Irak: Khalifah Ibrahim, pemimpin NIK luka parah, puluhan lainnya tewas


Peta Al-Qaim Para Pemimpin NIK terpukul parah oleh serangan udara ASKoran kabel Arab berbahasa Inggirs melaporkan bahwa Khalifah Ibrahim pemimpin Negara Islam Khalifah (Abu Bakr al-Bagh) telah mendapat luka-luka yang parah ketika serangan udara yang dipimpin oleh Amerika Serikat (AS) yang mentargetkan kota perbatasan Irak Barat dekat al-Qaim, sumber-sumber pemimpin kampung berkata kepada Al-Arabiya News.
Mohammad al-Karbuli, MP dari propinsi Anbar menambahkan bahwa serangan udara yang mentargetkan para pemimpin NIK di dekat al-Qaim telah membunuh puluhan orang dan melukai yang lainya, membuat rumah sakit di kota itu banjir dengan jumlah pasien.
Saksi-saksi mata berkata bahwa para pejuang NIK telah memakai alat-alat pengeras suara untuk mendorong penduduk setempat menyumbangkan darah.

Koran Israel melaporkan bahwa petugas intelligen Irak meneguhkan hal serupa dengan mengutip pernyataan Jurubicara NIK pada Twitternya yang “berharap agar ia cepat sembuh.” Dari Twitter yang sama tersebut, tertulis dalam bahasa Arab, juga tertulis “Dan apakah kalian berpikir bahwa (Negara Islam) Khalifah akan berakhir ketika Khalifah meninggal?”
Kantor berita Reuters mengutip dua saksi mati yang berkata sebuah serangan udara mentargetkan sebuah gedung dimana para senior NIK sedang mengadakan pertemuan di dekat al-Qaim.

Catatan: Media internet telah menjadi alat propaganda terror dan rekruitment NIK yang mujarab, namun juga racun ampuh yang mematikan bagi dirinya sendiri. Pada dasarnya Media adalah netral, itu sama seperti  sebuah pisau tergantung sipemakainya – untuk alat dapur dan kerja, atau sebaliknya untuk tindakan kriminalitas. Pada kasus luka parah Bagdadi dan tewasnya para orang penting NIK idi sini, ini adalah menggenapi ayat-ayat Firman Elohim yang dikatakan Raja Daud dan Raja Salomo:

  • But you, God, bring them down to the Pit of corruption; bloodthirsty and deceitful people will not live out half their days. But I put my full confidence in you. (Psalms 55:23, ISV)
  • Whoever digs a pit will fall into it, and the stone will come back on whoever starts it rolling. (Proverbs 26:27, ISV)

Pusat Komando AS mengkonfirmasikan dalam suatu pernyataan bahwa serangan udara AS telah melakukan hal itu pada malam Jumat, tanpa memberi konfirmasi entah Bagdadi terbunuh atau tidak, AFP melaporkan.

Sumber lain mengatakan bahwa Bagdadi sebelumnya telah melarikan diri dari Raqqa, Syria ke Mosul (Irak) ketika AS melakukan serangan udara mentargetkan kota tersebut yang telah dijadikan oleh pemimpin NIK ini sebagai “Ibukota dari Negara Islam Khalifah.

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Iklan

Osama bin Laden, pemimpin Al-Qaida, telah tewas.


Osama bin Laden yang terkenal sebagai pempimpin ‘Front Pertahanan Islam’ Isternasional, Al-Qaida, telah tewas dalam sebuah operasi militer USA. Peluru panas dari senjata api telah menghancurkan isi kepala bin Laden.

Rakyat Amerika Serikat menyambut berita ini dengan berkumpul di depan Gedung Putih dan di lapangan bekas gedung Twin Tower yang dihancurkan oleh terrorist, dengan nyanyian, teriakan suka cita: “USA, USA, USA” sambil mengibarkan bendera kebangsaan mereka.

Al-Qaida pada situsnya mengkonfirmasikan kematian bin Laden, dan berjanji akan membalas dendam kepada Amerika Serikat dan Pemerintah Pakistan: “Segera, insya Allah, sukacita mereka akan berubah menjadi kesedihan, darah mereka akan bercampur dengan air mata mereka.”

President USA, Baraq Obama dalam pernyataan resminya pada rakyat Amerika dan internasional berkata: “Saya telah diberitahukan secara singkat (oleh agent rahasia) pada suatu kemungkinan untuk memimpin (operasi militer) terhadap bin Laden … Minggu kemarin, saya memutuskan bahwa kita telah cukup intelligen untuk bertindak dan memberi kuasa operasi untuk mendapatkan Osama bin Laden, dan mengadilinya. Hari ini, pada petunjuk saya, USA telah melancarkan operasi … Sebuah team kecil Amerika melaksanakan operasi dengan keberanian dan kemampuan yang luar biasa. … Setelah pertarungan senjata terjadi, mereka membunuh Osama bin Laden dan mengambil mayatnya. Keadilan telah diselesaikan.”

Intellegent Amerika bekerja sama dengan pemerintah Pakistan menemukan bahwa Osama sedang bersembunyi dalam sebuah gedung  di Abbottabad, Pakistan. Gedung ini dikelilingi oleh tembok setinggi 18 kaki (5,5 meter) dengan kawat berduri. Gedung ini diperkirakan bernilai satu juta US Dollar.

Pada operasi militer tersebut  (Minggu 1 May 2011) juga menewaskan seorang putra Osama, dan beberapa orang lainnya. Satu helikopter USA juga hancur.

Tewasnya Osama bin Laden ini disambut gembira oleh para bekas president USA dan para pemimpin negara Barat lainnya.

FranceTV dalam siaran berbahasa Inggrisnya mengatakan bahwa tewasnya Osama bin Laden ini merupakan kemenangan besar USA dan sekutunya, sebab Osama merupakan lambang kepemimpinan Islam terroris internasional, namun reporter lainnya juga yakin bahwa akan ada serangan balik dari kelompok Islam khususnya di bulan September (memperingati runtuhnya Twin Tower di NY 11 September 2001), baik kepada Amerika bahkan Eropa.

Osama terlibat di dalam banyak aksi terror terhadap USA, misalnya pemboman dua gedung Ambassy di Kenya dan Tanzania dan jug kapal perang Amerika di Yemen.

Kematian Osama bin Laden yang tragis ini, menggenapi firman Elohim:

Siapa yang menumpahkan darah manusia, darahnya akan tertumpah oleh manusia, sebab Elohim membuat manusia itu menurut gambar-Nya sendiri. (Kej 9:6)

Sejauh ini belum ada reaksi dari Islam Amerika maupun orang-orang Islam Pakistan.

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog