Pakistan: 100 Islam Ahmadiah dibunuh saat ibadah


Jumat 28 May 2010 merupakan hari sembayang Jumat yang sangat berdarah di Lahore Pakistan. ”Seratus orang Muslim Ahmadiah yang cinta damai telah dibunuh secara brutal di dalam dua serangan pada dua mesjid di kota kedua terbesar Pakistan, Lahore. Lebih dari seratus luka-luka berat,” tulis Kashif Chaudhry dari Islam Ezaminer.com

Pelakunya adalah kelompok Taliban Punjab, kelompok Muslim Suuni. Para pembunuh ini membunuhi saudara mereka sendiri dengan senjata otomatis, granat tangan dan ban pinggang bom bunuh diri.

Seperti di Indonesia, pengikut Islam Ahamadiah Pakistan juga merupakan kelompok yang teraniaya di Negara Islam Pakistan ini. Bahkan hak-hak dasar mereka ditolak dibawah hukum negara Pakistan. Aliran Ahmadiah yang menolak ajaran jihad dan kekerasan lainnya, dianggap oleh aliran Sunni sebagai aliran Islam sesat, para pemimpin Sunni melaberkan pengikut Ahmadiah sebagai ”wajib-ul-qatal” (wajib untuk ada dibunuh). Kotbah-kotbah kebencian seperti membunuh pengikut Ahmadiah di anjurkan dan dipuji secara terbuka di banyak tempat di Pakistan.

Bukti bahwa ajaran Ahmadiah adalah ajaran damai, dapat dilihat dari reaksi para pemimpin mereka setelah peristiwa pembunuhan yang terencana ini, pada pidato Televisinya mereka meminta para pengikut Ahmadiah menahan diri baik melalui kata-kata dan juga perbuatan (jangan balas dendam).

Ironiknya, kata penulis laporan ini, bahwa para pembunuh (dikatakan 7 orang) dan perusak kedua Mesjid tersebut meneriakan seruan-seruan ”Allah hu akbar!” Satu dari pembunuh tertangkap hidup-hidup.

Pembunuhan berlanjut. Senin sorenya, tiga hari kemudian, empat orang dari kelompok pembunuh yang sama memasuki Rumah Sakit dimana para korban yang luka-luka dirawat, dan termasuk teman mereka yang tertangkap hidup tersebut. Dengan berpakaian polisi tingkat tinggi, mereka membunuh 12 orang, termasuk 3 polisi yang bertugas dan satu wanita. Setelah membunuh pengikut Ahmadiah yang selamat dari serangan Jumat, dokter setempat berkata, keempat pemuda tersebut pergi menjemput teman mereka yang tertangkap hidup dan melarikan diri dengan membawa serta beberapa tawanan.

Kekeran agama di Pakistan, yang mayoritas adalah Sunni dan kedua terbesar adalah Syiah telah membunuh empat ribu Muslim selama delapan tahun belakangan ini.

Komentar: Knok knok knok! Dimana suara para pemimpin Islam dan masyarakat Islam dunia dan politikus Barat pada masalah ini? Lebih dari 100 orang sedang ibadah di Mesjidnya sendiri dan tidak bersenjata terbunuh dengan senjata-senjata api otomatis dan granat tangan serta bom pinggang, dan Dunia sunyi sepi, tetapi ketika beberapa aktivis pro Hamas yang sengaja membuat provokasi terbunuh oleh karena menyerang tentara Israel terlebih dahulu, Islam di seluruh dunia dan para pemimpin politik ‘berpesta pora.’ Ini merupakan sebuah kemunafikan hidup yang tidak dapat disembunyikan. Well, saya percaya Penghakiman kekal dan keadilan Elohim. Pengharapan orang yang lemah hanyalah Elohim semata. Datanglah Yahshua Ha Mashiah segera, sebab dunia sudah matang dengan dosa-dosanya. Amin.

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog
Iklan