Daftar Negara Penganiaya Kristen 2010


Organisasi Open Doors telah mengeluarkan laporan World Watch List 2010. Open Doors adalah organisasi internasional yang bergerak di bidang kemanusia menolong kelompok-kelompok yang memerlukan bantuan.

Tentang Daftar Negara Penganiaya Kristen / The World Watch List (WWL). DNPK adalah sebuah ranking 50 negara dimana penganiayaan terhadap orang-orang Kristen dari semua denominasi adalah yang terburuk…. Fokusnya ialah pada penganiayaan terhadap kepercayaan, bukan penganiayaan karena politik, ekonomi, sosial, etnis atau alasan-alasan yang kebetulan.

Pertanyaan yang diberikan diantaranya:

  • Apakah negara memiliki hukum yang menyediakan kebebasan-kebebasan beragama?
  • Apakah legal untuk menjadi orang Kristen?
  • Apakah orang Kristen dibunuh / dipenjarakan karena iman mereka?
  • Apakah tulisan-tulisan Kristen dilarang beredar?
  • Apakah tempat-tempat pertemuan Kristen (gereja, rumah) diserang untuk alasan-alasan keagamaan?

Pengelompokan tingkat aniaya:

1: aniaya berat; 2-10: Tekanan; 11-28: pembatasan berat; 29-49: pembatasan tertentu; 50: masalah-masalah.

1Korea Utara. Faham Negara (FN): Sosial Komunis.
Setiap kegiatan keagamaan dianggap ancaman bagi Negara. orang –orang Kristen disiksa dan dipergunakan sebagai kelinci percobaan untuk senjata biologi dan kimia.

2. Iran. FN: Islam.
Hukuman mati tahun 2009 berkurang, namun penangkapan dan siksaan serta pengawasan ketat yang telah dibebaskan sangat ketat. Hukuman mati jika pindah dari Islam.

3. Arab Saudi. FN: Islam.
Dalam kerajaan Wahabi ini agama Islam [Sunni] saja yang harus dianut. Negara jalan berdadarkan hukum Sharia. Tidak ada hak resmi untuk kebebasan beragama. Hukuman mati untuk bangsanya yang keluar dari Islam.

4.  Somalia. FN: Islam, menerapkan hukum Sharia.
Pemerintah dan kelompok Islam radikal terus berperang [lebih dari 20 tahun]. Gerak orang Kristen  (umunya mereka di selatan Somali) dimonitor oleh pemerintah dan Islam radikal, 11 orang Kristen terbunuh oleh karena iman mereka, dianiaya dengan berat. Sebagian dari mereka telah meninggalkan tanah airnya sendiri karena tekanan yang berat ini, sebagian hidup di kamp-kamp pengungsian di negara tetangga.

5. Maldives. FN: Islam.
Semua penduduknya harus Muslim. Praktek agama lain terlarang di bawah hukum pemerintah.

6. Afganistan. FN: Islam.
Menjadi seorang Kristen di sini tetap sangat sulit. Kristen menghadapi diskriminasi di sekolah, pekerjaan dan kantor pemerintah. Taliban mengancam tidak hanya orang lokal tetapi juga para pekerja yayasan sosial. Di ’bawah tanah’ Kekristenan terus bertumbuh.

7.  Yemen. FN: Konstitusi negara menjamin kebebasan beragama, tetapi juga menyatakan Islam sebagai faham negara dan Sharia sebagai sumber dari semua legislasi. Keluar dari Islam terancam hukuman mati jika ia diketahui. Juni lalu 9 pekerja yayasan kesehatan Kristen diculik, beberapa hari kemudian 3 mayat mereka ditemukan dalam kondisi yang mengerikan, sisa dari yang terculik belum diketahui nasibnya.

8. Mauritania. FN: Islam.
Konstitusi mengenali Islam sebagai agama penduduknya dan negara. Seorang pekerja sosial Kristen terbunuh di bulan Juni 2009, Julinya 35 orang Kristen lokalnya ditangkap dan disiksa. Pada bulan Agustus pemerintah kembali menangkap 150 orang Kristen Sub-Sahara ketika mengadakan ibadah mereka. Mencetak dan menyebarkan literatur yang bukan Islam dilarang.

9.  Laos. FN:
Sikap pemerintah terhadap orang Kristen sangat negatif dan keras. Terus-menerus orang Kristen di tangkap, banyak di antara mereka mengalami aniaya fisik dan mental untuk menolak kepercayaan Kristennya. Bagaimanapun juga laporan mengatakan bahwa Kekristenan berkembang ada sekitar 200 ribu orang percaya, kebanyakan dari kelompok  minoritas Laos.

10. Uzbekistan. FN: Islam.
Program-pragam media dan tindakan pemerintah semakin anti-Protestant. Polisi menangkap dan mendenda banyak orang Kristen. Sanak keluarga memakai penyalah gunaan fisik untuk memurtadkan Kristen masuk Islam. Pemerintah bertanggung jawab di dalam memupuk rasa benci diantara rakyatnya, dalam hal ini membenci orang-orang Kristen.

Delapan dari sepuluh negara penganiaya terburuk terhadap orang-orang yang percaya Alkitab adalah negara-negara yang sedikitnya menerapkan hukum Sharia.

11. Eritrea
12. Bhutan
13. China
14. Pakistan
15. Turkmenistan
16. Comoros
17. Irak
18. Qatar
19. Chechnya
20. Mesir

Lainnya:29. Brunai; 46.  Daerah kekuasaan Palestina (Gaza & West Bank) dan kedua terakhir terburuk (48) ialah negara Indonesia.

Negara-negara di mana situasi telah bertambah baik: Tersusun sebagai berikut, diambil dari posisi yang terburuk: Arab Saudi, Algeria, India, Kuba, Yordan, Sri Langka dan Indonesia.

Negara Indonesia semakin memperbaiki dirinya. Open Doors dalam laporannya kali ini (Januari LWW 2010) menulis sbb.: Selama periode pelaporan kami tidak menemukan informasi bahwa ada seorang Kristen di Indonesia ditahan dan /atau diculik. Lebih sedikit orang-orang Kristen secara fisik di lecehkan dibanding periode sebelumnya. Jumlah gereja yang dipaksa tutup kurang dibanding sebelumnya. Masalah mayor di dalam periode laporan hanyalah masalah murid-murid SETIA di Jakarta, yang dipaksa keluar dari kampus Kristen mereka.

Referensi:

Bacaan berkait:

Daftar Negara Penganiaya Kristen 2009

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Alasan Apa Sehingga Kristen Dianiaya?


Pengikut ajaran Yahshua Ha Mashiah pertama kalinya disebut Kristen terjadi di Antiokhia (Kis 11:26), ini adalah kota metropolitan Syria dan kota ketiga terpenting di seluruh kerajaan Romawi (Adam Clarke menulis). Aniaya dari sebuah kelompok kepada sebuah kelompok lainnya (ras, suku-bahasa, kenegaraan, kepercayaan dll.) terjadi di segala tempat dan di segala waktu. Tetapi aniaya kepada orang-orang Kristen adalah sesuatu yang lain, dan itu diluar akal sehat, sebab kelompok Kristen dianiaya oleh hampir semua kelompok kepercayaan agama, kekuatan politik dan filosofi (Evolusi, Atheism, Komunism dsb.).

Ini adalah beberapa contoh penganiayaan yang telah terjadi:

  • Somalia. 10 orang Kristen Somalia ditemukan tubuhnya tampa kepala setelah diculik (10 Juni 2009) dan baru-baru ini The International Christian Concern (ICC) melaporkan: Empat pekerja yatim piatu di gorok lehernya, setelah diculik dan menolak berpindah ke Islam (27 Juli 2009). Tahun lalu Seorang ibu (40 tahun) dan anak perempuannya (23 tahun) yang sedang mencari kayu bakar dipukuli ketika beberapa orang Muslim radikal mengetahui bahwa mereka Kristen. Setelah diperkosa dan disekap selama lima hari keduanya ditinggalkan untuk mati. Untung suaminya menemukan mereka. Diperkirakan ada 4000 orang Kristen Somali di Somalia, kebanyakan dari mereka berlatar belakang kepercayaan Islam.
  • India. Agustus 2009. Delapan pendeta ditahan polisi setelah di serang oleh kelompok-kelompok Hindu fundamental. Empat pendeta luka-luka berat. Alkitab dan telepon genggam mereka ditahan. Pada tahun 2008, di Profinsi Karnataka (tempat yang sama kejadian ini berlangsung) dilaporkan bahwa sedikitnya 112 serangan anti-Kristen, dan sedikitnya 10 peristiwa sudah terjadi di tahun 2009. Karnataka dikuasai oleh partai nasional Hindu. Di Orissa 4000 rumah rusak.
  • Indonesia. Di negara Pancasila ini yang mana kepercayaan Kristen diakui secara hukum negara, menurut sebuah statistik yang dikeluarkan oleh Indonesian Christian Communication Forum total gedung gereja yang di rusak atau dipaksa tutup mencapai 977 buah sejak Indonesia merdeka 1945 sampai 2005. Dan tidak terhitung harta benda dan nyawa yang terbunuh atau luka-luka. Gambar-gambar aniaya dan pengerusakan milik orang Krisen pada tahun-tahun terakhir bisa dilihat di Faith Freedom Internasional Indonesia (FFI Indonesia). Perhatian: Bagi Anda yang berkelainan jantung dan anak-anak kecil harap tidak melihat gambar di atas.

Peristiwa-peristiwa sadis di atas ini hanyalah sebagian kecil ratusan peristiwa pertahunnya di Dunia, ’ajaibnya’ karena kebijaksanaan ”political correct” media pemerintah dan komersil tidak mau menerbitkannya, namun ketika Obama mendapatkan seekor anjing itu menjadi berita internasional, Anda melihat kejanggalan perbuatan ekstrim ini?

MENGAPA PENGIKUT YAHSHUA DIANIAYA?

  • Apakah ini karena pengikut Yahshua Ha Mashiah tukang bikin keributan, seperti mafia?
  • Atau apakah orang Kristen itu parasit, penyedot kekayaan dan kebahagian kelompok lainnya?
  • Atau apakah karena pengikut Yahshua Ha Mashiah penjajah negara lain?
  • Atau apakah kepercayaan Kristiani dianggap sebagai suatu agama sesat?, sehingga mereka dimusuhi oleh agama lain, kepercayaan lainnya seperti Komunisme, Atheisme dan bahkan para pemusik Rock juga turut membencinya.

Yahshua mengajar umat-Nya untuk  mengasihi orang lain bahkan orang-orang yang memusuhi mereka dan melarang mereka memakai pedang untuk membela diri.  Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu. (Mat 5:44; Luk 6:28). Prinsip “Kasihilah musuhmu” ini sudah diajarankan YAHWEH kepada umat-Nya Israel, ketika baru saja terlepas dari kejaran tentara Firaun, sebelum Israel memiliki tanah Perjanjian yang dijanjikan Elohim kepada Abraham (Kel 23:4-5). Dan terus diajarakan oleh para rasul-Nya (1Pet 2:21-23; 3:9; Rom 12:14; 1Tes 5:15). Pedang bukanlah pemecahan masalah, Maka kata Yahshua kepadanya: “Masukkan pedang itu kembali ke dalam sarungnya, sebab barangsiapa menggunakan pedang, akan binasa oleh pedang (Mat 26:52).

Dari ajaran-Nya nampak bahwa pertanyaan-pertanyaan di atas terjawab dengan jelas yaitu: Semua itu bukanlah alasan yang membuat orang Kristen dianiaya!!

Alkitab sendiri memberikan beberapa alasan mengapa pengikut Yahshua dianiaya:

  • Karena para penganiaya tidak tahu apa sesungguhnya yang mereka perbuat. Sesungguhnya setiap orang yang menhina dan menganiaya orang Kristen oleh sebab orang ini pengikut Yahshua, orang ini sedang menghina dan menganiaya Yashua Ha Mashiah! Kis 9:1-5; 22:4-8; 1Yoh 3:1
  • Para penganiaya tidak tahu siapa Yahshua dan Bapa-Nya. Kamu akan dikucilkan, bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Elohim. Mereka akan berbuat demikian, karena mereka tidak mengenal baik Bapa maupun Aku. (Yoh 16:2-3); Manusia perlu berdoa dan minta anugerah Yahshua untuk mengenal pribadi diri-Nya dan pribadi Bapa-Nya (Mat 11:27; Ef 1:17)
  • Ajaran Yahshua, Kristianiti, tidak berkompromi dengan politik dan perbuatan dosa: “Ya adalah ya dan tidak adalah tidak.” (Mat 5:37; Yak 5:12)
  • Iblis atau Setan ingin menjadi penguasa tunggal bumi ini; Ia menjelma menjadi manusia dan berdiam di dalam orang tertertu (raja Tirus, para penguasa Roma) dan memakai manusia sebagai tentaranya untuk tujuannya ini. (Yes 14:12-17; Yeh 28:2-9; Dan 7:8,25; 11:36; 2Tes 2:2-4)
  • Orang Kristen memberitakan ajaran Yahshua (Mat 28:18-20; Mark 16:15-20). Ajaran Yahshua tentang pertobatan dan kekudusan yang diberitakan oleh pengikut-Nya terlalu keras bagi banyak telinga  di jaman yang sangat bebas  dan egois ini.
  • Iblis iri dan marah sebab Kerajaannya, Kerajaan Kegelapan, semakin berkurang pengikutnya.
  1. Pada masa Gereja mula-mula: Pertumbuhan jemaat yang pesat (Kis 2:41, 46-47; 5:14; 6:7; 9:31; 16:5), Akibatnya Stefanus dibunuh bahkan semua pengikut Yahshua dianiaya di kota Yerusalem, menjalar ke tanah Yudea dan Samaria sampai ke Damsyik, Syria (Kis 5:17-18; 8:1; 9:1-2). Kerajaan Romawi juga menganiaya pengikut Yahshua dengan keras, khususnya pada jaman raja Nero.
  2. Abad ke tiga sampai sekarang. Aniaya ini berhenti sejenak saat Kristianiti dijadikan sebuah agama kerajaan Romawi tahun pada abad ke 3. Agama kerajaan Romawi yang kemudian berkembang menjadi agama Kristen Roma Katolik melanjutkan aniaya ini melalui istilah yang dikenal sebagai inquisition. Sejarah Gereja mencatat dengan teliti bahwa Kristianiti dipakai oleh Roma bukan untuk mengikuti ajaran Yahshua Ha Mashiah tetapi sebagai alat menguasai dunia politik. Baca artikel-artikel Hari Sabat. Kegerakan rohani yang besar masih terus terjadi di negara-negara Amerika Latin.
  3. Abad ke enam sampai sekarang. Beberapa tahun belakangan ini, sedikitnya 6 juta orang Muslim menjadi pengikut Yahshua setiap tahunnya di benua Afrika. Akitbanya jumlah pengikut Yahshua yang mati ditangan pengikut nabi Muhammad tidak kalah banyaknya dibanding dengan mereka yang mati ditangan pemerintah dan kepercayaan Roma.
  • Alasan terakhir ialah waktu bebas Iblis di bumi sedang mencapai detik terakhir, Pengadilan Terakhir akan digelar segera, itulah sebabnya 3-4 dekade terakhir ini Ia dan nabi-nabi palsunya semakin panik, memaksakan segala cara untuk membawa sebanyak orang masuk kedalam kekuasaannya. (Wah 20:1-3; Mat 24)

Bagaimanapun juga aniaya terhadap para pengikut Yahshua Ha Mashiah bukanlah hal mengejutkan bagi mereka sendiri. Yahweh, Tuan dan Raja mereka telah memberi tahukan (menubuatkan) akan datangnya penganiayaan ini 2000 tahun yang lalu. itu telah tertulis di Alkitab. Tetapi semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya apabila datang saatnya kamu ingat, bahwa Aku telah mengatakannya kepadamu.” (Yoh 16:4a). Yoh 15:20.

Artinya, Dunia sendiripun membuktikan bahwa Alktab adalah Firman Elohim. Kebenaran ini nyata, dari sisi apapun kita melihat isi Alkitab (sosial, politik, kenegaraan, ekonomi, perang, silsilah manusia, arkiologi dll.) kita akan menemukan bahwa Alkitab ditulis berdasarkan ilhaman Roh Elohim kepada setiap penulisnya!

Nasehat untuk para pengikut Yahshua Ha Mashiah:
Memang kamu telah turut mengambil bagian dalam penderitaan orang-orang hukuman dan ketika harta kamu dirampas, kamu menerima hal itu dengan sukacita, sebab kamu tahu, bahwa kamu memiliki harta yang lebih baik dan yang lebih menetap sifatnya. Sebab itu janganlah kamu melepaskan kepercayaanmu, karena besar upah yang menantinya. Sebab kamu memerlukan ketekunan, supaya sesudah kamu melakukan kehendak Elohim, kamu memperoleh apa yang dijanjikan itu. “Sebab sedikit, bahkan sangat sedikit waktu lagi, dan Ia yang akan datang, sudah akan ada, tanpa menangguhkan kedatangan-Nya. Tetapi orang-Ku yang benar akan hidup oleh iman, dan apabila ia mengundurkan diri, maka Aku tidak berkenan kepadanya.” Tetapi kita bukanlah orang-orang yang mengundurkan diri dan binasa, tetapi orang-orang yang percaya dan yang beroleh hidup. (Ibr 10:34-39)

Nasehat untuk setiap orang yang belum mengakui Yahshua sebagai Tuan dan Rajanya: Yahshua memberikan kepada Anda sebuah batu penguji untuk Anda bisa tahu apakah Anda sedang melakukan yang benar atau yang salah. Inilah batu penguji tersebut:

Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya; (Yoh 10:10-11).

Pencuri (Iblis/ Setan) sekalipun ia memberikan ‘berkat’ sesungguhnya ia ingin mencuri hidup kekal Anda, Sebaliknya Gembala yang baik (Yahshua/Yesus/Isa) bukan saja Ia ingin Anda hidup baik lebih lagi Ia ingin hidup Anda berkelimpahan (kebahagian kekal) itulah sebabnya Ia menyerahkan nyawanya untuk dikorbankan di kayu salib demi menebus segala dosa Anda.

Keputusan di tangan Anda sendiri, jika Anda ingin menjadi pengikut Yahshua ambilah Langkah-langkah Jaminan Keselamatan.

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Daftar negara penganiaya Kristen 2009


Organisasi Open Doors pada survey terbarunya ”World Watch List January 2009” mendapatkan bahwa negara-negar Islam menempatkan posisi separuh dari 10 negara-negra penganiaya terburuk terhadap orang-orang Kristen. Korea Utara (1), lalu menyusul Arab Saudi (2), Iran (3), Afganistan (4), Somalia (5), Maldives (6), Yemen (7), Laos, (8), Eritrea (9), Uzbekistan (10). Bhutan (11), China (12), Pakistan (13), Turkmenistan (14), Comoros (15), Irak (16), Qatar (17), Mauritania (18), Ageria (19), Chechnya (20). Katagori buruknya penganiayaan: Aniaya yang sangat buruk: no. 1;  Tekanan: no. 2 sampai 7; Pembatasan (kebebasan) yang sangat buruk: no. 8 sampai 27.

Peta Timur Tengah dan sekitarnyaDari dua puluh negara di atas: Korea Utara dan RRC adalah negara Komunis; Laos dan Bhutan mayoritas penduduknya adalah beragama Buddha; dan 16 negara sisanya mayoritas beragama Islam. Frofil negara-negara bisa dilihat pada CIA the World Factbook

RRC kali ini turun dari urutan 10 pada Januari 2008 ke 12. Indonesia menempati urutan ke 41.

Questionnaire dari The World Watch List di buat secara khusus yang terdiri dari 50 pertanyaan yang meliputi macam-macam aspek kebebasan beragama, setiap pertanyaan mempunyai nilai. Nilai terbanyak menggambarkan penganiaya terburuk terhadap orang-orang Kristen.

Pertanyaan yang diberikan diantaranya:

  • Apakah negara memiliki hukum yang menyediakan kebebasan-kebebasan beragama?
  • Apakah legal untuk menjadi orang Kristen?
  • Apakah orang Kristen dibunuh / dipenjarakan karena iman mereka?
  • Apakah tulisan-tulisan Kristen dilarang beredar?
  • Apakah tempat-tempat pertemuan Kristen (gereja, rumah) diserang untuk alasan-alasan keagamaan?

Di Republik Rakyat China (RRC) menurut laporan Opend Doors, 1949 Presiden Mau Zedong mengusir para missionary dan membunuh orang-orang Kristen, penganiayayan berat dari pemerintah lokal kepada orang Kristen masih suka terjadi di RRC, sampai sekarang pemimpin-pemimpin gereja rumah masih ditangkapi.

Apakah aniaya kepada orang Kristen yang terus-menerus ini mematikan ajaran Kristen di negara-negara yang bersangkutan? Laporan Open Doors tentang RRC berkata:

  • 60 tahun lalu terdapat 750 000 Kristen percaya Alkitab (lahir baru)
  • 30 tahun lalu menjadi 3 000 000 (tiga juta) orang Kristen lahir baru
  • Sekarang ini diperkirakan ada 60-80 juta orang Kristen lahir baru.

Mereka dikenal sebagai orang Kristen bawah tanah, tidak terdaftar di pemerintah Komunis. Lihat Video clipnya: World Watch China

Benua Afrika: seorang Imam Muslim dari Libia, Sheikh Ahmad al Katani, pada wawancara TV Al Jazeera mengatakan bahwa setiap tahunnya ada 6 000 000 (enam juta) orang Muslim menjadi orang Kristen. Laporan lengkap baca di sini

Kesaksian fundamental Muslim Iran (anggota Hezbollah) mengapa ia pindah ke Kristianity

  • Part 1. “Yahshua datang menolong saya, bukan Muhammad.”
  • Part 2. “Yahshua datang dan berkata Aku mengampuni dosa-dosamu.”

Bacaan terkait:

Referensi:

Open Doors World Watch List 2009

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog


India: 4000 rumah dirusak di Orissa


Aniaya menimpa orang-orang Kristen di Orissa, India Timur. Setelah 21 hari serangan atas orang-orang Kristen di profinsi Orissa, sedikitnya 300 desa jadi abu dan 4000 rumah mereka dibakar yang menyebabkan 50 000 orang Kristen harus berlindung di hutan dan 13 000 di kamp pengungsian.Laporan lapangan tanggal 2 September mengatakan, sedikitnya 2 400 bangunan, termasuk rumah doa dan sekolah sudah dirusak atau dibakar. (1)

Aksi kekerasan ini berawal dari bangkitnya sorang pemimpin keagamaan Hindu garis keras Swarni Laxmanananda Saraswati di wilayah Kandhamal. Ia mengkotbahkan suatu ajaran yang anti Kekristenan; Amerika dan Europa ingin megambil tanah India melalui Kekristenan, merusak kuil Hindu dan membunuh sapi-sapi. Kematiannya tanggal 24 Agustus ini memicu kericuhan, Polisi menyalahi pemberontak Mao (Kelompok Mao ini telah merebut kursi pemeritahan Nepal belum lama ini) atas kematian guru ini, namun organisasi Vishwa Hindu Parishad yang menganut aliran Hindu garis keras menyalahi orang Kristen setempat atas kematian gurunya. Berawal membakar panti asuhan Kristen yang kemudian merembet kepada perusakan gereja-gerja, toko-toko dan rumah-rumah orang Kristen. Statistik korban dan lokasi bisa lihat di sini (2)

TV sekuler Perancis France24 (19 September 208) melaporkan 32 orang Kristen terbunuh, sebagian dari mereka mati karena dibakar hidup-hidup. Seorang istri pendeta bersaksi tentang aniaya atas suaminya: Pendeta ini dikampak oleh orang-orang radikal ini setelah ia menolak untuk pindah ke agama Hindu, “Saya tidak akan pernah melakukan itu”, istrinya mengulangi pernyataan suaminya. Pengampakan ini diikuti kemudian dengan penusukan pada bagian dada suaminya dan lalu dibakar. Semua itu dilakukan mereka dihadapan istri pendeta yang telah dua puluh tahun menggembalakan umat Elohim. Lihat video laporan lapangan.

Doa, dana dan daya tentunya sangat dibutuhkan untuk saudara dan saudari kita di Orissa ini. Sampai hari ini dikabarkan bahwa penyerangan masih bisa terjadi setiap saat.

Ini bukanlah peperangan atau konfik antar agama, seperti umumnya media sekuler memberitakan (terkecualian berita France 24 di atas), pada dasarnya masalah ini hanyalah politik sama seperti peristiwa di Maluku atau Poso. Media sekuler Amerika, ambil contoh: The Washington Post seperti biasanya tutup mulut untuk mengabarkan berita seperti ini, namun paling gesit di dalam pemberitaan yang sumbang tentang Kekristenan.

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Cina: Pendeta gereja-rumah dipidana 7,5 tahun


Compass Direct suatu organisasi yang mengawasi pelanggaran Hak Asasi Manusia melaparkan bahwa Pendeta Zhang Rongliang, nama sebelumnya Fangcheng, ditangkap tanpa tuduhan pada tgl 1 Desember 2004 oleh polisi Henan, beberapa bulan kemudian ia dituduh ”mendapatkan passport melalui berbohong” dan ”menyeberangi perbatasan secara illegal.”

Pada sidang 6 April, Zhang mempermasalahkan haknya untuk sebuah passport sebagai seorang warga negara RRC dan menolok tuduhan ”mendapatkan passport melalui berbohong” untuk ketiga rekan kerjanya.

Ia sebelumnya telah ditangkap selama 5 lima kali dan jumlah waktu total pemenjaraan 12 tahun oleh karena aktifitas-aktifitas keagamaannya.

Chen Hongxian, istrinya, terkejut dengan keputusan pengadilan tersebut, tidak menyangka suaminya akan mendapat hukuman yang begitu berat dan mengatakan, ”Itu adalah pengadilan Partai Komunis, bukan Pengadilan Masyarakat, itu alasan yang benar.”

Chen telah meminta kelompok-kelompok Hak Asasi seluruh dunia untuk mengawasi masalah suaminya ini dan meminta komunitas Kristen Internasional terus berdoa untuk suaminya.

Keputusan baru ”Regulasi-regulasi pada Masalah-masalah Keagamaan” yang diberlakukan sejak 1 Maret 2005, menyunjukan hanyalah sedikit perubahan di dalam kebijaksanaan pemerintah Cina, Organisasi Amnesti Internasional mengeluh.

Di dalam bulan July 2003, lebih dari dua belas gereja dihancurkan dan sedikitnya 300 Kristen ditahan, beberapa dilaporkan diperlakukan sangat buruk dan dipukuli, menurut laporan yang sama.

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog