Perjalanan ajaib 100 000 Alkitab untuk tentara


Mintalah kepada-Ku, maka bangsa-bangsa akan Kuberikan kepadamu menjadi milik pusakamu, dan ujung bumi menjadi kepunyaanmu. (Maz 2:8)

Ini adalah suatu kisah nyata dari sebuah kuasa doa yang dipimpin Roh Kudus bagaimana 100 000 (seratus ribu) Alkitab bisa didapat dan sampai ke tempat tujuan yang dimaksud dengan ajaib. Dikutip dari Getting Bibles Out There, bab 27. dari buku The BOOK that Transforms Nations. The Power of the Bible to change any country ditulis oleh Loren Cunningham bersama Janice Rogers.

Pada tahun 1970 saat dimana terjadi kekacauan sosial dengan aksi protes melawan Perang Vietnam dan penyalah gunaan obat-obatan, bahkan di antara para tentara USA di pos-pos militer. Beberapa team dari organisasi misi dari YWAM (Youth With A Mission) sedang bekerja sebagai tamu pekerja rohani tentara USA, mencoba menjangkau banyak tentara USA di Jerman.

Pada suatu hari di tahun 1972, di suatu sekolah YWAM di Lausanne, Switzarland, sedang mengadakan doa syafaat, mereka terbagi di dalam beberapa kelompok doa. Sebagaiman kebiasaan doa syafaat organisasi misi ini, ialah selalu bertanya kepada YAHWEH, apa yang Ia ingin mereka doakan – semua berdiam diri untuk mendengar suara Roh Kudus, dan pemimpin doa kemudian mengumpulkan hal-hal yang anggotanya dapatkan selama ”waktu berdiam diri” tersebut dan menyusunnya menjadi pokok-pokok doa mereka. Lihat Doa syafaat yang efektif.

Di sebuah kelompok doa syafaat ini yang salah satu anggota doanya ialah bapa Loren Cunningham, pendiri dari organisasi YWAM, mereka mendapatkan suatu perasaan untuk bersyafaat bagi para tentaraa USA di Jerman. Kami tentunya dapat saja hanya berdoa, ”Elohim, berkati para tentara. Selamatkan mereka!” Namun kami bertanya kepada YAHWEH hal-hal yang lebih jelas untuk di doakan untuk para tentara tersebut.

Setelah waktu berdiam diri kedua selesai, maka doa-doa dipanjatkan.

Bapa Loren mendapatkan sebuah idea: minta 100 000 Alkitab untuk diberikan kepada semua tentara. Itu nampaknya tidak mungkin, tetapi beliau mendoakan itu dengan keras, meminta YAHWEH 100 000 Alkitab dan untuk dikirimkan.

Mereka juga berdoa atas nama-nama orang yang muncul di dalam pikiran bapa Loren sehungungan dengan pokok doa ”100 000 Alkitab untuk tentara USA di Jeman,” seperti Kolonel Jim Ammerman, kepala pendeta tentara untuk semua tentara USA di Jerman, Dr. Kenneth Taylor, penerbit Alkitab The Living Bible dan juga sebagai pendiri Percetakan Tyndale House dan Brother Andrew yang pernah mendistribusikan ribuan Alkitab ke negara-negara komunis.

Ketika kelompok-kelompok doa syafaat ini berkumpul kembali, untuk melaporkan dengan singkat apa yang mereka doakan, semua murid dan karyawan sekolah misi ini sangat tertarik. Bagaimana kami akan lihat hal ini terjadi?

Setelah hari doa tersebut, bapa Loren bercerita, saya menelpon Brother Andrew. “Apakah kamu tahu bagaimana saya dapat bertemu Dr. Kenneth Taylor?

Brother Andrew menolong bapa Loren menemukan dimana bapa Taylor tersebut, ternyata ia sedang ada di Europe minggu ini. Bapa Loren menelponnya di Athens, Yunani. Bapa Taylor saat itu sedang menuju balik ke USA, tetapi setuju bertemu dengan bapa Loren besok harinya selama waktu transit di Jerman.

Ia pergi dari Swiss ke Frankfurt dan bertemu Dr. Taylor di airport. Ia bercerita tentang doa syafaat tersebut. Dr. Taylor dengan senyum berkata: “Saya memiliki 100 000 Alkitab yang tersisa dari sebuah penginjilan Billy Graham. Saya akan berikan mereka kepada Anda untuk para tentara tersebut jika kamu dapat mengirim mereka dari USA.”

Wow! Seratun ribu Alkitab geratis!, seru bapa Loren. Pertanyaan kemudian muncul dalam pikirannya: ”bagaimana kita bisa menyediakan uang untuk mengirimkan mereka dari USA ke Jerman?” Namun beliau percaya bahwa Elohim telah memimpin, jadi ia tetap mengikuti setiap langkap pada setiap waktu.

Sorenya, beliau pergi berkunjung ke rumah Kolonel Ammerman diluar Frankfrut. Suami-isteri Ammerman menyambut bapa Loren di pintu rumahnya, mengundang makan malam bahkan bermalam di rumah Kolonel ini, Keluarga Ammerman ini adalah teman bapa Loren dan bahkan sebelumnya pernah berkunjung ke YWAM Lausanne.

Sementara Charlen, isteri Kolonel, membuat makanan, bapa Loren memulai topiknya.

”Sir, kami telah berdoa tentang Alkitab-alkitab untuk para tentara Anda.” Ia menarik napas sebelum lanjut bercerita. ”Di dalam roh, saya melihat sebuah convoy truk-truk membawa Alkitab ke kamp-kamp tentara USA di Jerman.”

Kolonel pendeta ini tetap kalem namun matanya mulai bersinar, dan berkata: ”Bagus sekali! Teruskan.”

”Semua ini adalah Alkitab lengkap [Perjanjian Lama dan Baru].”

”Yes [OK ],” Kolonel mengangguk

”Seratu ribu Living Bible.” dan kemudian bapa Loren bercerita tentang tawaran dari Dr. Taylor.

Kolonel ini mendekatkan dirinya, dan berkata: “Loren, kamu telah mendengar dari Elohim, tepat sekali, dalam semuanya. Saya telah berdoa untuk Alkitab-alkitab diberikan kepada para tentara kami – Alkitab lengkap di dalam terjemahan yang mudah dimengerti.”

Tetapi bagaimana dengan pengirimannya? Kolonel ini berkata ia akan urus itu.

Kolonel mengurus untuk militer mengambil dua pesawat terbang untuk membawanya ke Jerman.

Ketika proyek ini dibicarakan diantara pemimpin Tyndale Publishing, salah satu editornya, Wendell Hawley, mengenali nama Jim Ammereman, bekas supervisor pendeta tentaranya sewaktu di Vietnam. Akhirnya Tyndale berkeputusan untuk membayar semua biaya operasi pengiriman 100 000 Alkitab tersebut!

Truk-truk tiba pada beberapa lokasi ke kamp-kamp militer USA di Jerman, sebagaimana penglihatan rohani yang bapa Loren lihat pada waktu doa di Swiss!

Cerita luar biasa ini belum berakhir di situ. Buku ini meneruskan ceritanya.

Setiap tentara yang ingin Alkitab tersebut boleh mendapat satu buah. Dan setiap bulan sebelum ribuan tentara masuk ke Vietnam, Korea atau belahan dunia lainnya mereka akan melewati post militer USA di Jerman dahulu. Dalam sekejap 100 000 Alkitab telah sampai ke tangan para tentara yang tersebar ke banyak negara.

Beberapa tahun kemudian, Kolonel dan isterinya menghadiri upacara penguburan ayah dari bapa Loren Cunningham. Kolonel ini berkata bahwa proyek penyebaran Alkitab tersebut adalah satu dari gerakan terbesar Elohim yang ia pernah lihat. Banyak tentara yang menjadi orang percaya setelah membaca Alkitab tersebut. Beberapa menjadi missionary. Ibu Kolonel menambahkan bahwa sebelumnya mereka tidak tahu seorang petugas tinggi militer  yang mengikuti Yeshua. “Sekarang ada banyak,” ibu ini berkata, “dan kami selidiki itu bersumber dari pendistribusian Alkitab tersebut.”

Cerita ini ditutup dengan kalimat:
Hanya kekekalan akan menyatakan pengaruh keseluruhannya dari apa yang dimulai dengan sedikit anak-anak muda yang berdoa saat itu di sebuah ruangan kecil pada sekolah YWAM di Swiss.

Tambahan dari editor:
Buku ini patut dibaca oleh setiap pemimpin rohani, apapun jawatan mereka, jika mereka ingin menjadi berkat bagi bangsanya.
Dan untuk para pemimpin bangsa buku ini akan membantu pembacanya untuk mengerti mengapa sebagian negara di dunia, seperti beberapa negara Barat, Korea Selatan dan Jepang sukses dan sebagian negara di dunia miskin, seperti India, Amerika Latin dan sebagian besar Afrika. Bukti-bukti terurai di buku ini.

Para pemimpin akan menyimpan banyak waktu, tenaga dan dana di dalam usaha mereka mengembangkan sebuah komunitas atau negara jika mengerti apa yang tertulis pada buku: The BOOK That Transforms Nations. Bapa Loren beberapa kali sudah diundang oleh pemimpin negara untuk memberi ceramah kepada staff mereka, bahkan diundang untuk berbicara dengan raja Norwegia, Raja Harald V.

Buku ini dibuat dari hasil penelitian sejarah (seratus tahun kebelakang) dan periode panjang pelayanan pendiri organisasi YWAM (dan para rekan kerjanya) yang mempunyai kantor pendidikan lebih dari 100 (seratus) negara. Bapa Loren setiap tahunya mengunjungi 30 sampai 40 negara. Beliau menyadari bahwa semua itu bukanlah kuat dan kuasa beliau, tetapi semata kebesaran dan kemulian Yeshua Ha Mashiah (Yesus Kristus), ini jelas nampak jika Anda tahu bahwa hampir 20 000 (dua puluh ribu) pekerja penuh-waktunya (full-time staffs) yang terdiri dari lebih 150 kebangsaan tidak menerima gaji, termasuk bapa Loren sendiri. Hidup dan melayani YAHWEH melalui iman dan ketaatan semata.

Bacaan berkait:


Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog
Iklan

Doa syafaat untuk bangsa Haiti


Haiti, Januari 2010. Gempa bumi terjadi pada 12 Januari 2010 pada jam 4.53 waktu setempat yang berkekuatan 7,0 skala Richter, melumpuhkan hampir seluruh wilayah ibukota Haiti, Port-au-Prince, menewaskan sedikitnya 50 ribu jiwa dan sedikitnya 300 ribu jiwa tampa rumah.

Updated 2/2/2010: meninggal sekitar 170 000 jiwa, 200 000 luka-luka dan 1000 000 jiwa tanpa rumah.

Negeri ini yang sebelum gempa telah kekurangan pusat-pusat kesehatan dan lemahnya infrastructur, merupakan negara termiskin di benua Amerika dan menempati ranking ke 146 dari 177 negara menurut Index Perkembangan Manusia yang dikeluarkan oleh Program Pengembangan PBB.

70% dari rakyat Haiti hidup di bawah 2,15 USD sehari dan separuh dari 8,5 juta jiwa adalah tanpa pekerjaan. Dengan ditambahnya gempa ini maka beban yang ditanggung terlalu berat bagi rakyatnya. ABC News video: Bodies line streets of the Capital, online untill 14 April 2010

Pusat gempa ini berlokasi hanya 16 kilometer dari ibukota yang sangat padat penduduknya merubuhkan istana presiden, hotel-hotel, kantor bangunan PBB (pemimpin PBB untuk Haiti salah satu korban) serta kantor-kantor pemerintah lainnya, dan termasuk gereja Cathedral.

Penduduk Haiti 80% adalah Roma Katolik, Protestant 16%. Secara kasar separuh dari penduduknya mempraktekan ilmu Vood00 (ilmu gelap yang berasal dari benua Afrika; berkomunikasi dengan orang mati); History Central/haiti population

Bilamana Aku menutup langit, sehingga tidak ada hujan, dan bilamana Aku menyuruh belalang memakan habis hasil bumi, dan bilamana Aku melepaskan penyakit sampar di antara umat-Ku, dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka. (2Taw 7:13-14)

Bangsa Haiti sangat memerlukan bantuan kesehatan, dan lima bahan kehidupan pokok, terlebih lagi kebutuhan berdamai dengan Pencipta mereka. Mari kita berdoa syafaat untuk mereka. Harap baca: Doa syafaat yang efektif dan peperangan rohani.

Updated 19/01/10. Kemarin 50 ribu (dari 70 ribu yang dikubur massal) mayat telah dibakar secara massal. Hari dikabarkan bahwa di tempat-tempat korban gemba bumi berkeliaran banyak perampok, mereka megambil keuntungan di dalam kesusahan hidup saudara mereka sendiri. Para orang jahat ini membuat bisnis dengan barang rampasan tersebut, termasuk barang makanan bantuan dari luar negeri. Tentara dari luar perlu ditambah untuk membuat kondisi terkendali. Kurangnya air dan rumah-rumah sakit ditambah dengan kondisi kehidupan setelah gempa, beberapa pekerja sosial kuatir bahwa korban kematian setelah gempa akan lebih besar dari pada meninggal langsung karena gempa itu sendiri.

Pola hidup manusia telah berubah banyak di dalam 20 tahun terakhir ini. Hati dan pikiran banyak manusia semakin dingin dan egois. Peristiwa perampokan antar sesama korban di Haiti mengulang apa yang terjadi di Louisiana, USA beberapa tahun lalu. Orang-orang mengambil keuntungan saat sesama bangsanya kehilangan keluarga dan harta benda seperti di atas juga terjadi di Aceh saat Tsunami menewaskan kurang lebih 120 ribu jiwa.Yahshua menjawab murid-murid-Nya “apa tanda akhir jaman dan kedatangan Engkau yang kedua kali?”,  Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin.” (Mat 24:12). Artinya: bertambahnya orang-orang yang durhaka terhadap perintah dan hukum-hukum-Nya membuat kasih mereka kepada sesamanya hilang. Sungguh kita telah tiba pada akhir jaman.

Sejarah singkat negara Haiti:

“Haiti  telah mengalami perbudakan, revolusi, hutang, penghancuran hutan, korupsi, perlakuan yan g salah dan kekerasan,” kata Alex von Tunzelmann, seorang sejarawan dan penulis yang sedang menulis sebuah buku tentang negara Haiti (bagian barat dari pulai ini) dan negara-negara tetangganya; Republik Dominika (bagian timur pulau Haiti) dan pulau tetangganya, Kuba.

Haiti, atau Ayiti suku Taino (penduduk asli pulau ini) memanggilnya,  C. Columbus ’menemukan’ pulau ini  (Deseber 1492) dan mengklaimnya untuk Spanyol memberinya nama: La Isla Espanola. Penguasa ini kemudian berpindah ke bagian timurnya melepaskan ’negara’ Heiti ketangan Inggris, Belanda dan Perancis. Dan 1665 sepenuhnya dikuasai oleh Perancis.

Haiti dahulunya ialah Mutiara dari Antilles, satu dari sekian pulau-pulau terkaya dalam penguasa Perancis. Emas dan perak telah ditambang di sini. Tahun 1780an, Haiti mengexport 60% dari semua kebutuhan kopi seluruh Europe dan gula 40%: lebih dari semua gabungan hasil dari tanah koloni Barat India milik Britania. Perancis mengirim 40 ribu budak pertahun ke pulau ini. Akhir abad 18, di Haiti terdapat satu pertiga dari semua pasar perbudakan di Atlantik.

Penderitaan panjang orang Haiti. Kehidupan budak sangatlah berat, dan menyedihkan, seorang budak dikemudian hari menulis: “Tidakkah mereka sudah menggantung pria-pria dengan kepala dibawah, … mengubur mereka hidup-hidup? … Tidakkah mereka sudah menaruh pria-pria dan wanita-wanita kedalam drum-drum yang dalamnya dibungkus dengan benda-benda tajam dan menggulingkannya dari sisi gunung ke dalam teluk-teluk?”

1791 lahirlah pemberontakan para budak atas tuan mereka yang brutal ini, mengakibatkan perang sipil yang berdarah. ribuan dari ‘pemberontak’ ini dihukum mati.
1803 Britania mengalahkan Perancis, dan tahun 1804 Haiti memproklamasikan kemerdekaannya.
Haiti harus membayar sekitar 150 juta Franc dalam bentuk emas, suatu harga yang sangat mahal. Negara ini membayar dengan meminjam uang dari bank-bank USA, Jerman dan Perancis. Pada tahun 1900, 80% dari seluruh pengeluaran negara Haiti hanyalah untuk membayar hutang.
1911 USA menjajah Haiti, selama hampir 20 tahun. Dan setelah itu diikuti problem-problem politik dalam negeri.

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Mengikat Orang Kuat, peperangan rohani


Tetapi tidak seorangpun dapat memasuki rumah seorang yang kuat untuk merampas harta bendanya apabila tidak diikatnya dahulu orang kuat itu. Sesudah itu barulah dapat ia merampok rumah itu. (Mar 3:27; Mat 12:29)

Ada baiknya menbaca “Menemukan Orang Kuat” sebelum membaca artikel ini.

Ini adalah teori yang telah diketahui secara umum, pertanyaannya ialah BAGAIMANA KITA MENGIKAT ORANG KUAT TERSEBUT?

Setelah kita temukan tempat tinggal orang kuat dan pemimpin utamannya, maka serang kita harus mengikat dia, sebelum kita ’merampok’ jiwa-jiwa yang telah dipengaruhinya.

Sebelum mengetahui bagaimana cara mengikat mereka, sekali lagi yang harus kita ingat dan sadari ialah ”siapakah orang kuat tersebut”. Manifestasi pekerjaannya adalah karakteristik dari orang kuat tersebut, dan dari karakteristiknya itulah kita dapatkan NAMA dari orang kuat tersebut; Mereka umumnya ialah Roh Intimidasi (ancaman, kata-kata pelecehan), Roh Frustasi (mabok, bunuh diri, berjudi), Roh AntiKristus (kompromi, perjinahan, anti nilai-nilai Kekristenan, pendusta) dsb.

Mengenali orang kuat adalah kunci utama keberhasilan untuk mengalahkannya. Dan kunci kedua yang juga sangat penting ialah bahwa orang Kristen bukan saja harus memiliki semua senjata rohani Elohim, lebih dari itu kita harus memakainya. Kita tidak akan pernah berhasil mengusir Iblis jika kita sendiri tidak tunduk kepada perintah YAHWEH dan hidup di dalam dosa (Yak 4:7-10)

Ayat-ayat ini bisa memberi kita pengertian bagaimana mengikat orang kuat sesuai Nama mereka:

  • Sebab itu Aku akan membagikan kepadanya orang-orang besar sebagai rampasan, dan ia akan memperoleh orang-orang kuat sebagai jarahan, yaitu sebagai ganti karena ia telah menyerahkan nyawanya ke dalam maut dan karena ia terhitung di antara pemberontak-pemberontak, sekalipun ia menanggung dosa banyak orang dan berdoa untuk pemberontak-pemberontak (Yes 53:12)
  • Orang yang bijak lebih berwibawa dari pada orang kuat, juga orang yang berpengetahuan dari pada orang yang tegap kuat. Karena hanya dengan perencanaan engkau dapat berperang, dan kemenangan tergantung pada penasihat yang banyak. (Ams 24:5-6)
  • Beginilah firman YAHWEH: “Janganlah orang bijaksana bermegah karena kebijaksanaannya, janganlah orang kuat bermegah karena kekuatannya, janganlah orang kaya bermegah karena kekayaannya, tetapi siapa yang mau bermegah, baiklah bermegah karena yang berikut: bahwa ia memahami dan mengenal Aku, bahwa Akulah YAHWEH yang menunjukkan kasih setia, keadilan dan kebenaran di bumi; sungguh, semuanya itu Kusukai, demikianlah firman YAHWEH.” (Yer 9:23-24)

Berikut ini point-point yang saya dapat dari ayat-ayat di atas:

  • Roh Pemberontak – ikat dengan doa dan pengorbanan yang nyata
  • Roh Sikap yang kasar dan agresif (macho-man) – ikat dengan sikap bijaksana dan pengetahuan (kata-kata yang lemah lembut)
  • Roh Sombong – ikat dengan kehidupan Kekristenan yang benar (teladan sebagai cermin YAHWEH)

Tentu tidak semua orang kuat dapat kita taklukan, sebeb firman YAHWEH berkata ada di antara mereka IA biarkan, menunggu hari yang IA sendiri telah tentukan

  • Para pemberontak yang melawan Elohim. Orang cepat tidak mungkin lagi melarikan diri, orang kuat tidak dapat menggunakan kekuatannya, dan pahlawan tidak dapat melarikan diri. Pemegang panah tidak dapat bertahan, orang yang cepat kaki tidak akan terluput dan penunggang kuda tidak dapat meluputkan diri. Juga orang yang berhati berani di antara para pahlawan akan melarikan diri dengan telanjang pada hari itu,” demikianlah firman YAHWEH. (Amo 2:14-16).Juga Maz 37:1,10. Segala sesuatu ada masanya (Pengkotbah 1:1,17)
  • Antikris. Dan aku melihat tanduk itu berperang melawan orang-orang kudus dan mengalahkan mereka, (Dan 7:21; Wahyu 13:7). Tanduk kecil yang sama … antiKristus, atau Paus Roma [Katolik]; dan ini refers kepada perang-perang para Paus dengan Waldenses, yang dimulai di tahun 1160, dan terus berlanjut, dan dengan dua saksi [dalam] Wahyu 11:7 (John Gill; The Exposition of Entire Bible)
  • Iblis. Ia akan tetap bebas sampai tiba masa 1000 tahun dimana Yahshua dan umat-Nya memerintah di bumi, dan baru kemudian dilepaskan lagi untuk sementara waktu untuk peperangan terakhir melawan Anak Domba sebelum ia dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang, yaitu tempat binatang dan nabi palsu itu, dan mereka disiksa siang malam sampai selama-lamanya. (Wah 20:2,7,10)

Bacaan berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Menemukan Orang Kuat, peperangan rohani


Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Elohim di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita? (Rom 8:31)

Setiap pendoa syafaat yang berpengalaman tahu bagaimana melakukan peperangan rohani yang optimal. Ia tidak akan mendoakan setiap masalah yang ada di depannya, melainkan langkah pertama yang ia akan ambil ialah mencari hadiran YAHWEH untuk mendapatkan pentunjuk-Nya bagaimana menemukan orang kuat dibalik permasalahan. Setelah ia temukan orang kuatnya barulah ia mengikat untuk menawan orang kuat tersebut. Orang kuat ialah roh jahat dan bekerja melalui manusia tertentu, biasanya para pemimpin.

Dalam peperang rohani, yang harus selalu diingat ialah: Firman YAHWEH berkata jelas sekali bahwa Terang dan Gelap selalu berperang, mereka tidak bisa bersatu. Ajaran New Age dan tradisi kono (Yin Yang, Hindu dan banyak lagi lainnya) berkata sebaliknya, mereka dapat disatukan dan keduanya saling bergantungan – praktek ilmu putih dan hitam, Tai Chi, Yoga adalah beberapa contoh dari buah penggajaan mereka. Artinya, setiap kita (umat YAHWEH) ditetapkan untuk memakai selengkap Senjata Rohani Elohim yang ada pada kita (Ketopong Keselamatan, Bajuzirah Keadilan, Ikatpinggang Kebenaran, Sandal/ Kasut Kerelaan Pemberitaan Injil, Perisai Iman dan Pedang Roh yaitu Firman (Rhema) Elohim; Eph 6:13-17).

Setiap orang tidak bisa netral, inilah faktanya: saat hari pertama Adam dan Hawa jatuh kedalam dosa – melanggar perintah-Nya – YAHWEH telah menetapkan peperangan terhadap Iblis dan semua pekerjaannya (Kej 3:15). Kerajaan Terang yang dipimpin oleh YAHWEH akan selalu bermusuhan dan berperang dengan Kerajaan Gelap yang dipimpin oleh Iblis. Peperangan ini barulah berakhir jika Iblis dan antek-anteknya dimasukkan kedalam Neraka.

Artinya ialah setiap orang Kristen yang sejati mau tidak mau, sadar atau tidak sadar ia adalah terpanggil untuk berperang, ia adalah tentara Kerajaan Sorga. Kabar baik ialah secara hokum kita ada diposisi pemenang, Yesus mendekati mereka dan berkata: “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. … Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.” (Mat 28:18-20)

Menemukan Orang Kuat pada jaman raja Ahas

YAHWEH mengajari raja Ahas (744-728 BC), dari kerajaan Yahuda, bagaimana menemukan Orang Kuat yang ingin memerangi dia. Bukalah kitab Yesaya pasal 7. Ayat 1 berbunyi: Dalam zaman Ahas bin Yotam bin Uzia, raja Yehuda, maka Rezin, raja Aram, dengan Pekah bin Remalya, raja Israel, maju ke Yerusalem untuk berperang melawan kota itu, namun mereka tidak dapat mengalahkannya.

Ini pertarungan satu lawan dua, kerajaan Yehuda (2 suku Israel; terletak di Selatan) diserang oleh kerajaan Israel (10 suku Israel, di Utara, wilayah Samaria) dan kerajaan Aram (Syria Modern). Pertarungan yang tidak seimbang! Sebab itu YAHWEH datang menolong Ahas, Berfirmanlah YAHWEH kepada Yesaya: “Baiklah engkau keluar menemui Ahas… katakanlah kepadanya: Teguhkanlah hatimu dan tinggallah tenang, janganlah takut dan janganlah hatimu kecut karena kedua puntung kayu api yang berasap ini, yaitu kepanasan amarah Rezin dengan Aram dan anak Remalya. (Yes 7:3-4)

Pertarungan Ahas ini memilki dua makna pertarungan yang sangat besar dan penting

  • Secara fisik, YAHWEH telah berjanji kepada Daud, bahwa pemerintahan Kerajaan Yahuda tidak akan berakhir. Yes 8:8 adalah janji bahwa sampai Yashua lahir, negeri Yehuda (disebut Imanu’el, ini juga berarti bahwa Israel Yahuda adalah milik Yashua) akan tetap ada.
  • Secara rohani, peperangan ini adalah lambang dari pertempuran yang YAHWEH telah janjikan pada Kejadian 3:15 di atas, yaitu benih Hawa – Ha Mashiah melawan Iblis. DIA tidak pernah lupa apa yang IA janjikan, sekalipun itu sudah berlalu sedikitnya lebih dari 2500 tahun lamanya!

Namun raja Ahas tidak mengerti sama sekali apa sesungguhnya yang ia sedang hadapi, sehingga ia dihardik oleh nabi Yesaya (Yes 7:13). Yesaya lalu berkata kepadanya, ”Sebab itu YAHWEH sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanu’el. (Yes 7:14). Di dalam Perjanjian Baru kita tahu bahw Yashua Ha Mashiah dipanggil juga sebagai Imanu’el – yang berarti: El menyertai kita (Mat 1:23). Inilah suatu janji kemenangan untuk setiap tentara Kerajaan. Setelah Yahshua bangkit dari kematian-Nya – kuasa Maut dikalahkannya – Rasul Paulus dengan lantang berkata: Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Elohim di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita? (Rom 8:31)

Sebab itulah pada ayat 7 Elohim telah berjanji kepada Ahas bahwa rencana musuh-musuhnya tidak akan terjadi, sebaliknya musuhnya akan dijarah (Yesaya 8:1-4). Prinsip menemukan orang kuat di dalam peperangan diajarkan oleh Bapa Sorgawi pada ayat-ayat di bawah ini.

Inilah kedua orang kuat dari musuh kerajaan Yehuda:

  • Damsyik ialah ibu kota Aram, dan Rezin ialah kepala Damsyik. (Yes 7:8)
  • Dan Samaria ialah ibu kota Efraim, dan anak Remalya ialah kepala Samaria. (Yes 7:9)

Alkitab berkata, Negara dikendalikan oleh ibu kotanya, dan ibu kota tersebut dikepalai oleh seorang pemimpin, Orang-orang kuat yang ingin menghancurkan kerajaan Yehuda ialah Rezin dan Remalya. Ilmu politik dan startegi perang telah diketahui Alkitab pada abad 7 BC!!

Orang kuat pada jaman raja Hezekiah / Hizkia / Hizqiyahu.
Cara kerja musuh dan cara menangkalnya.

Hezekiah (artinya Dikuatkan YAH), adalah anak raja Ahas. Apa yang telah terjadi pada masa anak raja Ahas ini di kerajaan Yehuda? Mari kita baca Yesaya 36, ayat satu tertulis, ”Maka dalam tahun keempat belas zaman raja Hizkia majulah Sanherib, raja Asyur, menyerang segala kota berkubu negeri Yehuda, lalu merebutnya. (Yes 36:1). Kerajaan Asyur / Assyria telah merebut SEMUA kota berkubu /pertahanan kerajaan Yehuda, dan telah memungut upeti /pajak yang besar (2 Raj 18:14), namun tetap belum puas. Mereka ingin menguasai Yehuda sepenuhnya.

Karenanya raja Assyria [Sanherib (705-681BC)] mengirim Tartan dan Rabsaris dan Rabshakeh ( artinya: Juru minum agung) dari Lachish kepada raja Hezekiah di Yerusalem dengan disertai tentara yang besar (penulisan terjemahan dari berbagai Alkitab bahasa Inggris)* – untuk menghancurkan semangat rakyat Yehuda (Yes 36:2; 2 Raj 18:17; juga pada Yes 37:11-13). Panglima perang Asyria ini sengaja memakai bahasa Ibrani, (negara besar / penjajah tidak akan memakai bahasa orang lain, seperti Perancis misalnya) agar rakyat Yehuda berontak kepada rajanya sendiri, yaitu Hezekiah (Yes 36:11-13). Ini salah satu taktik perang si jahat – perang kata-kata: menakuti-nakuti (ay. 8,9) persis seperti Goliat kerjakan terhadap tentara-tentara Israel, berita bohong (ay. 10). Rabshakeh memberi gambaran kepada orang Yahuda bahwa kerajaan Assyria terlalu kuat, ia membuat list panjang kota-kota Syria dan Samaria yang telah ditaklukannya (ay. 19-20). Sesungguhnya raja Salmanesser lah (raja Assyria pendahulu Sanherib) yang telah menaklukan kota-kota Samaria demikian juga Mesir (2 Raj 17) – disini terjadi transmigrasi pertama orang-orang Timur Tengah ke tanah Israel. Sekali lagi di sini terlihat ”mulut besar” panglima perang Rabshakeh.

Apa cara raja Yehuda menangkal serangan ini? Sederhana, Tetapi orang berdiam diri dan tidak menjawab dia sepatah katapun, sebab ada perintah raja, bunyinya: “Jangan kamu menjawab dia!” (Yes 36:21)

Dengan cara yang sama di atas, kita temukan orang-orang kuat di sini:

Kerajaan Yehuda diatur dari Yerusalem (ibukota), dan Yerusalem dikuai oleh Hezekiah / Hezkia (Yes 36:2; 2 Taw 29:1)

Kerajaan Assyria /Asyur diatur dari Niniwe (barat daya Irak modern) dan orang kuat Niniwe ialah Sanherib (artinya: ”Dewa bulan telah menggantikan saudara-saudaraku (yang hilang) untuk ku”) (Yes 37:37). Rabshakeh bukanlah orang kuat Assyria sekalipun ia seorang panglima perang, ini terbukti ketika Sanherib mati, maka kerajaan Assyria hilang pengaruhnya dan digantikan oleh Babilon.

Penerapan:

Dua contoh di atas adalah analogi umum bagaimana menemukan siapa orang kuat dan tempat kekuasaannya. Kebanyakan negara pada abad modern ini tidak lagi dipimpin oleh raja, sebagai gantinya ialah presiden. Tempat tinggal dan pemerintahan presiden tentunya di ibukota negara masing-masing, namun tidaklah pasti bahwa orang kuat dari negara tertentu adalah presidennya. Pada negara-negara demokrasi, orang-orang kuatnya adalah orang-orang parlement dari partai politik yang berkuasa – ini seperti umumnya pada gereja-gereja Protestan, yang orang kuatnya adalah para sinode dan bukan pendeta. Presiden Iran Ahmadinejad bukanlah orang kuat nomor satu dari negara Persia ini, namun Ayatolah Ali Khamenei (pemimpin agama). Presiden Rusia Dmitri Medvedev juga bukan orang kuat nomor 1, tapi PMnya yaitu Vladimir Putin (ini juga terbukti dari gajinya, Putin memiliki gaji lebih besar dari ’bos’nya). Presiden B.W. Bush dan B. Obama bukanlah orang kuat USA, tetapi orang-orang di belakang Federal Reserve System

Negara yang presidennya merupakan orang kuat nomor satu (1) umumnya dikenal sebagai ”diktator” Dan negara seperti Saudi Arabia dan Brunai boleh jadi orang kuatnya adalah raja mereka. Pimpinan Roh Kudus sungguh sangat diperlukan di dalam hal ini

*) Pada Alkitab Indonesia Terjemahan Baru pada 2 Raja-raja 18:17 hanya tertulis ”juru minum agung” sama seperti pada Yesaya 36:2. Nabi Yesaya hanya mencatat Rabshakeh (Juru minum Agung) sebab (menurut banyak komentator Alkitab) ia lah yang berbicara dan memang ialah genderal dari utusan raja Assyria tersebut.

Bacaan berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

PEPERANGAN ROHANI; Perlengkapan dan strategi


Bila tidak ada wahyu, menjadi liarlah rakyat. Berbahagialah orang yang berpegang pada hukum.

Where there is no vision, the people are let loose, But blessed is he who guards the Torah. (The Scriptures) Ams 29:18

Membahas secara praktis: arti Peperangan Rohani (PR), persyaratan, perlengkapan (senjata rohani dan pemetaan rohani), dan strateginya.

Bagaimana mengembangkan suatu komunitas (sekolah, kampus, kota, propinsi, negara) bagi Yahshua Ha Massiah?, topik diskusi ini diberikan pada suatu kelas sekolah misi. Diskusi ini menjadi sangat menarik karena latar belakang hadirin yang berbeda (Asia :Korea Selatan, Jepang, Indonesia, USA, Europa dan Afrika). Seorang berkata, ”Ajari mereka bahasa Inggris, sehingga mereka bisa mengerti berbagai ilmu pengetahuan.” Ditangapi oleh beberapa orang dan termasuk Dosen: Sebagian Afrika, Filipina, Pakistan serta India bisa mengerti bahasa Inggris (bekas jajahan Inggris) namun tetap terbelakang. Banyak idea dan argument diberikan. Singkat cerita diambilnya negara India sebagai study kasus: India cukup lama di jajah oleh negara maju, yayasan sosial gereja Roma Katolik dan yayasan sosial lainnya pun cukup lama (dan banyak) berada di sana, faktanya mayoritas rakyat India tetap miskin (punya senjata nuklir tapi orang mati kelaparan terjadi setiap hari). Dosen berkata bahwa memberi bantuan teknologi dan sandang pangan itu bagus dan diperlukan, namun tanpa merubah jiwa mereka (pola pikir dan nilai-nilai kehidupan yang benar) semua itu akan berahir pada kesia-siaan. Roh dan jiwa mereka perlu dibebaskan dari belenggu Iblis dan roh-roh jahat, itulah yang terpenting maka mental dan fisik akan mengikuti dengan mudah. Peperangan rohani adalah kunci untuk pengembangan komunitas yang berhasil!

PENTING: Jika Anda belum lahir baru (bertobat – jiwa dan pikiran, menjadikan Yashua Ha Massiah sebagai YAHWEH Anda dan dibaptis selam), lupakan artikel ini. Fondasi kekristenan Anda perlu dibangun dahulu dengan benar sebelum terlibat di dalam peperangan rohani, Elohim belum mengijinkan Anda (Ibr 1-3). Aktifitas PR ini nyata sekalipun tidak terlihat. Harap baca ayat-ayat ini sebagai contoh: Kis 19:11-17.

Setiap orang Kristen sesungguhnya harus mengerti Peperangan Rohani, baik Anda sebagai jemaat biasa ataupun pemimpian pujian gereja atau pun diaken, Anda perlu mengerti ini. Peperangan Rohani bukan hanya tugas Penginjil, Missionari dan Pendoa syafaat saja. Ibu rumah tanggapun perlu diperlengkapi dengan pengetahuan ini agar ia bisa berdoa bagi keluarganya dan hamba-hamba YAHWEH diladang mereka masing-masing.

Penjabaran Peperangan Rohani. Itu adalah peperangan kepada roh-roh jahat (dengan berbagai jenis jabatannya) yang terjadi di alam/ dunia roh (tidak nampak) pada sebuah wilayah dengan tujuan menrebut wilayah itu dari Kerajaan Kegelapan untuk Kerajaan Terang. Mata jasmani kita tidak bisa melihat kehadiran mereka tapi kita tahu mereka ada dari hasil perbuatan mereka nyata. Dua prinsip yang perlu diingat selalu. 1. Hukum Peperangan Rohani 2. Kondisi

Hukum Peperangan rohani.
Masalah yang kita lihat dan hadapi setiap hari seperti:kejahatan, kecanduan obat, pembunuhan dll. hanyalah lapisan atas atau “ranting-ranting” dari permasalahan yang sebenarnya.

Pemecahan masalah-masalah dengan ‘memotong ranting pohon’ tidaklah banyak membantu, namun sedihnya cara itulah yang sering dilakukan:

  • Mengatasi minuman keras dan rokok: naikan pajak (di negara Barat) atau bakar tempat-tempat penjualan mereka (di negara-negara Islam)
  • Mengatasi pelacuran dan pornografi: hukuman cambuk dan denda
  • Pemerkosaan, perjinahan dan pembunuhan: penjara atau hukuman mati.

Hukum peperangan rohani adalah roh harus dihadapi dengan roh.

Cara-cara ini cukup bagus namun tidak memberantas masalah, sebab akar dari masalah tetap hidup, yaitu dosa dan pemberontakan manusia atas Penciptanya. Akar dari semua ini tentu Iblis – bapa pendusta dan pemberontak! Pengertian orang Kristen dalam hal ini lebih maju dan berkembang dari agama apapun.
Alkitab telah memberitahukan kita:

  • [S]enjata kami dalam perjuangan bukanlah senjata duniawi, melainkan senjata yang diperlengkapi dengan kuasa Elohim, yang sanggup untuk meruntuhkan benteng-benteng. Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia untuk menentang pengenalan akan Elohim. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus, (2Kor 10:4-5)
  • [P]erjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara. (Ef 6:12)

Karena musuh kita adalah roh-roh maka cara-cara daging dan sosial tidak akan banyak berfaedah merubah suatu kommunitas. Ini suatu penilaian umum tertunya, dengan kata lain tidak menutup kemungkinan kedua cara tersebut dipakai oleh-Nya sebagai awal keberhasilan. Hukum peperangan rohani adalah roh harus dihadapi dengan roh. Roh-roh penguasa atas kommunitas yang kita ingin bangun harus dikalahkan dahulu, sebelum mental dan fisiknya di kembangkan.

Kondisi Peperangan Rohani.
1. Anda tidak bisa mengambil sikap netral. Dalam dunia politik ada aliran NON-BLOK / Netral (Yugoslavia pendirinya dan Indonesia salah satu anggotanya). Dalam dunia rohani atau alam roh Anda hanya punya dua pilihan, berpihak YAHWEH (Kerajaan Terang) atau sebaliknya berpihak kepada Iblis / Setan / Lucifer (Kerajaan Gelap). Jika Anda tidak memerangi Kerajaan Gelap sesungguhnya Anda sedang dalam belenggunya/ serangannya.

Panglima perang Anda berpesan, Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas! Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku. (Wah 3:15-16). Yahshua adalah pribadi yang lembut, tetapi di dalam menghadapi kegelapan dan dosa Dia adalah pribadi yang radikal dan tidak berkompromi.

2. Kita berada pada posisi pemenang, jika kita tetap berada pada perintah komandan perang kita.

  • Jikalau bukan YAHWEH yang memihak kepada kita … , maka telah mengalir melingkupi diri kita air yang meluap-luap itu. (Maz 124:1,5)
  • If God be for us, who can be against us? (Rom 8:33b; GMLTrans)
  • Mereka (10 penguasa dunia dan “binatang buas”) akan berperang melawan Anak Domba. Tetapi Anak Domba akan mengalahkan mereka, karena Ia adalah Tuan di atas segala tuan dan Raja di atas segala raja. Mereka bersama-sama dengan Dia juga akan menang, yaitu mereka yang terpanggil, yang telah dipilih dan yang setia.” (Wah 17:14).  Nubuatan berkata bahwa “Binatang buas” ini kelak akan membagi dunia kedalam 10 negara bagian/ perserikatan.

3. Bukan akhir dari sebuah penuaian. Setelah selesai memenangankan peperangan di alam roh, pekerjaan penuaian perlu segera dilakukan: diinjili dan dilayani, jika tidak kemungkinan komunitas yang telah direbut itu menjadi bertambah buruk. Lihat contoh Yahshua di wilayah Samaria dan perupamaan rumah yang bersih tapi kosong;:Yoh 4:5-42 ayat kunci: 35 & 40a.41; Luk 11:24-26)

Dalam dunia rohani atau alam roh Anda hanya punya dua pilihan, berpihak YAHWEH (Kerajaan Terang) atau sebaliknya berpihak kepada Iblis

Perlengkapan peperangan rohani. Jangan membunuh tikus dengan bom, namun juga jangan hadapi kapal perang dan tank-tank baja dengan bambu runcing! Kita perlu tahu siapa dan berapa kuat musuh kita sebelum kita maju berperang, sehingga kita maju berperang dengan perlengkapan senjata yang memadai – tidak kebanyakan dan tidak kekurangan. Perlengkapan peperangna rohani melibatkan: Pemetaan Rohani, Perlengkapan senjata Elohim, Doa (tiga macam jenis) dan pujian-penyembahan.

Pemetaan rohani. Adalah bijaksana memiliki peta ketika berpergian ke daerah yang baru, benar tidak? Terlebih lagi di dalam peperangan rohani, peta sangat diperlukan! Contoh-contoh dari Alkitab: Bil 13:1-2, 17-21; Ul 1:22-24; 2:1; Yos 18:4,6; Kis 17:23 (dari 21-23, Paulus bicara dari hasil observasi). John Dawson (anak dari Joe Dawson penulis Doa Syafaat yang efektif) adalah bapa Pemetaan Rohani untuk abad modern ini.
Apa itu pemetaan rohani?

  • Cindy Jacobs: Itu adalah penyelidikan dari sebuah kota untuk mengenali sesuatu pendudukan yang Iblis telah buat, yang menghalangi penyebaran Injil dan penginjilan untuk Messiah (1)
  • George Otis Jnr.: Itu adalah suatu usaha untuk melihat daerah kita sebagai mana itu adanya dan tidak sebagaimana itu nampak terlihat (1a)
  • Isaiah54.org.: Seperti (foto-foto) X-ray dan MRI untuk mendiagnosa apa yang nampak keluar pada bagian luar pasien. (2). MRI (Magnetic resonance imaging) suatu metode pengambilan foto tanpa perlu pembedahan.

Pemetaan rohani bisa disimpulkan sebagai: penyelidikan sejarah sebuah kota (bisa juga negara, intinya sebuah lingkungan hidup manusia) di dalam terang Roh Kudus untuk mengenali benteng-benteng roh-roh jahat yang mendasari kota itu hidup dan berkelakuan, yang menghalangi pertumbuhan rohani Kekristenan kota tersebut. Kata kunci: Doa dan penelitian.

Ahli perang Cina kuno berkata,”Jika kamu mengetahui kekuatan musuhmu, maka kemenangan ada ditanganmu.”

Ingin tahu hal-hal apa yang perlu dipetakan? Lihat daftar ini dalam bentu PDF atau HTML

Kota Los Angeles sebagai contoh, John Dowson pegarang buku “Taking Our Cities for God” merupakan orang pertama yang menyelidiki alam rohani kota Los Angeles ini.

Memiliki peta dan informasi adalah awal kemenangan tapi bukan akhir dari tujuan. Perlu melangkap pada tahap berikutnya. Memakai selengkap senjata rohani Elohim.

penyelidikan sejarah sebuah kota (bisa juga negara, intinya sebuah lingkungan hidup manusia) di dalam terang Roh Kudus untuk mengenali benteng-benteng roh-roh jahat yang mendasari kota itu hidup dan berkelakuan, yang menghalangi pertumbuhan rohani Kekristenan kota tersebut.

Senjata rohani Elohim. Banyak artikel bagus tentang ini telah dibuat.Intinya adalah seorang yang telah lahir baru (dari segala golongan sosial; Ef 6:1-9) rasul Paulus memerintahkan kita mengenakan semua perlengkapan senjata rohani Elohim ini (11-17) supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis. Demikianlah seharusnya kondisi seorang Kristen setiap hari, menjaga hidupnya benar, adil, kudus, penuh iman dan firman Elohim dan siap selalu untuk pemberitaan Injil damai sejahtera. Tidak hanya di tempat ibadah tapi di manapun kita berada (sekolah, kampus, pekerjaan). Status orang Kristen yang sering dilupakan ialah bahwa orang Kristen adalah tentara Kerajaan Surga. Jangan pergi perang tanpa selengkap senjata rohani!

Kisah nyata sebuah peperangan rohani. Seorang ex-fanatik Budha yang menjadi Kristen bercerita pada saya, ”saya di-Injili oleh seorang pemuda Kristen. Malamnya saya sembayang meminta petunjuk roh bagaimana saya bisa menyerang orang Kristen tersebut. Dalam alam roh saya diperlihatkan bahwa orang Kristen ini memiliki banyak lubang kelemahannya. Lalu saya memutuskan untuk menyerang bukan hanya dia tapi sekalian pendetanya. Say tanya “apa yang kamu kerjakan selanjutnya?. ”Saya pergi kegerejanya, dan duduk dibelakang menerapkan semua ilmu gelap saya untuk menyerang pendetanya yang sedang berkotbah, ia menambahkan.
Untung pendeta ini dibungkus dengan kuasa YAHWEH sehingga ilmu jahat orang ini berbalik menyerang kepada dirinya sendiri. Ia muntah darah dan hampir mati. Ia menjadi pekerja gereja tersebut sewaktu ia menceritakan pengalamannya ini. Ini tentu hanya lah satu dari ribuan peristiwa peperangan rohani. Karenanya saya katakan pada awal artikel ini bahwa orang belum lahir baru, plus tidak hidup didalam kekudusan jangan terlibat di dalam prakek peperangan rohani.
Kata kunci: hidup kudus senantiasa , tinggal di dalam iman dan firman-Nya, dan tentara Kerajaan Surga.

Doa. Wesley L. Duwel berkata, ”Doa dapat membawa anda secara langsung masuk kesetiap rumah, rumah sakit, kantor pemerintah, ruang pengadilan dimana pun di dunia ini. Seperti halnya jarak tidak dapat menghalangi jangkauan anda dalam doa, demikian halnya dengan tembok atau tanda ”DILARANG MASUK!” tidak dapat menghalangi kehadiran anda atau jangkauan tangan anda dalam doa (W. L. Duwel, Menjangkau Dunia Melalui Doa)

Ada beberapa macam doa orang percaya. Di dalam peperangan rohani kita memakai: Doa-doa syafaat, peperangan dan juga doa keliling.

Doa Syafaat. Artinya: Berdiri diantara dua pihak untuk tujuan memperdamaikan.Umum terjadi di Persekutuan-persekutuan doa, ibadah Saptu dan Minggu bahwa pemimpin ibadah atau acara mengumpulkan pokok-pokok doa dari hadirin: ”Siapa yang mau didoakan?” Sering kali yang terjadi di sini adalah kita mendoakan hal-hal yang nampak (manifestasi dari sebab). Jika kita ingin mendapat jawaban doa yang merubah manusia seutuhnya – bukan sekedar disembuhkan atau masalah dipecahkan – kita harus berkonsultasi dengan Roh Kudus. Kita perlu mempelayari Doa Syafaat Yang Efektif. Doa syafaat meminta bukan saja jeritan hati, air mata dan belas kasihan kita atas jiwa-jiwa yang terhilang atau yang perlu diselamatkan tapi juga kesabaran berdiam diri mencari petunjuk-Nya. Abraham, Musa dan Yeremia, Daniel dan tentunya juga Roh Kudus adalah contoh-contoh pendoa syafaat yang baik (Kej 18; Kel 32:1-14; Yer 9. 13; Dan 9; Roma 8:26-27).
Kata kunci: Meminta belas kasihan YAHWEH untuk orang lain

Doa syafaat meminta bukan saja jeritan hati, air mata dan belas kasihan kita atas jiwa-jiwa yang terhilang atau yang perlu diselamatkan, tapi juga kesabaran berdiam diri mencari petunjuk-Nya.

2. Doa Peperangan Rohani (DPR). Artinya: Berdiri di pihak Elohim untuk menghancurkan perlawan-perlawan musuh yang mencoba menghambat perkembangan Kerajaan Surga. Di sini air mata dan jeritan hati pendoa tidak diperlukan lagi. Setelah Roh Kudus berbicara apa yang harus kita kerjakan maka sekarang kita melangkah kepada ”pergi perang” untuk melucuti kekuatan musuh dan merebut jiwa-jiwa yang ditawan oleh musuh. (mat 12:29). Disini kita menggunakan kata-kata perintah kepada lawan: kami ikat, kami hancurkan pekerjaanmu, kami usir dan sejenisnya (Mark 16:17,). Kata kunci: Menghampiri musuh untuk mengalahkan dan menguasai daerah kekuasaannya. Catatan: Dalam kedua jenis doa ini, berdoa dalam bahasa-roh baik juga untuk digunakan (khususnya jika berdoa sendirian), dan minta Roh Kudus untuk mengartikannya (1 Kor 141-13). Karunia bahasa-roh ini biasanya didapat setelah baptisan selam.

3. Doa Keliling. Diilhami dari perintah YAHWEH kepada Yosua untuk mengeliligi tembok musuh Yeriko (Yos 6:1-5). Pengajaran tentang Doa keliling ini susah diterima oleh denominasi gereja tertentu, terutama departement pengembalaan. Doa keliling dikenal umum oleh para penginjil dan missionari, ini mudah dimengerti sebab mereka mengerti dan mengalami Efesus 6:12. Bukti bahwa aktiftas Doa Keliling adalah Alkitabiah bisa dilihat dari panggilan Graham Kendrik (pencetus Berbaris Bagi Yahshua), ketika orang tuanya membawa Graham kepersekutuan doa, ia baru berusia di bawah 10 tahun. Nubuat datang kepadanya bahwa YAHWEH akan membangkitkan tentara-tentara-Nya di ahir jaman berbaris melalui kota-kota sambil mengumandangkan puji-pujian dan mengangkat panji-pani-Nya. Ini yang terjadi di berbagai banyak negara setiap bulan July. Lagu-lagu Graham diterjemahkan kedalam puluhan bahasa.
Kata kunci: hadir ditempat musuh dan berperang.

Seorang ahli strategi perang berkata: “Pertahanan yang paling efektif adalah menyerang pertahanan musuh!”

Pujian dan Penyembahan. Inipun termasuk senjata rohani orang Kristen. Pujian dan penyembahan bisa dimasukan ke dalam bagian dari

Isinya sama namun pengalamatannya berbeda, di Doa syafaat kita lakukan pujian dan penyembahan untuk mengagungkan YAHWEH, Yahshua dan Roh Kudus. Dan di DPR kita melakukan Puji dan penyembahan kepada Elohim kita namun aktivitas ini berfungsi sebagai perisai dan pedang roh untuk menghadapi Setan dan rekan-rekannya. Kedua aspek kerja dari pujian dan penyembahan ini Anda bisa lihat pada kehidupan Daud. Ia melakukan PdP sebagai ucapan syukur, pengagungan, permohonan doa kepada YAHWEH dan dibagian lain dengan PdP ia mengusir roh-roh jahat dan musuh-musuhnya.

  • Dan setiap kali apabila roh yang dari pada Elohim itu hinggap pada Saul, maka Daud mengambil kecapi dan memainkannya; Saul merasa lega dan nyaman, dan roh yang jahat itu undur dari padanya. (1Sam 16:23)
  • Biarlah pujian pengagungan Elohim ada dalam kerongkongan mereka, dan pedang bermata dua di tangan mereka, (Maz 149:6)

Kata kunci: Di dalam hadirat Elohim memerangi musuh-Nya.

Strategi Peperangan Rohani (SPR). Perlengkapan perang yang canggih haruslah diimbangi dengan strategi perang yang baik.. Alexsander Agung (Yunani) dan Gaius Julius Caesar (100-44 BC)(Romawi) merupakan jenderal-jenderal perang yang genius di jaman mereka. SPR Kristen sangat berbeda dengan segala strategi peperangan jasmani dan rohani non-Kristen apapun, apa alasannya? Seperti saya telah tulis diatas bahwa kondisi kita adalah kita berada dalam posisi pemenang. Itulah alasannya!

YAHWEH menyelamatkan bukan dengan pedang dan bukan dengan lembing. Sebab di tangan YAHWEHlah pertempuran dan Iapun menyerahkan kamu ke dalam tangan kami.” (1Sam 17:47)

Jadi sesungguhnya SPR yang membawa kemenangan itu bergantung dari diri kita sendiri, kunci kemenangan ada di tangan kita, pertanyaannya ialah apakah kita bisa memakainya?
Inilah daftar penting yang perlu diingat sebelum mulai perang:

  1. Mengadakan pemberesan pribadi (pengampunan dosa dan saling memaafkan), minta darah Yahshua membungkus Anda dan team, sehingga serangan balik musuh tidak bisa berpengaruh atas Anda semua (Ams 26:2).
  2. Beriman
  3. Satu hati dan pikiran – sepakat. Melawan bani Amalek (Kel 17:8-13)
  4. Tunduk kepada komandan Utama dan pemimpin team (Yak 4:7) Orang Ai mengalahkan tentara pasukan Yosua yang lebih kuat (Yos 7:2-21 )
  5. Pantang menyerah dan tidak putus asa (Dan 10:12-14). Jika Yahweh belum menjawab (doa puasa selama 40 hari) maka kami akan doa puasa 40 hari lagi. 40 hari yang kedua Yahweh belum jawab, saya doa puasa untuk 40 hari yang ketiga.” (Bp. Bambang Budijanto M.Th., DOA jalan menuju peperangan rohani).
  6. Peka terhadap perubahan pimpinan Roh Kudus. Pelajari 2 Sam 5:18-25; Strategi-Nya berubah untuk menghadapi musuh yang sama pada tempat yang sama.
  7. Pastikan bahwa perlindungan dan senjata rohani kita aktif pada tiga unsur keberadaan Yahshua: Darah-Nya yang telah tercurah di Golgota (Ibr 10:10), kuasa di dalam Nama-Nya (Fil 2:9-11), dan kuasa otoritas-Nya atas alam semesta (Ef 1:20-23; Mat 28:18)

Bagaimana memulai dan mengoperasikan peperangan rohani? Berikut ini langkah-langkah teknisnya:

  1. Mulai dari diri Anda sendiri; mencari kehendak YAHWEH atas diri Anda dan wilayah yang IA ingin kerakan melalui Anda.
  2. Mintalah kepada-Nya rekan-rekan yang sehati dan sevisi
  3. Dengan team yang ada mulailah membuat pemetaan rohani: pengumpulan data-data wilayah yang akan digarap melalui doa syafaat dan study sejarah. Tuliskan semua benteng-benteng musuh yang team telah dapatkan.
  4. Melalui pimpinan Roh Kudus, mulailah peperangan rohani .a. doa peperangan b. doa keliling ditempat musuh (bila lokasi wilayah besar sekali, kendaraan bisa dipakai). Hal yang utama dikerjakan di sini: mengikat dan menghancurkan kuasa si jahat atas wilayah dan penduduknya dan setelah itu melepaskan kuasa dan berkat YAHWEH atas mereka
  5. Selesai, namun tetap berjaga-jaga.supaya kamu dapat … tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu (Ef 6:13b)

Ingat, langkah-langkah penuaian harus diambil segera! Penginjilan dan kebaktian kebangunan rohani (kkr) dan kelompok sel serta kelas-kelas Alkitab perlu digalakan untuk menuai jiwa-jiwa yang telah dibebaskan dari pengaruh kekuasaan penghulu udara wilayah di mana mereka berada..

Dan mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba, dan oleh perkataan kesaksian mereka. Karena mereka tidak mengasihi nyawa mereka sampai ke dalam maut. (Wah 12:11)

Cat.: GMLTrans – George M. Lamsa’s Translation, Peshitta Bible

Ref:

Buku-buku bacaan yang direkomendasikan:

  • ·John Dawson, Taking Our Cities for God” / Merebut KOTA bagi Allah
  • ·Dr. Peter Wagner, Doa Peperangan
  • ·Cindy Jacob: Menduduki kota-kota mush

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Doa Syafaat Yang Efektif


Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. Yohanes 15:7

Yahshua menjanjikan suatu jawaban doa syafaat yang indah sekali bagi pengikut-Nya, kita akan menerima apa saja yang kita doakan! Syaratnya jika

1. Rhema-Nya (kata aslinya untuk kata ”firman-Ku” di atas) yaitu ”perkataan-Nya yang hidup/inspirasi-Nya /wahyu-Nya ” diam di dalam kita. Rhema (Firman yang hidup) dan Roh adalah satu-kesatuan seperti ucapan Yahshua sendiri dalam Injil Yohanes 6:63:Rohlah yang memberi hidup … Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah Roh dan hidup.”

2. Kita tinggal di dalam Yahshua, dengan kata lain kita berada di dalam karakter dan pikiran Messias Yahshua. Pernah melihat besi yang membara karena lama di tinggal di dalam api? Itulah api di dalam besi dan besi di dalam api!

Bagaimana menerapkan prinsip Yohanes 15:7 ini dengan Doa Syafaat (DS) kita (pribadi dan kelompok)? Ada banyak cara melakukan DS yang efektif. Cara yang saya perkenalkan di bawah ini salah satunya, diambil dari kehidupan sehari-hari salah satu badan misi internasional YWAM yang setia tahunnya melibatkan puluhan ribu orang di 130 negara. Intisari dan penerapan dari buku Joy Dawson:

Intercession, Thrilling and Fulfilling

Ini beberapa langkah sesuai urutannya:

1. Persiapan DS. Sedapat mungkin Alkitab dan buku catatan-doa turut bersama Anda saat ber-DS. Pastikan bahwa hati Anda bersih dihadapan Elohim, setiap dosa yang belum diakui selesaikan. Hal ini menyangkut memaafkan dan meminta maaf kepada orang lain. Dalam kelompok pemimpin DS memberi waktu setiap anggota membuat pemberesan hati baik kepada Elohim maupun antar rekan doa. Yakobus 5:16 berkata, “Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar , bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.” Mazmur 66:18 Seandainya ada niat jahat dalam hatiku, tentulah YAHWEH tidak mau mendengar. Kombinasi Markus 11:24-25 dengan Yesaya 59:1-2 meneguhkan Yakobur 5:16 di atas bahwa “doa-yang-didengar YAHWEH adalah doa-orang-yang-benar!” Usahakan setiap kelompok DS maksimum 7-8 orang, sehingga waktu rekonsiliasi ini tidak terlalu panjang. Pemimpin DS bisa menunjuk 3 orang untuk berdoa pada langkah 3, 4 dan 5. Waktu 10-15 menit.

2. Angkatlah satu dua lagu pujian atau penyembahan, untuk berterima kasih kepada-Nya dan sekaligus mengagungkan DIA. Mazmur 22:4 Engkaulah Yang Kudus yang bersemayam di atas puji-pujian orang Israel. Waktu 5- 6 menit.

3. Berdoalah untuk menyerahkan keingian, pemikiran dan beban yang kita rasa harus didoakan. 2 Kor 10:5 Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia untuk menentang pengenalan akan Elohim. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Messias/Yang Diurapi; Amsal 3:5b janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri; Amsal 28:26a Siapa percaya kepada hatinya sendiri adalah orang bebal; Yesaya 55:8 Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman YAHWEH. Waktu 2-3 menit.

4. Berdoalah mematahkan pekerjaan-pekerjaan roh jahat dan mengikat serta mengusir roh-roh jahat dimana kalian berdoa. Yakobus 4:7 Karena itu tunduklah kepada Elohim, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu! Waktu 2-3 menit.

5. Berdoalah minta Roh Kudus-Nya datang untuk memberi kuasa dan petunjuk hal-hal apa yang Bapa Surgawi mau kita doakan. Efesus 5:18 hendaklah kamu penuh dengan Roh; Roma 8:26a Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa. Waktu 2-3 menit.

6. Semua berdiam diri dan tidak bersuara – menunggu Roh Kudus berbicara – mendengarkan DIA memberi petunjuk. Mazmur 62:5 For God alone, O my soul, wait in silence, for my hope is from him Bible ESV. [terjemahan bebas:] Hanya kepada Elohim, O jiwaku, menunggu dalam kesunyian, sebab dari pada-Nyalah harapanku; Mika 7:7 But as for me, I will look to the LORD; I will wait for the God of my salvation; my God will hear me [Bible ESV]. Tetapi aku ini akan menunggu-nunggu YAHWEH, akan mengharapkan Elohim yang menyelamatkan aku;ElohimKu akan mendengarkan aku! Roh Kudus bicara melalui banyak cara: gambar (diam dan hidup/’film’), kalimat, sebuah kata atau ayat Alkitab. Disinilah Alkitab kalian berfungsi. Sekedar contoh bagaimana luar biasanya Roh Kudus memimpin, Anda bisa membaca Ekonomi Kerajaan Surga. Waktu tenang 7-10 menit,

Petunjuk:
a. Untuk penDS single. Bertanyalah kepada Roh Kudus jika Anda masih belum jelas dengan petunjuk yang Ia telah berikan, periksalah itu dalam Alkitab Anda sementara tetap dalam ”menunggu dengan sunyi”. Catat tanggal dan pokok doa yang anda dapat pada buku-doa, juga tanggal penggenapannya.
b. Untuk DS kelompok. setelah 7-10 menit pemimpin-DS bisa bertanya “apakah mereka masih perlu waktu” jika semua siap, mereka bisa bercerita singkat satu-persatu apa yang mereka telah dapat dari Roh Kudus pada saat berdiam diri. Waktu 2 menit perorang. Bila petunjuk doa belum jelas bisa kembali berdiam diri. Pada waktu berdiam diri setiap orang bebas membuka Alkitab mereka (dengan tetap menjaga kesunyian) untuk memastikan apa yang mereka dapat. Dan catat dibuku-doa tanggal serta pokok doa yang telah didapat dan catat kapan jawaban doa tergenapi. Sering terjadi dua tiga orang yang mendapat berlainan tapi ternyata potongan-potongan dari satu-pokok-doa!

Pastikan bahwa kalian tidak berpindah ke langkah berikutnya sebelum Dia memberi petunjuk atau inspirasi pokok-pokok doa. Milikilah iman! Yoh 10:27 Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku; Mazmur 32:8 Aku hendak mengajar dan menunjukkan kepadamu jalan yang harus kautempuh; Aku hendak memberi nasihat, mata-Ku tertuju kepadamu.

7. Berdoalah dari satu pokok-doa ke pokok-doa berikutnya sesuai apa yang telah tertulis. Lambat atau cepat itu pasti terjadi! Yesaya 55:11 demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.

8. Tutuplah dengan doa syukur. “Akulah yang telah melantik raja-Ku di Sion, gunung-Ku yang kudus!” … “Anak-Ku engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini. Mintalah kepada-Ku, maka bangsa-bangsa akan Kuberikan kepadamu menjadi milik pusakamu, dan ujung bumi menjadi kepunyaanmu. Mazmur 2:6-8.

Bawa bangsa-bangsa kembali kepada Yahshua Ha Mashiah!

Catatan:

  • Pokok-pokok doa (langkah 3). Jika Pemimpin DS/ Anda (penDS single) sudah memiliki beban doa (misalnya untuk negara Indonesia atau sebuah kota), Pokok doa ini bisa dikembangkan pada langkah-langkah berikutnya untuk mengetahui lebih spesifik hal-hal apa yang IA ingin kita doakan untuk Negara atau kota tersebut.
  • Tujuan ahir dari artikel ini tidak dimaksudkan sebagai suatu metode DS (pengetahuan) tapi suatu hubungan yang semakin erat kepada Roh Kudus dan pengenalan yang lebih dalam akan Yahweh dan putra-Nya, Yahshua.
  • YWAM (Youth With A Mission) ialah suatu organisasi misi Kristen yang bersifat interdenominasi, yang berpegang teguh pada prinsip-prinsip Alkitab. Tidak ada satupun yang mendapat gaji; termasuk presiden direkturnya. Bergantung dan taat kepada Roh Kudus dan pinpinan-Nya (seperti isi artikel di atas) adalah kunci sukses dari YWAM.

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog