Doktrin Roma Katolik: Benarkah Bunda Maria Ratu Sorga?


Doktrin gereja Roma Katolik mengajar bahwa Maria tidak mengalami kematian, tetapi diangkat ke Sorga, sebab itu orang Katolik memuja dan percaya bahwa Bunda Maria adalah Ratu Sorga.

Kata Ratu Sorga tertulis empat kali di Alkitab. Melalui mesin pencari Google.com masukkan kata ”queen of heaven” dan ”virgen del carmen” (bahasa Spanyol dari the Virgin of Carmen) Anda akan menemukan ribuan gambar tentang Bunda Maria ditampilkan sebagai ratu sorga, bermahkota dan berjubah.

Benarkah Maria (ibu Yeshua / Yesus) Ratu Sorga? Siapakah sebenarnya Ratu Sorga yang tertulis di Alkitab tersebut? Artikel ini akan membawa Anda kepada suatu pembuktian yang teguh dan dapat dipercaya, lebih dari itu tulisan ini akan membawa kepada Terang yang sesungguhnya, Yeshua Ha Mashiah (Yesus Kristus). Baca: Injil Yohanes 1:1-18.

Inilah suatu janji Elohim untuk setiap orang yang mencari Dia; mencari pribadi-Nya, jalan-jalan-Nya dan perintah-Nya. Elohim sendiri akan menuntun dan memberi damai sejahtera yang tidak akan kering kepada setiap orang yang memegang perintah-perintah-Nya:

Mendekatlah kepada-Ku, dengarlah ini: Dari dahulu tidak pernah Aku berkata dengan sembunyi dan pada waktu hal itu terjadi Aku ada di situ.” Dan sekarang, Adonai YAHWEH Elohimmu mengutus aku dengan Roh-Nya. Beginilah firman YAHWEH, Penebusmu, Yang Mahakudus, Elohim Israel: “Akulah YAHWEH, Elohimmu, yang mengajar engkau tentang apa yang memberi faedah, yang menuntun engkau di jalan yang harus kautempuh. Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti, (Isa 48:16-18); dan

Bapa manakah di antara kamu, jika anaknya minta ikan dari padanya, akan memberikan ular kepada anaknya itu ganti ikan? Atau, jika ia minta telur, akan memberikan kepadanya kalajengking? Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya.” (Luk 11:11-13)

Perjalanan Bunda Maria dari disembah sampai dijadikan sebagai Ratu Sorga oleh para Paus Roma Katolik.
Perlu diingat sebelumnya bahwa tidak sedikit penganut Katolik yang menolak tuduhan bahwa ”orang Katolik menyembah Maria.” Memakai pernyataan Yeshua ”Sebab setiap pohon dikenal pada buahnya.” (Luk 6:44a), maka saya mengutip catatan doktrin Katolik, dan menunjukan ”buahnya.”Jadi bila ada orang Katolik yang menolak bukti doktrin Katolik menganjurkan menyembah Maria, sesungguhnya orang tersebut hanyalah merubah difinis (arti) dari kata ”menyembah” tersebut, dan atau ia telah tertipu Iblis sangat dalam.

Di Spanyol, salah satu negara Katolik tertua di Eropa, Perawan Maria (Virgin Mary) dikenal dan disembah sebagai Virgen del Carmen (the Virgin of Carmen atau Perawan Carmen). Patung wanita perawan ini akan diarak di jalan-jalan pada perayaan Easter (bulan April, jatuh pada tanggal 24 di tahun 2011). Tanggal  16 Juli merupakan pesta besar untuk pengangungan Perawan Carmen, patung ini tidak hanya diarak di jalan-jalan tetapi juga melalui perahu yang diikuti iring-iringan perahu nelayan lainnya, disertai dengan iringan band (musik), petasan dan roket-roket kembang api.[i]

Aliran Collyridianism: ”Dan Nama Mary-Ma-Mari adalah sebuah nama yang universal dari Dea (kata Latin untuk dewi/ dewa perempuan?). The Collyridians, yang menyembah Maria sebagai Deiti Utama (Supreme Deity), menulis: “Ketika kami menagungkan dan menyembah atau mempersembahkan hidup kami kepada Maria, kami tidak hanya sekedar bicara tentang seorang wanita Yahudi yang telah hidup di abad pertama, tetapi tentang Wanita dari Segala Sesuatu yang nampak melalui ikon-ikon [bentuk patung maupun lukisan] dan dongeng-dongeng dari Perawan Maria.”[ii] Collyridianism hadir 350-450 setelah Masehi di dataran Arab, doktrinnya ditolak oleh Epiphanius (315-403), ia adalah Uskup gereja Roma dari Salamis.[iii] Apakah aliran ini yang menyebabkan nabi Muhammad dalam Kuran berkesimpulan bahwa satu dari trituggal Elohim adalah Maria; the Mother of God (Surah 4:171; 5:116)? Bisa jadi.[iv]

”Titel ’Ratu’ pertama kali digunakan dalam hubungannya dengan Maria oleh Paus Martin di abad ketujuh (1389-1404) memanggil Maria ’Ratu Sempurna, Perawan kerajaan,’ ’Ratu langit’ (heavens). Sixtus IV abad berikutnya mengenalinya [Maria] sebagai Ratu Sorga.”[v]

Paus Gregory XVI (16), [1831-46] telah berkata kepada kita, dengan sunguh, bahwa ’Maria adalah satu-satunya pengharapan dari orang-orang berdosa.’”,  [Baca Mat 11:28-29], kata Pastor Charle Chiniquy pada kotbahnya di tahun 1850 di Montreal, Kanada, sebelum ia meninggalkan doktrin Roma Katolik. vi]

8 Desember 1854, Paus Pius IX (9) membuat upacaya pembuatan “dokma Maria terlahir tanpa dosa” di Roma. Dihadapan lebih dari 50 ribu orang Katolik, seorang kardinal datang kepada Paus dan tersungkur di depan kakinya lalu memohon: ”Holy Father, ceritakan kepada kami jika kita dapat percaya dan mengajar bahwa the Mother of God (Ibu Elohim), the Holy Virgin Mary (Perawan Sucy Maria), adalah tanpa dosa di dalam lahirnya.” Paus menjawab: ”Saya tidak tahu; mari kita minta hikmat dari Roh Kudus.” Kardinal lalu mengundurkan diri. Dan sebuah kidung dinyanyikan. Pertanyaan dan jawaban terulang kedua kalinya dengan sama. Ketika ketiga kalinya pertanyaan dilontarkan. Paus menjawab: Ya! Kita harus percaya bahwa Perawan Maria Yangdiberkati tanpa dosa saat dilahirkan … Tidak ada keselamatan kepada mereka yang tidak percaya dogma ini!” Maka semua lonceng gereja Roma dibunyikan dan merian-merian ditembakan ke udara.[vii] Pastor Chiniquy, kemungkinan ia hadir pada acara ini, mengkomentari peristiwa ini sebagai “act of the most ridiculous and sacrilegious comedy the world had ever seen, … that there is a daughter of Eve who has not inherited the sinful nature of Adam.”

Pada tahun 1954 Paus Pius XII (12) menetapkan bahwa Maria adalah Ratu Sorga dan Ibu dari Elohim (Mother of God)[viii]Lebih lengkap tentang doktrin Roma Katolik bahwa Maria, ibu Yeshua, sebagai Ratu Sorga silahkan Anda baca sendiri di situs-situs Katolik seperti newadvent.org. Kita sekarang melangkah ke sejarah agama-agama kuno.

Ratu Sorga di dalam agama-agama kuno.
Alkitab, merupakan kitab kerohanian tertua yang terlengkap dan terakurat yang masih kita bisa temukan sampai saat ini. Alkitab Perjanjian Lama mencatat hadir dan runtuhnya kerajaan-kerajaan kuno yang besar di Dunia. Diawali oleh raja Nimrod (keturunan dari Ham) wilayah kekuasaannya adalah Irak Selatan (Babel, Erekh, dan Akad) dan melebar ke utara (Niniwe, Resen dan Kalah).[ix] Di Afrika Utara bangkit Kerajaan Mesir, dan 400 tahun setelah Abraham (keturunan dari Sam) mendapatkan Ishak, negara Israel lahir. Sekitar 450 tahun setelah bangsa Israel keluar dari Mesir, Daud menjadi raja Israel dan digantikan oleh putranya, Salomo. Babilonia mengalahkan Mesir dan Israel. Babilonia dihancurkan oleh Medi-Parsi (Iran). Medi-Parsi dihancurkan Yunani (Alexander Agung, kambing jantan; Dan 8:5)  dan kemudian Yunani dihancurkan oleh Romawi. Tradisi berkata Roma didirikan oleh Romulus dan Remus sekitar abad 700 BC, dan mencapai puncak kejayaannya di bawah Kaisar Constantine (abad 3 AD). Nenek moyang orang Eropa adalah Yafet, mereka menempati pulau-pulau dan pesisir. Disebut sebagai the Gentiles; Kej 10:5 [KJV dan Aramaic Bible]. Yafet adalah putra ketiga dari Nuh.[x]

a. Nimrod, Semiramis dan Tammus. Nama Nimrod berasal dari kata ”rebel” (berontak). Kej 10:9: “Nimrod adalah pemburu yang perkasa melawan YAHWEH (the Septuagint)[xi] “Dia pemberontak yang perkasa dihadapan YAHWEH” (Targum of Jonathan) dan Targum of Jerusalem [menulisnya sebagai], “dia perkasa di dalam memburu dosa dihadapan YAHWEH.[xii]

Nimrod adalah pendiri menara Babel untuk tujuan penyatuan pemerintahan dan agama. Rencana ini dihancurkan oleh YAHWEH. (Kej 11:1-9). Babel artinya confusion (kekacauan). Gill, komentator Alkitab menulis, ”Nama Nimrod lainnya ialah Nebrod (versi Yunani), Nebrodes (Josephus menyebutnya), dan sungguh Nimrod adalah sama dengan Bacchus of the Heathens (dari para penyembah berhala), karena Bacchus adalah tidak lain dari Barchus, [artinya] Putra Cush (Kush dalam bahasa Indonesia).[xiii]

Nimrod beristerikan Semiramis, yang adalah ibu kandung Nimrod sendiri, setelah Nimrod meninggal dunia Semiramis memiliki pria gelap dan melahirkan putra yang bernama Tammus / Tammuz. Meninggalnya Kush (ayah Nimrod) dan Nimrod, menjadikan Semiramis ratu yang sangat berkuasa.

b. Penyembahan ”Ibu dan Putra” bersumber dari penyembahan ”Semiramis dan Tammus,” panggilan modernnya: Madonna dan anak putranya.
Bukti-bukti benda purbakala menunjukkan bahwa patung seorang ibu menggendong putranya telah ada ratusan tahun sebelum Masehi (BC). Semiramis dengan bayi putranya Tammus memiliki nama yang berbeda-beda di setiap negara.
Ishtar dan Tammus (Babilon)
Isis dan Horus (Mesir)
Ishtar , Astarte atau Ashtoreth (di tanah Kanaan; Israel sekarang). Jezebel adalah imam-perempuan besarnya.
Aphrodite dan Adonis (Yunani)
Fortuna dan Jupiter (Roma)
Devaki dan Krishna (India)
Cybele dan Deoius (Sardis, di Asia Kecil atau Turky modern). Cybele adalah dewi dengan 12 bintang dikepalanya. Turkey kuno adalah kerajaan Hittite, di rebut oleh Iran, pindah ke Yunani, kemudian ke Romawi dan ke Ottoman Turkey.

Tokoh penyembahan yang utama bukanlah sosok putranya tetapi ibunya, sebagai lambang kasih, kesuburan kelahiran anak, susu untuk putra tersebut. Bayi puteranya dilambangkan sebagai sosok pribadi yang sangat bergantung kepada ibunya. Apapun nama panggilan dari dewi Semiramis ini, intinya ialah dewi ini disembah sebagai dewi kesuburan dan juga lahirnya musim panas (April) oleh orang Eropa kuno.

Untuk lebih lengkapnya tentang nama-nama panggilan ini silahkan baca ”Paskah (Passover) samakah dengan Easter?” Penyembahan kepada dewi kesuburan sudah dilakukan sejak lama, sebuah patung di kota Mari yang terletak di tepi sungai Efrat, dekat Haran (dimana Abraham berhenti sebelum menuju Kanaan) telah ditemukan dikatakan dibuat sekitar 2500 BC – dan tentunya berlanjut sampai saat ini. Sekarang kita pelajari apa yang Alkitab katakan tentang penyembahan kepada Ratu Sorga ini.

Alkitab menulis tentang Ratu Sorga.
Nabi Yeremia menyebutnya lima kali; Yer 7:18 dan pada Yer 44:17-19, 25.
 ”Persembahan bagi ratu sorga (Yer 7:18); ”Deiti dari orang Persia dan Assyria, …Bulan telah menjadi lambang dari produktifitas perempuan secara umum, dan telah disembah sebagaimana di Babylon…,” Albert Barnes, Notes on the Bible

“membakar korban kepada ratu sorga” (Yer 44:17); ”ratu sorga, menurut Abarbinel, adalah bulan, yang adalah ratu sorga, sebagaimana matahari adalah raja; demikianlah itu dipanggil oleh para the Heathens dari Coelestis dan Urania,” John Gill.

Perbuatan orang Israel kuno ini telah membuat YAHWEH marah besar: Sebab itu beginilah firman Adoanai YAHWEH: Sesungguhnya, murka-Ku dan kehangatan amarah-Ku akan tercurah ke tempat ini, ke atas manusia, ke atas hewan, ke atas pohon-pohonan di padang dan ke atas hasil tanah; amarah itu akan menyala-nyala dengan tidak padam-padam.” (Yer 7:20). Nabi Yeremia menegur mereka dengan keras: YAHWEH tidak tahan lagi melihat perbuatan-perbuatanmu yang jahat dan kejijikan yang kamu lakukan; oleh karena itu negerimupun telah menjadi reruntuhan, kengerian dan kutuk tanpa penduduk, seperti yang ternyata sekarang ini. (Yer 44:22)

Doktrin Roma Katolik VS ajaran Alkitab.
Pertanyaan Pastor Cyneque kepada Uskup Prince, seorang professor Rhetoric, pada bab 40 mungkin bisa membantu para Katolik mengerti perbedaan antara kedua doktrin di atas:

  • ”Siapa yang telah datang ke dunia untuk menyelamatkan Anda dan saya? Apakah itu Yeshua atau Maria?” ”Yeshua,” uskup menjawab.
  • ”Ketika Yeshua dan Maria di bumi, siapakah yang mengasihi orang-orang berdosa dengan kasih yang lebih effektiv dan menyelamatkan?” Yeshua,” uskup menjawab.
  • ”Dan kepada siapa Yeshua mengundang orang-orang berdosa datang untuk keselamatan mereka; apakah Yeshua sendiri atau Maria?” ”Yeshua, uskup menjawab dan menambahkan, ”Datanglah kepada-KU.” Yeshua tidak pernah mengatakan datang atau pergilah kepada Maria.”
  • ”Punyakah kita contoh-contoh di ayat-ayat Alkitab, orang-orang berdosa yang takut ditegur olehy Yeshua, telah pergi ke Maria dan mendapatkan jalan masuk ke Yeshua melalui Maria, dan diselamatkan melalui doa-doa syafaatnya Maria?” ”Saya tidak ingat ada masalah seperti demikian,” uskup menjawab.
  • Kepada siapa pencuri yang berdosa pada kayu salib mengalamatkan dirinya sendiri untuk diselamatkan: apakah itu kepada Yeshua atau kepada Maria?” ”Itu kepada Yeshua, ” jawab uskup ini.
  • Sudahkah pencuri tersebut berlaku baik mengalamatkan dirinya sendiri kepada Yeshua di Salib, lebih dari kepada Maria yang duduk pada kaki-Nya?” ”Pastilah dia melakukan yang lebih baik,” uskup menjawab.
  • ”Sekarang, tuanku, ijinkan saya bertanya satu pertanyaan lagi. Tolong ceritakan kepada saya jika Anda berpikir bahwa Yeshua di Sorga, sebab Dia duduk pada sisi kanan Bapa-Nya, sudah kehilangan kasih dan belas kasihan-Nya yang besar untuk orang-orang berdosa? Dan jika benar demikian dapatkah Anda menunjukkan kepada saya bahwa Yeshua telah kehilangan kekuasaanya oleh Maria?” ”Saya tidak berpikir demikian,” uskup menjawab.

”Sekarang, jika Yeshua masih tetap masih teman baik saya, terkuat saya, paling berbelas kasihan dan teman yang mengasihi, mengapa saya tidak pergi lagsung kepada Dia? Mengapa kita harus pergi seseorang yang berderajat rendah, di dalam kuasa, kasih, dan belas kasihan, untuk keselamatan kita?”
Uskup ini mabuk dengan pertanyaan-pertanyaan saya, tulis pastor Chiniquy.

Pastor ini kemudian menyelidiki karya tulis para bapa-bapa gereja Roma, kemudian menyimpulkan: Apa yang menjadi kehancuranku dan membuat saya malu (sebagai pastor Katolik) adalah menemukan bahwa mereka (para Paus) yang hidup sebelum abad ke-enam tidak pernah mengajari untuk menyembah Maria. Ajaran-ajaran tentang kuasa Maria di Sorga dan kasihnya kepada para pendosa dari buku-buku yang saya telah baca adalah kebohongan yang kurang ajar; tambahan-tambahan masukan yang kotor pada pekerjaan mereka, seratus tahun setelah kematian mereka.[xiv] Dengan kata lain, 100 tahun setelah kematian para Paus (yang hidup sebelum abad ke-enam) ajaran mereka ditulis ulang oleh peneru mereka dengan penambahan doktrin ”penyembahan Maria.” Penambahan kalimat seperti ini juga terjadi pada Alkitab terjemahan Septuagin berbahasa Latin. XXX

Posisi Maria di Alkitab.
Untuk tidak membuat artikel ini terlalu panjang saya akan tuliskan dengan singkat posisi ibu Yeshua sesuai konteknya.
1. Maria hamba Elohim. Kata Maria: “Sesungguhnya aku ini adalah hamba YAHWEH; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.” Lalu malaikat itu meninggalkan dia. (Luk 1:38);  Maria adalah keturunan suku Yehuda (akar datangnya kata ”Yahudi”), seorang hamba Elohim yang rendah hati, Tercatat 3 (tiga) kali sebagai wanita perawan,[xv] namun status ”perawan” ini bukanlah titel Maria, hanya menceritakan bahwa Yeshua akan lahir tampa hasil dari persetubuhan sebagaimana umumnya lahirnya manusia, tetapi melalui Roh Kudus. Maria tidak perawan lagi sebab melalui Yusuf, suaminya, ia melahirkan beberapa putra dan putri (Mark 6:3; Mat 12:46-47; Luk 8:19).

2. Maria tidak perawan dan tidak bergelar “Perawan.” Setelah Yeshua lahir. Hubungan Yusuf dan Maria menghasilkan beberapa anak. Baca Kotak tulang (ossuary) Yakobus, saudara Yahshua (Yeshua) ditemukan! Alkitab tidak penah menggelari Maria dengan “Perawan Maria.” Tidak pernah! Injil menyelaskan jauh lebih lengkap tentang Maria, ibu Yeshua, dibanding Kuran, namun kata “perawan” lebih banyak terdapat di Kuran. Apakah Islam juga anak perempuan dari gereja Roma Katolik (Wah 17)?

3. Maria tidak punya otoritas rohani atas Yeshua. Maria, ibu Yeshua, ditegur oleh Putranya beberapa kali karena mencoba mencampuri pekerjaan Bapa Sorgawi yang telah dipercayakan kepada Putra-Nya:

  • “Mengapa kamu mencari Aku? Tidakkah kamu tahu, bahwa Aku harus berada di dalam rumah Bapa-Ku?” (Luk 2:49)
  • “What is it to me and to you, woman? [Aramaic Pershitta], Woman, what have I to do with thee? [KJV] (Yoh 2:4). Maria tidak dipanggil ibu, tetapi “wanita” dan Yeshua menolak keras diatur oleh ibunya dalam masalah kerohanian.
  • “Siapa ibu-Ku? Dan siapa saudara-saudara-Ku?” Lalu kata-Nya, sambil menunjuk ke arah murid-murid-Nya: “Ini ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku! (Mat 12:48-49; sama pada Luk 8:19-21)

4. Maria orang berdosa. Maria juga orang berdosa, sama seperti semua keturunan Adam dan Hawa.
Maria membawa dua burung tekukur untuk pentahiran dirinya sendiri sesuai perintah Musa (Luk 2:24; Ima 12:8).
Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Elohim, (Rom 3:23). Pernyataan yang sama juga tertulis pada Maz 14:1-3; 53:2-4; 143:2. Para pemimpin Katolik umumnya mengakui bahwa doktrin Maria tanpa dosa sungguh tidak berdasarkan Alkitab. Lihat video di bawah: ”3 Roman Catholicism – Pagan Mary Queen of Heaven Worship.”
5. Maria bukan pendoa syafaat bagi yang hidup.  Maria bukanlah mediator (pengantara) antara manusia yang hidup dengan Elohim yang di sorga. Satu-satunya mediator tersebut adalahYeshua Ha Mashiah (1Tim 2:5-60).
6. Maria tidak bisa menyelamatkan siapapun. Maria bukanlah juga juruselamat bagi orang berdosa, sebab ia sendiri perlu diselamatkan. Keselamatan hanyalah di dalam satu nama: Nama Yeshua Ha Mashiah (Yoh 14:6; Kis 4:12).
7. Maria telah mati, umat YAHWEH dilarang berhubungan dengan orang mati.  Maria telah mati dan rohnya telah beristirahat dengan tenang. Berbicara kepada orang yang telah mati, sekalipun ia mati sebagai orang suci, adalah kekejian bagi Elohim Ul 18:11-14.
8. Maria bukan Elohim. Dilarang disembah. Gereja Roma Katolik telah menghapus larangan kedua pada 10 Perintah Elohim (lihat gambar di atas) Penyembahan (beribadah, mengagungkan dengan mencium, berlutut dan mengarak merupakan bagian dari tindakan penyembahan) kepada apapun juga diluar dari Pencipta alam semesta dan isinya (Maz 24:1-2) adalah pelanggaran dari perintah pertama dan kedua dari Sepuluh Perintah Elohom (Kel 20:2-6). Bentuk penyembahan nampak pada ayat-ayat ini: Musa menyembah YAHWEH: Segeralah Musa berlutut ke tanah, lalu sujud menyembah (Kel 34:8)
Seruan raja Daud kepada orang percaya untuk menyembah YAHWEH: Biarlah kita menghadap wajah-Nya dengan nyanyian syukur, bersorak-sorak bagi-Nya dengan nyanyian mazmur.  Masuklah, marilah kita sujud menyembah, berlutut di hadapan TUHAN yang menjadikan kita. (Psa 95:2,6).

Jadi jika Anda (orang Katolik) menyanyikan pujian dan berdoa dihadapan patung Maria, Anda sesungguhnya telah menyembah patung tersebut. Jika Anda berlutut dan sujud di depan Maria, Anda juga termasuk menyembah Maria. Anda bisa berargument bahwa “Ya saya melakukan semua itu, tapi sungguh saya tidak menyembah Maria!” Inilah yang saya sebut masalah ARTI / DEFINISI dari sebuat kata. Tentu Yeshua akan memakai definisinya sendiri ketika Ia menghakimi kita ketika Ia kembali untuk kedua kalinya. Yang terpenting adalah “kita dapat mengatakan apapun kepada orang lain, tetapi Bapa Sorgawi mengetahui setiap motif dan pikiran kita. Dan standard dari penghakiman-Nya adalah firman-Nya yang tertulis, Alkitab:

Sebab firman Elohim hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita. Dan tidak ada suatu makhlukpun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab. (Ibrani 4:12-13).

Doc Marquis, ex-dukun Luciferian membuktikan bahwa Perawan Maria yang disamakan dengan ratu sorga di dalam doktrin Katolik adalah Semiramis, Ratu Sorganya penyembahan berhala Babilonia.[xvi]

Karena itu tunduklah kepada Elohim, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu! Mendekatlah kepada Elohim, dan Ia akan mendekat kepadamu. Tahirkanlah tanganmu, hai kamu orang-orang berdosa! dan sucikanlah hatimu, hai kamu yang mendua hati! Sadarilah kemalanganmu, berdukacita dan merataplah; hendaklah tertawamu kamu ganti dengan ratap dan sukacitamu dengan dukacita. Rendahkanlah dirimu di hadapan YAHWEH, dan Ia akan meninggikan kamu. (Yak 4:7-10)

Bacaan berkait:

Referensi:


[i] Virgin of Carmen, 16th of July. [ii] Mary, Queen of Heaven, Mother of God? [iii] Collyridianism by Patrick Madrid. [iv] Orang Injili jelas menolak Maria sebagai pribadi yang harus disembah. Islam lahir abad ke 6 di tanah Arab, dan menurut Pastor C. Chiniquy para pemimpin gereja Roma sebelum abad ke 6 tidak mengajari doktrin penyembahan kepada Maria (lihat Endnotes XIV). Besar kemungkinan nabi Muhammad mendapat  pemikiran tersebut dari aliran Collyridianism ini. Lebih detil tentang kesalah tafsiran Muhammad tentang ajaran Alkitab bisa dibaca di Brother Andrew, Theological and historical errors in the Qur’an: Mary was not part of the Christian trinity! http://www.bible.ca/islam/islam-bible-koran-errors-catholic-mariolatry-trinity-father-son-mary.htm
[v] Elliot Miller: “Part Two: From Lowly Handmaid to Queen of Heaven, The Mary of Roman Catholicism,” Christian Research Journal, Fall 1990, p.31. Dikutip oleh True Free Thinker: Roman Catholic Maryology: Mary in Roman Catholicm, part 14 – Queen of Heaven? http://www.truefreethinker.com/articles/roman-catholic-maryology-mary-roman-catholicism-part-14-queen-heaven

[vi] Charles Chiniquy, 50 Years in the ”Church” of Rome. The Conversion of a Priest. Bab XL (40). Ia anak dari calon Pastor Katolik yang mengundurkan diri oleh karena skandal para pastor. Ia telah mengerti dan membaca Alkitab (berbahasa Perancis) sejak kecil. Sejak remaja ia hidup di seminari-seminari Katolik dan sangat rajin menyelidiki sejarah gereja Roma, tidaklah heran bahwa ia tahu lebih banyak tentang tulisan-tulisan para Paus dibanding para pemimpinnya sendiri, yakni para Uskup dan bahkan para Uskup Agung. Ini terlulis pada bukunya. Ia juga menulis buku lainnya ”The Priest, The Woman and The Confessional,” bisa juga di download atau dibaca online.

[vii]  Idem, bab XLVIII (48)
[viii] Encyclical Ad Caeli Reginam.
[ix] Kejadian 10:8-12.
[x] Sehubungan dengan masalah penterjemahan dari berbagai versi saya memperjelas urutan anak Nuh. Anak-anak Nuh: Sam, Ham dan terakhir Yafet (Kej 5:32; 9:18; 10:1). Kej 10:21 – To Shem also, … the elder brother of Japheth  (Bible Aramaic of the Peshitta, ESV).  Pada Kej 9:24: When Noah awoke …  knew what his younger son had done to him. Ini bukanlah Ham, tetapi Kanaan, anak keempat dari Ham – lihat ayat 22, 25-28 dan 10:6.
[xi] Matthew Henry, Commentary of the Whole Bible pada Kejadian 10:6-14. Ia menguraikan: Dia mengatur penyembahan berhala, sebagaimana Yerobeam telah berbuat, untuk memperkuat merebut kekuasaan. Membuat sebuah pemerintahan yang baru, agama yang baru. Babel adalah ibu dari segala pelacur. Nama Nimrod mengandung arti pemberontakan, yang mengajar kita bahwa para tyrant (diktator) kepada manusia adalah pemberontakan kepada Elohim, dan pemberontakan mereka adalah sebagai dosa bertenung (the sin of witchcraft).[Lihat  1Sam 15:23 dan 2Taw 33:6].
[xii] John Gill,  Exposition of the Entire Bible; untuk Kej 10:9
[xiii] Idem, komentar untuk Kej 10:8.
[xiv] Charle Chiniquy, 50 Years , bab XL
[xv] Mat 1:23 dan Luk 1:27.
[xvi] Doc Marquis, Catholicism: Which Queen of Heaven Are They Worshiping? DVD

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog
Iklan

Yahshua Ha Mashiah hadir di Perjanjian Lama


Ia berkata kepada mereka: “Inilah perkataan-Ku, yang telah Kukatakan kepadamu ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu, yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur.” Lalu Ia membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci. (Luk 24:44-45)

Artikel ini akan membuktikan ke Elohiman Yahshua/ Yeshua Ha Mashiah (Yesus Kristus / Isa al-Masih)   melalui Alkitab Perjanjian Lama.

Nabi Yesaya (hidup di abad 7 BC) menubuatkan kepribadian dan kuasa Yahshua sebagai Elohim (Yes 9:6-7):
Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang:
Penasihat Ajaib, Elohim yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.
Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak akan berkesudahan di atas takhta Daud dan di dalam kerajaannya, karena ia mendasarkan dan mengokohkannya dengan keadilan dan kebenaran dari sekarang sampai selama-lamanya. Kecemburuan YAHWEH semesta alam akan melakukan hal ini.

Nubuatan ini telah disetujui oleh para ahli Alkitab bahwa putra ini adalah Yahshua/ Yeshua Ha Mashiah yang datang pada tahun antara 3 dan 4 BC (Sebelum Masehi). Logika dari nubuatan nabi Yesaya ini ialah:

  • Yashua adalah Elohim yang datang menjadi daging (manusia) hal ini bisa dilihat dari nama-nama yang Ia miliki pada nubuatan tersebut dan juga kekuasaan pemerintahan-Nya yang kekal dan bersih dari segala korupsi dan amoralitas. Hal ini bisa diperiksa di Perjanjian Baru, bagaimana Ia berkata dan bertindak – tidak ada satu dosapun ditemukan dalam hidup-Nya.
  • Karena Yahshua adalah Elohim, tentunya Ia sudah ada sebelum Ia menjelma menjadi manusia. Hal ini yang akan menjadi bahasan kita di sini.

Beberapa ayat di Perjanjian Lama yang membuktikan kehadiran-Nya sebelum Ia menjadi manusia:
Lihat, Aku menyuruh utusan-Ku, supaya ia mempersiapkan jalan di hadapan-Ku! Dengan mendadak Yahweh yang kamu cari itu akan masuk ke bait-Nya! Malaikat Perjanjian yang kamu kehendaki itu, sesungguhnya, Ia datang, firman YAHWEH semesta alam. (Mal 3:1 )
Nabi Maleakhi (~420 BC) menyegarkan kembali nubuatan Nabi Yesaya yang berbunyi : Ada suara yang berseru-seru: “Persiapkanlah di padang gurun jalan untuk YAHWEH, luruskanlah di padang belantara jalan raya bagi Elohim kita! (Yes 40:3)[1], mulut YAHWEH telah mengatakannya (ay 5).[2]

Dari kedua nubuatan di atas kita tidak akan salah mengartikan bahwa Alkitab sendiri meneguhkan bahwa Yahshua adalah Elohim YAHWEH. Kata ”utusan-Ku” adalah Yohanes Pembaptis, lihat referensi nomor 1.

Yesaya pasal 40 secara detil menceritakan apa yang YAHWEH-dalam wujud manusia-Yahshua lakukan ketika Ia hadir di bumi dan betapa besar kuasa-Nya:

  • Ay.4: hati yang lemah dan patah dikuatkan, sombong direndahkan, yang tidak jujur akan diluruskan.
  • Ay 10b: – tidak ada seorang manusia pun, termasuk nabi yang pernah atau bisa berbuat seperti Yeshua; menyembuhkan segala penyakit (buta, lumpuh, kusta dll.), mengusir roh-roh jahat, setan, menghidupkan orang mati dan bahkan mengampuni dosa manusia. Mengapa? Sebab Ia adalah YAHWEH!, ayat ini jelas menulis: Lihat, itu Tuhan ALLAH, Ia datang dengan kekuatan dan dengan tangan-Nya Ia berkuasa.”[3]
  • Ay 11: Tepat seperti perkataan Yashua pada Yohanes 10 tentang siapa diri-Nya, “Akulah gembala yang baik!”  Jika Anda baca Yehezkiel seluruh pasal 34 nampak lebih jelas lagi bahwa “Gembala Yang Baik” tersebut adalah Adonai YAHWEH, Elohim Israel.
  • Ay 12-17:  “Sesungguhnya, bangsa-bangsa adalah seperti setitik air dalam timba dan dianggap seperti sebutir debu pada neraca. Sesungguhnya, pulau-pulau tidak lebih dari abu halus beratnya. (ay 15).
  • Ay 16-26: kuasa-Nya tidak tertandingi.
  • Ay 27-31: janji kekuatan bagi setiap mereka yang mengandalkan Dia.

Mungkin Anda berkesimpulan bahwa YAHWEH itu ada tiga, jika dimasukkan Roh YAHWEH/ Roh Kudus di dalamnya. TIDAK!YAHWEH adalah esa / echad (ibrani). Perhatikan ayat ini: Jawab Yahshua “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, YAHWEH Elohim kita, YAHWEH itu esa. Shema Yisrael ADONAI Eloheinu ADONAI echad (Mar 12:29), mengutip Taurat pada Ulangan 6:4.

Perkataan nabi Musa ini (Ul 6:4) di mata Yahshua adalah hukum yang terutama yaitu bahwa umat-Nya harus tahu bahwa Elohim mereka, YAHWEH, adalah YAHWEH yang esa. Echad / esa tidak sama dengan “tunggal yang bersifat unik” kata “echad” artinya “tunggal yang bersifat unity atau korporat”. Contohnya adalah manusia, setiap manusia yang hidup selalu mempunyai roh, jiwa dan tubuh; setiap molekul udara adalah kesatuan dari (dua campuran utama) nitrogen, oxsigen dan suami-isteri; contoh-contoh ini jelas jauh dari sempurna untuk kita bisa mengerti ke tritunggalan  Elohim YAHWEH.

Pertanyaan. Musa, Gideon, Yehezkiel dan lain-lain pernah melihat YAHWEH dalam bentuk “malaikat YAHWEH”, Yahshua berkata ; “Tidak seorangpun yang pernah melihat Elohim, tetapi Anak Tunggal Elohim (Yoh 1:18). Jadi siapa sesungguhnya yang mereka telah lihat?

Sekarang kita cari nama Yahshua / Yeshua / Yesus di Perjanjian Lama.
Israel (Yakub) ketika menjelang tuanya dan hampir meninggal dunia ia berkata: Aku menanti-nantikan keselamatan yang dari pada-Mu, ya YAHWEH. I have waited for thy salvation, O LORD. (Kej 49:18, KJV). Salvation dalam kamus Strong ibrani ialahH3444 “yeshua/ y’shua” dengan kata lain Israel berkata, “Aku menanti-nantikan Yeshua / Yahshua yang dari pada-My ya YAHWEH.

Dengan cara yang sama kita dapatkan:

  • I will rejoice in thy Yeshua / Yahshua. (Maz 9:14)
  • With long life will I satisfy him, and show him my Yeshua./ Yahshua (Maz 91:16)

Sungguh, Elohim itu Yeshua / Yahshuaku (sebelum menjelma dan keberadaan-Nya yang kekal); aku percaya dengan tidak gemetar, sebab ADONAI YAHWEH itu kekuatanku dan mazmurku, Ia telah menjadi Yeshua /Yahshuaku (Firman yang menjadi daging; Yoh 1:14).” Maka kamu akan menimba air dengan kegirangan dari mata air Yahshua (Penyaliban-Nya adalah air keselamatan yang mengalir dari bukit Golgota). (Yes 12:2-3)

Ayat di bawah ini lebih jelas lagi menunjukan bahwa “keselamatan” bukanlah “benda mati” atau “kata benda” tetapi “seorang pribadi”:

Sebab inilah yang telah diperdengarkan YAHWEH sampai ke ujung bumi! Katakanlah kepada puteri Sion: Sesungguhnya, keselamatanmu (yeshua/ yahshua-mu) datang; sesungguhnya, mereka yang menjadi upah jerih payah-Nya ada bersama-sama Dia dan mereka yang diperoleh-Nya berjalan di hadapan-Nya. (Yes 62:11)

Behold, YAHWEH has made it to be heard to the end of the earth; Tell the daughter of Zion, Behold! Y’shua* comes! Behold! His reward is with Him, and His work before Him. (HRB).[4]

Pada kitab Habakuk 3:13, kita dapatkan demontrasi terbesar dari NAMA “Yeshua/ Yahshua” di Perjanjian Lama, karena di sini kita mendapatkan keduanya, nama dan juga title dari Penyelamat. Tertulis dalam bahasa Ibrani:

  • “Thou wentest forth with YESHA [variant of YESHUA — Jesus] of [or for] thy people; with YESHUA thy MESSIAH [thy Anointed One: i.e., with Jesus thy Christ]; thou woundest the head of the house of the wicked one [Satan].” 
  • You went forth for the salvation of Your people, for Y’shua (Aleph/Tav) Your Messiah. … (HRB)

Pada Perjanjian Baru. Dan ketika Simeon datang ke Bait YAHWEH, dipimpin oleh Roh Kudus dan menggendong Yahshua bayi, ia berkata: “Sekarang, YAHWEH, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, sesuai dengan firman-Mu, sebab mataku telah melihat keselamatan (Yeshua / Yahshua) yang dari pada-Mu, (Luk 2:29-30). Tidak hanya ia melihat keselamatan Elohim (Yahshua Elohim ) tapi ia juga memegang Dia.
Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yahshua (KESELAMATAN, YEHSHUA), karena Dialah yang akan menyelamatkan (save) umat-Nya dari dosa mereka.” (Mat 1:21)

Bagian bawah artikel di sadur dari Yeshua in the Tanakh by Arthur E. Glass

Bacaan berkait:

[1] Tergenapi, ditulis dalam keempat Injil. Mat. 3:3; Mark. 1:3, Luk. 23:2-4, Yoh. 1:23.
[2] Ayat 5 dari terjemahan Indonesian Literal Translation (ILT), setuju dengan terjemahan Inggir ESV dan KJV misalnya.
[3] Tuhan ALLAH  (ITB) /  the Lord GOD (English) dalam ber bagai Alkitab Inggris yang bersumber dari bahasa Ibrani tertulis Adonai YAHWEH diterjemahkan dengan tepat oleh ILT dengan kata “Tuhan YAHWEH.” Tertulis dengan titel ini sebanyak 9 (Sembilan kali) pada Yehezkiel 35.
[4] HRB: Hebraic Roots Bible, sebuah terjemahan Akitab yang bersifat literal yang berakar dari bahasa Ibrani. Y’shua adalah penulisan orang Ibrani untuk kata Yeshua atau Yahshua yang berarti juga “keselamatan.” Puteri Zion/ Sion adalah bangsa Israel.
Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Yahshua adalah Elohim Yahweh, pembuktian PB


Permulaan hikmat adalah takut akan YAHWEH, dan mengenal Yang Mahakudus adalah pengertian. (Amsal 9:10)

Orang Farisi (penganut ajaran tradisi Yahudi) dan orang Muslim mengakui kenabian Yahshua Ha Mashiah– sebab kitab-kitab mereka menulis tentang kenabian-Nya, namun untuk menyebut Yahshua adalah Elohim itu tidak mudah, mengapa? dua alasan:
a. Orang Farisi (kuno dan modern) hanya membatasi dirinya membaca kitab Torah (lima kitab Musa) dan Talmut, mereka tidak berani membaca kitab-kitab para nabi lainnya.
b. Orang Muslim hanya membatasi dirinya membaca Alkuran tanpa berani membaca Alkitab, meskipun Alkitab adalah sumber terbesar dari ajaran nabi Muhammad.

Sepanjang sejarah banyak tercatat bahwa pemerintah-pemerintah negara dan pemimpin-pemimpim agama melarang masyarakat mereka membaca Alkitab. Itu bukan karena isi Alkitab tidak benar dan tidak bagus untuk kehidupan manusia – fakta: Alkitab telah membuat banyak negara Barat makmur dan maju dalam bidang teknologi, tatanan sosial dan moral, merubah banyak orang kriminal dan terrorist menjadi pendeta dan penginjil yang terkenal, – tetapi itu dilakukan karena 1. mereka takut masyarakat yang mereka kuasai mengetahui kebenaran dan kebebasan yang sesungguhnya, 2. mereka takut perbuatan jahat mereka diketahui oleh rakyat atau jemaat.

Bukti bahwa Yahshua adalah Elohim Yahweh bisa di dapat baik di Alkitab Perjanjian Lama (PL), maupun di Perjanjian Baru (PB); baik dari perkataan-Nya (Yahshua) langsung maupun melalui para nabi dan para rasul-Nya.

YAHSHUA ADALAH ELOHIM, pembuktian di PERJANJIAN BARU
Untuk memudahkan Anda mengerti jalan cerita Alkitab dengan mudah maka saya bagi cerita ini kedalam tiga interval waktu. Jika ada orang yang berpikir bahwa doktrin ”Yahshua adalah Yahweh (Tuhan)” hanyalah ajaran rasul Paulus semata, saya berani memastikan bahwa pastilah orang ini belum pernah menyelidiki Alkitab – di sini kita bicara tentang Perjanjian Baru. Yahshua sering kali mengatakannya sendiri di keempat Injil dan pewahyuan-Nya kepada rasul Yohanes di pulau Patmos bahwa Ia adalah Elohim. Para Rasul – tidak hanya Paulus – juga mengajar doktrin yang sama, sebab mereka hanyalah penerus dari apa yang mereka telah lihat dan dengar dari GURU AGUNG mereka.

Sebelum Firman Elohim menjelma menjadi manusia dan baru lahir.
Nabi Zakaria dan anaknya nabi Yohanes Pembaptis mengenali Yahshua sebagai Elohim.
Ketua Sanhedrin Simeon, seorang yang benar dan saleh. Oleh bimbingan Roh Elohim, Simeon masuk ke Rumah Yahweh. (27) Ia menggendong bayi Yahshua (berumur 40 hari) dan berkata, “Sekarang, Yahweh, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, sesuai dengan firman-Mu, sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu, Penyelamat itu Engkau telah siapkan untuk segala bangsa: bagaikan terang yang menerangi jalan bagi bangsa-bangsa yang lain, untuk datang kepada-Mu; yaitu terang yang mendatangkan kehormatan bagi umat-Mu Israel.” (Luk 2:29-32 IBIS).
Kata “keselamatan” dalam Alkitab bahasa Ibrani tertulis Y’shua/ Yeshua; pembahasan bisa dilihat pada “Yahshua Ha Mashiah hadir di Perjanjian Lama.”

Tidaklah mengejutkan bahwa Yusuf dan Maria amat heran akan perkataan orang tua ini, sebab hanya merekalah yang tahu makna dari arti nama Yahshua yaitu “YAHWEH menyelamatkan”, ”… engkau akan menamakan Dia Yahshua, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.” kata malaikat kepada Yusuf (Mat 1:21)

Setelah Firman menjadi manusia.
Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Elohim dan Firman itu adalah Elohim. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Elohim. Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran. (Yoh 1:1,2,14 ) Jadi: manusia Yahshua = Firman = Elohim

Yahshua sendiri menyatakan diri-Nya bahwa Ia adalah Yahweh, Elohim kita.

  • Raja Daud (1052-1019 BC) memanggil Aku: “Yahweh ku”. merefer dari “the LORD said to my Lord (Mat 22:42-46) Kedua kata “Lord” disini memiliki makna yang sama “Kurios” G2692
  • Kamu menyebut Aku Guru dan Yahweh, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Yahweh. (Yoh 13:13 )
  • Kata Yahshua kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. (6) Kata Filipus kepada-Nya: “Yahweh, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami.” Kata Yahshua kepadanya: … Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami. Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? … Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri. (Yoh 14:8-11 )

Pekerjaan-pekerjaan Yahshua yang menyatakan bahwa Ia dan Bapa satu:

  • Ia tidak pernah mengerjakan yang bercela dan dosa sama sekali, di dalam Dia tidak ada dosa (1 Yoh 3:5).
  • Ia mengampuni dosa-dosa manusia ketika ada di Bumi
  • Ia mengampuni dosa-dosa manusia setelah Ia hidup kembali Dia menghapus segala dosa (1 Yoh 3:5).
  • Bapa Surgawi memerintahkan malaikat-malaikat-Nya menyembah Yahshua Dan ketika Ia membawa pula Anak-Nya yang sulung ke dunia, Ia berkata: “Semua malaikat Elohim harus menyembah Dia.” (Ibr 1:6)
  • Yahshua (yang adalah juga nabi dan imam) membiarkan diri-Nya disembah oleh manusia
  • Ia menggaransi orang yang percaya kepada-Nya masuk ke Kerajaan Surga

Bukti klaim Yahshua sebagai Elohim adalah benar. Jika ada manusia biasa (sekalipun ia nabi/ imam/ rasul) yang berani berkata dan bertindak seperti daftar di atas ini maka orang ini telah menghujat Elohim dan upahnya adalah hukuman mati (Yoh 5:18, 10:33). Orang-orang Farisi karenanya menyalibkan (Salib = lambang kutukan) Dia. Bapa di Surga yang adil dan bijak bagaimanapun tidak melihat satu kesalahan dari perbuatan dan perkataan Putra-Nya, – seperti yang dituduhkan oleh banyak orang. Yashua tidak layak dihukum mati, sebab itu Bapa membangkitkan kembali Putra-Nya yang tunggal ini. Kebangkitan Yahshua dari kematian membuktikan perkataan Yahshua, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku (Yoh 14:8-11) adalah BENAR dan TERUJI!! Yahshua Ha Mashiah adalah Elohim!!

Ia berkata kepada penduduk Yerusalem: ”Dan Aku berkata kepadamu: Mulai sekarang kamu tidak akan melihat Aku lagi, hingga kamu berkata: Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Yahweh!” (Mat 23:39). Yahshua akan datang lagi ke Yerusalem segera ketika bangsa-bangsa di datang ingin memusnahkan Israel, musuh begitu kuat sehingga bangsa Israel hanya bisa berseru kepada Juruselamatnya: Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Yahweh! Yahshua merefer perkataan nabi+raja Daud 118:25-26 dan nabi Zakharia 9:9-16 (YAHWEH menampakkan diri kepada umat-Nya, sebagai raja; raja Israel yang sesungguhnya adalah YAHWEH, lihat 1 Samuel 8:4-8 )

Mereka memanggil-Nya ”Yahweh” / (Kurios, dalam bahasa Yunani)

  • Rasul Petrus (Matius 14:28,30; 18:21; )
  • Perempuan Kanaan (Mat 15:22,25,27)
  • Rasul Markus menutup kitab Injilnya dengan kalimat, Sesudah Yahweh Yahshua berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Elohim. Merekapun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Yahweh turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya. (Mar 16:19-20) Kalimat Yahweh turut bekerja … dalam kontek yang sama ini merefer kepada janji Yahshua pada Injil Matius 28:20 … Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”
  • Dan masih banyak lagi

Setelah Ia bankit dari kematian-Nya.

  • Tomas menjawab Dia: “Ya Yahwehku dan Elohimku!” Kata Yahshua kepadanya:Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.” … tetapi semua yang tercantum di sini telah dicatat, supaya kamu percaya, bahwa Yahshualah Mesias, Anak Elohim, dan supaya kamu oleh imanmu memperoleh hidup dalam nama-Nya. (Joh 20:28-31 ) Catatan: Tomas bisa berkata”Ya Yahwehku dan Elohimku!”sebab sebelumnya ia dan kesebelas murid lainnya telah mendengar sendiri klaim Yashua bahwa Ia adalah Elohim (Yoh 13 dan 14 di atas)
  • Maka murid yang dikasihi Yahshua itu berkata kepada Petrus: “Itu Yahweh.” Ketika Petrus mendengar, bahwa itu adalah Yahweh, maka ia … terjun ke dalam danau. Murid-murid yang lain datang dengan perahu karena mereka tidak jauh dari darat, hanya kira-kira dua ratus hasta saja dan mereka menghela jala yang penuh ikan itu. (Joh 21:7-8 )
  • Kata Yahshua kepadanya: “Gembalakanlah domba-domba-Ku.” (Yoh 21:15,16,17)Domba kata panggilan untuk umat Elohim (Titus 2:14)
  • Sebab mereka adalah orang Israel, … Mereka adalah keturunan bapa-bapa leluhur, yang menurunkan Mashiah dalam keadaan-Nya sebagai manusia, yang ada di atas segala sesuatu. Ia adalah Elohim yang harus dipuji sampai selama-lamanya. Amin! (Rom 9:4-5 )
  • Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Mashiah Yahshua, yang walaupun dalam rupa Elohim, tidak menganggap kesetaraan dengan Elohim itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. (Php 2:5-7 )
  • dengan menantikan penggenapan pengharapan kita yang penuh bahagia dan penyataan kemuliaan Elohim yang Mahabesar dan Juruselamat kita Yahshua Ha Mashiah, (Tit 2:13 )
  • Tetapi tentang Anak Ia berkata: Takhta-Mu, ya Elohim, tetap untuk seterusnya dan selamanya, dan tongkat kerajaan-Mu adalah tongkat kebenaran. Engkau mencintai keadilan dan membenci kefasikan; sebab itu Elohim, Elohim-Mu telah mengurapi Engkau dengan minyak sebagai tanda kesukaan, melebihi teman-teman sekutu-Mu.” Dan: “Pada mulanya, ya Yahweh, Engkau telah meletakkan dasar bumi, dan langit adalah buatan tangan-Mu. Semuanya itu akan binasa, tetapi Engkau tetap ada, dan semuanya itu akan menjadi usang seperti pakaian; seperti jubah akan Engkau gulungkan mereka, dan seperti persalinan mereka akan diubah, tetapi Engkau tetap sama, dan tahun-tahun-Mu tidak berkesudahan.” (Heb 1:8-12 ).

Lagi: Anak = Elohim = Yahweh, Anak Elohim ini adil, membenci kefasikan, meletakan dasar bumi, membuat langit, pemerintahan-Nya kekal.
Rasul Yakobus: Salam dari Yakobus, hamba Elohim dan Yahweh Yahshua Ha Mashiah, kepada kedua belas suku di perantauan. (Yak 1:1 ) dan: Saudara-saudaraku, sebagai orang yang beriman kepada Yahshua Ha Mashiah, Yahweh kita yang mulia, janganlah iman itu kamu amalkan dengan memandang muka. (Yak 2:1 )

Rasul Petrus: Terpujilah Elohim dan Bapa Yahweh kita Yahshua Ha Mashiah,… (1 Pet 1:3) kamu akan dibuatnya menjadi giat dan berhasil dalam pengenalanmu akan Yahshua Ha Mashiah, Yahweh kita. Dengan demikian kepada kamu akan dikaruniakan hak penuh untuk memasuki Kerajaan kekal, yaitu Kerajaan Yahweh dan Juruselamat kita, Yahshua Ha Mashiah. (2 Petrus 2:8,11)

Sebab kami tidak mengikuti dongeng-dongeng isapan jempol manusia, ketika kami memberitahukan kepadamu kuasa dan kedatangan Yahweh kita, Yahshua Ha Mashiah sebagai raja, tetapi kami adalah saksi mata dari kebesaran-Nya. Kami menyaksikan, bagaimana Ia menerima kehormatan dan kemuliaan dari Elohim Bapa, ketika datang kepada-Nya suara dari Yang Mahamulia, yang mengatakan: “Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.” Suara itu kami dengar datang dari sorga, ketika kami bersama-sama dengan Dia di atas gunung yang kudus. Dengan demikian kami makin diteguhkan oleh firman yang telah disampaikan oleh para nabi… (2Pet 1:16-19 )

Mereka adalah orang-orang yang fasik, … yang menyangkal satu-satunya Penguasa dan Yahweh kita, Yahshua Ha Massiah. Tetapi, sekalipun kamu telah mengetahui semuanya itu dan tidak meragukannya lagi, aku ingin mengingatkan kamu bahwa memang Yahweh menyelamatkan umat-Nya dari tanah Mesir, namun sekali lagi membinasakan mereka yang tidak percaya. (Yud 1:4-5 )

Yudas, saudara Yakobus: Tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, ingatlah akan apa yang dahulu telah dikatakan kepada kamu oleh rasul-rasul Yahweh kita, Yahshua Ha Massiah. Sebab mereka telah mengatakan kepada kamu: Menjelang akhir zaman akan tampil pengejek-pengejek yang akan hidup menuruti hawa nafsu kefasikan mereka.” Mereka adalah pemecah belah yang dikuasai hanya oleh keinginan-keinginan dunia ini dan yang hidup tanpa Roh Kudus.Akan tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh Kudus. Peliharalah dirimu demikian dalam kasih Elohim sambil menantikan rahmat Yahweh kita, Yahshua Ha Massiah, untuk hidup yang kekal. (Yud 1:17-21)

Tips bagi para sceptik atau orang yang ragu:
Anda mungkin berkata, saudara Anggur Baru, Anda telah membuktikan Yahshua adalah Elohim secara Alkitabiah dengan baik, namun bagaimana JIKA Alkitab itu sendiri telah dipalsukan?

Jawaban saya ialah:

  1. Sampai hari tidak ada satupun bukti bahwa Alkitab telah dipalsukan. Terjemahan ada banyak namun makna inti Alkitab tidak berbeda
  2. Buktikanlah kebenaran Alkitab sendiri, tanyalah langsung kepada Elohim Yang Mahakuasa, Ia pasti akan menunjukan JALAN YANG LURUS kepada Anda, sebagaimana Ia telah lakukan kepada saya dan jutaan manusia lainnya.
  3. Bacalah Alkitab untuk Anda sendiri dan ujilah setiap kitab yang ada di dalamnya, maka JIKA Anda itu akan terjawab!
  4. Mengapa Anda yang rindu untuk menemukan JALAN LURUS lebih percaya kepada perkataan orang lain, yang memang tidak suka HIDUP DI DALAM TERANG? Selidikilah Alkitab dan jadilah berani seperti Saulus ahli Taurat ini yang meninggalkan tradisi Yahudi dan menjadi pengikut Yahshua bahkan teraniaya sepanjang pejalanan imannya:

Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Elohim yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani. Sebab di dalamnya nyata kebenaran Elohim, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: “Orang benar akan hidup oleh iman.”  (Rom 1:16-17)

Bacaan terkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog
 

Dua Sisi Dari Sebuah Koin


Barangsiapa menjadi milik Messias Yahshua, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya. Galatia 5:24

Sebuah mata uang logam atau koin selalu memiliki dua sisi. Sisi pertama tertulis angka yang menggambarkan nilai interinsik dari koin tersebut dan umumnya disertai gambar, sisi sebelahnya adalah gambar lambang negara yang bersangkutan. Ambil contoh koin 1000 rupiah Indonesia, sisi pertama terdapat tulisan Rp 1000 disertai gambar kelapa sawit, disisi lainya bergambar burung garuda Pancasila. Dan koin dari satu dollar Amerika bergambar burung yang sedang terbang dengan tulisan United States of America dan pada sisi sebelanya bergambar wanita mengendong seorang anak laki-laki. Masing-masing gambar pada kedua sisi dari kedua koin adalah suatu tanda yang membuat mata uang logam ini dikenal dan diakui.

Bila 1000 rupiah koin Indonesia yang bergambar burung garuda Pancasila ditukar dengan gambar wanita yang menggendong bayi prianya yang ada pada uang logam satu dollar Amerika, maka koin Indonesia ini dinyatakan tidak berlaku, baik di Negara Indonesia maupun Negara Amerika. Kita tidak bisa mempertukarkan gambar dari masing-maising koin tersebut jika kita tetap ingin koin-koin tersebut terpakai sesuai dengan nilainya. Tidak akan pernah bisa!

Satu dollar Amerika koin

Kehidupan seorang pengikut Yahshua dapat digambarkan sebagai dua sisi koin. Pada sisi pertama Yahshua memerintahkan kita untuk ”tinggal di dalam Dia” dan ”menuruti perintah-Nya” (Yohanes 15:4,10) dan pada sisi kedua sebagai orang Kristen, Bapa Surgawi memerintahkan kita untuk ”hidup kudus.” (1 Petrus 1:15-16; Imamat 19:2)

Sisi pertama kehidupan seorang Kristen: ”tinggal di dalam Dia” dan ”menuruti perintah-Nya.”

Yahshua adalah Firman yang Hidup Selamanya, Firman yang pernah menjadi manusia, jadi bila kita “tinggal di dalam Yahshua” adalah sama artinya bila kita ”hidup menuruti perintah Yahshua.” Bukti bahwa kita benar ”tinggal di dalam Dia” adalah kita (lambat atau cepat) menjadi serupa dengan karakter Messias/Kristus (Yohanes 15:5; Galatia 5:22-23), dan doa-doa kita adalah doa-doa yang berkemenangan (Yohanes 15:7 ). Dari kedua tanda inilah Dunia mengenal kita bahwa kita murid Yahshua. ayat 8.

Sisi kedua kehidupan seorang Kristen: ”hidup kudus.”

Kudus artinya sama dengan ”terpisah dari”

Imamat 19:2 Kuduslah kamu, sebab Aku, YAHWEH, Elohimmu, kudus. Be set-apart, for I יהוה your Elohim am set-apart. [The Scripture ‘98]

Imamat 20:26 Kuduslah kamu bagi-Ku, sebab Aku ini, YAHWEH, kudus dan Aku telah memisahkan kamu dari bangsa-bangsa lain, supaya kamu menjadi milik-Ku. ‘And you shall be set-apart to Me, for I יהוה am set-apart, and have separated you from the peoples to be Mine. [The Scripture ‘98]

1 Petrus 2:9 Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Elohim sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib

Seperti illustrasi koin di atas, bahwa kedua gambar pada kedua sisi sebuah koin tidak dapat dipertukarkan demikian juga kedua sisi dari kehidupan orang Kristen! Kita tidak dapat menjadi pengikut Yahshua Massias yang benar jika kita tidak hidup di dalam dua sisi kehidupan Kristen tersebut . Tidak mungkin seorang Kristen ”tinggal di dalam Dia” tapi tetap hidup di dalam kehidupan duniawi – kehidupan yang tidak kudus, tidak sesuai dengan firman Elohim. Yohanes berkata dalam 1 Yoh 1:6 Jika kita katakan, bahwa kita beroleh persekutuan dengan Dia, namun kita hidup di dalam kegelapan, kita berdusta dan kita tidak melakukan kebenaran.

Dan sebaliknya, tidak ada seorang pun di dunia ini bisa membuktikan bahwa ia orang yang kudus tanpa ia percaya dan melakukan firman-Nya. Karena tidak ada seorangpun bisa dibenarkan dihadapan Elohim melalui perbuatannya sendiri, kita dibenarkan semata-mata oleh pengorbanan darah-Nya sendiri di Golgota, setelah pembenaran ini baru perbuatan-perbuatan kita dikuduskan-Nya. Seorang yang membenci dosa pastilah ia menghormati dan takut akan YAHWEH! Alkitab dengan sederhana mendifinisikan Takut akan YAHWEH ialah membenci kejahatan (Amsal 8:13); jika ada yang berkata ”saya tidak percaya adanya Elohim dan saya tidak takut akan YAHWEH tapi hidup saya bersih dan benar!” maka orang ini adalah pembohong besar! Sederhanannya orang yang sombong ini bisa memeriksa dirinya sendiri apakah ia memperaktek hal-hal di bawah ini: kesombongan, kecongkakan, tingkah laku yang jahat, dan mulut penuh tipu muslihat.

Daftar perbuatan dosa tersebut sesungguhnya adalah bagian dari Amsal 8:13 ”Takut akan YAHWEH ialah membenci kejahatan; aku [Hikmat ] benci kepada kesombongan, kecongkakan, tingkah laku yang jahat, dan mulut penuh tipu muslihat. Hikmat di sini adalah Yahshua Messias itu sendiri, perhatikan seluruh pasal 8.

Jadi perintah ”tinggal di dalam Dia serta ”menuruti perintah-Nya tidak dapat dipisahkan dengan perintah ”hidup kudus”. Semua itu adalah sebuah kehidupan murid Yahshua Messias.

Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Elohim aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Elohim: itu adalah ibadahmu yang sejati. Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Elohim: apa yang baik, yang berkenan kepada Elohim dan yang sempurna. Roma 12:1-2

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog