Kardinal UK Keith O’Brien yang terlibat ’perlakuan tidak pantas’ pensiun


Kardinal UK Keith O'BrienPangajuan pensiun Kardinal O’Brien diterima secara resmi oleh Paus Benedictus XVI pada 18 Febuari 2013, dan berlaku secara resmi 25 Febuari, Senin kemarin.

”Saya berbahagia mengetahui bahwa dia (Paus) menerima pengunduranku. The Holy Father (‘Bapa Kudus’ panggilan orang Katolik kepada paus, menyamakan dirinya dengan Elohim Yang Mahakuasa) telah memutuskan pengunduran jabatanku akan berlaku secara resmi hari ini, 25 Febuari 2012.”

Kardinal O’Brien telah lama dikomplain secara resmi oleh empat pastor yang ada di bawah kuasanya sehubungan dengan ”perbuatan-perbuatan yang tidak pantas” pemimpin mereka terhadap diri mereka.

Kumpulan komplain tertulis mereka telah diserahkan kepada perwakilan paus untuk Britania Raya (UK), Antonio Mennini awal Febuari ini, hanya beberapa hari sebelum Paus Benedictus XVI berkeputusan mengundurkan diri pada tanggal 28 Febuari ini, laporan berkata.

Tuduhan resmi pertama, yang tidak diakui O’Brien, terjadi tahun 1980, ketika korban masih berumur 20 tahun sebagai murid seminari St. Andrew dan O’Brien sebagai rektor dan juga direktur kerohanian murid tersebut. Surat tuduhan  menyatakan O’Brien telah melakukan pendekatan-pendekatan yang tidak pantas setelah (pertemuan-pertemuan) doa malam.
Korban terlalu takut untuk melapor. Saat korban jadi pastor dan kemudian O’Brien dipromosikan menjadi Uskup dipertengahan tahun 80-an, korban segera meninggalkan jabatannya, berkata, ”Saya sadar bahwa ia akanlah selalu memiliki otoritas atas diriku.”

Tuduhan resmi kedua,  dari pastor ”A.” Segala sesuatu ok sampai suatu ketika O’Brien mengunjungi tempatnya. O’Brien berlaku hubungan yang tidak pantas juga kepada pastor ”A.”

Tuduhan ketiga, Pastor “B” baru memulai pelayanannya ketika ia diminta datang tinggal seminggu di kantor kediaman O’Brien untuk tujuan “pengenalan pemimpin,” dimana saat itu O’Brien adalah uskup agung dari St. Andrew dan Edinburgh. “Tindakan yang memalukan” dari uskup agung ini kepada bawahannya terjadi setelah sessi minum telat-malam, tuduhan menyatakan.

Tuduhan keempat. ”Pastor C” adalah pastor muda. O’Brien telah melakukan hal-hal yang tidak pantas juga kepada pastor C, yang adalah kondelinya, memakai pertemuan doa malam untuk hubungan yang tidak pantas. Pastor C berkata Kardinal O’Brien telah memprakasai sedikitnya sekali situasi hubungan badan. Keduanya tetap berhubungan.

Kardinal O'Brien bersama Paus Benedictus XVIBekas pastor, yang sekarang sudah menikah, berkata, ”Anda haruslah mengerti, hubungan antara uskup dan pastor. Pada penobatanmu (penobatan pastor Roma Katolik), kamu diambil sumpah untuk taat kepadanya. Dia lebih dari boss Anda, lebih dari CEO  (Chief  Executive Officer / Direktur Manager) perusahaan Anda. Dia memiliki kuasa yang besar atas Anda. Dia dapat memindahkan, meng-non-aktif-kan Anda, membawa kamu kedalam kematian … dia mengontrol setiap aspek kehidupanmu.” [Pembaca bisa bayangkan betapa besar keberanian Dr. Martin Luther (ex-uskup Katolik) yang bukan saja mengkomplain doktrin Roma Katolik, tetapi menentangnya secara terang-terangan 500 tahun lalu, disaat gereja tersebut memiliki kuasa yang sangat besar atas raja-raja Eropa].

Komentar: Kardinal ini tidak dipecat tetapi pensiun karena usia lanjut; mungkin jika ia dipecat ia akan membongkar apa yang atasannya juga pernah lakukan. Suatu lingkaran setan.  Menurut Nicholas, ex-Roman Katolik web master dari RemnantOfGod.org, perbuatan sodomi – yang disebut sebagai ”perlakuan yang tidak pantas” – di dalam lingkungan pemimpin ’gereja’ Roma Katolik sudah begitu dalam dan telah berlangsung ratusan tahun, tidaklah mengherankan kematian karena AIDS dari para pastor Katolik  11 kali lebih besar dari yang lainnya, tulisnya. Saya quote headlines dari situ Nicholas:

Did a Cross-Dressing Priest Sex Ring Bring Down Benedict XVI?
“Of all the rumors floating around about just why Pope Benedict XVI is hanging up his camauro, one has taken on a life of its own. According to several well-placed vaticanisti; or Vatican experts in Rome, Benedict is resigning after being handed a secret red-covered dossier that included details about a network of gay priests who work inside the Vatican, but who play in secular Rome. The priests, it seems, are allegedly being blackmailed by a network of male prostitutes who worked at a sauna in Rome’s Quarto Miglio district, a health spa in the city center, and a private residence once entrusted to a prominent archbishop. The evidence reportedly includes compromising photos and videos of the prelates, sometimes caught on film in drag, and, in some cases, caught “in the act.” – [Komentarnya mulai dari sini, huruf miring:] Many will say this is nothing more than the rumor-mill churning away. But when we see Catholic priests dying of AIDS 11 times greater than anyone else, Catholic priests molesting little boys, the Scripture declaring this church would be run by homosexuals, and a Didache document from 60AD that records the Vatican asking priests to stop raping children, you have a tendency to think, no, this is no rumor! Feb 25 13, 03:02:50.

Jika dilihat dari doktrin dan dokma gereja Roma Katolik dan buah-buah dari perbuatan para pemimpinnya, maka tepatlah apa yang dikatakan oleh bapa-bapa Gereja bahwa gereja Katolik ini adalah gereja AntiKristus; menamai dirinya sendiri “Holy Father”, “Vicarius Filii Dei / Vicar of Christ” tetapi menghina NAMA Elohim yang kudus melalui perbuatan sumbang dan ajarannya yang bertolak belakang dengan Alkitab.

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog
Iklan

Komisi penyelidik skandal sex anak Roma Katolik di Belanda dipertanyakan


Peringatan: Artikel ini ditulis untuk memurnikan umat Kristen dari cacat dan noda, jika ada orang yang memakai artikel ini secara sengaja untuk menyesatkan orang Kristen (terutama) dan orang lain (secara umum), yakni menyebabkan mereka menjadi semakin jauh dari iman mereka akan YAHWEH dan Putra-Nya, Yashua Ha Mashiah, yakni iman Kristen yang bersumber dari Alkitab, maka penyesat tersebut bertanggung jawab atas dirinya sendiri.

Uni Eropa (European Union), dibangun oleh gereja Roma Katolik, Vatikan, namun di abad 21 ini, negara-negara yang tergabung di dalam Uni Eropa semakin berani membongkar kejahatan penguasa mereka. Jerman, Irlandia dan sekarang giliran Belanda menyingkap kemeja rok  dari ibu dari wanita-wanita pelacur yang mengendarai mereka (Wahyu 17)

Wim Deetman, ex-menteri kabinet Belanda yang diangkat menjadi ketua Komisi penyelidikan skandal sex gereja Roma Katolik di negara Belanda kredibilitas laporannya diragukan oleh media.

Pada tahun 2010 di Belanda dibentuk suatu badan independent  yang disebut ”komisi penyelidik pelanggaran sex Roma Katolik di Belanda.” Bertujuan meneliti kejahatan sex yang telah dilakukan oleh institusi-institusi Katolik di Belanda terhitung sejak  tahun 1945 (Perand Dunia II) sampai 1981.

Laporan Komisi. Komisi penyelidik dalam laporan tertulisnya (1200 halaman) yang berdasarkan 18 bulan penelitian menemukan banyak hal. Diantarnya:

  • Uskup Katolik Philippe Bär bertugas di Rotterdam antara 1983-1993  dan para orang penting lainnya bertanggung jawab atas sejumlah besar pemerkosaan yang terjadi di tahun 1980an.
  • Komisi melaporkan (Radio Netherlands Worldwide, 16 Agustus 2011) bahwa para biarawan Roma Katolik bertanggung jawab atas meninggalnya 34 anak laki-laki di awal tahun 1950 di perawatan mental Saint Joseph, Limburg. Tingkat kematian di tempat tersebut bertambah di 1952, 1953, dan 1954. Itu tidak jelas mengapa tingkat kematian turun setelah 1954. Semua kasus tersebut adalah laki-laki berumur 18 tahun  kebawah. Rumah mental ini di jalankan oleh gereja Katolik sampai tahun 1969, sebelum diambil alih oleh the Daelzicht foundation.
  • Wim Deetman, dalam laporannya (Guardian tertanggal 16/12/2011) mengatakan ribuan anak-anak menderita akibat permerkosaan (sexual abuse) di institusi-institusi Katolik Belanda. Jumlah korban berada antara 10.000 dan 20.000 anak.
  • Komisi telah mengenali sekitar 800 orang (imam, pendeta, karyawan) yang pernah bekerja di gereja Roma Katolik Belanda. Sekitar 105 dari pelaku masih hidup.
  • Laporan tersebut menyatakan para pemimpin Katolik telah gagal menghentikan penyebaran pemerkosaan ”untuk mencegah skandal-skandal.”
  • Yang sangat disesali oleh komisi ini ialah Roma Katolik melihat para pekerjanya tersebut hanya sebagai ”penghianat” gereja dan bukan sebagai ”pelanggar hukum.”

Kredibilitas Laporan Komisi dipertanyakan. Laporan Mr. Deetman di atas dinyatakan oleh koran Guardian sebagai “tidak menyentuh dasar dari skandal pemerkosaan atau membuka semua kengerian (horrors) yang telah terjadi di belakang pintu-pintu gereja Katolik di negara Belanda.”

Joep Dohman, jurnalis dari koran NRC Handelsblad, baru-baru ini melaporkan hasil penelitiannya untuk kasus serupa di atas. Jurnalis ini menulis tentang seorang murid pria yang dikebiri secara paksa di klinik psikiatri Katolik setelah ia melaporkan ke polisi  (tahun 1956) kasus pemerkosaan yang di lakukan oleh seorang biarawan Katolik Belanda terhadap dirinya. Dengan menuduh korban sebagai homosex, remaja pria ini dikebiri secara paksa. [Maling teriak maling]. Pengebirian paksa sejenis juga telah terjadi kepada sedikitnya 10 (sepuluh) teman kelas dari korban yang juga telah mencoba membongkar kasus pemerkosaan.

Ahli-ahli sejarah Belanda, bersaksi dipengadilan, bahwa gereja Roma Katolik secara aktif melakukan kebiri baik bagi pria-remaja maupun dewasa antara 1950-1960. Pengebirian terkadang dilakukan sebagai sebuah hukuman di dalam doktrin Roma Katolik [Fakta: pengebirian adalah praktek umum gereja Roma Katolik yang sudah berlangsung ratusan tahun khusunya bagi mereka yang ingin menjadi pendeta. Larangan menikah bagi pemimpin rohani tetap berlaku di gereja Katolik sampai sekarang di seluruh dunia, baca online buku 50 years in the church of Rome].

Politikus Senior telah terlibat. Tetapi Dohman telah menemukan sesuatu yang lebih penting lagi, Guardian menulis. Dia menemukan bahwa laporan Mr. Deetman gagal menyebutkan seorang figure politikus, yang telah mencoba menyelamatkan Gregorius (tertuduh utama) dan para pria Katolik yang tertuduh dari Harreveld.

Figure politikus tersebut adalah Mr. Victor Marijnen, ex-Perdana Menteri Belanda dan sekaligus anggota pimpinan Partai Masyarakat Katolik (KVP). Partai KV ini dikemudian bergabung dengan partai-partai Protestant membentuk partai Kristen Demokrat (the Christian Democrat  disingkat CDA). Mr. Deetman berasal dari partai ini. [Inilah alasannya mengapa Oikumene tidak dianjurkan bagi orang-orang Kristen Protestant dan Injili2 Kor 6:13-18 ]

Mr. Marijen juga pernah menjadi wakil-pemimpin dari badan perlindungan anak Katolik Belanda, dan – langsung kesasaran- direktur dari penginapan sekolah Katolik Harreveld. Ia, atas nama para pemerkosa tersebut, menulis surat kepada Ratu Belanda untuk memaafkan mereka.

Radio Nederland New menyimpulkan, ”Itu sekarang menjadi jelas bahwa kritik-kritik adalah benar ketika mereka komplain bahwa sebuah komisi peneliti yang dibuat oleh gereja [Katolik] tidaklah mampu atau tidak akan dapat, mencapai dasar dari skandal pemerkosaan. Hanya parlement mampu  memenuhi tugas ini. Dan mungkin saksi pertama yang dipanggil untuk bersaksi dibawa hukum haruslah ada Wim Deetman sendiri.”

Kasus skandal di atas adalah kasus-kasus pengaduan setelah 1980, kasus-kasus laporan yang lebih tua dikatakan telah dihancurkan.

 

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

 

USA: Masa depan negara dan keagamaan para calon president 2012


Mengapa keagamaan selalu menjadi pusat diskusi di Amerika Serikat ketika kampanye pencalonan

Freemason kuda Troyan Roma untuk NWO?

president berlangsung? Para calon president USApun tidak ragu-ragu berdebat dan menunjukkan indentitas keagaman mereka, ini tidak terjadi pada negara-negara Barat lainnya.
President Baraq Obama (Partai Demokrat) menang menjadi president USA oleh karena back-up media yang mengatakan bahwa Baraq Obama adalah orang Kristen. Perjalanan waktu dan kebijakan politiknya menunjukkan Mr. Obama seorang Islam; negara-negara Afrika utara telah menjadikan hukum Islam sebagai asas negara adalah salah satu hasil kebijakan politik luar negeri USA. Ia akan berhadapan dengan pemenang  tunggal dari calon Partai Republik.
Calon-calon president dari Partai Republik dan latar belakang agama mereka:

  • Mitt Romney; Mormon
  • Jon Huntsman; Mormon
  • Rick Santorum; Roma Katolik dan juga Freemason
  • Newt Gingrich; Roma Katolik
  • Ron Paul: Protestant
  • Rick Perry; Protestant

Mitt Romney, anggota  setia ‘gereja’ Mormon. Ia sangat pro-homosex movement. Para rabbi Yahudi Amerika mengingatkan bahwa tidak ada negara yang dapat bertahan ketika negara tersebut menjadi korupsi secara moral. Mereka menganjurkan untuk tidak memilih Mitt Romney.

Mormon didirikan oleh Joseph Smith, penganut polygamy, memiliki kitab suci sendiri. Mormon sama seperti aliran Saksi Yehovah percaya Yeshua hanyalah sebagai ciptaan Elohim, dan Bapa  sorgawi memiliki isteri (bunda Maria sebagai Ratu Sorga?). Mengenai apa itu doktrin Mormon (“Church of Jesus Christ of Latter-day Saints”) baca di Mormonism.
Komentar-komentar menarik tentang gereja Mormon dari orang-orang yang keluar dari Mormon baca di www.exmormon.org

Rick Santorum, berbicara seperti orang Injili, namun menurut data ia seorang murid Roma Ortodox Katolik, anggota Knight of Malta (Crusader). Santorum juga seorang promotor organisasi Freemason ”Opus Dei.” yang bekerja secara rahasia untuk Paus di dalam segala macam forum.

Newt Gingrich, untuk siap menjalankan misi global tuannya maka ia telah pindah dari Protestant (Baptis) ke Roma Katolik (Opus Dei). Februari 2010, 500 millionar Katolik menyambut dan memberi penghargaan kepada Newt, juga George W. Bush (juga menjadi Katolik, termasuk Tony Blair). Sumber lain menyatakan bahwa Newt G. adalah teman dekat dari Cartha D. DeLoach, orang Roma Katolik Knight of Malta, orang ketiga FBI di tahun 1963. Newt juga anggota Freemason.
Jika Newt Gingrich menjadi president USA, maka 1. secara radikal USA akan berubah menjadi sebuah ‘sorga’ fascist, kata Texe Marrs, dosen dan penulis dan pembicara kenamaan di bidang politik dan  Illuminati (organisasi politik yang berkaitan dengan setan/ magic). 2. Kekristenan akan dihancurkannya. 3. Pemerintahan negara USA akan berakhir/ hancur. Knight of Malta ialah bagian dari militer gereja Roma di bawah organisasi Jesuit (Serikat Yesus). Penyusupan orang-orang Roma Katolik di gereja-gereja Protestant sudah dibongkar oleh Dr. Alberto Rivera, ex-Jesuit priest.

USA adalah ‘Yohanes Pembaptis’ bagi ‘binatang yang keluar dari dalam laut.’ Tidak terlalu pening mengikuti berita-berita tentang USA, – namun perlu mengetahui hasil akhir dari kebijakan dan perbuatan pemimpin USA. Sungguh mengejutkan, jalur politik USA terjadi seperti apa yang ditulis oleh pastor Charles Chiniquy pada bukunya “Fifty Years In the Church of Rome,”  bahwa USA akan dikendalikan oleh gereja Roma Katolik. Pastor ini adalah ex-pastor gereja Roma Katolik yang menjadi Kristen lahir baru dan membongkar rencana-rencana Vatican untuk menghancurkan negara Protestan USA, ia menulis:

“Long before I was ordained a priest, I knew that my church was the most implacable enemy of this Republic. My professors of philosophy, history, and theology had been unanimous [terang-terangan] in telling me that the principles and laws of the Church of Rome were absolutely antagonistic to the laws and principles which are the foundation-stones of the Constitution of the United States.

If Catholics ever gain a sufficient numerical majority in this country, religious freedom is at an end. So our enemies say, so we believe.”[*] – dari Chapter 59. Penekanan ditambahkan dari saya.

Untuk diingat, Evangelical Lutheran Church in America telah ditundukkan oleh gereja Roma. Sementara Elohim berkata: “keluarlah umat-Ku dari padanya! (Wah 18:4).

Sejarah menunjukkan bahwa gereja Roma Katolik memiliki banyak anak ‘gereja’: Freemason dan Opus Dei hanyalah dua dari lebih dari sepuluh anaknya. Mormon adalah pecahan dari Freemason. Penemuan bukti terakhir, pengakuan dari mantan pendeta Katokik, bahwa faham Komunis dan Islam juga lahir dari tangan Roma Katolik. ‘Buahnya’ Nampak dari hadirnya gereja-gereja Katolik di negara-negara Komunis (Cuba, RRC, Mesir, Irak, Arab Saudi (kelompok persekutuan), dimana gereja-gereja Injili sangat terlarang. Inipun juga bias dilihat dari hubungan diplomatic antara Roma-Vatican dengan banyak negara Komunis dan Islam. Jika ada sebuah gedung gereja akur bersebelahan dengan gedung merjid, pastilah itu gedung gereja Roma Katolik.
Politik dalam negeri Amerika, keduanya partai Demokrasi dan partai Republik sudah berada di dalam kendali Roma-Vatikan. Siapapun yang menang sudah diatur sesuai agenda dan tujuan masing-masing dari pemenang. Obama dipakai untuk meradikalkan negara-negara Islam di Timur Tengah, jika phase ini selesai, maka seorang seperti Hitler akan diangkat untuk membuat holokos dan Inkuisisien di Amerika terhadapa bangsa Yahudi dan Kristen Injili. Ini kesimpulan yang saya dapat dari beberapa pernyataan Kristen Injili Amerika.    Ini adalah bagian dari penggenapan nubuatan Alkitab untuk Amerika di Wahyu 13:11-17. Alkitab adalah tulisan orang-orang kudus yang diilhami oleh Roh Kudus, terlepas Anda mau percaya atau tidak. Kejadian ekstrim dan bersejarah di depan Anda telah dinubuatkan oleh Alkitab. YAHWEH adalah Alfa dan Omega, Omnipotent, dan juga Omniscient. Percaya kepada YaHWEH dan Firman-Nya (Alkitab) akan membuat Anda berdiri teguh, Anda tidak akan terombang-ambingkan oleh berita dan kondisi yang ada  di sekitar Anda, sebab Anda tahu akhir dari semua permainan politikus – yang bekerja untuk tuannya, Iblis.

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

USA: Scanner dan sentuhan seluruh tubuh di Airport membawa kemarahan


Pemerintah USA atas nama keamanan semakin memperketat pemeriksaan penumpang di setiap Lapangan Terbang (Airport), khususnya sejak gagalnya peristiwa bom-bunuh diri yang dilakukan oleh seorang pemuda Islam kulit hitam menjelang perayaan Natal.

“Kami memeriksa privasi orang-orang [penumpang] sementara memastikan penerbangan adalah aman,” kata Nicholas Kimball, pembicara Transportation Security Administration (TSA).

Apa yang terjadi di lapangan atas kebijakan pemerintah USA ini? Komplain para penumpang penerbangan semakin bertambah, bukan saja proses checking-in semakin panjang dan menyebabkan penumpang kehilangan jadwal penerbangan, lebih lagi citra diri penumpang dihancurkan melalui sistem pemeriksaan seluruh tubuh mereka.

Kekuatiran efek radiasi (Sinar-X dan gelombang Microwive) dari alat Scanner full-body adalah satu hal dari komplain para penumpang. Ahli medis dan teknik telekommunikasi mengerti masalah kedua radiasi di atas. Yang membuat banyak orang Amerika Serikat marah adalah bagaimana pemeriksaan seluruh tubuh ini dilakukan oleh para petugas TSA (Administrasi Keamanan Transportasi).

Pemeriksaan dengan Scanners. Pada Scanner ini seluruh tubuh anda akan terlihat seperti tanpa baju, penumpang tidak tahu siapakah petugas yang melihat tubuhnya, pria atau wanita (tergantung bagaimana alat ini ditempatkan, penempatan lainnya gambar scanning terlihat oleh para penumpang lainnya, laporan berkata). Parahnya lagi gambar-gambar ini dapat disimpan dan melalui proses foto studio softwere yang semakin canggih, hasil foto scanner ini bisa diperjelas (di invert misalnya) dengan mudah sehingga hasilnya seperti foto hitam putih.

Namun menurut Paul Joseph Watson pada Alex Jones-InfoWars.com (A.J. menurut dua saksi adalah agent Jesuit Roma Katolik) pada judulnya “Inverted Body Scanner Image Shows Naked Body In Full Living Color” mengklaim bahwa gambar di layar TV Scanner tersebut  (yang gambarnya buyar/ tidak jelas) adalah palsu, tapatnya semua bagian tubuh akan terlihat dengan jelas. Ia mengutip perkataan Hans-Detlef Dau, representative dari penjual mesin scanner tersebut dan juga laporan DailyMail ketika alat ini diperkenalkan di Australia pada Oktober 2008. Ini kutipan dari Daily Mail“It will show the private parts of people, but what we’ve decided is that we’re not going to blur those out, because it severely limits the detection capabilities,” said Office of Transport Security manager Cheryl Johnson. “It is possible to see genitals and breasts while they’re going through the machine,” she admitted. Pada kalimat yang saya garis bawahi timbul pertanyaan: “Apakah ada kemungkinan pengawas mesin Scanner tubuh ini bisa memperbesar intensitas Sinar-X (melalui sebuah tombol tuner) sehingga menghasilkan gambar sempurna si pemilik tubuh?”

Seorang pria berkata bahwa ia semakin muak dan berpikir bahwa orang-orang semakin frustasi tentang prosedur keamanan, ”itu dimulai dengan tanpa cairan, dan kemudian mencopot sepatu (pernah diterapkan) dan sekarang kamu harus ’telanjang’ pada dasarnya.”

Pemeriksaan dengan Jamahan tangan. Tubuh penumpang akan dijamah oleh petugas (kemungkinan besar sama sex dengan yang diperiksa) mulai dari tangan, tubuh (payudara wanita akan disentuh sedimkian rupa untuk alasan memastikan di dalamnya tidak ada “benda berbahaya”) dan kemaluan, seta pantat lalu turun ke kaki.

Sentuhan pada bagian pribadi penumpang pesawat terbang ini yang membuat mereka menjadi marah besar. Contoh: Pria bernama David (kulit putih) dan isterinya yang ingin terbang untuk menghadiri penguburan saudarinya di Los Angeles diperiksa jamah seluruh tubuh selama empat kali, khususnya pada bagian antara pahanya dan pantatnya. Isterinya melapor ke sheriff terdekat. Laporan David ke WND.com berkata, ”Oh yeah, ia telah menghabiskan setengah jam untuk ’mengupas’ saya, dan hampir membuat saya telat terbang.” “Keamanan adalah satu hal, tetapi menganiaya orang lain adalah hal lainnya,” David menambahkan

USAToday.com melaporkan bahwa Para penumpang yang menolak screening penuh [melalui jamahan atau mesin scanner] akan ada dilarang terbang, dan dapat dipinalti sebesar 11000 US Dollar.

Namun beberapa senator meminta TSA meninjau kembali kebijakan pemakaian alat scanner yang menunjukkan tubuh telanjang dan jamahan yang menyentuh bagian-bagian pribadi manusia.

Harap tidak melihat foto ini lebih dari 10 detik, dan jangan melihat untuk kedua kalinya dalam selang waktu satu jam. Peliharalah hati dan pikiran Anda. Terima kasih.

Akankah kita membiarkan tubuh kita, pasangan kita atau putra-putri kita dilihat oleh orang-orang asing?
Akankah kita membiarkan orang jatuh ke dalam dosa perzinah melalui tubuh kita?

Komentar: Di Inggris, scanner tubuh ini dapat melanggar hukum pornografi anak (pidofile) yang melarang penciptaan gambar-gambar yang bersifat porno dari anak-anak di bawah umur 18 tahun (12 tahun di USA) menurut ABCNews. Untuk jangka panjang, masalah pemeriksaan penumpang ini bukan sekedar menghancurkan ekonomi USA – dan negara-negara yang memakainya – (perusahaan penerbangan pada khusunya dan tourism) lebih dalam lagi ialah moral bangsa Amerika serikat itu sendiri (masyarakat dan petugas TSA).

Ancaman untuk penumpang penerbangan. Kita sudah diamati oleh pemerintah melalui dunia elekronik (CCTV, Internet spy, Bank Code dsb.) dan sekarang seluruh tubuh lkita (melalui Scanner dan jamahan tangan). Privaci apa yang tertinggal? Akankah kita berkata: “Rabahlah seluruh tubuhku yang engkau mau rabah, atas nama keamanan?”

Bahaya yang menanti para Petugas TSA. Jika mereka orang-orang yang lemah didalam masalah kekudusan, maka tugas mereka ini merupakan racun dari pemerintah untuk menghancurkan hidup mereka. Tugas mereka ini akan menjadi video dan majalah porno serta tempat sentuhan pemuas sex yang legal. Dan tentunya tempat kerja yang ’basah’ untuk para pecandu sex-sejenis dan sex maniak.
Tugas pekerja TSA ini sama bahayanya dengan tugas para pastor Roma Katolik, yang secara hukum gerejanya, mereka harus mengintrograsi setiap jemaat mereka di kamar Pengakuan Dosa, pada masalah ’dosa’ sex jemaat, mereka diwajibkan oleh Roma untuk bertanya hal-hal yang sangat pribadi [Ini cara Vatican mengontrol anggota jemaatnya]. Inilah alasan mengapa begitu banyak pastor Roma Katolik (hukum gereja Roma melarang setiap pastornya menikah) terjatuh ke dalam kubangan dosa sexualiti (penyalah gunaan dan hubungan gelap) phidopile, homosex, bisex. Manusia bisa menhadapi kemarahan, tetapi tidak akan bisa menghadapi godaan sex, Alkitab dengan jelas memberi contoh: larilah daripadanya, seperti Yusuf telah lakukan. Jangan bermain api jika tidak mau terbakar!!

Yeshua berkata. Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya. (Mat 5:28)

Bagaiman para petugas TSA ini bisa menghindari masalah perzinahan tersebut jika setiap hari ia harus melihat tubuh telanjang dan menjamah tubuh manusia?

  • Apakah system pemeriksaan seluruh tubuh ini merupakan penyebaran budaya homosexual di USA?
  • Siapa yang memerintahkan pemasangan Scanner dan penjamahan seluruh tubuh di USA ini?
  • Mengapa pemerintah sengaja menghancurkan negara satu-satunya di dunia yang menjamin kebebasan individu (tertulis dalam Konstitusi USA pasal 4)?

Kitab Daniel 11:37 pada KJV mungkin bisa memperjelas masalah pemeriksaan seluruh tubuh di USA ini. Dan akhir dari Game ini ialah semua negara harus dipersiapkan untuk ditundukkan kedalam satu pemerintahan New World Order, Alkitab menyebut pemimpinya sebagai Anti-Kristus terakhir.

Bangkitlah orang-orang Kristen Amerika Serikat, lepaskanlah hidup kalian dan bangsa kalian dari kehancuran moral ini. YAHWEH Nissi bersama kalian. Kesehatan tubuh adalah penting, lebih penting lagi moral yang bersih, sebab tanpa kekudusan kita tidak akan dapat masuk ke Sorga Mulia.

Bagaimana dengan ancaman terrorists kita bertanya?

Elohim mengingatkan saya pada dua ayat ini:

  • jikalau bukan YAHWEH yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga. (Maz 127:1),
  • dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka. (2Taw 7:14)

Jadi yang pemimpin negara perlukan bukanlah menghabiskan uang untuk memperhebat teknologi dan sistem keamanan, tetapi yang terutama yang sangat diperlukan ialah: PERTOBATAN, kembali kepada jalan-jalan YAHWEH! Jadikan Ia kembali menjadi pemimpin atas negeri dimana kita berada.

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Italia: Kamera tersembunyi membongkar skandal homosex Katolik


Menggunakan kamera tersembunyi, seorang jurnalis dari majalah Panorama – dimiliki oleh PM Itali Silvio Berlusconi – memfilmkan tiga pastor ketika mereka mengunjungi nightclub gay dan melakukan hubungan sex, Dailymail News mengabarkan (24 Juli 2010).

Catatan penting: Berita ini ditulis untuk mempermalukan pekerjaan Iblis dan membawa orang Katolik semakin mendekatkan hidup mereka kepada Yeshua Ha Mashiah, Juruselamat umat manusia. Jika ada orang dengan sengaja memakai tulisan ini untuk menjauhkan orang Katolik dari Ha Mashiah dan ajaran-Nya, maka orang tersebut menanggung dosanya sendiri, dan bukan saya. Anggur Baru.

Majalah Panorama ini menerangkan bagaimana wartawan ini dibantu oleh seorang gay untuk menyaksikan sejumlah pastor di Roma yang terlibat di dalam kehidupan malam yang liar, yang menjalani kehidupan ganda. ”Pada siang hari mereka adalah para imam yang normal, lengkap dengan dasi pastor mereka, tetapi pada malam hari mereka adalah bagian terpadu dari komunitas gay ibukota Italia.”

Gambar: Satu dari tiga pastor yang sedang menghampiri “temannya.” Tanda panah pada gambar menunjuk pada dasi pastoral yang dikenakan oleh pastor gereja Roma Katolik.

Juga ditulis bahwa team penyelidik ini menghadiri Mass (ibadah Minggu Katolik) yang dilayani oleh pastor tersebut, yang mereka beri nama Carlos. Nama dan indentitas pribadi ketiga orang ini tidak dinyatakan.

Majalah Italia ini dalam penyelidikannya menerangkan sebagai ”sungguh mengganggu” bagaimana tiga pastor – dua orang Itali dan satu orang Perancis – dengan bahagia telah menggambil bagian di dalam kegiatan-kegiatan gay (homosex pria) dan telah melakukan sex.

Editor Panorama Giorgio Mule berkata: ”Ini adalah dua minggu penyelidikan dan tidak ditujukan untuk menciptakan suatu skandal tetapi mepertunjukan bahwa bagian sisi dari pekerja gereja (Roma Katolik) berkelakuan sangat berbeda.”

Untuk berita yang lengkap silahkan baca link yang tersedia.

 

Sekarang kita melihat bagaimana firman Elohim, Alkitab, menerangkan masalah gay di atas.
Kitab Kejadian 18: Kemudian YAHWEH menampakkan diri kepada Abraham dekat pohon tarbantin di Mamre, sedang ia duduk di pintu kemahnya waktu hari panas terik. Ketika ia mengangkat mukanya, ia melihat tiga orang berdiri di depannya. Sesudah dilihatnya mereka, ia berlari dari pintu kemahnya menyongsong mereka, lalu sujudlah ia sampai ke tanah, (1-2).
Berpikirlah YAHWEH: “Apakah Aku akan menyembunyikan kepada Abraham apa yang hendak Kulakukan ini? (17). Sesudah itu berfirmanlah YAHWEH: “Sesungguhnya banyak keluh kesah orang tentang Sodom dan Gomora dan sesungguhnya sangat berat dosanya. Baiklah Aku turun untuk melihat, apakah benar-benar mereka telah berkelakuan seperti keluh kesah orang yang telah sampai kepada-Ku atau tidak; Aku hendak mengetahuinya.” Lalu berpalinglah orang-orang itu dari situ dan berjalan ke Sodom, tetapi Abraham masih tetap berdiri di hadapan YAHWEH. (20-22 )

Pasal 19 menceritakan bahkan dua dari ketiga “Malaikat” ini ketika tiba di Sodom (dua masuk ke kota Sodom, kemungkinan “Malaikat” yang ketiga, YAHWEH, ke Gomora) dan bermalam di rumah Lot (keponakan Abraham) ingin “dipakai” oleh orang-orang laki Sodom yang mengepung rumah Lot. Dan ayat-ayat berikutnya tertulis: Kemudian YAHWEH menurunkan hujan belerang dan api atas Sodom dan Gomora, berasal dari YAHWEH, dari langit; dan ditunggangbalikkan-Nyalah kota-kota itu dan Lembah Yordan dan semua penduduk kota-kota serta tumbuh-tumbuhan di tanah. (Kej 19:24-25). Penemuan arkiologi meneguhkan dengan pasti kejadian ini. Kapur belerang berbentuk bola-bola masih dapat ditemukan di daerah yang bersangkutan sampai sekarang. Menurut rasul Petrus pemusnahan kedua kota ini sebagai “… suatu peringatan untuk mereka yang hidup fasik di masa-masa kemudian,”  (2Pet 2:6).

Kunjungan Elohim ke bumi memberi berkat sekaligus memberi hukuman. Berkat bagi orang yang percaya dan taat kepada firman-Nya – Abraham tahun depan akan mendapatkan anak perjanjiannya: Ishak (18:9-19), dan hukuman bagi mereka yang melanggar perintah-Nya – penduduk Sodom dan Gomora dimusnahkan. (19:24-25).

Bandingkan “tiga pastor pria Katolik” ini dengan “tiga pribadi dalam kitab Kejadian.” Kedua kelompok pribadi mengunjungi jenis tempat yang sama, namun untuk tujuan yang sangat berbeda. Kelompok pria pertama kelihatannya sering berkunjung ke nightclub – dua minggu penyelidikan wartawan – bagi kaum homosex untuk menikmati kehidupan di dalamnya, sementara ketiga pria datang demi menyelidiki kebenaran laporan (Kel 18:20-22) sebelum melakukan penghukuman.

Seorang pastor yang berzinah dengan seorang pelacur perempuan, jika dilihat dari sisi Alkitab, ia sudah melakukan dosa yang sangat besar, bisa dibayangkan jika ia melakukannya itu dengan sesama jenis kelamin! Roh kita memang penurut tetapi daging lemah (Mat 26:41; Mark 14:38), kemungkinan seorang jatuh kedalam dosa sangatlah mungkin, artinya kemungkinan seorang sembunyi-sembunyi berbuat maksiat bisa terjadi, kita semua dapat dengan mudah berbuat dosa. Tetapi perhatikan bahwa pastor ini pergi bermain pelacur dengan baju kepastorannya, perhatikan tanda panah pada gambar, ini suatu perbuatan pencemaran “kekristenan” yang disengaja – sedikitnya di mata si pelacur homo dan orang-orang di nightclub tersebut!

Sekarang Anda berpikir baik-baik, bahwa pastor ini melakukannya dengan dua partor lainnya, terlihat bahwa ketiga pastor ini tidak lagi ada rasa malu dan hormat pada diri mereka sendiri, dan tentunya “takut akan YAHWEH” sudah jauh dari hati mereka untuk waktu yang lama sekali (ingat kejatuhan yang dalam dari “kasih yang mula-mula” itu terjadi dalam suatu proses yang panjang, tidak tiba-tiba; baca Wahyu 2:4-5). Dengan kata lain baju kepastoran orang yang demikian hanyalah karir belaka, sama persis dengan pekerjaan sekuler. Mereka bukanlah hamba-hamba Elohim, tidaklah heran jika jemaat Elohim yang mereka layani hidup di dalam kerohanian yang tidak stabil.

Skandal sex diantara pemimpin Roma Katolik sudah sering terjadi. Suatu laporan berkata: And many priests and medical experts now agree that at least 300 priests have died.

Peristiwa tiga pastor Roma yang tertangkap basah secara bersamaan  di atas merupakan hal yang sangat luar biasa! Suatu tanda rohani yang jelas.

Puluhan bapa-bapa Gereja menjuluki gereja Roma Katolik sebagai Anti-Kristus, dan Daniel menubuatkan seorang raja (pemimpin) yang tidak memiliki keinginan napsu terhadap para wanita: Raja itu akan berbuat sekehendak hati; ia akan meninggikan dan membesarkan dirinya terhadap setiap elohim. Juga terhadap Elohim yang mengatasi segala elohim ia akan mengucapkan kata-kata yang tak senonoh sama sekali, dan ia akan beruntung sampai akhir murka itu; sebab apa yang telah ditetapkan akan terjadi. (Dan 11:36) dan ayat 37-nya tertulis:

Neither shall he regard the God of his fathers, nor the desire of women, nor regard any god: for he shall magnify himself above all. (Dan 11:37; KJV also GLT); and neither the desire of women (JPS); nor for the desire of women (The Scriptures)*

Dari data-data ini bisa diramalkan bahwa sosok pemimpin dunia yang segera muncul, Alkitab menyebutnya  Anti-Kristus, adalah seorang pria homosex dari Roma Katolik. Tentunya saya bukanlah orang yang pertama yang memiliki kesimpulan seperti ini. Ia sepertinya Kristen tetapi palsu: Memang mereka berasal dari antara kita, tetapi mereka tidak sungguh-sungguh termasuk pada kita; sebab jika mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita, niscaya mereka tetap bersama-sama dengan kita. Tetapi hal itu terjadi, supaya menjadi nyata, bahwa tidak semua mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita. (1Yoh 2:19)

Hikmat pelajaran yang bisa diambil: Bagi orang benar yang hidup ditengah-tengah kehidupan yang liar seperti Sodom dan Gomora, sangatlah membahayakan serta menyusahkan diri sendiri dan keluarganya (2Pet 2:7-8). Musibah karena murka Elohim bisa juga menimpa mereka jika mereka tidak berjaga-jaga.  Setidaknya pola kehidupan yang salah bisa mempengaruhi cara pikir anak-anak mereka, ini dapat dilihat dari cara pikir dua anak wanita Lot, setelah mereka diselamatkan dari belerang dan api yang turun dari langit: Kata kakaknya kepada adiknya: “Ayah kita telah tua, dan tidak ada laki-laki di negeri ini yang dapat menghampiri kita, seperti kebiasaan seluruh bumi. Marilah kita beri ayah kita minum anggur, lalu kita tidur dengan dia, supaya kita menyambung keturunan dari ayah kita.” (Kej 19:31-32)

Ayah kedua wanita ini, Lot – ia sendiri yang memilih tinggal di kota ini, telah mengajar bahwa “tidur” antara orang tua dengan anak sendiri adalah dosa. Kedua wanita ini tahu itu, namun karena mereka dibesarkan dan hidup di tengah-tengah masyarakat yang liar maka mereka memakai pemecahan yang liar pula: buat dahulu ayah mereka mabuk dan melakukan hubungan sex dalam satu ikatan darah (incestuous copulation) “sebagaimana dibenarkan oleh tetangga Arab mereka” [pada waktu itu] (John Gill’s Exposition of the Entire Bible)

* KJV: King James Version; GLT: George Lamsa’ Translation; JPS: Jewish Publication Sociaty

Bacaan berkait:

Referensi:

Wicked Pride, wicked pride, wicked pride


In the pride of his face The wrongdoer does not seek Him, In all his thoughts there is no Elohim! (Psa 10:4 The Scriptures)
“The pride of your heart has deceived you, you who dwell in the clefts of the rock, whose dwelling is high, who say in your heart, ‘Who shall bring me down to the ground?’ (Oba 1:3 The Scriptures)

Kesombongan Orang Jahat, artikel ini tidak ditujukan kepada orang lain, tetapi kepada diri kita sendiri. Menolong diri kita untuk mengenal dan menemukan diri kita sendiri, menyiapkan kita untuk menghadapi Penghakiman Akhir Jaman dengan damai dan penuh keberanian.

Kita hidup di jaman yang sangat menarik dan sering kali susah untuk dianalisa oleh pikiran kita. Peradaban manusia berubah dengan sangat cepat; arti dan makna kata-kata berubah. nilai moral dan keimanan berubah, digantikan dengan nilai-nilai yang baru.

Cukup mundur 100 tahun kebelakang, akan membuat kita pada satu sisi terkagum-kagum dengan kemajuan ilmu pengetahuan (teknologi, biologi) yang begitu pesat dan luar biasa hebatnya di jaman kita berada sekarang. Di sisi lain, kita akan kaget dan geleng-geleng kepala tidak percaya dengan cara hidup manusia di jaman modern ini.

Manusia telah mampu pergi kemana mereka mau, terbang ke bulan, menyelam kedalam samudera raya, masuk kedalam bumi. Pesatnya kemajuan daya pikir manusia sayangnya tidak diikuti oleh kemajuan roh dan jiwanya, bahkan kebalikannya, kebanyak roh dan jiwa manusia semakin mundur. Ini yang disebut kematian rohani di dalam pemikiran Kristiani.

Wicked pride*, kesombongan orang jahat, semakin membesar dan tidak terbendung di dalam dua dekade belakangan ini. Wicked pride ini tidak hanya terjadi di dunia politik, tapi disegala bidang kehidupan manusia, pendidikan, sosial bahkan di dalam keagamaan.

Semua dinilai dan diputuskan oleh kehendak manusia sendiri, takut akan Elohim (God) sudah hilang di dalam kebanyakan hati dan jiwa manusia. Kebanyakan manusia lebih suka memakai teori “Yang Kuat Menang” (bagian dari teori Charles Darwin) dari pada melakukan perintah ”Kasihilah  Sesama Manusia” (satu dari dua inti pengajaran Yeshua Ha Mashiah).

Mari kita mulai dari akar permasalahan manusia. Kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat YAHWEH. (Ibr 12:14a)

Yeshua berkata tentang hal-hal yang membuat manusia dapat menjadi najis (tidak kudus), bukan makanan yang masuk kedalam mulut manusia, tetapi apa yang keluar dari manusia: Lalu Yesus memanggil lagi orang banyak dan berkata kepada mereka: “Kamu semua, dengarlah kepada-Ku dan camkanlah. Apapun dari luar, yang masuk ke dalam seseorang, tidak dapat menajiskannya, tetapi apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya.” (Mark 7:14-15).

Ia mendaftarkannya: Kata-Nya lagi: “Apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya, sebab dari dalam, dari hati orang, timbul

  • segala pikiran jahat,
  • percabulan,
  • pencurian,
  • pembunuhan,
  • perzinahan,
  • keserakahan,
  • kejahatan,
  • kelicikan,
  • hawa nafsu,
  • iri hati,
  • hujat,
  • kesombongan,
  • kebebalan.

Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang.” (Mark 7:20-23)

Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia. (1Yoh 2:16)

Kita sering kali membohongi diri kita dengan kebanggaan yang semu dan juga membiarkan orang lain membohongi kita dengan kesemuan tersebut. Kebohongan dari kebanggaan semu tersebut diantaranya:

  • Nikmati hidup sebebas-bebasnya, Bapa Sorgawi tidak tahu! Ada sebuah pepatah dunia “Don’t tell Mama.” Ini mengingatkan saya cerita dua kakak beradik, si kakak kepergok mencuri uang orang tua mereka. Adiknya diancam dengan perkataan: “Don’t tell Mama!” Si kakak lupa bahwa “FATHER knows everything.” Kita boleh berpikir dan berkata kepada diri kita sendiri, “Don’t tell Mama (DTM),” but  we need to understand that FATHER in heaven knows everything (FKE)!” Ini adalah wicked pride yang tersembunyi.
  • Saya bebas melakukan itu, sebab hukum negara membenarkannya! Ini terjadi umumnya di negara-negara Barat. Hukum negara Barat menjamin kebebasan pribadi, boleh di katakaan, hampir tampa batas. Di Barat, buku dan video porno terjual dengan bebas, hidup seperti suami-isteri tanpa menikah, remaja hamil di luar nikah dan menggugurkan kandungannya adalah hal yang umum, bahkan menikah sesama jenis kelaminpun adalah hak setiap pribadi yang dilindungi hukum negara. Di Barat, orang bebas berbicara dan mengerik siapapun, bahkan presiden. Hukum kebebasan individu ini tentunya bagus bagi orang yang dewasa secara jiwa – inilah suatu sisi yang membuat dunia Barat maju di banyak bidang ilmu pengetahuan. Namun bagi orang yang tidak dapat mengendalikan pikiran dan napsu dagingnya, hukum perlindungan hak pribadi ini menjadi  fondasi kesombongan yang semu. Menjadikan orang lupa akan konsekuansi dari perbuatanya, lebih parah lagi ia lupa akan tanggung jawabnya sebagai mahluk sosial, bahwa efek kebebasan tanpa batasnya bukan sekedar merugikan dirinya sendiri saja, tetapi juga masyarakat di mana ia hidup. Ini adalah wicked pride yang terbuka secara moral.
  • Saya bebas melakukannya, sebab hukum agama membenarkannya! Jika merusak, mengambil dengan paksa milik orang lain, menyiksa dan bahkan membunuh orang lain yang tidak sepaham dibenarkan oleh sebuah agama, ini tentunya suatu masalah yang sangat serius dan berbahaya. Pelakunya akan merasa ia terbang di awan-awan dengan balon udara, tanpa sadar bahwa ketika gas balon itu habis ia akan hancur berantakan oleh karena hukum grafitasi. Ini adalah wicked pride yang terbuka secara moral dan nurani.

    Kepandaian berbohong, hukum negara dan hukum agama boleh saja berada di pihak kita – pikiran berpikir: “kita diijinkan dan diperbolehkan melakukannya!” – , namun kita harus ingat

    “Apa yang diijinkan dan diperbolehkan oleh hukum agama dan negara tidak selalu dibenarkan oleh Perintah YAHWEH, Elohim pencipta manusia!”

    Berikut ini adalah enam dari 10 perintah-Nya.

    • Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan YAHWEH, Elohimmu,  kepadamu.
    • Jangan membunuh.
    • Jangan berzinah.
    • Jangan mencuri.
    • Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu.
    • Jangan mengingini rumah sesamamu; jangan mengingini isterinya, atau hambanya laki-laki, atau hambanya perempuan, atau lembunya atau keledainya, atau apapun yang dipunyai sesamamu.” (Kel. 20:12-17)

    Dalam segala aspek kehidupan manusia, keenam perintah Elohim ini sedang diinjak-injak oleh kesombongan orang-orang jahat. Alkitab melukiskan itu sebagai: Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, … Itulah tandanya, bahwa waktu ini benar-benar adalah waktu yang terakhir. (1Yoh 2:17-18)

    And the world passes away, and the lust of it, .. This is how we know that it is the last hour. (1Jo 2:17-18 The Sciptures)

    Akhir kata dari segala yang didengar ialah: takutlah akan Elohim dan berpeganglah pada perintah-perintah-Nya, karena ini adalah kewajiban setiap orang. Karena Elohim akan membawa setiap perbuatan ke pengadilan yang berlaku atas segala sesuatu yang tersembunyi, entah itu baik, entah itu jahat. (Pkb 12:13-14)

    Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang yang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Elohim? Janganlah sesat! Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit, pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Elohim. (1Kor 6:10)

    *) Diffinition of Pride noun.

    1. Inordinate self-esteem; an unreasonable conceit of one’s own superiority in talents, beauty, wealth, accomplishments, rank or elevation in office, which manifests itself in lofty airs, distance, reserve, and often in contempt of others.
    2. Insolence; rude treatment of others; insolent exultation.   Webster Dictionary 1828

    Bacaan berkait:

    Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

    Skandal sex abuse anak Gereja Roma Katolik tumbuh seperti jamur


    “Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya. Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing, dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya. (Mat 25:31-33)

    Artikel ini ditulis untuk menelanjangi perbuatan-perbuatan Iblis yang bekerja melalui Gereja Roma Katolik (1Yoh 3:8), sehingga umat Katolik mampu melihat Terang yang sesungguhnya (Yoh 1:9). Perlu diingat bahwa diantara pekerja-pekerja institusi Gereja Roma Katolik yang jahat, tidak sedikit yang berhati murni, haus untuk melayani tuan mereka yang sesungguhnya, Yahshua Ha Mashiah, (Wah 18:4). Sementara saya menulis artikel ini perut saya merasa mual ingin muntah dan air mata saya berlinang sedih karena mengingat penderitaan para korban sex abuse ini dan mengingat sanak-famili, teman-teman yang disesatkan oleh Gereja Roma Katolik.

    Pemisahan harus segera dilakukan sebelum kedatangan Yahshua yang kedua kalinya untuk memulai Pengadilan Terakhir-Nya.

    Dr. Alberto Rivera,  ex-pastor Jesuit (Serikat Yesus) membongkar skandal sex di dalam institusi Gereja Roma Katolik ketika ia menyadari bahwa institusi yang ia layani ini adalah tidak sesuai dengan kebenaran Alkitab. Tahun 1985 ketika pertama kali saya dan teman satu universitas mendengar pengakuan pertobatan Dr. Alberto Rivera, kami mencari bukunya. Seluruh toko buku Kristen di Jakarta kami kunjungi, tidak ada satupun yang menjualnya! Ketika kami bertanya kepada para penjual buku Kristen itu, jawaban mereka ”Kami belum pernah mendengar nama Dr. Alberto Rivera.”

    Tahun 1985, buku-buku tentang Dr. Alberto Rivera seperti buku terlarang saat itu, mungkin dapat disamakan seperti majalah atau buku porno dan buku-buku faham Komunis. Singkat  cerita setelah kami banyak bertanya dan mencari, akhirnya kami dapatkan yang kami cari, mereka dijual secara sembunyi-sembunyi di sebuah ”toko buku” di dalam sebuah pasar. Saat itu baru ada dalam bentuk komik dan berbahasa Inggris. Perlu untuk diingat, ex-pastor Serikat Yesus ini berkata bahwa organisasi rahasia Serikat Yesus ini indentik dengan sekte Freemasonery dan partai Komunis Spanyol, General Jesuit (dikenal sebagai Black Pope atau Paus Hitam) mengenakan cincin (sebagai materai otoritasnya) berlambang Freemason (Jangka).  

    Dr. Alberto Rivera menceritakan betapa jahatnya tentara rahasia Gereja Roma Katolik ini, baik di dalam institusi maupun di luar institusinya

    Kejahatan di dalam institusi Gereja Katolik. Diantaranya adalah:

    • Perbuatan homo-sex diantara pemimpin dan pekerja orang-orang biara Roma Katolik, termasuk diantara para nunes (suster-suster biara). Perbuatan sumbang ini terjadi antara suka-sama-suka dan juga pemaksaan (antara pemimpin dengan murid calon imam dan calon biara)
    • Kejahatan lainnya ialah pembunuhan bayi-bayi. Dr. Rivera bercerita bahwa tulang-tulang bayi banyak ditemukan di biara-biara Katolik. Besar kemungkinan ini berasal dari calon-calon suster yang telah dipaksa melayani atasan mereka dan para wanita yang hamil diluar nikah dan ”diselamatkan” dan kemudian bergabung menjadi murid-murid biara Katolik.
    • Pembunuhan berencana diantara mereka sendiri, baik yang tidak setuju dengan doktrin dan keputusan atasan (beberapa paus yang berhati murni telah mati diracun, salah satu contohnya) maupun bagi ”penghianat” seperti Dr. Alberto Rivera ini. Dr. Rivera terancam mati kenegara manapun ia berada. Orang-orang yang dikuasai Setan tersebut akhirnya berhasil membunuh dia.

    Kejahatan di luar institusi Roma Katolik. Dr. Alberto Rivera berkata bahwa Institusi Roma Katolik adalah biang dari banyak kekacauan besar di dunia baik politik maupun Gereja-gereja Protestant, Holywood dan Casino Dalas pun telah dikuasainya.

    Kita sekarang melihat skandal sex abuse anak yang terjadi pada banyak gereja-gereja Roma Katolik di berbagai negara.  Ketika pertama kali berita ini merebak di awal tahun 1990, dunia berpikir itu suatu peristiwa ”kecelakaan.” Dunia tidak ambil perduli, Dunia berpikir bahwa itu hanyalah sekedar masalah intern Gereja Roma Katolik belaka. Skenario itu telah berubah di abad 21 ini: itu bukan sekedar ”kecelakaan” – setiap orang pasti pernah berbuat salah, benar tidak?, namun ”kecelakaan” yang terus menerus selama lebih dari 40 tahun – menurut beberapa ex-pastor Katolik bukanlah kecelakaan, sebab mereka berkata itu bukan “berita” baru:

    • Dr. Pastor Alberto Rivera, dalam buku “Alberto, based on a true story” berkata bahwa tubuh-tubuh bayi ditemukan di terowongan bawah tanah yang menghubungkan gedung pastor dengan gedung suster Katolik di banyak tempat di Spanyol dan Roma pada tahun 1930-35. Yang membuat jemaat Katolik Spanyol menghancurkan gedung-gedung tersebut. Gambar dapat dilihat di buku tersebut.
    • Pastor Clarles Chiniquy pada bukunya “50 Years in the Church of Rome,” skandal sejenis itu sudah umum terjadi sejak  dijamannya: abad 18.

    Yahshua memperingatkan dengan keras: “Tetapi barangsiapa menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil ini yang percaya kepada-Ku, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia ditenggelamkan ke dalam laut. (Mat 18:6)

    Dunia sekarang bertanya, ”Siapakah yang harus diadili dari skandal sex abuse anak di dalam Gereja Roma Katolik ini?”

    Mari kita lihat sejenak skandal-skandal sex-abuse anak ini:
    Ireland. Sedikitnya 150 pekerja Gereja Roma Katolik di Ireland sudah terlibat didalam skandal  sex abuse anak lebih dari periode 67 tahun. menurut laporan telgegrah.co.uk news.

    Berapa banyak korbanya? New York Times menulis, ”Puluhan ribu anak-anak Ireland telah dilecehkan secara sex, tubuh dan emosi oleh suster-suster, pendeta-pendeta dan pihak lainnya selama lebih dari 60 tahun di tempat-tempat tinggal sekolah yang dijalankan oleh Gereja [Roma Katolik]…, menurut sebuah laporan yang diterbitkan di Dublin pada hari Rabu; New York Times, May 20, 2009. Anak-anak malang ini sekarang berusia antara 50 sampai 80 tahun.

    Lebih dari 30.000 anak-anak yang telah dikirim ke tempat-tempat lebih dari 6 dekade, laporan berkata, karena alasan-alasan:

    • sering melawan keinginan-keinginan keluarga mereka dan karena tekanan dari kekuasaan pastor-pastor setempat. Orang-orang tua dipaksa oleh Gereja Roma untuk menyerahkan anak-anak mereka untuk tujuan melayani intitusi gereja tersebut, persis seperti yang dilakukan oleh  institusi Taliban di Afganistan di abad 21 ini.
    • mereka telah dikirim karena keluarga-keluarga mereka tidak mampu merawat mereka,
    • karena ibu-ibu mereka telah melakukan perzinahan atau melahirkan diluar nikah, atau satu dari orang tua mereka sakit, atau pemabok atau terlalu kasar terhadap mereka.
    • mereka juga telah dikirm karena kejahatan kecil seperti mencuri makanan atau karena gagal disekolah umum.

    Penyanyi Ireland, Sinead O’Connor, seorang Katolik yang mengasihi Elohim berkata bahwa, “Seharusnya ada sebuah penyelidikan kriminal yang penuh atas Paus Yohanes II.” Penyanyi wanita ini menjadi tidak terkenal di tahun 1992 sejak merobek foto Paus Yohanes II di depan camera American TV, perbuatannya itu dilakukan untuk mengeritik Gereja Roma karena gagal melindungi anak-anak yang telah menjadi korban skandal sex abuse para pastornya. Lost Angeles Times news. ”There should be…”

    Amerika Serikat. Pastor di Wisconsin telah melakukan pelecehan sex terhadap 200 anak-anak tuli antara  1950-1974, New York Times.com.

    Holland. Tangan pria remaja  ini dipaksa oleh seorang pastor untuk menyentuh bagian sensitif pastor tersebut. Esok harinya ia dipanggil untuk menhadap pastor tersebut dan  dikatakan kepada remaja ini, ”Itu seharunya tidak boleh terjadi.” Dia memberi saya pengampunan; dia mengampuni dosa saya. Itu telah membuat saya lebih bingung lagi,” remaja ini bercerita.

    Melihat curahan baru-baru ini tuduhan pelecehan anak oleh pastor-pastor yang telah juga merendap di Holland, Switzerland, Austia, Polandia dan Italia, seorang pengamat veteran tentang Vatikan berkomentar: “Ini adalah tantangan terbesar untuk Gereja [Roma Katolik] di dalam masa modern sejak penggabungan Italy  di tahun 1861 atau Perang Dunia II,” tulis Financial Times (17 Maret 2010) “Pope battles to contain abuse scandal.”

    Jerman. Saudara kandung laki-laki Paus Benedict XVI juga terlibat di dalam menutup-nutupi skandal ini. Sedikitnya ada 100 perkara pelecehan sex anak yang telah dilaporkan di dalam rumah-rumah sekolah Serikat Yesus di seluruh Jerman.

    Peristiwa pelecehan ini juga terjadi di Inggris, Australia, Mexico, Kanada dan banyak tempat lagi di dunia.

    Paus mengetahui namun menutupinya. Paus Yohanes II dan pembantunya, Kardinal Joseph Ratzinger yang sekarang menjadi Paus Benedictus XVI telah mengetahui skandal-skandal sex abuse anak diantara para pastor Katolik lama sekali, namun berdiam diri.

    Gereja Roma Katolik adalah institusi rohani yang berfungsi berdasarkan hirarki yang absolute (struktur kepemimpinan piramid), artinya, segala sesuatu (aksi dan reaksi) terlaksana atas keputusan Paus.

    Berikut ini beberapa kutipan surat kabar yang menyatakan bahwa Paus telah tahu perbuatan mesum pekerja-pekerja gerejanya jauh sebelum surat kabar sekuler membongkarnya.

    “Korespondensi internal dari uskup di Wisconsin langsung kepada Kardinal Joseph Ratzinger, paus masa depan, menunjukkan bahwa sementara para pejabat gereja berjuang mengenai apakah imam harus dipecat, pioritas tertinggi mereka adalah melindungi gereja dari skandal. Masalah Wisconsin ini melibatkan pastor Amerika, Rev. Lawrence C. Murphy yang bekerja untuk sekolah bagi anak-anak tuli dari tahun 1950 ke 1974.” Surat kabar ini melanjutkan, “Tetapi itu adalah hanya satu dari ribuan masalah-masalah yang telah diteruskan oleh uskup-uskup kepada kantor Vatikan yang disebut The congregation for the Doctrine of the Faith, yang dipimpin oleh Kardinal Ratzinger dari tahun 1981 ke 2005.”

    Hanya 20 persent dari 3000 imam yang tertuduh yang siapa kasusnya telah pergi ke Vatikan antara tahun 2001 ke 2010 telah diproses, dan hanya sedikit dari mereka yang dipindahkan tempat tugasnya.

    Karena tidak ada respond dari Kardinal Ratzinger, Arkibishop Weakland telah menulis kekantor Vatikan yang berbeda di bula Maret 1997, mengatakan masalahnya urgent sebab seorang lawyer telah siap membawanya kepegadilan, masalah akan dapat menjadi publik dan “skandal sebenarnya di masa depan nampak sangat mungkin.” NewYorkTimes.com 25 Maret 2010

    Goal dari Kardinal Ratzinger, sekarang Paus Benedict, adalah (was) menjaga rahasia ini,” Peter Isely, direktur dari the Survivors Network of those Abused by Priests, kata kantor berita The Associated Press. “Ini adalah kasus pedofilia paling tak terbantahkan yang Anda bisa dapatkan.”

    Jeff  Anderson & Associates Advocates, sebuah organisasi yang terlibat di dalam penyelidikan skandal pastor-pastor Katolik pada paragraph pertamanya menulis, “(Maret 25) – Hanya berberapa hari setelah Paus Benedict XVI mengeritik uskup-uskup Ireland karena menutup-nutupi pekerja gereja yang terlibat didalam pelecehan seksual di Ireland, document-dokument baru menunjukan dia tidak melakukan apa-apa untuk mendisiplin pastor-pastor Wisconsin yang ia telah tahu sejumlah penyerangan sex anak-anak laki yang tuli tersebut – dan ada kemungkinan [Paus] telah menutup persidangan gereja dalam masalah ini.

    TV France24 melaporkan perkataan Jeff Anderson: “Paus Benedictus XVI telah mengetahui skandal sex-abuse anak ini sejak tahun 1950, namun tetap menutup-nutupinya.”

    Paus dengan jubah merah dan lambang Setan pada kedua jari-jari tangannya.

    Pemimpin teras atas Gereja Roma Katolik sering kali “menghukum” para pastor dan pekerja gerejanya yang terlibat di dalam skandal pelecehan sex anak ini hanya dengan cara memindahkan pastor pedofilia tersebut ke negara lain. Dan mereka melakukan perbuatan mesum mereka di tempat yang baru.

    Keluarga dari para korban, banyak yang mengatakan bahwa “meminta maaf” dengan kata-kata saja tidak cukup, apalagi dengan menutup masalah tersebut dengan pernyataan “Gereja bangkrut tidak mampu membayar biaya ganti rugi”, karena kenyataannya Gereja Roma Katolik memiliki harta kekayaan yang dipercayai salah satu institusi terkaya di dunia – melalui rampasan perang, purgatori, kolekte, money loundry (bank, petrol, casino dsb.) dan lain-lain

    Pemecatan pastor-pastor di Ireland nampak sesuatu yang munafik, sebab Paus Benedict XVI yang sebelumnya adalah Kardinal sebagai kepala dan mengetahui skandal ini puluhan tahun sebelumnya, namun tidak mengambil tindakan tegas. Di dalam dunia sekuler dan terlebih rohani kesalah besar demikian  pastilah akan membuat pemimpin itu mengundurkan diri dari jabatannya.

    Jadi, siapakah yang harus diseret kemeja pengadilan, para pendeta dan kepala suster biaya Katolik atau Paus? Adilnya ialah semua para pelaku skandal pelecehan sex anak tersebut, terlebih lagi Kardinal yang sekarang menjadi Paus Benedict XVI. Doktrin Roma Katolik yang melarang para pastornya menikah namun – SENGAJA – harus mendengarkan “pengakuan dosa jemaat” yang penuh dengan cerita sex  (keluarga, skandal, perzinahan, pornografi dan sejenisnya) persis sama dengan memaksa mereka minum bir dan wine sebanyak-banyaknya  tapi dilarang mabuk!!

    Dari sisi Kristianiti, skandal sex abuse dan pedofilia di Gereja Roma Katolik yang melibatkan begitu banyak pekerja-nya dan terjadi bertahun-tahun tanpa ditindak-lanjut membuktikan bahwa Gereja Roma Katolik adalah Gereja Antikristus.

    Gereja ini terus mencoba merusak citra Bapa Sorgawi, Yahshua Ha Mashiah dan Roh Kudus di mata Dunia. Inilah cara Roma menyesatkan bukan saja orang-orang Katolik tetapi juga orang-orang yang belum mengenal Injil Kerajaan Sorga.

    Kata “Anti” pada Antikristus memiliki dua makna:

    • Melawan terang-terangan: merubah hukum dan waktu YAHWEH, menolak korban Yahshua di salib dengan cara memakai lambang “Salib terbalik”, “Salib Bengkok”, “Tubuhnya tetap tersalib (Alkitab menulis bahwa Yahshua telah menang atas Kematian, melalui Kebangkitan-Nya).
    • Melawan dengan cara pemalsuan: Berbaju Kristen, mengaku Kristen, bicara seperti Kristen, tetapi berbuat kebalikan dari apa yang Yahweh Yahshua Ha Mashiah perintahkan untuk dilakukan.

    Alkitab telah menubuatkan tentang lahirnya Gereja Roma Katolik, waktu penghukuman baginya sudah dekat! Inilah wahyu Yahshua Ha Mashiah (Yesus Kristus) kepada rasul Yohanes di pulau Patmos yang tertulis pada kitab Wahyu:

    Dan perempuan itu memakai kain ungu dan kain kirmizi yang dihiasi dengan emas,  permata dan mutiara, dan di tangannya ada suatu cawan emas penuh dengan segala kekejian dan kenajisan percabulannya. Dan pada dahinya tertulis suatu nama, MYSTERY, BABYLON THE GREAT, THE MOTHER OF HARLOTS AND ABOMINATIONS OF THE EARTH [KJV]. (suatu rahasia: “Babel besar, ibu dari wanita-wanita pelacur dan dari kekejian bumi.”) Dan aku melihat perempuan itu mabuk oleh darah orang-orang kudus dan darah saksi-saksi Yahshua. Dan ketika aku melihatnya, aku sangat heran. (Wah 17:4-6)

    Kemudian dari pada itu aku melihat seorang malaikat lain turun dari sorga. Ia mempunyai kekuasaan besar dan bumi menjadi terang oleh kemuliaannya. Dan ia berseru dengan suara yang kuat, katanya: “Sudah rubuh, sudah rubuh Babel, kota besar itu, dan ia telah menjadi tempat kediaman roh-roh jahat dan tempat bersembunyi semua roh najis dan tempat bersembunyi segala burung yang najis dan yang dibenci, karena semua bangsa telah minum dari anggur hawa nafsu cabulnya dan raja-raja di bumi telah berbuat cabul dengan dia, dan pedagang-pedagang di bumi telah menjadi kaya oleh kelimpahan hawa nafsunya.” Lalu aku mendengar suara lain dari sorga berkata: “Pergilah kamu, hai umat-Ku, pergilah dari padanya supaya kamu jangan mengambil bagian dalam dosa-dosanya, dan supaya kamu jangan turut ditimpa malapetaka-malapetakanya. Sebab dosa-dosanya telah bertimbun-timbun sampai ke langit, dan Elohim telah mengingat segala kejahatannya. Balaskanlah kepadanya, sama seperti dia juga membalaskan, dan berikanlah kepadanya dua kali lipat menurut pekerjaannya, campurkanlah baginya dua kali lipat di dalam cawan pencampurannya; berikanlah kepadanya siksaan dan perkabungan, sebanyak kemuliaan dan kemewahan, yang telah ia nikmati. Sebab ia berkata di dalam hatinya: Aku bertakhta seperti ratu, aku bukan janda, dan aku tidak akan pernah berkabung.  (Wah 18:1-7)

    Bukan saatnya lagi kita bermain-main dengan agama, kedatangan Yahshua Ha  Mashiah sudah begitu dekat, nubuatan-Nya pada Matius 24 sudah hampir tergenapi seluruhnya, hanya tinggal menunggu waktu masak, untuk siap dituai. Kasihanilah jiwa Anda sendiri, berdamailah dengan YAHWEH sebelum kematian memanggil Anda.

    Bacaan berkait:

    Referensi:

    Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog