Kasim Hafeez: Mahasiswa Inggris yang sangat anti-Israel sekarang pembela Israel


Beritahukanlah jalan-jalan-Mu kepadaku, ya YAHWEH, tunjukkanlah itu kepadaku. Bawalah aku berjalan dalam kebenaran-Mu dan ajarlah aku, sebab Engkaulah Elohim yang menyelamatkan aku, Engkau kunanti-nantikan sepanjang hari. (Mazmur 25:4-5)

Saya seorang Zion (a Zionist), seorang Muslim Zion, dan saya mengasihi Israel, tetapi ini tidak selalu terjadi pada waktu yang lalu. Kenyataanya, dahulu bertahun-tahun saya adalah tepatnya ekstrim kebalikannya. Saya telah mengalami tingkat tinggi  anti-Semitism dan kegiatan anti-Israel di kampus-kampus universitas Inggris, sebab saya dahulu adalah anti-Semit, aktivis anti-Israel.

Bertumbuh di dalam komunitas orang Islam di Inggris (UK), saya diexpose pada bahan-bahan bacaan dan pendapat-pendapat terbaik mencela Israel, menggambarkan orang-orang Yahudi sebagai penjajah dan pembunuh, dan paling buruk mengajak untuk kehancuran total dari ”Keberadaan Zionist” dan semua Yahudi. Pendeknya, tidak ada tempat untuk negara Yahudi di Timur Tengah.

Bertumbuh ditengah gempuran kebencian yang diarahkan pada Israel secara terus menerus memiliki sebuah pengaruh berat pada pendapat-pendapat pribadi sendiri. Lebih mengganggu, banyak dari orang-orang ini tidaklah radikal atau ekstrim, tetapi ketika itu adalah tentang Israel retorika yang paling ganas diluapkan, ditambakan dengan anti-Semitism sehari-hari itu nampaknya sangat dominan, ketika frase  ”berhenti menjadi Yahudi” dipakai sebagai sebuah hinaan.

Bapaku, bagaimanapun, telah lebih berani di dalam kebenciannya, membanggakan bagaimana Adolf Hitler adalah dahulu seorang pahlawan, kegagalan dia hanyalah dia tidak membunuh cukup orang Yahudi. [6 Juta korban Holokos tidak cukup banyak bagi orang tua Kasim].

Pandangan-pandangan ini dikuatkan ketika saya menghadiri ralli-ralli Nakba Day, dimana para pembicara meramalkan menghancurkan Israel  saat bendera-bendara Hezbollah (organisasi Islam radikal Libanon) di kibar-kibarkan dengan bangga di pusat London.

Kasus (Pembelaan) untuk Israel (The Case for Israel)
Sudahkan ada kasus pembelaan untuk Israel? Dalam pendapat saya, tentunya tidak, tidak ada bayangan keraguan. Bahkan para pemimpin agama Islam yang paling moderat yang saya pernah hubungi menolak untuk menuduh faham terror (terrorism) melawan Israel sebagai tidak adil; orang-orang Yahudi harus selayaknya menerima itu, saya dahulu meyakininya.

Jadi apa yang telah berubah? Bagaimana dapat saya pergi dari semua kebencian kepada kasih yang besar untuk dan rasa persaudaraan dengan Israel dan masyarakat Yahudi? Saya temukan diri saya sendiri di Israel dan bagian Palestina pada sebuah toko buku setempat dan mengambil sebuah buku The Case for Israel tulisan Alan Dershowitz.  Saya berpikir dengan sikap mencemooh “propaganda jahat Zionist.

Saya lakukan, bagaimanapun, memutuskan untuk membelinya, yakin bahwa saya pastilah dengan cepat ada menghancurkan bagian propaganda ini, menunjukkan bahwa Israel tidak ada pembelaan dan mengklaim penemuan saya sebagai sebuah kemenangan pribadi untuk masalah orang Palesitna.

Gambar: Hafeez di Israel dalam kunjungannya yang merubah kehidupannya.

Sewaktu saya membaca argument-argument Dershowitz dan penghancuran dari banyak kebohongan, saya melihat sebagai kebenaran-kebenaran yang tidak dapat dipungkiri, saya menyelidiki dengan seksama untuk argument-argument yang melawan, tetapi menemukan lebih banyak lubang rhetoric pada apa yang saya telah percayai selama bertahun-tahun.

Saya merasakan sebuah krisis nurani yang nyata, dan itu telah menjadi awal dari sebuah periode penelitian yang tidak bias. Sebelum pada titik tersebut saya belum pernah di expose kepada sesuatu sedikit positive tentang Israel.

Sekarang, saya tidak tidak tahu apa yang untuk dipercaya, saya sudah secara buta mengikuti orang-orang untuk begitu lama, namun disini saya mempertanyakan entah saya telah salah.  Akhrinya saya mencapai suatu titik dimana saya telah merasakan saya tidak punya pilihan lain tetapi melihat Israel untuk diri saya sendiri,  hanya melalui cara itu saya telah sungguh melihat kebenaran. Pada resiko yang kedengarannya klise, itu adalah sebuah kunjungan merubah-kehidupan.

Bukan negara apartheid
Saya tidak menemukan negara racist apartheid, namun sebaliknya, sungguh berlawanan. Saya dihadapkan oleh synagog-synagog, mesijid-mesjid dan gedung-gedung gereja, oleh orang-orang Yahudi dan orang-orang Arab hidup bersama, oleh minoritas-minoritas memainkan peranan-peranan besar di dalam seluruh area kehidupan orang Israel, dari ketentaraan ke kehakiman. Itu mengejutkan dan membuka-mata. Itu bukanlah Israel Zionist jahat yang saya telah diceritakan tentang (Israel).

Setelah banyak pencarian jiwa, Saya tahu apa yang telah saya percayai ternyata salah. Saya telah dihadapkan dengan kebenaran dan saya telah harus menerima itu. Tetapi saya memiliki suatu pertanyaan yang lebih besar untuk dihadapi, bagaimana sekarang? Saya telah bertahun-tahun berkampanye melawan Israel, tetapi sekarang saya telah mengetahi kebenaran.

Pilihannya adalah jelas: Saya haruslah berdiri bersama Israel, dengan negara kecil ini, bebas, demokrasi, membuat usaha-usaha besar dalam obat-obatan, penelitian dan pengembangan, namun korban dari kebohongan-kebohongan yang sama dan kebencian yang hampir memusnakan saya.

Melakukan ini tidaklah mudah dan itu adalah sesuatu yang telah menjadi sangat jelas. Saya telah menghadapi perlakuan kasar dari komunitas saya sendiri dan bahkan beberapa itu dari komunitas dalam Yahudi di Inggris, tetapi itu adalah kenyataan dari membela Israel di Eropa sekarang ini. Itu tidak mudah, dan itu membuat hal tersebut sungguh perlu.

Ini bukanlah tentang agama dan politik, hal ini adalah tentang kebenaran.

Ketika itu soal Israel, kebenaran tidak ada didengar, kelompok-kelompok dari mereka yang diisi dengan kebencian yang tidak beralasan terus menerus bertamah, namun banyak yang berlum diexpose kepada kenyataan, keluar dari rhetorika kosong dan slogan-slogan tuduhan yang bersifat politik yang mereka adalah sungguh bodoh.

Kita dapat merubah situsi ini tetapi kita perlu kuat dan bersatu. Israel adalah bukanlah hanya masalah orang Yahudi – itu adalah tentang kebebasan, hak-hak manusia dan demokrasi, semua nilai-nilai yang negara-negara Barat puji. Itu adalah juga tentang menjadi terang diantara bangsa-bangsa.

Usaha bantuan kemanusian internaional Israel adalah kenyataanya, tetapi jika kita tidak menyampaikan pesan itu diluar sana, maka tidak seorangpun akan mendegarnya. Kita tidak perlu dituntun dengan kepala tertuduk minta maaf: ”Israel tidak sempurna…” – kita seharusnyalah tidak pernah takut untuk berkata: “Saya seorang Zionist dan saya bangga. Saya bangga berdiri bersama Israel.
Sekarang saya bertanya, akankah Anda melakukan itu?

Kasim Hafeez adalah seorang Muslim Inggris dan bekar ex-Islam yang sekarang adalah seorang Zionist yang bangga dan berdiri bersama Israel. Dia menjalankan suatu situs www.theisraelcampaign.org dan memiliki blog pada situs tersebut.  Dia juga ada di badan penasehat dari StandWithUs di Inggris dan baru saja menyelesaikan  pembicaraan perjalanan di berbagai universitas.

Bacaan berkait:

Referensi:

Kasim Hafeez: Muslim, Zionist and proud – sumber tulisan; bhs Ibrani.

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog
Iklan

Berhadiah 50.000 dollar US jika ada kota di Timur Tengah lebih demokrasi dari Yerusalem


WND melaporkan bahwa Aaron Klein tuan rumah dari stasion radio WABC menawarkan 50.000 dollar Amerika kepada seorang pemimpin organisasi Global March to Jerusalem (Berbaris Global ke Yerusalem), Frank Romano, aktivist Anti-Israel.

Frank Romano mempersiapkan suatu aksi protes berbaris internasional untuk menuntut ”kebebasan bagi Yerusalem dan masyarakatnya dan mengakhiri (pemerintahan) Apartheid, pembersian ras dan kebijakan Yahudi yang mempengaruhi masyarakatnya, tanah dan kekudusan Yerusalem.”

Berbaris Global ke Yerusalem ini direncanakan akan digelar tanggal 30 Maret 2012. WND juga menulis beberapa tokoh penting dunia yang mendukung aksi Berbaris Global ke Yerusalem, diantaranya president Baraq Obama, pastor Jeremiah Wright (gembala sidang dimana  Mr. Obama selama 12 tahun dipersiapkan sebelum jadi president USA), Cornel West, teman lama Mr. Obama dan Medea (Susan, nama kecil) Benyamin salah satu pendiri dari Code Pink. Laporan juga mengatakan bahwa Iran juga terlibat banyak di dalam mengorganisasi aksi berbaris ini.

Kutipan percakapan Aaron Klein dengan Frank Romano dapat didengar pada klip YouTube, klik referensi di bawah. Pada percakapan di atas berkali-kali tuan rumah stasion radio WABC (juga seorang reporter WND) menantang  Frank Romano yang Anti-Israel ini untuk menyebutkan satu kota saja di Timur Tengah yang lebih demokrasi dan bebas dibanding kota Yerusalem, ibukota Israel, maka Aaron Klein akan menghadiahkan Frank 50.000 dollar Amerika. Frank Romano tidak dapat menyebutkannya.

“Akar dari Anti-Israel atau Anti-Semitism adalah Anti-Yeshua Ha Mashiah (Anti-Kristus),” kata Dr. Derek Prince.

Pada karya tulisannya yang berjudul “The Root of Antisemitism”  (tersedia online dalam file PDF), beliau menyimpulkan bahwa sumber kebencian tersebut adalah roh Setan itu sendiri.

Dari pengamatan saya pribadi selama bertahun-tahun mengikuti berita dan kejadian internasional yang berkaitan dengan Kristianiti, bangsa dan negara Israel saya sangat sependapat dengan kesimpulan Dr. Derek Prince di atas. Saya melukiskan Anti-Israel atau Anti-Semitism sebagai kebencian yang tidak beralasan, tidak bisa diterima pikiran sehat. Israel tidak lepas dari kesalahan, namun para pembencinya lupa bahwa empat jari menunjuk pada diri mereka sendiri.

Pertanyaan: Agama apakah yang sesungguhnya memotori pekerjaan Setan yang Anti-Israel ini? Jawaban lihat di bawah!

Kebencian yang demikian ini sama seperti kebencian para Anti-Mashiah (Anti-Kristus), Yeshua Ha Mashiah  seorang yang tidak pernah kedapatan berbuat satu kesalahan dan dosa, sebaliknya Yeshua Ha Mashiah mengasihi, menyembuhkan yang sakit, membela hak orang miskin dan para janda tua, ajara-Nya adalah kasih, keadilan dan pengampunan. Namun Ia dibenci, dianiaya dan dibunuh – demikian juga itu terjadi kepada para pengikut-Nya. Sehingga Yeshua berkata:

Barangsiapa membenci Aku, ia membenci juga Bapa-Ku. Sekiranya Aku tidak melakukan pekerjaan di tengah-tengah mereka seperti yang tidak pernah dilakukan orang lain, mereka tentu tidak berdosa. Tetapi sekarang walaupun mereka telah melihat semuanya itu [semua perbuatan Yeshua yang baik dan agung], namun mereka membenci baik Aku maupun Bapa-Ku. Tetapi firman yang ada tertulis dalam kitab Taurat mereka harus digenapi: Mereka membenci Aku tanpa alasan. (Yoh 15:23-25).

Yeshua mengutip nubuatan raja Daud pada Mazmur 69:5; ayat 4 pada terjemahan Inggris.  Kelompok agama Farisi dan Saduki juga termasuk pembenci Yeshua Ha Mashiah, sekalipun Ia adalah raja mereka.

Dan kepada para pengikut-Nya Ia juga mengingatkan dan menghibur: Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.” (Yoh 16:33).

Jawaban: Anda menebak agama Islam? Ya Anda benar, namun agama Islam hanyalah alat ditangan seseorang yang lebih berkuasa. Islam dan Mr. Baraq Obama hanyalah alat, sedihnya banyak orang Islam tidak sadar. Penelitian Alkitab yang teliti sangat meragukan bahwa Anti-Kristus datang dari agama Islam. Tetapi sebaliknya, banyak fakta, baik sejarah maupun data masa kini, membuktikan bahwa orang kuat pengendali utama gerakan Anti-Israel dan Anti-Kristus adalah para pemimpin Roma Katolik. Bacan nubuatan Alkitab. Frank Romana, hanyala satu dari jutaan agent gereja Roma Katolik, dari Google: “Is Frank Romano Catholik?” Anda mendapat jawaban: “Frank Romano is currently the Head Coach for Catholic Campus Ministry Association.” Baca daftar panjang nama-nama bapak Gereja dan pernyataan mereka tentang Paus (the Vicar of Christ) “They called him ANTICHRIST.” Daftar ini dibuat oleh seorang ex-Roma Katolik.

Para agent gereja Roma Katolik memakai konflik Timur Tengah untuk mempersiapkan jalan bagi Pembinasa keji (Meshiah palsu) bertahta di kota suci Yerusalem (Mat 24:15; Dan 9:26-27).

STOP sebentar dari mendengarkan berita dunia dan membaca artikel. Berdoalah untuk kedamaian kota Yerusalem, maka Anda sendiri akan diberkati, itulah janji-Nya.

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Mencari-cari kesalahan Israel? Baca daftar fakta/ bukti ini!


Tetapi Aku akan mengembalikan Israel ke padang rumputnya, …Pada waktu itu dan pada masa itu, demikianlah firman YAHWEH, orang akan mencari kesalahan Israel, (Yer 50:19-20a). Surprise, surprise …, lahirnya kembali negara Israel bukan saja telah dinubuatkan oleh nabi, tetapi juga hadirnya konflik-konflik Israel dengan banyak bangsa!!

Banyak pemimpin Dunia telah mencari kesalahan Israel sejak bangsa Israel kembali  ke tanah miliknya, Jumat tanggal 14 Mai 1948 (Sabat Malam 5 Iyar 5708), dimana pada hari itu pernyataan kemerdekaan Israel dinyatakan, negara-negara Arab langsung mencari kesalahan Israel. Bagi Anda yang telah lama mencari-cari kesalahan Israel, bukti-bukti atau fakta-fakta ini kiranya dapa menolong memuaskan kerinduan Anda tersebut.
Isi daftar bukti diantaranya membahas: Konflik tanah Palestina (Gaza dan West Bank), Pengungsi Palestina,  Konflik senjata Israel Palestina (Hamas dan Fatah), generasi muda Arab Palestina, konflik Israel-Turkey, konflik Israel-Iran,  PBB dan intern Israel. Kiranya artikel ini dapat menjadi berkat bagi setiap Anda yang mencari kebenaran dan keadilah yang sejati. May God blesses you! Anggur Baru.

I. Konflik kepemilikan tanah Israel/ Palestina (termasuk West Bank dan Gaza).
Benarkah orang Israel telah merebut tanah orang Palestina?

  • 1517-1917: Kerajaan Ottoman menguasai dunia Arab termasuk Libanon, Syria, dan Palestina (Israel dan Yordan). Ottoman dan Jerman dikalahkan ”Sekutu” pada PD II. Belum ada negara Palestina dan bangsa Palestina.
  • 1917-1922: Palestina (yakni: Yordania dan Israel termasuk Gaza) dikuasai oleh Britania Raya. Belum ada negara Palestina dan bangsa Palestina.
  • 1923-1947: Britania Raya mengganti 75% tanah Palestina menjadi Trans-Yordania dan memberikannya (bisnis-politik) kepada Emir Abdullah, pangeran dari Saudi Arabia. 1946 Trans Yordania ganti nama menjadi Yordania (yang sekarang ada). Beluma ada Negara Palestina dan bangsa Palestina. Negara Yordania lahir.
  • 29 November 1947: PBB mengusulkan untuk membagi sisa Palestina (25%) menjadi dua: Yahudi Palestina (Israel) dan Arab Palestina (’negara Palestina’) – Arab Palestina menolak usuk PBB. Negara Palestian dan bangsa Palestina hampir lahir tapi menolak usul PBB, Arab Palestina ingin mendapat seluruh dari 25% tanah jajahan Britania.
  • 14 Mai 1948: ’Yahudi Palestina’ merdeka kembali (reborn). Sebelum 24 jam menikmati kemerdekaan, negara-negara Arab; Mesir, Yordania, Syria, Libanon, Saudi Arabia, Irak, Yamen mencoba menghapus Israel. Kejadian ini dikenal sebagai Perang Arab-Israel I (pertama) 1947-49. YAHWEH dipihak Israel. Akhir perang Israel mendapat tanah yang lebih luas dari usulan PBB 1947. Belum ada negara Palestian dan bangsa Palestina.
  • 5 Juni 1967: Mesir, Yordania dan Syria kembali menyerang Israel. Perang Enam-Hari terjadi. Kota Yerusalem setelah dua ribu tahun ditangan penjajah, akhirnya kembali ke tangan Israel. Secara tiba-tiba tanggal 5 Juni 1967 ini lahirlah apa yang kita sekarang kenal sebagai negara dan bangsa Palestina. Sebelum Perang Enam-Hari, tanah Gaza dikuasai oleh Mesir.

Kalau bukan YAHWEH yang membela Israel, tentu negara muda ini sudah lama lenyap lagi. Haleluyah!

Perkataan orang  Arab Palestina tentang lahirnya negara dan bagsa Palestina:
Sebelum Israel merdeka 1948, ada puluhan pernyataan beberapa pemimpin politik Arab yang menyatakan bahwa sesungguhnya tidak ada tempat yang disebut “Palestina.”

  • Zahir Muhsein (anggota executive PLO) ditahun 70an kepada koran  Belanda mengakui bahwa “orang Palestina” hanyalah politik Arab untuk melawan Israel: “Orang Palestina tidak ada. Penciptaan sebuah negara Palestina hanyalah sebuah tujuan untuk meneruskan perjuangan melawan negara Israel demi kesatuan Arab kami. ..”
  • Wallid Shoebat (bekas pejuang PLO). Sekarang ia telah menjadi Kristen) menyatakan bahwa orang dan tanah Palestina adalah kebohongan dan dongeng: Mengapa pada 4 Juni, 1967 saya seorang Yordania dan dalam semalam saya menjadi seorang Palestina? … tetapi kami menganggap diri kami sendiri orang Yordan sampai orang Yahudi kembali ke Yerusalem Timur (West Bank). Kemudian tiba-tiba kami orang-orang Palestina-mereka membuang bintang dari bendera Yordan dan mendadak kami memiliki bendera Palestina. Ketika saya akhirnya menyadari kebohongan-kebohongan dan dongeng-dongeng yang telah diajar kepadaku, itu adalah tugas saya sebagai orang benar untuk angkat bicara.”
  • Joseph Farah (Journalist Arab); Ia keturunan campuran Syria dan Lebanon: “Bangsa Palestina tidak pernah ada … sebagai sebuah bangsa yang autonom. Tidak ada bahasa yang dikenal sebagai bahasa Palestina. Tidak ada budaya Palestina yang jelas. Tidak pernah ada sebuah tanah yang dikenal sebagai ’Palestina’ diperintah oleh masyarakat Palestina. Orang Palestina adalah orang Arab. … Orang Arab mengontrol 99,9 % tanah Timur Tengah. Israel mewakili persepuluh (1/10) dari 1 % dari tanah. Tetapi itu terlalu banyak bagi orang-orang Arab. Mereka ingin semuanya. …” Tulisan lengkap Joseph Farah dapat di lihat pada Akar konflik Israel-Palestina: Tanah, politik atau agama?

# Terlihat bahwa timbulnya semua perang Arab-Israel dan akibatnya – tanah Israel menjadi lebih besar dari rencana PBB 1947 – bukanlah salah bangsa Israel.

Peta Keselamatan buatan Tentara Pertahanan Israel (IDF)

II. Pengungsi Palestina. Sejarah lahirnya pengungsi Palestina. Kepada media Barat pemimpin Palestina berkata: pemerintah Israel mengusir mereka ketika Israel merdeka 1948, tetapi di dalam intern media Arab sendiri terbukti bahwa pemimpin negara-negara Arab tetangga Israel yang menyuruh Arab Palestina ini keluar dari Israel, siapapun yang tetap tinggal di Israel adalah seorang penghianat.” Kumpulan data dapat dilihat di sini:

Video ini menjelaskan hal-hal sebagai berikut: Lebih dari 6 dekade masih belum terpecahkan. Deputi Menteri Masalah Luar Negeri Israel Danny Ayalon menerangkan melalui video grafik bukti-bukti sejarah sehubungan dengan konflik Israel Palestina. Video grafik The Truth About the Regugees: Israel Palestinian Conflict (ada di YouTube) menerangkan dua alasan utama mengapa masalah pengungsi Palestina tetap ada sampai sekarang:

  1. Para pemimpin negara Arab (yang bertetanggaan dengan Israel) menolak masuk saudara mereka sendiri.
  2. PBB menciptakan badan organisasi pengungsi tersendiri – UNRWA – dengan prinsip dan kreteria yang berbeda dengan pengungsi dunia lainnya (UNHCR).[1]

# Fakta adalah sejak Israel merdeka dan sampai sekarang, orang Palestina boleh tinggal dan mendapat bantuan dari pemeritah Israel, dan bahkan memiliki pemerintahan di tanah Israel. Sekali lagi bahwa kesalahan bukan pada pihak Israel. Israel tidak bersalah.

III. Pemerintah Israel memerangi Hamas. Segera setelah Israel menuruti perintah USA untuk memberi tanah Gaza kepada pemerintah Palestina (milik Mesir sebelum Perang Enam-Hari) pada perjanjian ”Tanah Gaza untuk damai,” Anda tahu apa yang terjadi? Hamas menyerangi negara Israel dengan roket. Lebih 500 (lima ratus) roket Hamas telah meledak di tanah Israel sebelum tentara Israel mengadakan operasi militer balasan. Dunia yang tertidur selama peluncuran 500 roket, tiba-tiba terbangun dengan serangan bela diri Israel. Pemimpin Hamas sendirlah yang bertanggung jawab atas penderitaan orang Arab Palestina di Gaza jika serangan beladiri Israel terjadi.

Terroris organisasi Hamas yang didukung oleh Iran pada hari ulang tahunnya yang ke 24, Desember 2011, pada siaran TVnya dengan bangga menunjukkan indentitas asli terrorisnya – memproklamasikan bahwa mereka telah membunuh 1.365 orang Israel, melukai sedikitnya 6.500 orang dan telah meluncurkan  roket lebih dari 11.000 ke desa-desa dan kota-kota Israel. Anehnya ialah beberapa Pemerintah Barat tertentu dan PBB terus memberikan dana keuangan kepada organisasi terroris Hamas.  Politikus Barat tertentu bertanggung jawab atas konflik Timur Tengah.[2]# Setiap negara akan bertindak sama seperti Israel, jika rakyatnya diserang. Dalam hal inipun Israel tidak dapat dipersalahkan.

Kebencian remaja-remaja Palestina kepada Israel.
Di berita dunia tidak jarang diperlihatkan anak-anak dan remaja Palestina berhadapan dengan tentara Israel, batu-batu melawan peluru plastik. Berita berkata: ”perlawanan melawan penjajah.”
Di atas kita tahu bahwa orang Israel hidup di negaranya sendiri, dan orang Arab Palestina adalah tamu. Kebencian generasi muda Arab Palesitina (umumnya Islam) terhadap tuan mereka yang baru (Israel menggantikan Britania, dan Britania menggantikan Turkey) disebabkan oleh para pemimpin Palestina. Sejak masih menyusu sampai di-bangku-bangku sekolah pemerintah dan orang tua dari anak-anak Arab Palestina ini di didik untuk membenci tuan tanah mereka. Buku-buku pelajaran sengaja dibuat untuk anti-Israel: pemutar balikan sejarah dan fakta-fakta; yang terbaru: “Yeshua dan Maria ialah orang Palestina.” Terima kasih kepada YAHWEH bahwa kita memiliki Injil Matius! Secara umum kehidupan mereka lebih bebas di Israel dibanding di negara Arab lainnya, namun kebencian yang ditanam oleh pemimpin mereka dan orang-orang tua mereka adalahbegitu dalam, sehingga pernah dua tentara Israel yang mengemudikan mobil mati dibunuh oleh mereka. Apa salah tentara ini? Pengemudi mobil salah jalan, memasuki ”wilayah Arab” (Arab town in Israel). Buku sekolah penuh dengan kebencian dan kebohongan dapat dibaca di sini. Para jurnalist Palestina sendiri mengakui bahwa mereka dikontrol oleh pemimpin Arab Palestina.

# Alkitab berkata: jika seorang menyesatkan anak kecil, adalah lebih baik orang tersebut tidak perlu lahir – hukumannya terlalu berat! Tuan rumah Israel tidak bersalah, jika ada kesalahan di pihak Israel maka itu adalah “kesalahan” mengapa mau menampung tamu yang tidak mau berterima kasih.

Konflik Internasional Israel dengan negara-negara Islam lainnya di Dunia
a. Konflik Israel dengan Turkey. Turkey memutuskan hubungan politik dengan Israel sejak 9 warganya meninggal pada tragedy frotila, Turkey menghentikan  latihan militer bersama. Dari video konflik senjata di kapal frotila berbendera social untuk Gaza dan data penyelidikan “siapa dan motif apa” dibalik pelayaran kapal frotila menunjukkan bahwa organisasi-organisasi Islam radikal yang sangat anti-Israel adalah otak dari perjalan kapal frotila, tujuan utamanya adalah membuka front konflik dengan pemerinah Israel: Kapal berisi orang-orang Islam fanatik dan mereka telah memperlengkapi diri dengan berbagai senjata. Kapal ini datang dari Turkey dan satu dari dua  (yang diketahui) organisasi fanatik itu adalah radikal islam Turkey; satunya lagi: Muslim Brotheerhood. Moto penumpang pelayaran ini adalah menghancurkan blockade laut Israel atas Gaza (Secara politik Israel adalah tuan rumah atas Gaza; USA bertanggung jawab untuk keamanan negara Israel sejak Gaza diberikan kepada organisasi terroris Hamas) atau mati sahid. Jelas bahwa ini bukan motif social atau  kemanusiaan! Di lain waktu Turkey juga terlibat di dalam penyelundupan senjata berat buatan Iran untuk Hamas. Kapal Victoria dimuati senjata tersebut di pelabuhan Turkey.[3]

# Secara politik dan moral Israel tidak bersalah dengan lahirnya konflik Turkey- Israel tersebut. Israel tetap mengasihi Turkey terlihat pada kesedian Israel membantu korban gempa Turkey yang terjadi pada Oktober 2011.[4]

b. Konflik Israel dengan Iran. President Iran, Ahmadinajab memiliki visi yang sama dengan president Naser, Mesir, ingin menghapus negara Israel dari peta dunia. Ahmadinajab mencoba segala cara untuk melukai perasaan Israel: menolak Holokos, melatih dan membantu organisasi Hamas dan Hesbollah, memback-up persenjataan Syria. Semuanya ini untuk membuat Israel tidak aman.
# Politik luar negeri Israel adalah damai dan hanya beraksi secara militer jika memang negara sangat terancam. Israel bebas dari kesalahan terhadap para pemimpin Iran yang anti-Israel!

c. PBB dalam konflik intern Israel.
Orang Arab Palestina diperbolehkan tinggal di tanah Israel, namun tidak puas. Pada pertemuan pemimpin negara di kantor PBB, 16 September 2011 president Abbas ingin Palestina memiliki pemerintahan sendiri. Ditolak oleh USA dan beberapa negara lainnya. Namun pada akhir Desember 2011, UNESCO (cabang dari UN/ PBB) mengakui dan memasang bendera Palestina di kantornya, Paris. Pemerintah Arab Palestina yang tidak ingin mengakui bahwa negara Israel eksis, sekalipun ia mendapat bantuan uang dari Israel dan tinggal di Israel. Kebijakan PBB dan pemimpin Barat atas berdirinya dua negara di Israel ini menimbulkan konflik intern yang lebih berat lagi, baik bagi Israel maupun rakyat Arab Palestina. Tembok-tembok dibangun di dalam tanah Israel, sebab pemerintah Palestina tidak mampu mengendalikan kelompok Islam terrorist yang ada di bawah kuasanya. PBB, dan negara Barat tertentu, semakin jelas berperan di dalam kekeruhan politik dalam negeri Israel.

# Sekali lagi dapat dikatakan bahwa Israel tidak bersalah dengan konflik internnya yang semakin berat. Desember 2011 pemerintah Israel mengeluarkan keputusan untuk membatasi bantuan-bantuan keuangan dari luar negeri untuk organisasi-organisasi sosial di Israel, sebab negara-negara asing mencoba mengendalikan intern politik Israel melalui organisasi sosial tersebut.

d. Holokos Nazi Hitler di Eropa.Kesuksesan orang Yahudi di Eropa mengganggu

Roma-Vatikan. Penguasa Israel di jaman Yeshua sekarang (tahun 19xx) kebanjiran orang sukses Yahudi. Sejarah terakhir menyatakan bahwa Paus Roma Katolik adalah otak dari Holokos Nazi Hitler di Eropa dan penderitaan Yahudi di Timur Tengah di abad 20.[6]

Daftar bukti di atas juga menggenapi pernyataan ayat Alkitab di atas yang belum lengkap. Inilah ayat lengkapnya: Tetapi Aku akan mengembalikan Israel ke padang rumputnya, supaya ia makan rumput di atas Karmel [di Galilea] dan di Basan[5] dan menjadi kenyang di atas pegunungan Efraim [di Yudea] dan di Gilead [timur sungai Yordan]. Pada waktu itu dan pada masa itu, demikianlah firman YAHWEH, orang akan mencari kesalahan Israel, tetapi tidak didapatnya, dan dosa Yehuda, tetapi tidak ada ditemukannya, sebab Aku akan mengampuni orang-orang yang Kubiarkan tinggal hidup. (Yer 50:19-20)

Ayat renungan: Mazmur 1Berbahagialah orang (Blessed is the man) yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat YAHWEH, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil. Bukan demikian orang fasik: mereka seperti sekam yang ditiupkan angin. Sebab itu orang fasik tidak akan tahan dalam penghakiman, begitu pula orang berdosa dalam perkumpulan orang benar; sebab YAHWEH mengenal jalan orang benar, tetapi jalan orang fasik menuju kebinasaan.

Bacaan berkait:

Referensi:

Catatan kaki:
[1] PBB (UN) memiliki banyak cabang departement, untuk pengungsi bernama UNHCR. Setiap konflik perang termasuk di Timur Tengah; suku Kurdi terusir dari Irak di Jaman Sadam Hussein, pengungsi Irak saat Perang Teluk. Namun hanya untuk Arab Palestina PBB menciptakan UNRWA (The U N Relief and Work Agency for Paletine Refugees in the Near East) dengan prinsip-prinsip kerja dan kreteria yang berbeda dengan pengungsi negara apapun. Pada suatu penggerebekan tentara Israel mendapatkan bendera dan baju seragam UNRWA terpasang di kantor organisasi terroris HAMAS.
[2] Hamas Marks Anniversary with Celebration of Israeli Deaths
[3] Israel menangkap kapal bermuatan senjata Iran untuk Gaza
[4] Israel Sends Mobile Homes to Turkish Quake Victims Wednesday, 26 October 2011
[5] Basan adalah Hawot –Yair atau Dataran Tinggi Golan); Ul 3:14 / negeri orang Refaim; Ul 3:13 orang Amori (Ul 4:47). Daerah ini dimiliki oleh suku Manasye setelah suku-suku sebelumnya dikalahkan. (Yos 17:1).
[6] “The Pope was just as much in the Second World War as was Hitler and Catholic Mussolini and therefore just as guilty of the murder of six million Jews. In fact, Popes have been in or instigated most, if not all, the European wars down through the centuries.” — F. Paul Peterson, Lengkapnya baca di : World War II dan bukti-bukti gambar dan data bahwa Roma Katolik ibu dari Hitler baca NaziRCC

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Iran: Komplek senjata meledak sementara melatih para jihad


 

Ledakan yang sangat besar terjadi hari Jumat 12 November di sebuah komplek senjata saat bahan-bahan peledak dipindahkan. Ledakan di komplek senjata ini membunuh 17 anggota Iranian Revolutionary Guard (tentara Islam radikal Iran), satu yang terbunuh adalah Jenderal Hasan Moghaddam, salah satu orang penting di program missile (roket berisi bahan peledak) Iran.

Pihak resmi Iran mengatakan bahwa ledakan di komplek itu adalah kecelakan semata. Tetapi Time Magazine mengutip pernyataan seorang intellegen Barat (tanpa menyebut sumber dan namanya) bahwa Israel ada dibelakang  ledakan tersebut.

Aaron Klein, reporter WND untuk Timur Tengah mengatakan bahwa ledakan di Iran ini terjadi setelah Jenderal Hasan mengirim para pembantunya ke Gaza untuk melatih para jihad Hamas dan Hezbollah bagaimana memakai roket-roket peledak tersebut – untuk menyerang negara Israel.  Hal ini dikuatkan juga oleh beberapa petugas keamanan Mesir yang mengatakan bahwa Iran telah mempersiapkan para kelompok terrorist Palestina di Gaza dan Hezbollah di Libanon untuk menyerang Israel ‘jika Israel menyerang fasiltas nuklir Iran.’

Beberapa minggu sebelumnya, pemerintah Syria dan Iran menyatakan bahwa kedua negara ini akan menyerang Israel apabila Barat melakukan intervensi militer di Syria. Bulan Maret 2011, kapal laut Victoria bermuatan belasan ton senjata dari Iran dengan tujuan Gaza tertangkap oleh tentara Israel.

Ledakan ini terjadi sehari setelah the International Atomic Energy Agency (IAEA) mengeluarkan laporan resminya bahwa benar Iran sedang menggembangkan senjatar nuklir. Projek nuklir Iran ini bukan saja meresahkan Israel (president Iran pernah menyatakan bahwa ”Israel harus dibuang dari peta dunia”) tetapi juga para negara tetangga Iran yang adalah Arab Sunni (seperti Saudi Arabia, Kuwait, Bahrain dsb).

Ledakan di komplek senjata Iran ini masih menjadi pembicaraan hangat: ”misterius, siapa pelaku ledakan tersebut?” Sebagian percaya bahwa itu adalah tindakan agent rahasia Israel, Mossad. Tetapi Israel tutup mulut. Jika itu orang Israel, bagaimana ia (atau mereka) dapat masuk ke komplek tentara Islam Iran yang ketat tersebut? Apakah klaim ”intellegent Barat” yang dikatakan majalah Time ini untuk memicu perang Arab melawan Israel?

Seorang bernama Julie memberi komentar berita yang berjudul: Western official: Israel is behind recent Iran explosion.” Saya akanlah mengatakan kepada kalian jika itu benar. Tetapi saya tahu tempat [komplek missile] itu sebab satu dari beberapa tetangga saya biasa bekerja disitu. Dia (pria) selalu bercerita kepada kami bahwa ledakan-ledakan semacam itu, ini terjadi mungkin dua atau tiga kali per tahunnya, tiap kali melampau 4 korban. Instalasi ini sangat tidak stabil dan  … orang yang sangat berpendidikan tidak bekerja di sana. Itu bukan milik tentara yang disiplin. The Revolutionary Guards adalah umumnya terdiri dari orang-yang berasal dari keluarga miskin yang tidak perduli akan kesehatan dan kehidupan mereka, dan untuk uang [dan agama] menerima segala bahaya.  Kali ini berita menjadi umum karena ledakan lebih besar dari umumnya dan seorang komandan dari penjaga revolusi juga terbunuh disitu. Bagaimanapun ledakan-ledakan sejenis itu tidaklah asing di sana. Diterjemahkan dari komentar 22. ”I would tell you if it was. But I know that place because one of my neighbours used to work there.” Lihat linknya utamanya di bawah. Garis bawah dari saya.

Israel selalu dikorbankan di dalam percaturan politik internasional. Barat menyerang negara Islam, Israel yang diancam akan diserang. Kecelakaan terjadi di negara Islam, Israel yang dituduh sebagai pelakunya. Kapan belajar untuk bertanggung jawab?

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog