Malaysia: Katolik meributkan pemakaian kata ALLAH


Pelarangan pemakaian kata ALLAH di antara non Muslim kembali merebak setelah tanggal 16 Febuari bulan lalu pemerintah Malaisia dibawah seksi Keamanan Dalam Negeri mengeluarkan keputusan bahwa kata-kata Allah , Kaabah, Baitullah dan Solat adalah dilarang dipakai pada dokumen dan cetakan yang berhubungan dengan Kekristenan kecuali dokumen dan cetakan tersebut tertulis ”Untuk Kekristenan” dengan huruf ukuran 16 yang ditebalkan pada halaman-halaman depannya. Hal ini tentunya berkaitan dengan naik bandingnya koran The Herald, koran utama Gereja Roma Katolik di Malaysia.

Keputusan pemerintah Malaisia ini membuat marah beberapa kelompok beraliran Islam. Mereka tetap berpegang teguh kepada keputusan yang lama bahwa kata Allah tidak bisa dipakai untuk agama-agama lain kecuali Islam karena itu bisa jadi membingungkan para Muslim.

Komentar Senjata Rohani web blog:

Kekuatiran para Muslim di Malaysia tentang pemakaian kata “Allah” pada tulisan-tulisan Kristiani dapat membingungkan para Muslim sungguh beralasan dan tepat sekali, itu juga membingungkan orang-orang yang Kristiani yang percaya Alkitab sebagai firman YAHWEH.

Inilah sebabnya mengapa sejak semula web blog ini tidak memakai kata “Allah.” Baca Penulisan nama-nama Deiti /Yang Disembah.

Dua bahkan tiga alasan prinsip mengapa kata “Allah” sangatlah baik untuk dipakai di dalam literatur Kristiani, terlebih pada Alkitab:

1. Kata Allah (bersumber dari bahasa Arab) berakar dari kata al-ilah. Kuran jelas mendifinisikan “Allah” sebagai NAMA dari junjungan penyembahan pengikut nabi Muhammad. Alkitab bahasa Indonesia dan Melayu memakai kata yang sama sebagai SEBUTAN atau JABATAN (Elohim / God / Ilah). Pemakaian kata Allah sebagai SEBUTAN atau JABATAN pada riteratus Kristiani bukan saja membingungkan orang Muslim tapi itu juga menghina ajaran nabi Islam Muhammad sebab telah menghilangkan “Al” pada NAMA junjungan nabi Muhammad dan pengikutnya.

2. Kata Allah tidak tertulis di dalam Alkitab bahasa ibunya: Ibrani, Aram dan Yunani. Beberapa ahli Alkitab dekade belakangan ini mencoba mengkaitkan kata “Allah” dengan “Elohim”, seperti pada kata pengantar Holy  Bible KJV Scotfield Study Bible  197x yang mengatakan kata “Alah” (satu l) sama dengan “God”Saya meragukan bahwa ini ditulis oleh Dr. C..I. Schofield. Jika Anda punya Alkitab beliau terbitan 1917 (19-tujuh belas) tolong lihat dan kabarkan kesaya. Terima kasih.

3. Terlepas dari motifasi apapun, jika kita jujur dan mau meneliti keberadaan dan karakteristik (sifat-sifat) dieti YAHWEH (di dalam Alkitab) dan deitu Allah (di dalam Kuran) sangatlah berbeda sama sekali. Ini beberapa contohnya

  • YAHWEH menyebut diri-Nya sebagai Bapa, dan firman-Nya sebagai Putra-Nya yang tunggal, dan memanggil umat-Nya sebagai anak-anak-Nya; Muhammad menyatakan Allah tidak beranak
  • YAHWEH memilih orang Ibrani untuk penyebaran rencana penyelamatan isi dunia; Allah memilih orang Arab untuk mengusai isi dunia
  • YAHWEH mengasihi orang Israel; Allah membenci dan mengutuki orang Israel

Suatu pertanyaan untuk setiap orang (agama apapun) : Mengapa pemimpin Roma Katolik bersikeras ingin memenangkan haknya memakai kata “Allah” di Malaysia, yang secara konstitusi adalah Negara Islam? Apakah ada hubungannya dengan agenda “One World Religion” dimana Anti-Kristus (Iblis bertubuh manusia) akan menjadi pemimpin atas dunia agama, politik dan ekonomi secara internasional sebelum Hari Penghakiman Terakhir?

Referensi:

Bacaan berkait:

Malaysia: Kata “Allah” memicu perusakan gereja

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Iklan

Elohim Apa Yang Anda Sembah?


Setiap bangsa dan suku mempunyai elohim (deti-deti, sesuatu yang diagungkan dan disembah). Terdapat ribuan ”Elohim” di dalam dunia ini. dan masing-masing memiliki nama tersendiri. Karenanya jika kita bertanya kepada sesorang, maka pertanyaan yang tepat ialah ”Elohim yang mana yang engkau percayai atau sembah?” dan bukan ”Kamu percaya Elohim?” Suatu penelitian keagamaan di Amerika di tahun 2007 mendapatkan bahwa 90% dari respondent menjawab bahwa “I believe in God (Elohim)!” Jadi diperlukan penjelasan lebih dalam “Siapakah Elohim yang dimaksudkan oleh 90% orang Amerika ini dan bagaimana sifat-sifat dari Elohim yang disembah oleh mereka?”

Elohim YAHWEH dalam misi-Nya “Penyelamatan umat manusia dari Hukuman Dosa,” IA mulai dengan memisahkan seorang pria bernama Abram keluar dari keluarga besarnya, yang kemudian Ia ganti namanya menjadi Abraham yang artinya “Bapa dari banyak bangsa” (Kejadian 17:5). IA memperkenalkan dirinya kepada anak keturunan Abraham sebagai Akulah YAHWEH (TUHAN), Elohim Abraham, nenekmu, dan Elohim Ishak; tanah tempat engkau berbaring ini akan Kuberikan kepadamu dan kepada keturunanmu.” saat IA berbicara kepada Yakub cucu Abraham (Kejadian 28:13). Nama Yakub diganti oleh Yahweh menjadi Israel, Negara Israel yang kita kenal sekarang ini adalah berasal dari 12 anak-anak Israel (Yakub, nama lama). Kata “Elohim Israel” mulai dikenal dikalangan keluarga Israel sendiri saat ia kembali ke tanah Kanaan, tanah dimana Negara Israel ada sekarang (Kejadian 33:18-20).

Dan nama “Elohim Israel” mulai diperkenalkan kepada bangsa lain oleh Nabi Musa saat misi pembebasan bangsa Israel dari perbudakan Mesir, dibawah kekuasaan Firaun. Dimana saat itu Israel belumlah dikenal sebagai bangsa tapi hanya sebagai sebuah suku, “suku Ibrani” (Keluaran 5:1-3).

Elohim Yahweh tidak ingin disamakan oleh elohi-elohi (atau elohim, bentuk jamak dari elohi) lainnya yang banyak disembah oleh bangsa-bangsa penyembah berhala dan penyembah benda-benda di langit; matahari, bulan, bintang.

Dalam Alkitab ada terdapat sedikitnya 200 kali ungkapan “Elohim Israel” (”the God of Israel”) dan 12 kali ungkapan “Elohim Abraham, (Elohim) Ishak dan (Elohim) Yakub/Israel.” 7 kali di Perjanjian Lama dan 5 kali di Perjanjian Baru.

Sesungguhnya siapakah Elohim Israel ini, yang telah memperkenalkan namanya dan dirinya kepada Abraham, Isak dan Yakub yang kemudian kepada Nabi Musa serta Nabi-nabi penerus dari Nabi Musa?

Tetapi kata Abram kepada raja negeri Sodom itu: “Aku bersumpah demi YAHWEH (TUHAN), Elohim Yang Mahatinggi, Pencipta langit dan bumi. Kejadian 14:22

Pernahkah suatu bangsa mendengar suara Elohim, yang berbicara dari tengah-tengah api, seperti yang kaudengar dan tetap hidup? Atau pernahkah suatu Elohim mencoba datang untuk mengambil baginya suatu bangsa dari tengah-tengah bangsa yang lain, dengan cobaan-cobaan, tanda-tanda serta mujizat-mujizat dan peperangan, dengan tangan yang kuat dan lengan yang teracung dan dengan kedahsyatan-kedahsyatan yang besar, seperti yang dilakukan YAHWEH (TUHAN), Elohimmu, bagimu di Mesir, di depan matamu? Engkau diberi melihatnya untuk mengetahui, bahwa YAHWEHlah Elohim, tidak ada yang lain kecuali Dia (to know that יהוה Himself is Elohim; there is no one beside Him; The Scripture ’98 Bible). Dari langit Ia membiarkan engkau mendengar suara-Nya untuk mengajari engkau, di bumi Ia membiarkan engkau melihat api-Nya yang besar, dan segala perkataan-Nya kaudengar dari tengah-tengah api. Ulangan 4:33-36.

Benar, Elohim YAHWEH adalah Elohim Yang Mahakuasa – IA adalah Omnipotence Elohim!! Omnipotence berasal dari dua kata Latin, omni, “maha” atau ”semua” dan potence, “kuasa” diartikan ”mahakuasa.”

Matius 19:26 ”Bagi Elohim segala sesuatu mungkin.” Untuk Elohim membawa orang masuk Kerajaan Surga-Nya.

Kejadian 18:14 Adakah sesuatu apapun yang mustahil untuk YAHWEH (TUHAN)? Pertanyaan rhetoric YAHWEH kepada Abraham bahwa istrinya yang sudah berumur 91 akan melahirkan Ishak.

Yeremia 32:27 “Sesungguhnya, Akulah YAHWEH (TUHAN), Elohim segala makhluk; adakah sesuatu apapun yang mustahil untuk-Ku? Untuk membawa pulang umat-Nya kenegeri asal mereka dari tangan raja Babilonia.

Markus 9:23 Jawab Yahshua: “Katamu: jika Engkau dapat? Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!” untuk Yahshua membebaskan anak laki yang ayan sejak kecilnya.

Markus 14:36 Kata-Nya: “Ya Abba, ya Bapa, tidak ada yang mustahil bagi-Mu,” melepaskan Yahshua dari tangan Penguasa Romawi.

Lukas 1:37 Sebab bagi Elohimtidak ada yang mustahil.” Elisabet yang mandul tua untuk mendapatkan seorang anak.

Yohanes 11:25-26 Jawab Yahshua: “Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya. Percayakah engkau akan hal ini?” janjinya kepada setiap kita yang percaya kepada-Nya.

Beginilah firman Elohim, YAHWEH (TUHAN), yang menciptakan langit dan membentangkannya, yang menghamparkan bumi dengan segala yang tumbuh di atasnya, yang memberikan nafas kepada umat manusia yang mendudukinya dan nyawa kepada mereka yang hidup di atasnya,

Aku ini YAHWEH (TUHAN), itulah nama-Ku; Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain atau kemasyhuran-Ku kepada patung. Yesaya 42:5,8

Sembahlah Elohim yang benar, Elohim yang berkuasa menghidupkan kembali orang yang telah mati, bahkan mampu memberikan Kehidupan Kekal!!

Sembahlah YAHWEH!

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog.