashiah, sebab Roh kemuliaan, yaitu Roh Elohim ada padamu. (1 Pet 4:14)

Injil Kerajaan Sorga vs Injil yang lain.

  • Injil Kerajaan Sorga berkata: Diberkatilah atau berbahagialah kamu yang dianiaya oleh sebab kebenaran; dicela, dianiaya dan difitnahkan segala yang jahat oleh karena Yeshua, sebab demikianlah juga telah dianiaya nabi-nabi sebelum kamu (Mat 5:10-12). “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku. (Mark 8:34). Percaya Yeshua lebih dari sekedar mengaku, lebih dari itu: menyalipkan hak pribadi, menanggung penderitaan dan melakukan kehendak dan perintah-Nya.
  • Injil yang lain berkata: kamu berhak menentukan jalan hidupmu sendiri; kamu berhak membela diri dan dibenarkan membunuh orang yang ingin mengancam nyawamu. Kamu berhak mengakhiri nyawamu sendiri. – Inilah sebabnya mengapa saya menolak secara umum ajaran pendeta Rick Warren yang liberal tersebut; contoh: menerima Yeshua tanpa perlu pertobatan dan mangaku dosa, keberhasilan kita dikendalikan oleh tujuan hidup kita sendiri dan bukan oleh Roh Kudus. Tidaklah mengherankan jika seorang yang percaya ajaran lnjil liberal tersebut mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri ketika ia menghadapi kesusahan dan penderitaan, namun tetap percaya bahwa ia akan masuk sorga.

Injil Kerajaan Sorga berkata: Bertahan sampai akhir!

  • Dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku; tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat. (Mat 10:22)
  • Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Elohim kepada barangsiapa yang mengasihi Dia. (Yak 1:12)
  • Saudara-saudara yang kekasih, janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kamu. Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan HaMashiah, supaya kamu juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya.  (1 Pet 4:12-13)
  • Jangan takut terhadap apa yang harus engkau derita! … Hendaklah engkau setia sampai mati, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan. (Wah 2:10, )
  • Dan mereka mengalahkan dia (naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan) oleh darah Anak Domba, dan oleh perkataan kesaksian mereka. Karena mereka tidak mengasihi nyawa mereka sampai ke dalam maut. (Wah 12:11, )

Rasul Paulus memperingatkan agar kita tidak diperdaya oleh Iblis melalui Injil palsunya di 2 Korintus  11:2-4:

Sebab aku cemburu kepada kamu dengan cemburu ilahi. Karena aku telah mempertunangkan kamu kepada satu laki-laki untuk membawa kamu sebagai perawan suci kepada Ha Mashiah. Tetapi aku takut, kalau-kalau pikiran kamu disesatkan dari kesetiaan kamu yang sejati kepada Ha Mashiah, sama seperti Hawa diperdayakan oleh ular itu dengan kelicikannya. Sebab kamu sabar saja, jika ada seorang datang memberitakan Yeshua yang lain dari pada yang telah kami beritakan, atau memberikan kepada kamu roh yang lain dari pada yang telah kamu terima atau Injil yang lain dari pada yang telah kamu terima.  Rasul Paulus

Iblis tidak akan pernah dapat mengambil nyawa orang percaya, jika orang percaya tidak mengijinkannya sebab Bapa di Sorga telah membungkus orang percaya melalui darah Putra-Nya dan memateraikannya dengan Roh Kudus-Nya. Dosa dan atau kehendak Elohim saja yang dapat membuat orang percaya di-jamah oleh Iblis.

 Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog
 
Iklan

Injil Gnostik, Injil Kemakmuran dan Injil Kerajaan Sorga


Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Elohim yang menyelamatkan setiap orang yang percaya,.. Sebab di dalamnya nyata kebenaran Elohim, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: “Orang benar akan hidup oleh iman.” (Rom 1:16-17)

Ada dua bahkan tiga jenis Injil yang tersebar di abad modern ini. Jika Anda seorang pemberita Injil, jenis Injil apa yang Anda beritakan? Jika Anda hanyalah seorang yang percaya berita Injil, berita jenis Injil apa yang Anda percaya dan pegang? Tiga jenis Injil ini dapat dikelompokan kedalam dua golongan: Injil benar dan kedua Injil sesat.

Injil sesat terdiri dari dua jenis Injil:

  • Injil-injil Gnostik. Penganut ajaran Injil Genostik ini sangat berfariasi, dari Kristen mistik, Wica (penganut ilmu kebatinan dan roh-roh jahat) dan sebagian besar penganut agama Islam. Pada Injil-injil Gnostik ini Yahshua digambarkan hanyalah sebagai tokoh agama (tidak lebih), Ajaran Islam melalui Injil Barnabasnya mempercayai bahwa Yahshua Ha Mashiah (dipanggil dengan nama Isa Al-masih) tidak mati tersalib tapi Yudas sebagai ganti diri-Nya.
  • Injil-injil Kemakmuran. Penganut Injil Kemakmuran umumnya orang-orang Kristen Karismatik, mereka adalah orang-orang yang percaya kematian dan kebangkitan Yahshua Ha Mashiah (Yesus Kristus) namun tidak mengerti apa sesungguhnya makna dari kematian dan kebangkitan Yahshua yang sesungguhnya. Untuk mengerti lebih jelas ajaran dan buah dari ajaran ini silahkan Anda membaca Injil Kehidupan Baik

Injil-injil Gnostik ini (berberapa diantaranya: Injil Petrus, Injil Filipus, Injil Maria, Injil Thomas, Injil Barnabas dsb.) dibuat oleh orang-orang yang tidak dikenal antara tahun 110 AD (SM: Setelah Masehi) sampai 300 AD. Dari Injil-injil Gnostik inilah lahir film-film seperti The Last Temptation of Christ, Da Vinci Code dan yang terakhir film The Messiah yang dibuat oleh dosen agama Islam Iran.

Injil Kerajaan Sorga adalah jenis ajaran Injil yang benar. Inilah Injil yang diberitakan oleh Yohanes Pembaptis (nabi penyiap jalan bagi datangnya Juru Selamat yakni Yahshua Ha Mashiah), ia adalah nabi yang telah dinubuatkan oleh nabi Yesaya sediktnya 600 tahun sebelum kelahiran nabi yang berbaju kulit unta dan hanya makan madu dan belalang (Yes 40:3-5). dan Yahshua Ha Mashiah sendiri melalui mulut nabi Maleakhi yang hidup pada awal abad ke 4 BC (Mal 3:1). Catatan: Maleakhi 3:2-18 Yahshua sendiri melalui mulut nabi-Nya ini menyatakan bahwa Ia akan menjadi hakim bagi Israel (16-18) dan semua bangsa (18). Injil Kerajaan Sorga inilah yang diberitakan Yahshua (artinya namanya: “YAHWEH menyelamatkan“, lihat. Harmoni dari ajaran Injil Kerajaan Sorga bisa dibaca di Alkitab mulai dari ajaran para rasul Yahshua Ha Mashiah (dari Injil Matius sampai Injil Yohanes, kitab Para Rasul sampai kitab-kitab apostolik rasul Paulus kepada jemaat-jemaat di Yunani, Roma dan Asia Kecil (dikenal sebagai Turki saat ini).

Bila kita teliti baik-baik kitab-kitab Perjanjian Lama (dari kitab Kejadian sampai Maleakhi), kita akan temukan bahwa setiap ajaran dan perintah di Perjanjian Lama sungguh harmony dengan berita Injil Kerajaan Sorga Perjanjian Baru, diantaranya:

  • Hidup kekal: dari Adam dan Hawa di taman Firdaus (Kej 1-2) menuju kepada semua suku, bahasa dan bangsa di Sorga Mulia (Wah 21-22)
  • Dosa manusia: dimulai dari pemberontakan Adam terhadap perintah YAHWEH (Kej 3:17-19, 23-24; ) hal yang sama ini terulang sampai saat ini (Rom 5:12-14)
  • Penyelamatan: umat-Nya, bangsa Israel, keluar dari Mesir (Kel 1, 12; 24:5-8) menuju kepada seluruh bangsa melalui korban diri-Nya sendiri di kayu salib (Ibr 9:19-28; Rom 5:17-19)
  • Tugas pemberitaan kabar keselamatan: dari Abraham (Kej 12) sampai kepada setiap pengikut Yahshua saat ini (Mat 28:19-20; Mark 16:15-20; Pet 2:9,21)
  • Menjaga kehidupan yang kudus: dari sejak bangsa Israel merdeka (Imam 20:7,26) tetap berlaku sampai sekarang (1 Pet 1:16-25; Mat 5:31-32, 27-29)
  • Larangan penyembahan berhala (p.b.: menempatkan apapun dan siappun setara atau lebih penting atau lebih tinggi dari YAHWEH): sejak Sepuluh Perintah diturunkan (Kel 20:1-6, 22- 23) perintah ini tetap berlaku sampai sekarang (Mark 12: 28-30; Wah 2:14-16, 20-25)
  • Dan banyak hal lagi, seperti baptisan selam, bait suci dsb. Ini membuktikan bahwa Alkitab sungguh firman YAHWEH yang dicatat oleh para nabi-Nya!!

Rasul Paulus menyimpulkan ajaran Injil Kerajaan Sorga yang diajarkan oleh Yahshua Ha Mashiah di atas dalam suratnya kepada jemaat di Korintus

Dari Paulus, yang oleh kehendak Elohim dipanggil menjadi rasul Mashiah Yahshua,.. kepada jemaat Elohim di Korintus, yaitu mereka yang dikuduskan dalam Mashiah Yahshua dan yang dipanggil menjadi orang-orang kudus, dengan semua orang di segala tempat, yang berseru kepada nama Yahweh kita Yahshua Ha Mashiah, yaitu Yahweh mereka dan Yahweh kita. (1 Kor 1:1-2).Dan sekarang, saudara-saudara, aku mau mengingatkan kamu kepada Injil yang aku beritakan kepadamu dan yang kamu terima, dan yang di dalamnya kamu teguh berdiri. (15:1), isi beritanya:

  • Inilah Injil yang menyelamatkan untuk setiap orang yang berpegang kepadanya. (2)
  • Injil ini menyatakan bahwa Ha Mashiah telah mati tersalib oleh untuk menebus dosa kita, sesuai dengan nubuatan Kitab Suci (3). Di sini jelas terlihat bahwa KEMATIAN YAHSHUA adalah PENTING, tanpa pengorbanan darah-Nya kita akan tetap di dalam dosa dan masuk hukuman kekal.
  • Injil ini menyatakan bahwa Yashua telah mati, dikuburkan dan bangkit pada hari ketiga. Semua ini sesuai dengan nubuatan Kitab Suci (4)
  • Injil Kerajaan Sorga ini menyatakan bahwa Yahshua sendiri telah menampakan dirinya kepada ratusan orang setelah kebangkitan-Nya (5-8)
  • Injil ini menyatakan bahwa KEBANGKITAN YAHSHUA adalah LEBIH PENTING lagi (13-19). Kebangkitan-Nya adalah garansi untuk para pengikut-Nya bahwa merekapun kelak akan dibangkitkan untuk hidup yang kekal di Sorga.
  • Injil ini menyatakan bahwa KEBANGKITAN YAHSHUA ini bukan saja benar secaja histori (disaksikan oleh ratusan sakti-sakti mata) tapi benar juga secara doktrin ajaran Alkitab (20-28)
  • Injil Kerajaan Sorga ini menyatakan bahwa oleh karena kebenaran hal-hal di ataslah yang membuat mereka (para rasul dan pengikut Yahshua lainnya) berani teraniaya dan menghadapi maut dan menjauhi kehidupan yang duniawi (29-34)
  • Injil yang benar ini menyatakan bahwa Anda dan saya harus dilahirkan kembali untuk dapat masuk Kerajaan Sorga, perbuatan kita sendiri (darah dan daging manusia): amal, perbuatan baik, ibadah tidak bisa menyelamatkan kita, hati nurani kita sadari akan hal ini (50-54; Yoh 14:6; Ef 2:4-9).
  • Injil ini mengabarkan bahwa hanya Yahshua Ha Mashiah, yaitu Yahweh kita, saja yang bisa memberi kita kemenangan atas dosa dan kuasa dosa dunia ini (55-57)
  • Dan terakhir Injil Kerajaan Sorga ini mengajarkan kepada Anda dan saya bahwa setelah kita diselamatkan oleh iman kita melalui darah-Nya di salib itu kita haruslah tetap berdiri teguh di dalam doktrin Injil yang benar ini dan … melalukan tugas kita di dalam pekerjaan yang Yahshua telah percayakan kepada kita sesuai talenta dan kasih karunia-Nya kepada kita (58)

Dari ketiga jenis Injil di atas, Injil apa yang Anda ingin percayai? Ingatlah bahwa “apa yang Anda makan begitulah Anda akan jadi” sebab apa yang kita pikir dan percayai demikianlah kita akan bertindak dan berkelakuan. Dalam hal ini, jika Anda berpegang pada Injil yang sesat, itu bukan saja akan membahayakan rohani Anda sendiri tetapi juga tanpa Anda sadari Anda telah menjadi musuh Elohim YAHWEH. Peringatan YAHWEH kepada orang Israel ini juga berlaku kepada setiap kita;

Berkat: “Jika engkau baik-baik mendengarkan suara YAHWEH, Elohimmu, dan melakukan dengan setia segala perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka YAHWEH, Allahmu, akan mengangkat engkau di atas segala bangsa di bumi. (Ul. 28:1; baca sampai 14)

Kutuk: “Tetapi jika engkau tidak mendengarkan suara YAHWEH, Elohimmu, dan tidak melakukan dengan setia segala perintah dan ketetapan-Nya, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka segala kutuk ini akan datang kepadamu dan mencapai engkau: (Ul. 28:15; baca sampai 68). Ayat 15-24 dosa pribadi dan ayat 25-68 dosa bangsa. Jika Anda melihat Europa, sebagian dari negara Europa telah tertimpa beberapa kutuk yang tertulis pada kitab Ulangan ini; contoh negara Belanda, Amsterdam telah penuh dengan orang-orang Maroko dan Turki yang tidak suka nilai-nilai budaya local Belanda, penduduk aslinya semakin terintimidasi oleh orang-orang asing ini, pemubunuhan terhadap Mr. Van Gogh masih segar diingatan mereka dan awal July 2009 ini menyusul berita tragis: seorang Belanda dipukuli sampai mati oleh supir taxinya yang keturunan Maroko 1 ; 2. Pria malang ini meninggalkan istri dan tiga anak kecil. Kebijaksaan para pemimpin negara yang melegalkan perbuatan dosa cepat atau lambat hanyalah menghasilkan kehancuran negara dan penderitaan rakyat mereka.

Bacaan berkait:

The Gnostic Gospels: Are they the real history of Jesus?

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Injil Kehidupan Baik!


“Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya. Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng.” 2 Timotius 4:3-4

Seorang penginjil di TV Kristen berkotbah, ”Dia ingin mengisi kehidupanmu dengan hal-hal yang baik.Dia ingin membuat usahamu berkembang. Dia ingin kamu lebih berbahagia dari sebelumnya. Akankah kamu menerima apa yang Yahshua (Yesus) tawarkan kepadamu? Akankah kamu datang kepada-Nya dan diberkati? Itu hakmu untuk diberkati. Apa yang kamu telah kehilangan? Tidak ada sesuatu yang akan hilang, segala sesuatu akan bertambah bila engkau menerima Ha Mashiah Yahshua!”

Undangan menarik yang sama untuk mengklaim kesehatan, kemakmuran dan kelimpahan bahwa semua ini milik kita seringkali dikotbahkan dan ditulis di buku-buku.itulah yang dimaksud dengan ”Injil Kehidupan Baik”atau orang lain menamainyaajaran ini sebagai ”Injil Murahan” atau “Injil Kemakmuran” dan ini cocok sekali dengan ajaran ”Roh Akhir Jaman.”

Ajaran tentang berkat, kemakmuran dan kehidupan baik ini sesungguhnya tidaklah salah, itu adalah bagian dari berkat Elohim untuk anak-anak-Nya, yang membuat ajaran ini salah adalah karena diajarakan secara tidak seimbang, tidak lengkap sebagaimana Yahshua Ha Massiah sendiri dan para rasul-Nya mengajar tentang Kerajaan Surga. Roh Ahir Jaman (RAJ), demikian rasul Paulus memanggilnya, adalah suatu pemikiran dan kepercayaan bahwa kepuasan mata dan daging haruslah dipuaskan jika ingin bahagia dan karenanya kepuasan adala h bagian dari hidup manusia, maka setiap usaha untuk memenuhi itu tidaklah dosa. Dalam kamus RAJ tidak dikenal kata dosa, yang ada hanyalah ”kesalahan” untuk setiap perbuatan amoral(yang Alkitab katagorikan sebagai perbuatan dosa). RAJ ini menekankan faham ”hak dan kebebasan pribadi diatas kepentingan masyarakat.” Selogan RAJ adalah Aku ingin apa yang aku-ingini saat aku ingin itu!” Ekstrim kiri ini adalah lawan dari faham Komunis yang ekstrim kanan; segala sesuatu (pribadi dan miliknya) adalah milik bersama/kelompok).

Sangatlah logis bahwa pribadi-prbadi yang dikuasai RAJ ini tidak suka mendengar ajaran Alkitab yang sehat, mereka mencari pendeta/ pastor/ guruyang bersedia mengkotbatkan apa yang sesuai dengan ’iman’ dan ’doktrin’ RAJ untuk menyenangkan telinga mereka.

Stop dulu, maaf jangan salah mengerti, saya sama sekali tidak anti kesenangan, kemakmuran dan kelimpahan, Alkitabpun banyak menulis bahwa YAHWEH memberkatiAbraham, Ayub, Salomo dan lainnya lagi secara melimpah-limpah. Dia senang memberkati umat-Nya! Yang menjadi bahasan di sini adalah ”apakah Injil Kehidupan Baik adalah sungguh pesan yang Mashiah/ Messias bawa untuk manusia di bumi ini? Apakah goal utama Dia ke bumi agar kita makmur dan berkelimpahan dan sukses? Apa sesungguhnya Yahshua inginkan dari setiap orang mengikuti DIA? Tujuan utama Bapa Surgawi kepada kita bukanlah berkat yang sementara dan kebendaan, namun berkat yang bersifat kekal, Surat Paulus kepada jemaat di Roma dalam pasal 14:17 berbunyi, Sebab Kerajaan Elohim bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.

Setan menawarkan kepada siapapun semua keindahan dan kesenangan dunia asalkan manusia bersedia menyembahnya (Mat 4:8-9). Di negara-negara timur tidak sedikit para pemimpin politik mengikuti ajaran dukun demi pengaruh kekuasaan yang lebih besar, di negara barat kelompok yang sama ini menjadi anggota aliran Freemason, dimana bayi –bayi dikorbankan dalam ritual mereka demi bertambahnya kekuasaan.

Inti dari ajaran Injil Kehidupan Baik umumnya:

Terima Yahshua, maka engkau akan kelimpahan harta.Yohanes 10:10b adalah salah satu ayat yang sering dikotbahkan diluar kontek. Yahshua di pasal 10 ini bukan sedang bicara “kepenuhan hidup material” tetapi “janji untuk memberikan suka cita dan damai sejahtera yang melimpah bagimereka yang menjadikan DIA sebagai gembala dalam kehidupan mereka (28), yaitu damai sejahtera yang tidak seperti dunia dapat berikan! (Yoh 14:27).

Seorang berkata kepada Yahshua, “Aku akan mengikut Engkau, ke mana saja Engkau pergi.” Apa yang Ia tawarkan kepada pemuda kaya ini? “Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya.”(Luk 9:57-58). Ia tidak menawarkan barang apapun!

Dan ketika Ia mengutus murid-murid-Nya untuk mengabarkan Injil, ia berpesan, ”Janganlah kamu membawa emas atau perak atau tembaga dalam ikat pinggangmu. Janganlah kamu membawa bekal dalam perjalanan, janganlah kamu membawa baju dua helai, kasut atau tongkat, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya. Mat 10:9-10. Ia memerintahkan murid-murid-Nya untuk meninggalkan barang-barang mereka. Jangan kuatir, kerja pasti ada upah!

Dapatkan yang kamu mau maka kamu akan menjadi bahagia. Seorang berkata, ”saya beli apa yang saya pikir itu akan menyenangkan dan membahagiakan saya, setelah dibeli saya tidak dapatkan yang saya cari.” Kebahagiaan adalah suatu paradok, ia seperti pelangi yang ujungnya tidak dapat diraih, semakin dikejar semakin membuat kita letih. Pencipta kita mengajar kita untuk belajar dari burung-burung di udara; merekaselalu bernyanyi setiap hari, tidak ada yang berpenyakit migrant karena mikirin makanan. ”Keinginan menjadi kaya membuat banyak orang tenggelam dalam keruntuhan dan berbagai duka,” rasul Paulus mengingatkan (1 Tim 6:8-10)

Bisnismu akan diberkati Elohim. Banyak orang afal di luar kepala kalimat ”Doa Berkat”dalam Ulangan 28:3-8. Namun lupa dua kata jika”yang mengapit ayat-ayat di atas yang terdapat pada ayat 2 dan 9; tepat sebelum ayat 3 dan sesudah ayat 8! Berapa banyak dari kita memakai kalkulator bisnis di dalam memberi untuk pekerjaan YAHWEH maupun untuk saudara seiman bahwa ”pengeluaran” itu akan berbunga menjadi 30 kali, 60 kali bahkan mungkin 100 kali lipat. Adalah hukum surgawi ”memberi maka kamu akan menerima,” namun menjadi suatu yang salah jika kita melakukan dengan hati bisnis. Petobatan yang benar tidak akan pernah menbuahkan pemikiran ”berapa banyak bisnis saya akan diberkati?” melainkan akan berkata, Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat” (Luk 19:8). Itulah perkataan Zakheus ketika ia meninggalkan dosanya dan berpaling kepada Yahshua Ha Massiah.

Kamu punya hak untuk diberkati. Menuntut adalah jantung dari Injil Kehidupan Baik, sikap untuk mencari berkat bagi diri sendiri dipromosikan besar-besaran oleh RAJ. Ini merupakan suatu konsep yang bertolak bekakang 180 derajat dengan ajaran Kerajaan Surga yang disampaikan oleh Yahshua yaitu, ”serahkan hakmu” dan ”pikullah salibmu.”(Mat 10:38-39;16:2-25; Mark 8:34-35; Luk 17:33; Yoh 12:24-25). ” Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak layak bagi-Ku. Mat 10:38, dan lagi pula ”Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya” (Mark 8:36).

Jika Anda pernah berpikir/ bertindak/ berdoa seperti kalimat-kalimat serupa kalimat di bawah ini, itu berarti Anda telah terkena ajaran Roh Ahir Jaman ini:

  • ”YAHWEH, jika Engkau tidak menjawab doa-ku ini (Anda menentukan jangka waktu tertentu), maka saya akan berhenti kegereja!” – mengancam Elohim.
  • Anda menumpangkan tangan pada (mobil; gedung dan barang orang lainnya) dan berdoa”Dalam namaMu, aku klaimini menjadi miliku!” – iri hati dan menginginkan milik orang lain.
  • ”Aku tidak percaya lagi kepada YAHWEH, mengapa iamembiarkan musibah ini terjadi!” – ketika musibah terjadi (kecelakaan; bencana alam; kelaparan dll.) – kepahitan kepada YAHWEH.

Efek sampingan dari faham RAJ ini adalah: Kasih menjadi tawar – egois; Mat 24:12. dan jika tidak segera berobat si penderita akan menjadi manusia pengumpat, pemfitnah, pembenci Elohim, kurang ajar, congkak, sombong, pandai dalam kejahatan, tidak taat kepada orang tua, tidak berakal, tidak setia, tidak penyayang, tidak mengenal belas kasihan. (Roma 1:30-31). Sehingga ibadahnya tidak lagi memiliki kekuatan surgawi (untuk mengusir Setan, menyembuhkan orang sakit, memulihkan hati-hati yang hancur) 2 Tim 3:5.

Tahukah Anda, tidak sedikit pendeta – dari aliran tertentu – di negara-negara barat yang tidak lagi percaya kepada apa yang Master-mereka sendiri katakan “Tidak seorangpun dapat datang kepada Bapa , kalau tidak melalui Aku!” (Yoh 14:6). dan bertindak kurang ajar kepada-Nya dengan memberi berkat pernikahan bagi pasangan-pasangan sex sejenis (Roma 1:25-27), terlebih lagi melakukan itu “di dalam nama-Nya yang kudus.” Musnahnya Sodom dan Gomora sampai hari ini (Ul 29:23-25 ) adalah bukti bahwa IA tidak pernah menganggap remeh apa yang IA telah tetapkan yaitu “Seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging (Kej 2:24). Hubungan suami-istri ini merupakan hubungan kesatuan yang tidak bisa diremehkan sebab itu merupakan simbol hubungan antara Ha Massiah / Messias dengan gereja-Nya, rasul Paulus mengatakan itu sebagai “rahasia yang besar.” Gal 5: 25-32. Bahkan Abraham, bapa leluhur Israel telah bersumpah demi nama-Nya yang kudus – YAHWEH – menolak mengambil pemberian harta benda dari raja Sodom (Kej 14:21-24) karena ia sadar bahwa YAHWEH tidak suka dengan tingkah laku orang Sodom yang “sangat jahat dan berdosa.” Kej 13:12-13

Roh Ahir Jamanini akan menghasilkan orang-orang Kristen yang tidak tahan uji (1 Kor 3:10-15), ini beberapa alasannya:

  • Ibadah yang sejati menjadi ibadah yang liturgi – ’ibadah’ demi menjaga status sosial
  • Kunjungan yang murni menjadi kunjungan bisnis – multi level marketing dalam jemaat
  • Iman yang murni menjadi ’iman’ berpikir positif – kemampuan dan kekuatan manusia
  • Pengharapan yang kudus menjadi pengejaran karir – status lebih penting dari nama baik
  • Kasih yang murni menjadi kasih yang egois – apa yang bisa kudapat dari mereka?
  • Pimpinan Roh Kudus menjadi dipimpin oleh tujuan hidup pribadi – aku jadi sebagaimana aku berpikir
  • Orang Kristen yang memberkati menjadi ”orang Kristen berkati-aku” – yangberpikir jika seseorang tidak hidup dalam kekayaan, itu karena ia kurang beriman.

Ijinkanlah saya memberi nasehat untuk Anda, Bagi para pemimpin Kristen dan pemberita Injil,ajarlah jemaat Yahshua yang Anda gembalakan, bawalah jiwa yang terhilang dengan ajaran Injil yang seutuhnya; ’minuman susu’ , perhatian, kasih, berkat dan perlindungan dan juga jangan lupa ”jalan salib”, kesucian hidup, penyerahan hak serta takut dan taat kepada Yahshua Meshiah (Maleakhi 2:7-9).

Bagi para jemaat YAHWEH, mulailah hidup sebagai murid-murid Yahshua Ha Mashiah – menerima Yahshua sebagai Juru Selamat, tidaklah berarti Anda sudah menjadi murid-Nya. Murid adalah seorang yang mengikuti ajaran dan kehidupan gurunya. Pelajarilah Alkitab dan bersekutu kepada Roh Kudus agar Anda jadi sebagaimana IA telah rencanakan. Miskin atau kaya bukanlah hal yang penting, terkenal atau tidak itu hanyalah kasih karunia, namun yang terpenting adalah menghormati dan menyenangkan hati DIA yang telah rela mati (video animasi) untuk Anda dan saya.

Sekali kelak pekerjaan masing-masing orang akan nampak. Karena hari Yahweh akan menyatakannya, sebab ia akan nampak dengan api dan bagaimana pekerjaan masing-masing orang akan diuji oleh api itu. Jika pekerjaan yang dibangun seseorang tahan uji, ia akan mendapat upah. Jika pekerjaannya terbakar, ia akan menderita kerugian, tetapi ia sendiri akan diselamatkan,tetapi seperti orang yang lolos menerusi api (IBIS) 1 Kor 3:13-15

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog