Jepang: NGO Israel dan Iran kerja sama menolong korban gempa


Secara politik negara Iran merupakan musuh yang paling berbahaya  di Timur Tengah bagi Israel, tetapi tidaklah selalu demikian, orang-orang dari kedua negara tersebut masih mengingat hubungan yang hangat diantara dua bangsa tersebut, tulis Israel Today Magazine (5 April 2011).

Kedua team NGO ini bertemu di Kamaishi, Jepang Utara, yang dilanda tsunami setelah gempa bumi.

“Kami berjabatan tangan dan menjadi teman, pemimpin ZAKA bercerita, mereka  mendirikan tenda dan ingin membagikan makanan dan obat-obatan untuk penduduk setempat. Kami bergabung dan berdiri bersebelahan, memberikan makanan dan obat-obatan.”

Untuk mengurangi ketegangan, team Iran mencopot bendera kebangsaannya dari tenda mereka, dan team Israel mengikutinya.

Orang-orang Iran ini mengingatkan team ZAKA, yang semuanya adalah Yahudi Orthodox: “Kalian tahu bahwa kita adalah sepupu (cousins). Perang dan konflik adalah antara para pemimpin (politik), tetapi diantara masyarakat seharusnyalah ada damai. Kita tidak dapat melupakan bahwa kita adalah kerabat.”

Meshi-Zahav, pemimpin team, mengakui bahwa pada mulanya teamnya sedikit curiga, sebab orang-orang Iran ini banyak sekali memeluki mereka.

Negara Israel dan Iran memiliki hubungan yang sangat luar biasa baiknya sebelum munculnya Revolusi Islam Iran di tahun 1979.

Yayasan Kemanusian Israel yang bernama ZAKA, merupakan team bantuan luar negeri pertama yang memasang tenda mereka untuk menolong para korban gempa bumi di Jepang: mencari mayat dan orang yang terjebak diantara reruntuhan, pengobatan, pendistribusian obat dan makanan. Team ZAKA, adalah orang-orang yang sangat terampil dan berpengalaman di dalam menangani pertolongan pertama bagi para korban kecelakaan, di Israel mereka terlatih menolong para korban yang menderita serangan bom terrorist, tulis majalah (online) Israel Today.

Masyarakat Jepang sangat menghargai kehadiran ZAKA ini, bahwa ada bangsa lain yang begitu bersimpati atas penderitaan mereka, tulis Israel Today pada edisi sebelumnya. Meshi-Zahav sangat senang dengan apa yang teamnya kerjakan di Jepang, “Ini suatu  pengudusan nama Elohim yang sangat besar. … Kami melihat sisi baik Israel.” katanya.

ZAKA bermotto: ”Menyelamatkan yang hidup, Menghormati kehidupan, Untuk setiap sesama manusia,” adalah orang-orang Israel beragama. Mereka ingin menggenapi panggilan yang nenek moyang mereka telah terima di tanah Kanaan, jauh sebelum bangsa Israel terbentuk; Elohim berkata kepada Yakub (Israel) di kitab Kejadian: Berdirilah YAHWEH di sampingnya dan berfirman: “Akulah YAHWEH, Elohim Abraham (12:2), nenekmu, dan Elohim Ishak (25:11); tanah tempat engkau berbaring ini akan Kuberikan kepadamu dan kepada keturunanmu. Keturunanmu akan menjadi seperti debu tanah banyaknya, dan engkau akan mengembang ke sebelah timur, barat, utara dan selatan, dan olehmu serta keturunanmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat. (Kej 28:13-14)

Aksi kemanusian ZAKA untuk kelas internasional lainnya ialah Tsunami di Thailand, imbas dari Tsunami Aceh),  gempa bumi Haiti.

Komentar: Kitab-kitab Perjanjian Lama; nabi Daniel, Ester, nabi Nehemiah, nabi Ezra (pasal 1) mencatat kedalaman dan kuatnya hubungan antara bangsa Persia dan Israel.

Berawal dari raja Darius dan raja Koresh (2Taw 36:22-23) yang membebaskan bangsa Israel dari perbudakan raja Nebukadnezar (Babilon, Irak), Daniel adalah pejabat tinggi di Iran, raja Darius bahkan menulis surat ke seluruh negara kekuasaannya untuk semua bangsa menghormati YAHWEH, Elohim-nya Daniel (Dan 6:26-28). Nehemiah adalah Juruminum raja Koresh (pasal 2). ratu Ester (Esther) adalah isteri resmi yang sangat disayang oleh raja Ahasyweros (Est 2:16-18). Paman Ester, Mordekhai, adalah pahlawan dan sekaligus pejabat tinggi dari raja tersebut (Est 2:21-23; 8:15)

Tentang raja Koresh, nabi Yesaya melalui hikmat Roh Kudus, telah menubuatkan dan menyebut nama raja ini, Koresh, Cyrus, sekitar 150 tahun sebelum ia jadi raja, dan nubuatan tersebut mengatakan bahwa Koresh akan dipakai oleh Elohim untuk membebaskan dan mengembalikan bangsa Israel ke tanah mereka, Kanaan. dan membangun dasar Bait Suci (Yes 44:28 ). Pada Yesaya 45, nubuatan tentang ”akan datangnya seorang raja yang berkuasa bernama Koresh” tertulis dengan jelas APA TUJUAN YAHWEH dari panggilan raja ini: supaya orang tahu dari terbitnya matahari sampai terbenamnya, bahwa tidak ada yang lain di luar Aku. Akulah YAHWEH dan tidak ada yang lain, (Yes 45:6). Untuk lebih lengkap tentang keajaib ini silahkan baca: Tanah Kanaan / Israel / Palestina, dan kota Yerusalem milik siapa sebenarnya?

Jika kepentingan pribadi dan politik kotor disingkirkan maka akan keluar keindahan dan keharuman dari hidup bersama, terlepas bahasa dan kewarganegaraan kita. Inilah berkat yang dinanti-nantikan oleh setiap suku bangsa di dunia.

Nyanyian ziarah Daud. Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun! Seperti minyak yang baik di atas kepala meleleh ke janggut, yang meleleh ke janggut Harun dan ke leher jubahnya. Seperti embun gunung Hermon yang turun ke atas gunung-gunung Zion. Sebab ke sanalah YAHWEH memerintahkan berkat, kehidupan untuk selama-lamanya. (Maz 133:1-3)

Yeshua Ha Mashiah pada kotbahnya di bukit: Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Elohim (Mat 5:9)

Kiranya Elohim Abraham, Daniel memberkati team ZAKA dan team Iran beserta keluarga mereka masing! Amin.

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Iklan

Jepang: Gempa, Tsunami, efeknya pada ekonomi dunia


Up-dated 26/3. Hari ini tepat 2 minggu setelah gempa berkekuatan 8,9 sR menguncang Jepang. Korban jiwa telah mencapai 1000 (seribu) lebih dan orang yang hilang lebih dari 17000. Efek dari gempa ini telah menimbukan gelombong laut Tsunami yang menghancurkan beberapa reaktor nuklir Jepang di wilayah timur tersebut. Korea Selatan dan Singapure melarang import makanan dari wilayah yang terkenal radiasi nuklir tersebut. Beberapa ahli ekonomi internasional mengkuatirkan efek sampingan dari gempa di Jepang ini akan menyebabkan munculnya ‘gelombang Tsunami’ kehancuran ekonomi dunia. Mungkin kita bertanya, “apa hubungannya?” Untuk Anda ketahui bahwa bangsa Jepang banyak meginfes uangnya di banyak negara, seperti USA misalnya, pembangunan kembali negara Jepang dari musibah alam ini (yang dikatakan musibah alam termahal di dunia modern sekarang ini), lima tahun sedikitnya menurut World Bank, akan membuat bangsa Jepang menarik uang mereka, yang berakibat tutupnya pabrik-pabrik Jepang di luar negeri. #

Gempa bumi dengan kekuatan besar telah terjadi di lautan Jepang Timur Tenggara (11/3). BBC memberitakan secara online, bagaimana perahu besar dan rumah-rumah terbawa hanyut oleh air pasang yang masuk membanjiri daratan. Kemungkinan banyak orang terjebak di dalam rumah dan mobil mereka. Pemerintah setempat memperingati kemungkinan datangnya gelombang Tsunami setinggi 10 meter. Gempa bumi ini diikuti dengan gempa-gempa kecil lainnya, laporan mengatakan.

 

Berdoalah untuk mereka.

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Doa syafaat untuk bangsa Haiti


Haiti, Januari 2010. Gempa bumi terjadi pada 12 Januari 2010 pada jam 4.53 waktu setempat yang berkekuatan 7,0 skala Richter, melumpuhkan hampir seluruh wilayah ibukota Haiti, Port-au-Prince, menewaskan sedikitnya 50 ribu jiwa dan sedikitnya 300 ribu jiwa tampa rumah.

Updated 2/2/2010: meninggal sekitar 170 000 jiwa, 200 000 luka-luka dan 1000 000 jiwa tanpa rumah.

Negeri ini yang sebelum gempa telah kekurangan pusat-pusat kesehatan dan lemahnya infrastructur, merupakan negara termiskin di benua Amerika dan menempati ranking ke 146 dari 177 negara menurut Index Perkembangan Manusia yang dikeluarkan oleh Program Pengembangan PBB.

70% dari rakyat Haiti hidup di bawah 2,15 USD sehari dan separuh dari 8,5 juta jiwa adalah tanpa pekerjaan. Dengan ditambahnya gempa ini maka beban yang ditanggung terlalu berat bagi rakyatnya. ABC News video: Bodies line streets of the Capital, online untill 14 April 2010

Pusat gempa ini berlokasi hanya 16 kilometer dari ibukota yang sangat padat penduduknya merubuhkan istana presiden, hotel-hotel, kantor bangunan PBB (pemimpin PBB untuk Haiti salah satu korban) serta kantor-kantor pemerintah lainnya, dan termasuk gereja Cathedral.

Penduduk Haiti 80% adalah Roma Katolik, Protestant 16%. Secara kasar separuh dari penduduknya mempraktekan ilmu Vood00 (ilmu gelap yang berasal dari benua Afrika; berkomunikasi dengan orang mati); History Central/haiti population

Bilamana Aku menutup langit, sehingga tidak ada hujan, dan bilamana Aku menyuruh belalang memakan habis hasil bumi, dan bilamana Aku melepaskan penyakit sampar di antara umat-Ku, dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka. (2Taw 7:13-14)

Bangsa Haiti sangat memerlukan bantuan kesehatan, dan lima bahan kehidupan pokok, terlebih lagi kebutuhan berdamai dengan Pencipta mereka. Mari kita berdoa syafaat untuk mereka. Harap baca: Doa syafaat yang efektif dan peperangan rohani.

Updated 19/01/10. Kemarin 50 ribu (dari 70 ribu yang dikubur massal) mayat telah dibakar secara massal. Hari dikabarkan bahwa di tempat-tempat korban gemba bumi berkeliaran banyak perampok, mereka megambil keuntungan di dalam kesusahan hidup saudara mereka sendiri. Para orang jahat ini membuat bisnis dengan barang rampasan tersebut, termasuk barang makanan bantuan dari luar negeri. Tentara dari luar perlu ditambah untuk membuat kondisi terkendali. Kurangnya air dan rumah-rumah sakit ditambah dengan kondisi kehidupan setelah gempa, beberapa pekerja sosial kuatir bahwa korban kematian setelah gempa akan lebih besar dari pada meninggal langsung karena gempa itu sendiri.

Pola hidup manusia telah berubah banyak di dalam 20 tahun terakhir ini. Hati dan pikiran banyak manusia semakin dingin dan egois. Peristiwa perampokan antar sesama korban di Haiti mengulang apa yang terjadi di Louisiana, USA beberapa tahun lalu. Orang-orang mengambil keuntungan saat sesama bangsanya kehilangan keluarga dan harta benda seperti di atas juga terjadi di Aceh saat Tsunami menewaskan kurang lebih 120 ribu jiwa.Yahshua menjawab murid-murid-Nya “apa tanda akhir jaman dan kedatangan Engkau yang kedua kali?”,  Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin.” (Mat 24:12). Artinya: bertambahnya orang-orang yang durhaka terhadap perintah dan hukum-hukum-Nya membuat kasih mereka kepada sesamanya hilang. Sungguh kita telah tiba pada akhir jaman.

Sejarah singkat negara Haiti:

“Haiti  telah mengalami perbudakan, revolusi, hutang, penghancuran hutan, korupsi, perlakuan yan g salah dan kekerasan,” kata Alex von Tunzelmann, seorang sejarawan dan penulis yang sedang menulis sebuah buku tentang negara Haiti (bagian barat dari pulai ini) dan negara-negara tetangganya; Republik Dominika (bagian timur pulau Haiti) dan pulau tetangganya, Kuba.

Haiti, atau Ayiti suku Taino (penduduk asli pulau ini) memanggilnya,  C. Columbus ’menemukan’ pulau ini  (Deseber 1492) dan mengklaimnya untuk Spanyol memberinya nama: La Isla Espanola. Penguasa ini kemudian berpindah ke bagian timurnya melepaskan ’negara’ Heiti ketangan Inggris, Belanda dan Perancis. Dan 1665 sepenuhnya dikuasai oleh Perancis.

Haiti dahulunya ialah Mutiara dari Antilles, satu dari sekian pulau-pulau terkaya dalam penguasa Perancis. Emas dan perak telah ditambang di sini. Tahun 1780an, Haiti mengexport 60% dari semua kebutuhan kopi seluruh Europe dan gula 40%: lebih dari semua gabungan hasil dari tanah koloni Barat India milik Britania. Perancis mengirim 40 ribu budak pertahun ke pulau ini. Akhir abad 18, di Haiti terdapat satu pertiga dari semua pasar perbudakan di Atlantik.

Penderitaan panjang orang Haiti. Kehidupan budak sangatlah berat, dan menyedihkan, seorang budak dikemudian hari menulis: “Tidakkah mereka sudah menggantung pria-pria dengan kepala dibawah, … mengubur mereka hidup-hidup? … Tidakkah mereka sudah menaruh pria-pria dan wanita-wanita kedalam drum-drum yang dalamnya dibungkus dengan benda-benda tajam dan menggulingkannya dari sisi gunung ke dalam teluk-teluk?”

1791 lahirlah pemberontakan para budak atas tuan mereka yang brutal ini, mengakibatkan perang sipil yang berdarah. ribuan dari ‘pemberontak’ ini dihukum mati.
1803 Britania mengalahkan Perancis, dan tahun 1804 Haiti memproklamasikan kemerdekaannya.
Haiti harus membayar sekitar 150 juta Franc dalam bentuk emas, suatu harga yang sangat mahal. Negara ini membayar dengan meminjam uang dari bank-bank USA, Jerman dan Perancis. Pada tahun 1900, 80% dari seluruh pengeluaran negara Haiti hanyalah untuk membayar hutang.
1911 USA menjajah Haiti, selama hampir 20 tahun. Dan setelah itu diikuti problem-problem politik dalam negeri.

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Gempa bumi di Cina karena karma?


Saya tidak senang dengan cara (pemerintah) Cina memperlakukan orang Tibet … Dan kemudian gempa bumi dan semua masalah ini terjadi, dan kemudian saya berpikir, apakah ini karma? Bila kamu tidak berlaku baik maka perkara-perkara buruk terjadi padamu,” kata Artis Sharon Stone dalam pernyataanya kepada sebuah media Hong Kong. Karma artinya ”hukum tabur tuai.”

Sebagai mana diketahui hari Senin tanggal 12 Mai, propinsi Sichuan diguncang gempa bumi dengan kekuatan 7,9 yang mengakibatkan korban jiwa bisa diatas 80 ribu menurut pemimpin Cina Wen Jiabao, dan lima juta jiwa tampa rumah. Gempa ini merupakan gempa seri yang berkelanjutan di dalam rentang waktu 24 jam, lihat interaktive video.

Pernyataannya ini menyulut kemarahan di media-media berbahasa Cina menyebutnya sebagai ”tidak tepat” oleh sebuah pendiri dari sebuah bisnis cinema yang terbesar dan berjanji tidak akan mempertunjukan film-film Sharon.

Pemerintah Cina telah lama tercatat sebagai pemimpin yang sering melanggar Hak Asasi Manusia, pemenjaraan dan kerja paksa yang berat terhadap orang-orang Kristen sudah terjadi puluhan tahun, perampasan – yang diikuti pembunuhan massal – tanah orang Tibet, memenjarakan para pengikut aliran Falun Gong, banyak dari mereka yang mati dianiaya dan sebagian mati karena organ tubuhnya diambil hidup-hidup untuk dijual oleh pemerintah. Dan yang terahir adalah pembunuhan kembali orang-orang Tibet yang protes untuk memperingati tanah Tibet yang diambil oleh pemerintah Cina. Perlu diingat bahwa peristiwa gempa bumi terjadi ditengah-tengah aksi protes orang Tibet tersebut.

Apakah peristiwa gempa bumi ini suatu karma? silahkan Anda putuskan sendiri. Alkitab berkata, Jangan sesat! Elohim tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya” (Gal 6:7).

Tujuan Elohim membuat hukum tabur-tuai ini supaya manusia belajar menghormati sesamanya, Ia bukanlah type Bapa yang bersuka cita ketika menghukum ciptaan-Nya sendiri, Ia mengharapkan yang terbaik untuk setiap pribadi, kata-Nya, “Muka-Ku tidak akan muram terhadap kamu, sebab Aku ini murah hati, demikianlah firman YAHWEH, tidak akan murka untuk selama-lamanya. Hanya akuilah kesalahanmu, bahwa engkau telah mendurhaka terhadap YAHWEH, Elohimmu” (Yer 3:12-13a).

Semoga melalui peristiwa ini, kebebasan beragama dan berpendapat semakin dihargai di Negara Cina.

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog