Word News vs. Good News


Ia akan menyampaikan suatu BERITA kepada kamu, yang akan mendatangkan keselamatan bagimu dan bagi seluruh isi rumahmu. (Kis 11:14)

Sabat shalom! SELAMAT TAHUN BARU 2011!! Semoga di tahun yang baru ini setiap Anda berhasil mencapai apa yang YAHWEH, Elohim pencipta manusia dan alam semesta, telah rencanakan di dalam hidup Anda dan keluarga Anda masing-masing. Amin!

Berita Dunia semakin dipenuhi dengan berita-berita kehancuran ekonomi, gempa bumi,  tanah longsor, suaca panas dan musim dingin yang ekstrim, ditambah dengan kekerasan hidup antar manusia, seperti: pembunuhan, perang antar suku dan antar negara,  ketakutan, ketidak pastian akan hari esok.

Beberapa minggu sebelum penutupan akhir tahun 2010 dan pembukaan tahun baru 2011 berita dunia memuat ancaman ledakan dan korban ledakan bom di hari perayaan Natal dan Tahun Baru, sekali ini ancaman tersebut tidak hanya di negara-negara bermayoritas Islam, melainkan juga di negara-negara Barat: Itali (paket bom di dua kantor kedutaan Swiss dan Chili) dan Denmark.

Di kota Alexandria, sebuah bom yang berkekuatan tinggi meledak 30 menit sebelum pergantian tahun, tepat ketika para jemaat dari Kristen Koptik meninggalkan ibadah tutup tahun. 21 orang dikabarkan meninggal dan 79 luka-luka.

Di Irak, 31 Oktober dua bulan lalu, orang-orang Islam bersenjata mesin memasuki gereja Katolik yang sedang beribadah. Pembunuh berdarah dingin tersebut membunuh 58 jiwa dan melukai 78 jiwa, – hampir setiap orang di dalam gedung gereja tersebut menjadi korban. Seorang ibu (65 tahun) yang tertembak kakinya berkata: “Mereka semua kriminal, lebih dari kriminal. Macam jenis manusia apakah membunuh orang yang sedang berdoa? Apa yang telah kami perbuat sehingga menerima perlakuan ini?”

Masih di Irak, tahun 2010 ditutup oleh sekelompok Sunni Islam dengan gelombong serangan bom kepada orang Kristen di 7 wilayah yang berbeda. Dari 11 bom yang meledak, 2 meninggal dan 16 luka-luka. Dua yang meninggal adalah suami isteri yang sudah lanjut usia. Fawzi Ibrahim (80 tahun) dan isterinya dikenal sebagai keluarga yang sangat didikasihi oleh semua tetangga mereka.

Berikut ini daftar laporan kasar korban jiwa selama tahun 2010:
Gempa bumi:

  • 230.000 jiwa (Haiti, Januari)
  • 750 (Chili, Febuary)
  • 2.220 (Tibet,)

Banjir:

  • 1.800 (Pakistan, Juli), kerugian sedikitinya 43 milyar USD

Cuaca gelombang panas: (meninggal akibat langsung dan tidak langsung karena panas terik)

  • 15.000 (Rusia),
  • 800 (Ukrainia),
  • 500 (Portugal)
  • 496 (Jepang)
  • Total korban meninggal di Eurasia Utara (Rusia, Ukrainia dan sekitarnya): 15859 jiwa, dan Amerika Utara (Kanada+USA): 311 jiwa dan 18 lainnya belum pasti.

Perang:

Tahun 2010 lebih dari 300 Wanita Kongo (dan juga remaja bahkan bayi pria) diperkosa massal (seperti peristiwa pemerkosaan massal di Jakarta 1998 ) oleh kelompok militan Rwanda dan Kongo. Loporan mencatat 400 wanita diperkosa (2008). Dari tahun 1998-2003 diperkirakan perang di Kongo membunuh antara 3,5 juta – 5,4 juta manusia.

Eropa sekarang sedang mengalami musim dingin yang langka: kebanyakan salju. Banyak lapangan terbang (Inggris, Perancis, Jerman) di tutup, yang mengakibatkan para penumpang harus tidur di airport. Hal ini juga meninpa sebagian negara Amerika Serikat. Belanda yang telah puluhan tahun tidak mendapat salju, tiba-tiba akhir tahun 2010 mendapat cuaca minus yang disertai salju, yang membuat angkutan umum terhambat dan banyaknya tabrakan mobil.

Di Queensland, Australia, banjir setinggi 4,5 meter (dan diramalkan akan mencapai 8,5 meter di dalam 10 hari mendatang) telah membuat 200.000 penduduk menderita. Kerugian akan mencapai milaryan dollar Australia.

Berita dunia di atas tentunya suatu kabar yang tidak menggembirakan setiap manusia yang beradab, dan menakutkan bagi banyak orang tua akan nasip anak-anak dan cucu mereka dikemudian hari. Ini adalah sebuah sisi kenyataan hidup di jaman di mana kita berada, tepat seperti apa yang Yeshua Ha Mashiah telah menubuatkan dua ribu tahun yang lalu pada Injil Matius pasal 24. Namun Alkitab juga menceritakan dan menubuatkan sisi lainnya: Kabar Baik untuk setiap mahluk di bumi ini.

Kabar Baik tersebut adalah:

Jika Anda bingung dengan kondisi dunia ini dan bertanya pada diri Anda sendiri: ”Benarkah Elohim (God / Allah) itu ada?, jika benar ada, mengapa semua kekacauan ini bisa terjadi?” Maka pelajarilah jawaban Yeshua melalui perumpamaan benih gandum dan ilalang pada Injil Matius 13:24-30.

Jika Anda lelah dan tidak kuat lagi menghadapi kehidupan ini, jangan gelisah, ada jalan keluar: Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan.” (Mat 11:28-30)

Jika Anda tidak tahu kepada siapa Anda harus mencari pertolongan untuk kehidupan kekal Anda, Yeshua memberi petunjuk: Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup. (Yoh 5:24). Lihat  juga Yoh 3:36.

Jika Anda bingung jalan yang mana menuju Sorga, ingatlah pesan ini: Kata Yeshua kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. (Yoh 14:6)

Jika Anda bingung akan nilai-nilai kehidupan: apakah tindakan homosex, jihad dibenarkan? Rasul Yohanes mempunyai pesan untuk Anda: Dan inilah BERITA, yang telah kami dengar dari Dia, dan yang kami sampaikan kepada kamu: Elohim adalah terang dan di dalam Dia sama sekali tidak ada kegelapan. (1Yoh 1:5). Lihat 2Petrus 2:6-9 dan Yoh 16:2-3; Mat 13:24-30.

Jika sekarang Anda bertanya, “jadi apa yang saya harus perbuat supaya menjadi orang yang bijaksana dan tidak mudah diombang-ambingkan oleh berita-berita yang menyesatkan dan menguncang hidup dan iman saya?” Yeshua menjawab dengan sederhana: “Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu. (Mat 7:24-25).

Jika Anda bertanya akankah ada cukup makanan, pakaian dan tempat tinggal untuk Anda dan keluarga Anda di kemudian hari. Pencipta Anda telah berjanji: “Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?
Pandanglah burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan oleh Bapamu yang di sorga. Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu? (Mat 6:25-26)

Bapa Sorgawi berkata: ”Janganlah kamu kuatir! Tetapi carilah dahulu Kerajaan Elohim dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. (Mat 6:31-34)

Dan jika Anda bertanya, mungkinkah Anda dapat berhasil melewati hidup yang semakin sukar dan jahat ini. Yeshua menjawab dengan pasti: Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. (Yoh 15:7)

Mungkin Anda berkata, “Janji-janji-Nya menyenangkan! Namun apakah itu semua pasti?” Dengan sabar dan dengan penuh kepastian Yeshua menjawab Anda: Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya. Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir.” Berbahagialah mereka yang membasuh jubahnya. Mereka akan memperoleh hak atas pohon-pohon kehidupan dan masuk melalui pintu-pintu gerbang ke dalam kota itu. (Wah 22:12-14)

Alkitab adalah firman YAHWEH yang dapat dipercaya, dan akan menjadi hidup jika kita membacanya di bawah pimpinan ROH KUDUS-NYA! Setiap janji-Nya di Alkitab tetap berlaku sampai saat ini sebab DIA sendiri menggaransinya:

Elohim bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta
bukan anak manusia, sehingga Ia menyesal.
Masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya,
atau berbicara dan tidak menepatinya? (Bilangan 23:19)

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

 

Bajing vs Ular


Tapi kamu, saudara-saudara, kamu tidak hidup di dalam kegelapan, sehingga hari itu tiba-tiba mendatangi kamu seperti pencuri, karena kamu semua adalah anak-anak terang dan anak-anak siang. Kita bukanlah orang-orang malam atau orang-orang kegelapan. Sebab itu baiklah jangan kita tidur seperti orang-orang lain, tetapi berjaga-jaga dan sadar. (1Tsk 5:4-6)

Gambar pertarungan antara bajing dan ular ini diambil dari kisah nyata yang direkam dalam sebuah camcorder yang terjadi di pantai suatu negara bagian Amerika Serikat.

Pertarungan kedua binatang ini dapat menggambarkan pertarungan rohani setiap pengikut Yahshua di dalam kehidupan sehari-hari. Kita akan pelajari di sini hubungan karakter alamiah bajing dengan karakter alamiah umat YAHWEH.

Alkitab menerangkan kepada kita karakter Iblis atau Setan yang dipanggil dengan nama ular naga/ ular tua (dalam bahasa Inggrisnya ”dragon.” Cerita tentang Ular tua ini ada sejak hadirnya manusia pertama di Taman Eden pada kitab Kejadian sampai akhir hadirnya manusia di Bumi ini seperti yang dinubuatkan di dalam kitab Wahyu. Setan yang digambarkan sebagai ular adalah musuh utama bagi setiap manusia yang rindu hidup dalam kebenaran dan kekudusan YAHWEH.

Yang menjadi bahasan utama di sini adalah binatang bajing dan bukan ular. Ada sedikit informasi yang membahas karekter binatang bajing yang kecil dan nampak lemah ini, sebaliknya binatang ular telah terkenal dan dipakai sebagai lambang kebesaran kerajaan, seperti kerajaan Babel kuno, Mesir Kuno, Yunani, negara China, Vatikan. Ular naga / dragon merupakan simbol kekuasaan, kekuatan dan khususnya untuk Republik China itu juga sebagai lambang keberuntungan.

Bajing adalah binatang yang kecil dan lembut, namun ajaibnya ialah ia berani bertarung menghadapi seekor ular. Beberapa ilmuwan Amerika Serikat telah menemukan sesuatu karekter yang unik dari binatang bajing ini. Didapatkan bahwa ketika bajing diperhadapkan dengan seekor ular, bajing ini akan memanaskan buntutnya dan menggoyang-goyangkannya. Ular ini yang dapat merasakan panas dari buntut bajing tersebut biasanya akan berlalu dari mangsanya tanpa menyerang. Uniknya lagi bahwa bajing kebal terhadap bisa ular beracun.

Saran saya kepada Anda ialah sangatlah bagus jika Anda menonton rekaman video pertarungan ini sebelum meneruskan membaca artikel ini. Anda akan terpesona dengan binatang  bajing ini dan … akan lebih mudah mengerti isi tulisan ini.

Bajing mengillustrasikan kewaspadaan kepada bahaya di dalam kehidupan di sekitarnya. Kewaspadaan dan kemampuannya mengeluarkan suara peringatan (bisa terdengar sejauh 450 meter) menjadikan ia sebagai ”penjaga hutan-hutan”. Keahliannya ini bukan saja berguna untuk melindungi teman-temannya dari bahaya sedang mengancam, tetapi juga binatang-binatang besar lainnya seperti elk, rusa, moose.

Binatang kecil ini adalah petarung yang tangguh, bajing menjaga wilayah kekuasaannya dan anak-anak-nya dengan sikap pantang mundur, ia tidak akan membiarkan lawannya menang tanpa membayar harga yang tinggi, tidak jarang ditemukan bangkai bajing yang luka parah tergeletak bersama-sama dengan bangkai ular yang penuh dengan gigitan.

Buntunya, seperti tertulis di atas, berfungsi sebagai alat bela diri dan juga sebagai keseimbangan badannya dan penambah kekuatan meloncat, ini yang membuat ia pandai memanjat dan melompat dari satu ranting-keranting lainnya. Tanpa buntut, ia menjadi binatang yang lumpuh. Reflek bajing sangat cepat dan gigi-giginya cukup tajam untuk menghancurkan buah dan biji yang keras.

Pepatah berkata, ”sepintar-pintarnya bajing meloncat, sekali waktu akan jatuh juga,” namun ajaibnya sekalipun ia jatuh dari pohon itu tidak akan membuat dia luka, dengan sekejap ia akan naik pohon itu kembali, bagaimana mungkin? Bajing ketika ia jatuh secara reflek akan memutar badannya sampai pada posisi horisontalnya dan dengan cepat membentangkan ke empat kakinya lebar-lebar dan menghorisontalkan juga buntutnya, ia akan berusaha sebanyak mungkin membuat dirinya seperti parasut.

Bajing sering kali berdiri dengan kedua kakinya untuk memampukan dia melihat jarak yang lebih jauh, ketika ia melihat musuhnya dikejauhan, ia akan mengangguk-anggukan kepalanya dengan tujuan mengukur secara tepat jarak objek tersebut.

Ular, lynx (sejenis kucing gunung), hawk (sejenis burung elang) adalah sebagian dari musuh-musuhnya, namun kemungkinan besar musuh utamanya yang terbesar adalah KETAKUTAN. Ketika ia terkejut, ini bisa membuat dia seperti binatang lumpuh dan mudah menjadi mangsa musuhnya. TETAPI ketika ia siap bertarung, ia mampu mematikan seekor ular yang lebih besar dari dirinya sendiri. Seorang yang tinggal di kepulauan Hawaii bercerita kepada saya mengapa di Hawaii tidak ada ular, ia berkata bahwa sebelumnnya kepulauan tersebut banyak terdapat ular. Sejak didatangkan bajing-bajing kepulau tersebut, ular-ular tidak lagi berkeliaran di kepulauan tersebut.

Alkitab sering kali mengkaitkan karakter-karakter manusia dengan karakter binatang tertentu, ini hanyalah satu dari sekian banyak cara Elohim berbicara kepada manusia, supaya manusia bisa mengerti pemikiran Pencipta mereka. Umat-Nya digambarkan sebagai domba-domba, sedangkan orang yang tidak suka perintah dan firman-Nya sebagai kambing-kambing (Mat 25:31-41). Penjaga umat-Nya yang malas disebutnya sebagai anjing bisu (Yes 56:19-12). Dan umat-Nya yang mengandalkan dan senang mencari hadirat-Nya disamakan seperti burung rajawali (Yes 40:28-31). Raja Salomo berkata “pergilah kepada semut, perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak” (Ams 6:6-11; 30:25). Pelajaran apa yang kita bisa pelajari dari karekter binatang bajing?

Anda pernah membaca atau mendengar cerita tentang dua belas pengintai yang ditugaskan nabi Musa untuk mengintai tanah Kanaan? Itu terdapat pada kitab Bilangan 13 dan 14. Singkat ceritanya sebagai berikut: YAHWEH, di padang gurun Paran, memerintahkan nabi Musa memilih 12 kepala suku Israel untuk tugas pengintaian tanah Kanaan.  Setelah 40 hari kembalilah mereka membawa laporan termasuk buah-buah dari tanah tersebut kepada Musa. 12 orang ini melihat tempat-tempat dan bangsa-bangsa yang sama dan pada waktu yang sama, tetapi terdapat dua laporan yang sangat berbeda. 10 orang berkata, bahwa benar tanahnya subur namun menambahkan, ”Hanya, bangsa yang diam di negeri itu kuat-kuat dan kota-kotanya berkubu dan sangat besar, juga keturunan Enak telah kami lihat di sana. Juga kami lihat di sana orang-orang raksasa, orang Enak yang berasal dari orang-orang raksasa, dan kami lihat diri kami seperti belalang, dan demikian juga mereka terhadap kami.” (Bil 13:28, 33).

Sisanya, yang dua orang, hanya mengatakan bahwa bangsa Israel pasti bisa mengalahkan dan menduduki tanah tersebut. Rasa takut yang sangat besar dari suara mayoritas ini (10 saksi), menganggap diri mereka belalang, dan parahnya lagi bisa memiliki kesimpulan bahwa musuh mereka telah berpikir bahwa mereka adalah seperti belalang. Berita yang sangat negatif ini mengakibatkan kepanikan dan ketakutan yang sangat luar biasa di antara orang-orang Israel. Musa mencatat bahwa umat Israel menangis dengan sedih disertai rasa takut yang dalam malam itu juga, mereka berkata lebih baik kembali ke Mesir (jadi budak) atau mati di padang gurun Paran. Mereka sudah bersepakat untuk mencari pemimpin baru untuk pulang ke Mesir. Ketika dua pengintai (Yoshua  dan Kaleb) dari 12 ini kembali mengingatkan bangsanya untuk tidak perlu takut sebab YAHWEH akan menyertai mereka, kedua orang ini terancam mati melalui lemparan baru, namun tiba-tiba kemulian YAHWEH nampak di perkemahan mereka. Kedua orang beriman ini diselamatkan. Elohim saat itu membuat keputusan, yaitu 10 pemimpin dan semua rakyat yang turut bersungut-sungut tidak akan memasuki tanah Perjanjian, mereka akan mati di padang belantara, hanya Kaleb, Yoshua dan anak-anak kecil dari bangsa Israel yang akan memasuki tanah Kanaan itu.

Beberapa hal kita bisa belajar dari peristiwa alam dan sejarah Alkitab di atas:

  • Ketakutan yang besar bukan saja melumpuhkan iman Anda tapi itu bisa menjalar seperti kangker kepada saudara-saudari seiman di sekitar Anda. Ketika iman Anda lumpuh, Anda menghalangi kuasa YAHWEH bekerja di dalam Anda dan teman kerja Anda. Ketakutan adalah musuh orang beriman yang sangat berbahaya, ketakutan adalah jebakkan! Ahli jiwa berkata 80% dari ketakutan manusia hanyalah angan-angan belaka. Lumpuhnya iman berarti lumpuhnya kelayakan kita dihadapan-Nya (Ibr 11:6)
  • Suara mayoritas adalah sering kali salah; seperti menguduskan hari Minggu, dan bukan hari Saptu; merayakan hari kelahiran Yahshua pada tanggal 25 Desember. [K]arena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya; (Mat 7:13)
  • Orang beriman harus berpegang kepada janji-janji YAHWEH. Sekalipun musuh atau rintangan kita itu jauh lebih besar dari kita, sikap pantang mundur binatang bajing haruslah dipertahankan. Jika kita di dalam ha Mashiah, sesungguhnya kemenangan ada di pihak kita. Milikilah roh Kaleb, sekalipun ia sudah berumur 80 tahun ia tetap ingin mendapatkan pengunungan Hebron yang dijanjikan nabi Musa kepadanya Anda tahu suku apa yang tinggal di Hebron saat itu? Suku raksaksa Arba! Arba ialah orang yang paling besar di antara orang Enak. (Yos 14:9-15; 15:13-14). Dan Kaleb menang! (Hak 1:20; 1Taw 2:42). Karen  roh Kaleb inilah pemimpin Israel Yosua mencatat dalam kitabnya: ”…Dan amanlah negeri itu, berhenti berperang. ” (Yos 14:15)
  • Merenungkan dan melakukan firman YAHWEH terus menerus akan membuat kita tahu posisi kerohanian kita. Melepaskan kita dari ancaman dan jebakan musuh. (Yos 1:7-8; Maz 119:92-106)
  • Semoga kitapun dapat dikenal sebagai ”penjaga-penjaga sesama kita” di mana kita ditempatkan (Yeh 3:18; 33:8; Yes 62:6).
  • Musuh kita boleh saja membunuh tubuh kita, tapi kita harus pastikan kebenaran firman YAHWEH di dalam jiwa kita menghancurkan selubung mata rohani dan rantai-rantai Iblis yang mengikat musuh kita. Besar kemungkinan bahwa sikat Stefanus dan martyr-martyr Kristen mula-mula yang mempersiapkan Saulus menjadi rasul Paulus. (2Kor 11:23-33)

Berbahagialah hamba-hamba yang didapati tuannya berjaga-jaga ketika ia datang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia akan mengikat pinggangnya dan mempersilakan mereka duduk makan, dan ia akan datang melayani mereka. (Luk 12:37)

Referensi:

  • Cautiousness … is recognizing that the majority is often wrong. Illustrated in the World of Nature. Institute In Basic Life Principles
  • Alkitab

Bacaan berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Iman Seperti Kentang-kentang, berdasarkan kisah nyata


FAITH like POTATOES (judul asli film ini). Suatu benih untuk sebuah mujizat yang besar tidak tertanam di dalam kesusahan, tetapi di dalam ketidakmungkinan. Suatu renungan di hari Sabat.

Iman Seperti Kentang-kentang adalah sebuah kisah dari seorang petani yang telah meresiko segala sesuatu untuk Elohim. Angus Buchan seorang petani biasa di Afrika Selatan yang dipanggil YAHWEH menjadi Penginjil kaliber internasional.

El Nino datang sekitar setiap tiga ke tujuh tahun. Suatu arus udara hangat di Pasifik Timur yang menyebabkan condisi-condisi cuaca yang tidak umum di seluruh dunia, membawa hujan yang sangat lebat di beberapa tempat dan periode kekeringan yang panjang di lain tempat – khususnya di Afrika Selatan. Pada tahun itu , Angus Buchan bercerita, semua tanda-tanda adalah bahwa El Nino memberi kekeringan yang terkeras untuk 50 tahun terakhir ini. Koran-koran, TV dan radio nampak bicara tentang itu dan tidak ada yang lainnya. Bahkan Persatuan Agrikultur sangat kuatir akan masalah ini.

”Tahun ini kita akan menanan kentang-kentang! Kita kembali dan kita akan menanami semua tanah kita – setiap inch persegi tanah – dengan benih-benih jagung, kacang-kacangan kering dan kentang-kentang. Kita mempercayakan kepada Elohim kebutuhan kita!” Angus berkata kepada para petaninya. ”Saya telah diisi dengan kepastian untuk pecaya Elohim apapun harganya. Itu semuanya atau tidak sama sekali.” 10 hektar tanah untuk ditanami.

Tidaklah mengherankan jika petani-petani tetangganya menjadi shock oleh rencana gila-gilaan ini. Bukan saja masa kering ini yang buruk ini terlebih lagi semua petani tahu bahwa menanam kentang memerlukan biaya yang mahal: harga benih, perlu ekstra fertiliser (pupuk), banyak penyiraman dan biaya penuaian. Seorang menasehatinya: “Dengar Angus, kami dengar kamu akan menanam kentang. Please jangan lakukan itu… itu akan membuat engkau berakhir (alias bangkrut)! “Saya harus lakukan it,” saya menjawab. “Saya harus melakukan apa yang Elohim telah katakana kepada saya lakukan.” ”Tetapi kamu belum pernah menanam kentang sebelumnya. Kamu belum memiliki pengalaman. Kamu belum ada irrigasi. Kekeringan terbesar di dalam sejarah ada didepan kita. Jangan lakukan itu!” kembali tetangganya yang baik ini meyakinkan Angus Buchan.

Petani ini tetap melakukan rencananya. Ia menyerahkan hasilnya akhirnya kepada YAHWEH. Jika ia melihat tanah terlalu kering, ia menghubungi pipa-pipa untuk menyirami kentangnya – dan hujan turun, sehingga ia harus mematikan keran irrigasi tersebut dan meminta maaf kepada Elohim. Dan hal ini sering terjadi. YAHWEH merawat semua tanaman-tanaman ini. Ketika masa penuaian tiba, saya tidak tahu apa hasilnya, sebab ini pertama kali saya menanam kentang. Hasilnya: kentang-kentang ini adalah yang terbaik di dalam negeri. Kami dapat menjual kentang ajaib kami dengan harga yang bagus!

Ia mulai memberitakan Injil kepada orang-orang Zulu (penduduk asli) yang bekerja kepadanya. Suatu kali Angus berkata kepada pekerja-pekerja perempuan Zulu-nya dengan bahasa Zulunya yang masih buruk: ”Yahshua Ha Mashiah adalah Juru Selamat kita. Kamu harus melayani Dia, dan bukan dewa-dewa kalian dan roh-roh nenek-moyang. Mereka tidak memiliki kuasa, tetapi Elohim dapat melindungi kalian.” Tidak lama kemudian, pada akhir November terjadi hujan geledek yang dasyat. Tiba-tiba saya mendengar jeritan-jeritan para perempuan Zulu tersebut: Khosani, Khosani, harap datang! Sesuatu yang mengerikan telah terjadi. Saya keluar jendela dan berteriak “What’s wrong?” (Ada masalah apa?),  tetapi saya tidak dapat mendengar jawaban mereka. Saya keluar dan berbicara pada mereka. 50 orang di antara mereka telah jatuh ketanah karena terkena kekuatan gelombang udara dari halilintar yang datang dekat rumah mereka. Semuanya telah pulih kecuali seorang wanita di dalam rumah tersebut tetap berbaring tanpa nafas. ”Bawa ia keluar,” saya memerintah dengan pikiran untuk membawa ia kerumah sakit terdekat. Tidak ada satupun dari mereka yang berani menyentuh wanita tersebut, sebagai ganti mereka berkata: ”Kamu telah berkata kepada kami Elohim adalah mahakuasa. Kamu berdoa dan minta Dia untuk menyentuh wanita ini.  Dan kami akan melihat jika Yahshua yang kamu katakan itu nyata.”

Saya terdiam seribu basa. Apa yang dapat saya kerjakan. Saya menjerit di dalam hati kepada YAHWEH: Engkau harus menolong saya sekarang. Saya tidak tahu harus berbuat apa.” Saya merangkak kedalam rumah (tradisional rumah orang Zulu ialah luas dalamnya namun pintunya kecil) sementara wanita-wanita diluar menjerit-jerit sambil menangis dan meratap. Saya tidak tahu apa wanita ini mati atau koma, namun saya bertindak dengan iman di dalam ketakuan dan tergoncang. Saya letakan tangan saya padanya, menutup mata dan berdoa: “Yahweh, harap beri kesembuhan kepada tubuh wanita ini.” Disaksikan oleh beberapa wanita di dalam rumah. Melalui pimpinan roh Kudus saya dirikan wanita ini. Dan wanita ini tiba-tiba pulih kembali maka terjadilah jeritan dan terikan, dansa dan nyanyian dari para wanita di dalam rumah tersebut dan kemudian diikuti oleh para wanita diluar rumah. Kegerakan rohani terjadi!  Semua pekerja pertanian berbicara peristiwa ini dan tidak ada lainnya berminggu-minggu. Elohim telah mempertunjukan sebuah mujizat di depan mata mereka. Mereka bercerita ini kepada setiap orang yang mereka tahu.

Keajaib yang luar biasa lainnya ialah, suatu hari terjadi kebakaran di perkebunannya, saat itu musim kering dan angin yang kencang membuat sulit Angus, para karyawanan dan tetangganya untuk mengendalikan api yang semakin besar ini. Kiri dan kanan perkebunan Angus adalah perusahaan-perusahaan kayu, ia sungguh tidak bisa membayangkan jika api merembet ketetangganya.
Api hampir melewati pagar. Tiba-tiba sebuah ayat memancar kedalam pikiran saya: Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu (Mar 11:24). Saya berpaling kepada pria Zulu, seorang supir, yang membantu pemadaman kebakaran ini. Saya pergi berdoadan minta Yahweh Yahshua Ha Mashiah untuk mengirim hujan,” saya berkata. Dia melihat saya dengan terheran-heran dan mulai tertawa lalu berkata: Tidak akan ada hujan! Musih hujan sudah berlalu! Tidakkah kamu melihat bahwa tidak ada awan-awan di langit?”

Itu sungguh benar: langit jernih, angin bertipu, tidak ada sedikitpun tanda-tanda akan turunnya hujan. Saya naikkan suatu doa yang sederhana.
Kurang dari lima menit kemudian kami mendengar sebuah geledek yang besar.
Orang Zulu dan saya berpaling kearah suara itu dengan terpesona. Mulut orang Zulu ini terbuka lebar sementara kedua matanya nampak seperti piring-piring (seperti mata orang Jepang, kira-kira). Ia sungguh tidak percaya apa yang ia lihat. Ketidak mungkinan telah terjadi! Angin bertukar arah dan awan-awan gelap datang dari selatan. Beberapa menit kemudian hujan yang lembut datang memadamkan amukan api. Kebaikan Elohim menguasai aku.

Sangat banyak cerita yang ajaib di dalam kehidupan petani ini. Anda harus baca bukunya sendiri, sungguh membangun iman!

Saya tutup artikel ini dengan suatu suatu peristiwa dimana Angus Buchan telah terpanggil untuk menjadi penginjil dan ia mendapat undangan untuk mengadakan relly penginjilan di Scotlandia tempat kelahirannya selama 6 minggu. Ia menyerahkan pengolahan ladangnya kepada putranya, Andy. Angus di dalam acara-acara Kebangunan Rohani-nya membiayai segala kebutuhan KKR tersebut melalui hasil ladangnya. Ia tidak pernah membuat “newsletters” untuk meminta uang kepada rekan-rekannya untuk meminta uang dan tidak pernah mengadakan kolekte. Ia bergantung sepenuhnya kepada YAHWEH. Suatu hari Andy berada di perkebunan, melihat pada tanah yang kering, ketika ia melihat awan-awan hitam datang berkumpul dan titik-titik air mulai berjatuhan ia meloncat ke truknya dengan antusias, memuji Elohim, namun tiba-tiba angin dari timur bertiup memindahkan awan-awan tersebut.

Andy sungguh kecewa. Dia dapat melihat hujan ditempat lain tapi tanahnya sendiri tetap kering. Kembali ke dalam rumah ia membuka Alkitabnya dan berdoa. ”YAHWEH, apa yang terjadi? Dad dan Mum melayani Engkau dengan sepenuh hati mereka. Semua keuntungan dari pertanian ini pergi kepada pemberitaan Injil. Mengapa kami menderita kekeringan ini?”

Kemudian ia melihat kebawah pada Alkitab yang ada di atas pahanya. Itu terbuka pada Pengkotbah 11:4. Ia susah untuk mempercayai apa yang ia baca: ”Siapa senantiasa memperhatikan angin tidak akan menabur; dan siapa senantiasa melihat awan tidak akan menuai.” “Maafkan saya YAHWEH,” ia berkata. ”Maafkan saya sebab telah tidak mempercayai Engkau.” Esok paginya ketika ia bangun angin dingin bertiup, dan hujan yang lembut turun membasahi ladangnya.

Ketika Angus dan rekan-rekannya mengadakan kampanye penginjilan di Transvaal salah satu rekannya ini mengundang petani tua untuk menghadiri KKR tersebut yang dijawab dengan sinis. “Semua penginjil adalah pembuat uang,“ petani tua skeptic ini berkata. “Yang satu ini. Dia bahkan tidak mengambil sebuah kolektepun,” jawab rekan Angus Buchan ini.

Singkat cerita petani tua ini akhirnya datang juga. Dan di sana ia melihat mujizat-mujizat dan pesan Injil… dan ia menemukan Juru Selamatnya di sana. Haleluyah!!

Elohim-ku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Mashiah Yahshua.  (Fil. 4:19)

Baca dan lihat isi serta pemeran film ini, clip film 6:21 menit (YouTube)

Referensi:

FAITH like POTATOES, Angus Buchan. Monarch Books

Bacaan berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog