Iran: The Stoning of Soraya- Film


The Stoning of Soraya M. Film The Stoning of Soraya – فيلم رجم ثريا
The Stoning of Soraya M. (English text only)
Film drama keagamaan yang didasari dari kisah nyata Soraya Manutchehri, ibu dari 4 anak, ia dihukum rajam (dilempari batu sampai mati) pada 15 Agustus 1986 pada usia 35 tahun atas tuduhan palsu telah berzinah yang dibuat oleh Ghorban-Ali, suaminya. Tuduhan itu dibuat agar ia bebas dari isterinya dan dapat menikahi gadis berusia 14 tahun. Film ini diambil dari buku La Femme Lapidée.  Buku dan film ini dilarang terbit di Iran.

Synopsis film: Di suatu desa Kuhpayeh pedalaman Iran, melalui kerusakan mobil, Freidoune, seorang wartawan Perancis, dihampiri oleh Zahra, seorang wanita ingin menceritakan kisah malang yang menimpa keponakkan perempuannya, Soraya yang meninggal melalui hukuman lempar batu sesuai hukum Islam di Iran.  Buku La Femme Lapidee Freidoune Sahebjam
Ketika Soraya dan Zahra menolak usul cerai tersebut. Ali dan Mullah (tokoh agama) memakai posisi mereka membuat dua saksi dusta dan menyebarkan gossip ke masyarakat bahwa Soraya telah bermain serong supaya dapat menaruh Soraya ke  dalam ”tuduhan perzinahan” yang di Negara Islam Republik Iran berarti wanita itu akan dihukum mati melalui lemparan batu.
Wartawan harus melarikan diri dari Mullah dan para pengikutnya demi hidupnya untuk menceritakan kisah tersebut ke seluruh dunia. Informasi tentang film Soraya.

Direkur film: Cyrus Nowrasteh (Iran warganegara AS)
Soraya M. (Mozhan Marno)
Zahra (Shohreh Aghdashloo)
Freidoune Sahebjam (Jim Caviezel)
Lokasi pembuatan: Yordania

Freidoune Sahebjam (1933-2008) adalah putra dari seorang duta besar Iran, wartawan dan juga korespondent perang. Ia tinggal di Perancis.
Nowrasteh bercerita di kantor Pusat Hak Asasi Manusia Amnesty International di London bahwa sSoraya dan lubang untuk perajamanedikitnya 190 orang sudah di eksekusi di tahun ini. Sakineh M. Ashtiani dan 13 orang Iran lainnya ada pada baris kematian – yang tetap menghadapi suatu hukuman barbarian. (Oktober 2010)

Film/ dokumentasi sejenis (hak asasi wanita):

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog
Iklan

Cara Timur Tengah melawan pejuang Negara Islam Kalifah (ISIS)


Jika engkau tawar hati pada masa kesesakan, kecillah kekuatanmu. (Amsal 24:10, ITB)

“Sementara Al-Qaida, al-Shabab dan Taliban telah merasa perlu untuk tampil sedikit bagus dalam Hubungan Masyarakat (Public Relationship/ PR), NIK membuang semua kepura-puraan. Mereka yang lainnya tidak pernah mengakui secara terbuka bahwa “hak-hak manusia” adalah teruntuk mahluk-mahluk dengan senjata api, berjenggot dan alat kemaluan laki-lak, NIK mengakui dan bahkan menproklamasikannya melalui media internet, baik sosial maupun private,” Marisa Martin menulis. Marisa adalah aktivist politik dan pakar seni.
Sementara negara-negara Barat meresponi pernyataan dan kesadisan perbuatan NIK melalui kekuatan senjata, orang-orang Timur Tengah meresponi NIK melalui seni: humor, satir dan musik. Marisa percaya bahwa humor memiliki kuasa untuk menolak ketakutan.
The Great Departed Para musikus Libanon tahun 2013 telah membentuk band The Great Departed, sekarang telah menjadi sangat pupuler. Mereka telah menciptakan lagu Madad Baghdadi secara terbuka mengejek komandan NIK, Abu Bakr al-Baghdadi, atau Khalifah Ibrahim, yang  lagu ini berbunyi “berkuasa melalui hukum-hukum ALLAH … Dan karena Islam adalah pemurah, kami akan mencincang daging dan memotong tangan.”
Para pemusik ini memperingati bahwa ia “akan menuntut para pekerja ALLAH ke lubang neraka tidak seperti yang lainnya.”
Kewajiban para wanita menutup seluruh wajah dan tubuh mereka di seluruh wilyah kekuasan NIK, serta mengharuskan menutup tempat keluarnya susu bagi binatang betina yang akan disembelih, diejek musikus Libanon tersebut melalui lirik lagunya: ”Saya bersumpah kepada ALLAH, jika saya adalah seekor sampi, saya akanlah mengenakan BH.”

Konsert mereka disambut positif oleh para hadirin. Ketika di muat di YouTube, hanya kurang dari empat hari itu sudah ditonton lebih dari 6000 pelihat dengan komentar yang umumnya adalah positif.
Lagu kritik ciptaan mereka yang lain adalah Don’ti Mixi. Lagu ini diinpirasikan oleh kejadian kunjungan resmi ex-president Mesir, Morsi, ke Jerman, dimana ia mencampurkan bahasa Arab dan Inggris sementara berbicara, sekalipun ada penterjemah. ”Gas dan alkohol tidak dapat dicampurkan,” sindir mereka atas bahasa Morsi tersebut.
Khaled Soubeih, pendiri dan komposer dari band tersebut bercerita betapa terkejutnya dia ketika mendengar NIK ”berbicara tentang belas kasihan ALLAH dan sementara itu terus membunuhi orang-orang.” Selama al-Badhdadi hidup, mereka tidak akan pernah kehabisan inpirasi yang bersifat satir. Soubeih percaya humor adalah cara terbaik untuk melawan balik (ideologi terror dan kekeran NIK).
President Mesir 1 tahun Muhammad Morsi, yang dijuluki sebagai Firaun diktator, sungguh telah dibuat kebakaran jenggot oleh humor-humor  TV-shownya Bassem Youssef, baca ini
12 Oktober orang Kurdi di Irak menayangkan sebuah video musik pada saluran TV mereka lima pria berlagak seperti tentara NIK (ISIS): berjanggut dan berbaju hitam, menyandang bedil sebagai gitar, berdansa dengan dua pedang panjang dan memainkan sebuah batok tengkorak manusia, plus dengan bendera besar hitam jihad di belakang mereka. Text dalam bahasa Inggris diberikan oleh MEMRI TV dengan title: “ISIS Parody from Iraqi Kurdistan
Dengan diiringi irama musik Timur Tengah mereka bernyanyi dengan ceria lagu Kurdi TV megejek Negara Islam Kalifah melalui seni musik

“Kami ISIS”
Kami berjanggut, kotor dan menjijikkan
Kami tidak berotak tanpa apapun dalam kepala kami
Kami membunuh merpati di langit, dan membawa sejarah ke masa kini
Reff: Kami ISIS, kami ISIS; Kami menyusu kambing, meskipun jika itu (kambing) betina (2x)

Musik kami tanpa rhythm, dan pemimpin kami disebut Qaqa.
Musik kami tanpa rhythm. Dan kami benci wangi mint yang harum
Kantong kami penuh dengan uang Qatari, bahasa kami adalah pelor-pelor dan gorokan
Kantong kami penuh dengan uang Qatari, dan pose-pose damai berbahaya bagi kami
Reff: Kami ISIS, kami ISIS, Kami menyusu kambing, meskipun jika itu (kambing) betina (2x)
Dari Chechnya dan Hijaz, kami telah datang memcium bau bawang putih dan onion
Dari Chechnya dan Hijaz, kami telah datang dengan sekumpulan bebek (geese)
Kami memburu jihad dan sex, kami puas dan bahagia melihat darah
Kami memburu jihad dan sex, kami putra-putra al-Hajjaj dan al-Saffah
Reff: Kami ISIS, kami ISIS, Kami menyusu kambing, meskipun jika itu (kambing) betina (2x)

Kami tidak memiliki pengetahuan dalam otak kami, kami menyerang kota Sinjar
kami tidak memiliki pengetahuan dalam otak kami, kami takut akan wanita dan anak-anak, Kalifah kami berjanggut dan otak kami terputar terbalik;
Harapan kami adalah untuk membunuh, itulah sebabnya kami tidak memiliki masa depan
Reff: Kami menyusu kambing, meskipun jika itu (kambing) betina; kami ISIS, kami ISIS (2x)

Kurdi TV megejek Negara Islam Kalifah melalui seni musikDari penampilan video ini nampak orang-orang Kurdi ini sangat gembira dan tidak takut sama sekali dengan para pejuang NIK yang besar dan kejam tersebut. Perang di Kobani (Kurdistan Syria) dan di Mosul (Kurdistan Irak) telah memberi bukti kepada Dunia dan khususnya kepada para pejuang NIK bahwa orang Kurdi adalah orang yang berjiwa besar dan kuat.
Marisa Martin menyatakan bahwa ”Tertawa sangat mengancam para Psychopath. Itu mengingatkan mereka bahwa mereka bukanlah dewa-dewa, dan mereka dihina oleh jutaan orang. Ejekan dan cemooh adalah bukti bahwa mereka tidak akan pernah sepenuhnya dapat mengendalikan roh manusia, tetapi hanya bisa membunuh dan mematikan fisik. Bahkan binatang anjing dapat dilatih untuk memicuk pelatuk senjata api, namun secara umum lebih menyenangkan dan lebih mampu mengendalikan diri daripada tindakan-tindakan para Psychopath.” Psychopath adalah orang yang anti-sosial, kelainan jiwa terhadap hal-hal yang bersifat kemasyarakatan, dikenal juga sebagai Sociopath.
Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Brother Rasheed: Pesan untuk President Obama dari bekas Muslim –tentang NIK


Pesan untuk President Obama dari Brother Rasheed tentang Negara Islam KhalifahBrother Rasheed, putra dari seorang imam Marokko telah melayangkan sebuah video yang berjudul “Pesan untuk President Obama dari bekas Muslim” dengan tujuan memberikan pelajaran agamaIslam yang benar kepada Mr. Obama.
“ISIL tidak berbicara demi Islam” President Obama berkata mengkomentari kebrutalan dan kesadisan organisasi Islam Sunni yang telah menproklamasikan dirinya sebagai Negara Islam Khalifah (NIK) sebagai ganti dari Negara Islam Irak dan Syria dalam bahasa Inggrisnya “ISIS,” atau ISIL Gedung Putih menyebutnya.
Sejak Juni 2014 kebrutalan dan ketidak prikemanusiaan para pendukung gerakan NIK ini telah menjadi sorotan media internasional. Tujuan dari gerakan NIK ini adalah membangun kembali Khalifah Muhammad abad 6 AD. Namun beberapa pemimpin politik Barat tetap berkata bahwa NIK bukanlah berbicara tentang Islam atau agama.
Pada pesan 8 menit 36 detik, Brother Rasheed, pemimpin siaran Satelit Kristen berbahasa Arab yang sangat terkenal Al-Hayat TV, menegaskan kepada Mr. Obama bahwa ”Saya bisa katakan kepada Anda dengan yakin bahwa NIIS berbicara tentang Islam.”
Brother Rasheed, selain anak dari imam Islam, ia adalah pakar dalam bidang Islam (20 tahun mendalami Islam) dan telah meninggalkan ajaran Islam. Dan ia sedang menyelesaikan gelas S3nya dalam bidang Terrorisme.
Melalui pesan singkat ini Brother Rasheed mengajak untuk Mr. Obama berurusan dengan “akar permasalahan” di dalam membasmi gerakan radikal Islam demi kemanusian dan Hak Asasi Manusia.
“Mr. President yang terhormat. Dengan segala hormat saya harus berkata bahwa Anda salah tentang NIIS (NIK). … Ijinkanlah saya memperbaiki Anda Mr. President.” Rasheed mengawali pesannya dalam bahasa Inggris. Pesan lengkapnya lihat disini: A Message to President Obama from a former Muslim – Situs Brother Rasheed berbahasa Arab lihat di sini: www.islamexplained.com

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Saudi Arabia: Para anggota NIK adalah orang mutad, imam Sa’d Al-Shathri berfatwa


“Karena tidak ada pohon yang baik yang menghasilkan buah yang tidak baik, dan juga tidak ada pohon yang tidak baik yang menghasilkan buah yang baik. Sebab setiap pohon dikenal pada buahnya. Karena dari semak duri orang tidak memetik buah ara dan dari duri-duri tidak memetik buah anggur.” (Injil Lukas 6:43-44) – Adonai  Yeshua Ha Mashiah

Imam Saudi Arabia Sa’d Al-Shathri menyatakan bahwa para anggota Negara Islam Irak dan Syria (NIIS) adalah para murtad pada sebuah wawancara dengan saluran TV Saudi Majd TV tanggal 31 Agustus 2014. Imam Al-Shathri menambahkan para anggota NIIS yang tidak mampu meninggalkan organisasi tersebut karena takut ada dibunuh haruslah membunuh para komando dan rekan mereka supaya ada selamat dari Api Neraka. Organisasi NIIS (ISIS, in English) pada awal bulan Agustus telah memproklamirkan organisasinya sebagai pendiri Negara Islam Khalifah (NIK), dengan Bagdaddi, pemimpin utamanya sebagai Khalifah.
Text pernyataan dalam bahasa Indonesia imam Sa’d Al-Shathri dan foto di bawah ini diambil dari situs The Middle East Media Research Intitute (MEMRI); suatu organisasi non-laba untuk tujuan analisa dan penelitian pada pengembangan di Timur Tengah.

Video wawancara: Saudi Cleric Sa’d Al-Shathri: ISIS Members Are Apostates. Al-Majd TV (Saudi Arabia) – August 31, 2014

Imam Saudi bergabung ke NIK adalah dosa besar“Organisasi dikenal sebagai ‘Negara Islam Irak dan Syria’ adalah memerangi Allah dan nabinya. Mereka korupsi dan menetang Hukum Islam. Mereka menutup mesjid-mesjid, membunuh para ahli agama Islam, melarang buku-buku keagamaan dan hijab. Mereka menyiksa para hamba Allah. Karena itu saya ingin menyoroti berbagai aturan hukum dalam masalah ini.”
Pertama, menjadi anggota organisasi ini tergolong sebuah dosa besar. Tergolong murtad. Para anggota organisasi ini haruslah segera meninggalkannya. Karena (NIIS) membunuh mereka yang coba meninggalkannya, maka para anggota haruslah membunuh komando unit mereka, dan sebanyak para anggota NIIS sebanyak mungkin. Semoga Allah akan mengampuni mereka yang bergabung dengan NIIS.
Iman Saudi mati demi NIK masuk Api NerakaKedua. Setiap anggota NIIS yang terbunuh bukanlah seorang marir. Kami percaya bahwa ia akan pergi ke Api Neraka, menurut (Hukum) Sharia.
Ketiga, sumpah janji setia kepada NIIS adalah kosong dan batal, dan haruslah dihindari. Itu tidak berharga.
Keempat. Bagaimanapun itu adalah dilarang untuk bergabung dengan NIIS, sebab itu dianggap penghianatan kepada Allah, Utusannya dan para Muslim. Itu dilarang mengadakan persetujuan atau berdamai dengan mereka.
Kelima. Memerangi mereka adalah satu dari tugas-tugas terpenting yang diperintahkan oleh (Hukum) Sharia. Kami berharap bahwa setiap orang yang terbunuh sementara memerangi NIIK atas nama Allah akan digolongkan sebagai martir.
[….]
Imam Saudi anggota NIK harus membunuh pemimpin merekaKetika seorang ibu melapor ke pemerintah tentang putranya, dan putranya masuk mendekamp di penjara beberapa tahun sampai pikirannya kembali kepadanya – ibu ini menggenapi tugasnya. Ini lebih baik daripada bergabung ke NIIK, atau ada terbunuh mendukung para orang tersesat tersebut. Hal yang sama juga benar untuk seorang isteri yang melaporkan suaminya, seorang saudari perempuan atas saudaranya laki-laki, tetangga atas tetangganya. Ini adalah dilakukan keluar dari kasih bagi orang-orang yang mereka laporkan.

Komentar: Sejak gagalnya para organisasi Islam militan Sunni menumbangkan President Syria Al-Assad (Islam Shia), dan bangkitnya organisasi Islam militan the Muslim Brotherhood di Mesir, Kerajaan Arab Saudi (juga Turki dan Qatar) yang adalah sebelumnya pendukung gerakan militer Islam Sunni di Syria, sekarang  beberapa Negara Arab secara terus terang menentang setiap gerakan Islam radikal Sunni. Melabelkan mereka sebagai ”para organisasi terrorist.” Namun Turki dan Qatar tetap masih mendukung ”para terrorist” tersebut, khususnya organisasi NIK. Saat ini susah untuk dikatakan, apakah perlawanan Saudi kepada NIK ini bersifat keagamaan atau bisnis tempat suci Islam; tidak diragukan bahwa perjalanan ibadah ke Mekkah dan Medina adalah suatu pemasukkan keuangan yang sangat besar bagi Kerajaan Saudi, ditambah dengan sumber minyak buminya. Turki, anggota NATO, tetap mendukung NIK karena mendapat banyak keuntungan dari import minyak bumi dari pertambangan di Irak yang direbut oleh NIK.
Muslim harus melaporkan anggota NIK ke pemerintahBacaan berkait:
Al-Qaida Splinter Declares New Islamic Caliphate
Sejarah Negara Islam Khalifah kuno dan modern
Saudi king warns West will be jihadists’ next target
Saudis regroup amid Islamic State threat; Finds itself backing rebels who could attack kingdom
NATO member Turkey openly aiding ISIS
How U.S. weapons made it to ISIS

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

7 Alasan Ideologi Mengapa Islam Radikalisme Ditolak Dunia


Akulah YAHWEH, itulah nama-Ku, dan Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain, dan kepujian-Ku kepada patung. (Yesaya 42:8)

Berdiri bersama melawan TERRORISMEBeberapa berita tentang perbuatan para Islam radikal dalam dekade ini:
Negara Islam Khalifah / Kalifat di mata komunitas dunia
Ketika Kebenaran terbangun dari tidurnya – Fear no more!!
Mengapa Islam radikal membenci pendidikan dan stabilitas??

1. Setiap Manusia tercipta dengan hati nurani dan akal budi atau roh dan jiwa (Ibrani 8:10 & 10:16). Sebab itulah orang yang tidak pernah mengenyam bangku sekolah pun bisa membedakan apa yang benar dan salah, bahkan sejak kecilpun anak manusia telah mampu membedakannya (Amsal 20:11), jadi apapun klaim dan alasan yang diberikan oleh Islam radikal untuk membenarkan perbuatan mereka, masyarakat dunia (terlepas dari keimanan dan kesukuan dan nasionalitas) tetap menolak ideologi yang dianut oleh para Islamist tersebut. Adonai Yeshua telah memberikan alasannya secara sederhana: Orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan barang yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat. Karena yang diucapkan mulutnya, meluap dari hatinya.” (Lukas 6:45). Islam radikalisme bahkan ditolak oleh orang Postmodernism (faham yang liberal) dan Pacifism (faham pertahanan passive, anti-kekerasan)

2. Manusia tercipta sebagai mahluk berpikir dan bersosial (Latin: homosapien). Setiap orang ketika diberi kesempatan akan secara senang untuk mengungkapkan pendapat dan bersosialisasi. Islam radikalisme melarang para pengikutnya untuk berpikir kritis. Dr Tawfik Hamid, pemikir Mesir dan ex-Jihadist, mentor jihadnya menyamakan berpikir kritis Dr Hamid ini sebagai ”otak keledai.” Bangsa di negara-negara berkembang menilai ”berpikir pasif (hanya menerima)” dan ”anti-sosial” sebagai ”perbudakan” dan ”egoistik.” Inilah sebabnya organisasi radikal Islam NIIS yang ingin mewujudkan Negara Islam Khalifa (NIK) segera – tidak lebih dari sebulan sejak klaimnya tersebut – ditolak dunia secara serempak, sebab tindakan para NIK ini sungguh merusak nilai-nilai sosial. Menarik sekali bahwa sekelompok suku Kurdi penganut Yezidiism (Percaya pada Malaikat-malaikat) cabang dari agama Persia Kuno Zoroastrianism, disebut oleh NIK sebagai ”para penyembah iblis,” mereka memilih disembelih (para pria) dan dikubur hidup-hidup (para wanita dan anak-anak) dari pada berpindak ke Islam ketika militan NIK menguasai wilayah mereka pada bulan Agustus 2014. Pemerintah Negara RRC yang menganut Sosial Komunis pun menolak Islam radikalisme.

3. Gerakannya condong pada aktifitas politik dan sedikit pada masalah agama. Bilang TIDAK ke Negara Islam Khalifah
Apapun para Islam radikal memberi nama diri mereka: Mujahidin, artinya: Pejuang Islam; Hezbollah, artinya Partai Allah; Partai Kebebasan dan Keadilan (The Muslim Brotherhood di Mesir), Partai Keadilan dan Pengembangan (didirikan oleh Recep T. Erdogan, Turki), goal satu-satunya yang mereka miliki adalah menjadi partainya / organisasinya sebagai penguasa negara. Organisasi Muslim Brohterhood adalah organisasi agama Islam yang terlarang keras di Mesir oleh karena aktifitas politik dan pembunuhan berencana President Anwar Sadat. Dan ketika Mohammad Morsi menjadi president, pertama-tama yang ia lakukan adalah mengontrol kebebasan berpendapat dan media dan memenjarakan para aktifis politik. Itupun yang dilakukan oleh Mr. Edorgan (sekarang President) yang masa mudanya sangat aktif dalam gerakan Islam, ratusan tentara segera dipecat dan dipenjarakan ketika ia memegang jabatan politik dan puluhan wartawan juga mendekam di penjara. Penduduk negara Islam lebih memilih raja (di Arab Paninsula) dan president (di Pakistan, Malaysia) sebagai pemimpin mereka daripada seorang Khalifah (pemimpin agama Islam sekaligus politik), sebab bagi mereka politik Islam sama seperti negara Komunis – melenyapkan kebebasan beragama melalui pemaksaan beribadah secara ketat. Contoh: Mesir; hampir 30 tahun rakyat Mesir dibawah Jendral Mubarak, akhirnya tumbang karena ia telah menjadi diktator, setahun Morsi (orang kuat Muslim Brotherhood) menjadi president, tiga juta rakyat turun kejalan dan memilih Jendral Sisi untuk jadi president. Penduduk Arab di Gaza dan West Bank; mereka lebih suka kepemimpinan Abbas (Fatah) dari pada Hamas. Konflik terbaru Israel-Hamas telah membuat aktifis politik dan rakyat Palestina telah terang-terangan menolak Hamas. Indonesia yang disebut ”Negara berpenduduk Muslim terbesar sedunia,” tidak pernah dalam sejarah kemerdekaannya rakyat memilih pemimpin negara berlatar belakang Islam radikalisime, sebaliknya gerakkan Jemaat Islamiah dan FPI (Front Pembela Islam) semakin dijauhkan rakyat. Islam radikalisme ditolak oleh masyarakat Islam Moderat, dengan kata lain, Faham Text Mekkah lebih disukai daripada Text Medina.

Kristen Timur Tengah protest menentang Negara Islam4. Islam Radikalisme bertentangan dengan Perintah, Ajaran dan Hukum YAHWEH. Keadilan dan menghormati warga asing adalah salah satu tulang belakang ideologi Negara Israel dan komunitas Kristen se dunia. Setiap orang Muslim dijamin hidup aman dan mendapatkan hak asasinya di seluruh teritorial penganut ajaran Alkitab, sekalipun mayoritas pemeluk Islam berlaku sebaliknya, sebab penganut Alkitab mendasari ajarannya pada “Kasih” dan “Mengampuni.” Tidaklah mengherankan jika Islam radikalisme ditolak mentah-mentah oleh orang Yahudi, bahkan sejak di Medina di jaman Muhammad, dan Kristen yang beriman kepada Kitab Suci Alkitab. Orang-orang Kitab (the People of the Book), Kuran menyebut orang Yahudi dan Kristen, mereka lebih memilih kehilangan harta (tanah dan benda) bahkan menjadi martir daripada hidup di dalam ideologi Islam garis keras (Text Medina). Buah dari Islam Radikalisme adalah keruntuhan negara dan bukan pertumbuhan.

5. Islam Radikalisme bertentangan dengan perintah nabi Muhammad menghormati ajaran Torah (Taurat), Mazmur (Zabur) dan Injil (Surah 5:44-45 & 48:29).
• Torah: terdapat perintah dan pengajaran tentang kode etik beribadah (hubungan vertikal antara manusia dengan Penciptanya) dan kode etik bersosialisasi (hubungan horizontal manusia dengan sesamanya)
• Mazmur: ekpresi syukur dan pengharapan manusia kepada Penciptanya melalui lagu, pantun, berpikir kritis. Di seluruh Alkitab ada 102 ayat dengan akar kata “nyanyi” dan 16 ayat dengan kata “musik.” NIK, Hamas, Taliban melarang orang bernyanyi dan bermain alat musik.
• Injil. Di dalamnya terdapat empat kitab: Matius, Markus, Lukas dan Yohanes. Disini terletak seluruh ajaran dan sejarah kehidupan Yeshua Ha Mashiah (dalam Islam dikenal sebagai Isa al-Masih)
Tidaklah heran masyarakat Islam Moderat, yang percaya bahwa kasih dan keharmonisan hidup dan saling menghormati antar sesama kepercayaan yang berlainan adalah prioritas, terang-terangan mempertanyakan motif dan tujuan gerakan Islam radikalisme.

Para Wanita Kurdi protes melawan Negara Islam6. Islam Radikalisme menekan secara brutal hak-hak asasi wanita dan anak-anak. Dalam Hukum Islam hak wanita di pengadilan adalah 50% (1/2) dibanding hak pria; demikian juga di dalam harta warisan. Namun di dalam Islam Radikalisme para wanita Muslim sama sekali kehilangan hak mereka; kehadiran wanita di sini hanyalah sebagai objek pemuas sex pria, mesin produksi anak untuk meneruskan penyebaran ideologi yang mengutamakan kekerasan dan pemaksaan dan sebagai pembantu rumah tangga. Wanita hanya tinggal di dalam rumah dan tidak boleh sekolah dan berkarir dan jika mereka keluar rumah mereka dilarang menunjukkan indentitas dan keunikan pribadi mereka, seluruh tubuh dibungkus kain (umumnya hitam) dan hanya sedikit wajah yang nampak; hanya memiliki status “motherhood” menurut President Turki Recep T. Erdogan di suatu pertemuan para wanita di Istanbul (24/11/2014). Pernyataan President Turki ini membuat banyak pejuang hak-hak Wanita marah. Alev Scott mengkomentari pernyataan Mr. Erdogan di the Guardian tersebut sebagai “a lone madman,” dan “president sebuah negara dari 75 juta penduduk dimana hanya 28% wanita memiliki pekerjaan resmi, 40% wanita menderita kekerasan lokal dan jutaan gadis dipaksa masuk ke dalam pernikahan dibawah-umum setiap tahunnya.” Alev Scott adalah wartawati Turki yang tinggal di Inggris.

7. Islam radikalisme mengabaikan 5 rukun (pilar) Islam, dan menggantikannya dengan Jihad sebagai kepala dari seluruh ideologi Islam. 5 pilar Islam adalah: Mengucapkan kalimat Shahadah, Salat (sembayang), Zakat (berderma), Puasa di bulan Ramadan dan Naik Haji. Contoh ideologi Jihad adalah: Ibn Ishaq:404“War has distracted me, but blame me not, ‘this my habit. Struggling with the burdens it imposes, I bear arms bestride my horse at a cavalry’s gallop, running like a wild ass in the desert.”
Ibn Ishaq:322“I will cast terror into the hearts of those who reject Me. So strike off their heads and cut off their fingers. All who oppose Me and My Prophet shall be punished severely.”  Muslim London protes menolak Negara Islam
Dengan kata lain unsur keagamaan/ibadah pada orang Islam sejenis ini hanyalah sekedar baju atau mantel, dan aksi jihad sebagai satu-satunya keberadaan dan nafas Islam. Simpelnya IR telah merubah makna “ibadah,” dari mencari dan melakukan kehendak Pencipta, dan menjadi berjuang dan mati bagi Pencipta. Qatar telah terbukti pendukung keuangan Islam radikalisme di abad 21 ini.

Profesor Sejarah Islam Mark A. Gabriel, ketika ia mempertanyakan kepada dosennya “Mengapa kamu mengajar kami selalu tentang jihad? Bagaimana dengan ayat-ayat lainnya di dalam Kuran yang berbicara tentang damai, kasih dan pengampunan?” Omar Abdel Rahman, dosennya menjawab dengan keras: ”Saudaraku ada di seluruh surah [bab] dipanggil ’Rampasan-rampasan Perang.’ Tidak ada surah dipanggil ’Damai.’ Jihad dan membunuh adalah kepala dari Islam. Jika kamu mengeluarkan mereka, kamu memotong kepala Islam.”
Ketika Prof. Gabriel menjadi dosen di Universitas Al Azhar (tempat ia mendapatkan gelarnya), mengajak para mahasiswanya berpikir kritis dan mengajar text Mekka (‘damai, kasih dan pengampunan;’ dalam Kuran tidak ada kata “kasih”), ia dipecat dan kurang dari 24 jam setelah dipecat rumahnya diserbu oleh sepasukan tentara agama; dipenjarakan dan disiksa. Perlakuan rekan-rekan Muslimnya telah membuat ia keluar dari Islam. Seorang ex-pejuang Islam, Kamal Saleem: A Muslim Cries Out to Jesus ketika ia menyadari bahwa Yeshua adalah Jalan Kebenaran yang ia selama dalam Islam cari dan minta dalam doa-doanya, ia berdoa kepada Yehsua, Master barunya, demikian “Apa yang Engkau inginkan dari ku?, aku siap mati bagi Mu.” Yeshua menjawab: “Kamu tidak perlu mati bagi Ku, sebab Aku telah mati bagimu.” Wau, ini suatu konsep ibadah yang sama sekali berbeda!

Catatan kaki:

1. Apa yang Dikatakan Al-Qur’an Mengenai Kitab Suci Sebelumnya?
dan Apakah Taurat, Zabur dan Injil?
2. Qur’an, Hadith and Scholars: Violence Under Muhammad

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Dr. Tawfik Hamid: Kita para Muslim perlu mengakui masalah2 kita dan hadapi mereka


Dr. Tawfik Hamid ex-jihadst MesirTulisan Dr. Tawfik Hamid di bawah ini diterjemahkan dari “We Muslims need to admit our problems and face them” – Dr. Tawfik Hamid, diterbitkan oleh Ray di AustralianChristians.com tertanggal 28 November 2013.
Diterjemahkan oleh seorang staff SenjataRohani weblog. Dr. Hamid adalah seorang dokter kesehatan, pembicara politik, ilmuwan dan penulis. Lahir dari sebuah keluarga Muslim yang moderat di Mesir, setelah remaja ia bergabung dengan organisasi Islam terrorist Jemaah Islamiah yang dipimpin oleh Dr. Ayman Al-Zawaherri yang dikemudian hari dikenal sebagai komando militer kedua dari organisasi Islam terroris terkenal al-Qaida. Ia penulis buku Inside Jihad dan the Root of Jihad.

Saya terlahir sebagai seorang Muslim dan seluruh kehidupan saya sebagai pengikut Islam.
Setelah serangan-serangan terrorist barbar dilakukan oleh tangan-tangan para rekan Muslim ku dimana-mana pada bola dunia ini, dan setelah begitu banyak perbuatan-perbuatan kekerasan oleh para Islamist di berbagai belahan dunia, saya merasa bertanggung-jawab sebagai seorang Muslim dan sebagai seorang manusia untuk angkat bicara dan berbicara benar untuk melindungi dunia dan para Muslim juga dari datangnya katrastropi dan perang peradaban.
Saya harus akui bahwa pengajaran Islam kita saat ini menciptakan kekerasan dan kebencian terhadap orang-orang bukan-Muslim. Poster Dr. Tawfik Hamid sebagai ex-Jihadst
Kita para Muslim adalah orang-orang yang perlu untuk berubah.
Sampai saat ini kita menerima poligami, laki-laki memukuli para wanita, dan membunuh mereka yang pindah dari Islam ke agama-agama lain.
Kita tidak pernah punya suatu pendirian yang jelas dan tegas melawan konsep perbudakan atau perang, untuk menyebarkan agama kita dan untuk menundukan orang lain ke Islam dan memaksa mereka untuk membayar pajak penghinaan disebut jizia.
Kita meminta orang lain untuk menghargai agama kita sementara sepanjang waktu kita mengutuki para bukan-Muslim secara keras (dalam bahasa Arab) di doa-doa Jumat kita di Mesjid-mesjid.
Pesan apa yang kita sampaikan kepada anak-anak kita ketika kita menyebut para Yahudi ”keturunan dari para babi dan para monyet”? [Namun, keduanya para Arab dan para Yahudi adalah keturunan Abraham!]
para Muslim fanatik menuntu hakApakah ini suatu pesan kasih dan damai, atau sebuah pesan kebencian?
Saya pernah masuk ke dalam gereja-gereja [Kristen] dan synagog-synagog [Yahudi] dimana mereka berdoa bagi para Muslim.
Sementara sepanjang waktu, kita mengutuki mereka, dan mengajari generasi-generasi kita untuk memanggil mereka ”infidel-infidel” dan untuk membenci mereka.
Kita melompot dengan segera dalam ”reflek tendangan dengkul” untuk membela nabi Muhammad ketika seseorang menuduh dia ada sebagai pedophile sementara, pada waktu bersamaan, …. Kita bangga dengan cerita di dalam buku-buku Islam bahwa seorang gadis berusia tujuh tahun [Aisha] ketika Muhammad berusia lebih dari 50 tahun.
Saya sedih untuk mengatakan bahwa banyak, jika tidak hampir semua dari kita, bersukacita dalam kebahagian setelah peristiwa 11 September dan setelah serangan-serangan terror lainnya.
Para Muslim menyangkal serangan-serangan ini untuk terlihat baik di depan media, tetapi kita memaklumkan para Islam terrorist dan simpati dengan perjuangan mereka
Sampai saat ini para penguasa atas ’terkemuka’ agama kita belum pernah mengeluarkan sebuah fatwa atau pernyataan keagamaan untuk memproklamasikan Bin Laden sebagai seorang murtad, sementara seorang penulis, seperti Rushdie, telah dinyatakan sebagai seorang murtad yang harus ada dibunuh bagi hukum Sharia Islam karena menulis sebuah buku menkritik Islam (berjudul: Ayat-ayat Setan).
Para Muslim berdemontrasi untuk mendapat hak-hak keagamaan sebagaimana kita telah lakukan di Perancis untuk menghentikan pelarangan pemakaian hijab (kerudung kepala), sementara kita tidak berdemontrasi dengan sedemikan gairah dan dalam jumlah yang sedemikian melawan para terroist pembunuh. Itu adalah kesunyian total kita melawan para terrorist yang memberi tenaga untuk para terrorist tersebut untuk meneruskan berbuat tindakan-tindakan jahat mereka.
Kita para Muslim perlu berhenti menyalahi masalah-masalah kita pada orang-orang lain atau pada konflik orang Israel-Palestina.
Bukti Negara Israel mendukung multikultural dan multietnikSebagai masalah kejujuran, Israel adalah satu-satunya cahaya demokrasi, peradaban dan hak asasi manusia di seluruh Timur Tengah.
Kita telah menendang keluar para Yahudi tanpa konpensasi atau belas kasihan dari hampir seluruh negara-negara Arab unutk membuat mereka ”negara-negara bebas-Yahudi” sementara Israel telah menampung lebih dari sejuta orang Arab untuk hidup di sana, memiliki kebangsaan mereka, dan menikmati hak-hak mereka sebagai manusia. Di Israel, secara legal laki-laki dilarang memukuli para wanita, dan setiap pribadi dapat merubah sistim keyakinannya (baik pria maupun wanita) tanpa rasa takut ada dibunuh oleh hukum ’murtad’ Islam, sementara di dalam dunia Islam kita orang-orang tidak menikmati salah satu hak-hak tersebut.
Saya setuju bahwa ’orang-orang Palestina’ menderita, tetapi mereka menderita oleh karena para pemimpin korup mereka dan bukan karena Israel. Pernyataan lengkapnya lihat vidio ini: Dr. Tawfik Hamid about the suffering of palestinian because of the HAMAS   Harga terowongan Hamas untuk aksi terror
Itu tidak umum untuk melihat orang-orang Arab yang tinggal di Israel pergi keluar untuk hidup di dunia Arab. Pada sisi lainnya, kita biasa untuk melihat ribuan orang Palestina pergi kerja dengan bahagia di Israel, ’musuh’nya. Jika Israel berlaku buruk seperti beberapa orang mengklaim, sesungguhnya kita dapatlah melihat yang berlawanan terjadi.
Kita para Muslim perlu mengakui masalah-masalah kita dan hadapi mereka. Barulah kita dapat memperlakukan mereka dan memulai era baru untuk hidup dalam harmoni dengan manusia.
Para pemimpin agama kita harus menunjukkan dengan jelas, dan sangat tegas melawan poligami, pedofilia, perbudakan, pembunuhan atas mereka yang pindah dari Islam agama lain, pemukulan perempuan oleh lelaki dan pernyataan-pernyataan perang pada bukan -Muslim untuk menyebarkan agama Islam.
Kemudian, dan hanya kemudian, maka kita memiliki hak untuk meminta orang lain untuk menghormati agama kita…
Waktunya telah tiba untuk menghentikan kemunafikan kita dan mengatakan itu secara terbuka: ‘kita para Muslim harus berubah!

Artikel Dr. Hamid lainnya:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog