Kardinal UK Keith O’Brien yang terlibat ’perlakuan tidak pantas’ pensiun


Kardinal UK Keith O'BrienPangajuan pensiun Kardinal O’Brien diterima secara resmi oleh Paus Benedictus XVI pada 18 Febuari 2013, dan berlaku secara resmi 25 Febuari, Senin kemarin.

”Saya berbahagia mengetahui bahwa dia (Paus) menerima pengunduranku. The Holy Father (‘Bapa Kudus’ panggilan orang Katolik kepada paus, menyamakan dirinya dengan Elohim Yang Mahakuasa) telah memutuskan pengunduran jabatanku akan berlaku secara resmi hari ini, 25 Febuari 2012.”

Kardinal O’Brien telah lama dikomplain secara resmi oleh empat pastor yang ada di bawah kuasanya sehubungan dengan ”perbuatan-perbuatan yang tidak pantas” pemimpin mereka terhadap diri mereka.

Kumpulan komplain tertulis mereka telah diserahkan kepada perwakilan paus untuk Britania Raya (UK), Antonio Mennini awal Febuari ini, hanya beberapa hari sebelum Paus Benedictus XVI berkeputusan mengundurkan diri pada tanggal 28 Febuari ini, laporan berkata.

Tuduhan resmi pertama, yang tidak diakui O’Brien, terjadi tahun 1980, ketika korban masih berumur 20 tahun sebagai murid seminari St. Andrew dan O’Brien sebagai rektor dan juga direktur kerohanian murid tersebut. Surat tuduhan  menyatakan O’Brien telah melakukan pendekatan-pendekatan yang tidak pantas setelah (pertemuan-pertemuan) doa malam.
Korban terlalu takut untuk melapor. Saat korban jadi pastor dan kemudian O’Brien dipromosikan menjadi Uskup dipertengahan tahun 80-an, korban segera meninggalkan jabatannya, berkata, ”Saya sadar bahwa ia akanlah selalu memiliki otoritas atas diriku.”

Tuduhan resmi kedua,  dari pastor ”A.” Segala sesuatu ok sampai suatu ketika O’Brien mengunjungi tempatnya. O’Brien berlaku hubungan yang tidak pantas juga kepada pastor ”A.”

Tuduhan ketiga, Pastor “B” baru memulai pelayanannya ketika ia diminta datang tinggal seminggu di kantor kediaman O’Brien untuk tujuan “pengenalan pemimpin,” dimana saat itu O’Brien adalah uskup agung dari St. Andrew dan Edinburgh. “Tindakan yang memalukan” dari uskup agung ini kepada bawahannya terjadi setelah sessi minum telat-malam, tuduhan menyatakan.

Tuduhan keempat. ”Pastor C” adalah pastor muda. O’Brien telah melakukan hal-hal yang tidak pantas juga kepada pastor C, yang adalah kondelinya, memakai pertemuan doa malam untuk hubungan yang tidak pantas. Pastor C berkata Kardinal O’Brien telah memprakasai sedikitnya sekali situasi hubungan badan. Keduanya tetap berhubungan.

Kardinal O'Brien bersama Paus Benedictus XVIBekas pastor, yang sekarang sudah menikah, berkata, ”Anda haruslah mengerti, hubungan antara uskup dan pastor. Pada penobatanmu (penobatan pastor Roma Katolik), kamu diambil sumpah untuk taat kepadanya. Dia lebih dari boss Anda, lebih dari CEO  (Chief  Executive Officer / Direktur Manager) perusahaan Anda. Dia memiliki kuasa yang besar atas Anda. Dia dapat memindahkan, meng-non-aktif-kan Anda, membawa kamu kedalam kematian … dia mengontrol setiap aspek kehidupanmu.” [Pembaca bisa bayangkan betapa besar keberanian Dr. Martin Luther (ex-uskup Katolik) yang bukan saja mengkomplain doktrin Roma Katolik, tetapi menentangnya secara terang-terangan 500 tahun lalu, disaat gereja tersebut memiliki kuasa yang sangat besar atas raja-raja Eropa].

Komentar: Kardinal ini tidak dipecat tetapi pensiun karena usia lanjut; mungkin jika ia dipecat ia akan membongkar apa yang atasannya juga pernah lakukan. Suatu lingkaran setan.  Menurut Nicholas, ex-Roman Katolik web master dari RemnantOfGod.org, perbuatan sodomi – yang disebut sebagai ”perlakuan yang tidak pantas” – di dalam lingkungan pemimpin ’gereja’ Roma Katolik sudah begitu dalam dan telah berlangsung ratusan tahun, tidaklah mengherankan kematian karena AIDS dari para pastor Katolik  11 kali lebih besar dari yang lainnya, tulisnya. Saya quote headlines dari situ Nicholas:

Did a Cross-Dressing Priest Sex Ring Bring Down Benedict XVI?
“Of all the rumors floating around about just why Pope Benedict XVI is hanging up his camauro, one has taken on a life of its own. According to several well-placed vaticanisti; or Vatican experts in Rome, Benedict is resigning after being handed a secret red-covered dossier that included details about a network of gay priests who work inside the Vatican, but who play in secular Rome. The priests, it seems, are allegedly being blackmailed by a network of male prostitutes who worked at a sauna in Rome’s Quarto Miglio district, a health spa in the city center, and a private residence once entrusted to a prominent archbishop. The evidence reportedly includes compromising photos and videos of the prelates, sometimes caught on film in drag, and, in some cases, caught “in the act.” – [Komentarnya mulai dari sini, huruf miring:] Many will say this is nothing more than the rumor-mill churning away. But when we see Catholic priests dying of AIDS 11 times greater than anyone else, Catholic priests molesting little boys, the Scripture declaring this church would be run by homosexuals, and a Didache document from 60AD that records the Vatican asking priests to stop raping children, you have a tendency to think, no, this is no rumor! Feb 25 13, 03:02:50.

Jika dilihat dari doktrin dan dokma gereja Roma Katolik dan buah-buah dari perbuatan para pemimpinnya, maka tepatlah apa yang dikatakan oleh bapa-bapa Gereja bahwa gereja Katolik ini adalah gereja AntiKristus; menamai dirinya sendiri “Holy Father”, “Vicarius Filii Dei / Vicar of Christ” tetapi menghina NAMA Elohim yang kudus melalui perbuatan sumbang dan ajarannya yang bertolak belakang dengan Alkitab.

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Komisi penyelidik skandal sex anak Roma Katolik di Belanda dipertanyakan


Peringatan: Artikel ini ditulis untuk memurnikan umat Kristen dari cacat dan noda, jika ada orang yang memakai artikel ini secara sengaja untuk menyesatkan orang Kristen (terutama) dan orang lain (secara umum), yakni menyebabkan mereka menjadi semakin jauh dari iman mereka akan YAHWEH dan Putra-Nya, Yashua Ha Mashiah, yakni iman Kristen yang bersumber dari Alkitab, maka penyesat tersebut bertanggung jawab atas dirinya sendiri.

Uni Eropa (European Union), dibangun oleh gereja Roma Katolik, Vatikan, namun di abad 21 ini, negara-negara yang tergabung di dalam Uni Eropa semakin berani membongkar kejahatan penguasa mereka. Jerman, Irlandia dan sekarang giliran Belanda menyingkap kemeja rok  dari ibu dari wanita-wanita pelacur yang mengendarai mereka (Wahyu 17)

Wim Deetman, ex-menteri kabinet Belanda yang diangkat menjadi ketua Komisi penyelidikan skandal sex gereja Roma Katolik di negara Belanda kredibilitas laporannya diragukan oleh media.

Pada tahun 2010 di Belanda dibentuk suatu badan independent  yang disebut ”komisi penyelidik pelanggaran sex Roma Katolik di Belanda.” Bertujuan meneliti kejahatan sex yang telah dilakukan oleh institusi-institusi Katolik di Belanda terhitung sejak  tahun 1945 (Perand Dunia II) sampai 1981.

Laporan Komisi. Komisi penyelidik dalam laporan tertulisnya (1200 halaman) yang berdasarkan 18 bulan penelitian menemukan banyak hal. Diantarnya:

  • Uskup Katolik Philippe Bär bertugas di Rotterdam antara 1983-1993  dan para orang penting lainnya bertanggung jawab atas sejumlah besar pemerkosaan yang terjadi di tahun 1980an.
  • Komisi melaporkan (Radio Netherlands Worldwide, 16 Agustus 2011) bahwa para biarawan Roma Katolik bertanggung jawab atas meninggalnya 34 anak laki-laki di awal tahun 1950 di perawatan mental Saint Joseph, Limburg. Tingkat kematian di tempat tersebut bertambah di 1952, 1953, dan 1954. Itu tidak jelas mengapa tingkat kematian turun setelah 1954. Semua kasus tersebut adalah laki-laki berumur 18 tahun  kebawah. Rumah mental ini di jalankan oleh gereja Katolik sampai tahun 1969, sebelum diambil alih oleh the Daelzicht foundation.
  • Wim Deetman, dalam laporannya (Guardian tertanggal 16/12/2011) mengatakan ribuan anak-anak menderita akibat permerkosaan (sexual abuse) di institusi-institusi Katolik Belanda. Jumlah korban berada antara 10.000 dan 20.000 anak.
  • Komisi telah mengenali sekitar 800 orang (imam, pendeta, karyawan) yang pernah bekerja di gereja Roma Katolik Belanda. Sekitar 105 dari pelaku masih hidup.
  • Laporan tersebut menyatakan para pemimpin Katolik telah gagal menghentikan penyebaran pemerkosaan ”untuk mencegah skandal-skandal.”
  • Yang sangat disesali oleh komisi ini ialah Roma Katolik melihat para pekerjanya tersebut hanya sebagai ”penghianat” gereja dan bukan sebagai ”pelanggar hukum.”

Kredibilitas Laporan Komisi dipertanyakan. Laporan Mr. Deetman di atas dinyatakan oleh koran Guardian sebagai “tidak menyentuh dasar dari skandal pemerkosaan atau membuka semua kengerian (horrors) yang telah terjadi di belakang pintu-pintu gereja Katolik di negara Belanda.”

Joep Dohman, jurnalis dari koran NRC Handelsblad, baru-baru ini melaporkan hasil penelitiannya untuk kasus serupa di atas. Jurnalis ini menulis tentang seorang murid pria yang dikebiri secara paksa di klinik psikiatri Katolik setelah ia melaporkan ke polisi  (tahun 1956) kasus pemerkosaan yang di lakukan oleh seorang biarawan Katolik Belanda terhadap dirinya. Dengan menuduh korban sebagai homosex, remaja pria ini dikebiri secara paksa. [Maling teriak maling]. Pengebirian paksa sejenis juga telah terjadi kepada sedikitnya 10 (sepuluh) teman kelas dari korban yang juga telah mencoba membongkar kasus pemerkosaan.

Ahli-ahli sejarah Belanda, bersaksi dipengadilan, bahwa gereja Roma Katolik secara aktif melakukan kebiri baik bagi pria-remaja maupun dewasa antara 1950-1960. Pengebirian terkadang dilakukan sebagai sebuah hukuman di dalam doktrin Roma Katolik [Fakta: pengebirian adalah praktek umum gereja Roma Katolik yang sudah berlangsung ratusan tahun khusunya bagi mereka yang ingin menjadi pendeta. Larangan menikah bagi pemimpin rohani tetap berlaku di gereja Katolik sampai sekarang di seluruh dunia, baca online buku 50 years in the church of Rome].

Politikus Senior telah terlibat. Tetapi Dohman telah menemukan sesuatu yang lebih penting lagi, Guardian menulis. Dia menemukan bahwa laporan Mr. Deetman gagal menyebutkan seorang figure politikus, yang telah mencoba menyelamatkan Gregorius (tertuduh utama) dan para pria Katolik yang tertuduh dari Harreveld.

Figure politikus tersebut adalah Mr. Victor Marijnen, ex-Perdana Menteri Belanda dan sekaligus anggota pimpinan Partai Masyarakat Katolik (KVP). Partai KV ini dikemudian bergabung dengan partai-partai Protestant membentuk partai Kristen Demokrat (the Christian Democrat  disingkat CDA). Mr. Deetman berasal dari partai ini. [Inilah alasannya mengapa Oikumene tidak dianjurkan bagi orang-orang Kristen Protestant dan Injili2 Kor 6:13-18 ]

Mr. Marijen juga pernah menjadi wakil-pemimpin dari badan perlindungan anak Katolik Belanda, dan – langsung kesasaran- direktur dari penginapan sekolah Katolik Harreveld. Ia, atas nama para pemerkosa tersebut, menulis surat kepada Ratu Belanda untuk memaafkan mereka.

Radio Nederland New menyimpulkan, ”Itu sekarang menjadi jelas bahwa kritik-kritik adalah benar ketika mereka komplain bahwa sebuah komisi peneliti yang dibuat oleh gereja [Katolik] tidaklah mampu atau tidak akan dapat, mencapai dasar dari skandal pemerkosaan. Hanya parlement mampu  memenuhi tugas ini. Dan mungkin saksi pertama yang dipanggil untuk bersaksi dibawa hukum haruslah ada Wim Deetman sendiri.”

Kasus skandal di atas adalah kasus-kasus pengaduan setelah 1980, kasus-kasus laporan yang lebih tua dikatakan telah dihancurkan.

 

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

 

USA: Masa depan negara dan keagamaan para calon president 2012


Mengapa keagamaan selalu menjadi pusat diskusi di Amerika Serikat ketika kampanye pencalonan

Freemason kuda Troyan Roma untuk NWO?

president berlangsung? Para calon president USApun tidak ragu-ragu berdebat dan menunjukkan indentitas keagaman mereka, ini tidak terjadi pada negara-negara Barat lainnya.
President Baraq Obama (Partai Demokrat) menang menjadi president USA oleh karena back-up media yang mengatakan bahwa Baraq Obama adalah orang Kristen. Perjalanan waktu dan kebijakan politiknya menunjukkan Mr. Obama seorang Islam; negara-negara Afrika utara telah menjadikan hukum Islam sebagai asas negara adalah salah satu hasil kebijakan politik luar negeri USA. Ia akan berhadapan dengan pemenang  tunggal dari calon Partai Republik.
Calon-calon president dari Partai Republik dan latar belakang agama mereka:

  • Mitt Romney; Mormon
  • Jon Huntsman; Mormon
  • Rick Santorum; Roma Katolik dan juga Freemason
  • Newt Gingrich; Roma Katolik
  • Ron Paul: Protestant
  • Rick Perry; Protestant

Mitt Romney, anggota  setia ‘gereja’ Mormon. Ia sangat pro-homosex movement. Para rabbi Yahudi Amerika mengingatkan bahwa tidak ada negara yang dapat bertahan ketika negara tersebut menjadi korupsi secara moral. Mereka menganjurkan untuk tidak memilih Mitt Romney.

Mormon didirikan oleh Joseph Smith, penganut polygamy, memiliki kitab suci sendiri. Mormon sama seperti aliran Saksi Yehovah percaya Yeshua hanyalah sebagai ciptaan Elohim, dan Bapa  sorgawi memiliki isteri (bunda Maria sebagai Ratu Sorga?). Mengenai apa itu doktrin Mormon (“Church of Jesus Christ of Latter-day Saints”) baca di Mormonism.
Komentar-komentar menarik tentang gereja Mormon dari orang-orang yang keluar dari Mormon baca di www.exmormon.org

Rick Santorum, berbicara seperti orang Injili, namun menurut data ia seorang murid Roma Ortodox Katolik, anggota Knight of Malta (Crusader). Santorum juga seorang promotor organisasi Freemason ”Opus Dei.” yang bekerja secara rahasia untuk Paus di dalam segala macam forum.

Newt Gingrich, untuk siap menjalankan misi global tuannya maka ia telah pindah dari Protestant (Baptis) ke Roma Katolik (Opus Dei). Februari 2010, 500 millionar Katolik menyambut dan memberi penghargaan kepada Newt, juga George W. Bush (juga menjadi Katolik, termasuk Tony Blair). Sumber lain menyatakan bahwa Newt G. adalah teman dekat dari Cartha D. DeLoach, orang Roma Katolik Knight of Malta, orang ketiga FBI di tahun 1963. Newt juga anggota Freemason.
Jika Newt Gingrich menjadi president USA, maka 1. secara radikal USA akan berubah menjadi sebuah ‘sorga’ fascist, kata Texe Marrs, dosen dan penulis dan pembicara kenamaan di bidang politik dan  Illuminati (organisasi politik yang berkaitan dengan setan/ magic). 2. Kekristenan akan dihancurkannya. 3. Pemerintahan negara USA akan berakhir/ hancur. Knight of Malta ialah bagian dari militer gereja Roma di bawah organisasi Jesuit (Serikat Yesus). Penyusupan orang-orang Roma Katolik di gereja-gereja Protestant sudah dibongkar oleh Dr. Alberto Rivera, ex-Jesuit priest.

USA adalah ‘Yohanes Pembaptis’ bagi ‘binatang yang keluar dari dalam laut.’ Tidak terlalu pening mengikuti berita-berita tentang USA, – namun perlu mengetahui hasil akhir dari kebijakan dan perbuatan pemimpin USA. Sungguh mengejutkan, jalur politik USA terjadi seperti apa yang ditulis oleh pastor Charles Chiniquy pada bukunya “Fifty Years In the Church of Rome,”  bahwa USA akan dikendalikan oleh gereja Roma Katolik. Pastor ini adalah ex-pastor gereja Roma Katolik yang menjadi Kristen lahir baru dan membongkar rencana-rencana Vatican untuk menghancurkan negara Protestan USA, ia menulis:

“Long before I was ordained a priest, I knew that my church was the most implacable enemy of this Republic. My professors of philosophy, history, and theology had been unanimous [terang-terangan] in telling me that the principles and laws of the Church of Rome were absolutely antagonistic to the laws and principles which are the foundation-stones of the Constitution of the United States.

If Catholics ever gain a sufficient numerical majority in this country, religious freedom is at an end. So our enemies say, so we believe.”[*] – dari Chapter 59. Penekanan ditambahkan dari saya.

Untuk diingat, Evangelical Lutheran Church in America telah ditundukkan oleh gereja Roma. Sementara Elohim berkata: “keluarlah umat-Ku dari padanya! (Wah 18:4).

Sejarah menunjukkan bahwa gereja Roma Katolik memiliki banyak anak ‘gereja’: Freemason dan Opus Dei hanyalah dua dari lebih dari sepuluh anaknya. Mormon adalah pecahan dari Freemason. Penemuan bukti terakhir, pengakuan dari mantan pendeta Katokik, bahwa faham Komunis dan Islam juga lahir dari tangan Roma Katolik. ‘Buahnya’ Nampak dari hadirnya gereja-gereja Katolik di negara-negara Komunis (Cuba, RRC, Mesir, Irak, Arab Saudi (kelompok persekutuan), dimana gereja-gereja Injili sangat terlarang. Inipun juga bias dilihat dari hubungan diplomatic antara Roma-Vatican dengan banyak negara Komunis dan Islam. Jika ada sebuah gedung gereja akur bersebelahan dengan gedung merjid, pastilah itu gedung gereja Roma Katolik.
Politik dalam negeri Amerika, keduanya partai Demokrasi dan partai Republik sudah berada di dalam kendali Roma-Vatikan. Siapapun yang menang sudah diatur sesuai agenda dan tujuan masing-masing dari pemenang. Obama dipakai untuk meradikalkan negara-negara Islam di Timur Tengah, jika phase ini selesai, maka seorang seperti Hitler akan diangkat untuk membuat holokos dan Inkuisisien di Amerika terhadapa bangsa Yahudi dan Kristen Injili. Ini kesimpulan yang saya dapat dari beberapa pernyataan Kristen Injili Amerika.    Ini adalah bagian dari penggenapan nubuatan Alkitab untuk Amerika di Wahyu 13:11-17. Alkitab adalah tulisan orang-orang kudus yang diilhami oleh Roh Kudus, terlepas Anda mau percaya atau tidak. Kejadian ekstrim dan bersejarah di depan Anda telah dinubuatkan oleh Alkitab. YAHWEH adalah Alfa dan Omega, Omnipotent, dan juga Omniscient. Percaya kepada YaHWEH dan Firman-Nya (Alkitab) akan membuat Anda berdiri teguh, Anda tidak akan terombang-ambingkan oleh berita dan kondisi yang ada  di sekitar Anda, sebab Anda tahu akhir dari semua permainan politikus – yang bekerja untuk tuannya, Iblis.

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog