Daftar negara penganiaya Kristen 2009


Organisasi Open Doors pada survey terbarunya ”World Watch List January 2009” mendapatkan bahwa negara-negar Islam menempatkan posisi separuh dari 10 negara-negra penganiaya terburuk terhadap orang-orang Kristen. Korea Utara (1), lalu menyusul Arab Saudi (2), Iran (3), Afganistan (4), Somalia (5), Maldives (6), Yemen (7), Laos, (8), Eritrea (9), Uzbekistan (10). Bhutan (11), China (12), Pakistan (13), Turkmenistan (14), Comoros (15), Irak (16), Qatar (17), Mauritania (18), Ageria (19), Chechnya (20). Katagori buruknya penganiayaan: Aniaya yang sangat buruk: no. 1;  Tekanan: no. 2 sampai 7; Pembatasan (kebebasan) yang sangat buruk: no. 8 sampai 27.

Peta Timur Tengah dan sekitarnyaDari dua puluh negara di atas: Korea Utara dan RRC adalah negara Komunis; Laos dan Bhutan mayoritas penduduknya adalah beragama Buddha; dan 16 negara sisanya mayoritas beragama Islam. Frofil negara-negara bisa dilihat pada CIA the World Factbook

RRC kali ini turun dari urutan 10 pada Januari 2008 ke 12. Indonesia menempati urutan ke 41.

Questionnaire dari The World Watch List di buat secara khusus yang terdiri dari 50 pertanyaan yang meliputi macam-macam aspek kebebasan beragama, setiap pertanyaan mempunyai nilai. Nilai terbanyak menggambarkan penganiaya terburuk terhadap orang-orang Kristen.

Pertanyaan yang diberikan diantaranya:

  • Apakah negara memiliki hukum yang menyediakan kebebasan-kebebasan beragama?
  • Apakah legal untuk menjadi orang Kristen?
  • Apakah orang Kristen dibunuh / dipenjarakan karena iman mereka?
  • Apakah tulisan-tulisan Kristen dilarang beredar?
  • Apakah tempat-tempat pertemuan Kristen (gereja, rumah) diserang untuk alasan-alasan keagamaan?

Di Republik Rakyat China (RRC) menurut laporan Opend Doors, 1949 Presiden Mau Zedong mengusir para missionary dan membunuh orang-orang Kristen, penganiayayan berat dari pemerintah lokal kepada orang Kristen masih suka terjadi di RRC, sampai sekarang pemimpin-pemimpin gereja rumah masih ditangkapi.

Apakah aniaya kepada orang Kristen yang terus-menerus ini mematikan ajaran Kristen di negara-negara yang bersangkutan? Laporan Open Doors tentang RRC berkata:

  • 60 tahun lalu terdapat 750 000 Kristen percaya Alkitab (lahir baru)
  • 30 tahun lalu menjadi 3 000 000 (tiga juta) orang Kristen lahir baru
  • Sekarang ini diperkirakan ada 60-80 juta orang Kristen lahir baru.

Mereka dikenal sebagai orang Kristen bawah tanah, tidak terdaftar di pemerintah Komunis. Lihat Video clipnya: World Watch China

Benua Afrika: seorang Imam Muslim dari Libia, Sheikh Ahmad al Katani, pada wawancara TV Al Jazeera mengatakan bahwa setiap tahunnya ada 6 000 000 (enam juta) orang Muslim menjadi orang Kristen. Laporan lengkap baca di sini

Kesaksian fundamental Muslim Iran (anggota Hezbollah) mengapa ia pindah ke Kristianity

  • Part 1. “Yahshua datang menolong saya, bukan Muhammad.”
  • Part 2. “Yahshua datang dan berkata Aku mengampuni dosa-dosamu.”

Bacaan terkait:

Referensi:

Open Doors World Watch List 2009

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog


Alasan melatih jiwa untuk menyembah YAHWEH


Dari Daud. Pujilah YAHWEH, hai jiwaku! Pujilah nama-Nya yang kudus, hai segenap batinku! Pujilah YAHWEH, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya! (Maz 103:1-2)

Saatnya sekarang kita harus semakin melatih jiwa kita untuk memuji dan menyembah YAHWEH. Melatih jiwa dan tubuh kita menaikan syukur kepada-Nya, baik di dalam keadaan yang baik maupun buruk. Kenyataan hidup ialah bahwa kondisi dunia di segala bidang semakin buruk.

Kerohanian: Selasa kemarin melalui pemungutan suara 88 lawan 35, seorang bishop harus meninggalkan jabatannya karena menolak keputusan para bishop yang umunnya pro-homosexual agenda.

Ekonomi: Dunia internasional sekarang berada pada awal krisis ekonomi yang besar – langkah kedepan menuju ”one world economi” untuk munculnya pemimpin tunggal dunia: Antikristus.

Bagaimana Anda menghadapi masalah ini? Jika Anda menunggu dunia menjadi baik dan baru mengucapkan pujian syukur kepadaNYA, mungkin Anda tidak akan pernah melakukannya.

Sangatlah sering terjadi bahwa pemecahan keluar dari banyak kesusahan dan kepedihan umat-Nya adalah melalui menaikan lagu-lagu pujian penyembahan dan syukur kepada YAHWEH.

Rasul Petrus mengingatkan kita, jika kita ada di dalam kondisi yang susah dan tidak mengerti mengapa itu terjadi janganlah heran (1Pet 4:12), Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Ha Massiah/ Messias, supaya kamu juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya (13).

Rasul Paulus pun menghibur kita untuk kita kita tidak kuatir di dalam kemelut yang ada, tetapi berdoa memohon kepada-Nya dengan ucapan sykur: Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus (Fil 4:6-7). Surat penghiburan untuk orang di Filipi ini ditulisnya justru ketika ia sedang di dalam penjara oleh karena pemberitaan Injil (Fil 1:12-14).

Krisis ekonomi ini adalah bagian dari pengenapan Firman-Nya : “Secupak gandum sedinar, dan tiga cupak jelai sedinar (Wah 6:6a), namun sebagai umat YAHWEH kita tidak perlu takut dan gelisah, sebab IA telah berkata kepada si perusak itu ”Tetapi janganlah rusakkan minyak dan anggur itu.” (6b). Anggur gambaran ”sukacita”. Kita boleh menderita krisis yang sama seperti orang dunia rasakan tapi kita umat-Nya tidak akan kehilangan sukacita surgawi kita, jika kita tetap di dalam DIA.

Apa alasannya kita perlu mengucap syukur dalam segala hal?

Bersukacitalah senantiasa. Tetaplah berdoa. Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Elohim di dalam Ha Massiah Yahshua bagi kamu. (1The 5:16-18)

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Gempa bumi di Cina karena karma?


Saya tidak senang dengan cara (pemerintah) Cina memperlakukan orang Tibet … Dan kemudian gempa bumi dan semua masalah ini terjadi, dan kemudian saya berpikir, apakah ini karma? Bila kamu tidak berlaku baik maka perkara-perkara buruk terjadi padamu,” kata Artis Sharon Stone dalam pernyataanya kepada sebuah media Hong Kong. Karma artinya ”hukum tabur tuai.”

Sebagai mana diketahui hari Senin tanggal 12 Mai, propinsi Sichuan diguncang gempa bumi dengan kekuatan 7,9 yang mengakibatkan korban jiwa bisa diatas 80 ribu menurut pemimpin Cina Wen Jiabao, dan lima juta jiwa tampa rumah. Gempa ini merupakan gempa seri yang berkelanjutan di dalam rentang waktu 24 jam, lihat interaktive video.

Pernyataannya ini menyulut kemarahan di media-media berbahasa Cina menyebutnya sebagai ”tidak tepat” oleh sebuah pendiri dari sebuah bisnis cinema yang terbesar dan berjanji tidak akan mempertunjukan film-film Sharon.

Pemerintah Cina telah lama tercatat sebagai pemimpin yang sering melanggar Hak Asasi Manusia, pemenjaraan dan kerja paksa yang berat terhadap orang-orang Kristen sudah terjadi puluhan tahun, perampasan – yang diikuti pembunuhan massal – tanah orang Tibet, memenjarakan para pengikut aliran Falun Gong, banyak dari mereka yang mati dianiaya dan sebagian mati karena organ tubuhnya diambil hidup-hidup untuk dijual oleh pemerintah. Dan yang terahir adalah pembunuhan kembali orang-orang Tibet yang protes untuk memperingati tanah Tibet yang diambil oleh pemerintah Cina. Perlu diingat bahwa peristiwa gempa bumi terjadi ditengah-tengah aksi protes orang Tibet tersebut.

Apakah peristiwa gempa bumi ini suatu karma? silahkan Anda putuskan sendiri. Alkitab berkata, Jangan sesat! Elohim tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya” (Gal 6:7).

Tujuan Elohim membuat hukum tabur-tuai ini supaya manusia belajar menghormati sesamanya, Ia bukanlah type Bapa yang bersuka cita ketika menghukum ciptaan-Nya sendiri, Ia mengharapkan yang terbaik untuk setiap pribadi, kata-Nya, “Muka-Ku tidak akan muram terhadap kamu, sebab Aku ini murah hati, demikianlah firman YAHWEH, tidak akan murka untuk selama-lamanya. Hanya akuilah kesalahanmu, bahwa engkau telah mendurhaka terhadap YAHWEH, Elohimmu” (Yer 3:12-13a).

Semoga melalui peristiwa ini, kebebasan beragama dan berpendapat semakin dihargai di Negara Cina.

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog