Holokos / Holocaust: opini orang berpendidikan v.s. bukti sejarah


Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, … Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng. Tetapi kuasailah dirimu dalam segala hal, sabarlah menderita, lakukanlah pekerjaan pemberita Injil dan tunaikanlah tugas pelayananmu! (2Ti 4:3-5) peta-kamp-konsentrasi-nazi1

Peristiwa Holokos / Holocaust – pembunuhan sekitar 6 juta orang Israel dan jutaan jiwa dari kelompok lainnya secara sistematis oleh rejim Nazi pimpinan Adolf Hitler- belum lebih dari 100 tahun umurnya namun sudah ada orang-orang yang meragukan bukti sejarah peristiwa yang mengerikan ini. Beberapa orang yang meragukan ini bukanlah orang yang buta huruf yang tinggal di hutan belantara, mereka adalah orang-orang yang berpendidikan tinggi dan memilki jabatan yang tinggi. Diantara mereka adalah presiden negara, tokoh-tokoh agama termasuk bishop.

Laut Merah terbelah pada jaman nabi Musa, Sodom dan Gomorah dimusnahkan oleh batu-batu belerang yang bernyala dari langit, Yahshua berjalan di atas air dan merubah dua potong roti dan 5 ikan untuk 5000 (lima ribu) pria saja, tidak termasuk wanita dan anak-anak dan sisa makanan 12 bakul adalah cerita-cerita yang tercatat di Alkitab. Sejarah ini terjadi hampir 2000 (dua ribu) tahun yang lalu. Tidak sedikit orang pada jaman sekarang meragukan catatat-catatan sejarah tersebut.

Holokos terjadi antara tahun 1930-1950 di Europa. Banyak orang Europa sendiri tentunya masih hidup dan ingat peristiwa holokos tersebut.

Beberapa bukti sejarah tentang Holokos:

Tempat kejadian: Austria, Belgia, Bohemia, Yunani, Jerman, Nederlands dan negara-negara USSR  seperti Hungaria, Lithuania, Ukrania dsb.  Ada  lebih dari  30 -35  Kamp Konstrasi  utama , beberapa  dari mereka memiliki satelit-satelit  kamp. Lihat

Sedikitnya 12 ribu Tahanan Perang (POW) komunis Rusia dibinasakan atas perintah Hitler.
Naza juga memakai mobil-mobil  pick-up sebagai kamar gas pembunuh.

Kelompok korban dan jumlah korban

  • Orang Israel di Europa 5,6 – 6,25 juta jiwa. Kira-kira tujuh dari sepuluh orang Israel di Europa musnah.
  • Di Babi Yar dekat Kiev, dalam dua hari saja lebih dari 33 ribu orang Israel mati pada September 1941. Tambahan kekejaman rejim Nazi pada masa Holokos ini ialah mereka juga membantai jutaaan bangsa lainnya karena latar belakang kepercayaan dan sosial mereka masing-masing. Hitler memakai Teori Evolusi ”Natural selection.”
  • orang Gypsy (Roma dan Sinti) – 222-250 ribu jiwa
  • Rusia – 3 juta
  • Polandia – 3 juta
  • Serbia – 700 ribu

Efek dari Holokos ini, menurut penelitian Paul Kriwaczek membuat banyak orang Yahudi di Europa tidak berani mengaku diri sebagai keturunan orang Yahudi atau dikaitkan dengan orang Yahudi.

Orang-orang berpendidikan yang menyangkal bukti sejarah ini diantaranya ialah

David Hoggan, USA. 1969 menerbitkan bukunya “The Myth of the Six Million

Willis Carto, pendiri Institue for Historical Review, 1978. Terlebih lagi penerusnya, Mark Weber.

Jean-Marie Le Pen, lahir 1928, ahli hukum dan politikus Perancis terkenal. September 1987 berkata, ”Saya tidak berkata kamar-kamar gas tidak ada. Saya tidak pernah melihat mereka secara pribadi.”

Bradley Smith, USA. Direktur  of the Committee for Open Debate on the Holocaust. 1997 membuat 90 menit video presentasi bahwa sejarah pembantai Nazi tidak benar. 

Wakil PM UAE, Sultan Bin Zayed Al Nahayan, Agustus 2002 membuat symposium “Holocaust denial” di Abu Dhabi

Dr. Aziz al-Rantissi, tokoh Hamas. Ia menyatakan bahwa Halocaust tidak pernah terjadi, tapi dilain waktu ia menyatakan Zionists dibelakang tindakan para Nazi, dan Zionists pendiri faham Nazi.

Presiden Iran, Ahmadinejad. 2005, Holocaust adalah dongeng /myth buatan orang-orang Yahudi

Mohammed Mahdi Akef, pemimpin Muslim Brotherhood Mesir, membela perkataan presdien Iran ini

Bishop Katolik Richard Williamson..”Saya pikir, kesimpulan yang serius, yang mati di kamp-kamp konsentrasi Nazi hanyalah 200-300 ribu. Tidak satupun dari mereka yang mati oleh kamar-kamar gas.” Paus Benedictus XVI berespont pada pernyataan bishop ini sebagai “intolerable and altogether unacceptable” Dan Williamson diminta keluar dari tanah Argentina di mana ia bertugas. Video  dan  reaksi atas pernyataan bishop. Paus Benedictus sendiri pernah bekerja sebagai tentara Nazi ketika beliau masih muda, ia tahu sejarah Jerman tentunya.

Jika orang-orang berpendidikan mempertanyakan bahkan menganggap peristiwa ini adalah suatu kebohongan, atau memperkecil jumlah korban, tentunya mereka memiliki suatu yang ingin disampaikan kepada orang lain dan masyarakat Dunia,

Dari latar belakang politik, status sosial dan agama dari orang-orang yang menolak bukti holokos (di atas dan media lainnya) maka ada beberapa kemungkinan penyebab  issue  penolakkan bukti holokos. Ini diantaranya:

  • Mereka sekedar membohongi diri mereka sendiri, atau
  • Sekedar mencari popularitas / MPO (mencari perhatian orang), atau
  • Tanpa sadar dipakai Iblis untuk membenci Israel
  • Terlibat di dalam program anti-Kristus mempengaruhi opini Dunia terhadap rencana Elohim atas bangsa dan negara Israel

Bagian dua terakhir merefer kepada difinisi Holocaust pada Holocaust deniel, orang-orang tertentu menolak menyertakan  suku bangsa lainnya  diluar orang Yahudi sebagai korban Holokos.

Issue Holokos yang diangkat kepermukaan memiliki “pedang bermata dua.”

  • Menjadikan Nazi Hitler pahlawan anti-Semit (keturunan Israel); caranya merubah sejarah bahwa Nazi tidak membunuh suku bangsa lainnya kecuali orang Israel
  • Mengkaitkan isu politik yang sekarang (konflik tanah Israel-Palesitna, perebutan kota Yerusalem)  kepada kebencian Nazi Hitler terhadap orang Israel

Bradley Smith, privately, he admits that his aim continues to be promoting “revisionism” and anti-Israel propaganda. “I don’t want to spend time with adults anymore. I want to go to students. They are superficial. They are empty vessels to be filled”.

Fakta sejarah: bagaimana orang Israel dijadikan kambing hitam dari sisi agama:

Sebelum agama Islam lahir: Gereja Roma memakai kekuasaan Kerajaan Romawi membunuh banyak orang Israel dengan alasan orang Israel telah membunuh Juruselamat – Yahshua Ha Mashia / Yesus Kristus orang Kristen. Alkitab berkata bahwa Ia memang datang untuk memberi diri-Nya mati sebagai korban tebusan supaya semua manusia yang percaya kepada-Nya tidak binasa.

Dari abad ke 6 samapai sekarang: Nabi Muhammad pendiri agama Islama dan pengikutnya membunuhi orang-orang Israel karena mereka melanggar hari Sabat, orang yang terkutuk. Alkitab tidak pernah menulis bahwa orang Israel pernah dikutuk menjadi monyet atau babi karena melanggar hari Sabat. Kutukan Elohim atas bangsa Israel bersifat sementara. Lahirnya kembali negara Israel membuktikan bahwa YAHWEH memberkati dan memperhatikan Israel. (Yes 62:4-6)

Abad 21: Meil Gibson, dengan filmnya The Passion of Christ, mencoba memberi opini kepada dunia “pembunuh Jurus Selamat dunia adalah orang Israel”. Telah menjadi perdebatan yang keras sebelum itu diluncurkan ke layar putih.  Itu sebabnya film ini adalah satu-satunya film ‘Kristen’ yang bisa diputar di negara Islam Timur Tengah. Film ‘Kristen’ ini sesungguhnya ialah musang berbulu domba, Anti-Kristus berbaju Kristus.

Yahshua Ha Mashiah / Yesus Kristus / Isa Al-Masih adalah orang Yahudi / orang Israel (Mat 1). Alkitab menulis bahwa Ia menangis untuk Yerusalem (gambaran dari bangsa israel) (Luk 13:34-35) bahkan Ia meminta umat-Nya untuk terus mengingatkan Dia untuk memulihkan Yerusalem. (Yes 62:6-7). Yerusalem Baru yang turun dari surga pada kedua belas pintu gerbanya tertulis masing-masing dua belas suku Israel (Wah 21:12). Tidak ada orang yang benci kepada orang Israel akan betah tinggal di Surga, sebab semua nabi dan rasul yang akan kita temui setiap hari di Surga adalah orang-orang Yahudi / Israel.

Orang pintar (yang tidak percaya YAHWEH) sering terlihat berkata dan bertindak seperti orang bodoh, namun sesungguhnya ia orang yang lebih lihai dan lebih pintar dari rata-rata orang pintar! Sayangnya mereka memberi diri mereka sendiri untuk dibohongi oleh Iblis. Mereka lebih senang memiliki Bapa dari segala pendusta lebih dari pada memiliki Bapa Yang Mahapemurah dan Maha Pengasih, Bapa Kudus dan Mahabenar.

Kepandaian tanpa takut dan hormat akan YAHWEH adalah sumber malapetaka manusia yang besar di dunia ini, perhatikan firman  ini:

Ketika dilihat YAHWEH, bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata, maka menyesallah YAHWEH, bahwa Ia telah menjadikan manusia di bumi, dan hal itu memilukan hati-Nya. (kej 6:5-6) . Sebelum air bah nabi Nuh.

Mengapa rusuh bangsa-bangsa, mengapa suku-suku bangsa mereka-reka perkara yang sia-sia? Raja-raja dunia bersiap-siap dan para pembesar bermufakat bersama-sama melawan YAHWEH dan yang diurapi-Nya (Maz 2:1-2). Setelah air bah

Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia. Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya. Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. (Yoh 1:9-11). Ketika Yahshua masih di bumi

Sebab sekalipun mereka mengenal Elohim, mereka tidak memuliakan Dia sebagai Elohim atau mengucap syukur kepada-Nya. Sebaliknya pikiran mereka menjadi sia-sia dan hati mereka yang bodoh menjadi gelap. Mereka berbuat seolah-olah mereka penuh hikmat, tetapi mereka telah menjadi bodoh. (Rom 1:21-22). Ketika Kerajaan Romawi mulai terkenal

Oleh ketiga malapetaka ini dibunuh sepertiga dari umat manusia, … Tetapi manusia lain, yang tidak mati oleh malapetaka itu, tidak juga bertobat dari perbuatan tangan mereka: mereka tidak berhenti menyembah roh-roh jahat…, dan mereka tidak bertobat dari pada pembunuhan, sihir, percabulan dan pencurian. (Wah 9:18-21). Akhir  jaman.

Hitler:  “a lie is believed because of the insolent inflexibility with which it is propagated.”

Bacaan berkait:

Referensi:

  • The Holocaust Chronicle
  • Holocaust facts
  • Paul Kriwaczek, Yiddish Civilization: The Rise and Fall of  a Forgotten Nation; book.
    (Cerita tentang penyebaran orang Yahudi  atau Yiddish di dataran Europa termasuk Rusia, dan pengaruhnya yang besar terhadap kemajuan (sosial, sain, seni, bahasa dll) di Europa.)
  • Holocaust Denial

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Iklan

Alasan mengapa menguduskan hari Sabat menjadi hari Minggu


[I]a berusaha untuk mengubah waktu dan hukum, dan mereka akan diserahkan ke dalam tangannya selama satu masa dan dua masa dan setengah masa. (Daniel 7:25b)

Mengapa hari Sabat dirubah dan sejak kapan perubahan itu disahkan?

Hari istirahat YAHWEH adalah hari ketujuh, IA menamai hari itu sebagai hari Sabat. [B]erhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu. … Lalu Elohim memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu. (Kej 2:2-3), hari ketujuh adalah hari Sabat YAHWEH, Elohimmu … (Kel 20:10).

Tidak perlu dipertanyakan bahwa hari Sabat- dikenal juga sebagai hari YAHWEH atau hari ketujuh – adalah hari Saptu, orang Israel (baik pengikut Musa maupun Yahshua Ha Massiah (Messianic Jews) dan Gereja Protestan Advent Hari Ketujuh tetap melakukan ibadahnya pada hari Sabtu.

Untuk yang tidak tahu sejarah Gereja, khususnya dalam hal perintah mengingat menguduskan hari Sabat (perintah ketiga dari 10 perintah Elohim), mari kita baca dahulu komentar beberapa pemimpin rohaniwan tentang hari Sabat, agar Anda mengerti lebih baik alasan perubahan hari Sabat (Saptu) menjadi hari Minggu.

Apa kata mereka tentang hari Sabat:

James Cardinal Gibbons, Pemimpin Bishop Katolik Baltimore setuju bahwa perpindahan ke hari Minggu tidak didasari Alkitab, tetap pekerjaan Gereja Katolik sendiri. dalam bukunya, “Kamu boleh baca Alkitab dari Kejadian ke kitab Wahyu, dan kamu tidak akan menemukan sebuah kalimat memerintahkan pengudusan hari Minggu. Ayat-ayat memerintahkan ibadah agama hari Saptu, hari dimana kita tidak pernah menguduskannya.” (“The Faith of Our Fathers, tahun 1876”)

Richard Bauckham, professor Perjanjian Baru pada University of St. Andrews, Scotlandia ,”Hari ketujuh adalah hari Saptu. Tidak ada hari lainnya dipanggil hari Sabat di dalam Perjanjian Lama dan Baru.”

Jan Marcussen, seorang pendeta Advent Hari Ketujuh dari Thompsonville, Illinois pada tahun 2001 menawarkan 1 juta USD kepada siapa yang bisa membuktikan dengan jelas secara Alkitabiah bahwa hari pertama adalah hari Sabat. “Memelihara hari Minggu sebagai hari Sabat adalah tipuan terbesar yang Dunia pernah melihat,” ia berkata. Bukunya tentang masalah Sabat ke menjadi Minggu bisa dibaca on-line: National Sunday Law

John Pinkston, presiden dan pendiri the Congregation of God Seventh Day dalam komentarnya tentang perkataan Yohanes di pulau Patmos ,”Pada hari Yahweh aku dikuasai oleh Roh… (Wah 1:10) Itu tidak berbicara apapun tentang hari Minggu. Itu berbicara tentang “hari Yahweh yang dimaksud dalam Perjanjian Lama. Baca Mark 2:28; Yes 58:13)

Ini beberapa alasan mengapa menguduskan hari Sabat (hari ketujuh) menjadi hari Minggu (hari pertama):

Dr. Samuele Bacchiocchi seorang pensiunan professor theology pada Andrews University di Michigan, Gelar dokternya di dalam Sejarah Gereja didapat dari Roma. Ia memberikan dua factor alasan:

  1. Anti Judaism telah menyebabkan ditinggalkannya hari Sabat
  2. Penyembahan kafir dewa matahari (SUN god) telah mempengaruhi pengadopsian hari Minggu. Penggambilan 25 Desember untuk perayaan Natal adalah mungkin contoh yang paling explicit dari pengaruh penyembahan matahari pada kalender liturgy Kristen. It adalah sebuah fakta yang diketahui bahwa pesta kafir the Dies Natalis Solis Invicti – kelahiran dari Matahari Yangtakterkalahkan (the Invincible Sun) telah dirayakan pada tanggal itu.

dies Solis / Sun day / —— / Sunday

dies Lunae / Moon day / —— / Monday

dies Martis / Mars’s day / Tiw’s day / Tuesday

dies Mercuri / Mercury’s day / Woden’s day / Wednesday

dies Jovis / Jupiter’s day / Thor’s day / Thursday

dies Veneris / Venus’s day / Frigg’s day / Friday

dies Saturni / Saturn’s day / Saturday

Table traces the seven days of the week from their pagan Latin origin through the names of Norse gods to their current names in English

Tahun 312, Ketika Kaisar Roma Constantine menjadi ‘Kristen’, pada tanggal 7 Maret 321 dia menetapkan bahwa hari Minggu adalah hari istirahat, toko-toko harus tutup kecuali petani dipedesaan. Dia menyembah semua dewa-dewa – khususnya Appolo dewa matahari. Dia memilki nama Pontifex Maximus yang adalah titel dari imam besar kafir

Paus Sylvester I (314-337): ”Jika setiap hari Minggu adalah untuk dirayakan secara gembira oleh para Kristen mengenang kebangkitan (-Nya), karenanya setiap hari Sabat mengenang penguburan (-Nya) adalah bagi kotoran-manusia (kebencian yang dalam atau kutukan) orang-orang Yahudi.”

Tahun 363, pada Sidang Laodikia, Gereja Roma – Gereja Roma Katolik sekarang – menyatakan, ”Orang-orang Kristen harus tidak judaize dengan beristirahat pada hari Sabat, tetapi harus kerja pada hari itu, sebagai ganti hormati Hari Yahweh [hari Minggu],… Tetapi jika seseorang ditemukan ada sebagai Judaizers, mereka akan ada dikeluarkan dari Kristus.”

Tahun 380, Penguasa Theodosius membuat Kristen Katolik pemelihara hari Minggu menjadi agama resmi di daerah kekuasaannya,

9 Febuari 1893. Kansas City Catholic menulis: Gereja Katolik oleh otoritasnya sendiri yang tidak ada salah telah menciptakan hari Minggu sebuah hari libur untuk mengambil tempat hari Sabat dari hukum yang lama.”

Tahun 1998, Paus Yohanes II pada suratnya Dies Domini kepada para bishop dan umat Katolik: Hari Minggu dipanggil hari kebangkitan Massiah.

Alkitab mencatat: tetapi pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu mereka pergi ke kubur… . Mereka mendapati batu sudah terguling dari kubur itu, dan setelah masuk mereka tidak menemukan mayat Yahweh Yahshua. .. tiba-tiba ada dua orang berdiri dekat mereka memakai pakaian yang berkilau-kilauan. Mereka sangat ketakutan dan menundukkan kepala, tetapi kedua orang itu berkata kepada mereka: “Mengapa kamu mencari Dia yang hidup, di antara orang mati? Ia tidak ada di sini, Ia telah bangkit. Ingatlah apa yang dikatakan-Nya kepada kamu, ketika Ia masih di Galilea, (Luk 24:1-6). Dengan kata lain, pada hari Minggu dini hari saat mereka tiba, kuburan sudah kosong.

Catatan dari saya: Banyak ahli Alkitab percaya bahwa Yahshua meninggal hari Rabu – dimana perayaan Sabat tahunan / Paskah / Passover terjadi (Mat 26:16) – dan Saptu malam bangkit (terkubur 3 hari dan 3 malam; sesuai Yunus 1:17; Mat 12:40), bukan hari Minggu pagi. Perhitungan Sabat Yahudi ialah dari Jumat malam (matahari terbenam) sampai Saptu matahari terbenam lagi.

Jan Marcussen dalam bukunya tentang perubahan yang dibuat oleh Gereja Roma ini sebagai, ”Hari Minggu adalah tanda / materai dari otoritas pemerintahan Gereja Roma Katolik. [Menguduskan hari] Minggu adalah materai binatang!” Namun ia bersikeras dia tidak menyerang iman orang lain, tetapi sebagai gantinya mencoba memimpin orang-orang ke Alkitab, Yahshua, dan akhirnya surga.

Catatan dari saya:

1. Tidak diragukan bahwa Yahshua Ha Mashiah (termasuk Yohanes Pembaptis) menegur keras orang-orang Farisi dan Saduki ketika Ia ada di bumi, itu dikarenakan mereka lebih menuruti ajaran Talmut dan filsafat Yunani lebih dari ajaran hukum Taurat (Mat 3:7-10; 15:3-9; 16:6). Namun membenci perintah YAHWEH (mengganti hari Sabat-Nya menjadi Sun-day bagi hormat kepada dewa Matahari) oleh karena kedegilan orang Farisi dan orang Saduki adalah masalah yang lain. Manusia tidak seharusnya membenci YAHWEH pencipta mereka dan perintah-Nya oleh karena kesalahan umat-Nya Israel. Yahshua sendiri berpesan kepada parapengikut-Nya, ”[B]erbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku.” (Mat 11:2-6; Mark 7:18-23).

2. Mempelajari penglihatan Daniel di atas, baca dari 7:19-25, terjadi pada tahun pertama pemerintahan raja Belsyazar (anak Nebukadnezar), sekitar pertengahan abad 6 dan 5 DC, terlihat bahwa “binatang” ini memang telah dinubuatkan (sedikitnya 800 tahun sebelumnya) bahwa, Ia akan mengucapkan perkataan yang menentang Yang Mahatinggi, dan akan menganiaya orang-orang kudus milik Yang Mahatinggi; ia berusaha untuk mengubah waktu dan hukum, dan mereka akan diserahkan ke dalam tangannya selama satu masa dan dua masa dan setengah masa. (Dan 7:25).Berdasarkan nubuatan Daniel ini kita tahu bahwa penyebab Gereja Roma Katolik merubah waktu dan hukum menguduskan hari Sabat menjadi hari Minggu BUKANLAH sekedar anti Judaism (kepercayaan orang Farisi), namun lebih lagi membenci semua umat-NYA dan yang paling utama ialah berontak menentang YAHWEH.

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog