USA: Pengajar Ilmu-Penciptaan naik banding setelah 5 tahun dipenjara


Kent Hovind

Kent Hovind, yang dikenal dengan panggilan ”Dr. Dino” adalah pengajar ilmu pengetahuan-penciptaan (creation-science) / (lawan dari ilmu Teory Evolusi buatan Darwin) dan pendiri Taman Dinosaur Adventure Land dan pendiri Creation Science Evangelism, setelah lima tahun dipenjara, misinya tetap sama: memenangkan orang-orang untuk beriman di dalam Yeshua Ha Mashiah dan keluar dari penjara.

Dr. Dino melalui emailnya yang ia kirim dari penjara kepada surat kabar WND, menyatakan bahwa ia telah menyaksikan beberapa rekan penjaranya menjadi beriman kepada Kristianiti, sementara ia tetap naik banding atas hukuman 10 tahun penjaranya.

Tuduhan. Dr. Dino ini dipenjarakan  (19 Januari 2007) atas tuduhan tidak membayar pajak dan mengisi laporan keuangan sesuai hukum permerintah. Tetapi Kent Hovind, Dr. Dino, menyatakan “Saya tidak pernah ada sebagai anti-pajak atau seorang pemerotest pajak,” katanya kepada WND. “Saya selalu berkata bahwa setiap orang haruslah mentaati hukum, termasuk pemerintah. Saya selalu membayar setiap pajak yang saya miliki.”

Penasehat hukum Hovind yang baru,  Paul J. Hansen berkata “Kami dapat membuktikan dia (Kent Hovind) tidaklah harus mengisi (laporan keuangan).” Taman Dino berdiri atas nama yayasan non-laba, dan ia tidak pernah mangambil atau menaruh sejumlah uang tertentu melebihi batas peraturan yang ditetapkan pemerintah.

Hansen berkata: “Mereka tidak dapat menahan seseorang kecuali seseorang  (penuduh) telah menulis nama mereka di daftar.” Ia menambahkan, bahwa IRS* umumya tidak mengambil sumpah atau pernyataan legal pada surat resmi penangkapan, sebab IRS tidak ingin seorang penuduh tertentu  untuk dipanggil ke pengadilan sebagai saksi.

Alasan mengapa IRS tidak menulis nama sipenuduh, ahli hukum menjelaskan, “Mereka tidak ingin kamu  memanggil si penuduh ke meja pengadilan, sebab kamu pastilah merobek-robek mereka pada sidang kesaksian.” “Mereka ingin kamu mencoba untuk menemukan semua saksi-saksimu.” Baca di bawah: Pengadilan tanpa kehadiran penuduh.

Putranya, Eric Hovind, sekarang meneruskan pelayanan Creation Science Evangelism. Eric kepada WND menyatakan bahwa “Fakta adalah pelayanan terus berjalan dan sangat maju saat ini yang adalah suatu kesaksian kepada kebaikan Elohim. Elohim telah mengijinkan kami tidak hanya pulih tetapi meluas dan bertumbuh.”

IRS singkatan dari Internal Revenue Service. Sebuah department milik pribadi bertugas atas nama negara USA yang bertanggung jawab untuk pengumpulan pajak dan penerapan hukum pajak. IRS di USA telah terkenal jahat, Lihat video: The I.R.S. is EVIL!

Lihat video presentasi Dr. Kent Hovind: Age of the Earth – Creationist Dr Kent Hovind – Dr. Dino

Komentar:  Analisa saya mengatakan bahwa alasan terbesar Dr. Dino dipenjarakan bermotif doktrin agama dan ketamakan. Kasusnya hampir sama dengan Charles Chiniquy, mantan pastor Roma Katolik Amerika. Pastor Chiniquy dan Dr. Hovind keduanya percaya kebenaran Alkitab dan menentang ajaran gereja Roma Katolik; Pastor Chiniquy menolak doktrin perawan Maria tanpa-dosa dan doktrin Transubstantiation. Dr. Hovind menolak Teori Evolusi yang diyakini oleh Paus dan diajar di bangku sekolah milik Katolik.
Transubstantiation adalah doktrin roti/ wafer dan air anggur/ win (minuman anggur ber-alkohol) secara fisik berubah menjadi daging dan darah Yahshua/ Yeshua/ Yesus).

Oleh sebab alasan ini  Pastor Charles Chiniquy diserahkan ketangan pemimpinya (uskupnya) yang tamak; menginginkan rumah milik pastor. Ketika pastor ini menolak, ia dituduh dan ditahan dan diadili. Mr. Abraham Lincoln (sebelum jadi president) menjadi ahli hukum pastor ini. Dr. Hovind diserahkan ke tangan IRS – ‘Zakheus’ tukang pajak Kerajaan Roma modern. Lukas 19:1-10 bercerita bagaimana Zakheus bertobat.

Kondisi Amerika sekarang ini jauh berbeda dengan 200 tahun yang lalu, jaman Abraham Lincoln, sekarang negara protestan Amerika sudah dimiliki oleh Vatikan-Roma Katolik, jadi mudah saja menjebloskan Dr. Hovind ke penjara 10 tahun .  Seorang ex-Katolik pada situsnya berkata bahwa 6 dari 9 hakim agung USA, di jaman Mr. Obama, adalah orang Roma Katolik. President W. Bush menjemput Paus di lapangan terbang, ini membuat kejutan besar rakyak Amerika yang belum tahu bahwa landlord USA sudah pindah tangan. President USA hanyalah “ambassador dan bendahara” dari Paus. Bacalah kitab Wahyu pasal 13, Elohim sudah memberita tahu umat-Nya hampir 2000 tahun yang lalu.

Untuk setiap mereka yang terpenjara oleh karena memberitakan nama dan ajaran Yeshua, inilah kotbah penghiburan dari Raja dan Tuan Anda:

”Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.
Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat.
Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu.” (Mat 5:10-12)

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Afganistan: Taliban membunuh 10 NGO team medis


Sebuah team medis, yang terdiri dari dokter, perawat dan penterjemah diserang dan ditembak mati satu persatu oleh pasukan Taliban yang terdiri dari 10 orang bersenjata.

Penyerangan terjadi ketika team ini sedang dalam perjalanan kembali ke Kabul setelah menyelesaikan perawatan mata dan kesehatan lainnya di desa-desa terpencil utara Afganistan yang hanya bisa dijangkau dengan berjalan kaki, seorang pembicara untuk team ini bercerita.

Dirk Frans, pemimpin dari International Assistance Mission. berkata team yang terbunuh ialah team expedisi optometric, unit pelayan periksa mata  yang berpindah-pindah.

Mereka adalah 6 berkewarganegaraan USA (5 pria dan 1 wanita), seorang Inggris, (wanita, dokter operasi dari organisasi Bridge Afganistan), seorang Jerman (wanita) dan 2 Afganistan (pria, sebagai penterjemah). Tom  Little (USA), salah satu korban, adalah ketua team tersebut, ia telah bekerja di Afganistan lebih dari 30 tahun.

Anggota Team yang malang ini seluruhnya berjumlah 12 orang. 4 dari mereka orang Afganistan. Satu dari dua orang Afganistan yang tidak terbunuh ini adalah supir. Supir mereka ini, pria Afganistan, selamat karena ia berteriak dan melafal ayat-ayat Alkuran dan berkata, ”Saya Muslim sungguhan. Jangan bunuh saya,” menurut pengakuannya sebagaimana dikutip oleh pemimpin polisi. Pria Afgan lainnya yang selamat karena ia meninggalkan kelompok diperjalanan dan pergi pulang.

Polisi menemukan mayat mereka, 7 pria dan 3 wanita pada hari Jumat, di Profinsi Badakhshan, kata laporan resmi pemerintah hari Saptu, 7 Agustus.

Taliban mengklaim pembunuhan tersebut, dengan alasan NGO ini adalah ”mata-mata” dan ”berkotbah Kristianiti.”

Mr. Frans menolak keras tuduhan mata-mata atau penyebaran agama, ia berkata: ”Itu pastilah melawan hukum negeri ini dan peraturan-peraturan organisasi kami. Meskipun kami adalah sebuah yayasan sosial Kristen, kami dengan pasti tidak memurtadkan orang lain.”

Polisi meneguhkan bahwa team medis IAM adalah NGO (organisasi sosial) Kristen yang sudah dikenal baik oleh pemerintah, telah beroperasi di Afganistan sejak 1966.

Washingtonpost menambahkan bahwa Taliban telah melibatkan sasaran mereka kepada pekerja-pekerja sosial, Agustus 2008 kelompok Islam Taliban ini membunuh 3 wanita dari The International Rescue Committee dan juga pengemudi mereka, orang Afganistan. Empat tahun lebih awal, 11 pekerja pembuat jalan dari Cina ditembak mati di Kunduz.

Apa yang Islam Taliban Afganistan inginkan untuk orang Afganistan? Musik tidak boleh, pendidikan untuk kaum wanita tidak boleh, bantuan kesehatan dari luar tidak boleh.

Sebuah film yang didasari cerita nyata, tentang kehidupan remaja di Afganistan, saya lupa judulnya, menceritakan remaja-remaja pria diambil dari rumah-rumah orang tua merek (jika mereka tidak mengirim anak-anak mereka ini ke ‘sekolah’ untuk di ‘didik’ menjadi ‘orang-orang yang saleh dan benar’ dimana mereka dicuci otak mereka untuk membenci apapun di luar kepercayaan Islam. Seorang gadis remaja, pemeran utama film ini, terpaksa memberikan dirinya menjadi seorang pria: melalui bantuan ibunya ia memotong rambut dan berbaju seperti pria, oleh sebab ayah mereka mati dalam peperangan (melawan Rusia?) dan kakak kandung dari gadis ini juga telah ‘hilang’ dari rumah berjuang untuk Taliban, dan sementara ibunya sudah tua tidak dapat mencari nafkah untuk mereka lagi. Gadis kecil cantik in bertindak demikian agar ia bisa sedikit ‘bebas’ keluar rumah sendirian untuk mengumpulkan ranting pohon untuk kayu bakar dan bekerja apapun. Di banyak negara Islam, gadis kecil harus ditemani orang tua mereka atau kakak kandung atau paman mereka jika ingin keluar rumah. Inikah yang pemimpin militer Islam inginkan untuk bangsa mereka sendiri?

Bapa Sorgawi, kami berdoa meminta belas kasihan-Mu untuk penduduk negara Afganistan ini. Kiranya mata-Mu tertuju kepada mereka dan tangan-Mu terulur bagi mereka. Bebaskanlah mereka dari belenggu-belenggu orang jahat ini. Kiranya terang kemulian-Mu bersinar atas negeri ini, mengusir setiap awan gelap yang sudah menutupi negeri dan bangsa ini selama bertahun-tahun. Dalam nama putera-Mu yang tunggal kami berdoa, yaitu hanya di dalam satu  nama yang oleh-Nya manusia dapat beroleh selamat, yakni di dalam nama Yeshua Ha Mashiah. Amin!

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Italia: Kamera tersembunyi membongkar skandal homosex Katolik


Menggunakan kamera tersembunyi, seorang jurnalis dari majalah Panorama – dimiliki oleh PM Itali Silvio Berlusconi – memfilmkan tiga pastor ketika mereka mengunjungi nightclub gay dan melakukan hubungan sex, Dailymail News mengabarkan (24 Juli 2010).

Catatan penting: Berita ini ditulis untuk mempermalukan pekerjaan Iblis dan membawa orang Katolik semakin mendekatkan hidup mereka kepada Yeshua Ha Mashiah, Juruselamat umat manusia. Jika ada orang dengan sengaja memakai tulisan ini untuk menjauhkan orang Katolik dari Ha Mashiah dan ajaran-Nya, maka orang tersebut menanggung dosanya sendiri, dan bukan saya. Anggur Baru.

Majalah Panorama ini menerangkan bagaimana wartawan ini dibantu oleh seorang gay untuk menyaksikan sejumlah pastor di Roma yang terlibat di dalam kehidupan malam yang liar, yang menjalani kehidupan ganda. ”Pada siang hari mereka adalah para imam yang normal, lengkap dengan dasi pastor mereka, tetapi pada malam hari mereka adalah bagian terpadu dari komunitas gay ibukota Italia.”

Gambar: Satu dari tiga pastor yang sedang menghampiri “temannya.” Tanda panah pada gambar menunjuk pada dasi pastoral yang dikenakan oleh pastor gereja Roma Katolik.

Juga ditulis bahwa team penyelidik ini menghadiri Mass (ibadah Minggu Katolik) yang dilayani oleh pastor tersebut, yang mereka beri nama Carlos. Nama dan indentitas pribadi ketiga orang ini tidak dinyatakan.

Majalah Italia ini dalam penyelidikannya menerangkan sebagai ”sungguh mengganggu” bagaimana tiga pastor – dua orang Itali dan satu orang Perancis – dengan bahagia telah menggambil bagian di dalam kegiatan-kegiatan gay (homosex pria) dan telah melakukan sex.

Editor Panorama Giorgio Mule berkata: ”Ini adalah dua minggu penyelidikan dan tidak ditujukan untuk menciptakan suatu skandal tetapi mepertunjukan bahwa bagian sisi dari pekerja gereja (Roma Katolik) berkelakuan sangat berbeda.”

Untuk berita yang lengkap silahkan baca link yang tersedia.

 

Sekarang kita melihat bagaimana firman Elohim, Alkitab, menerangkan masalah gay di atas.
Kitab Kejadian 18: Kemudian YAHWEH menampakkan diri kepada Abraham dekat pohon tarbantin di Mamre, sedang ia duduk di pintu kemahnya waktu hari panas terik. Ketika ia mengangkat mukanya, ia melihat tiga orang berdiri di depannya. Sesudah dilihatnya mereka, ia berlari dari pintu kemahnya menyongsong mereka, lalu sujudlah ia sampai ke tanah, (1-2).
Berpikirlah YAHWEH: “Apakah Aku akan menyembunyikan kepada Abraham apa yang hendak Kulakukan ini? (17). Sesudah itu berfirmanlah YAHWEH: “Sesungguhnya banyak keluh kesah orang tentang Sodom dan Gomora dan sesungguhnya sangat berat dosanya. Baiklah Aku turun untuk melihat, apakah benar-benar mereka telah berkelakuan seperti keluh kesah orang yang telah sampai kepada-Ku atau tidak; Aku hendak mengetahuinya.” Lalu berpalinglah orang-orang itu dari situ dan berjalan ke Sodom, tetapi Abraham masih tetap berdiri di hadapan YAHWEH. (20-22 )

Pasal 19 menceritakan bahkan dua dari ketiga “Malaikat” ini ketika tiba di Sodom (dua masuk ke kota Sodom, kemungkinan “Malaikat” yang ketiga, YAHWEH, ke Gomora) dan bermalam di rumah Lot (keponakan Abraham) ingin “dipakai” oleh orang-orang laki Sodom yang mengepung rumah Lot. Dan ayat-ayat berikutnya tertulis: Kemudian YAHWEH menurunkan hujan belerang dan api atas Sodom dan Gomora, berasal dari YAHWEH, dari langit; dan ditunggangbalikkan-Nyalah kota-kota itu dan Lembah Yordan dan semua penduduk kota-kota serta tumbuh-tumbuhan di tanah. (Kej 19:24-25). Penemuan arkiologi meneguhkan dengan pasti kejadian ini. Kapur belerang berbentuk bola-bola masih dapat ditemukan di daerah yang bersangkutan sampai sekarang. Menurut rasul Petrus pemusnahan kedua kota ini sebagai “… suatu peringatan untuk mereka yang hidup fasik di masa-masa kemudian,”  (2Pet 2:6).

Kunjungan Elohim ke bumi memberi berkat sekaligus memberi hukuman. Berkat bagi orang yang percaya dan taat kepada firman-Nya – Abraham tahun depan akan mendapatkan anak perjanjiannya: Ishak (18:9-19), dan hukuman bagi mereka yang melanggar perintah-Nya – penduduk Sodom dan Gomora dimusnahkan. (19:24-25).

Bandingkan “tiga pastor pria Katolik” ini dengan “tiga pribadi dalam kitab Kejadian.” Kedua kelompok pribadi mengunjungi jenis tempat yang sama, namun untuk tujuan yang sangat berbeda. Kelompok pria pertama kelihatannya sering berkunjung ke nightclub – dua minggu penyelidikan wartawan – bagi kaum homosex untuk menikmati kehidupan di dalamnya, sementara ketiga pria datang demi menyelidiki kebenaran laporan (Kel 18:20-22) sebelum melakukan penghukuman.

Seorang pastor yang berzinah dengan seorang pelacur perempuan, jika dilihat dari sisi Alkitab, ia sudah melakukan dosa yang sangat besar, bisa dibayangkan jika ia melakukannya itu dengan sesama jenis kelamin! Roh kita memang penurut tetapi daging lemah (Mat 26:41; Mark 14:38), kemungkinan seorang jatuh kedalam dosa sangatlah mungkin, artinya kemungkinan seorang sembunyi-sembunyi berbuat maksiat bisa terjadi, kita semua dapat dengan mudah berbuat dosa. Tetapi perhatikan bahwa pastor ini pergi bermain pelacur dengan baju kepastorannya, perhatikan tanda panah pada gambar, ini suatu perbuatan pencemaran “kekristenan” yang disengaja – sedikitnya di mata si pelacur homo dan orang-orang di nightclub tersebut!

Sekarang Anda berpikir baik-baik, bahwa pastor ini melakukannya dengan dua partor lainnya, terlihat bahwa ketiga pastor ini tidak lagi ada rasa malu dan hormat pada diri mereka sendiri, dan tentunya “takut akan YAHWEH” sudah jauh dari hati mereka untuk waktu yang lama sekali (ingat kejatuhan yang dalam dari “kasih yang mula-mula” itu terjadi dalam suatu proses yang panjang, tidak tiba-tiba; baca Wahyu 2:4-5). Dengan kata lain baju kepastoran orang yang demikian hanyalah karir belaka, sama persis dengan pekerjaan sekuler. Mereka bukanlah hamba-hamba Elohim, tidaklah heran jika jemaat Elohim yang mereka layani hidup di dalam kerohanian yang tidak stabil.

Skandal sex diantara pemimpin Roma Katolik sudah sering terjadi. Suatu laporan berkata: And many priests and medical experts now agree that at least 300 priests have died.

Peristiwa tiga pastor Roma yang tertangkap basah secara bersamaan  di atas merupakan hal yang sangat luar biasa! Suatu tanda rohani yang jelas.

Puluhan bapa-bapa Gereja menjuluki gereja Roma Katolik sebagai Anti-Kristus, dan Daniel menubuatkan seorang raja (pemimpin) yang tidak memiliki keinginan napsu terhadap para wanita: Raja itu akan berbuat sekehendak hati; ia akan meninggikan dan membesarkan dirinya terhadap setiap elohim. Juga terhadap Elohim yang mengatasi segala elohim ia akan mengucapkan kata-kata yang tak senonoh sama sekali, dan ia akan beruntung sampai akhir murka itu; sebab apa yang telah ditetapkan akan terjadi. (Dan 11:36) dan ayat 37-nya tertulis:

Neither shall he regard the God of his fathers, nor the desire of women, nor regard any god: for he shall magnify himself above all. (Dan 11:37; KJV also GLT); and neither the desire of women (JPS); nor for the desire of women (The Scriptures)*

Dari data-data ini bisa diramalkan bahwa sosok pemimpin dunia yang segera muncul, Alkitab menyebutnya  Anti-Kristus, adalah seorang pria homosex dari Roma Katolik. Tentunya saya bukanlah orang yang pertama yang memiliki kesimpulan seperti ini. Ia sepertinya Kristen tetapi palsu: Memang mereka berasal dari antara kita, tetapi mereka tidak sungguh-sungguh termasuk pada kita; sebab jika mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita, niscaya mereka tetap bersama-sama dengan kita. Tetapi hal itu terjadi, supaya menjadi nyata, bahwa tidak semua mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita. (1Yoh 2:19)

Hikmat pelajaran yang bisa diambil: Bagi orang benar yang hidup ditengah-tengah kehidupan yang liar seperti Sodom dan Gomora, sangatlah membahayakan serta menyusahkan diri sendiri dan keluarganya (2Pet 2:7-8). Musibah karena murka Elohim bisa juga menimpa mereka jika mereka tidak berjaga-jaga.  Setidaknya pola kehidupan yang salah bisa mempengaruhi cara pikir anak-anak mereka, ini dapat dilihat dari cara pikir dua anak wanita Lot, setelah mereka diselamatkan dari belerang dan api yang turun dari langit: Kata kakaknya kepada adiknya: “Ayah kita telah tua, dan tidak ada laki-laki di negeri ini yang dapat menghampiri kita, seperti kebiasaan seluruh bumi. Marilah kita beri ayah kita minum anggur, lalu kita tidur dengan dia, supaya kita menyambung keturunan dari ayah kita.” (Kej 19:31-32)

Ayah kedua wanita ini, Lot – ia sendiri yang memilih tinggal di kota ini, telah mengajar bahwa “tidur” antara orang tua dengan anak sendiri adalah dosa. Kedua wanita ini tahu itu, namun karena mereka dibesarkan dan hidup di tengah-tengah masyarakat yang liar maka mereka memakai pemecahan yang liar pula: buat dahulu ayah mereka mabuk dan melakukan hubungan sex dalam satu ikatan darah (incestuous copulation) “sebagaimana dibenarkan oleh tetangga Arab mereka” [pada waktu itu] (John Gill’s Exposition of the Entire Bible)

* KJV: King James Version; GLT: George Lamsa’ Translation; JPS: Jewish Publication Sociaty

Bacaan berkait:

Referensi: