Pengganti Kristus / Vicar of Christ


 

Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu. (Yoh 16:7)

Artikel ini membahas tentang Gereja (Jemaat Elohim) dan kepala Gereja dalam kontek menemukan arti kata Vicar of Christ atau Pengganti Kristus. Siapakah Pengganti Kristus / Mashiah di bumi?

Akar kata dan maknanya. Vicarius Chirsti (Latin) adalah akar kata dari Vicar of Chirst yang berarti Pengganti Kristus / Mashiah.  Titel ini diartikan sebagai jabatan yang diberikan kepada sebuah pribadi setelah Yahshua Ha Mashiah / Kristus setelah 40 hari kebangkitan-Nya dari kematian Ia terangkat ke sorga, duduk di sebelah kanan Bapa Sorgawi, dan kepada Jemaat-Nya (seluruh orang Kristen) di bumi diberikan seorang pribadi untuk menggantikan posisi kepemimpinan Mashiah / Kristus.

Klaim  Roma Katolik. Gereja Roma Katolik, yang berkedudukan di Roma, Vatikan, dengan jelas mengklaim  secara resmi bahwa Paus adalah Pengganti Kristus di bumi, yang berarti juga adalah kepala dari Jemaat / Gereja(Ekkelsia, Church). Title Paus lainnya yang sejenis dengan itu ialah Vicarivs Filii Dei / Vicarius Filii Dei (Latin) yang berarti Vicar of the Son of God, baca artikel-artikel tentang ini pada link-link yang tersedia di bawah.

Klaim ini tertulis dalam doktrin Katekismusnya Roma Katolik Bab III, Artikel 9 paragraf 4. Christ’s Faithful – Hierarchy, Laity, Consecrated Life, tertulis:

I. THE HIERARCHICAL CONSTITUTION OF THE CHURCH: “For the Roman Pontiff, by reason of his office as Vicar of Christ, and as pastor of the entire Church has full, supreme, and universal power over the whole Church, a power which he can always exercise unhindered.” #882
IN BRIEF: “The Pope enjoys, by divine institution, supreme, full, immediate, and universal power in the care of souls” #937

Benarkah Paus / pope Pengganti Kristus di bumi, memiliki kuasa yang menyeluruh atas Jemaat / Gereja Kristus? Benarkah Paus kepala dari Gereja universal Kristus? Untuk di ingat bahwa kata universal sama dengan kata katolik, dalam Kristianity kedua kata tersebut sama dengan Oikumene (Yunani). Gereja mula-mula, sebelum Constantine menjadikan Kristianiti menjadi agama resmi kerajaannya, Jemaat Kristen disebut Gereja Oikumene.

Dua ayat yang umum dipakai oleh gereja Roma untuk klaim di atas:  
Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya. Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga.” (Mat 16:18-19)
Kata Yeshua pula kepadanya untuk kedua kalinya: “Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?” … Dan ia berkata kepada-Nya: “Adonai, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau.” Kata Yesus kepadanya: “Gembalakanlah domba-domba-Ku. (Yoh 21:16-17)

Dengan dua ayat tersebut Roma mengajar:

  • Rasul Petrus pemimpin dari rasul-rasul lainnya.
  • Rasul Petrus memiliki posisi kepala dari Gereja /Jemaat Yahshua Ha Mashiah.
  • Pada canon/ hukum tertulis gereja  Roma, rasul Petrus adalah Paus pertamanya.

Dari dua pemikiran yang Roma buat, Roma mengajar:

  • Posisi supermasi kepemimpinan Petrus ini telah diwariskan kepada gereja Roma Katolik, yakni Paus
  • Segera pemikiran pewarisan ’kursi/ tahta’ Petrus ini berkembang menjadi pewaris ’kursi/ tahta’ Kristus yang disebut ’vicar/ pengganti’ Kristus di bumi.
  • Tidak berhenti di sini, bahkan beberapa Paus mengklaim diri mereka sendiri sebagai Elohim / Kristus itu sendiri. Baca: The Pope claims to be God on Earth by Amazing Discoveries

Alkitab dan para theologist tentang Pengganti Kristus.
Sangatlah mudah mengklaim segala sesuatu dan menganggap hal-hal yang diklaim tersebut sebagai fakta dan kebenaran dihadapan orang-orang yang tidak memiliki Alkitab. Itulah yang telah terjadi di dalam sejarah Gereja dari abad ketiga sampai abad 15. Pemimpin Islam mengulangi cara pemimpin Roma Katolik ini kepada para Muslim di seluruh dunia dari akhir abad ke enam sampai sekarang. Namun keduanya gagal total di dalam tujuan mereka untuk menarik pengikut Yahshua kedalam klaim-klaim hampa mereka, sebab Alkitab sekarang tersedia hampir di dalam segala bahasa, dan mayoritas penduduk dunia mampu membaca dan menulis.

Para theologist menolak supermasi dan kekebalan Paus.
Dr. Marsilius dari Padua, Italy (1270-1334), merefer kepada kepemimpinan sekuler Paus –  yang Roma klaim sebagai pewaris kedudukan rasul Petrus, ia menulis:

  • Kristus telah memberi kepada rasul-rasul untuk melayani ibadah perjamuan kudus … Sebab Ia tidak berkata: “Engkau [Petrus] lakukan ini dan berikat kepada rasul-rasul lainya kuasa untuk melalukan ini …
  • Kuasa kunci alam maut, Kristus berkata kepada para rasul: Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu [majemuk]… “Terimalah Roh Kudus. Jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni, dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada.” (Yoh 20:21-23). Ia tidak berkata kepada Petrus: ”Terimalah Roh Kudus  dan kemudian berikan itu kepada yang lainnya…
  • Rasul Paulus diutus  untuk tugas yang sederajat dengan Petrus, Paulus tidak diutus oleh Petrus tetapi langsung oleh Yahshua, untuk menetapkan doktrin Kristen bagi orang-orang bukan Yahudi diputuskan bersama-sama (Kis 15)
  • Paulus berkata: Tetapi waktu Kefas [Petrus] datang ke Antiokhia, aku berterang-terang menentangnya, sebab ia salah. (Gal 2:11). Alkitab latin Jerome menulis: ”… aku menentangnya, sebagai kesetaraan. Karena ia pastilah tidak berani melakukan ini kecuali ia telah tahu bahwa ia tidak sederat.” [Jerome juga merubah dokument Yunani ke Latin tentang Petrus, baca Hubungan rasul Petrus dengan Roma Katolik]. Ini sebuah alasan mengapa Gereja Roma marah besar ketika Alkitab diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris.
  • Yesus berkata kepada mereka: “Raja-raja bangsa-bangsa memerintah rakyat mereka dan orang-orang yang menjalankan kuasa atas mereka disebut pelindung-pelindung. Tetapi kamu tidaklah demikian, melainkan yang terbesar di antara kamu hendaklah menjadi sebagai yang paling muda dan pemimpin sebagai pelayan. Sebab siapakah yang lebih besar: yang duduk makan, atau yang melayani? Bukankah dia yang duduk makan? Tetapi Aku ada di tengah-tengah kamu sebagai pelayan. (Luk 22:25-27)
  • Uskup Roma tidak seharusnya dipanggil penerus St. Petrus dalam hal penumpangan tangan, sebab Petrus tidak pernah menumpangkan tangannya atas mereka langung atau tidak langsung.
  • Sehubungan dengan St. Petrus… tidak dapat dibuktikan melalui Kitab suci bahwa ia telah ada sebagai uskup Roma secara terperinci, atau, lebih lagi, bahwa ia pernah  di Roma… (Williston Walker, A History of the Chistian Church)

Kesimpulan yang Marsilius melalui keabsahan ayat-ayat Alkitab, bahwa “kepala Gereja yang benar-benar absolute adalah Kristus sendiri.”

Dr. Martin Luther dalam debatnya dengan Johann Maier Eck (utusan Roma) pada bulan Juni dan Juli 1519, Luther menyatakan:

  1. Paus melaksanakan autoritasnya melalui manusia, bukan oleh kekuatan sorgawi dan kebenaran, oleh sebab itu tidak kebal
  2. Gereja Roma tidak suprim atas gereja-gereja lainnya
  3. Dewan-dewan gereja dapat dan telah berbuat salah, sebab mereka terdiri dari orang-orang yang tidak lepas dari kesalahan
  4. Alkitab adalah ultimate dan otoritas sorgawi di dalam segala masalah yang berhubungan kepada agama. (W.J. Sparrow  Simpson, Roman Catholic Opposition to Papal Infallibility)

Tentang klaim kuasa mengartikan Alkitab yang hanya dimiliki oleh Paus, Luther berkata: Mereka berharap untuk menjadi satu-satunya Master Alkitab, meskipun di dalam seluruh kehidupan mereka, mereka sama sekali tidak belajar dari firman YAHWEH tersebut…” (Philip Schaff, The Creeds of Christendom). Hal ini juga dinyatakan oleh Charles Chiniquy (1809-1899), bekas pastor Katolik Kanada dan A.S. dalam bukunya “50 Years in the Church of Rome.” Dapat dibaca online.

Besar kemungkinan Luther mendasarkan argument-argument di atas berdasarkan fakta gereja Roma Katolik itu sendiri, contohnya: 1305-1414 telah terjadi tiga wilayah kepausan, ”dimana setiap paus memproklamirkan hukuman kekal atas lawan-lawannya.” (Dr. V. Norskov Olsen, Papal Supermacy and American Democracy, cp.2: Rome’s Internal conflict).

Setelah terpukul dengan ayat-ayat Alkitab di atas, maka Roma Katolik mengadakan Dewan Trent (1545-1563) untuk menyelamatkan doktrinnya, maka diputuskanlah:

  • Hukum-hukum baru dikeluarkan
  • Menetapkan tradisi gereja lebih tinggi dari Alkitab termasuk Apokripa (kitab tambahan gereja Roma)
  • Menyatakan Alkitab versi latin Vulgate St. Jerome satu-satunya terjemahan yang sah. *
  • Menolak doktrin sola fide, sola gratia. (Alexander Roberts and James Donaldson, The Ante-Nicene Fathers vol.1, The Apostolic Fathers)

*) Alkitab Latin versi Jerome (382-405 AD) dikenal sebagai St. Jerome’s Vulgate Bible, adalah revisi dari terjemahan Alkitab Latin yang lebih tua yakni Vetus Latina Bible.

Perlu untuk diingat bahwa pada waktu Marsilius hidup belum ada Alkitab berbahasa Inggris, yang tersedia hanyalah Alkitab berbahasa Latin yang diterjemahkan dari bahasa Yunani, tambahan Alkitab hanyalah untuk para ahli Alkitab. Terima kasih kepada para pentercemah Alkitab dan bapa reformasi Gereja yang mempertaruhkan nyawa mereka sendiri untuk menterjemahkan Alkitab sehingga itu bisa dibaca oleh setiap orang.

Dengan Alkitab yang kita miliki sekarang kita dapat melihat dengan jelas bahwa dua ayat yang dipakai oleh Roma di atas diambil keluar dari konteknya:

  • Mat 16:18 “Petrus”dalam bahasa aslinya (Yunani) tertulis Petros – sebongkah batu, “di atas batu karang ini” tertulis petra – batu besar. Yashua Ha Mashia adalah batu karang itu sendiri, batu penjuru (1Kor 10:4; Maz 118:22 & Yes 28:16//Mat 21:42; Mark 12:10; Luk 20:17)
  • Yoh 21:16-17; Yashua mengembalikan Petrus kepada kerasulannya yang ia sendiri telah buang dengan mulutnya sendiri dengan menolak Yahshua sebagai Masternya sebanyak tiga kali. (Mat 26). ”Gembalakan domba-domba-Ku” bukanlah perintah untuk Petrus saja, tetapi untuk setiap rasul.

Untuk mengerti posisi rasul Petrus dengan Roma Katolik silahkan baca ”Hubungan rasul Petrus dengan Roma Katolik.”

Jadi klaim Paus sebagai pewaris ‘supremesi’ kerasulan Petrus tidak ada dasar Alkitabiahnya.

Perwakilan Kristus di bumi.
Apa yang Alkitab tulis tentang ini? ”tetapi sekarang Aku pergi kepada Dia yang telah mengutus Aku… Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran” (Yoh 16: 5-13). Roma Katolik dan Islam masing-masing mengklaim bahwa Penerus kepemimpinan Yahshua di bumi adalah pemimpin mereka. Paus untuk gereja Roma, dan Muhammad untuk agama Islam. Roma secara sadar dan terang-terangan menggeser kedudukan Roh Kebenaran ini, yakni Roh Kudus, Katakismus di atas adalah bagian dari doktrin Roh Kudus, silahkan Anda periksa sendiri.

Klaim Islam. Islam juga mengklaim hal serupa namun dengan panggilan/ titel yang lain, yakni nabi terakhir,
And remember, Jesus, the son of Mary, said: “O Children of Israel! I am the messenger of Allah (sent) to you, confirming the Law (which came) before me, and giving Glad Tidings of a Messenger to come after me, whose name shall be Ahmad.” But when he came to them with Clear Signs, they said, “this is evident sorcery!” (Sura 61:6 Yusuf Ali)terjemahan lainnya “they said: “This is clear magic (Shakir) atau “this is mere magic” (Pickthal)

Surah ini dipercayai hadir dan diajar oleh seorang guru bahasa Arab di kota Taif (660-714). Orang Yahudi saat itu langsung mengenal kehampaan klaim Islam ini: “Muhammad adalah nabi terakhir,” dengan mengatakan: “Ini ialah murni/ jelas trik/ tipuan belaka bahkan ilmu hitam (terjemahan Yusuf Ali). Alkuran dan ratusan Hadis sendiri menunjukan bahwa Muhammad tidak membuat “tanda-tanda mujizat” dan tidak ada “tanda-tanda yang jelas / Clear Sings” bahwa ia adalah ia utusan Elohim yang dijanjikan melalui Musa (Ul 18:15-19) ataupun Yahshua (Yoh 14. 16-17; 16:5-13, lihat di bawah).

Roma dan Islam mengklaim kedudukan Yahshua bukanlah karena mereka senang dengan ajaran Alkitab, kedua agama ini sampai sekarang menolak Alkitab sebagai otoritas tertinggi di dalam doktrin mereka, dan keduanya telah menganiaya dan membunuh ratusan juta pengikut Yahshua. Alkitab adalah kitab yang terlarang dibaca oleh jemaat Katolik dan Islam – supaya mereka tidak tahu kehampaan klaim para pemipin kedua agama tersebut. Kedua agama tersebut mengklaim posisi tersebut – yang sesungguhnya adalah milik Roh Kudus, oleh karena mereka ingin mengendalikan manusia, bukan untuk menggembalakan atau melayani manusia.

Roma adalah penganiaya orang Israel (Kristen dan non-Kristen) dan Kristen non-Israel, tidak dapat disangkal:

  • Nero membakar Roma dengan tujuan mengkambing hitamkan orang Kristen (64 AD)
  • Diocletian (284-305 AD) secara sistematik menganiaya orang Kristen
  • Memakai Hitler untuk membasmi orang Israel di Eropa dan Palestina

Para pemimpin politik dunia mengakui bahwa siapa mengusai agama maka ia akan menguasai dunia (ini suatu sisi yang jelas bahwa pada dasarnya manusia percaya adanya Elohim Yanghidup, Pencipta manusia). Keduanya (bahkan para politikus sekuler) memakai agama sebagai dinamo politik mereka.

Jelas, Constantine bukanlah penguasa (emperor) pertama yang menggunakan agama untuk membangkitkan dukungan populer. (Nick Constable, Historical Atlas of Ancient Rome).
Sekarang Roma memakai doktrin ”Fatimah” (puteri Muhammad) sebagai Bunda Maria untuk memenangkan hati orang Muslim.
Itulah sebabnya Yahshua  berpesan: “Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu! (Mat 24:4)

Bukti bahwa Yahshua berbicara ini tentang datangnya Roh Kudus – dan bukan sosok manusia daging apapun – dapat dilihat dari ayat-ayat itu sendiri:
Pribadi Roh Kudus: (Yoh 14:16-17)

  • Penolong yang terus menerus – 24 jam seminggu, 360 hari setahun
  • Roh Kebenaran – Ia adalah Roh, dan Kebenaran adalah karakter-Nya; tidak akan pernah letih, tidak juga pernah salah
  • Tidak dapat dilihat dan dikenal oleh orang yang tidak percaya kepada Yahshua – mengaku dosa dan menerima Yahshua sebagai YAHWEH ialah kunci untuk mengenal Roh Kebenaran ini.
  • Tinggal di dalam hati setiap orang percaya (Kristen) – adalah bukti bahwa Ia adalah ROH dan bukan manusia daging.

Ajaran Roh Kudus: (Yoh 16:8-14)

  • Menginsyafkan dunia akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku. – Firman Elohim yang telah menjadi daging (Yoh 1), dan satu-satunya Jalan kepada Bapa Sorgawi (Yoh 14)
  • Menginsyafkan dunia akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak melihat Aku lagi;- ialah bukti Yahshua telah bangkit dan hanya ada Mesias palsu di bumi sekarang ini.
  • Menginsyafkan dunia akan penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum. (16:8-11).Setan telah hukum oleh kebangkitan-Nya (Yoh 12:31; Yes 42:1)
  • Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan, (13a). – Ajaran-Nya sesuai dengan ajaran Yahshua
  • Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang. (13b). Memberikan nubuatan-nubuatan tentang masa depan.
  • Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku. (14). Pemberitaan-Nya  sesuai dengan Injil.

Dari firman YAHWEH di atas jelas bahwa Paus dan Muhammad tidak sama sekali memenuhi kretaria di atas. Pengganti Yahshua di bumi adalah Roh Elohim yakni Roh Kudus, Ia tinggal di dalam setiap jiwa orang percaya, dan mengajar untuk memuliakan Yahshua Ha Mashiah.

Bacaan berkait:

Referensi:

 

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog
Iklan

Nabi seperti nabi Musa; nubuatan Ulangan 18


Seorang nabi dari tengah-tengahmu, dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku, akan dibangkitkan bagimu oleh YAHWEH, Elohimmu; dialah yang harus kamu dengarkan. … Orang yang tidak mendengarkan segala firman-Ku yang akan diucapkan nabi itu demi nama-Ku, dari padanya akan Kutuntut pertanggungjawaban. (Ul 18:15-19)

Seorang nabi YAHWEH akan datang, nubuatan berkata. Alkitab mencatat puluhan nabi telah datang sejak nabi Musa, namun siapakah sesungguhnya nabi yang dijanjikan YAHWEH ini, yang Ia katakan bahwa semua orang yang tidak mendengarkan firman yang dikatakan oleh nabi ini dari pada mereka akan dituntut-Nya? Pengajar-pengajar Islam mengklaim bahwa nabi seperti nabi Musa ini adalah Muhammad, seorang pemuda Arab yang lahir pada abad keenam AD atau AC, Ahli-ahli Alkitab mengklaim nabi seperti Musa adalah Yahshua Ha Mashiah. Siapakah yang akan dibenarkan oleh nabi seperti Musa ini? Dan siapakah yang akan dihakiminya (karena tidak mendengarkan firman nabi ini)? Kekekalan Sorga dan Neraka menanti kita!!

Artikel ini akan membawa Anda untuk meneliti untuk menemukan SIAPAKAH SESUNGGUHNYA “seorang nabi seperti nabi Musa,” menurut firman YAHWEH itu sendiri. Mari kita mulai penelitian kita, buka Alkitab Anda, baca melalui komputer. Saya berdoa: “Elohim Pencipta langit dan bumi dan segala isinya, kami minta Engkau menuntun kami untuk mengerti janji-Mu yang Engkau telah berikan melalui nabi-Mu, Musa. Buanglah selubung yang menutupi mata dan telinga rohani kami (2Kor 3:15), dan teranggilah mata rohani dan pikiran kami, dan berilah juga anugerah dan belas kasihan-Mu kepada kami untuk kami mampu mengerti rahasia firman-Mu yang besar dan suci ini. Terima kasih Elohim, Engkau telah mendengar doa kami dan mengabulkan permohonan kami. Hanya di dalan nama-Mu saja kami berdoa. Amin!”

Ayat inti penelitian kita, bacalah:
Seorang nabi dari tengah-tengahmu, dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku, akan dibangkitkan bagimu oleh YAHWEH, Elohimmu; dialah yang harus kamu dengarkan. Tepat seperti yang kamu minta dahulu kepada YAHWEH, Elohimmu, di gunung Horeb, pada hari perkumpulan, dengan berkata: Tidak mau aku mendengar lagi suara YAHWEH, Elohimku, dan api yang besar ini tidak mau aku melihatnya lagi, supaya jangan aku mati. Lalu berkatalah YAHWEH kepadaku: Apa yang dikatakan mereka itu baik; seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya. Orang yang tidak mendengarkan segala firman-Ku yang akan diucapkan nabi itu demi nama-Ku, dari padanya akan Kutuntut pertanggungjawaban. (Ul 18:15-19)
Siapakah seorang nabi seperti nabi Musa, yang akan dibangkikan YAHWEH pada nubuatan kitab Musa Ulangan 18 ini?

Dari kelima ayat di atas, kita bisa pelajari pesan tersebut melalui pertanya-pertanyaan di bawah ini:

I.      Siapakah yang berjanji untuk membangkitkan nabi seperti Musa?
II.    Kepada siapa janji ini diberikan?
III.  Seperti Musa itu seperti apa?
IV.   Ajaran apa yang dibawa oleh nabi seperti Musa ini?
V.     Tanda-tanda apa yang YAHWEH berikan kepada nabi pada nubuatan tersebut?
VI.   Apakah nabi seperti Musa ini melakukan segala yang disuruh Elohim-Nya?
VII. Apakah konsekuensinya jika orang tidak mau mendengarkan pesan nabi tersebut?

I. YAHWEH berjanji, bukan deiti lainnya, seorang nabi seperti Musa akan dibangkitkan-Nya“sama seperti aku, akan dibangkitkan bagimu oleh YAHWEH, Elohimmu (15) YAHWEH adalah El / Elohim / God (bahasa Indonesia: Allah/ Al Ilah) yang kekal. Kepribadian-Nya sempurna (sifat dan perkataan-Nya harmoni) dan tidak berubah selamanya. Bahwasanya Aku, YAHWEH, tidak berubah, dan kamu, bani Yakub, tidak akan lenyap. (Mal 3:6). Ayat ini penting untuk diigat, khususnya pada topik pembahasan ini. Ia menyatakan nama-Nya dan karakter-Nya dan sekaligus bersumpah bahwa bani Israel akan tetap ada selamanya.

II. Janji bangkitnya seorang nabi seperti Musa diberikan kepada bangsa Israel. Tepat seperti yang kamu [orang-orang Israel/ Ibrani] minta dahulu kepada YAHWEH, Elohimmu, di gunung Horeb, … Lalu berkatalah YAHWEH kepadaku: Apa yang dikatakan mereka itu baik; seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka (16-18a). Elohim mengingat permohonan bangsa-Nya di gunung Horeb, segera setelah keluar dari perbudakan Mesir, untuk memberikan mereka perantara (mediator) untuk hubungan komunikasi diantara Dia dan bangsa-Nya.

III. Nabi seperti nabi Musa.
seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini (18a) Banyak nabi Ibrani di dalam Perjanjian Lama. Yahshua dan rasul-rasul menubuatkan akan datangnya nabi-nabi palsu. INGAT!, pesan ini datang setelah terbentuknya “bangsa Israel” (keturunan Yakub; nama bangsa ini berasal dari nama barunya: Israel) dan bukan kepada anak Abraham Ishak ataupun Ismail (anak dari hamba Sarah, Hagar, wanita Mesir).

Kehidupan dan kenabian Musa sangatlah unik, sebagaimana setiap nabi Elohim adalah unik. Namun nabi Musa memiliki suatu keunikan yang tidak dimiliki oleh nabi-nabi Elohim lainnya.

1. Ketika Musa masih bayi, belum bisa jalan, pembantaian terhadap setiap bayi laki-laki Israel terjadi, atas perintah Firaun. Bayi perempuan Israel boleh tetap hidup (Kel 1:22,16). Film klasik “The Ten Commandments” menyatakan dengan sangat jelas alasan utama Firaun membinasakan semua bayi laki-laki Israel oleh karena adanya berita nubuatan: “Pembebas Israel akan dibangkitkan,” agar genaplah firman-Nya kepada Abraham pada Kej 15:13. Ishak lahir sampai bangsa Israel keluar dari Mesir ialah 400 tahun. (Kis 7:6).

Yashua. Herodes, raja Romawi yang memerintah Israel memerintahkan membantai seluruh bayi laki Israel yang berusia dua tahun kebawah di Betlehem dan sekitarnya, oleh karena masa penggenapan nubuatan para nabi: “Lahirnya seorang Mesias/ penyelamat Israel di Betlehem.” (Mat 2:3-6,16)

2. YAHWEH Yang Mahatahu/ Omnisience, di dalam hikmat dan kebijaksanaan-Nya,  telah menyuruh hamba-Nya untuk menulis kalimat penutup dari kitab Ulangan (sebab Ia tahu bahwa akan datang di waktu-watu kemudian seorang yang akan mengklaim dirinya sebagai nabi yang Ia telah janjikan kepada Musa (Ul 18:15-18) sehingga jika mungkin akan menyesatkan banyak bangsa) dengan kalimat pernyataan “SEPERTI MUSA.”

a. Seperti Musa yang dikenal YAHWEH dengan berhadapan muka, tidak ada lagi nabi yang bangkit di antara orang Israel, (Ul 34:10). Berhadap-hadapan Aku berbicara dengan dia, terus terang, bukan dengan teka-teki, dan ia memandang rupa YAHWEH. (Bil 12:8). Elohim berbicara langsung kepada Musa sepanjang kenabiannya, 40 tahun. Dari semak yang menyala di Median (pengutusan) sampai  di gunung Nebo Yordania (kematian) (Ul 34:1-5).
b. dalam hal segala tanda dan mujizat, yang dilakukannya atas perintah YAHWEH di tanah Mesir … (11), bangsa Mesir yang memperbudak dan menekan Israel.
c. dan dalam hal segala perbuatan kekuasaan dan segala kedahsyatan yang besar yang dilakukan Musa di depan seluruh orang Israel. (Ul 34:12). Laut Merah terbelah, dengan pukulan tongkatnya, air keluar dari batu karang; mana (roti dari langit) turun selama hampir 40 tahun, bumi terbelah dan api turun dari langit menelan dan membakar semua musuh-nya. (Bil 16:23-35)

Yahshua. Ketika orang-orang itu melihat mujizat yang telah diadakan-Nya, mereka berkata: “Dia ini adalah benar-benar nabi yang akan datang ke dalam dunia.” (Yoh 6:14). Yang orang Israel ini maksudkan adalah nubuatan pada Ulangan18:15-19

a. Ia ada bersama-sama Bapa Sorgawi, YAHWEH, sebelum Yahshua datang ke bumi dan setelah Ia terangkat ke Sorga. Aku dan Bapa adalah satu.” (Yoh 10:30) dan Yoh 17:11. Berfirmanlah Elohim: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita,…” (Kej 1:26)
b. Kelahiran dan kematian mempengaruhi kondisi cakrawala. Tiga orang dari Timur dituntun oleh bintang untuk menemukan tempat kelahiran-Nya. Kematian-Nya membuat para tentara Romawi dan orang asing lainnya melihat (dan mengakui bahwa Ia adalah Anak Elohim) melalui gempa bumi, gelap gulita dan orang-orang kudus bangkit dari kubur mereka saat itu juga. (Mat 27:51-54; Mark 15:39)
c. Kekuasaan dan mujizat-Nya dihadapan bangsa Israel. Contoh: Lima potong roti dan dua ikan  cukup untuk 5000 (lima ribu) pria (belum termasuk wanita dan anak-anak; bahkan tersisa 12 bakul (Mat 14:20-21); Taufan dan ombak menurut perintah-Nya (Mark 4:37-41); Pria yang sudah 4 hari mati, dibangkitkan-Nya (Yoh 11:17. 43-45)

3. Musa adalah pengantara antara YAHWEH dengan bangsa Israel (Kis 7:38).
Yahshua. Karena Elohim itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Elohim dan manusia, yaitu manusia Mashiah Yahshua, (1Tim 2:5; juga Ibr 7:25; 8:6)
Aku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia Aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab mereka adalah milik-Mu. Dan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka; (Yoh 17:9,20)

4. Musa adalah satu-satunya nabi yang secara jelas bersedia mati dengan tujuan bangsanya diselamatkan. Tetapi sekarang, kiranya Engkau mengampuni dosa mereka itu–dan jika tidak, hapuskanlah kiranya namaku dari dalam kitab yang telah Kautulis.” (Kel 32:32). Banyak sekali pemimpin yang menyuruh orang lain mati untuk Elohim atau apa yang mereka percayai sebagai kebenaran, namun yang menyerahkan dirinya sendiri, seperti yang  Musa lakukan ini, bukan sekedar mati untuk Elohimnya saja (ini juga banyak), tapi menggantikan dirinya sendiri untuk dosa bangsanya adalah suatu pertanyaan besar.

Yahshua. Bapa mengasihi Aku, oleh karena Aku memberikan nyawa-Ku untuk menerimanya kembali. Tidak seorangpun mengambilnya dari pada-Ku, melainkan Aku memberikannya menurut kehendak-Ku sendiri. Aku berkuasa memberikannya dan berkuasa mengambilnya kembali. Inilah tugas yang Kuterima dari Bapa-Ku.” (Yoh 10:17-18). Rasul Paulus menulisnya: Akan tetapi Elohim menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Ha Mashiah telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.  (Rom 5:8)

Kotbah Petrus di Bait Elohim kepada penduduk Yerusalem tentang Yahshua: Bukankah telah dikatakan Musa: YAHWEH Elohim akan membangkitkan bagimu seorang nabi dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku: Dengarkanlah dia dalam segala sesuatu yang akan dikatakannya kepadamu. (Kis 3:22)

Untuk poin III, Muhammad sendiri mengakui bahwa ia tidak sama seperti nabi Musa. Ia tidak membuat mujizat. Surah 28:48a tertulis: But (now), when the Truth has come to them from Ourselves, they say, “Why are not (Signs) sent to him, like those which were sent to Moses?” (Yusuf Ali).
But when the truth came to them from Us, they said: “Why is he not given the like of what was given to Moses?” (Ahmed Ali).

IV. Tugas dan ajaran utama nabi Musa
a. Membebaskan umat Israel dari perbudakan dengan tujuan mereka menyembah dan melayani YAHWEH saja (Kel 3:10; 8:1,20; Ul 28)
b. Mengajar mereka untuk melakukan 10 Perintah YAHWEH (Kel 20:1-17). b1. Beribadah hanya kepada YAHWEH dan mengingat serta menguduskan hari Sabat-Nya (Perintah 1-4). b2. Mengasihi sesama bangsa mereka sendiri  (Perintah 5-10).

Yahshua. Misi premier: Jawab Yahshua: “Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.” (Mat 15:24). Misi sekunder: Ada lagi pada-Ku domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini; domba-domba itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suara-Ku dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala. (Yoh 10:16). Ini tepat sama dengan tujuan Abraham dipanggil: untuk juga menjadi berkat bagi semua bangsa. And in thy seed [singular/  tunggal] shall all the nations of the earth be blessed; because thou hast obeyed my voice. (Kej 22:18 KJV)

Ia memproklamasikan 10 Perintah YAHWEH, ketika ditanya: “Hukum manakah yang paling utama?” Jawab Yahshua: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, YAHWEH Elohim kita, YAHWEH itu esa. Kasihilah YAHWEH, Elohimmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu. Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini.” (Mark 12:28-31)

V. Tanda-tanda dari YAHWEH untuk nabi seperti Musa
a. Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya. (18)
b. dialah yang harus kamu dengarkan. (15)

Yahshua menggenapi dua persyaratan ini (menerima dan melakukan) dengan sempurna.
Mulut-Nya mengajar firman YAHWEH yang sama, tidak bertolak belakang! Mark 12:29-30 di atas paralel dengan: Dengarlah, hai orang Israel: YAHWEH itu Elohim kita, YAHWEH itu esa! Kasihilah YAHWEH, Elohimmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu. (Ul 6:4-5). Ia menyatakan: Sebab Aku berkata-kata bukan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang mengutus Aku, Dialah yang memerintahkan Aku untuk mengatakan apa yang harus Aku katakan dan Aku sampaikan. Dan Aku tahu, bahwa perintah-Nya itu adalah hidup yang kekal. Jadi apa yang Aku katakan, Aku menyampaikannya sebagaimana yang difirmankan oleh Bapa kepada-Ku.” (Yoh 12:49-50)

YAHWEH menkonfermasikan perintah-Nya “dialah yang harus kamu dengarkan” (dari Ul 18) kepada murid-murid Yahshua: Dan tiba-tiba sedang ia berkata-kata turunlah awan yang terang menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara yang berkata: “Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia.(Mat 17:5). Semua terjemahan Inggris dan juga IBIS menulis: “This is My beloved Son.” Rasul Petrus meneguhkan peristiwa dalam Injil Matius ini (2Pet 1:17-18).

VI. Yahshua atau Muhammad yang telah mengatakan (dan mengajar) segala perintah YAHWEH? Jawaban yang benar dan pasti ialah Yahshua! Doa-Nya yang terakhir di taman Getsemani, sehari sebelum Ia menyerahkan nyawa-Nya: Aku telah mempermuliakan Engkau di bumi dengan jalan menyelesaikan pekerjaan yang Engkau berikan kepada-Ku untuk melakukannya. (Yoh 17:4). The mission was accomplished!

Bagaimana dengan Muhammad? Alkuran dan ratusan Hadis telah mencatatnya, silahkan baca sendiri di sini. Isi link diluar tanggung jawab saya. Hidupnya dan ajaranya tidak sesuai firman YAHWEH, yakni Alkitab.

VII. Konsekuensi bagi orang yang menolak firman yang diajarkan oleh nabi ini. Orang yang tidak mendengarkan segala firman-Ku yang akan diucapkan nabi itu demi nama-Ku, dari padanya akan Kutuntut pertanggungjawaban (19).

Yahshua berkata hal yang sama:
Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan, … barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Elohim. (Yoh 3:14-18). Peringatan sejenis juga tertulis pada Mat 10:14-15; 11:20-23; Luk 12:47: Ibr 10:29. Di sini Yahshua bahkan menunjukan diri-Nya sebagai Hakim dan Elohim: “jika kalian tidak percaya kepada perkataan-Ku, kamu telah berada di bawah hukuman!”

VIII. Peringatan akan datangnya nabi-nabi palsu. Firman-Nya melalui Musa: Tetapi seorang nabi, yang terlalu berani untuk mengucapkan demi nama-Ku perkataan yang tidak Kuperintahkan untuk dikatakan olehnya, atau yang berkata demi nama elohim lain, nabi itu harus mati. Jika sekiranya kamu berkata dalam hatimu: Bagaimanakah kami mengetahui perkataan yang tidak difirmankan YAHWEH? — apabila seorang nabi berkata demi nama YAHWEH dan perkataannya itu tidak terjadi dan tidak sampai, maka itulah perkataan yang tidak difirmankan YAHWEH; dengan terlalu berani nabi itu telah mengatakannya, maka janganlah gentar kepadanya.” (Ul 18:20-22). Perhatikan, bahwa ayat ini adalah bagian dari Janji akan datangnya SEORANG NABI  SEPERTI MUSA!! Yahshua dan Muhammad telah mengklaim “Nabi seperti Musa,” Yahshua bahkan mengklaim diri-Nya adalah Elohim (Aku dan BAPA adalah satu, sebelum Abraham ada Aku telah ada, menyebut diri-Nya sendiri: I AM (YHWH). Akibat dari klaim mereka:

  • Yahshua terbunuh di salib, tapi dihidupkan kembali; namun sebaliknya,
  • Muhammad tetap terkubur sampai sekarang, meninggal dunia karena makanan beracun yang dihidangkan untuk mengetes kenabiannya.

Firman-Nya melalui Yahshua:

  • “Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas. (Mat 7:15)
  • Banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang. (Mat 24:11)

Yahshua mengklaim nubuatan Musa:

Sebab jikalau kamu percaya kepada Musa, tentu kamu akan percaya juga kepada-Ku, sebab ia telah menulis tentang Aku. Tetapi jikalau kamu tidak percaya akan apa yang ditulisnya, bagaimanakah kamu akan percaya akan apa yang Kukatakan?” (Yoh 5:46-47)

Anda bebas memilih siapa yang Anda ingin ikuti, Yahshua ( Yeshua / Yesus / Isa) atau Muhammad. Namun ingat, bahwa pada Hari Pengadilan, Anda sendiri juga yang harus mempertanggungkan keputusan Anda tersebut; bukan pemimpin agama Anda, bukan orang tua Anda, dan bukan juga tetangga Anda, bukan siapapapun juga, kecuali Anda sendiri!

Bacaan berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Mengapa orang Kristen tidak mengikuti ajaran nabi Muhammad? Updated 3/2/2015


Ajarilah aku, maka aku akan diam; dan tunjukkan kepadaku dalam hal apa aku tersesat. Alangkah kokohnya kata-kata yang jujur! Tetapi apakah maksud celaan dari pihakmu itu? (Ayub 6:24-25)

Seorang murid nabi Muhammad menulis: Baik awak rujuk dahulu sejarah bagaimana paderi2 telah menyeleweng agama yang anda anuti sekarang ini.

Artikel ini adalah sebuah jawaban dari celaan di atas.

Banyak orang Muslim bertanya kepada orang Kristen petanyaan seperti judul di atas. Semakin orang Muslim menekuni ajaran Islam, pertanyaan ”mengapa orang-orang Kristen tidak mau mengikuti ajaran nabi Muhammad SAW?” semakin mengganggu pikiran mereka.Tidak sedikit orang Muslim yang yakin bahwa ajaran Kristen adalah ajaran sesat, sebab meraka yakin bahwa Alkitab telah dirubah isinya, ini yang menyebabkan orang-orang Kristen di negara-negara Islam teraniaya setiap saat, anehnya (untuk orang Muslim) orang Kristen tetap tidak mau melepaskan imannya dan berpindah ke Islam. Fenomena ’aneh’ ini menambah besar pertanyaan tersebut  di dalam pikiran para pengikut ajaran nabi Muhammad, yakni faham Islam. Dan pertanyaan yang telah besar ini akan menjadi semakin bertambah besar ketika orang-orang Muslim mendapatkan seorang Kristen (murid Yahshua ) tidak mau melepaskan iman Kristianinya dan menjadi pengikut ajaran nabi Muhammad sekalipun dengan ancaman mati, sebaliknyanya, jutaan besar orang Muslim (banyak diantaranya adalah para imam dan guru Alkuran) berpindah menjadi Kristen setiap tahunnya. ”Mengapa,…ya, mengapa orang Kristen tidak mau  mengikuti ajaran nabi Muhammad??” Demikian banyak orang Muslim bertanya-tanya di dalam pikiran mereka.

Bagi pembaca yang bukan seorang Muslim sejati, terlebih lagi tidak mengerti ajaran Islam,  dapat saja berpikir dan berkata: ”Mengapa orang Muslim harus pusing dan memikirkan orang-orang Kristen yang tidak mau mengikuti ajaran nabi Muhammad?” Bukankah masing-masing sudah punya kepercayaannya sendiri?”
Pemikiran seperti ini tentunya dapat dimengerti dan diterima oleh orang-orang yang bukan pengatut faham Islam, tetapi tidak dapat diterima oleh para Muslim fundamentalist.   Mengapa itu tidak diterima, ini beberapa alasan dasarnya:

Dalam paham Islam, orang-orang Muslim telah diajar dan percaya bahwa (baca Alkuran on line):

  • Nabi Muhammad SAW (570-632 AD) adalah nabi terakhir dan harus didengarkan, konsekuensinya ialah ajaran Muhammad saja yang paling sempurna dan karenanya patut diikuti (sura/ s. 61:6). Sebaliknya ia menyatakan bahwa ajaran Alkitab adalah agama yang salah (s. 98:1) namun memakai Alkitab sebagai kitab nubuatan untuk mengklaim kedatangannya (s. 26:196).
  • ALLAH, deiti yang disembah nabi Muhammad adalah  Elohe (kata Ibrani untuk God dalam bentuk singular) Pencipta alam semesta dan penguasa segala sesuatu, tidak ada Ilah (bahasa Arab untuk God/ Elohim) kecuali ALLAH (Sura 3:191; 6:61-62; 5:73).
  • Alkuran yang diturunkan ALLAH kepada nabi Muhammad melalui malaikat – yang mengaku sebagai – Gabriel adalah tanpa kesalahan sebab ALLAH sendiri yang menjagainya. Dan merupakan pewahyuan terakhir (sura 10:64; 6:34; 10:37 dan 46:11; 5:15), perintah mengikuti Alkitab berubah menjadi mengikuti Alkuran, atau jika tidak mau maka pengikut ajaran Alkitab ini harus bayar pajak kepada pengikut ALLAH (s. 98:1).
  • Kota Mekka adalah tempat ibadah pertama dan Kaaba dibangun oleh Abraham dan Ismael (Sura 3:96). Penemuan geologi terbaru ternyata Mekka yang tertulis di Kuran adalah Petra (Yordania), dan Mekka baru terdaftar dalam sejarah 122 tahun setelah Islam lahir.

Melalui empat contoh ajaran utama di atas, pembaca yang ‘bukan-Muslim sejati’ diharapkan telah dapat mengerti lebih baik alasan pemikiran para Muslim fundamentalist mempertanyakan  pertanyaan: “mengapa orang Kristen tidak mengikuti ajaran Muhammad.”

Artikel ini mencoba menolong orang-orang Muslim menemukan jawaban dari pertanyaan di atas. Ada banyak alasan”mengapa orang Kristen tidak mengikuti ajaran Muhammad”, untuk singkatnya saya daftarkan 4 alasan, dan pembaca Kristen, termasuk bukan-orang Kristen tentunya “Welcome untuk menambahinya atau mengkomentarinya!”

Alasan-alasan orang Kristen tidak mengikuti ajaran nabi Muhammad dilihat dari kebenaran Alkitab, firman Elohim.
1. Muhammad tidak mengetahui nama Elohim Pencipta langit dan bumi yang sebenarnya.

  • For thou art our Father, though Abraham knew us not and Israel did not acknowledege us; thou, O LORD (YAHWEH), art our Father, and our Saviour; thy name is from everlasting (Isa 63:16; Lamsa Bible).Baca on line: http://www.lamsabible.com/
  • For You are our Father, though Aḇraham does not know us, and Yisra’ĕl does not recognise us. You, O יהוה (YHWH) , are our Father, our Redeemer – Your Name is from of old. (Isa 63:16; The Scriptures Bible)

Ini di atas adalah perkataan bangsa Israel (pada akhir abad ke 6 BC) setelah Abraham dan Israel (Yakob) meninggal dunia.

Orang Kristen (baik Yahudi maupun bukan Yahudi) mengenal Pencipta alam semesta dan segala isinya dengan nama YAHWEH (diterjemahkan dalam Alkitab bahasa Indonesia sebagai TUHAN / Tuhan); seperti ada tertulis: Mazmur Daud. YAHWEH-lah yang empunya bumi serta segala isinya, dan dunia serta yang diam di dalamnya. Sebab Dialah yang mendasarkannya di atas lautan dan menegakkannya di atas sungai-sungai. (Maz 24:1-2).

Elohim (kata Ibrani untuk God bentuk tunggal yang juga mengandung pengertian jamak) berfirman di Alkitab, baik Perjanjian Lama (PL) dan Perjanjian Baru (PB), memperkenalkan diri-Nya sendiri dengan nama YAHWEH, nama-Nya tidak berubah.

Bandingkan dengan Sura 3:191; 6:61-62; 5:73

Kata ”nama-Ku” terdapat 124 kali di dalam Alkitab Indonesia Terjemahan Baru (ITB); 94 kali di PL dan 30 kali di PB (perkataan Yahweh Yahshua dan termasuk satu kutipan ayat dari PL)
Dan Elohim sangat serius dengan nama-Nya, sehingga Ia berkata ”Jika kamu tidak mendengarkan, dan jika kamu tidak memberi perhatian untuk menghormati nama-Ku, firman YAWHWEH semesta alam, maka Aku akan mengirimkan kutuk ke antaramu dan akan membuat berkat-berkatmu menjadi kutuk … ” (Mal 2:2)

Untuk di ingat, nubuatan nabi Yesaya pada pasal  52 tentang lahirnya kembali bangsa Israel sebagai sebuah negara adalah suatu penggenapan janji YAHWEH kepada Israel sebagai TANDA untuk semua bangsa (10) dan khususnya untuk bangsa Israel sendiri AGAR semua mahluk TAHU siapa NAMA-Nya (6). Elohim Israel ini jugalah yang telah menyatakan diri-Nya kepada bangsa-bangsa di dunia (yang dikenal sebagai orang-orang Kristen bukan-Israel) untuk tujuan penyelamatan dari hukuman dosa (Yes 65:1; Roma 5:8; Yoh 1:9-14).

Kata ”ALLAH” dipakai secara internasional dalam dunia sekuler sebagai God (kata jabatan) merefer dari Alkitab berbahasa Arab, Indonesia dan Melayu: Allah. Gereja Roma Katolik di Malaysia naik banding di pengadilan tinggi Malaysia dengan alasan bahwa kata ”ALLAH/ Allah sudah dipakai sebelum agama Islam lahir. Tidak bisa disangkal bahwa memang a. kata “ALLAH” tersebut telah ada sebelum nabi Muhammad lahir dan b. Kekristenan telah dikenal di Arab Paninsula. Sejak abad pertama AD murid-murid Yahshua telah menyebar ke negara-negara tetangga; Markus ke Mesir, Thomas ke India. Syria dan Yordan adalah negara-negara tempat pelarian pengikut-pengikut Yahshua abad pertama ketika kelompok agama Yahudi Farisi menganiaya mereka. Abad kedua dan ketiga, daerah-daerah pantai Mediterania termasuk barat Arab Saudi berada di bawah kekuasaan Roma.

2. Nabi Muhammad tidak tahu karakter Elohim yang tertulis di Alkitab
Sebab Aku ini Raja yang besar, firman YAHWEH semesta alam, dan nama-Ku ditakuti di antara bangsa-bangsa.”  (Mal 1:14)

  • Di tanah Kanaan; Filistin, Moab, Edom (Kel 15_12-16)
  • Raja Babilonia: Elahh (bahasa bangsa Kasdim untuk Elohe/ God) yang mengatasi segala elahh (god) dan Yang berkuasa atas segala raja, dan Yang menyingkapkan rahasia-rahasia” (Dan 2:47; baca juga Dan 3.28-29)
  • Raja Medi-Parsi: “… sebab Dialah Elahh yang hidup, yang kekal untuk selama-lamanya; pemerintahan-Nya tidak akan binasa dan kekuasaan-Nya tidak akan berakhir.”  (Dan 6:27)
  • Dan di seluruh bumi; nubuatan akhir jaman (Wah 6:12-17)

Karakter-Nya yang maha pengasih dan maha penyayang tidak pernah bertentangan dengan karakter-Nya yang maha kudus, contoh:

  • Ia tidak bisa membela atau membenarkan umat-Nya yang  melanggar hukum dan perintah-Nya, hanya karena pelanggar tersebut adalah umat pilihan-Nya. Dosa adalah dosa – tidak ada dosa putih atau hitam di dalam Alkitab – dan upah dosa adalah kematian. Kematian Yahshua di kayu salib adalah pertemuan sempurna dari kedua karakter tersebut. Sebaliknya Alkuran mengajar tindakan menipu dan kejahatan lainnya bahkan membunuh ’orang kafir’ (panggilan dari para Muslim untuk setiap orang yang berfaham bukan Islam) bisa dibenarkan jika itu dilakukan untuk keuntungan ALLAH.
  • Karena dua kombinasi karakter tersebut Ia memberikan Putra-Nya, Yahshua Ha Mashiah, untuk menjadi korban penebusan dosa-dosa manusia di kayu salib.

3. Nabi Muhammad tidak tahu bahwa hukum, perintah dan janji YAWHEH itu kekal.
Jaminan kesetian Dia atas firman-Nya sendiri:

  • Elohim bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta bukan anak manusia, sehingga Ia menyesal. Masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya, atau berbicara dan tidak menepatinya? (Bil 23:19)
  • Yahshua:Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi. (Mat 5:17-18)
  • Yahshua: ”Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.  (Mar 13:31; Mat 24:35 )

Beberapa contoh ketidak mengertian dan ketidak tahuan Muhammad akan sifat YAHWEH di atas:

  • Muhammad menetapkan hari Jumat sebagai hari suci, sementara ia sendiri mengutuki orang Yahudi dan Kristen yang tidak setiap pada Hukum Sabat (s. 4:47). Ia tidak sadar bahwa Hukum Sabat ini berlaku bagi siapa saja yang mengaku dirinya beribadah kepada YAHWEH, Pencipta langit dan bumi. Hari Sabat-Nya ini berawal dari kekekalan sampai pada kekekalan, berlaku selamanya (Kej 3:1-3; Yes 66:22-23). Di sini kita bisa bertanya: “Siapakah sebenarnya Allah-Nya Muhammad?” Yeshua berkata: “Pohon dikenal dari buahnya!”
  • Muhammad salah mengerti Trinitas Kristianiti (Bapa, Putra dan Roh Kudus). Ia berpikir bahwa Maria adalah satu dari Trinitas Elohim. Ia tidak  bisa membedakan antara ajaran Roma Katolik dan Kristianiti yang Injili. Ia memanggil orang Kristen sebagai ”orang tidak percaya” (5:73), namun seluruh Alkitab menulis dengan jelas keharmonisan di antara ketiga Pribadi tersebut. Kata Elohim (God) adalah kata tunggal (dari kata Ibrani: ehat) yang dapat bermakna jamak (Kej 1:26; Yes 63:10-14 Mat 3:16-17; Yoh 1:1; 14:9-11,16-17)
  • Muhammad  memerintahkan kepada pengikutnya untuk membenci orang Israel dan Kristen pada khususnya (s. 5:51; 59:17; 8:39) dan semua kepercayaan lain dan tidak beragama pada umumnya (3:118; 8: 59-60; 9:123). Fakta ialah Elohim mengasihi setiap orang, bahkan Ia tidak ingin orang jahat sekalipun masuk Neraka, Ia ingin mereka juga diselamatkan dari kesesatan mereka. Firman YAHWEH yang tidak berubah telah mengajar umat-Nya: ”Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri” (Mat 22:39; Mark 12:31) pada awal abad pertama AD. Tepatnya itu sudah tertulis sejak 1450 BC melalui jari-jari-Nya sendiri pada dua loh batu (Sepuluh Perintah). Roma 13:9; Gal 5:14. Lebih dari itu Dia telah menetapkan untuk umat-Nya (Israel pada saat itu) suatu peraturan – yang sekarang menjadi asas hukum Hak Asasi Manusia -, yaitu : ”Jangan menindas orang asing, kasihilah dia seperti dirimu sendiri” (Kel 22:31; 23:9,12; Imam 19:34). Inilah sebabnya mengapa orang-orang Muslim yang tinggal di negara-negara yang hukumnya berdasarkan ajaran Kristen dan di negara Israel dapat hidup aman bahkan mendapat perlindungan hukum dan sosial. Perkataan Muhammad dalam surah 5:82 (orang tidak percaya disini  adalah orang Kristen, lihat s. 5:73a) adalah tidak benar, di sini ia mengajar kebencian dan kebohongan. Dalam Tabari 8:121, kebenciannya pada orang asing  jelas sekali, tertulis bahwa kepercayaan  di luar agama Islam terlarang di Dataran Arab,  khususnya  kepercayaan Yahudi. Janganlah heran jika ajaran Islam tidak disukai oleh penduduk dunia, sebab itu suatu pelanggaran HAM Internasional.
  • Israel telah dipilih YAHWEH sebagai umat-Nya, dan Ia berjanji untuk ada di pihak Israel (Yes 41:10-17), dan Ia tidak malu untuk memperkenal diri-Nya sendiri sebagai ”Elohim Abraham, Elohim Ishak dan Elohim Israel (nama Yakob yang baru” bahkan pada bumi yang baru (langit dan bumi yang sekarang ada akan hancur) akan terdapat sebuah kota Yerusalem yang baru pada tembok-temboknya akan tertulis nama kedua belas suku Israel. (Wah 21:12).

4. Nabi Muhammad tidak diberikan pengertian oleh Elohim untuk mengerti isi Alkitab.
Maka bagimu penglihatan dari semuanya itu seperti isi sebuah kitab yang termeterai, apabila itu diberikan kepada orang yang tahu membaca dengan mengatakan: “Baiklah baca ini,” maka ia akan menjawab: Aku tidak dapat, sebab kitab itu termeterai“; (Yes  29:11)

Orang Muslim sering kali menuduh bahwa Alkitab sudah dirubah dan dikorupsi,  mengapa? Sebab ada cerita-cerita untuk tokoh yang sama di Alkitab tidak sama ceritanya dengan di Alkuran. Namun malangnya logika atau argumentasi orang Muslim ini tidak didukung dengan catatan-catatan sejarah dan bukti-bukti arkiologi sebelum abad keenam Setelah Masehi; Islam lahir awal abad keenam.

Mengapa mengikuti ajaran Yahshua, dan bukan ajaran Muhammad? Banyak alasannya, beberapa diantaranya ialah:

  • Orang Kristen mengikuti ajaran Yahshua sebab Alkitab menulis bahwa Ia manusia yang sempurna (tidak pernah berdosa), Putra Elohim (Mat 16-17; 26:63-65), Penyelamat manusia dari dosa-dosanya (Yes 53, Roma 5:8), Hakim di akhir jaman (Yoh 3:18-19), dan Raja Yang Kekal (Yes 9:5; Yer 10:10; Dan 7:14). Sebaliknya Muhammad hanya manusia biasa (s. 18:110) dan seorang nabi bagi ALLAH (dalam arti “Allahnya Muhamad”), bukan nabi bagi Elohim Abraham, Elohim Ishak dan Elohim Israel, yakni YAHWEH (s. 48:8-9).
  • Kehidupan Yahshua sudah dinubuatkan dalam kitab-kitab nabi dan Mazmur (Luk 24:44), bahkan termasuk: penderitaan, siksaan, dan bagaimana Ia akan mati.  Sebaliknya Muhammad tidak dikenal sama sekali di Alkitab. Titel nabinya tidak menolong dia mengenal pribadi Yahshua yang dinubuatkan oleh banyak nabi-nabi Alkitab (s. 9:30; 5:17; 4:157)
  • Muhammad berkata: Abraham was not a Jew nor yet a Christian; but he was a true Muslim, surrendered to Allah (which is Islam), and he joined not gods with Allah.”  (sura 3:67). Tapi YAHWEH telah berfirman 1000 tahun sebelum Muhammad lahir: “Tetapi engkau, hai Israel, hamba-Ku, hai Yakub, yang telah Kupilih, keturunan Abraham (the seed of Abraham My friend; KJV), yang Kukasihi; engkau yang telah Kuambil dari ujung-ujung bumi dan yang telah Kupanggil dari penjuru-penjurunya, Aku berkata kepadamu: “Engkau hamba-Ku, Aku telah memilih engkau dan tidak menolak engkau”; (Yes 41:8-9)
  • Muhammad berkata bahwa Abraham dan Ismail (anak dari Hagar) membangun Kabah bersama (s. 2:127). Alkitab dengan terperinci menulis sejak Abraham (Abram nama sebelumnya) dipilih YAHWEH sampai matinya ia tidak pernah ke Saudi Arabia, terlebih lagi ke Mekkah. Ia membangun banyak mesbah dan tidak satupun bait, itupun semua berada di tanah Kanaan (Kej 12-25).
  • Yahshua tidak pernah berkata atau menjanjikan bahwa Alkitab akan disempurnakan setelah Ia naik ke sorga, apalagi memerintahkan murid-murid-Nya untuk mengikuti ajaran Alkuran (seperti yang diklaim oleh nabi Muhammad sebagai kitab terakhir atau revisi dari Alkitab seperti tertulis pada sura-sura Alkuran di atas). Kitab Wahyu adalah penutup dari firman Elohim yang tertulis dan telah dimateraikan oleh sumpah-Nya sendiri, terbaca: Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: “Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Elohim akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini. (Wah  22:18) dan  di tutup dengan kalimat: Ia yang memberi kesaksian tentang semuanya ini, berfirman: “Ya, Aku datang segera!” Amin, datanglah, Yahweh Yahshua! Kasih karunia Yahweh Yahshua menyertai kamu sekalian! Amin. (20-21). Tidak ada penambahan dan juga tidak ada pengurangan, Yahshua Ha Mashiah berkata demikian. Bandingkan dengan: sura 10:64; 6:34; 10:37 dan 46:11; 5:15).

Perhatian: Yang menolak ajaran Alkitab akanlah menerima hukuman neraka yang mengerikan, Anda bisa bayangkan betapa lebih mengerikan lagi hukuman bagi mereka yang menyesatkan banyak orang dengan cara menambah dan mengurangi Firman-Nya, Yeshua berkata: “Terlebih baik orang sedemikian tidak usah lahir!” 

Klaim bahwa Alkuran diturunkan melalui malaikat Gabriel kepada nabi Muhammad semakin diragukan oleh banyak ahli  sejarah. Para peneliti Alkuran menggolongkan Alkuran (dalam bentuk kitab, seperti sekarang ini) sebagai produk setelah abad ke tujuh: Ayat-ayat Alkuran tidak dinyatakan kepada seorang manusia, tetapi penyempurnaan  dari redaksi-redaksi yang kemudian dan terbitan yang diformulakan oleh sebuah kelompok orang, lebih dari beberapa tahun. Alkuran yang kita baca saat ini bukanlah yang pernah ada pada pertengahan abad ketujuh, tetapi sebuah produksi dari abad delapan dan sembilan. Itu bukan dilahirkan di Mekka atau Medina, tetapi di Baghdad,” demikian kesimpulan mereka.

Seorang martir Yahshua dihadapkan dengan ancaman mati karena iman Kristennya ditanya: ”Mengapa kamu tidak menyangkal Yahshuamu dan tetap hidup?” Ia menjawab dengan lembut: “Sepanjang hidup saya Yahshua tidak pernah mengecewakan saya satu kalipun juga, bagaimana mungkin saya mengecewakan dan menolak Dia!?”

Masih ragu tentang kebenaran Alkitab dan ke-elohiman Yahshua Ha Mashiah? Tanyakan langsung kepada-Nya! Dia akan menjawab Anda, sebab Ia hidup dan berkuasa.

Kata Yahshua kepada mereka: “Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu: Aku telah berfirman: Kamu adalah elohim? Jikalau mereka, kepada siapa firman itu disampaikan, disebut elohim–sedang Kitab Suci tidak dapat dibatalkan–, masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Elohim! Karena Aku telah berkata: Aku Putra Elohim? Jikalau Aku tidak melakukan pekerjaan-pekerjaan Bapa-Ku, janganlah percaya kepada-Ku, tetapi jikalau Aku melakukannya dan kamu tidak mau percaya kepada-Ku, percayalah akan pekerjaan-pekerjaan itu, supaya kamu boleh mengetahui dan mengerti, bahwa Bapa di dalam Aku dan Aku di dalam Bapa.” (Yoh 10:34-38)

Dan Yahshua menjawab mereka: “Pergilah, dan katakanlah … apa yang kamu lihat dan kamu dengar: Orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik.  (Luk 7:22). Ia mengingatkan Yohanes Pembaptis tentang janji YAHWEH melalui nabi Musa, bahwa DIA akan membangkitkan seorang nabi seperti Musa, nabi yang penuh dengan kuasa dan tanda-tanda ajaib (Ulangan 18:15-19).

Ada waktunya bahwa setiap dusta dan tuduhan akan berakhir dan dibawa ke meja pengadilan Yahshua Ha Mashiah. Pengampunan masih tersedia bagi mereka yang bertobat dan kembali pada jalan-jalan-Nya. Penyesalan setelah kematian membawa duka yang kekal.

Siapa mengatakan kebenaran, menyatakan apa yang adil, tetapi saksi dusta menyatakan tipu daya. Ada orang yang lancang mulutnya seperti tikaman pedang, tetapi lidah orang bijak mendatangkan kesembuhan. Bibir yang mengatakan kebenaran tetap untuk selama-lamanya, tetapi lidah dusta hanya untuk sekejap mata. (Amsal 12:17-19)

Referensi:

Bacaan berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Percakapan Adonai Yahshua & umat-Nya tentang Sabat


ku rindu kepada keselamatan dari pada-Mu, ya YAHWEH, dan Taurat-Mu menjadi kesukaanku. Biarlah jiwaku hidup, supaya memuji-muji Engkau, dan biarlah hukum-hukum-Mu menolong aku. Aku sesat seperti domba yang hilang, carilah hamba-Mu ini, sebab perintah-perintah-Mu tidak kulupakan.  (Maz 119:174-6)

Ini adalah suatu artikel dalam bentuk tanya-jawab antara Adonai dan umat-Nya tentang Perintah Keempat, Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat (Kel 20:8). Suatu karya tulis yang sangat menarik untuk dibaca, penulisnya mengkaitkan ayat-ayat Alkitab dengan sangat baik dan tepat di dalam menjawab semua pertanyaan. Penulis asli: Erling Calkins (ditambahkan oleh Nicholas webmaster Presents of God minstry, diterjemahkan oleh Anggur Baru webmaster Senjata Rohani).

T. Ceritakanlah kepadaku, Adonai, Apakah Engkau mempunyai suatu hari istirahat yang khusus untuk para pengikut-Mu?
J. Pada hari YAHWEH aku dikuasai oleh Roh.” (Wah 1:10a)

T. Tetapi hari apa adalah hari YAHWEH? Hari apa adalah hari Engkau Adonai?
J. Karena Anak Manusia adalah YAHWEH atas hari Sabat.” (Mat 12:8)

T.  Ada tujuh hari di dalam seminggu. Hari apa adalah hari Sabat?
J. Hari ketujuh adalah hari Sabat YAHWEH, Elohimmu. (Perintah Keempat) (Kel 20:8-11)

T. Hari apa, menurut perhitungan Engkau, adalah hari ketujuh, Saptu atau Minggu?
J. Setelah lewat hari Sabat, Maria Magdalena dan Maria ibu Yakobus,… Dan pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu, setelah matahari terbit, pergilah mereka ke kubur. … Lalu mereka masuk ke dalam kubur dan mereka melihat seorang muda, …  tetapi orang muda itu berkata kepada mereka: “Jangan takut! Kamu mencari Yesus orang Nazaret, yang disalibkan itu. Ia telah bangkit… (Mar 16:1-6) (Catatan: setiap orang tahu bahwa hari Minggu adalah hari Kebangkitan. Hari Sabat  berakhir ketika gelap tiba. Karenanya itu adalah bukti bahwa Sabat adalah hari Saptu, hari sebelum hari Minggu. [Yahshua bangkit Saptu malam dalam perhitungan waktu internasional, yakni hari ketujuh dalam pewaktuan Alkitab.])

T. Tetapi, Adonai, bukankah kamu sudah tidak memberlakukan Hukum yang berisi perintah Sabat?
J. “Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. (Mat 5:17)

T. Ok, sedikitnya, tidakkah Engkau sudah merubah satu dari perintah-perintah sehingga hari ini para pengikut-Mu boleh memelihara hari lainnya sebagai hari ketujuh?
J. Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Sebelum lenyap langit dan bumi, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sampai semuanya itu ada digenapi (Mat 5:18)

T. Tetapi, Adonai, bukankah hari Saptu adalah hari orang Yahudi? Bukankah Sabat hari ketujuh milik orang-orang Yahudi?
J. ”Hari Sabat diadakan untuk manusia.” (Mark 2:27) (Hari Sabat telah dibuat dan diberikan kepada manusia 1500 tahun sebelum lahirnya bangsa Yahudi. Lihat Kej 2:1-3)

T. Beberapa orang bercerita kepadaku bahwa setelah penyaliban diri-Mu, Adonai, para pengikut-Mu tidak lagi memelihara Sabat hari ketujuh menurut 10 Perintah. Benarkah itu?
J. Hari itu adalah hari persiapan dan sabat hampir mulai. Dan perempuan-perempuan yang datang bersama-sama dengan Yesus dari Galilea, ikut serta dan mereka melihat kubur itu dan bagaimana mayat-Nya dibaringkan. Dan setelah pulang, mereka menyediakan rempah-rempah dan minyak mur. Dan pada hari Sabat mereka beristirahat menurut hukum Taurat, (Luk 23:54-56)

T. Tetapi tidakkah rasul Paulus selalu bertemu dengan orang-orang Kristen pertama pada hari Minggu untuk menghormati kebangkitan? Apakah kebiasaan-nya sehubungan dengan hari ibadah?
J. Seperti biasa Paulus masuk ke rumah ibadat itu. Tiga hari Sabat berturut-turut ia membicarakan dengan mereka bagian-bagian dari Kitab Suci. (Kis 17:2)

T. Apakah dia beribadah dengan orang-orang bukan Yahudi yang telah bertobat pada hari Saptu juga? Munkinkah dia beribadah dengan orang-orang Yahudi pada hari Sabtu dan dengan orang-orang Yunani pada hari Minggu. Bagaimana dengan itu?
J. Dan setiap hari Sabat Paulus berbicara dalam rumah ibadat dan berusaha meyakinkan orang-orang Yahudi dan orang-orang Yunani. (Kis 18:4)

T. Apakah yang Paulus ajarkan sehubungan dengan memelihara hari Sabat?
J. Jadi masih tersedia suatu hari perhentian, hari ketujuh, bagi umat Elohim. Sebab barangsiapa telah masuk ke tempat perhentian-Nya, ia sendiri telah berhenti dari segala pekerjaannya, sama seperti Elohim berhenti dari pekerjaan-Nya. (Ibr 4:9-10) [Catatan: beberapa ahli kitab percaya bahwa kitab Ibrani ditulis oleh rasul Paulus]

T. Tetapi, hari apa yang Paulus artikan ketika ia bicara perhentian sebagaimana Elohim telah lakukan?
J. Sebab tentang hari ketujuh pernah dikatakan di dalam suatu nas: “Dan Elohim berhenti pada hari ketujuh dari segala pekerjaan-Nya.” (Ibr 4:4)

T. Jadi inikah perintah-Mu sehubungan dengan memelihara hari Sabat?
J. Sebab aku tidak lalai memberitakan seluruh maksud Elohim kepadamu. (Kis 20:27) (Dalam Perjanjian Baru tidak kurang dari 59 referensi tentang Sabat. Kitab para Rasul mencatat 84 kali sehubungan dengan pelayanan-pelayanan ibadah. Sebaliknya tidak ada satu katapun di dalam seluruh Alkitab memerintahkan memelihara hari Minggu.)

T. Jadi mengapa begitu banyak orang memelihara Minggu sebagai ganti Saptu? Jika guru-guru Alkitab mengajar memelihara Sabat, bagaimana dan oleh siapa memelihara hari Minggu diperkenalkan kedalam Kekristenan?
JIa (’Tanduk kecil’) akan mengucapkan perkataan yang menentang Yang Mahatinggi, … ia berusaha untuk mengubah waktu dan hukum… (Dan 7:25)

T. Gereja Roma Katolik adalah ’tanduk kecil’ dalam Daniel 7; Apakah Engkau artikan bahwa gereja ini telah berpikir merubah hukum Taurat Elohim?
J. “Beginilah firman YAHWEH semesta alam itu: Tanyakanlah pengajaran kepada para imam. (Hag 2:12)

T. Baiklah, saya akan bertanya kepada Stephen Keenan, pengkotbah Katolik: Apakah gereja Anda berpikir memiliki kuasa untuk merubah hukum Taurat Elohim?
J. ”Jika ia [gereja Roma Katolik] tidak memiliki kuasa yang sedemikian rupa, ia tentunya tidak dapat melakukan itu dalam mana semua agama-agama modern telah setuju dengan dia; dia tentunya tidak dapat menggantikan menghormati hari Minggu, hari pertama dari seminggu, sebagai ganti menghormati hari Saptu, hari ketujuh dari seminggu, suatu pertukaran yang mana  adalah tidak ada perintah firman Elohim.” Doktrin Katolik halaman 174.

T. Kapan pertukaran itu telah dibuat?
J. ”Kami menghormati hari Minggu sebagai ganti hari Saptu karena gereja Katolik pada pertemuan Loudekia (364 AD) telah memindahkan dengan serius dari Saptu ke Minggu.” The Converts’ Catechism, Peter Geirmann, halaman 50. (This catechism received the pope’s blessing on Jan. 25, 1910.)

T. Apakah kamu merasa ini adalah TANDA autoritas gereja Roma Katolik?
J. ”Tentu, gereja Katolik mengklaim bahwa perubahan ini (Sabat Saptu ke Minggu) adalah tindakannya … Dan tindakan ini adalah sebuah TANDA dari kekuasaan Ekklesiastiknya di dalam hal-hal keagamaan.” H.F. Thomas, Penasehat dari Kardinal Gibbons.

T. Apakah ini cara Roma memalsukan tanda-Mu? Apakah Engaku juga memiliki suatu tanda?
J. Hari-hari Sabat-Ku juga Kuberikan kepada mereka menjadi peringatan di antara Aku dan mereka, supaya mereka mengetahui bahwa Akulah YAHWEH, yang menguduskan mereka. kuduskanlah hari-hari Sabat-Ku, sehingga itu menjadi peringatan di antara Aku dan kamu, supaya orang mengetahui bahwa Akulah YAHWEH, Elohimmu. (Yeh 20:12, 20)
(Catatan: kata ”peringatan / sign” adalah sama dengan kata ”tanda/ mark.” Kenyataannya ialah Anda dapat  memakai kata-kata peringatan, materai, tanda, atau stampel berganti-ganti kapanpun. Ini diteguhkan pada Roma 4:11a, dikatakan. Dan tanda sunat itu diterimanya sebagai meterai kebenaran berdasarkan iman…”)

T. Setujukah para pelayan Protestant dengan ini?
J. Gereja Congregationalist: Itu cukup jelas bahwa bagaimanapun sulitnya atau taatnya kami menjaga hari Minggu, kami tidak menghormati hari Sabat.” Dr. R.W. Dale, The Ten Commandments, page 106.
Gereja Mehodist: Sabat di dalam bahasa Ibrani bernilai istirahat dan adalah hari ketujuh dari seminggu … dan itu harus ada diakui bahwa tidak ada hukum di Perjanjian Baru sehubungan dengan hari pertama. ” Buck’s Theological Dictionary.
Gereja Bapatist: ”Telah ada dan ada sebuah perintah menghormati hari Sabat …Telah dikenal dengan baik bahwa hari Minggu tidak dipakai pada orang-Kristen mula-mula…” Dr. E.T. Hiscox, author of the Baptist Manual.
Tekan ini untuk komentar-komentar dari beberapa denominasi lainnya. Ini adalah kumpulan data yang besar, jadi beri waktu untuk membukanya)

T. Semua denominasi Protestant setuju bahwa Sabat tidak pernah dirubah [oleh Adonai], mengapa mereka melakukan itu sebagaimana Roma melakukannya?
J. Seluruh dunia heran, lalu mengikut binatang itu. Dan semua orang yang diam di atas bumi akan menyembahnya, yaitu setiap orang yang namanya tidak tertulis sejak dunia dijadikan di dalam kitab kehidupan dari Anak Domba, yang telah disembelih. (Wah 13:3, 8)

T. Apakah itu membuat perbedaan hari yang saya hormati? Suatu hari adalah sebuah hari bukankah begitu?
J. Apakah kamu tidak tahu, bahwa apabila kamu menyerahkan dirimu kepada seseorang sebagai hamba untuk mentaatinya, kamu adalah hamba orang itu, yang harus kamu taati, baik dalam dosa yang memimpin kamu kepada kematian, maupun dalam ketaatan yang memimpin kamu kepada kebenaran? (Rom 6:16)

 

T. Lalu apa yang harus saya lakukan, mentaati hari Sabat dari perintah Elohim atau memelihara hari Minggu buatan manusia?
J. “Kita harus lebih taat kepada Elohim dari pada kepada manusia.” (Kis 5:29)

T. Ok, Adonai, apa yang Engkau pikir tentang memelihara hari Minggu?
J. Dengan demikian firman Elohim kamu nyatakan tidak berlaku demi adat istiadatmu sendiri. Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia.” (Mat 15:6, 9)

T. Tetapi dengan pasti jutaan orang yang memelihara hari Minggu tidak dapat salah, bukan?
J. Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya; karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya.”  (Mat 7:13-14). (Hanya sedikit orang yang telah mentaati Elohim pada jaman Nuh, Lut dan Mashiah. Mayoritas telah lenyap.)

T. Tetapi Dr. Tentu-dan-tentu adalah orang yang sangat bijaksana: Mengapa  dia dan semua pengkotbah besar tidak memelihara hukum Sabat?
(Catatan: Guru-guru besar agama dijaman Mashiah telah juga menolak kebenaran. Pengikut-Nya adalah orang-orang biasa)J. Ingat saja, saudara-saudara, bagaimana keadaan kamu, ketika kamu dipanggil: menurut ukuran manusia tidak banyak orang yang bijak, tidak banyak orang yang berpengaruh, tidak banyak orang yang terpandang. Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Elohim untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Elohim untuk memalukan apa yang kuat, (1Kor 1:26-27).

T. Tetapi saya telah menerima Yahshua; Saya tahu Dia adalah Juru Selamat-ku; Saya tahu Dia telah menerima saya dan saya telah memelihara hari Minggu. Pastilah saya tidak akan terhilang jika saya tidak memelihara hukum Sabat sekarang ini, bukankah begitu?
J. Dengan tidak memandang lagi zaman kebodohan, maka sekarang Elohim memberitakan kepada manusia, bahwa di mana-mana semua mereka harus bertobat. (Kis 17:30)

T. Saya tahu Engkau, Adonai, Engkau tidak akan menyalahkan saya sebab melanggar Sabat, bukan?
J. Barangsiapa berkata: Aku mengenal Dia, tetapi ia tidak menuruti perintah-Nya, ia adalah seorang pendusta dan di dalamnya tidak ada kebenaran.  (1Yoh 2:4)

T. Tetapi tidakkah cukup bahwa saya mengasihi Engkau dan hidup oleh hukum kasih?
J. “Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku. (Yoh 14:15)

T. Artinya semua sepuluh perintah tersebut?
J. Sebab barangsiapa menuruti seluruh hukum itu, tetapi mengabaikan satu bagian dari padanya, ia bersalah terhadap seluruhnya.  (Yak 2:10)

T. Baik, saya berpikir bahwa jika kami mencoba mengikuti Yahshua, itu adalah semua yang penting. Tidakkah itu salah, Yahshua?
J. Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Mashiah telah hidup.  (1Yoh 2:6)

T. Bagaimana kamu hidup, apa kebiasaan-Mu?
J. Ia datang ke Nazaret tempat Ia dibesarkan, dan menurut kebiasaan-Nya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Alkitab.  (Luk 4:16)

T. Tetapi Adonai, itu sudah 1900 tahun yang lalu. Tidakkah Engkau akan memelihara hari lainnya diluar Saptu jika Engkau datang ke dunia saat ini?
J. Bahwasanya Aku, YAHWEH, tidak berubah, dan kamu, bani Yakub, tidak akan lenyap. Yesus Mashiah tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya. (Mal 3:6; Ibr 13:8)

T.  Apakah Engkau berpikir akanlah ada penting secara absolute untuk memelihar perintah-perintah-Mu untuk menerima kehidupan kekal?
J. “Tetapi jikalau engkau ingin masuk ke dalam hidup, turutilah segala perintah Elohim.” (Mat 19:17)

T. Tetapi saya tetap tidak dapat melihat mengapa Engkau bersikeras pada hari ketujuh, Adonai. Tidakkah hari Minggu sebaik hari Saptu?

J.  Lalu Elohim memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya (Kej 2:3); apabila Dia memberkati, maka aku tidak dapat membalikkannya (Bil 23:20); Sebab apa yang Engkau berkati, ya YAHWEH, diberkati untuk selama-lamanya.” (1Taw 17:27)

T. Saya melihat bahwa jika saya memelihara satu hari dari tujuh, apapun hari itu, itu haruslah cukup bagus.
J.  Ada jalan yang disangka lurus, tetapi ujungnya menuju maut (Ams 16:25); … menafsirkan hal-hal rohani kepada mereka yang mempunyai Roh, … hal itu hanya dapat dinilai secara rohani. (1Kor 2:13-14)

T.  Tetapi Adonai!Adonai! Tidakkah dapat say lakukan lainnya? Tidak dapatkah jabatan saya membawa saya ke Sorga?
J. Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Adonai, Adonai! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.  (Mat 7:21). [Baca kesaksian melihat Sorga dan Neraka]

T. Tetapi saya berdoa.
J. Siapa memalingkan telinganya untuk tidak mendengarkan hukum, juga doanya adalah kekejian.  (Ams 28:9)

T. Tetapi, Adonai, lihatlah kepada orang-orang yang melakukan mujizat-mujizat dalam nama-Mu. Beberapa menyembuhkan yang sakit, lainnya bicara dalam bahasa yang baru  dan melakukan perkara-perkara ajaib; namun mereka tidak memelihara Sabat. Bagaimana dengan mereka?
J. Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Adonai, Adonai, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!” (Mat 7:22-23)

T. Ya, saya tahu bahwa Sabat adalah benar; tetapi bisniss saya akan menderita jika saya menutupnya pada hari Sabat. Saya bisa jadi kehilangan pekerjaanku. Saya mungkin saja tidak dapat maju di dunia.
J. Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya. (Mark 8:36)

T. Baiklah, untuk saya sendiri saya boleh tidak perduli; tetapi bagaimana dengan keluarga saya? Tidakkah ada lebih baik untuk saya bekerja pada hari Sabat daripada membiarkan keluarga saya kelaparan?
J. ”Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu. Tetapi carilah dahulu Kerajaan Elohim dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.” (Mat 6:32-33). … tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti; (Maz 37:25)

T. Teman-teman saya akan menertawakan dan mengolok-olok saya.
J. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu.”  (Mat 5:11-12). “Jikalau dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku dari pada kamu.  (Yoh 15:18). Baca

T. Jika keluarga saya sendiri tidak setuju dengan saya. Haruskah saya melawan keinginan-keinginan mereka, yang artinya bisa menyebabkan perpecahan di dalam rumah?
J. Barangsiapa mengasihi bapa atau ibunya lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku; dan barangsiapa mengasihi anaknya laki-laki atau perempuan lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku. Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak layak bagi-Ku. (Mat 10:37-38). Demikian pulalah tiap-tiap orang di antara kamu, yang tidak melepaskan dirinya dari segala miliknya, tidak dapat menjadi murid-Ku. (Luk 14:33)

T. Saya kuatir bahwa saya tidak akan dapat mengatasi semua pencobaan ini. Saya terlalu lemah.
J. “Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna. … Sebab jika aku lemah, maka aku kuat. (2Kor 12:9-10). Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku. (Flp 4:13)

T. Lalu, Adonai, apakah upah dari kesetian kepada Engkau dan perintah-perintah-Mu?
J. Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang karena Kerajaan Elohim meninggalkan rumahnya, isterinya atau saudaranya, orang tuanya atau anak-anaknya, akan menerima kembali lipat ganda pada masa ini juga, dan pada zaman yang akan datang ia akan menerima hidup yang kekal.” (Luk 18:29-30). Berbahagialah mereka yang membasuh jubahnya. Mereka akan memperoleh hak atas pohon-pohon kehidupan dan masuk melalui pintu-pintu gerbang ke dalam kota itu. (Wah 22:14)

T. Adonai, saya merindukan sebuah rumah di bumi yang baru, akankah kami memelihara hari Sabat juga di sana?
J. Sebab sama seperti langit yang baru dan bumi yang baru yang akan Kujadikan itu, tinggal tetap di hadapan-Ku, demikianlah firman YAHWEH, demikianlah keturunanmu dan namamu akan tinggal tetap. Bulan berganti bulan, dan Sabat berganti Sabat, maka seluruh umat manusia akan datang untuk sujud menyembah di hadapan-Ku, firman YAHWEH. (Yes 66:22-23)

T. Baiklah Adonai, Kehendak-Mu jadilah di bumi sama seperti di Sorga. Dengan pertolongan Engkau, saya akan memelihara hari Sabat
J. Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia!” (Mat 25:21a)

Selesai.

Tulisan asli diambil dari:

Why not ask God abaut the Sabbath?

Bacaan berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Injil Gnostik, Injil Kemakmuran dan Injil Kerajaan Sorga


Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Elohim yang menyelamatkan setiap orang yang percaya,.. Sebab di dalamnya nyata kebenaran Elohim, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: “Orang benar akan hidup oleh iman.” (Rom 1:16-17)

Ada dua bahkan tiga jenis Injil yang tersebar di abad modern ini. Jika Anda seorang pemberita Injil, jenis Injil apa yang Anda beritakan? Jika Anda hanyalah seorang yang percaya berita Injil, berita jenis Injil apa yang Anda percaya dan pegang? Tiga jenis Injil ini dapat dikelompokan kedalam dua golongan: Injil benar dan kedua Injil sesat.

Injil sesat terdiri dari dua jenis Injil:

  • Injil-injil Gnostik. Penganut ajaran Injil Genostik ini sangat berfariasi, dari Kristen mistik, Wica (penganut ilmu kebatinan dan roh-roh jahat) dan sebagian besar penganut agama Islam. Pada Injil-injil Gnostik ini Yahshua digambarkan hanyalah sebagai tokoh agama (tidak lebih), Ajaran Islam melalui Injil Barnabasnya mempercayai bahwa Yahshua Ha Mashiah (dipanggil dengan nama Isa Al-masih) tidak mati tersalib tapi Yudas sebagai ganti diri-Nya.
  • Injil-injil Kemakmuran. Penganut Injil Kemakmuran umumnya orang-orang Kristen Karismatik, mereka adalah orang-orang yang percaya kematian dan kebangkitan Yahshua Ha Mashiah (Yesus Kristus) namun tidak mengerti apa sesungguhnya makna dari kematian dan kebangkitan Yahshua yang sesungguhnya. Untuk mengerti lebih jelas ajaran dan buah dari ajaran ini silahkan Anda membaca Injil Kehidupan Baik

Injil-injil Gnostik ini (berberapa diantaranya: Injil Petrus, Injil Filipus, Injil Maria, Injil Thomas, Injil Barnabas dsb.) dibuat oleh orang-orang yang tidak dikenal antara tahun 110 AD (SM: Setelah Masehi) sampai 300 AD. Dari Injil-injil Gnostik inilah lahir film-film seperti The Last Temptation of Christ, Da Vinci Code dan yang terakhir film The Messiah yang dibuat oleh dosen agama Islam Iran.

Injil Kerajaan Sorga adalah jenis ajaran Injil yang benar. Inilah Injil yang diberitakan oleh Yohanes Pembaptis (nabi penyiap jalan bagi datangnya Juru Selamat yakni Yahshua Ha Mashiah), ia adalah nabi yang telah dinubuatkan oleh nabi Yesaya sediktnya 600 tahun sebelum kelahiran nabi yang berbaju kulit unta dan hanya makan madu dan belalang (Yes 40:3-5). dan Yahshua Ha Mashiah sendiri melalui mulut nabi Maleakhi yang hidup pada awal abad ke 4 BC (Mal 3:1). Catatan: Maleakhi 3:2-18 Yahshua sendiri melalui mulut nabi-Nya ini menyatakan bahwa Ia akan menjadi hakim bagi Israel (16-18) dan semua bangsa (18). Injil Kerajaan Sorga inilah yang diberitakan Yahshua (artinya namanya: “YAHWEH menyelamatkan“, lihat. Harmoni dari ajaran Injil Kerajaan Sorga bisa dibaca di Alkitab mulai dari ajaran para rasul Yahshua Ha Mashiah (dari Injil Matius sampai Injil Yohanes, kitab Para Rasul sampai kitab-kitab apostolik rasul Paulus kepada jemaat-jemaat di Yunani, Roma dan Asia Kecil (dikenal sebagai Turki saat ini).

Bila kita teliti baik-baik kitab-kitab Perjanjian Lama (dari kitab Kejadian sampai Maleakhi), kita akan temukan bahwa setiap ajaran dan perintah di Perjanjian Lama sungguh harmony dengan berita Injil Kerajaan Sorga Perjanjian Baru, diantaranya:

  • Hidup kekal: dari Adam dan Hawa di taman Firdaus (Kej 1-2) menuju kepada semua suku, bahasa dan bangsa di Sorga Mulia (Wah 21-22)
  • Dosa manusia: dimulai dari pemberontakan Adam terhadap perintah YAHWEH (Kej 3:17-19, 23-24; ) hal yang sama ini terulang sampai saat ini (Rom 5:12-14)
  • Penyelamatan: umat-Nya, bangsa Israel, keluar dari Mesir (Kel 1, 12; 24:5-8) menuju kepada seluruh bangsa melalui korban diri-Nya sendiri di kayu salib (Ibr 9:19-28; Rom 5:17-19)
  • Tugas pemberitaan kabar keselamatan: dari Abraham (Kej 12) sampai kepada setiap pengikut Yahshua saat ini (Mat 28:19-20; Mark 16:15-20; Pet 2:9,21)
  • Menjaga kehidupan yang kudus: dari sejak bangsa Israel merdeka (Imam 20:7,26) tetap berlaku sampai sekarang (1 Pet 1:16-25; Mat 5:31-32, 27-29)
  • Larangan penyembahan berhala (p.b.: menempatkan apapun dan siappun setara atau lebih penting atau lebih tinggi dari YAHWEH): sejak Sepuluh Perintah diturunkan (Kel 20:1-6, 22- 23) perintah ini tetap berlaku sampai sekarang (Mark 12: 28-30; Wah 2:14-16, 20-25)
  • Dan banyak hal lagi, seperti baptisan selam, bait suci dsb. Ini membuktikan bahwa Alkitab sungguh firman YAHWEH yang dicatat oleh para nabi-Nya!!

Rasul Paulus menyimpulkan ajaran Injil Kerajaan Sorga yang diajarkan oleh Yahshua Ha Mashiah di atas dalam suratnya kepada jemaat di Korintus

Dari Paulus, yang oleh kehendak Elohim dipanggil menjadi rasul Mashiah Yahshua,.. kepada jemaat Elohim di Korintus, yaitu mereka yang dikuduskan dalam Mashiah Yahshua dan yang dipanggil menjadi orang-orang kudus, dengan semua orang di segala tempat, yang berseru kepada nama Yahweh kita Yahshua Ha Mashiah, yaitu Yahweh mereka dan Yahweh kita. (1 Kor 1:1-2).Dan sekarang, saudara-saudara, aku mau mengingatkan kamu kepada Injil yang aku beritakan kepadamu dan yang kamu terima, dan yang di dalamnya kamu teguh berdiri. (15:1), isi beritanya:

  • Inilah Injil yang menyelamatkan untuk setiap orang yang berpegang kepadanya. (2)
  • Injil ini menyatakan bahwa Ha Mashiah telah mati tersalib oleh untuk menebus dosa kita, sesuai dengan nubuatan Kitab Suci (3). Di sini jelas terlihat bahwa KEMATIAN YAHSHUA adalah PENTING, tanpa pengorbanan darah-Nya kita akan tetap di dalam dosa dan masuk hukuman kekal.
  • Injil ini menyatakan bahwa Yashua telah mati, dikuburkan dan bangkit pada hari ketiga. Semua ini sesuai dengan nubuatan Kitab Suci (4)
  • Injil Kerajaan Sorga ini menyatakan bahwa Yahshua sendiri telah menampakan dirinya kepada ratusan orang setelah kebangkitan-Nya (5-8)
  • Injil ini menyatakan bahwa KEBANGKITAN YAHSHUA adalah LEBIH PENTING lagi (13-19). Kebangkitan-Nya adalah garansi untuk para pengikut-Nya bahwa merekapun kelak akan dibangkitkan untuk hidup yang kekal di Sorga.
  • Injil ini menyatakan bahwa KEBANGKITAN YAHSHUA ini bukan saja benar secaja histori (disaksikan oleh ratusan sakti-sakti mata) tapi benar juga secara doktrin ajaran Alkitab (20-28)
  • Injil Kerajaan Sorga ini menyatakan bahwa oleh karena kebenaran hal-hal di ataslah yang membuat mereka (para rasul dan pengikut Yahshua lainnya) berani teraniaya dan menghadapi maut dan menjauhi kehidupan yang duniawi (29-34)
  • Injil yang benar ini menyatakan bahwa Anda dan saya harus dilahirkan kembali untuk dapat masuk Kerajaan Sorga, perbuatan kita sendiri (darah dan daging manusia): amal, perbuatan baik, ibadah tidak bisa menyelamatkan kita, hati nurani kita sadari akan hal ini (50-54; Yoh 14:6; Ef 2:4-9).
  • Injil ini mengabarkan bahwa hanya Yahshua Ha Mashiah, yaitu Yahweh kita, saja yang bisa memberi kita kemenangan atas dosa dan kuasa dosa dunia ini (55-57)
  • Dan terakhir Injil Kerajaan Sorga ini mengajarkan kepada Anda dan saya bahwa setelah kita diselamatkan oleh iman kita melalui darah-Nya di salib itu kita haruslah tetap berdiri teguh di dalam doktrin Injil yang benar ini dan … melalukan tugas kita di dalam pekerjaan yang Yahshua telah percayakan kepada kita sesuai talenta dan kasih karunia-Nya kepada kita (58)

Dari ketiga jenis Injil di atas, Injil apa yang Anda ingin percayai? Ingatlah bahwa “apa yang Anda makan begitulah Anda akan jadi” sebab apa yang kita pikir dan percayai demikianlah kita akan bertindak dan berkelakuan. Dalam hal ini, jika Anda berpegang pada Injil yang sesat, itu bukan saja akan membahayakan rohani Anda sendiri tetapi juga tanpa Anda sadari Anda telah menjadi musuh Elohim YAHWEH. Peringatan YAHWEH kepada orang Israel ini juga berlaku kepada setiap kita;

Berkat: “Jika engkau baik-baik mendengarkan suara YAHWEH, Elohimmu, dan melakukan dengan setia segala perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka YAHWEH, Allahmu, akan mengangkat engkau di atas segala bangsa di bumi. (Ul. 28:1; baca sampai 14)

Kutuk: “Tetapi jika engkau tidak mendengarkan suara YAHWEH, Elohimmu, dan tidak melakukan dengan setia segala perintah dan ketetapan-Nya, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka segala kutuk ini akan datang kepadamu dan mencapai engkau: (Ul. 28:15; baca sampai 68). Ayat 15-24 dosa pribadi dan ayat 25-68 dosa bangsa. Jika Anda melihat Europa, sebagian dari negara Europa telah tertimpa beberapa kutuk yang tertulis pada kitab Ulangan ini; contoh negara Belanda, Amsterdam telah penuh dengan orang-orang Maroko dan Turki yang tidak suka nilai-nilai budaya local Belanda, penduduk aslinya semakin terintimidasi oleh orang-orang asing ini, pemubunuhan terhadap Mr. Van Gogh masih segar diingatan mereka dan awal July 2009 ini menyusul berita tragis: seorang Belanda dipukuli sampai mati oleh supir taxinya yang keturunan Maroko 1 ; 2. Pria malang ini meninggalkan istri dan tiga anak kecil. Kebijaksaan para pemimpin negara yang melegalkan perbuatan dosa cepat atau lambat hanyalah menghasilkan kehancuran negara dan penderitaan rakyat mereka.

Bacaan berkait:

The Gnostic Gospels: Are they the real history of Jesus?

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Iblis berkata: Sekali selamat tetap selamat temanku!


Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan (Yoh 10:10a)

Doktrin ini adalah obat tidur Iblis untuk para pengikut Yahshua Ha Massiah. Iblis mencoba meyakinkan umat Elohim untuk bersenang-senang dengan dunia ini. Dan sakit jantung kemudian. Hawa dan kelima wanita bodoh ditipu Iblis dengan doktrin yang serupa dengan “sekali selamat tetap selamat”. setan-judi

Iblis berkata Sekali selamat tetap selamat temanku! Kamu sudah terima Yahshua Ha Massiah di dalam hidupmu bukan? Nah sekarang rilek saja nikmati hidup yang tersisa ini. Tidak perlu kuatir soal hari esok, bukankah Yahshua sendir telah berkata, Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari.” Mat 6:34 Bukankah DIA menciptakan seluruh bumi dan isinya untuk dinikmati? “Bagaimana dengan dosa?” Anda bertanya kepada Iblis. “Dosa?”, Iblis balik bertanya kepada Anda, ”kamu pasti lupa ayat emas ini, bukankah ada tertulis di Alkitab, Dan karena kehendak-Nya inilah kita telah dikuduskan satu kali untuk selama-lamanya oleh persembahan tubuh Yesus Kristus (Ibr 10:10). Iblis menunjuk kepada ayat 17 ”dan Aku tidak lagi mengingat dosa-dosa dan kesalahan mereka.” Dan buru-buru Iblis menutup Alkitabnya dan tersenyum lebar-lebar seperti Satan (Santa) Claus.

Doktrin sekali selamat tetap selamat yang dijanjikan Iblis ini umumnya bersumber dari ajaran predestinasi (penetapan awal) bahwa Elohim memiliki kehendak yang absolut, jika IA sudah menetapkan seseorang untuk diselamatkan-Nya maka orang itu tetap selamat pada akhirnya (sebab doktrin ini percaya bahwa semua pelanggaran, dosa, hidup bercela pada hari akhir hidupnya tidak diperhitungkan). Dengan kata lain, orang yang telah dipilih Elohim ini secara otomatis akan terhitung sebagai orang yang akan menghuni Surga sekalipun ketika ia mati sebagai orang berdosa, pelanggar perintah-Nya.

Apa yang DIA katakan mengenal kejakinan bohong “sekali selamat tetap selamat” ini? Percaya atau tidak sesungguhnya perintah, ketetapan dan hukum YAHWEH ditujukan kepada umat-Nya (orang-orang yang telah dipilih: Israel sebagai bangsa dan orang-orang Kristen bukan-Yahudi di seluruh dunia). Semua itu ditujukan bukan kepada orang-orang yang tidak percaya. Alkitab adalah firman Elohim yang tertulis bagaimana anak-anak pilihan harus bertingkah laku dan mengerti tugas-tugasnya sebagai hamba-hamba Kerajaan Surga sebelum Yahshua datang menghakimi semua manusia.

Ayat-ayat Firman Elohim pada tiga kondisi ini akan membongkar tipuan Iblis ”sekali selamat tetap selamat”; 1. Anda telah diselamatkan namun ketika mati Anda hidup di dalam dosa. 2. telah diselamatkan dan kembali di dalam kehidupan dosa. Orang lain bersyafaat dan mengingatkan untuk pertobatan Anda, tetapi Anda tetap memilih jalan Anda sendiri dan meninggal dunia. 3. Anda misalnya seorang pendosa besar, namun pada akhir hidup Anda, semuanya Anda tinggalkan dan berbalik kejalan-jalan YAHWEH lalu Anda meninggal dunia. Alkitab berbica dengan jelas apa upah yang akan Anda dapat dari ketiga jenis kondisi kehidupan tersebut.

1. Anda telah diselamatkan namun ketika mati Anda hidup di dalam dosa.

  • Tidak mau mengampuni orang lain, dosa Andapun tidak akan diampuni-Nya (Mat 6:15; Mark 11:26). Lihat perumpamaan Yahshua tentang hal ini di Mat 18:23-35.
  • Telah lahir baru, tapi tetap menyembah berhala, bercabul dan mencobai DIA. Akan dibinasakan oleh malaikat maut (1 Kor 10:1-10). Semuanya ini telah menimpa mereka sebagai contoh dan dituliskan untuk menjadi peringatan bagi kita yang hidup pada waktu, di mana zaman akhir telah tiba.(11)
  • Telah diselamatkan, namun tetap sengaja makan-minum dari makanan dan minuman bekas berhala (1 Kor 10:18-22; Kel 32:6.18) Anda akan dibinasakan.
  • Kalau orang benar berbalik dari kebenarannya dan melakukan kecurangan sehingga ia mati, ia harus mati karena kecurangan yang dilakukannya. (Yeh 18:26; 33:18)
  • Engkau memandang ringan terhadap hal-hal yang kudus bagi-Ku dan hari-hari Sabat-Ku kaunajiskan. Yeh 22:8, juga 26; 20:13, 16). Mereka dibinasakan dan tidak masuk tanah pernjanjian (Yeh 20:15)
  • Bertobatlah, bertobatlah dari hidupmu yang jahat itu! Mengapakah kamu akan mati, hai kaum Israel? (Yeh 33:11)
  • [K]atakanlah kepada teman-temanmu sebangsa: Kebenaran orang benar tidak menyelamatkan dia, pada waktu ia jatuh dalam pelanggaran … orang benar tidak dapat hidup karena kebenarannya, pada waktu ia berbuat dosa. (Yeh 33:12)
  • Telah diselamatkan tapi iman tidak bertumbuh dan tidak taat kepada PERINTAH-NYA, tidak diijinkan masuk kedalam perhentian-Nya (Ibr 4:3-8)
  • Orang-orang pilihan-Nya jika tidak berjaga-jaga bisa disesatkan (Mat 24:24; Mark 13:22)
  • Tidak tetap menjaga hati yang tulus dan iman yang teguh, bermain-main dengan dosa; maka tidak ada pengampunan korban dosa kedua baginya. Sebab jika kita sengaja berbuat dosa, sesudah memperoleh pengetahuan tentang kebenaran, maka tidak ada lagi korban untuk menghapus dosa itu. Tetapi yang ada ialah kematian yang mengerikan akan penghakiman dan api yang dahsyat yang akan menghanguskan semua orang durhaka. (Ibr 10:26-27)
  • Barangsiapa berkata: Aku mengenal Dia, tetapi ia tidak menuruti perintah-Nya (membenci saudaranya; hidupnya tidak sama seperti Dia; 6,9), ia adalah seorang pendusta dan di dalamnya tidak ada kebenaran. (1 Yoh 2:4)
  • Jangan sesat! Elohim tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya. Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu. (Gal 6:7-8) imajinasi-yang-sia-sia

2. Anda telah diselamatkan dan kembali di dalam kehidupan dosa. Orang lain bersyafaat dan mengingatkan untuk pertobatan Anda, tetapi Anda tetap memilih jalan Anda sendiri dan meninggal dunia.

  • Israel telah diselamatkan, diikat dengan perjanjian (4,10) diingatkan berkali-kali untuk mentaati perintah-Nya (7-8), namun tetap bandel, maka IA tidak perduli dengan doa dan kesusahan mereka (11-12,14), hukuman mati menanti umat-Nya (Yer 11:22-23)
  • Yudas Iskariot, murid pilihan-Nya memilih menjadi orang murtad sekalipun Yahshua telah berdoa dan meningatkan dia (Yoh 17; 12:4-8; 13:18)
  • Orang Israel dipembuangan yang tetap menyembah berhala diperingati kembali untuk tidak mengikuti kedegilan nenek moyang mereka yang mati di Sinai dan tidak masuk tanah pernjanjian (Yeh 20:30), merekapun tidak akan kembali masuk ketanah Israel (38).
  • Paulus mengingatkan orang-orang pilihan non- Yahudi agar tidak berbuat salah, karena YAHWEH tidak memandang orang (Kol 3:12, 25)
  • Sebab kalau Elohim tidak menyayangkan cabang-cabang asli, Ia juga tidak akan menyayangkan kamu. (Rom 11:21)

3. Anda misalnya seorang pendosa besar, namun pada akhir hidup Anda, semuanya Anda tinggalkan dan berbalik kejalan-jalan YAHWEH lalu Anda meninggal dunia.

  • Bangsa Niniveh menghukum orang Israel dipembuangan dengan sangat sadis (menguliti mereka hidup-hidup, menarik tubuh mereka dengan kuda-kuda sampai putus. Mereka bertobat oleh peringatan YAHWEH melalui nabi Yunus dan diselamatkan. (Yun 3)
  • Tetapi jikalau orang fasik bertobat dari segala dosa yang dilakukannya dan berpegang pada segala ketetapan-Ku serta melakukan keadilan dan kebenaran, ia pasti hidup, ia tidak akan mati. Segala durhaka yang dibuatnya tidak akan diingat-ingat lagi terhadap dia; ia akan hidup karena kebenaran yang dilakukannya. (Yeh 18:21-22 )

Jadi jelas terlihat bahwa doktrin ”SEKALI SELAMAT TETAP SELAMAT” ADALAH TIPUAN IBLIS untuk umat-Nya terbuai dengan dunia ini dan kehilangan janji keselamatan kekal yang telah ia terima.

Mungkin ada orang Kristen protes dan berkata. ”IA bertindak tidak tepat!” sama seperti nabi Yunus dan orang-orang Israel berkomentar. IA menjawab,

  • Apakah tindakan-Ku yang tidak tepat, hai kaum Israel, ataukah tindakanmu yang tidak tepat? (Yeh 18:25, 29)
  • Lalu Elohim berfirman: “Engkau sayang kepada pohon jarak itu, yang untuknya sedikitpun engkau tidak berjerih payah dan yang tidak engkau tumbuhkan, yang tumbuh dalam satu malam dan binasa dalam satu malam pula. Bagaimana tidak Aku akan sayang kepada Niniwe, kota yang besar itu, yang berpenduduk lebih dari seratus dua puluh ribu orang, yang semuanya tak tahu membedakan tangan kanan dari tangan kiri, dengan ternaknya yang banyak?” (Yunus 4:10-11)

Pesan Yahshua dan para nabi serta rasul-Nya kepada orang-orang yang telah diselamatkan sehubungan dengan kehidupan kekal:

  • Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir, (Fil 2:12)
  • Awasilah dirimu sendiri dan awasilah ajaranmu. Bertekunlah dalam semuanya itu, karena dengan berbuat demikian engkau akan menyelamatkan dirimu dan semua orang yang mendengar engkau. (1Tim 4:16)
  • Yahshua tidak membuang siapapun yang datang kepada-Nya (Yoh 6:37-39) tapi jika orang yang telah ditebus ini tidak menghargai penebusan darah-Nya dan menyangkal nama-Nya dihadapan orang lain, maka orang ini akan ditolak oleh Yahshua dihari pengadilan.
  • Sebab itu janganlah kamu melepaskan kepercayaanmu (Rom 8:29-30), karena besar upah yang menantinya. (Heb 10:35)
  • Tetapi orang-Ku yang benar akan hidup oleh iman, dan apabila ia mengundurkan diri, maka Aku tidak berkenan kepadanya.” (Heb 10:38)
  • Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat: Barangsiapa menang, dia akan Kuberi makan dari pohon kehidupan yang ada di Taman Firdaus Elohim.” (Wah 2:7)
  • Dan mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba, dan oleh perkataan kesaksian mereka. Karena mereka tidak mengasihi nyawa mereka sampai ke dalam maut. (Wah 12:11)

Mendapatkan keselamatan kekal cukup dengan iman (Ef 2:8), orang yang beriman hidup sesuai dengan firman YAHWEH (perintah, ketetapan dan hukum) dan dihari penghakiman IA aka melihat kesetian umat-Nya atas apa yang IA telah perintahkan.

Barang siapa yang ingin masuk Surga, ia harus kudus, sebab IA adalah kudus, andaikan IA bermurah hati membawa orang berdosa masuk ke surga, maka orang berdosa itu tidak akan mampu untuk tinggal di Surga yang mulia dan kudus itu, pastilah ia akan melarikan diri ke neraka.

Jika Anda seorang yang telah diselamatkan dan menjaga kekudusan hidup Anda, setialah sampai garis finish.

Jika Anda seorang yang telah diselamatkan namun hidup Anda penuh dengan kejijikan dan dosa, bertobatlah hari ini juga. IA mengasihi Anda dan ingin Anda diselamatkan.

Jika Anda seorang yang belum menerima Yahshua Ha Massiah sebagai YAHWEH dan Juruselamat Anda, segala perbuatan baik Anda tidak cukup untuk membawa Anda ke Surga mulia, atau sebaliknya Anda seorang penjahat besar, ketahuilah kasih dan kemurahan YAHWEH pencipta alam selalu cukup untuk mengampuni dosa Anda. Akuilah dosa dan kesalahan Anda kepad-Nya, berhentilah berbuat dosa dan hiduplah sebagai anak terang. Maka Andapun akan kelak mewarisi kehidupan kekal di Surga.

Bacaan terkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Injil Kehidupan Baik!


“Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya. Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng.” 2 Timotius 4:3-4

Seorang penginjil di TV Kristen berkotbah, ”Dia ingin mengisi kehidupanmu dengan hal-hal yang baik.Dia ingin membuat usahamu berkembang. Dia ingin kamu lebih berbahagia dari sebelumnya. Akankah kamu menerima apa yang Yahshua (Yesus) tawarkan kepadamu? Akankah kamu datang kepada-Nya dan diberkati? Itu hakmu untuk diberkati. Apa yang kamu telah kehilangan? Tidak ada sesuatu yang akan hilang, segala sesuatu akan bertambah bila engkau menerima Ha Mashiah Yahshua!”

Undangan menarik yang sama untuk mengklaim kesehatan, kemakmuran dan kelimpahan bahwa semua ini milik kita seringkali dikotbahkan dan ditulis di buku-buku.itulah yang dimaksud dengan ”Injil Kehidupan Baik”atau orang lain menamainyaajaran ini sebagai ”Injil Murahan” atau “Injil Kemakmuran” dan ini cocok sekali dengan ajaran ”Roh Akhir Jaman.”

Ajaran tentang berkat, kemakmuran dan kehidupan baik ini sesungguhnya tidaklah salah, itu adalah bagian dari berkat Elohim untuk anak-anak-Nya, yang membuat ajaran ini salah adalah karena diajarakan secara tidak seimbang, tidak lengkap sebagaimana Yahshua Ha Massiah sendiri dan para rasul-Nya mengajar tentang Kerajaan Surga. Roh Ahir Jaman (RAJ), demikian rasul Paulus memanggilnya, adalah suatu pemikiran dan kepercayaan bahwa kepuasan mata dan daging haruslah dipuaskan jika ingin bahagia dan karenanya kepuasan adala h bagian dari hidup manusia, maka setiap usaha untuk memenuhi itu tidaklah dosa. Dalam kamus RAJ tidak dikenal kata dosa, yang ada hanyalah ”kesalahan” untuk setiap perbuatan amoral(yang Alkitab katagorikan sebagai perbuatan dosa). RAJ ini menekankan faham ”hak dan kebebasan pribadi diatas kepentingan masyarakat.” Selogan RAJ adalah Aku ingin apa yang aku-ingini saat aku ingin itu!” Ekstrim kiri ini adalah lawan dari faham Komunis yang ekstrim kanan; segala sesuatu (pribadi dan miliknya) adalah milik bersama/kelompok).

Sangatlah logis bahwa pribadi-prbadi yang dikuasai RAJ ini tidak suka mendengar ajaran Alkitab yang sehat, mereka mencari pendeta/ pastor/ guruyang bersedia mengkotbatkan apa yang sesuai dengan ’iman’ dan ’doktrin’ RAJ untuk menyenangkan telinga mereka.

Stop dulu, maaf jangan salah mengerti, saya sama sekali tidak anti kesenangan, kemakmuran dan kelimpahan, Alkitabpun banyak menulis bahwa YAHWEH memberkatiAbraham, Ayub, Salomo dan lainnya lagi secara melimpah-limpah. Dia senang memberkati umat-Nya! Yang menjadi bahasan di sini adalah ”apakah Injil Kehidupan Baik adalah sungguh pesan yang Mashiah/ Messias bawa untuk manusia di bumi ini? Apakah goal utama Dia ke bumi agar kita makmur dan berkelimpahan dan sukses? Apa sesungguhnya Yahshua inginkan dari setiap orang mengikuti DIA? Tujuan utama Bapa Surgawi kepada kita bukanlah berkat yang sementara dan kebendaan, namun berkat yang bersifat kekal, Surat Paulus kepada jemaat di Roma dalam pasal 14:17 berbunyi, Sebab Kerajaan Elohim bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.

Setan menawarkan kepada siapapun semua keindahan dan kesenangan dunia asalkan manusia bersedia menyembahnya (Mat 4:8-9). Di negara-negara timur tidak sedikit para pemimpin politik mengikuti ajaran dukun demi pengaruh kekuasaan yang lebih besar, di negara barat kelompok yang sama ini menjadi anggota aliran Freemason, dimana bayi –bayi dikorbankan dalam ritual mereka demi bertambahnya kekuasaan.

Inti dari ajaran Injil Kehidupan Baik umumnya:

Terima Yahshua, maka engkau akan kelimpahan harta.Yohanes 10:10b adalah salah satu ayat yang sering dikotbahkan diluar kontek. Yahshua di pasal 10 ini bukan sedang bicara “kepenuhan hidup material” tetapi “janji untuk memberikan suka cita dan damai sejahtera yang melimpah bagimereka yang menjadikan DIA sebagai gembala dalam kehidupan mereka (28), yaitu damai sejahtera yang tidak seperti dunia dapat berikan! (Yoh 14:27).

Seorang berkata kepada Yahshua, “Aku akan mengikut Engkau, ke mana saja Engkau pergi.” Apa yang Ia tawarkan kepada pemuda kaya ini? “Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya.”(Luk 9:57-58). Ia tidak menawarkan barang apapun!

Dan ketika Ia mengutus murid-murid-Nya untuk mengabarkan Injil, ia berpesan, ”Janganlah kamu membawa emas atau perak atau tembaga dalam ikat pinggangmu. Janganlah kamu membawa bekal dalam perjalanan, janganlah kamu membawa baju dua helai, kasut atau tongkat, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya. Mat 10:9-10. Ia memerintahkan murid-murid-Nya untuk meninggalkan barang-barang mereka. Jangan kuatir, kerja pasti ada upah!

Dapatkan yang kamu mau maka kamu akan menjadi bahagia. Seorang berkata, ”saya beli apa yang saya pikir itu akan menyenangkan dan membahagiakan saya, setelah dibeli saya tidak dapatkan yang saya cari.” Kebahagiaan adalah suatu paradok, ia seperti pelangi yang ujungnya tidak dapat diraih, semakin dikejar semakin membuat kita letih. Pencipta kita mengajar kita untuk belajar dari burung-burung di udara; merekaselalu bernyanyi setiap hari, tidak ada yang berpenyakit migrant karena mikirin makanan. ”Keinginan menjadi kaya membuat banyak orang tenggelam dalam keruntuhan dan berbagai duka,” rasul Paulus mengingatkan (1 Tim 6:8-10)

Bisnismu akan diberkati Elohim. Banyak orang afal di luar kepala kalimat ”Doa Berkat”dalam Ulangan 28:3-8. Namun lupa dua kata jika”yang mengapit ayat-ayat di atas yang terdapat pada ayat 2 dan 9; tepat sebelum ayat 3 dan sesudah ayat 8! Berapa banyak dari kita memakai kalkulator bisnis di dalam memberi untuk pekerjaan YAHWEH maupun untuk saudara seiman bahwa ”pengeluaran” itu akan berbunga menjadi 30 kali, 60 kali bahkan mungkin 100 kali lipat. Adalah hukum surgawi ”memberi maka kamu akan menerima,” namun menjadi suatu yang salah jika kita melakukan dengan hati bisnis. Petobatan yang benar tidak akan pernah menbuahkan pemikiran ”berapa banyak bisnis saya akan diberkati?” melainkan akan berkata, Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat” (Luk 19:8). Itulah perkataan Zakheus ketika ia meninggalkan dosanya dan berpaling kepada Yahshua Ha Massiah.

Kamu punya hak untuk diberkati. Menuntut adalah jantung dari Injil Kehidupan Baik, sikap untuk mencari berkat bagi diri sendiri dipromosikan besar-besaran oleh RAJ. Ini merupakan suatu konsep yang bertolak bekakang 180 derajat dengan ajaran Kerajaan Surga yang disampaikan oleh Yahshua yaitu, ”serahkan hakmu” dan ”pikullah salibmu.”(Mat 10:38-39;16:2-25; Mark 8:34-35; Luk 17:33; Yoh 12:24-25). ” Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak layak bagi-Ku. Mat 10:38, dan lagi pula ”Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya” (Mark 8:36).

Jika Anda pernah berpikir/ bertindak/ berdoa seperti kalimat-kalimat serupa kalimat di bawah ini, itu berarti Anda telah terkena ajaran Roh Ahir Jaman ini:

  • ”YAHWEH, jika Engkau tidak menjawab doa-ku ini (Anda menentukan jangka waktu tertentu), maka saya akan berhenti kegereja!” – mengancam Elohim.
  • Anda menumpangkan tangan pada (mobil; gedung dan barang orang lainnya) dan berdoa”Dalam namaMu, aku klaimini menjadi miliku!” – iri hati dan menginginkan milik orang lain.
  • ”Aku tidak percaya lagi kepada YAHWEH, mengapa iamembiarkan musibah ini terjadi!” – ketika musibah terjadi (kecelakaan; bencana alam; kelaparan dll.) – kepahitan kepada YAHWEH.

Efek sampingan dari faham RAJ ini adalah: Kasih menjadi tawar – egois; Mat 24:12. dan jika tidak segera berobat si penderita akan menjadi manusia pengumpat, pemfitnah, pembenci Elohim, kurang ajar, congkak, sombong, pandai dalam kejahatan, tidak taat kepada orang tua, tidak berakal, tidak setia, tidak penyayang, tidak mengenal belas kasihan. (Roma 1:30-31). Sehingga ibadahnya tidak lagi memiliki kekuatan surgawi (untuk mengusir Setan, menyembuhkan orang sakit, memulihkan hati-hati yang hancur) 2 Tim 3:5.

Tahukah Anda, tidak sedikit pendeta – dari aliran tertentu – di negara-negara barat yang tidak lagi percaya kepada apa yang Master-mereka sendiri katakan “Tidak seorangpun dapat datang kepada Bapa , kalau tidak melalui Aku!” (Yoh 14:6). dan bertindak kurang ajar kepada-Nya dengan memberi berkat pernikahan bagi pasangan-pasangan sex sejenis (Roma 1:25-27), terlebih lagi melakukan itu “di dalam nama-Nya yang kudus.” Musnahnya Sodom dan Gomora sampai hari ini (Ul 29:23-25 ) adalah bukti bahwa IA tidak pernah menganggap remeh apa yang IA telah tetapkan yaitu “Seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging (Kej 2:24). Hubungan suami-istri ini merupakan hubungan kesatuan yang tidak bisa diremehkan sebab itu merupakan simbol hubungan antara Ha Massiah / Messias dengan gereja-Nya, rasul Paulus mengatakan itu sebagai “rahasia yang besar.” Gal 5: 25-32. Bahkan Abraham, bapa leluhur Israel telah bersumpah demi nama-Nya yang kudus – YAHWEH – menolak mengambil pemberian harta benda dari raja Sodom (Kej 14:21-24) karena ia sadar bahwa YAHWEH tidak suka dengan tingkah laku orang Sodom yang “sangat jahat dan berdosa.” Kej 13:12-13

Roh Ahir Jamanini akan menghasilkan orang-orang Kristen yang tidak tahan uji (1 Kor 3:10-15), ini beberapa alasannya:

  • Ibadah yang sejati menjadi ibadah yang liturgi – ’ibadah’ demi menjaga status sosial
  • Kunjungan yang murni menjadi kunjungan bisnis – multi level marketing dalam jemaat
  • Iman yang murni menjadi ’iman’ berpikir positif – kemampuan dan kekuatan manusia
  • Pengharapan yang kudus menjadi pengejaran karir – status lebih penting dari nama baik
  • Kasih yang murni menjadi kasih yang egois – apa yang bisa kudapat dari mereka?
  • Pimpinan Roh Kudus menjadi dipimpin oleh tujuan hidup pribadi – aku jadi sebagaimana aku berpikir
  • Orang Kristen yang memberkati menjadi ”orang Kristen berkati-aku” – yangberpikir jika seseorang tidak hidup dalam kekayaan, itu karena ia kurang beriman.

Ijinkanlah saya memberi nasehat untuk Anda, Bagi para pemimpin Kristen dan pemberita Injil,ajarlah jemaat Yahshua yang Anda gembalakan, bawalah jiwa yang terhilang dengan ajaran Injil yang seutuhnya; ’minuman susu’ , perhatian, kasih, berkat dan perlindungan dan juga jangan lupa ”jalan salib”, kesucian hidup, penyerahan hak serta takut dan taat kepada Yahshua Meshiah (Maleakhi 2:7-9).

Bagi para jemaat YAHWEH, mulailah hidup sebagai murid-murid Yahshua Ha Mashiah – menerima Yahshua sebagai Juru Selamat, tidaklah berarti Anda sudah menjadi murid-Nya. Murid adalah seorang yang mengikuti ajaran dan kehidupan gurunya. Pelajarilah Alkitab dan bersekutu kepada Roh Kudus agar Anda jadi sebagaimana IA telah rencanakan. Miskin atau kaya bukanlah hal yang penting, terkenal atau tidak itu hanyalah kasih karunia, namun yang terpenting adalah menghormati dan menyenangkan hati DIA yang telah rela mati (video animasi) untuk Anda dan saya.

Sekali kelak pekerjaan masing-masing orang akan nampak. Karena hari Yahweh akan menyatakannya, sebab ia akan nampak dengan api dan bagaimana pekerjaan masing-masing orang akan diuji oleh api itu. Jika pekerjaan yang dibangun seseorang tahan uji, ia akan mendapat upah. Jika pekerjaannya terbakar, ia akan menderita kerugian, tetapi ia sendiri akan diselamatkan,tetapi seperti orang yang lolos menerusi api (IBIS) 1 Kor 3:13-15

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog