Yemen: Bom bunuh diri menewaskan lebih 96 tentara di Sanaa


Hari Senin, 21 Mei 2012, satu hari sebelum parade militer untuk memperingati Hari Persatuan Nasional Yemen, sebuah bom bunuh dini meledak di tengah-tengah latihan parade di sebuah lapangan di Sanna ibukota Yemen. Lebih dari 96 tentara dan lebih 200 tentara luka-luka, laporan terakhir menyatakan. Jalan Arab (atau Arab Spring, Barat menyebutnya) rupanya belum selesai di Yemen.

Kota Sanaa adalah termasuk kota yang bersejarah dalam penyebaran agama Islam, di sebuah  mesjid kuno di Sanaa telah dijumpai sejumlah naskah-naskah Kuran, dan dinyatakan sebagai salah satu naskah Kuran yang tertua yang masih ada.

Tragedi yang terjadi menjelang menyambut hari yang bersejarah bagi bangsa Yemen, dimana pada tanggal 22 Mei 1990 penyatuan antara Yemen Utara dan Selatan terjadi.

Sebuah sumber Keamanan mengatakan kepada Yemen Times  bahwa pembunuh bunuh diri adalah seorang tentara yang ikut di dalam latihan tersebut. Namun Menteri Pertahanan mengutip pernyataan saksi mata yang berkata bahwa pembom bunuh diri menyelinap masuk kedalam tempat latihan pada Lapangan Al-Sabeen, dan meledakkan dirinya sendiri. Dua pembom bunuh diri lainnya berhasil tertangkap.

Kelompok terroris Al-Qaeda,  mengumumkan diri sebagai pelakunya tragedi tersebut.
Ansar Al-Sharia, sebuah kelompok yang berkaitan dengan Al-Qaeda  yang berada di Abyan dan Shabwa, di Selatan Yemen telah memberi korfirmasi sebagai pelaku dari serangan yang mematikan di hari bersejarah tersebut. Media Arab internasional, Al Jazeera, juga mengkorfirmasikan klaim kelompok Islam Ansar Al-Sharia ini.

Al-Qaida di Semenanjung Arab berkata Menteri Pertahanan adalah target dari serangan tersebut (yang tentunya tidak ada pada latihan parade tersebut) dan memperingatkan adanya serangan-serangan pada pemerintah jika perlawanan terhadap kelompok Islam tersebut tidak berhenti. Pemerintah Yemen sejak ex-president Ali Abdullah Saleh terus memerangi kelompok Islam Al-Qaeda yang beroperasi di Yemen. Dan USA adalah negara utama pendukung tindakkan pemerintah Yemen.

Komentar:
Sukar untuk dimengerti oleh masyarakat dunia bahkan bagi mayoritas orang Islam sendiri, bahwa pembela-pembela ajaran Islam yang fanatik justru adalah para kelompok Islam (baik Sunni maupun Shia) yang mengerti bahasa Arab dan mereka juga yang selalu mengobarkan ancaman dan tindakan terror, meng-halal-kan kekerasan dan pembunuhan bagi siapa saja yang tidak setuju dengan ajaran mereka. Dengan terbukanya Dunia Islam dengan teknologi komunikasi beberapa dekade belakangan ini, siaran-siaran Kristen berbahasa Arab lahir, seperti Al-Hayat TV. Berjuta-juta orang Islam telah meninggalkan iman mereka, dari jutaan yang ‘murtad’ tersebut terdapat ribuan ahli Kuran dan imam menjadi pengikut Yeshua Ha Mashiah (Yesus Kristus/ Isa al-Masih).  Pemerintah Barat memerangi terrorists Islam di satu sisi, di sisi lain memakai mereka menumbangkan para pemimpin negara Islam, Afrika Utara adalah contohnya. Ledakan bom di kota Damaskus, Syria baru-baru ini, 10 Mei, menewaskan sedikitnya 55 jiwa dan melukai hampir 400 lainnya adalah suatu serangan melawan president Ashad (saya tidak membenarkan Ashad, bagaimananpun), intelejent NATO membenarkan bahwa pelakunyanya adalah kelompok Al-Qaida. Politik dua-muka Amerika dan beberapa negara Barat inilah yang menyebabkan banyak negara Barat jadi bangkrut. Kiranya bangsa Yemen mendapatkan damai sejahtera dan hati yang memaafkan dari Elohim Yang Mahapengasih, tidak membalas kejahatan dengan kejahatan. Amin.

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Syria: Perang antara Shia lawan Sunni semakin parah. Updated 15/02/2013


Demontrasi menumbangkan president al-Assad telah berubah menjadi perang senjata, telah berjalan 22 bulan bulan sejak demo pertama muncul, dan sedikitnya 70.000 meninggal di antara dua pihak.

Muslim Brotherhood Mesir (pusat organisasi) pada situsnya, sebagaimana dikutip oleh kantor berita AFP, menyatakan bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri tersebut, berkata, ”Ini adalah awal dari pembebasan Damaskus dan tip dari iceberg.” Namun pembicara dari Islam Brotherhood Syria, Zuhair Salem, menyangkal klaim itu dengan menyalahkan pihak korban, ”diorkestra secara penuh oleh regim (pemerintah al-Assad), sebagaimana serangan tersebut.” [Taktik lempar batu sembunyi tangan ketika kekuatan militer belum kuat]

President Irak, Jalal Talabani (Islam Shia) pada situs pemerintah mengutuki tindakan terroris ini sebagai pelanggaran segala bentuk umum dan nilai moral.

President Hugo Chavez, teman baik president Iran, Ahmadinajed (Islam Shia) dan seorang dari Departement Luar Negeri menyalahi serangan terroris ini sebagai cara kerja pihak luar untuk menyalahkan kekerasan (perang sipil) di Syria.

Israel di libatkan dalam tuduhan tindakan terroris di Syria. Koran Yordania untuk Syria hari Minggu kemarin menyatakan bahwa bom kembar tersebut adalah bukti para konspirator melawan Syra bekerja keras, ”Serangan-serangan terroris ini tanda dari USA, Zionist (Israel) dan Al-Qaeda (organisasi Islam Sunni),” dan menambahkan, memanggil orang-orang Yordania dan orang-orang Arab untuk mendukung Syria.

Serangan kembar bom bunuh diri hari Jumat 23 Desember di kota Damaskus yang mentargetkan pemerintah Syria-Shia, dikabarkan sedikitnya 44 tewas dan 166 luka-luka.

”Kami telah mengatakan sejak awal, bahwa [demontrasi penggulingan pemerintahan Syria-Shia] ini adalah terroris. Mereka [para pemberontak Syria] membunuh tentara dan masyarakat umum,” respont Faisal Mekdad komisaris pembantu Syria kepada kantor Assosiated Press.

14 Febuari 2013, Komando Pelindung Revolutionari Iran (Iranian Revolutionary Guard; IRG) Hessam Khoshnevis terbunuh di Syria oleh pasukan pemberontak Sunni.  Tahun lalu Pasukkan Pemberontak Syria (PPS) menangkap 48 orang Iran, yang dianggap sebagai para pejuang IRG. PPS telah lama menuduh bahwa pemerintah Syia Iran terlibat langsung di dalam membela President Assad.

Komentar: Israel secara pasti tidak campur tangan; baik pro atau kontra apa yang terjadi di Syria, berkali-kali berita-berita tentang Jalan Arab atau Arab Bersemi (orang Islam Timur Tengah menyebutnya) bahwa Israel semakin kuatir akan keamanan negaranya sendiri dengan hasil akhir dari Jalan Arab ini, pemimpin-pemimpin negara yang baru (Mesir, Tunisia, Libya) dari Jalan Arab ini adalah Islam radikal yang sangat anti Israel, tentu juga anti Kristen – Israel menyebut hasil Arab Bersemi ini sebagai “Arab Winter.” Israel tidak mempunyai hubungan baik dengan Bashar al-Assad, namun Israel sangat tahu bahwa jika pemerintahan Bashar tumbang, maka menggantikannya akan lebih anti-Israel. Israel satu-satunya negara Demokrasi di Timur Tengah yang selalu dijadikan kambing hitam oleh para tetangganya dan para politikus Barat yang haus kekuasaan.

Kekacauan di Timur Tengah akarnya berasal dari orang-orang Arab Islam sendiri, sejarah dan kejadian-kejadian segar di dunia berita adalah buktinya. Contoh Irak: orang Islam menuduh USA – penjajah dan sumber keributan. Baru saja tentara USA ditarik keluar, konflik berdarah antar agama Sunni dan Shia terjadi, wilayah suku Kurdi, Islam Sunni, (Irak Utara) diserang oleh Arab Irak (Islam Sunni) oleh bom-bom bunuh diri.

Perdana Menteri Irak, Nuri al-Maliki (Islam Shia) minggu kemarin ingin mengadili vice president Irak, Tareq al-Hashemi sebagai orang dibalik gelombang sektarian berdarah (serangan-serangan terrorists di Irak). Tareq adalah Arab Sunni, dan sekarang ia melarikan diri ke wilayah Kurdi. Hari Saptu kemarin saya tanya seorang Kurdi, pemiliki restorant kebab, tentang tuduhan atas Tareq al-Hashemi, orang Kurdi ini membenarkan bahwa Tareq adalah kepala dari terrorist di Irak.  Suku Kurdi adalah bangsa yang terjajah (belum memiliki status negara) dan teranyiaya baik oleh Arab Sunni maupun Iran Shia.

Perang Sipil di Syria menampakkan sikap asli Uni Eropa dan Amerika Serikat terhadap kedua kelompok besar aliran Islam tersebut. Media Barat menyebut Pasukkan Pemberontak Syria sebagai “tentara Islam,” dengan kata lain agama Shia yang dianut oleh pemimpin Syria, Iran dan kelompok Hezbollah di Libanon bukanlah agama Islam yang benar. BBC menulis bahwa para pemimpin Inggris berada di garis depan  untuk menekan UE (Eropean Union) menambahkan Hezbollah pada daftar terrorist-terrorist organisasi.

Barat telah memilih berdiri di pihak negara-negara Sunni Arab – tentu, karena alasan ekonomi yang lebih menguntungkan, bukan alasan doktrin.

Keadilan dan Damai hanya datang dari Raja Damai, Yeshua Ha Mashiah, orang Yahudi yang telah lahir di Betlehem, Israel. Dia akan kembali lagi sebagai Hakim yang Adil dan menggadili setiap negara dan manusia.

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Bom bunuh diri di Gereja Bethel Solo dikutuki President dan para pemimpin agama


Hari Minggu 25 September bom bunuh diri meledak di dalam gedung Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) menelan korban jiwa jemaatnya satu tewas, dan 14 luka-luka. Pembom bunuh diri, seorang pemuda, meledakkan bom yang melekat di perutnya ketika jemaat gereja baru saja selesai melakukan ibadah Minggu paginya dan bersiap keluar gedung.

Wajah pelaku bom bunuh diri ini masih dapat dikenali dengan baik, namun dada kebawah hancur, isi perutnya keluar, bukan warga setempat, pendeta setempat berujar. Material tambahan dari isi bom adalah mur, batu dan paku payung (dipakai untuk menambah daya bunuh para korbannya).

Dikutuki para pemimpin. Menteri Agama, Suryadharma Ali, pada hari yang sama di hadapan peserta halalbihalal dan pelantikan pengurus baru PPP menyatakan, “Tindakan kekerasan semacam itu sangat tidak terpuji. Ditentang oleh siapa pun dan oleh agama apa pun.” Beliau menambahkan, “Kami berharap polisi mengusut tuntas sampai ke akar-akarnya, dan adili pelakunya.” Menurutnya aksi menebar teror dan ketakutan kepada masyarakat tidak akan mencapai apa yang para terrorist cita-citakan.

Ketua PWNU Jawa Tengah, M. Adnan, menilai aksi bom bunuh diri bukanlah jihad. “Aparat harus melakukan tindakan preventif. Jangan hanya bertindak setelah ada kejadian semacam ini, segera tindak jika ada kelompok masyarakat yang berkeinginan melakukan teror atas nama agama,” katanya.

Bahkan  President Indonesia, SBY, didampingi Wapres dan Menko Polhukam, berkata, ”Atas nama negara, saya mengutuk keras atas aksi terorisme, kejahatan luar biasa yang bersifat tanpa pandang bulu, ini yang terjadi di negeri kita. Saya instruksikan agar investigasi lanjutan segera dilakukan secara intensif untuk membongkar habis jaringan pelaku pemboman. Termasuk dana, termasuk pemimpin dan penggerak aksi terorisme.” 

Pengamat Intelijen Wawan H. Purwanto menyatakan bahwa pihaknya telah mengetahui gerakan para terrorist tersebut sejak 14 Agustus 2011. Beliau juga telah menemukan kantong-kantong terrorist di Indonesia. “Di Poso masih ada puluhan, di Plumpang masih ada dua DPO, di Palembang lima orang, Aceh ada 19 orang, Jawa Tengah 12 orang, Jawa Timur 10 orang, dan Cirebon lima orang,” katanya.

Bom bunuh diri juga pernah terjadi di GPIB Koinonia Jatinegara dan di sebuah gereja di lingkungan Lapangan Udara TNI Halim Perdanakusuma.

Ada dugaan bawah pelaku bom bunuh diri Di Solo ini memiliki jaringan yang sama dengan bom bunuh diri di mesjid  komplek Mapolresta Cirebon 6 bulan yang lalu, yang meledak saat shalat Jumat.

Bacaan berkait:

Referensi:

 

Bom bunuh diri di Mesjid-mesjid Irak dan Pakistan


Irak. Mesjid terbesar untuk umat Sunni di Bangdad  berbajir darah oleh ledakan bom bunuh diri pada saat  jemaat bersembayang pada hari Minggu tanggal 28 Agustus ini, tiga hari sebelum Idul Fitri.  29 meninggal dan 35 luka-luka. Berita terakhir (TV) hari ini mengatakan 33 tewas. Salah satu yang meninggal pada serangan bom tersebut adalah seorang parlement pembuat hukum Khalid al-Fahdawi, dan korban yang luka-luka diantaranya para orang tua dan anak-anak.

Pemimpin keamanan setempat mengenali penyerang tersebut, pelakunya seorang lanjut usia, dan berkata, ”Itulah sebabnya mengapa itu sangat mudah untuk dia memasuki mesjid tersebut.” Pembom bunuh diri nampak berjalan diantara keramaian pengunjung , ketika pemimpin mesjid memulai berbicara, penyerang ini meledakkan bomnya, melanjutkan ceritaya.

Pemimpin mesjid ini terkenal dengan kotbatnya yang  menentang ”faham ektrim kekeran,” itu sebabnya ia sering menerima ancaman-ancaman mati. Oleh karenya ia menuduh Al-Qaida di balik serangan bom  bunuh diri di atas. Laporan berkata.

Intelejen Irak berkata bahwa Al-Qaida mentargerkan menyerang kekuatan keamanan dan pemerintah untuk membuktikan bahwa Irak tetap tidak stabil.  Tahun 2006 sebuah mesjid indah Shia dihancurkan dengan bom yang berakibat kekerasan antar sekte di hampir seluruh Irak.

Pemerintah Irak mengatakan dalam tahun 2006-2007 kekerasan di seluruh Irak menjcapai puncaknya.  Jumlah 259 jiwa yang tewas di Irak Juli ini adalah urutan kedua tertinggi di tahun 2011.

Di Pakistan, 19 Agustus, Jumat minggu kemarin, bom bunuh diri terjadi di sebuah mesjid di wilayah Khyber,  dekat perbatasan Afganistan.  Mesjid yang dipadati dengan orang-orang sembayang di hari suci umat Islam, Jumat, menjadi banjir  darah oleh bom yang meledak di dalam masjid tersebut. Berita mengatakan 40 pengunjung mesjid meninggal dan 100 lainnya luka-luka.  Para penduduk setempat menduga bahwa serangan bom tersebut dilakukan oleh Taliban Pakistan, sebagai serangan balas dendam  setelah pentempuran-pertempuran antara militant Taliban dengan penduduk suku setempat yang terjadi pada hari-hari sebelumnya.

Peristiwa ledakan bom bunuh diri di mesjid Pakistan ini  merupakan pengulangan dari kejadian serupa pada Jumat 27 Maret 2009, sedikitnya 40 pengunjung sembayang Jumat mati langsung dan 70 lainnya luka-luka.  Kejadian ini juga terjadi di wilayah Khber. Pemimpin utama wilayah Khyber ini berkata bahwa pembunuh diri meledakkan dirinya sendiri segera setelah Imam yang memimpin ibadah berkata ”Allah hu Akbar” untuk memulai doa Jumat siang.

 Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

 

 

 

Moskow: Bom terroris di Airport Domodedovo menelan banyak korban


Senin sore pukul 4:32 (24/01) waktu setempat, lapangan terbang internasional Moskow diguncang oleh bom bunuh diri yang sangat kuat. Mematikan 35 jiwa dan 168 luka-luka (46 diantaranya dalam keadaan krisis).

Pemerintah Rusia berkeyakinan bahwa Terrorist Islam bertanggung jawab untuk aksi berdarah tersebut.

Kurang dari setahun lalu dua pembom bunuh diri menguncang stasiun subway atau metro (kendaraan umum bawah tanah) kota Moskow.

Pelaku bom dan motif dari aksi yang baru ini belum diketahui. Dugaan semua adalah terrorits Islam dari Kaukasus, namun pada CCTV tertangkap wajah seorang pemuda Arab yang mereka duka sebagai pelakunya.

Pertanyaan besar yang ada ialah mengapa semua ini terjadi selama semua keamanan sedang ditingkatkan?, kata Boris Kagarlitsky, seorang sociologist dan penganalisa politik kepada RT (Russian TV).

Seorang pemimpin gereja Ortodok Russia menggomentari ledakan ini sebagai ”tidak dapat dibenarkan. ”Kehidupan manusia adalah karunia Elohim, dan apapun yang melampau itu tidaklah hanya sebuah kejahatan melawan manusia, tetapi juga melawan Pencipta. Orang-orang yang telah melakukan barbarian ini  menaruh diri mereka sendiri melampau hukum, baik manusia  dan juga Elohim.” katanya.

Bacaan Berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Perang Suci (Crusade, Jihad) di pandang dari firman Elohim (Allah)


“Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya.” (Wahyu 22:12)

Pertanyaan untuk dibahas:

  • Apakah Perang Suci (Crusade, Jihad, dan sejenisnya), berperang demi nama Elohim (Allah), terdapat di Alkitab?
  • Apa Alkitab membenarkan perbuatan membunuh orang lain demi nama Elohim (Allah)?
  • Apa kata firman Elohim tentang membunuh diri sendiri demi nama Elohim atau agama?
  • Apakah upah yang Elohim janjikan untuk para Perang Suci (Crusade, Jihad) tersebut?

Definisi Perang Suci:

Crusade adalah misi militer, diorganisasi dan dipromosikan oleh Paus dan / atau gereja Roma Katolik.

Kata “Crusade” berasal dari kata Latin “pakaian salib.” Tujuan: merebut kembali Tanah Suci (Israel) dan tanah-tanah “Kristen” yang telah dijajah Muslim.[i] Crusade I (1095-1099) dilahirkan oleh Paus Roma Katolik Urban II (1088-1099): “Untuk melepaskan Yerusalem dan Gereja Timur dari dominasi kafir (Islam).” Paus ini juga menjanjikan pengampunan dosa bagi mereka yang pergi Cursade, dan hukuman pengasingan bagi yang tidak pergi.
FAKTA:
Crusaders membunuh tidak hanya orang Muslim, tetapi juga orang Yahudi dan Kristen. Hampir seluruh penduduk Yerusalem dibunuh oleh para Crusader Eropa.

Definisi Jihad:

1. “Jihad adalah berkelahi kepada siapa saja yang menghalangi penyebaran Islam.  Atau berkelahi kepada siapa saja yang menolak untuk masuk Islam.” (didasari pada Surah 8:39) Prof. Mark A. Gabriel,

2. Jihad yang bersifat menyerang (offensive) dapat diijinkan untuk mengamankan batas-batas Islam, mengembangkan agama Allah dimana para pemerintah tidak mengijinkannya, dan menyingkirkan setiap agama kecuali Islam dari jasira Arab. Dr. Imad Mustafa, profesor Universitas al-Azhar dan Umm al-Qary.[ii]

“Mengapa kamu mengajar kami selalu tentang jihad? Bagaimana dengan ayat-ayat lainnya di dalam Kuran yang berbicara tentand damai, kasih dan pengampunan?” seorang mahasiswa Universitas Al-Azhar Kairo bertanya kepada dosennya di suatu kelas yang dipadati oleh 500 pelajar. Dengan muka merah dan nada marah dosen Omar Abdel Rahman menjawab pertanyaan tersebut: (3.)  Saudaraku ada di seluruh surah [bab] dipanggil ’Rampasan-rampasan Perang.’ Tidak ada surah dipanggil ’Damai.’ Jihad dan membunuh adalah kepala dari Islam. Jika kamu mengeluarkan mereka, kamu memotong kepala Islam.” Penekanan ditambahkan.

Dosen ini dikenal sebagai “bapa Jihad modern;” tulis mahasiswa ini yang di kemudian waktu menjadi Professor Sejarah Islam.[iii]

Dari tiga definisi Jihad di atas, maka;

Jihad adalah suatu panggilan suci bagi umat Islam untuk pergi berjuang – mengorbankan nyawa sendiri jika diperlukan – demi Allah dan Muhammad.

Memakai pernyataan Omar A. Rahman, maka jihad lebih utama dari keseluruh lima pilar Islam, sebab jihad adalah kepala dari Islam.

Organisasi jihad abad 11-13. Hasan-I-Sabbah, seorang pemimpin sekte Islam Nizari Ismailis yang sangat disegani karena ia memiliki banyak anggota jihadnya yang radikal, dikenal dengan nama fida’i (artinya: seorang yang mengorbankan dirinya sendiri kedalam bahaya secara sukarela, dari kata arab yang berarti “korban,”  atau fidaiyn (jamak), jaman sekarang disebut fidayeen.Kelompok ini dikenal juga dengan julukan Hashashine (memakai narkoba hashish untuk merekrut pemuda pergi berjihad), dan kemudian mereka dipanggil sebagai Kelompok Assassin (the Order of Assassins) (dari mana kata Inggris “Assassination,”artinya: “pembunuhan berencana” berasal).[iv]

Suatu survey pendapat dikalangan mahasiswa Inggirs tentang jihad  ”Adakah dibenarkan membunuh di dalam nama agama?” (terbit tahun 2008) didapatkan hasil sebagai berikut ini:

  • Dibenarkan demi memelihara dan mempromosikan agama itu: 11% (M.a); 3% (M.n.a); 1% (n.M)
  • Dibenarkan jika agama tersebut diserang: 49% (M.a); 22% (M.n.a); 1% (n.M)
  • Tidak pernah dibenarkan:30% (M.a); 65% (M.n.a); 94% (n.M)

Secara umum, ketertarikan pada jihad (membunuh dalam nama agama) nampak lebih besar pada usia pria muda Muslim aktif (18-34) dibanding kelompok Muslim non-aktif dan akan semakin lebih besar lagi jika dibandingkan dengan mahasiswa non Muslim, survey ini menyimpulkan. Lihat diagram 27 dan 28.[v]

Tidak diragukan survey ini akan menghasilkan opini yang lebih ekstrim jika diadakan di negara-negara Timur Tengah dan Asia yang memiliki penganut Islam sebagai mayoritas.

Senjata para jihad abad 11-13 adalah pisau belati dan di jaman modern ini memakai bom, sehingga mereka dikenal sebagai “Suicide boomer,” namun tujuan dan ideologi dari jihad adalah sama: ”berkorban bagi Allah dan Muhammad, nabi-Nya” demi  eksistensi dan pengembangan agama Islam.

PEMBAHASAN PERTANYAAN.
1. Apakah Perang Suci (Crusade, Jihad, dan sejenisnya), berperang demi nama Elohim (Allah), terdapat di Alkitab?

Berperang demi nama Elohim secara umum ada tertulis di Alkitab, namun tidak dengan filosofi dan metode yang sama seperti di dalam pemikiran Jihad Islam.
Elohim Israel memakai perang untuk menegakkan keadilan (kepada semua bangsa) dan hukuman yang mendidik (bagi bangsa milik kepunyaan-Nya). Yang terakhir bisa dibaca di Tanah Kanaan / Israel / Palestina dan kota Yerusalem milik siapa sebenarnya?
Ayat-ayat yang bersifat perang “demi nama Elohim” atau “atas perintah Elohim” umumnya terdapat di Perjanjian Lama, sebelum kedatangan Yeshua Ha Mashiah.  Peperang “demi nama Elohim” dilihat dari pelakunya dapat dibagi menjadi dua kelompok:

Bangsa Israel. Semua perang yang terjadi di sini intinya ialah:

  • Pemindahan hak tanah Kanaan dari penduduk lama ke penduduk baru, Israel. YAHWEH sebagai pemilik bumi dan isinya (Maz 24:1-2) telah berjanji dan menetapkan 400 tahun sebelumnya kepada Abraham bahwa tanah Kanaan akan menjadi milik keturunannya: Ishak dan Yakub (Kel 6:7, 33:1) – untuk selamanya (Kej 13:15). Peperangan terjadi oleh sebab penduduk lama tidak mau keluar dengan suka rela.
  • Tujuan yang kedua adalah membela diri dari penjajahan dan serangan musuh dari luar perbatasannya, contohnya perang Israel melawan Midian pada kitab Hakim-hakim 6 dan 7. “Pedang demi YAHWEH dan demi Gideon!” (20), rakyat berseru. Ini adalah satu-satunya kalimat seruan ‘jihad’ atau ‘perang suci’ (jika Anda suka) di seluruh Alkitab yang sangat tebal itu. Dan jika Anda baca cerita ini dengan baik, ide dan penyerangan awal dari perang ini dilakukan oleh Elohim sendiri (6:14; 7:21).

Orang Israel dilarang berperang untuk merebut tanah diluar batas-batas tanah yang Elohim telah tetapkan, Ulangan 2:4-5 adalah contoh yang jelas dimana YAHWEH melarang orang Israel berperang untuk merebut Pengunungan Seir (sebelah kanan lembah Arabah, dari Laut Mati sampai ke Teluk Elanitik atau Akaba)[vi]

Bangsa-bangsa bukan-Israel atas nama Kristus. Sejarah Gereja mencatat, bahwa para pemimpin gereja Roma Katolik sering kali menyerukan crusade atas nama Ha Mashiah (Kristus atau Mesias). Crusade di Katolik diartikan sebagai perang suci atau perang salib, memiliki konsep dan tujuan yang sama dengan jihad di dalam Islam: memperbesar pengaruh agama dan politik (penundukan dan atau penguasaan teritorial).

  • Ini terjadi misalnya merebut kembali kota Yerusalem dan tanah Spanyol dari tangan orang Islam. Crusades (1100s-1200s)
  • Roma Katolik juga melakukan inkuisisi demi nama Kristus di dalam wilayah kekuasaannya selama ratusan tahun. Jutaan orang Kristen mati dibakar dan disiksa melalui inkuisisi.
  • Pembasmian bangsa Yahudi di Eropa melalui Adolf Hitler dengan partai Nazinya. Pendeta  Katolik Father Franjo Kralik berkata memuji Hitler: “Gerakan untuk membebaskan dunia dari orang-orang Yahudi adalah gerakan untuk renaissance kehormatan manusia. Yang Mahakuasa dan Elohim Yang Mahabijaksana adalah dibelakang gerakan ini.” pada tulisannya di Catholic Action Publication, “Why are the Jews Being Persecuted.” 25 Mai 1941
  • Perang Irak yang dipimpin oleh President G. W. Bush dan PM Inggris Tony Blair (keduanya adalah orang-orang Roma Katolik) bisa dikatakan sebagai crusaide Roma Katolik yang masih segar. Penasehat-penasehat President Bush adalah para pengikut Roma Katolik. Bush bahkan lebih Katolik fanatik dibanding President J. F. Kennedy (seorang  Katolik yang diassassinasi karena menolak menyerahkan USA ketangan Vatikan).

Apakah Perang Suci (Crusaide, Jihad) ini dibenarkan oleh Alkitab? Jawabannya terdapat di paragraf berikut.

2. Apa Alkitab membenarkan perbuatan membunuh orang lain demi nama Elohim (Allah)?
Elohim Pencipta alam semesta mempunyai konsep pemikiran yang berbeda dengan para pemimpin agama di dalam “membela nama Elohim.” Pemikiran para pemimpin agama sama dengan dengan pemimpin negara, bahwa rakyat perlu berperang untuk membela agama dan bangsanya. Umat dan Rakyat yang baik pastilah berani mati untuk agama dan bangsanya.

Elohim sebagai raja dari Kerajaan Sorga, memiliki dua pemecahan yang sangat berbeda, bahkan tiga, dengan cara para pemimpin agama (dan pemerintah dunia) di dalam menghadapi para oposisi-Nya:

  • Ia tidak memelukan pembelaan manusia. Rakyat-Nya tidak diperlukan untuk berperang membela nama-Nya, bahkan Ia membuat perintah: “Jangan membunuh!” – Perintah Keenam (Kel 20:13).  Ia terlebih mampu membela diri-Nya sendiri, Ia adalah pahlawan perang (Kel 15:3; Maz 24:8) dan untuk menyelamatkan umat-Nya, Ia tidak perlu panah atau pedang, dan alat perang untuk menyelamatkan umat-Nya (Hos 1:7) sebab the battle is YAHWEH’s (1Sam 17:47).
  • Jika pasukan perang diperlukan, Ia memiliki ber-laksa-laksa malaikat. (Mat 24:30-31;  26:52-53; Wah 12:7-9). Jemaat bukanlah pasukan perang, tetapipasukan” doa!, demikianlah Alkitab mengajar.
  • Ia tidak pernah tergesa-gesa menghabiskan para oposisi-Nya. Perhatikan perumpamaan dari Yeshua ini: Hamba-hamba Elohim bertanya: maukah Tuan supaya kami pergi mencabut lalang itu (musuh, orang fasik, orang tidak berguna)? Tuan Kerajaan Sorga ini menjawab:  Jangan, sebab mungkin gandum itu ikut tercabut pada waktu kamu mencabut lalang itu. Biarkanlah keduanya tumbuh bersama sampai waktu menuai. Pada waktu itu aku akan berkata kepada para penuai: Kumpulkanlah dahulu lalang itu dan ikatlah berberkas-berkas untuk dibakar; kemudian kumpulkanlah gandum itu ke dalam lumbungku.” (Mat 13:29-30). Ia menunggu dengan sabar sampai benar-benar terlihat mana yang benar-benar “lalang” dan “gandum.” Ia menunggu sampai hari Penghakiman. Ia tahu bahwa musuh-Nya dan musuh umat-Nya bukanlah darah dan daging (sesama manusia) tetapi Iblis Lucifer dengan sepertiga malaikat yang turut berontak bersamanya. (Wah 12:9; Ef 6:12).

Dari perbedaan konsep-konsep di atas, jelas bahwa

Pemimpin agama dan negara tidak pernah mengorbankan hidup mereka untuk jemaat atau bangsa mereka, tetapi menuntut jemaat dan rakyat mereka mati untuk konsep atau doktrin mereka sendiri “ATAS NAMA Elohim (Allah) atau Negara.”[vii]

Sebaliknya Bapa Sorgawi mengutus Yeshua, Putra yang paling dikasihi-Nya, turun ke bumi untuk mati tersalib demi menyelamatkan seluruh bangsa di Dunia. (Yoh 3:16).

3. Apa kata firman Elohim tentang membunuh diri sendiri demi nama Elohim atau agama?
Sejarah Alkitab. Alkitab mencatat enam orang Israel melakukan bunuh diri:

  • Abimelek (Hak 9:54),
  • raja Saul (1Sam 31:4),
  • Pembawa senjata Saul (1Sam 31:4-6),
  • Ahithopel (2Sam 17:23),
  • Zimri (1Rj 16:18), dan
  • Yudas Iskariot (Mat 27:5).

Lima dari enam orang adalah orang-orang yang jahat, sedangkan pembawa senjata Saul melakukan bunuh diri karena mengikuti perbuatan tuannya, raja Saul. Mereka semua bunuh diri bukan demi nama-Nya.

Satu-satunya orang di Alkitab yang KEMUNGKINAN DAPAT digolongkan sebagai “bunuh diri demi nama Elohim” adalah Simson (Hak 16:23-31). Namun kasus bunuh dirinya tidak sama dengan para jihad Islam yang dikenal sebagai “pembom bunuh diri.
Perbedaannya ialah:

  • Simson dalam kondisi tertawan (selama rambutnya dipotong pendek sampai panjang lagi), di cungkil kedua matanya dan dijadikan bahan lawakan umum musuhnya (bangsa Filistin),
  • Simson melihat sendiri bagaimana orang-orang Filistin ini menghina Elohimnya: memuji dan mempersembahkan korban sembelihan untuk dewa Dagon oleh karena dirinya yang  tertawan (23-24)

Doanya sebelum “berjihad” (sekitar tiga ribu orang mati bersama Simson di pesta penyembahan  dewa Dagon ini): ”Berserulah Simson kepada YAHWEH, katanya: “Ya Adonai ELOHIM, ingatlah kiranya kepadaku dan buatlah aku kuat, sekali ini saja, ya Elohim, supaya dengan satu pembalasan juga kubalaskan kedua mataku itu kepada orang Filistin.” (28). Ia berbuat itu untuk kedua matanya! Apakah Elohim telah menjawab doanya? Saya pikir tidak secara langsung, ia beroleh kekuatan oleh karena rambutnya telah kembali panjang (bukan berarti kekuataanya ada di rambut) yang berarti perjanjian sebagai nazir Elohim telah pulih kembali secara alamia. (Hak 13:7, 16:19-20). Nazir (bahasa Ibrani artinya orang yang dipisahkan atau dikuduskan. Strong Dict. Bible).

Ajaran Kristianiti. Firman-Nya mengajar, nyawa dan tubuh kita adalah milik YAHWEH, kita bertanggung jawab kepada Dia. Tentu kita bisa merusaknya tapi kita tidak diberi kuasa (otoritas), sebab itu bukan milik kita. (Pgk 12:7; Mat 5:34-36)
Umat-Nya diperintahkan untuk sedapat mungkin mencegah pembunuhan dan hukuman mati (Ams 24:11-12)
Bunuh diri adalah melanggar Perintah Elohim yang keenam: Jangan membunuh (Kel 20:13). Suicide berasal dari bahasa latin sui artinya “of oneself” dan cide artinya “to kill” – membunuh diri sendiri.

Mungkin Anda berkata: bagaimana dengan ajaran Yeshua pad Injil Yohanes 12:25: Barangsiapa mencintai nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, tetapi barangsiapa tidak mencintai nyawanya di dunia ini, ia akan memeliharanya untuk hidup yang kekal. (Yoh 12:25)

Ini sama sekali bukan ayat jihad! Jika Anda taruh ayat tersebut pada konteknya, maka itu ayat martir: memberi diri sendiri untuk hidup benar sesuai ajaran dan perintah Yeshua: ampunilah mereka yang beralah kepadamu, berkatilah musuhmu, bahkan siap untuk dihukum mati jika perlu untuk kebenaran  yang Yeshua telah ajarkan, lihat Injil Markus 8:31-38.

Itulah sebabnya Dunia tidak pernah mendengar berita ada orang-orang Kristen (secara doktrinal: Roma Katolik bukanlah Kristen[viii]) membunuhi orang lain, dan melakukan bom bunuh diri, tetapi sebaliknya dunia bersaksi betapa banyak orang Kristen yang tidak bedosa dibunuh oleh hanya karena mereka tidak kompromi dengan perbuatan dosa.

4. Apakah upah yang Elohim janjikan untuk para Perang Suci (Crusade, Jihad) tersebut?

  • Siapa yang menumpahkan darah manusia, darahnya akan tertumpah oleh manusia, sebab Elohim membuat manusia itu menurut gambar-Nya sendiri. (Kej 9:6)
  • Tetapi Engkau, ya Elohim, akan menjerumuskan mereka ke lubang sumur yang dalam; orang penumpah darah dan penipu tidak akan mencapai setengah umurnya. Tetapi aku ini percaya kepada-Mu. (Maz 55:24)

Di dalam ajaran Islam, seorang Islam yang mati di dalam jihad dijanjikan akan langsung masuk sorga dan mendapat 72 perawan cantik (yang terjemahan aslinya sesungguhnya hanyalah segenggam kismis putih, menurut Prof. Luxemberg, seorang ahli Kuran dan bahasa Aram).

Jangan sesat! Elohim tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya. Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu. (Gal 6:7-8)

Pembunuhan terhadap sesama manusia merupakan kejijikan dan kejahatan di mata YAHWEH, Elohim Yang Mahakudus. Itu melanggar Perintah Keenam-Nya: Jangan membunuh (Kel 20:13).

Jika Anda seorang perusak dan pembunuh “demi nama Elohim (Allah),  bertobatlah hari ini juga. Bertobat berarti bukan sekedar berhenti (melakukan yang telah biasa dikerjakan) tetapi juga berbalik arah hidup 180 derajat dari arah jalan hidup sebelumnya.

Datanglah kepada Yeshua Ha Mashiah (Isa Al-Masih) dan akuilah dosa-dosa Anda kepada-Nya, lalu mintalah maaf dan berdamailah kepada siapa Anda telah rugikan dengan perbuatan dosa Anda tersebut. Mintalah Pendeta atau pekerja Gereja (yang mengikuti ajaran Alkitab) untuk membimbing kerohanian Anda. Yeshua Ha Mashiah mengasihi Anda, Ia memiliki rencana yang indah dan mulia untuk masa depan hidup Anda.

 

Bacaan berkait:

 

 

Referensi:


[iii] Dosen ini menegaskan kepada para mahasiswanya bahwa Kuran penuh dengan jihad. Prof. Mark Gabriel, Islam and Terrorism. Penulis ini adalah profesor sejarah agama Islam.

[iv] Hasan seorang Persia dari kelompok sekte Shia Ismaili yang anti kekayaan dan kemewahan (faham yang dianut oleh sekte Sunni Abbasid). Ia bukan pendiri sekte Ismail, namun ditangannya sekte ini menjadi jaya, memiliki kastil yang dipakainya sebagai pelatihan, indoktrinisasi dan “sorga” sementara bagi calon jihad. Menyuguhkan para fidayeen (yang umumnya adalah pria muda) ini hashish, pelacur-pelacur, makanan yang nikmat sebagai “sorga yang akan datang” jika mereka berani mati untuk sekte Ismaili tersebut. Holy Terror: The Rise of the Order of Assassins by HistoryNet.com

[v] Islam on Campus: A survey of UK student opinions,

  • M.a. – Muslim aktif (pera anggota ISOCs; Campus Islamic Societies)
  • M.n.a – Muslim non aktif
  • n.M – Non Muslim

Survey diambil dari 12 perguruan tinggi di UK, diterbitkan pada July 2008.

[vii] “The French knights ingin tanah lebih banyak, para pedagang Itali berharap untuk memperluas kantong-kantong perdagangan di Timur Tengah dan …” Sejarawan Donald E. Queller, World Book Encyclopedia, Crusades. Dan Paus menjanjikan pengampunan dosa bagi mereka yang bergabung dengan Crusade tersebut.

Yasser Arafat dan mayoritas pemimpin Hamas hidup dengan mewah, sementara keluarga yang ditinggal mati dari para pembom bunuh diri hidup merana. Putra Hamas. Yasser Arafat mati karena AIDS dan Hitler karena bunuh diri.

[viii] Dari pihak Katolik sendiri, mereka tidak mau menyebut diri mereka Kristen, inipun terjadi di Indonesia sepuluh- dua puluh tahun yang lalu. Doktrin utama Kristen dan Roma Katolik sangat jauh berbeda, sekalipun nampak luarnya banyak kesamaan, Alkitab keduanya juga berbeda. Orang Roma Katolik akan memakai ”Kristen” pada dirinya ketika mereka diserang oleh Islam,  di Irak misalnya. Dan juga akan ”berbaju Kristen” ketika perbuatan dosanya terbongkar oleh masyarakat dunia.

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog