Nigeria: 44 terbunuh pada pemboman mesjid dan restoran di kota Jos


“Karena tidak ada pohon yang baik yang menghasilkan buah yang tidak baik, dan juga tidak ada pohon yang tidak baik yang menghasilkan buah yang baik. Sebab setiap pohon dikenal pada buahnya. Karena dari semak duri orang tidak memetik buah ara dan dari duri-duri tidak memetik buah anggur”Yeshua Ha Mashiah (Lukas 6:43-44, ITB)

Baca lebih lanjut

Iklan

Pasukan Negara Islam Khalifah terpukul berat di Syria, Irak dan Nigeria


Peta wilayah pendudukan militer Syria, Kurdi, Irak dan Khalifah Islam Para pejuang Kurdi telah mengusir keluar para jihadist NIK dari kota Kobani (Ain al-Arab) di Syria berita hari Senin awal Pebuari ini (2/2/2015). Para jihadist NIK (Eropa menyebutnya IS / ISIS, dan Amerika: ISIL – membedakannya dengan Negara Islam Shia Iran) semula telah berhasil menguasai 60% dari kota bangsa Kurdi-Syria yang strategis ini. Kota Kobani terletak hanya beberapa kilometer dari perbatasan negara Turki, dan sekaligus tidak jauh dari komplek militer Turki. Turki, sekalipun anggota NATO, adalah satu dari dua negara Islam yang terang-terangan mendukung gerakkan Islam Khalifah. Lainnya adalah Qatar.
Para jihadist NIK yang diperlengkapi dengan senjata perang modern (buatan Barat) dan dibantu dengan pejuang-pejuang dari berbagai bangsa 4 bulan lalu dengan mudah menguasai kota Kobani. Sebagian besar penduduknya (wanita, anak-anak dan orang tua) melarikan diri ke perbatasan. Hanya meninggalkan para pemuda yang bersenjata bedil.
Atas desakan pemerintah Perancis dan para anggota NATO, ”bangsa Kurdi sedikitnya berhak untuk membela diri,” Turki yang semula bersih-keras tidak ingin menolong ”musuhnya” yang sedang dalam kehanPejuang Kurdi merebut kembali kota Kobani dari tangan Jihadist Negara Islamcuran tersebut akhirnya dipaksa membuka pintu perbatasannya bagi pejuang Kurdi (yang tinggal di Kurdistan-Turki) untuk membela rekan sebangsanya yang sedang terperangkap. AS hanya membantu pejuang Kurdi dengan serangan-serangan udara. Sekarang 100% Kobani direbut kembali dari para jihadist NIK. Jurubicara AS, Jen Psaki menyatakan bahwa kelompok NIK ”telah mengerahkan banyak sumber-sumber ke dalam (perang di) Kobani. Namun dengan jelas mereka tidak berhasil, dan kita sedang mendorong mereka mundur.” Pejuang Kurdi di Kobani dipimpin oleh Unit-unit Perlindungan Masyarakat Kurdi (UPMK/ KPPU). NIK telah kehilangan lebih dari 1000 jihadistnya di Kobani selama perang 4 bulan tersebut.
Sementara itu, di Irak Utara (Kurdistan Irak), para pejuang Kurdi lainnya telah berhasil merebut kembali kota-kota yang diambil oleh NIK Minggu ini dikabarkan mereka berhasil merebut wilayah strategis yang dipakai oleh NIK sebagai jalur suplai antara Mosul (pusat militer NIK di Irak) dengan Syria.
Yang menarik dari pejuang Kurdi ini ialah para wanitanya turut berperang, sedikitnya 500 wanita!

Pada Senin yang sama NIK terpukul di Irak Selatan.Tentara Irak yang telah berhasil membebaskan Diyala dan semua wilayah berpenduduk di profinsi timur Irak dari tangan pejuang NIK. Pemerintah berkata perang di Selatan ini telah menewaskan 58 dan 248 luka-luka dari pihak pemerintah, dan lebih dari 50 jihadist NIK tewas.
Di Selatan, tentara Shia dibantu dengan pejuang-pejuang dari Arab Sunni setempat (tribesmen) telah mengikuti jejak suku Kurdi untuk menghadapi NIK dengan kekuatan militer.

Sekilas balik konflik kebangkitan Negara Islam dengan Pemerintah Lokal. pejuang wanita Kurdi siap melawan jihadist Negara Islam
Sejak bangkitnya gerakkan Negara Islam Kalifah yang dimotori oleh al-Bagdadi, Juni tahun lalu, banyak orang-orang Muslim di Syria dan Irak bergabung dalam cita-cita lahirnya kembali negara Kalifah. Tentara dan polisi bergabung, sehingga hanya dalam beberapa bulan saja wilayah kekuasan NIK menjadi hampir sebesar wilayah negara Syria; tanpa adanya perlawanan besar. Ya, pemerintah Shia Syria memerangi NIK dan para kelompok militan Sunni lainnya. Kehilangan beberapa kota. Sementara di Irak post-post militer direbut pejuang NIK dengan mudah.
Permainan perang berubah drastis ketika NIK mulai memasuk wilayah Kurdistan (Irak Utara) yang adalah tanah air bangsa Kurdi. Jatuhnya kota Mosul suku Kurdi, telah membuat pejuang Kurdi (pria dan wanita) mengangkat senjata.

Di Kurdistan, keahlian perang para jihadist mulai diuji. Di Kurdistan keimanan mereka diuji. Di Kurdistan pula moral buruk para jihadist NIK membuka mata bangsa-bangsa tidak hanya di Irak dan Syria, tapi juga di Timur Tengah dan bahkan Dunia; para jihadist NIK tidak malu-malu meminta para keluarga Sunni di Mosul menyerahkan gadis-gadis, menahan para gadis dan wanita bukan-Sunni untuk jadi budak sex dan memperjualkan mereka sebagai pelacur, sementara membantai laki-lakinya dan mengubur hidup-hidup anak-anak.
Kesadisan NIK sesungguhnya telah nampak di Syria, namun Dunia tutup mata. Sebab President Ashad memiliki catatan hitam: kepanjangan tangan dari Pemerintah Islam Iran, jalur suplai senjata gelap Iran dan Rusia bagi organisasi terroris Shia Hesbollah di Yordania. Dan juga berfungsi sebagai komplek militer Rusia di Timur Tengah.

Boko Haram dengan tawanan gadis-gadisnya yang di Islamkan secara paksaDimanakah Allah? Mampukah Dia membela umat-Nya yang telah membela Dia mati-matian?
Dunia Islam maupun di luar Islam, bahkan dunia sekuler tahu bahwa perang yang dibawa oleh jihadist Negara Islam ini adalah perang agama – membangkitkan kembali lahirnya suatu negara Islam yang berazaskan khalifah (pengganti nabi Muhammad).
Suku Kurdi VS NIK. Pejuang Kurdi dengan senjata apa adanya dan terdiri dari tentara wanita, ternyata tidak bisa dikalahkan oleh para jihadist yang 100 % adalah laki-laki dan bersenjata berat dan didukung oleh pejuang dari berbagai negara, bahkan sebaliknya pejuang Kurdi lambat tapi pasti merebut kembali kota-kota mereka. Dalam hal kota Kobani, 4 bulan sejak mereka mengangkat senjata, mereka bisa memukul mundur jihadist NIK yang telah merebut 60% kota tersebut.
Pemerintah Syria VS organisasi-organisasi jihadist Sunni. Dan jika kita melihat perjalanan tiga tahun perang antara Pemerintah Shia Syria dengan beberapa kelompok organisasi jihadist Sunni, – yang dibantu oleh Barat secara politik dan perlengkapan militer Barat melalui raja-raja Arab belum juga bisa menumbangkan Assad. Bahkan Assad baru-baru ini terpilih kembali menjadi president.
Boko Haram VS Chad di Afrika. Dua tahun lebih para jihadist Boko Haram memporak porandakan dan menterror banyak kota di Nigeria, khususnya wilayah utara. Sedikitnya 13.000 orang telah terbunuh dan lebih dari satu juta penduduk dipaksa meninggalkan rumah dan harta mereka menyeberang ke negara-negara tetangga terdekat. President Nigeria, Goodluck Jonathan adalah seorang Kristen yang pemurah: ia memaafkan aksi brutal Boko Haram. Mr. Jonathan tidak bisa membedakan antara tugas pemerintahan dengan tugas keagamaan. Dan mulai tahun 2015 aksi serangan mereka merambat masuk ke negara-negara tetangga Nigeria.
Tanggal 17 Januari 2015, pemerintah Chad mengirim sepasukan tentara untuk menolong tetangganya Cameroon dari gangguan Boko Haram. Sejak itu telah dua kali Boko Haram menyerang tentara Chad. Hasilnya adalah 3 tewas dan 12 luka-luka di pihak Chad, namun 123 pejuang Boko Haram tewas.
Selasa , tanggal 3 Febuari, pemerintah Chad mengerahkan angkatan bersenjatanya untuk menghadapi Boko Haram.
Mereka memasuki sarang (kompek militer) Boko Haram di Gamboru dekat perbatasan Chad.  Mereka mendapat ijin dari pemerintah Nigeria untuk masuk). Pada hari itu juga tentara Chad menutup mulut besar besar Boko Haram, mereka menewaskan lebih dari 200 jihadist Boko Haram, sementara hanya 9 tentara Chad tewas dan 21 luka-luka.

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Nigeria: Serangan Boko Haram membawa kebangunan rohani Kristen!


Nigeria adalah negara demokrasi, mayoritas penduduknya beragama Kristen (51,26 %), namun di bagian utara Nigeria terdapat penduduk Islam (45.12%) yang terus mendatangkan orang Islam secara gelap dari perbatasan. Beberapa tahun terakhir ini kelompok Islam radikal Nigeria Boko Haram (seperti FPI di Indonesia) terus menerus menyerang penduduk Kristen Nigeria. Boko Haram telah mentargetkan gedung-gedung pemerintah, badan-badan penegak hukum dan termasuk mesjid-mesjid yang dianggapnya moderat. Tujuan dari Boko Haram ini memaksakan hukum sharia (hukum Islam) di seluruh Nigeria.  Boko artinya pendidikan, Boko Haram seperti Taliban, keduanya anti pendidikan, kecuali pendidikan agama Islam.

Di utara inilah ( dimana sekarang sudah ada 12 wilayah yang menerapkan hukum sharia) aksi terror Boko Haram terjadi pada umumnya. Ini sedikit daftar aksi terror dari organisasi Islam Boko Haram:

  • 29 April 2012, di Kano, serangan rantai bersenjata Boko Haram, menyerang orang-orang Kristen yang sedang ibadah Minggu, dua tempat.  Para Islam fanatik ini melempari bahan-bahan peledak ke tempat ibadah, dan ketika jemaat melarikan diri, mereka ditembaki. 21 meninggal dan 20 terluka tembakan. Pada hari yang sama juga terjadi di Maiduguri, kota paling utara Nigeria, pendeta yang sedang mempersiapkan perjamuan suci beserta dua lainny ditembak mati, dan beberapa luka-luka.
  • 8 April 2012, di Kaduna, bom bunuh diri membunuh 38  orang Kristen, dan belasan luka-luka yang sedang beribadah Paskah. Bom begitu kuat sehingga juga merusak rumah-rumah, hotel dan banyak kendaran.
  • 11 Maret 2012, di Jos, bom bunuh diri di depan gedung gereja Katolik, 8 orang tewas.
  • 6 Januari 2012, di Gombe, pasukan bersenjata Boko Haram menembaki mati 20 Kristen saat rapat untuk mengubur 9 saudara mereka yang terbunuh saat beribadah di sebuah gereja sehari sebelumnya.
  • Akhir November  2011, di wilayah Plateau, Boko Haram dibantu dengan penduduk Islam melakukan penyerangan besar kepada orang Kristen yang disertai penghancuran rumah dan gedung gereja-gedung gereja mereka, memaksa 700 jemaat Kristen harus meninggalkan desa mereka.
  •  4 November 2011, di wilayah Yobe, Islam Boko Haram membom 10 gedung gereja. 150 tewas – sedikitnya dari mereka ialah 130 orang Kristen. Ratusan orang masih dinyatakan hilang. Saksi-saksi mata mengatakan bahwa kelompok Islam ini meminta para orang Kristen yang mereka tahan untuk menyebut dua kalimat sahada, dan mereka yang menolak segera di bantai. Sementara mereka menterror orang Kristen tersebut mereka berteriak- teriak “Allahhu akbar!
  • Januari 2010, di Jos keributan mematikan 300 jiwa dan di Doga Nahawa bulan Maretnya 500 jiwa tewas.

Konflik politik dalam negeri Nigeria telah berubah menjadi konflik agama – Islam memaksakan hukum sharia kepada Kristen.

Dari begitu banyak serangan Islam Boko Haram terhadap orang-orang Kristen di Nigeria, apakah Kristianiti semakin turun rohaninya? Laporan mengatakan bahwa hasilnya adalah kebangunan rohani bagi umat Kristen Nigeria! Contoh,  Selama pelayanan penguburan untuk 9 orang yang mati sahid oleh karena serangan Boko Haram di kota Gombe, banyak orang Kristen yang hadir telah menyerahkan hidupnya kembali kepada Yeshua dan beberapa lainnya menerima Yeshua sebagai Juruselamat mereka untuk pertama kalinya, seorang pekerja Voice of the Martyr berkata.

Menangis dan bernyanyi dengan berlutut, sebuah vokal group memimpin ke dalam penyembahan 500 hadirin dan 50 pendeta. Empat jam ibadah penguburan ini kemudian berubah menjadi doa syafaat untuk Gereja di Nigeria, negara secara keseluruhan, dan bahkan bersyafaat bagi para Muslim di Negeria dan group Islam ektrim Boko Haram.

Pemimpin para pendoa umumnya mendasarkan doa-doa syafaatnya pada kitab nabi Yesaya 6:1-4, diantara ayat-ayat lainnya, ia mendorong Gereja Nigeria untuk lebih berdoa dari pada mengeluh. Ia juga berkata YAHWEH tahu bagaimana bertarung bagi medan pertempuran-Nya dengan cara-Nya sendiri, dan kita haruslah tidak membalas dendam bagaimanapun.”

Komentar:
Peristiwa di Nigeria ini menyadarkan kita, bahwa umat Kristenlah  (the people of the Book) yang mengerti firman Elohim (Allah), dan umat Islam buta sama sekali akan firman Elohim – Yeshua telah memberitahukan hal ini 2000 tahun yang lalu: “Semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya kamu jangan kecewa dan menolak Aku. Kamu akan dikucilkan, bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Elohim (Allah). Mereka akan berbuat demikian, karena mereka tidak mengenal baik Bapa maupun Aku.Tetapi semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya apabila datang saatnya kamu ingat, bahwa Aku telah mengatakannya kepadamu.” “Hal ini tidak Kukatakan kepadamu dari semula, karena selama ini Aku masih bersama-sama dengan kamu, (Yoh 16:1-4)

Para remaja Islam berpikir bahwa jika mereka mati berjihad dengan meledakkan bom (tindakan imoral, egois/ rakus) pada padannya mereka akan langsung masuk sorga dan dihadiahkan 72 perawan cantik untuk kepuasan napsu sex mereka (napsu zinah), kenyataannya itu adalah jalan tol menuju neraka. Pembunuh dan otak yang penuh perzinahan tidak akan pernah masuk sorga!! Bacalah Galatia 6:7-8,  Efesus 5:5 dan Wahyu 22:15. Baca artikel-artikel tentang sorga dan neraka di http://Penjalabaja.wordpress.com.

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog