Pembela HAM Mesir: Mesjid memiliki ruang penyiksaan


WND.com melaporkan. Seorang ahli hukum dan pembela Hak Asasi Manusia (HAM) di Mesir berkata masjid (tempat ibadah orang Islam)  telah menempatkan ruang penyiksaan di dalamnya, dan telah beroperasi untuk menyiksa orang-orang Kristen dan lainnya di sana, Wagib Yacoub menyatakan. Korban penyiksaan di dalam mesjid Kairo

Mesjid Bilal ibn Rabah di Kairo ini dipakai oleh Muslim Brotherhood, organisasi Islam terbesar di Mesir darimana President Morsi, pengganti Hosni Mubarak, berasal. Dan merupakan ibu dari organisasi-organisasi Islam radikal seperti Al-Qaida dan Hamas. Ini sebabnya Dr. Mark A. Gabriel, ex-profesor sejarah Islam Kairo ini berpindah ke Kristianiti.

Ruang penyiksaan dalam Mesjid ini terbongkar setelah Amir Ayad seorang korban dari penyiksaan tersebut berhasil melarikan diri.
Amir Ayad bercerita ia diciduk oleh karena ‘KTPnya’ Kristen Koptik dan melihat enam korban lainnya yang bukan Kristen Koptik.
“Mereka megambil dia keluar dari bus segera setelah mereka melihat dari kartu indentitasnya (seperti KTP di Indonesia)” bahwa ia seorang Kristen Koptik. Di dalam bangunan masjid tersebut terdapat orang-orang yang bekerja secara terorganisasi.
Baca berita lengkapnya pada sumbernya.

Foto Jihad Islam menyembunyikan wajah mereka Komentar: Dua atau tiga hal yang perlu diperhatikan:

1. Orang Islam di Mesir ini memakai segara cara untuk menyiksa orang Kristen, hanya karena mereka orang Kristen. Yeshua di Injil Yohanes 10:9-11 menyatakan dari mana sumber inpirasi penyiksaan ini berasal.
2. Para penyiksa ini melakukannya di dalam kegelapan ruangan, hanya diterangi oleh lampu-lampu telepon genggam agar tidak dikenali oleh para korbanya, ini membuktikan bahwa hati nurani mereka menyadari bahwa perbuatan mereka tidak benar baik dari sisi keagamaan maupun hukum pemerintah, sementara pada sisi lainnya itu dilakukan demi menyenangkan, ilah yang disembah nabi Muhammad yang mereka namai ALLAH (Yoh 16:1-4). Bacalah Roma 1:18-32 (perhatikan ayat 19-21) sampai Roma 2:1-16 (perhatikan ayat 11-12 dan 14-16). Inilah sebabnya pula mengapa para Islam radikal (al Qaida, Bako Haram, Hamas dan sejenisnya) menyembunyikan wajah mereka ketika sedang melakukan tindakan terror mereka.

3. Seorang ex-Katolik berkomentar hanya ada dua ‘gereja’ di dunia yang demikian tersebut “Gereja Roma Katolik dan Islam. Dari kebencian Islam terhadap bangsa Israel dan Kristen, ia telah membuktikan bahwa agama Islam dilahirkan oleh Gereja Roma Katolik.
4. Yeshua Ha Mashiah karenanya mengingatkan mereka: Dan inilah hukuman itu: Terang telah datang ke dalam dunia, tetapi manusia lebih menyukai kegelapan dari pada terang, sebab perbuatan-perbuatan mereka jahat. Sebab barangsiapa berbuat jahat, membenci terang dan tidak datang kepada terang itu, supaya perbuatan-perbuatannya yang jahat itu tidak nampak; tetapi barangsiapa melakukan yang benar, ia datang kepada terang, supaya menjadi nyata, bahwa perbuatan-perbuatannya dilakukan dalam Elohim.”  (Yoh 3:19-21)

Bacaan bekait:

Referensi:

Normal
0

false
false
false

EN-US
X-NONE
AR-SA

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Normaali taulukko”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:12.0pt;
font-family:”Arial”,”sans-serif”;
mso-ansi-language:EN-US;
mso-fareast-language:EN-US;}

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Gadis-gadis Kristen di Pakistan diculik terus-menerus, diciduk dan dimurtadkan dengan paksa ke Islam


Berita ini diterjemahkan secara utuh dari Pakistan Christian Post.com (dikirim 30/7/2012).(CLAAS) Dalam bulan-bulan belakangan ini ada beberapa laporan tentang berlangsunnya penganiayaan, penculikan dan pencidukan wanita-wanita dan gadis-gadis Kristen di Pakistan.

Anak gadis dari Morris Masih berasal dari Rawalpindi diculik oleh Mohammad Abid dan Tariq Ali. Morris Masih telah meminta kepada polisi untuk mendaftarkan perkara itu melawan Abid dan Ali dan minta memulangkan anak gadisnya, tetapi polisi menolak mendafarkan masalah tersebut. Masalah lainnya, di Faisalabad, isteri dari Waris Masih diculik, dia juga telah melaporkan itu ke polisi, namun mereka gagal untuk memberi dia informasia pun tentang isterinya.

Juga di Chunian, Punjab, saudari kandung dari seorang pendeta telah diculik, diperkosa dan dimurtadkan secara paksa ke agama Islam. Muzamal Arif, saudari kandung dari Pendeta Aurangzeb diculik sekitar sebulan lalu oleh beberapa pria Islam sementara kembali ke rumah dari kampus. Dia di tahan untuk beberapa hari, menderita perkosaan, ancaman-ancaman dan kekerasan. Di dalam kondisi teror seperti ini dan kelelahan, pertama ia telah dipaksa untuk murtad ke agama Islam, dan kemudian menikah. Remaja  ini sekarang seorang Islam dan dinikahi oleh Muhammad Nadeem.

Keluarga remaja ini telah melaporkan perkara ini ke kantor polisi di Chunian, tetapi tidak ada investigasi yang telah dilakukan dan sebaliknya para penculiknya telah membawa berita ke pengadilan memberi kesaksian bahwa remaja ini sekarang sudah menjadi orang Islam dan resmi menikah. Diantara hal-hal lainnya, remaja ini seorang minor (bukan orang Islam; Kristen, Hindu atau Budha di Pakistan) dan menurut hukum (pemerintah Pakistan) pernikahan tidak diijinkan bagi para minor [Hukum pernikahan Pakistan menyatakan orang Islam tidak dapat menikahi orang bukan Islam dan sebaliknya].  Bagaimanapun, menurut laporan orang-orang Kristen setempat, keluarga para penculik adalah orang kaya dan berkuasa dan mampu untuk melewati hukum-hukum pemerintah.

Untuk beberapa tahun belakangan ini sudah ada sebuah peringatan meningkatnya penculikan dan perpindahan-palsu agama dari gadis-gadis Kristen.

Menurut laporang dari Komisi Hak-hak Pakistan (Rights Commission of Pakistan;  HRCP), tahun lalu 1800 gadis Kristen dan Hindu telah dimurtadkan ke agama Islam secara paksa. Polisi enggan mendaftarkan masalah apa saja yang melawan para Islam penculik tersebut dan bahkan kadang-kadang mendukung mereka. Dalam beberapa kejadian pengadilan-pengadilan bahkan menggunakan hukum Islam di dalam membela para tertuduh tersebut.

Ini adalah masalah yang berkembang untuk orang-orang Kristen dan Hindu dan keprihatian CLAAS telah bangkit atas pemerintah Pakistan, tetapi apesnya itu telah jatuh ke kuping-kuping yang tuli. Pakistan sekarang ini menjadi tempat yang semakin tidak aman bagai agama-agama minoritas. [Termasuk Islam Ahmadiah]

Komentar:
1. Sangat menarik untuk diamati, mengapa orang-orang Kristen tidak mau menjadikan ajaran nabi Muhammad (agama Islam) sebagai dasar iman mereka, sehingga mereka harus dipaksa dengan cara-cara yang imoral (penculikan, pajak yang tinggi, pemerkosaan, teror dan pembunuhan).

2. Ketika pemerintah menolak untuk menegakan keadilan dan kebenaran, bahkan berdiri di pihak orang fasik, maka tangan YAHWEH sendiri yang akan bertindak, dan menghukum baik orang fasik terlebih para pejabat pemerintah yang jahat tersebut, seperti telah tertulis,

Hukum telah terdesak ke belakang, dan keadilan berdiri jauh-jauh, sebab kebenaran tersandung di tempat umum dan ketulusan ditolak orang. Dengan demikian kebenaran telah hilang, dan siapa yang menjauhi kejahatan, ia menjadi korban rampasan.
Tetapi YAHWEH melihatnya, dan adalah jahat di mata-Nya bahwa tidak ada hukum. Ia melihat bahwa tidak seorangpun yang tampil, dan Ia tertegun karena tidak ada yang membela. Maka tangan-Nya sendiri memberi Dia pertolongan, dan keadilan-Nyalah yang membantu Dia.
Ia mengenakan keadilan sebagai baju zirah dan ketopong keselamatan ada di kepala-Nya; Ia mengenakan pakaian pembalasan dan menyelubungkan kecemburuan sebagai jubah. Sesuai dengan perbuatan-perbuatan orang, demikianlah Ia memberi pembalasan: kehangatan murka kepada lawan-lawan-Nya, ganjaran kepada musuh-musuh-Nya; bahkan kepada pulau-pulau yang jauh Ia memberi ganjaran. (Yesaya 59:14-18)

Jika YAHWEH telah menghukum kerajaan Israel (bangsa pilihan-Nya) di jaman nabi Yeremia oleh karena para pemimpin menolak melakukan keadilan dan kebenaran, dan mereka terus menerus menindas orang yang lemah dan menumpahkan darah orang yang tidak bersalah (Yer 22:1-12), nah Anda dapat bayangkan hukuman apa yang akan menimpa pemerintah Pakistan, negara dan bangsa yang terus menerus memusuhi umat-Nya yang Ia telah tebus dengan darah-Nya sendiri yang sangat mahal dan kudus di kayu salib, akanlah sungguh mengerikan, jika mereka tidak bertobat. Blog PA4MUSLIM bagus untuk Anda yang ingin mempelajari dasar-dasar Kristianiti.

YAHWEH, Elohim Alam semesta tidak tertarik dengan sedekah-sedekah dan amal, Firman-Nya berkata: Melakukan kebenaran dan keadilan lebih dikenan YAHWEH dari pada korban. Mata yang congkak dan hati yang sombong, yang menjadi pelita orang fasik, adalah dosa. (Ams 21:3-4)

Berita-berita lainnya tentang kejahatan orang Islam Pakistan kepada kelompok kepercayaan minoritas di Pakistan bisa dibaca di:

 Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

USA: Pengajar Ilmu-Penciptaan naik banding setelah 5 tahun dipenjara


Kent Hovind

Kent Hovind, yang dikenal dengan panggilan ”Dr. Dino” adalah pengajar ilmu pengetahuan-penciptaan (creation-science) / (lawan dari ilmu Teory Evolusi buatan Darwin) dan pendiri Taman Dinosaur Adventure Land dan pendiri Creation Science Evangelism, setelah lima tahun dipenjara, misinya tetap sama: memenangkan orang-orang untuk beriman di dalam Yeshua Ha Mashiah dan keluar dari penjara.

Dr. Dino melalui emailnya yang ia kirim dari penjara kepada surat kabar WND, menyatakan bahwa ia telah menyaksikan beberapa rekan penjaranya menjadi beriman kepada Kristianiti, sementara ia tetap naik banding atas hukuman 10 tahun penjaranya.

Tuduhan. Dr. Dino ini dipenjarakan  (19 Januari 2007) atas tuduhan tidak membayar pajak dan mengisi laporan keuangan sesuai hukum permerintah. Tetapi Kent Hovind, Dr. Dino, menyatakan “Saya tidak pernah ada sebagai anti-pajak atau seorang pemerotest pajak,” katanya kepada WND. “Saya selalu berkata bahwa setiap orang haruslah mentaati hukum, termasuk pemerintah. Saya selalu membayar setiap pajak yang saya miliki.”

Penasehat hukum Hovind yang baru,  Paul J. Hansen berkata “Kami dapat membuktikan dia (Kent Hovind) tidaklah harus mengisi (laporan keuangan).” Taman Dino berdiri atas nama yayasan non-laba, dan ia tidak pernah mangambil atau menaruh sejumlah uang tertentu melebihi batas peraturan yang ditetapkan pemerintah.

Hansen berkata: “Mereka tidak dapat menahan seseorang kecuali seseorang  (penuduh) telah menulis nama mereka di daftar.” Ia menambahkan, bahwa IRS* umumya tidak mengambil sumpah atau pernyataan legal pada surat resmi penangkapan, sebab IRS tidak ingin seorang penuduh tertentu  untuk dipanggil ke pengadilan sebagai saksi.

Alasan mengapa IRS tidak menulis nama sipenuduh, ahli hukum menjelaskan, “Mereka tidak ingin kamu  memanggil si penuduh ke meja pengadilan, sebab kamu pastilah merobek-robek mereka pada sidang kesaksian.” “Mereka ingin kamu mencoba untuk menemukan semua saksi-saksimu.” Baca di bawah: Pengadilan tanpa kehadiran penuduh.

Putranya, Eric Hovind, sekarang meneruskan pelayanan Creation Science Evangelism. Eric kepada WND menyatakan bahwa “Fakta adalah pelayanan terus berjalan dan sangat maju saat ini yang adalah suatu kesaksian kepada kebaikan Elohim. Elohim telah mengijinkan kami tidak hanya pulih tetapi meluas dan bertumbuh.”

IRS singkatan dari Internal Revenue Service. Sebuah department milik pribadi bertugas atas nama negara USA yang bertanggung jawab untuk pengumpulan pajak dan penerapan hukum pajak. IRS di USA telah terkenal jahat, Lihat video: The I.R.S. is EVIL!

Lihat video presentasi Dr. Kent Hovind: Age of the Earth – Creationist Dr Kent Hovind – Dr. Dino

Komentar:  Analisa saya mengatakan bahwa alasan terbesar Dr. Dino dipenjarakan bermotif doktrin agama dan ketamakan. Kasusnya hampir sama dengan Charles Chiniquy, mantan pastor Roma Katolik Amerika. Pastor Chiniquy dan Dr. Hovind keduanya percaya kebenaran Alkitab dan menentang ajaran gereja Roma Katolik; Pastor Chiniquy menolak doktrin perawan Maria tanpa-dosa dan doktrin Transubstantiation. Dr. Hovind menolak Teori Evolusi yang diyakini oleh Paus dan diajar di bangku sekolah milik Katolik.
Transubstantiation adalah doktrin roti/ wafer dan air anggur/ win (minuman anggur ber-alkohol) secara fisik berubah menjadi daging dan darah Yahshua/ Yeshua/ Yesus).

Oleh sebab alasan ini  Pastor Charles Chiniquy diserahkan ketangan pemimpinya (uskupnya) yang tamak; menginginkan rumah milik pastor. Ketika pastor ini menolak, ia dituduh dan ditahan dan diadili. Mr. Abraham Lincoln (sebelum jadi president) menjadi ahli hukum pastor ini. Dr. Hovind diserahkan ke tangan IRS – ‘Zakheus’ tukang pajak Kerajaan Roma modern. Lukas 19:1-10 bercerita bagaimana Zakheus bertobat.

Kondisi Amerika sekarang ini jauh berbeda dengan 200 tahun yang lalu, jaman Abraham Lincoln, sekarang negara protestan Amerika sudah dimiliki oleh Vatikan-Roma Katolik, jadi mudah saja menjebloskan Dr. Hovind ke penjara 10 tahun .  Seorang ex-Katolik pada situsnya berkata bahwa 6 dari 9 hakim agung USA, di jaman Mr. Obama, adalah orang Roma Katolik. President W. Bush menjemput Paus di lapangan terbang, ini membuat kejutan besar rakyak Amerika yang belum tahu bahwa landlord USA sudah pindah tangan. President USA hanyalah “ambassador dan bendahara” dari Paus. Bacalah kitab Wahyu pasal 13, Elohim sudah memberita tahu umat-Nya hampir 2000 tahun yang lalu.

Untuk setiap mereka yang terpenjara oleh karena memberitakan nama dan ajaran Yeshua, inilah kotbah penghiburan dari Raja dan Tuan Anda:

”Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.
Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat.
Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu.” (Mat 5:10-12)

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog