Perancis, Inggris (Uni Eropa) dan USA siap menyerang Syria!


Perang Shia-Sunni di SyriaPemimpin Barat: Perancis, Inggris dan Amerika Serikat,  semakin gencar menekan pemerintahan Bashar al-Assad, bukan hanya secara jalur politik tetapi sedang melangkap ke jalur militer – dengan alasan “Pemerintah Syria telah memakai senjata kimia.”

Sementara badan penyelidik dari PBB memasuki Syria (hari Selasa) untuk meneliti ”benar atau tidak tuduhan tersebut,” pada hari yang sama para pimpinan puncak ketiga negara tersebut mengadakan rapat kusus di negara mereka masing-masing.

President Prancis, François Hollande, pada pertemuan khususnya di depan para duta besar Perancis pada Selasa kemarin menyatakan bahwa “Perancis siap menghukum mereka yang bertanggung jawab untuk kemungkinan serangan gas beracun yang terjadi dekat Damaskus minggu lalu.” Ia juga mengatakan, ”Saya telah memutuskan untuk menambah dukungan militer kita untuk Koalisi Nasional Syria (pihak oposisi bersenjata) untuk melindungi orang-orang sipil.”

Perdana Menteri Inggris, David Cameron dan Menteri Luar Negerinya sangat tidak sabar untuk mengerahkan kekuatan militer menumbangkan al-Assad. Namun aksinya masih ditahan oleh beberapa politisi Inggris.

US ‘ready to go.‘ Seketaris Pertahanan USA pada hari yang sama, Selasa, berkata  kepada BBC bahwa kekuatan-kekuatan bersenjata Amerika di di wilayah konflik adalah ”siap untuk berangkat” jika President Baraq Obama memberi perintah untuk memukul target-target Syria. Kelompok yang didirikan Hagel jugalah, bernama:  yang mendorong pemerintah Mesir di jaman Mubarak untuk mengijinkan organisasi Islam Muslim Brotherhood mendirikan organisasi politik, yang mana telah menjatuhkan Mubarak; hal sejenis juga terjadi di Algeria, mendorong membuka dialog dengan Houmat Daawa Salafia, sebuah kelompok terroris islam bersenjata, reporter WND untuk Timur Tengah menulis,

”Mereka tidak memiliki bukti entah serangan senjata-senjata kimia telah dipakai atau siapa yang bertanggung jawab,” kata President Russia Vladimir Putin kepada David Cameron dalam percakapan mereka melalui telpon. (27/8/2013; France24.com)

Menteri Luar Negeri Russia, Sergei Lavrov berbicara di depan para wartawan Senin tanggal 26, menyatakan ”Menggunakan kekutan (militer) tanpa proposal dari Dewan Keamanan PBB adalah sebuah penyelewengan hukum internasional yang sangat mematikan.” Dan ia menambahkan bahwa Barat sedang menuju kearah ”sebuah jalan kecil (path) yang sangat berbahaya, sebuah jalan kecil yang sangat licin.”

Sementara media Barat banjir dengan dugaan pemerintah resmi Syria telah menggunakan senjata kimia, namun tidak sedikit ahli militer Barat yang tidak percaya tuduhan tersebut, ”tidak mungkin meluncurkan senjata kimia di kandangnya sendiri (di Damaskus),” argument ini semakin didukung dengan ditemukannya bahan-bahan kimia di suatu gedung yang ditinggalkan oleh tentara pemberontak Syria. Pihak ketiga ini sebaliknya meneguhkan tuduhan pemerintah Syria bahwa sesungguhnya kelompok pemberontaklah yang telah memakainya menyrang orang sipil di dekat Damaskus lalu menuduh pemerintah – dengan tujuan kekuatan militer Barat dapat beraksi secara legal, seperti peristiwa di Ivory Coast, Serbia dan Libya.

Bagaimana pun, Tony Blair, bekas PM Inggris, yang telah memimpin Britania secara kontroversi kedalam perang menjajah Irak 2003, pada Selasa kemarin meminta Barat untuk beraksi. Tony Blair adalah seorang penganut Roma Katolik yang taat.

Injil Matius 24:3-8 – Ketika Yesus duduk di atas Bukit Zaitun, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya untuk bercakap-cakap sendirian dengan Dia.
Kata mereka: “Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia?”
Jawab Yesus kepada mereka: “Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu! Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Mesias (Juruselamat), dan mereka akan menyesatkan banyak orang. Kamu akan mendengar deru perang atau kabar-kabar tentang perang. Namun berawas-awaslah jangan kamu gelisah; sebab semuanya itu harus terjadi, tetapi itu belum kesudahannya. Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan. Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat.
Akan tetapi semuanya itu barulah permulaan penderitaan menjelang zaman baru. 

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Iklan

Bantuan keuangan negara Arab mengalir untuk Mesir, segera setelah Mohammad Morsi digulingkan


Segera setelah president Mohammad Morsi, peresident pertama Mesir yang terpilih secara pemilu dan berlatar belakang Islam fundamental, digulingkan oleh teriakkan jutaan rakyat Mesir maka bantuan keuangan dari negara-negara Arab mengalir deras ke negara Mesir. Beberapa pemimpin negara Arab secara terang-terangan menunjukkan suka citanya atas jatuhnya president Morsi, yang berasal dari organisasi Islam fundamental Muslim Brotherhood.

Raja Arab Saudi, Abdullah bin Abdel Aziz hari selasa (9 Juli) mengumunkan akan membantu ekonomy Mesir sebesar 5 milyar dollar  Amerika dan pada hari yang sama Persatuan Emirat Arab (PEA; United Arab Emirates/ UAE) memberikan 3 milyar dollar. Dan 4 milyar dollar lainnya datang dari Kuwait, satu hari kemudian (10 Juli).

“PEA (The UAE) berdiri bersama Mesir dan masyarakatnya pada situasi ini dan percaya pilihan masyarakatnya. Keamanan dan stabilitas Mesir  adalah basis dari keamanan Arab,” kantor berita WAM mengutip perkataan Penasehat Keamanan Nasional UAE, Sheikh Hazza bin Zayed

Bukan sekedar bantuan uang rakyat Mesir dapatkan dari pemimpin Arab, namun terlebih moral. France24.com menulis, “Sheikh Hazza dan Menteri Luar Negeri UAE terbang ke Kairo pada Selasa pagi. Kunjungan kedua menteri dari Persatuan Emirat Arab tersebut merupakan delegasi asing yang paling senior berkunjung ke Mesir sejak digulingkannya Morsi.”

Bantuan 12 milyar dari negara-negara Arab ini telah membuat pemerintah Amerika Serikat semakin bingung; dimana USA harus berdiri? di sisi “pro-demokras ala Muslim Brotherhood” atau “pro-Monarki Arab.” Sebelumnya President Obama telah membuat perjanjian untuk membantu Mesir dibawah president Morsi sebesar 1,5 milyar. Dalam hukum USA tertulis bahwa bantuan haruslah dipotong kepada sebuah negara yang pemerintahnya digulingkan oleh militer (Rakyat Mesir tidak berpikir demikian).

Apakah ini berarti bahwa para pemimpin (raja dan pangeran) Arab ingin mengembalikan Islam ke dalam jaman pra-Islam, yakni jaman sebelum nabi Muhammad melahirkan ajaran Islamnya? Hanya mereka sendiri yang bisa menjawab.Berikut ini beberapa artikel luar yang membahas tentang kondisi kehidupan dan keagamaan di Arab Paninsula sebelum Muhammad, orang menyebutnya “jaman pra-Islam:”

Kita hidup di dalam dunia yang sungguh (nampak luarnya) tidak menentu; penggulingan pemimpin, perang, bencana alam terjadi silih berganti semakin cepat dan banyak. Bagi Anda yang membaca Alkitab semua kejadian “aneh dan dasyat” tersebut tentunya tidak terkejut atau menjadi takut, sebab seluruh nubuatan Alkitab haruslah terpenuhi sebelum langit dan bumi yang baru datang menggantikan yang lama. Ya kita tahu Anti-Kristus (Setan bertubuh laki-laki) akan datang dan memerintah bumi, namun itu hanyalah singkat saja, sebab Kristus yang asli, yakni Adonai Yeshua Ha Mashiah (Tuhan Yesus Kristus) akan datang dan mengalahkan Diktator Besar dengan nabi palsunya dan segalam bala tentaranya.

 

Bacaan berkait:

Referensi:

 

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Mesir: President Morsi digulingkan, reaksi pemimpin Barat dan Arab berbeda


Negara Mesir kembali bergejolak. Jalan Arab atau Arab Spring (Barat menyebutnya) kembali merebak di Mesir.

Mesir adalah negara Islam yang terkenal dengan Universitas Kaironya, dimana melalui bangku kuliahnya lahir pemimpin Islam kaliber dunia dan ajaran Islamnya menjadi acuan hukum Islam dan tatanan hidup orang-orang Islam sedunia. Organisasi Muslim Brotherhood adalah sebuah organisasi Islam yang lahir dari tanah Mesir, tertua dan paling terhormat serta sangat terorganisasi (Anwar Sadar dan Mubarak telah ditumbangkannya), bahkan memiliki cabangnya di Amerika Serikat. Dari Muslim Brotherhood lahir beberapa organisasi lainnya yang ditakuti oleh Barat, contoh: Al Qaida dan Hamas. Mesir sepanjang periode kepemimpinan Jenderal Mubarak lenyap secara legal, militer mengontrol agama Islam. Jadi terpilihnya Morsi sebagai kepala negara Mesir merupakan kebangkitan Islam di Mesir, tidaklah diragukan dunia.

Demo anti-president Morsi di Lapangan Tahrir KairoBanyak pemimpin Barat telah berpikir dengan terpilihnya Mohammed Morsi secara pemihan umum (jalur demokrasi) rakyat Mesir akanlah puas dan Arab Spring di Mesir akan benar-benar menjadi Spring (Bersemi). Namun apa yang terjadi? Belum setahun Morsi memerintah, rakyat kembali turun kejalan – beberapa meninggal dan banyak yang luka-luka – menyebut president baru ini sebagai dictator. Rakyat merasa Morsi telah menghianati Revolusi Mesir (melawan kediktoran Jenderal Mubarak) dan menghancurkan Ekonomi Mesir. “Diktaktor dan penghianat,” rakyat Mesir menyebut Morsi, sebab ia memberi kuasa dirinya sendiri untuk  memegang kuasa legislatif, kekuatan militer dan kehakiman, dan segera menempatkan teman-temannya pada jabatan penting – ingin merubah Mesir 180 derajat secara cepat dari militer ke agama. Ia segera lupa sama sekali perkataannya di depan rakyat Mesir sehari sebelum dinobatkan jadi president (30/6/2012), “Kalian adalah sumber kekuatan dan legitimasi, tidak ada yang berdiri lebih tinggi dari kehendak masyarakat.”

Hari Tepat pada hari perayaan satu tahun Morsi menjadi president, diperkirakan delapan (8) juta rakyat turun ke jalan, bukan untuk berpesta mengelu-elukan president Mohammed Morsi namun sebaliknya, ”Turun, turun, turun” mereka berteriak. Media Barat menyatakan demo Jalan Arab ini sebagai demo terbesar dalam sejarah dunia. Beberapa minggu sebelumnnya hampir 100 (seratus) wanita anti-Morsi diperkosa, hanya dalam selang waktu tiga hari, ketika berdemo di Lapangan Tahrir, the Egyptian Operation Anti-Sexual Harassment/Assault melaporkan.

Mimpi buruk Morsi semakin memburuk, demo yang besar ini membuat banyak menteri meletakkan jabatan dan bahkan pihak militer (pucuk pimpinannya ia juga pilih sendiri) tidak berpihak kepadanya.

Pihak militer, dijaman president Hosni Mubarak nampak jelas membela Mubarak selama berbulan-bulan sebelum ia tumbang, namun terhadap president Mohmmad Morsi militer berpihak kepada rakyat nampak jelas sekali dalam tindakan dan pernyataan resmi mereka ”Morsi diberi waktu 24 jam untuk menyelesaikan masalah atau militer akan intervensi” sementara demo anti Morsi terus berlanjut. Morsi bersikeras tidak akan melepaskan jabatannya, sebaliknya ia meminta pengikutnya untuk turun kejalan membela dia.

Hari Kami (4 Juli) Morsi ditangkap. Segera setelah 24 jam tidak ada perubahan militer menangkap president Mohammad Morsi. Pemimin Militer Abdel Fattah al-Sisi (Menteri Pertahanan, pilihan Morsi) menberi pengumuman “pemerintahan Morsi telah berakhir” yang disambut oleh kumpulan besar rakyat Mesir di Lapangan Tahrir Kairo dengan perayaan nyanyia, dansa dan pesta kembang api.  Bersama Morsi ditangkap juga belasan orang dekatnya.

Beberapa pemimpin Barat, seperti president Perancis menyatakan tindakan rakyat dan militer  tersebut “merusak demokrasi di Mesir.” Reporter TV France (English) dalam suatu percakapan singkat meresponi komentar pemimpin Barat tersebut dengan mengutip jawaban rakyat Mesir “Barat tidak mengerti bahwa demokrasi bukanlah sekedar pemilihan umum, tetapi juga tindakan nyata. Jika yang terpilih tidak mampu menepati janjinya maka rakyat berkuasa untuk menurunkannya.”

Sembayang Jumat (5 July) yang merubah Mesir. Pemimpin utama Muslim Brohterhood, Mohammed Badie, pada kotbahnya menyatakan “Allah membuat Morsi menang dan membawa dia kembali ke istana. Kita adalah tentaranya kita bela dia dengan hidup kita.”

Dibakar oleh pemimpin Muslim Brotherhood, puluhan ribu jemaat yang pro Morsi turun ke jalan – menyerang pihak keamanan dan rakyat yang anti Morsi di berbagai kota. Tembakan dan lemparan batu terjadi. Tidak jelas berapa banyak korban jiwa dan yang luka-luka, Ynetnews menulis total 30 tewas dan 70 luka-luka dan France24 menulis sedikitnya 50 tewas, termasuk pihak keamanan. Tiga jam setelah bentrokan Badie pemicu kerusuhan ditangkap pihak keamanan.Tentara menangkap president Morsi dan rakyat Mesir berpesta

Pihak militer berkata kepada kantor berita AFP bahwa Morsi telah berhasil di dalam menciptakan permusuhan diantara orang-orang Mesir. Dan pihak polisi sekarang juga telah menangkapi para pemimpin pergerakan Muslim Brotherhood seperti Saada l-Katatni, ia pemimpin partai politik Partai Kebebasan dan Keadilan. Beberapa sumber berkata bahwa Morsi dapatlah secara kuat menghadapi tuduhan sehubungan kaburnya ia dari penjara di tahun 2011 dan aksinya memimpin rakyat menggulingkan Hosni Mubarak.

Agama Islam di Timur Tengah sedang menghadapi ujian berat; reaksi para pemimpin negara berbeda
Aksi anti-Morsi ini sungguh suatu arah angin baru di Mesir, khusunya dilihat dari sisi agama Islam. Mesir sebagai pusat ajaran Islam sedunia yang dipimpin oleh  Muslim Brotherhood ditolak oleh mayoritas bangsa Mesir. Beberpa tahun yang lalu, seorang profesor Sejarah Islam lulusan Universitas Kairo, Dr. Mark A. Gabriel keluar dari agama Islam. Kejatuhan Muslim Brotherhood ini pukulan berat bagi para Islamist, koran The Time (India) menulis.

Di Irak, dimana kitab Kuran tercipta (di kota Bagdad) saling bunuh tetap terjadi antara jemaat Shia (pengikut Ali, mantu nabi Muhammad) dengan jemaat Sunni (pengikut Muhammad).

Di Syria, pergolakan antara Shiah dan Sunni telah berlangsung dua tahun, lebih dari 200.000 meninggal. President Bashar al-Assad, sehubungan dengan tumbangnya pemimpin Muslim Brotherhood, President Mohammad Morsi, menyatakan bahwa ”kejadian-kejadian dalam bangsa Mesir berarti kejatuhan dari politik Islam.” President Assad berasal dari aliran Shia. Tumbangnya Morsi nampak dirayakan di Syria. Ia menambahkan  “membuktikan bahwa kelompok-kelompok orang Islam seperti Brotherhood tidaklah cocok untuk memerintah. Siapapun membawa agama untuk dipakai demi keperluan politik atau faksi akan jatuh dimanapun juga di dunia,” Mr. Assad berkata. Muslim Brotherhood di tahun 1980 telah mencoba meruntuhkan kepresidentan Hafez al-Assad (ayahnya Bashar), namun gagal – puluhan ribu jiwa meninggal.

Para pemimpin Arab bersuka cita atas jatuhnya Mohamed Morsi. Berbeda reaksi dengan para pemimpin Barat, para pemimpin Arab seperti Arab Saudi, Yordania, United Arab Emirat, Qatar, Kuwait segera menyatakan suka cita mereka atas kejatuhan Morsi.
Tunggu sebentar!, bukankah mereka juga orang-orang Sunni seperti kelompok Brotherhood? Itu benar dan Tidak diragukan!!

Dunia Arab terdiri dari 26 negara, namun sebagian besar negara-negara tersebut dipimpin oleh raja-raja – dalam negara monarki hukum tertinggi negara adalah keputusan raja, dan bukan hukum agama.  Tidak lah heran bahwa naiknya Morsi sebagai president sesungguhnya membahayakan para raja Arab.

Satu-satunya negara Islam Sunni yang secara nyata protes keras penggilingan Mohammad Morsi adalah Turki. Pemerintah mengerahkan rakyatnya untuk berdemo bagi Morsi. Wartawan France TV (Inggris) menerangkan sebabnya: Pemerintah Turki takut kejadian ini menimpa mereka, sebab beberapa minggu yang lalu rakyat turun ke jalan. Pemerintah yang sekarang telah berhasil menggulingkan pemerintahan sekuler Turki yang dipimpin oleh pihak militer, jadi demo tersebut sesungguhnya bukan membela Morsi.

Hanya pemerintah Israel yang tetap diam,  – mereka telah berdiam diri sejak permulaan Jalan Arab merebak di Tunisia. Israel tetap netral sekalipun pemerintah Syria membenci Israel, telah beberapa kali mencoba menghapus Israel dengan kekuatan militer sejak berdirinya kembali negara Israel di tahun 1948.

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Mengapa mata uang Euro tidak diminati di Skandinavia?


Euro mata uang Uni EropaNegara Skandinavia – Denmark, Norwegia dan Swedia – dikenal sebagai negara-negara Eropa Utara, termasuk juga Finlandia dan Iceland. Dari kelima negara Eropa Utara ini dua tidak bergabung ke dalam Uni Eropa (European Union). Dari ketiga negara Skandinavia, Norwegia menolak mengganti mata uang mereka menjadi Euro.

Denmark (1973) dan Swedia (1995) sekalipun bergabung ke UE (EU) keduanya tetap memakai mata uang mereka sendiri. Dua anggota negara UE kuat lainnya yang tidak bersedia memakai Euro sebagai mata uang negara mereka adalah Britania Raya (UK; 1973) dan Republik Czeko (Czech Republic; 2004).

”Kurang dari satu di dalam sepuluh [< dari 10%] orang Swedia ingin mengganti mata uang (Swedia) Krona dengan Euro,” koran Swedia menulis sehubungan degan pengumpulan pendapat  (poll) terakhir dari sikap orang Swedia terhadap Uni Eropa dan institusi-institusinya. Poll ini dibuat oleh Universitas Gothenberg.

”Entah itu ditemukan atau tidak ditemukan, Euro disalahkan atas apa yang telah terjadi dengan ekonomi Eropa,” Sören Holmberg, political science professor pada Gothenburg University, berkata kepada Radio Swedia (Sveriges Radio).

Poll ini juga menunjukan masyarakat Swedia yang secara umum positip terhadap UE ternyata tidak lagi di dalam jumlah mayoritas; 53% di tahun 2011 turun menjadi 42% di tahun 2012.

Koran tersebut juga menulis bahwa masyarakat Swedia telah lama bersikap skeptik ke setiap tendensi merubah Uni Eropa ke dalam sebuah federasi, hanya 11% orang Swedia yang mendukung terbentuknya ’United States of Europe (USE).’ Hans-Werner Sinn, pakar Ekonomi Jerman, juga skaptik atas terbentuknya USE ini. Ia berkata di koran Guardian bahwa para pendukung ide Herman Van Rompuy,  President of European Council, adalah negara-negara yang bermasalah dengan ekonomi. Pakar Ekonomi ini bahkan menyatakan “proposal Van Rompuy (tersebut) sangatlah berbahaya dan akanlah dapat menghancurkan Eropa.”

Ide terbentuknya USE ini adalah bagian dari perencanaan global terbentuknya 10 (sepuluh) persatuan negara-negara sedunia – ‘United States of The World’ yang diprakarsai oleh Gereja Roma Katolik; sehingga genaplah nubuatan Alkitab  yang ditulis nabi Daniel dan rasul Yohanes di kitab Wahyu!! Alkitab terbukti murni Firman Elohim: tahu segala peristiwa besar di dunia sebelum semuanya terjadi, itulah sebabnya Setan / Iblis / Bapa Pendusta mencoba berbagai cara untuk menghancurkan Alkitab (melarang diterjemahkan ke bahasa ibu, melarang membacanya, menuduh telah dikorupsi, memperlunak isinya dan tipuan majik lainnya); tetapi Firman Elohim tetap tersebar dan berdiri teguh kekal selamanya!

Negara-negara Uni Eropa yang menderita masalah ekonomi yang cukup berat adalah Itali, Yunani, Spanyol, Irlandia. Bekas pemimpin Dewan Para Penasehat Ekonomi President Ronald Reagan menanggapi krisis Euro zone ini berkata bahwa satu-satunya jalan untuk mencegah pecahnya Euro zone dengan jalan menurunkan secara drastis nilai Euro terhadap dollar dan mata-mata uang lainnya.

Sangat menarik membaca komentar di artikel “Part 2: Massive Euro Devaluation.” Dua bahkan tiga hal penting para komentar tersebut saya pikir lupa menyatakannya:

  1. Negara-negara Uni Eropa yang ekonominya kuat (makmur) hampir sebagian besar adalah negara-negara mayoritas Protestan (bukan Roma Katolik): Skandinavia, Finlandia, Jerman, Belanda. Non-anggota UE yang juga makmur dan Protestant di Eropa adalah Iceland, Switzerland, Norwegia.
  2. Anggota UE (EU) yang menolak memakai Euro adalah negara-negara kerajaan dimana mayoritas penduduknya adalah Protestan: Denmark, Swedia, Britania Raya (UK).
  3. Semua negara Skandinavia, Finlandia, Jerman, Belanda misalnya adalah pendukung Israel yang kuat. Tiap tahunnya banyak anggota gerejanya pergi dan bekerja di Israel sebagai sukarelawan.

Bisa dikatakan makmur dan mundurnya negara-negara Eropa ini berkaitan langsung dan tidak langsung dengan ayat-ayat ini: Kej 12: 1-3 & 22:15-18 dan Yoh 10:10b & 15:1-17. Hal ini diteguhkan oleh Loren Cunningham tentang negara-negara makmur di abad modern ini dalam bukunya “The Book that Transforms Nations: The Power of the Bible to Change Any Country

Dari peristiwa kehidupan sehati-hari – sosial, budaya, politik, ekonomi dan ilmu pengetahuan – dapatlah terlihat jelas bahwa “pemikiran tidak adanya Elohim / God adalah suatu kebodohan” tepat seperti raja Daud telah berkata (Maz 14:1 &  10:4).

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

10 Hal Coke, Pepsi, dan Perusahaan Soda tidak akan berkata


Kebenaran yang keras tentang minuman-minuman soda dari Market Watch. Berita lengkap harap lihat pada sumbernya, tersedia di bawah artikel.

1.  “Minuman baru yang paling laris adalah air”
Air adalah satu dari beberapa segment minuman industry yang paling cepat bertumbuh. Dari 2009-2011, penjualan minuman soda turun 1,9% ke 27 milliar US Dollar. Penurunan ini adalah bagian dari bergesernya cita-rasa pemakai. Dari 2001 ke 2011 pemakaian botol air telah meningkat 56% ke 26 gallon per orang.

2. Coke telah membuat Santa Claus gendut
Perusahaan Coke Cola telah memakai figure Santa Claus untuk mempromosikan produknya sejak tahun 1930. Memakai terlalu banyak gula adalah satu dari beberapa penyebab utama penyebab  diabetes Type 2.  Itulah sebabnya banyak perusahaan minuman soda menciptakan “sedikit / light” gula.

3.  Diet minuman tidaklah makanan sehat
Para wanita yang meminum minuman ”sedikit (light)” cenderung untuk memakai 43% lebih dari para wanita yang minum minuman berkadar normal – penelitian menemukan.

4. Kita adalah ketergantungan caffeine
Penjualan Minuman Energy (tenaga) sedang naik pesat dan ini mengkuatikan sebab mengandung caffeine. Satu kaleng (16 ounce) Monster Energy, satu dari beberapa minuman energy yang sangat popular berisi sekitar 160 milligram caffeine (lawan 38 milligram di dalam (12 ounce) satu kaleng Pepsi. 16 ounce kopi Starbuck mengandung 330 milligram caffeine.

5. Caffeine dan alcohol adalah campuran yang berbahaya
Terlalu banyak atas sesuatu adalah jarang yang baik – khususnya ketika itu tiba pada minuman energy ber-super-caffeine. Menurut penelitian, dari 10.000 sampai 20.000 orang dari tahun 2007 ke 2011 yang ada di ruang darurat melaporkan symptom seperti detak jantung yang cepat, kepala pusing setelah minum energy drinks. Malangnya lagi, kebanyak mereka adalah usia belasan tahun atau pemuda remaja. Seorang ibu mengeluh karena bayinya tidak pernah tidur, setelah diteliti ternyata ibu ini meminum minuman energy di masa menyusui.

6. Kami adalah peminum terakhir yang orang miliki
Maret 2013 ada satu laporan seorang meninggal dunia setelah minum minuman Rockstar Energy. Dan 13 laporan kematian kemungkinan terlibatnya minuman 5-Hour Energy; delapan laporan meninggal menyebut minuman Monster.

7. Kita suka gelas besar dan kita tidak bisa berbohong
Pada bulan Maret, Pengadilan Tinggi New York menggagalkan larangan pemimpin Kota New York mencegah restoran, stadion olah raga dan bioskop menjual minuman bergula di dalam gelas lebih besar dari 16 ounce – yang ditakuti oleh banyak penasehat kesehatan masyarakat. Ketidak perdulian akan kesehatan konsumen – yang dimotivasi oleh ”hak kebebasan total individu” nyata sekali sebelum larangan ini dicabut oleh pengadilan, dicontohkan: Dunkin Donuts memberi tanda-tanda bagi pelanggannya bahwa mereka dapatlah menambahkan gula dan rasa ke minuman porsi besar dan super-besar mereka sendiri. [Nampak bahwa Pemerintah New York (diwakili oleh para Hakim) membela hak individu lebih daripada melindungi masyarakatnya sendiri; ini jenis koropsi moral].

8. Kantong dalam kami akan mem-veto tax soda
Ketika para penasehat kesehatan masyarakat dan senat berusaha  menaikkan tax soda dan minuman gula lainnya, demikian juga dilakukan oleh perusahaan-perusahaan minuman. [Perjuangan lebih baik dimulai dgn memberi kesadaran pada pemakai; tetapi celaka jika para dokter dan ahli kesehatan tutup mulut karena sogokan uang, seperti terjadi pada point ke sembilan ini]

9. Sumbangan darma kami bertiup di tempat-tempat aneh …
Laporan Matet yang dikeluarkan oleh  Center for Science in the Public Interest  berkata bahwa perusahaan-perusahaan soda menyumbangkan uang mereka ke badan-badan social dan masyarakat. Hubungan perusahan dengan badan-badan social ini menimbulkan konflik, Suara para penerima dana berpihak bukan pada fakta kesehatan tetapi simpati kepada para donator.

10. … termasuk para dokter umum dan dokter gigi
Para organisasi yang seharusnya menasehati masyarakat untuk meminum air lebih banyak dan mengurangi minum soda adalah juga menerima uang dari para perusahaan soda. Para penasehat diet pun kebagian jatah. Hal ini telah membuat mereka (dokter, dokter gigi dan penasehat diet) susat memberi nasehat. “Para Perusahaan minuman menggunakan strategi philanthropy untuk melindungi wajah dan keuntungan mereka” (Philanthropy: Voluntary promotion of human welfare). [Hal ini juga mungkin terjadi pada industri mobile phone yang memakai gelombong micro (micro wave) yang kekuatan radiasi bias membuat kanker].

Komentar:Pepatah bisnis berkata “uang dapat membeli apapun juga” rupanya telah menjalar begitu kuat dan dalam, bahkan telah sampai ke para moral ahli hukum dan scientists.“
Mungkin Anda bertanya, “dapatkah juga uang membawa kita masuk ke Sorga?” Alkitab dengan jelas menjawab: TIDAK SAMA SEKALI!! Seperti ada tertulis:

  • Sekali lagi Aku berkata kepadamu, lebih mudah seekor unta masuk melalui lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Elohim.” (Mat 19:24)
  •  Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya. Karena apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?  (Mark 8:36-37)
  • Kata Yeshua kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. (Yoh 14:6)

Uang memang sangat baik bagi manusia jika itu berfungsi sebagai hamba; namun itu menjadi sangat buruk jika berfungsi sebagai tuan dari manusia, seperti tertulis:
Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka. (1 Tim 6:10).

Nabi Bileam adalah contoh orang yang telah menyimpang dari iman, ia mengikuti Balak, raja Moab, oleh sebab jiwa Bileam telah terjerat oleh sogokan harta (Bil 22:17). Nasehat Bileam kepada musuh Israel ini telah menyebabkan banyak orang Israel jatuh kedalam dosa perzinahan rohani dan dosa perzinahan tubuh, karenanya  Adonai Yeshua tetap memakai nasehat Bileam kepada raja Balak tersebut sebagai lambang ajaran sesat (Wah 2:14).

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Kesaksian Dr. Parvin Darabi tentang Hukum Syariah / Sharia / Shariah


Di beberapa negara Afrika seperti Mesir, Libya, Somalia, Kenya, Nigeria dan Mali kelompok-kelompok Islam sedang gencar memaksakan Hukum

Bendera Jihad Islam

Bendera Jihad Islam

Syariah untuk dipakai sebagai hukum dasar negara. Gejala yang sama juga nampak terjadi di beberapa daerah di Indonesia. Aceh telah terjadi. Di beberapa negara Barat pun hal ini menjadi pembicaraan hangat.
Belum lama ini media Indonesia diramaikan dengan pertanyaan-pertayaan seperti: layakkah wanita memakai celana panjang? Bolehkan mengendarai kendaraan motor? Bolehkan wanita lajang berjalan berduaan dengan seorang pria? Dan lain-lain pertanyaan. Indonesia tidak diragukan masih menyandang titel ”Negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia,” namun apakah mayoritas penduduk setuju jika Hukum Islam, atau Hukum Sharia tersebut dijadikan Dasar Hukum Negara Indonesia?

Dari sisi politik, kesaksian Parvin Darabi ini[1] mungkin bisa dijadikan sebagai masukkan, (bagi pemerintah dan cendikiawan Indonesia, khususnya kaum wanita yang terkait langsung dengan aturan dari sistem Hukum Islam tersebut) untuk meneliti  dan menimbang layak tidaknya Hukum Sharia dipakai sebagai dasar hukum negara menggantikan Pancasila.
Dari sisi kerohanian,  Parvin Darabi menantang para pemimpin rohani, pria beragama dari segala kepercayaan, tidak hanya Islam, tetapi juga Kristen, Katolik, dan lain sebagainya, mengevaluasi cara pandang dan perbuatan pria terhadap kaum wanita.
Pertanyaan yang bersifat evaluasi untuk para pemimpin Kristen: Apakah kita hidup dan menetapkan keputusan sesuai dengan teladan Tuan dan Guru kita, yakni teladan Adonai Yeshua Ha Mashiah (Tuhan Yesus Kristus)? beberapa ayat Alkitab tersedia di akhir kesaksian ibu Parvin ini.

Diterjemahkan apa adanya. Maafkan untuk kata-katanya yang keras, harap kita bisa mengerti alasannya dan mengampuninya sebagai umat beragama. Gambar dan kalimat pada tanda kurung siku ditambahkan.
Semoga bermanfaat bagi para pembaca.

Sedikit latar belakang Dr. Parvin Darabi. Beliau adalah wanita Persia kelahiran Iran tahun 1941. Tinggal di Amerika Serikat, ia doktor dibidang elekronika, usahawati, aktivis dan penulis Amerika dan dikenal secara Internasional sebagai pembela hak-hak wanita.[2] Penulis (bersama dengan putranya) buku Rage Against the Veil.[3]

Kesaksian pribadi Dr. Parvin Darabi.
Saya berusia enam hari ketika kakekku meneruskan agamanya kepada ku melalui pengafalan serangkaian kata-kata Arab kedalam telingaku. Saya cukup yakin bahwa kata-kata tersebut adalah satu-satunya kata Arab yang kakek ku bisa lafalkan dan mungkin ia tidak tahu apa yang ia telah lafalkan ke teligaku. Dr. Pavin Darabi
Kami orang Iran dan bahasa kami adalah Persia dan sebagian besar orang Iran,  termasuk keluarga saya tidak berbicara bahasa Arab, bahasa Allah [merefer bahwa Kuran tidak boleh diterjemahkan]. Agama adalah seperti warna mata kami. Itu warisan.

Saat taman kanak-kanak saya dikirim ke TK terdekat dimana seorang wanita tua bernama Kobra adalah pemimpinnya. Saya benci sekolah ini dan pemimpinya sebab ia selalu nampak begitu berarti di dalam pakaian terusan hitam yang menutup dirinya. Dia berpakaian hitam setiap waktu. Tidak ada tawa, tidak ada musik, tidak bermain dan hanya Allah dan Islam. Sekolahnya kotor dan semua yang ia lakukan adalah membaca Kurannya dan buku doa. Saya tahu ia tidak memiliki pendidikan dan tidak dapat membaca, sebab ketika saya letakankan Kurannya terbalik dia akan tetap membaca itu seperti sama saja.

Sebagai anak kecil saya ingin mengendarai sepeda roda tiga seperti anak-anak laki lakukan, tetapi saya diberi tahu bahwa anak-anak perempuan tidak mengendarai sepeda roda tiga. Ketika saya pergi kesekolah saya ingin belajar bermain violin, bagaimanapun saya diberitahu anak perempuan yang baik tidak bermain alat-alat musik. Ketika saya ingin mengendarai sepeda, saya diberi tahu anak-anak perempuan yang baik tidak mengendarai sepeda, itu sama (pemberitahuan) ketika ingin berkuda, berenang dan aktivitas-aktivitas lainnya. Sejak saya masih kecil saya telah belajar pentingnya keperawanan untuk seorang gadis di dalam budaya Islam. Seorang perempuan haruslah perawan ketika menikah. Usia perkawinan untuk seorang gadis adalah usia 9 (sembilan) tahun. Sebagai bukti Khomeini pemimpin Republik Islam Iran menyatakan bahwa, Waktu yang paling cocok untuk seorang gadis untuk menikah adalah waktu ketika gadis itu mendapatkan menstruasi pertama di rumah suaminya daripada rumah ayahnya.”

Para murid perempuan di sekolah IslamKeluargaku tidaklah begitu religius (agamawi), bagaimanapun budaya keluarga dan sosial dimana kami hidup adalah bersifat Islam. Pikiran ada menikah dan dikirim keluar ke orang yang sama sekali tidak dikenal pada usia 9 (sembilan) tahun selalu membuat tulang belakangku menggigil. Saya telah mengawasi bagaimana seorang ayah, dari seorang gadis yang bekerja untuk ibuku, menikahi puterinya itu kepada seorang pria yang memiliki tiga anak laki-laki yang lebih tua dari gadis itu. Gadis itu hanyalah berusia sebelah tahun, (namun) seorang perawan tua menurut standard ayahnya.

Saya ingat ketika ayahku mengorbankan anak domba di depan mata kami di halaman rumah. Mengawasi bagaimana binatang yang malang itu berjuang untuk membebaskan dirinya dan bagaimana ia merintih dan mengerak-gerakan kaki-kakinya dan tubuhnya setelah lehernya dipotong telah membuat aku benci dan mengutuki ritual tersebut untuk mana anak domba itu harus mati. Malamnya sejalan dengan pengorbanan anak domba itu ibu dari ayahku, satu-satunya orang beragama diseluruh keluarga kami, menceritakan kepada ku cerita Abraham dan anaknya Ismael. Ia menceritakan bagaimana Allah telah meminta Abraham mengambil putranya dan mengorbankannya untuk menunjukkan ketaatannya kepada Yang Mahakuasa. [Ini tentunya versi Islam, Alkitab sejarah lengkap menulis bahwa putra Abraham tersebut adalah Ishak, anak dari isterinya Sarah]. Dan ketika ia ingin meletakkan pisau tersebut ke leher putranya dia mendengar sebuah anak domba, dan menggorbankan anak domba tersebut sebagai gantinya. Itulah sebabnya kami harus mengorbankan anak domba pagi tadi. Saya telah membayangkan ayahku mengorbankan diriku untuk menunjukkan ketaatannya kepada Allah dan kemudian saya melompot dan menyadari saya masih hidup. Akhirnya saya meyakinkan diri saya sendiri bahwa Allah hanya mememinta para pria mengorbankan putra mereka, bukan putri mereka. Ujungnya mengapa seseorang mengorbankan seorang gadis? Sementara saya merasa bahagia sebagai seorang gadis. Ibu dari ayahku umumnya yang mengajara saya tentang agama dan Islam. Ia berkata ”Allah adalah besar, tahu segala sesuatu dan telah menciptakan manusia dan alam semesta.” Tetapi kemudian dia akan meminta saya berdoa dalam bahasa Arab.
Nenek, tidakkah Allah mengerti bahasa Persia?
Tidak, kamu harus bicara kepada Allah dalam bahasa Arab.
Tetapi nenek baru saja berkata Allah mencitakan segala sesuatu. Jika Dia mencitakan bahasa Persia, bagaimana mungkin Dia tidak dapat mengertinya?

Mengikuti jenis-jenis argumen seperti ini, setiap kali nenek tersudut dan tidak memiliki jawaban untuk diberi saya sungguh mencela agama dan Islam. Ketidak sukaan saya kepada agama diperkuat ketika saya mulai belajar (Hukum) Sharia /Syariah di Sekolah Tinggi. Apa yang saya telah pelajari adalah sungguh merendahkan para wanita dan sungguh menindas yang membuat saya bahkan benci membaca buku tersebut.

Saya tidak mengerti mengapa hak sepihak seorang pria, mengapa para perempuan harus menyerahkan anak-anak mereka keluarga ayah mereka ketika suami-suami mereka menceraikan mereka atau mereka meninggal dunia? Mengapa para wanita mewarisi separuh dari saudara pria dan mengapa anak laki-laki dapat melakukan apa yang mereka suka dan para anak perempuan ditolak semua haknya? Mengapa kami harus selalu menunggu untuk pria dewasa dan anak-anak laki selesai makan dan kemudian kami memakan sisanya? Mengapa tubuhku milik setiap orang lainnya kecuali saya? Jika saya berdiri di depan pintu dan berbicara kepada anak laki (boy) tetangga, membuat tanggung jawab setiap sanak keluarga laki-laki untuk memaksa saya masuk ke rumah.

Hal yang paling menjijikkan bagi saya adalah proses Khastegary (perjodohan). Pada proses ini wanita-wanita di dalam keluarga dekat pria atau bahkan keluarga jauh mencari seorang gadis yang cocok untuk keluarga pria mereka. Setiap kali para anggota keluargaku mengunjungi seorang gadis sebagai kemungkinan calon isteri untuk pamanku atau sepupuku, penilaian mereka atas gadis malang tersebut membuat saya marah / geli. Itu seperti mereka sedang membeli sebuah bagian dari perabotan rumah (furniture). Hal satu-satunya yang penting adalah wajahnya dan bentuk tubuhnya. Dan gadis itu haruslah perawan. Dalam hal keperawan gadis ini tidak dapat ada dibuktikan keluarga wanita haruslah membayar pengantin pria dan orang tuanya semua biaya pernikahan dan pernikahan dibatalkan pada hari berikutnya. Wanita Islam dihukum rajam

Ketika saya masih remaja di Tehran (ibukota Iran), saya pergi ke pernikahan keluarga. Gadis ini hanya berusia 14 tahun. Kedua orang tuanya begitu kuatir tentang keperawanannya sehingga mereka secara praktis terpaku kepada pintu kamar tidur dari pasangan baru menikah tersebut. Mereka berdiri disitu sampai pengantin pria, usia 35 tahun, keluar dari kamarnya. Kemudian mereka masuk dan mengangkat seperai (kain pembungkus kasur) yang berdarah dari gadis mereka yang diperkosa dan dengan gembira menyerahkan seperai itu ke orang tua pengantin pria sebagai bukti dari keperawanan putri mereka. Saya tidak akan pernah ingin ada diperlakukan seperti itu pada malam pernikahanku.

Ada begitu banyak hukum-hukum Islam yang akan mematikan sepenuhnya setiap orang berpendidikan. Satu dari hukum itu antaranya ialah Sigeh (Islam Shia menyebutnya) atau ”pernikahan kontrak.” Saya memanggilnya ”sangsi pelacuran secara agama (the religiously sanctioned prostitution).” Pernikahan dalam Islam adalah sebuah kontrak antara seorang pria dan seorang wali wanita untuk jangka waktu tertentu. Dalam sebuah pernikahan permanen seorang pria menikahi seorang wanita untuk 99 tahun sebab keduanya tidak diharapkan hidup sepanjang itu. Dalam kenyataanya kebanyakan suami meninggal sebelum periode itu berakhir sebab mereka menikah ketika berusia akhir 30an atau awal 40an. Dan para wanita yang diserahkan oleh wali mereka ketika mereka sangat muda memiliki kesempatan untuk hidup sendiri dalam damai dalam sisa hidup mereka. Pada perkawinan kontrak, pria menentukan jangka waktu kontrak. Pria meminta seorang wanita atau walinya jika wanita itu mau menikah dengannya untuk jumlah waktu tertentu dari 10 menit ke satu jam, seminggu, atau beberapa bulan untuk sejumlah uang tertentu.[4] Jika wanita itu atau walinya setuju kepada persyaratan tersebut maka mereka menikah dan pernikahan dibatalkan bila waktu yang ditentukan telah habis.

Hukum Islam barbar lainnya adalah Mohalel. (Dimana) seorang pria tepatnya membayar pria lain (untuk menceraikan isterinya) khusus untuk menikahi bekas isterinya satu malam dan bersetubuh dengan wanita tersebut dan menceraikannya pada hari berikutnya sehingga kedua pasangan tersebut dapat menikah kembali. Bagaimanapun Mullah tidak akan menikahi kembali mereka kecuali wanita itu menikah dengan pria lain dan menghabiskan satu malam dengan pria baru ini (mengijikan pria tersebut bersetubuh dengan wanita itu) dan kemudian diceraikan hari berikutnya dan menikah kembali kepada bekas suaminya.

Saya ingat betapa sirkus itu ada. Mantan suami putus asa mencari seorang pria dan membayar dia untuk menikahi bekas-isterinya untuk waktu semalam dan kemudian menceraikannya hari berikutnya. Sebab bekas isterinya adalah wanita yang sangat cantik berasal dari keluarga terpandang. Pria ini perlu mencari seseorang (pria) yang dapat dipercaya bahwa ia akanlah menceraikan isterinya pada hari berikutnya. Jadi akhirnya mereka meminta satu dari para pekerja ayahku untuk menikahi wanita itu. Terjadilah apa yang disetujui. Apa yang menakutkan saya adalah ternyata tidak seorang wanita tersebut berpikir banyak tentang konsekuensi dari satu malam tersebut. Mungkin itu dikarenakan mereka semua telah diperkosa oleh pria asing dan mendapat perkosaan lagi oleh pria asing lainnya adalah tidak menjadi masalah yang besar. Atau mungkin bagi banyak mereka berharap bahwa mereka diceraikan sehingga mereka mungkin menikah dengan pria lainnya yang dapat memperlakukan mereka lebih baik dari suami-suami mereka (sebelumnya).

Sekarang ketika saya berpikir  tentang hukum ini saya temukan bahwa itu mengerikan dan memalukan bagi kaum wanita. Dalam kedua kasus, para wanita tidak dikonsultasikan dan mereka ada dipaksa untuk menerima diperkosa oleh orang yang sungguh tidak dikenal oleh sebab para bekas suami mereka dalam kondisi tidak terkendali dan marah besar ketika menceraikan mereka. Para ahli agama Islam  akanlah mengatakan kepada Anda bahwa hukum ini diatur sehingga pria tidak menceraikan isterinya sebanyak tiga kali. Pada dasarnya (suami tersebut) kapok untuk bercerai. [Mengapa kapok? Parvi menjelaskan sebabnya] Dalam Islam seorang pria memiliki hak untuk bercerai (dengan sendirinya merupakan pelanggaran hak wanita) dibawah prosedur-prosedur berikut:

Seorang pria dapat menceraikan isterinya sekali, dengan mengatakan kepada isterinya ”Saya menceraikan kamu” dan jika mereka dipertemukan kembali perceraian menjadi batal dan mereka dapat kembali ke hubungan semula. Seorang pria dapat menceraikan isterinya dua kali ”Saya menceraikan kamu, saya menceraikan kamu” dan jika mereka melakukan hubungan badan perceraikan jadi batal dan mereka dapat meneruskan hubungan pernikahan mereka. Namun, ketika  seorang pria menceraikan isterinya tiga kali ”saya menceraikan kamu, saya menceraikan kamu, saya menceraikan kamu” di hadapan saksi. Supaya mereka dapat kembali bersama pria tersebut harus menemukan ”Mohallel,” yakni seorang pria yang mau menikahi ex-isterinya tersebut untuk satu malam dan menceraikannya sehingga bekas suami pertama dan ex-isterinya dapat kembali lagi bersama. Sering kali para Mohallel tidak menceraikan ’isterinya’ pada hari berikutnya. Dalam hal ini ex-suami tidak dapat berbuat apa-apa. [Hanya dapat gigit jari].

Saya menemukan hukum ini barbar dan tidak manusiawi karena beberapa alasan berikut,
1. Perasaan-perasaan dan hak-hak wanita tidak dianggap dan dia dipaksa untuk diperkosa selama satu malam oleh orang yang benar-benar asing.
2. Gagasan seorang pria membayar pria lain untuk menjarah tubuh isterinya sepanjang malam adalah mengerikan. 3. Terakhir. Dalam kasus dimana Mohallel tidak ingin menceraikan wanita tersebut, dia (wanita ini) dipaksa untuk hidup di dalam kesengsaraan kehidupan (kecuali jika Mohallel ternyata lebih ramah daripada ex-suaminya) terpisah dari anak-anaknya dari suami pertama. [Daftar alasan bisa berlanjut, kedukaan anak-anak yang hidup tanpa ibu, dan dijadikan kelas kedua oleh ibu tiri mereka, pecahnya hubungna kekeluargaan antara kedua pihak, dll.]

Setelah sirkus ini di keluarga, saya memutuskan bahwa saya tidak ingin menjadi seorang Muslim, namun, saya tidak memiliki keberanian melakukannya. Saya meninggalkan Iran dengan sebuah Kuran kecil dikantongku keluar rumah menuju bandara udara. Meskipun saya tidak pernah berdoa, berpuasa, pergi ke mesjid, atau melalukan ritual agama di sepanjang kehidupanku, saya tetap percaya Allah dan Muhammad nabiNya ketika saya meninggalkan Iran tahun 1964 datang ke Amerika Serikat.

Setelah saya belajar bahasa Inggris cukup baik untuk mampu membaca buku-buku Inggris. Saya membaca sebagian Kuran dalam bahasa Inggris. Saya belum pernah membaca Kuran. Ketika saya meninggalkan Iran Kuran tidak diterjemahkan kedalam bahasa Persia atau mungkin kami tidak tahu tentang  itu. Ketika saya membacanyanya saya jadi takut oleh teks-teks seperti Surah Cahaya (Sura of Lights), dimana Allah seharusnya berkata kepada Muhammad “Nabi katakan kepada isteri-isterimu, puteri-puteri—- dari pandangan orang-orang asing.”  Persoalan saya adalah mengetahui sejauh apa seorang wanita harus berpakaian untuk menyembunyikan harta-hartanya, disamping itu apakah harta-harta seorang wanita tersebut? Apakah harta wanitaitu di bawah ikat pinggagnya atau otaknya? Cara para Muslim di keluarga dan tetanggaku bertindak itu jelas bahwa harta seorang wanita adalah keperawanannya sebelum menikah dan kemaluannya (vagina) setelah menikah. Saya benci itu. Intinya jika vagina adalah bagian dari tubuhku mengapa saya tidakkah semestinya saya dilibatkan di dalamnya, bukan ayah atau suamiku, ibu dan seluruh sanak-famili. Kemudian saya membaca lebih lanjut di Kuran dan buku-buku lainnya, dan setelah membaca semua perkataan dan kata-kata hikmat saya yakin bahwa agama hanyalah untuk menghancurkan kemampuan manusia untuk berpikir dan bertindak atas kehendak mereka sendiri. Saya telah daftarkan beberapa perkataan ini di bawah (texts asli).

 “Your wives are your tillage, go in unto your tillage in what manner so ever you will.”
“Good women are obedient, as for those from whom you fear rebellion, admonish them and banish them to beds apart, and scourge them.”
“I was standing at the edge of fire (hell) and the majority of the people going there were women.” – Prophet Mohammed
“It is better to wallow in mod with pigs than to shake the hand of a woman.” – An Islamic leader in Indonesia
“A woman’s heaven is beneath her husband’s feet.” – An Islamic saying
“Women should be exposed to the day light three times in their lives. When they are born, when they are married and when they die.”   – Islamic saying

Kemudian dalam penelitianku tentang Islam, saya belajar tentang pernikahan nabi (Muhammad) dengan istri pertamanya (Kadijah) saat ia berusia 24 tahun dan 16 tahun lebih muda (dibanding umur Muhammad). Ia (Kadijah) perempuan kaya, wanita yang telah bercerai dua kali meminta Muhammad menikahinya dan ia menerimanya. Dan setelah wanita ini meninggal dunia pada usia 72 tahun, Muhammad bersusia 56 tahun, ia menikah dengan gadis berusia 7 (tujuh) tahun (bernama Aisyah). Dipercayai berhubungan badan dengan gadis ini ketika ia berusia 9 (Sembilan) tahun, dianggap sebagai ibu dari semua Muslim pada waktu kematian Muhammad, ketika Aisyah hanya berusia 16 tahun. Jadi Aisyah tidak akan pernah dapat menikah pria lain.

Dalam 8 sampai 10 tahun terakhir kehidupanya, nabi Muhammad telah menikahi 15 sampai 46 perempuan. Para ahli agama Islam berkata bahwa semua wanita ini adalah para janda dan mereka tidak memiliki tempat untuk pergi dan tidak seorangpun mereawat mereka sehingga Allah memerintahkan nabinya untuk menikahi mereka. Saya menemukan alasan ini sungguh tidak masuk akal. Aisyah yang dia nikahi hanyalah berumur 7 tahun adalah seorang anak kecil. Zynab yang menikah dengan anak angkat nabi adalah memiliki pernikahan yang berbahagia sampai ketika dia meminta putra angkatnya, Zayd, menceraikan isterinya sehingga ia dapat menikahi Zynab. Supaya mendapat ijin dari suku Qurais, dia menbuat alasan bahwa “seorang Muslim tidak diijinkan membesarkan anak dari pria lainnya, karena itu Zayd bukanlah putranya,” sebab ia menadopsi Zayd pada priodenya sebagai nabi Muslim.” Itulah alasan utama mengapa adopsi tidak dibenarkan di dalam negara-negara Islam.

Reyhaneh adalah wanita menikah yang cantik ketika suaminya dipenggal oleh para bandit nabi dan diambil ke ranjang nabi pada malam yang sama.
Para wanita ini bukanlah janda. Mereka sungguh ada orang-orang yang memelihara mereka.
Ketika saya membaca cerita-cerita seperti demikian pikiranku meledak. Bagaimana dapat  begitu banyak orang di dalam dunia ini mengikuti seorang playboy (womanizer) dan pemanipulasi sex anak? Bagaimana dapat kakekku membuat aku seorang muslim ketika saya berumur enam hari untuk menjadi pengikut seorang kriminal? Lalu saya sampai kepada suatu kesimpulan bahwa dia tidak tahu hal itu. Atau  jika ia mengetahuinya,  itu sebab dia telah dibesarkan  di dalam budaya yang barbarian dan tidak mengetahui yang lebih baik.

Ketika putraku lahir saya tidak memberikan dia satu agamapun. Saya tidak memberi dia pendidikan agama tentang Allah dan nabi-nabi-Nya dan sebagai bukti saya juga tidak menyunat putraku. Imanku kepada Allah dicabut pada tanggal 1 April 1979 sehubungan dengan pembentukan Republik Islam atau pemerintahan Allah, di dalam negara dimana saya telah lahir, Iran, ketika negara mengalami kembali secara dramatis kejaman kegelapan oleh pembentukan hukum-hukum Islam. Para wanita adalah korban pertama dari kembalinya negara kepada kondisi terbelakang. Lebih dari 130 tahun perjuangan ditolak oleh para pemimpin agamawi abad pertengahan.  Sedih karena hak-hak konsitusional mereka, mereka secara sosial dikurangi menjadi pribadi-pribadi yang lebih rendah dan warga kelas dua.

Ayatollah KhomeiniPada Maret 1979, Khomeini menerapkan hijab (pakaian wanita hanya muka yang terlihat) sebagai sebuah simbol perjuangan melawan imperialism dan korupsi. Ia memprolamasikan bahwa ”para wanita haruslah tidak memasuki kantor-kantor pemerintah tanpa penutup kepala.” Bolehlah mereka tetap bekerja  asalkan mereka memakai hijab (Keyhan, Maret 1979).

Pada 1980, Khomeini menyatakan ”dari mulai sekarang para wanita tidak punya hak hadir di kantor pemerintah TELANJANG. Mereka dapat meneruskan tugas mereka, asalkan mereka mengenakan pakaian Islam.” Menteri Pendidikan menentukan warna dan model pakaian yang cocok  untuk murid sekolah wanita (hitam, terusan dan membungkus dari kepala sampai ke telapak kaki untuk anak-anak berusia 6 tahun ke atas). Untuk menekan wanita-wanita yang berontak, pemerintah menyiapkan unit-unit khusus.  Patrol-patrol mengontrol entah para wanita menerapkan kebiasaan Islam di jalanan atau tidak. Pemerintah Islam bahkan pergi lebih jauh . Selama masa dua puluh dua tahun, kondisi-kondisi  para wanita  telah terus memburuk. Meskipun demikian, terlepas dari siksaan-siksaan (dera, rajam batu, pemenjaraan dan pengucilan) para wanita Iran tidak berhenti berjuang mereka yang berharga.

Hashemi Rafsanjani, President Repulik Islam Iran baru-baru ini telah menemukan perbedaan antara pria dan wanita. Dalam kutipannya ia berkata: ”Kesetaraan tidak lebih tinggi melampau keadilan. Keadilan tidak berarti bahwa semua hukum harus ada sama untuk pria dan wanita. Satu dari beberapa kesalahan Orang Barat  buat adalah melupakan hal ini. Perbedaannya di dalam bentuk tubuh, vitalitas, suara , pengembangan, kualitas otot dan kekuatan badan pria dan wanita menunjukkan bahwa pria lebih kuat dan lebih mampu di dalam semua medan. Otak pria lebih besar, jadi pria lebih cenderung bertarung  dan wanita lebih bersemangat. Pria cenderung penalaran dan rasionlisme, sementara wanita memiliki dasar kecenderungan untuk menjadi emosional. Kecenderungna melindungi ada pada pria, dimana kebanyakan wanita suka untuk dilindungi. Perbedaan-perbedaan  tersebut mempengaruhi delegasi tanggung jawab-tangung jawab, tugas-tugas dan hak-hak.”

Di bawah aturan-aturan Islam, perlindungan keluarga telah dihapuskan. Polygami telah ditegakkan kembali. Republik Islam tegas mendukung praktek poligami.
Di bawah Republik Islam, pernikahan sementara (provisional) adalah disetujui. Konsekuensinya, seorang pria boleh menikahi “empat permanen” isteri dan menikahi sebanyak mungkin isteri-isteri “sementara” yang dia ingini.

”Kebanyakan orang Eropa memiliki pembantu wanita. Mengapa kita harus menekan naluri-naluri manusia? Ayam jago memuaskan beberapa induk ayam, kuda jantan beberapa kuda betina. Seorang wanita tidak siap selama periode tertentu [contoh: menstruation] sementara pria selalu aktiv …”, Ayatollah Ghomi, LeMonde, 20 Januari 1979. [Para pembantu wanita di Eropa adalah karyawati, mereka tidak dianggap budak, yang mana dalam Islam boleh dimiliki sebagai ‘isteri-isteri’ dari tuan mereka].

”Tugas khusus wanita dalam masyarkat ini adalah menikah dan mengandung anak-anak. Mereka akan dikecewakan untuk masuk legislativ, pengadilan, atau apapun karir yang menuntut pengambilan keputusan, sebab wanita kurang kemampuan intelek dan keputusan penilaian yang dituntutu untuk karir-karir tersebut.” The Question of Veil, Ayatolah  Mutahari (satu dari para ideolog utama dari Republik Islam Iran).

Kesaksian pria adalah sema dengan kesaksian dua wanita. Menurut  pasal 33 dan 91 dari hukum derajat, Qasas (RUU Retribusi Islam) dan batas-batasnya, nilai kesaksian seorang wanita hanyalah dianggap separuh dari kesaksian pria. Menurut hukum Pidana Islam yang sedang dilakukan oleh rezim yang berkuasa sekarang di Iran, ”seorang wanita bernilai separuh dari seorang pria.”

Menurut pasal 6 Hukum Pembalasan dan Hukuman (the Law of Retribution and Punishment), “Jika seorang wanita membunuh seorang pemuda keluarga pemuda terdekat tersebut memiliki hak untuk sejumlah uang  kompensasi dari pembunuhan seorang keluarganya. Sebaliknya, jika seorang pria membunuh seorang wanita, pembunuhnya membayar separuh jumlah uang darah pria kepada wali wanita tersebut.”

Rizi berakata ”setiap orang yang menolak prinsip Hijab adalah seorang murtad dan hukuman untuk seorang murtad di bawah hukum Islam adalah kematian.”

Para gadis (perawan) yang dinyatakan hukuman mati tidaklah mungkin menjalani hukuman tersebut sejauh mereka perawan. Karenanya mereka diperkosa secara sistimatis [oleh petugas pemerintah] sebelum hukuman mati dilaksanakan.
”Memperkosa para tahanan wanita, khususnya perempuan-perempuan perawan, siapa yang dituduh ada menentang rezim (Republik Islam Iran), adalah suatu yang normal dan praktek harian di penjara-penjara Islam Republik, dan dengan demikian, para pemimpin agama menyatakan bahwa mereka terikat untuk mematuhi prinsip-prinsip dan hukum-hukum Islam, [dengan alasan] mencegah gadis perawan masuk ke Sorga. Para mulah percaya bahwa mereka adalah mahluk-mahluk yang buruk dan mereka tidak layak masuk, sebab itu mereka diperkosa untuk dipastikan mereka ada dikirim ke Neraka.” Laporan Perwakilan Khusus Komisi Hak-hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-bangsa (HAM PBB) di Republik Islam Iran 1992.

Bab 115 dari Konstitusi Islam jelas menyatakan bahwa president negara haruslah memilih seorang Pria  dari antara para pria yang takut akan Allah dan berdedikasi; ini membawa konsep bahwa seorang wanita tidak akan pernah ada sebagai president, dan tidak juga memiliki posisi Valiat-e-Faghih (Pemimpin kerohanian agama) atau pemimpin negara Muslim.

Para wanita Iran dicegah menikahi orang-orang asing kecuali mereka memiliki surat permisi dari Kementerian Dalam Negeri (KDN). Direktur Jenderal KDN untuk Masalah-masalah warganegara  Asing dan Imigrasi, Ahmad Hosseini, menyatakan pada 30 Maret 1991: ”Pernikahan antara wanita-wanita Iran dengan pria-pria asing akan menciptakan banyak masalah bagi wanita tersebut dan masa depan anak-anak mereka, sebab pernikahan mereka tidak dikenal secara legal. Pernikahan tersebut tidak dianggap sebagai dokumentasi yang memadai untuk memberikan pelayanan hukum kepada keluarga-keluarga tersebut.

”Perempuan yang sudah menikah tidak diijinkan berpergian ke luar negeri tanpa menyertakan surat ijin dari suami-suami mereka.”
Sesuai dengan rancangan resolusi yang dihadirkan kepada Majlis (Parlemen Islam) di bulan Mei 1991, para wanita belum menikah dan para gadis tidaklah akan diijinkan meninggalkan negara. Menurut Keyhan 23 Mai 1991, meskipun pada saat itu tidak ada hukum yang melarang para gadis meninggalkan negara, “para pihak yang berwenang secara praktis menciptakan banyak hambatan bagi mereka yang berkeinginan meninggalkan, khususnya secara berat bagi mereka wanita lajang dan gadis-gadis yang memenangkan beasiswa untuk belajar di luar negeri.”

Laporan-laporan terbaru dari berbagai organisasi internasional seperti Amensty International dan Komisi Hak Asasi PBB telah memberi gambaran yang jelas mengenai tentang kendala-kendala para wanita Iran dan juga pria Iran dan anak-anak yang menderita dari semua hak-hak dasar manusia.

Satul-satunya Republik Islam telah bawa ke masyarakat Iran adalah kemiskinan dan kesengsaraan. Saya hanya bertanya-tanya mengapa Allah membuang mereka? Pada waktu revolusi, Khomeini telah berkata kepada orang banyak bahwa Allah berada pada sisi mereka. Jika ini adalah apa yang kami akan terima dengan memiliki Allah dipihak kita, saya sungguhlah senang untuk tidak memiliki Dia (Allah) bagi ku.

Itu ketika saya telah sadari bahwa agama dan Allah hanyalah untuk mengontrol orang-orang. Mereka adalah bisnis-bisnis besar mengumpulkan uang bagi ulama untuk hidup berbahagia selamanya setelah membuat yang lainnya merasa bersalah dari apa yang manusia harus lakukan. Sebagaimana teman dan rekan saya Dr. Ahmad berkata, ada tiga agama, atau tiga bisnis besar, yang satu mengumpulkan uang pada hari-hari Jumat, satunya lagi pada hari-hari Saptu dan satunya lagi pada hari-hari Minggu.   TAMAT.

Ayat-ayat Alkitab tentang ajaran Adonai Yeshua Ha Masiah dan perintah mengikuti teladan-Nya:

Yehua berkata:

  • Selama Aku di dalam dunia, Akulah terang dunia.” (Yoh 9:5), dan kepada para rasul dan pengikut-Nya Ia berkata:
  • Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang. Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi. Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.” (Matius 5:13-14, 16)
  • “Barangsiapa menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil yang percaya ini, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia dibuang ke dalam laut. (Mark 9:42)
  • Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya; sedangkan seorang upahan yang bukan gembala, dan yang bukan pemilik domba-domba itu sendiri, ketika melihat serigala datang, meninggalkan domba-domba itu lalu lari, sehingga serigala itu menerkam dan mencerai-beraikan domba-domba itu. (Yoh 10:11-12)

Baca Yohanes 8:1-11 bagaimana Yeshua menghakimi seorang perempuan wanita yang tertangkap basah berzinah dan dibawa oleh para pemimpin agama ke hadapan Yeshua.

Rasul Petrus berkata: Karena itu buanglah segala kejahatan, segala tipu muslihat dan segala macam kemunafikan, kedengkian dan fitnah… Sebab untuk itulah kamu dipanggil, karena Kristuspun telah menderita untuk kamu dan telah meninggalkan teladan bagimu, supaya kamu mengikuti jejak-Nya. Ia tidak berbuat dosa, dan tipu tidak ada dalam mulut-Nya. (1 Petrus 2:1, 21-22)

Nasehat Rasul Paulus kepada Timotius (pemimpin rohani) tentang wanita: Janganlah engkau keras terhadap orang yang tua, melainkan tegorlah dia sebagai bapa. Tegorlah orang-orang muda sebagai saudaramu, perempuan-perempuan tua sebagai ibu dan perempuan-perempuan muda sebagai adikmu dengan penuh kemurnian. (1 Tim 5:1-2)

Komentar: saya sebagai seorang hamba YAHWEH, sungguh tertantang dengan pernyataan terakhir ibu Parvin yang ia kutip dari Dr. Ahmad. Tidak diragukan bahwa tidak sedikit pemimpin Kristen yang memakai jabatan rohaninya sebagai bisnis (bakul nasinya), memakai tanaman yang seharusnya di jaganya, ‘pagar makan tanaman,’ seperti kasus-kasus pemaksaan sex pada anak-anak oleh pastor mereka. Satu hal yang pasti, bahwa seharunyalah para hamba YAHWEH memberi teladan dan membela umat-Nya, dan bukan sebaliknya. Mewakili semua hamba-Nya, saya memohon maaf kepada setiap orang yang telah tersandung oleh perbuatan salah kami, sehingga membuat Anda semakin jauh dari YAHWEH, Elohim yang hidup – telah menjadikan Anda seorang Atheist baik langsung maupun tidak langsung. Bolehlah kiranya YAHWEH bermurah hati kepada kami dan juga menolong Anda untuk kembali kepada jalan-jalan-Nya yang mulia dan benar.

Bacaan berkait:


[1] Diterjemahkan dari bahasa Inggris: My Testimony, Why I am not a Muslim. http://www.faithfreedom.org/Testimonials/parvin.htm

[2] http://en.wikipedia.org/wiki/Parvin_Darabi

[3]  Buku tentang perjuangan  wanita Iran melawan kondisi-kondisi perbudakan wanita di dalam Islam. Isi buku ini didasari perjuangan Homa Darabi, kakak perempuan Parvin, seorang dokter medis dan aktivis kebebasan dan hak asasi. Homa membakar dirinya di tengah-tengah lapangan Tehran 21 Pebuari 1994. Teriakan terakhirnya di tengah-tengah kumpulan banyak orang sebelum ia meninggal: “Kematian bagi tirani! Umur panjang bagi kebebasan ! Umur panjang bagi Iran!”  http://www.amazon.com/Rage-Against-Veil-Courageous-Dissident/dp/B004JZX3P6#reader_B004JZX3P6

[4] Dalam banyak hal keputusan  ada pada wali (orang tua atau pihak dari gadis) bukan pada gadis tersebut, sebab wali memerlukan uang . Hal ini umum pada negara-negara yang sedang berkembang apalagi di negara dunia ketiga.

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Tiga wanita Kurdi ditembak mati di Paris


Pihak kepolisan Perancis mengatakan tiga wanita suku Kurdi diketemukan meninggal dengan luka tembakan di kepala mereka.
Seorang dari wanita tersebut adalah salah satu pendiri dari gerakan Kurdi merdeka, PKK (Partai Buruh Kurdistan). Aksi protes para pendukung Abudllah Ocalan pemimpin PKK

Tubuh-tubuh mereka diketemukan dekat Institut (suku) Kurdi Paris. Belum ditemukan motive dari pembunuhan sadis ini, namun berita berkata bahwa pemerintah Turki baru saja memulai pembicaraan dengan Abdullah Ocalan, pemimpin utama PKK yang telah lebih dari 15 tahun dipenjarakan, bertujuan melucuti senjata gerekkan PKK tersebut.

Suku Kurdi berasal dari Kurdistan, sampai hari ini belum terdaftar sebagai negara merdeka, tanah mereka masih dimiliki oleh negara-negara di sekeliling mereka; Turki menguasai 43%  tanah Kurdistan.  Perjuangan suku Kurdi untuk merdeka telah membawa banyak korban jiwa, namun dunia tidak perduli, sebaliknya Israel yang memiliki kembali tanahnya sendiri sejak 1948 selalu diributkan oleh Turki dan negara-negara Islam lainnya di forum PBB; memaksakan Israel menyerahkan tanah mereka kepada bangsa Palestina. Jika Anda berpikir bahwa konflik Israel-Palesitina terjadi oleh sebab masalah tanah, seperti yang diributkan oleh negara-negara Arab, maka Anda perlu membaca artikel ini: Akar konflik Israel-Palestina: tanah?, politik?, atau agama?

Ketidak adilan dan keegoisaan semakin melanda dunia ini.  PBB mungkin tidak perduli akan hal ini, tetapi Dia yang berkuasa di Sorga perduli! Sungguh ada penghapan bagi orang benar yang tertindas, seperti tertulis:

  • Aku tahu, bahwa YAHWEH akan memberi keadilan kepada orang tertindas, dan membela perkara orang miskin. (Maz 140:13)
  • Persembahkanlah syukur sebagai korban kepada Elohim dan bayarlah nazarmu kepada Yang Mahatinggi! Berserulah kepada-Ku pada waktu kesesakan, Aku akan meluputkan engkau, dan engkau akan memuliakan Aku.” Sela (Maz 50:14-15)

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog