Mengapa orang Kristen tidak mengikuti ajaran nabi Muhammad? Updated 3/2/2015


Ajarilah aku, maka aku akan diam; dan tunjukkan kepadaku dalam hal apa aku tersesat. Alangkah kokohnya kata-kata yang jujur! Tetapi apakah maksud celaan dari pihakmu itu? (Ayub 6:24-25)

Seorang murid nabi Muhammad menulis: Baik awak rujuk dahulu sejarah bagaimana paderi2 telah menyeleweng agama yang anda anuti sekarang ini.

Artikel ini adalah sebuah jawaban dari celaan di atas.

Banyak orang Muslim bertanya kepada orang Kristen petanyaan seperti judul di atas. Semakin orang Muslim menekuni ajaran Islam, pertanyaan ”mengapa orang-orang Kristen tidak mau mengikuti ajaran nabi Muhammad SAW?” semakin mengganggu pikiran mereka.Tidak sedikit orang Muslim yang yakin bahwa ajaran Kristen adalah ajaran sesat, sebab meraka yakin bahwa Alkitab telah dirubah isinya, ini yang menyebabkan orang-orang Kristen di negara-negara Islam teraniaya setiap saat, anehnya (untuk orang Muslim) orang Kristen tetap tidak mau melepaskan imannya dan berpindah ke Islam. Fenomena ’aneh’ ini menambah besar pertanyaan tersebut  di dalam pikiran para pengikut ajaran nabi Muhammad, yakni faham Islam. Dan pertanyaan yang telah besar ini akan menjadi semakin bertambah besar ketika orang-orang Muslim mendapatkan seorang Kristen (murid Yahshua ) tidak mau melepaskan iman Kristianinya dan menjadi pengikut ajaran nabi Muhammad sekalipun dengan ancaman mati, sebaliknyanya, jutaan besar orang Muslim (banyak diantaranya adalah para imam dan guru Alkuran) berpindah menjadi Kristen setiap tahunnya. ”Mengapa,…ya, mengapa orang Kristen tidak mau  mengikuti ajaran nabi Muhammad??” Demikian banyak orang Muslim bertanya-tanya di dalam pikiran mereka.

Bagi pembaca yang bukan seorang Muslim sejati, terlebih lagi tidak mengerti ajaran Islam,  dapat saja berpikir dan berkata: ”Mengapa orang Muslim harus pusing dan memikirkan orang-orang Kristen yang tidak mau mengikuti ajaran nabi Muhammad?” Bukankah masing-masing sudah punya kepercayaannya sendiri?”
Pemikiran seperti ini tentunya dapat dimengerti dan diterima oleh orang-orang yang bukan pengatut faham Islam, tetapi tidak dapat diterima oleh para Muslim fundamentalist.   Mengapa itu tidak diterima, ini beberapa alasan dasarnya:

Dalam paham Islam, orang-orang Muslim telah diajar dan percaya bahwa (baca Alkuran on line):

  • Nabi Muhammad SAW (570-632 AD) adalah nabi terakhir dan harus didengarkan, konsekuensinya ialah ajaran Muhammad saja yang paling sempurna dan karenanya patut diikuti (sura/ s. 61:6). Sebaliknya ia menyatakan bahwa ajaran Alkitab adalah agama yang salah (s. 98:1) namun memakai Alkitab sebagai kitab nubuatan untuk mengklaim kedatangannya (s. 26:196).
  • ALLAH, deiti yang disembah nabi Muhammad adalah  Elohe (kata Ibrani untuk God dalam bentuk singular) Pencipta alam semesta dan penguasa segala sesuatu, tidak ada Ilah (bahasa Arab untuk God/ Elohim) kecuali ALLAH (Sura 3:191; 6:61-62; 5:73).
  • Alkuran yang diturunkan ALLAH kepada nabi Muhammad melalui malaikat – yang mengaku sebagai – Gabriel adalah tanpa kesalahan sebab ALLAH sendiri yang menjagainya. Dan merupakan pewahyuan terakhir (sura 10:64; 6:34; 10:37 dan 46:11; 5:15), perintah mengikuti Alkitab berubah menjadi mengikuti Alkuran, atau jika tidak mau maka pengikut ajaran Alkitab ini harus bayar pajak kepada pengikut ALLAH (s. 98:1).
  • Kota Mekka adalah tempat ibadah pertama dan Kaaba dibangun oleh Abraham dan Ismael (Sura 3:96). Penemuan geologi terbaru ternyata Mekka yang tertulis di Kuran adalah Petra (Yordania), dan Mekka baru terdaftar dalam sejarah 122 tahun setelah Islam lahir.

Melalui empat contoh ajaran utama di atas, pembaca yang ‘bukan-Muslim sejati’ diharapkan telah dapat mengerti lebih baik alasan pemikiran para Muslim fundamentalist mempertanyakan  pertanyaan: “mengapa orang Kristen tidak mengikuti ajaran Muhammad.”

Artikel ini mencoba menolong orang-orang Muslim menemukan jawaban dari pertanyaan di atas. Ada banyak alasan”mengapa orang Kristen tidak mengikuti ajaran Muhammad”, untuk singkatnya saya daftarkan 4 alasan, dan pembaca Kristen, termasuk bukan-orang Kristen tentunya “Welcome untuk menambahinya atau mengkomentarinya!”

Alasan-alasan orang Kristen tidak mengikuti ajaran nabi Muhammad dilihat dari kebenaran Alkitab, firman Elohim.
1. Muhammad tidak mengetahui nama Elohim Pencipta langit dan bumi yang sebenarnya.

  • For thou art our Father, though Abraham knew us not and Israel did not acknowledege us; thou, O LORD (YAHWEH), art our Father, and our Saviour; thy name is from everlasting (Isa 63:16; Lamsa Bible).Baca on line: http://www.lamsabible.com/
  • For You are our Father, though Aḇraham does not know us, and Yisra’ĕl does not recognise us. You, O יהוה (YHWH) , are our Father, our Redeemer – Your Name is from of old. (Isa 63:16; The Scriptures Bible)

Ini di atas adalah perkataan bangsa Israel (pada akhir abad ke 6 BC) setelah Abraham dan Israel (Yakob) meninggal dunia.

Orang Kristen (baik Yahudi maupun bukan Yahudi) mengenal Pencipta alam semesta dan segala isinya dengan nama YAHWEH (diterjemahkan dalam Alkitab bahasa Indonesia sebagai TUHAN / Tuhan); seperti ada tertulis: Mazmur Daud. YAHWEH-lah yang empunya bumi serta segala isinya, dan dunia serta yang diam di dalamnya. Sebab Dialah yang mendasarkannya di atas lautan dan menegakkannya di atas sungai-sungai. (Maz 24:1-2).

Elohim (kata Ibrani untuk God bentuk tunggal yang juga mengandung pengertian jamak) berfirman di Alkitab, baik Perjanjian Lama (PL) dan Perjanjian Baru (PB), memperkenalkan diri-Nya sendiri dengan nama YAHWEH, nama-Nya tidak berubah.

Bandingkan dengan Sura 3:191; 6:61-62; 5:73

Kata ”nama-Ku” terdapat 124 kali di dalam Alkitab Indonesia Terjemahan Baru (ITB); 94 kali di PL dan 30 kali di PB (perkataan Yahweh Yahshua dan termasuk satu kutipan ayat dari PL)
Dan Elohim sangat serius dengan nama-Nya, sehingga Ia berkata ”Jika kamu tidak mendengarkan, dan jika kamu tidak memberi perhatian untuk menghormati nama-Ku, firman YAWHWEH semesta alam, maka Aku akan mengirimkan kutuk ke antaramu dan akan membuat berkat-berkatmu menjadi kutuk … ” (Mal 2:2)

Untuk di ingat, nubuatan nabi Yesaya pada pasal  52 tentang lahirnya kembali bangsa Israel sebagai sebuah negara adalah suatu penggenapan janji YAHWEH kepada Israel sebagai TANDA untuk semua bangsa (10) dan khususnya untuk bangsa Israel sendiri AGAR semua mahluk TAHU siapa NAMA-Nya (6). Elohim Israel ini jugalah yang telah menyatakan diri-Nya kepada bangsa-bangsa di dunia (yang dikenal sebagai orang-orang Kristen bukan-Israel) untuk tujuan penyelamatan dari hukuman dosa (Yes 65:1; Roma 5:8; Yoh 1:9-14).

Kata ”ALLAH” dipakai secara internasional dalam dunia sekuler sebagai God (kata jabatan) merefer dari Alkitab berbahasa Arab, Indonesia dan Melayu: Allah. Gereja Roma Katolik di Malaysia naik banding di pengadilan tinggi Malaysia dengan alasan bahwa kata ”ALLAH/ Allah sudah dipakai sebelum agama Islam lahir. Tidak bisa disangkal bahwa memang a. kata “ALLAH” tersebut telah ada sebelum nabi Muhammad lahir dan b. Kekristenan telah dikenal di Arab Paninsula. Sejak abad pertama AD murid-murid Yahshua telah menyebar ke negara-negara tetangga; Markus ke Mesir, Thomas ke India. Syria dan Yordan adalah negara-negara tempat pelarian pengikut-pengikut Yahshua abad pertama ketika kelompok agama Yahudi Farisi menganiaya mereka. Abad kedua dan ketiga, daerah-daerah pantai Mediterania termasuk barat Arab Saudi berada di bawah kekuasaan Roma.

2. Nabi Muhammad tidak tahu karakter Elohim yang tertulis di Alkitab
Sebab Aku ini Raja yang besar, firman YAHWEH semesta alam, dan nama-Ku ditakuti di antara bangsa-bangsa.”  (Mal 1:14)

  • Di tanah Kanaan; Filistin, Moab, Edom (Kel 15_12-16)
  • Raja Babilonia: Elahh (bahasa bangsa Kasdim untuk Elohe/ God) yang mengatasi segala elahh (god) dan Yang berkuasa atas segala raja, dan Yang menyingkapkan rahasia-rahasia” (Dan 2:47; baca juga Dan 3.28-29)
  • Raja Medi-Parsi: “… sebab Dialah Elahh yang hidup, yang kekal untuk selama-lamanya; pemerintahan-Nya tidak akan binasa dan kekuasaan-Nya tidak akan berakhir.”  (Dan 6:27)
  • Dan di seluruh bumi; nubuatan akhir jaman (Wah 6:12-17)

Karakter-Nya yang maha pengasih dan maha penyayang tidak pernah bertentangan dengan karakter-Nya yang maha kudus, contoh:

  • Ia tidak bisa membela atau membenarkan umat-Nya yang  melanggar hukum dan perintah-Nya, hanya karena pelanggar tersebut adalah umat pilihan-Nya. Dosa adalah dosa – tidak ada dosa putih atau hitam di dalam Alkitab – dan upah dosa adalah kematian. Kematian Yahshua di kayu salib adalah pertemuan sempurna dari kedua karakter tersebut. Sebaliknya Alkuran mengajar tindakan menipu dan kejahatan lainnya bahkan membunuh ’orang kafir’ (panggilan dari para Muslim untuk setiap orang yang berfaham bukan Islam) bisa dibenarkan jika itu dilakukan untuk keuntungan ALLAH.
  • Karena dua kombinasi karakter tersebut Ia memberikan Putra-Nya, Yahshua Ha Mashiah, untuk menjadi korban penebusan dosa-dosa manusia di kayu salib.

3. Nabi Muhammad tidak tahu bahwa hukum, perintah dan janji YAWHEH itu kekal.
Jaminan kesetian Dia atas firman-Nya sendiri:

  • Elohim bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta bukan anak manusia, sehingga Ia menyesal. Masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya, atau berbicara dan tidak menepatinya? (Bil 23:19)
  • Yahshua:Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi. (Mat 5:17-18)
  • Yahshua: ”Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.  (Mar 13:31; Mat 24:35 )

Beberapa contoh ketidak mengertian dan ketidak tahuan Muhammad akan sifat YAHWEH di atas:

  • Muhammad menetapkan hari Jumat sebagai hari suci, sementara ia sendiri mengutuki orang Yahudi dan Kristen yang tidak setiap pada Hukum Sabat (s. 4:47). Ia tidak sadar bahwa Hukum Sabat ini berlaku bagi siapa saja yang mengaku dirinya beribadah kepada YAHWEH, Pencipta langit dan bumi. Hari Sabat-Nya ini berawal dari kekekalan sampai pada kekekalan, berlaku selamanya (Kej 3:1-3; Yes 66:22-23). Di sini kita bisa bertanya: “Siapakah sebenarnya Allah-Nya Muhammad?” Yeshua berkata: “Pohon dikenal dari buahnya!”
  • Muhammad salah mengerti Trinitas Kristianiti (Bapa, Putra dan Roh Kudus). Ia berpikir bahwa Maria adalah satu dari Trinitas Elohim. Ia tidak  bisa membedakan antara ajaran Roma Katolik dan Kristianiti yang Injili. Ia memanggil orang Kristen sebagai ”orang tidak percaya” (5:73), namun seluruh Alkitab menulis dengan jelas keharmonisan di antara ketiga Pribadi tersebut. Kata Elohim (God) adalah kata tunggal (dari kata Ibrani: ehat) yang dapat bermakna jamak (Kej 1:26; Yes 63:10-14 Mat 3:16-17; Yoh 1:1; 14:9-11,16-17)
  • Muhammad  memerintahkan kepada pengikutnya untuk membenci orang Israel dan Kristen pada khususnya (s. 5:51; 59:17; 8:39) dan semua kepercayaan lain dan tidak beragama pada umumnya (3:118; 8: 59-60; 9:123). Fakta ialah Elohim mengasihi setiap orang, bahkan Ia tidak ingin orang jahat sekalipun masuk Neraka, Ia ingin mereka juga diselamatkan dari kesesatan mereka. Firman YAHWEH yang tidak berubah telah mengajar umat-Nya: ”Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri” (Mat 22:39; Mark 12:31) pada awal abad pertama AD. Tepatnya itu sudah tertulis sejak 1450 BC melalui jari-jari-Nya sendiri pada dua loh batu (Sepuluh Perintah). Roma 13:9; Gal 5:14. Lebih dari itu Dia telah menetapkan untuk umat-Nya (Israel pada saat itu) suatu peraturan – yang sekarang menjadi asas hukum Hak Asasi Manusia -, yaitu : ”Jangan menindas orang asing, kasihilah dia seperti dirimu sendiri” (Kel 22:31; 23:9,12; Imam 19:34). Inilah sebabnya mengapa orang-orang Muslim yang tinggal di negara-negara yang hukumnya berdasarkan ajaran Kristen dan di negara Israel dapat hidup aman bahkan mendapat perlindungan hukum dan sosial. Perkataan Muhammad dalam surah 5:82 (orang tidak percaya disini  adalah orang Kristen, lihat s. 5:73a) adalah tidak benar, di sini ia mengajar kebencian dan kebohongan. Dalam Tabari 8:121, kebenciannya pada orang asing  jelas sekali, tertulis bahwa kepercayaan  di luar agama Islam terlarang di Dataran Arab,  khususnya  kepercayaan Yahudi. Janganlah heran jika ajaran Islam tidak disukai oleh penduduk dunia, sebab itu suatu pelanggaran HAM Internasional.
  • Israel telah dipilih YAHWEH sebagai umat-Nya, dan Ia berjanji untuk ada di pihak Israel (Yes 41:10-17), dan Ia tidak malu untuk memperkenal diri-Nya sendiri sebagai ”Elohim Abraham, Elohim Ishak dan Elohim Israel (nama Yakob yang baru” bahkan pada bumi yang baru (langit dan bumi yang sekarang ada akan hancur) akan terdapat sebuah kota Yerusalem yang baru pada tembok-temboknya akan tertulis nama kedua belas suku Israel. (Wah 21:12).

4. Nabi Muhammad tidak diberikan pengertian oleh Elohim untuk mengerti isi Alkitab.
Maka bagimu penglihatan dari semuanya itu seperti isi sebuah kitab yang termeterai, apabila itu diberikan kepada orang yang tahu membaca dengan mengatakan: “Baiklah baca ini,” maka ia akan menjawab: Aku tidak dapat, sebab kitab itu termeterai“; (Yes  29:11)

Orang Muslim sering kali menuduh bahwa Alkitab sudah dirubah dan dikorupsi,  mengapa? Sebab ada cerita-cerita untuk tokoh yang sama di Alkitab tidak sama ceritanya dengan di Alkuran. Namun malangnya logika atau argumentasi orang Muslim ini tidak didukung dengan catatan-catatan sejarah dan bukti-bukti arkiologi sebelum abad keenam Setelah Masehi; Islam lahir awal abad keenam.

Mengapa mengikuti ajaran Yahshua, dan bukan ajaran Muhammad? Banyak alasannya, beberapa diantaranya ialah:

  • Orang Kristen mengikuti ajaran Yahshua sebab Alkitab menulis bahwa Ia manusia yang sempurna (tidak pernah berdosa), Putra Elohim (Mat 16-17; 26:63-65), Penyelamat manusia dari dosa-dosanya (Yes 53, Roma 5:8), Hakim di akhir jaman (Yoh 3:18-19), dan Raja Yang Kekal (Yes 9:5; Yer 10:10; Dan 7:14). Sebaliknya Muhammad hanya manusia biasa (s. 18:110) dan seorang nabi bagi ALLAH (dalam arti “Allahnya Muhamad”), bukan nabi bagi Elohim Abraham, Elohim Ishak dan Elohim Israel, yakni YAHWEH (s. 48:8-9).
  • Kehidupan Yahshua sudah dinubuatkan dalam kitab-kitab nabi dan Mazmur (Luk 24:44), bahkan termasuk: penderitaan, siksaan, dan bagaimana Ia akan mati.  Sebaliknya Muhammad tidak dikenal sama sekali di Alkitab. Titel nabinya tidak menolong dia mengenal pribadi Yahshua yang dinubuatkan oleh banyak nabi-nabi Alkitab (s. 9:30; 5:17; 4:157)
  • Muhammad berkata: Abraham was not a Jew nor yet a Christian; but he was a true Muslim, surrendered to Allah (which is Islam), and he joined not gods with Allah.”  (sura 3:67). Tapi YAHWEH telah berfirman 1000 tahun sebelum Muhammad lahir: “Tetapi engkau, hai Israel, hamba-Ku, hai Yakub, yang telah Kupilih, keturunan Abraham (the seed of Abraham My friend; KJV), yang Kukasihi; engkau yang telah Kuambil dari ujung-ujung bumi dan yang telah Kupanggil dari penjuru-penjurunya, Aku berkata kepadamu: “Engkau hamba-Ku, Aku telah memilih engkau dan tidak menolak engkau”; (Yes 41:8-9)
  • Muhammad berkata bahwa Abraham dan Ismail (anak dari Hagar) membangun Kabah bersama (s. 2:127). Alkitab dengan terperinci menulis sejak Abraham (Abram nama sebelumnya) dipilih YAHWEH sampai matinya ia tidak pernah ke Saudi Arabia, terlebih lagi ke Mekkah. Ia membangun banyak mesbah dan tidak satupun bait, itupun semua berada di tanah Kanaan (Kej 12-25).
  • Yahshua tidak pernah berkata atau menjanjikan bahwa Alkitab akan disempurnakan setelah Ia naik ke sorga, apalagi memerintahkan murid-murid-Nya untuk mengikuti ajaran Alkuran (seperti yang diklaim oleh nabi Muhammad sebagai kitab terakhir atau revisi dari Alkitab seperti tertulis pada sura-sura Alkuran di atas). Kitab Wahyu adalah penutup dari firman Elohim yang tertulis dan telah dimateraikan oleh sumpah-Nya sendiri, terbaca: Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: “Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Elohim akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini. (Wah  22:18) dan  di tutup dengan kalimat: Ia yang memberi kesaksian tentang semuanya ini, berfirman: “Ya, Aku datang segera!” Amin, datanglah, Yahweh Yahshua! Kasih karunia Yahweh Yahshua menyertai kamu sekalian! Amin. (20-21). Tidak ada penambahan dan juga tidak ada pengurangan, Yahshua Ha Mashiah berkata demikian. Bandingkan dengan: sura 10:64; 6:34; 10:37 dan 46:11; 5:15).

Perhatian: Yang menolak ajaran Alkitab akanlah menerima hukuman neraka yang mengerikan, Anda bisa bayangkan betapa lebih mengerikan lagi hukuman bagi mereka yang menyesatkan banyak orang dengan cara menambah dan mengurangi Firman-Nya, Yeshua berkata: “Terlebih baik orang sedemikian tidak usah lahir!” 

Klaim bahwa Alkuran diturunkan melalui malaikat Gabriel kepada nabi Muhammad semakin diragukan oleh banyak ahli  sejarah. Para peneliti Alkuran menggolongkan Alkuran (dalam bentuk kitab, seperti sekarang ini) sebagai produk setelah abad ke tujuh: Ayat-ayat Alkuran tidak dinyatakan kepada seorang manusia, tetapi penyempurnaan  dari redaksi-redaksi yang kemudian dan terbitan yang diformulakan oleh sebuah kelompok orang, lebih dari beberapa tahun. Alkuran yang kita baca saat ini bukanlah yang pernah ada pada pertengahan abad ketujuh, tetapi sebuah produksi dari abad delapan dan sembilan. Itu bukan dilahirkan di Mekka atau Medina, tetapi di Baghdad,” demikian kesimpulan mereka.

Seorang martir Yahshua dihadapkan dengan ancaman mati karena iman Kristennya ditanya: ”Mengapa kamu tidak menyangkal Yahshuamu dan tetap hidup?” Ia menjawab dengan lembut: “Sepanjang hidup saya Yahshua tidak pernah mengecewakan saya satu kalipun juga, bagaimana mungkin saya mengecewakan dan menolak Dia!?”

Masih ragu tentang kebenaran Alkitab dan ke-elohiman Yahshua Ha Mashiah? Tanyakan langsung kepada-Nya! Dia akan menjawab Anda, sebab Ia hidup dan berkuasa.

Kata Yahshua kepada mereka: “Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu: Aku telah berfirman: Kamu adalah elohim? Jikalau mereka, kepada siapa firman itu disampaikan, disebut elohim–sedang Kitab Suci tidak dapat dibatalkan–, masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Elohim! Karena Aku telah berkata: Aku Putra Elohim? Jikalau Aku tidak melakukan pekerjaan-pekerjaan Bapa-Ku, janganlah percaya kepada-Ku, tetapi jikalau Aku melakukannya dan kamu tidak mau percaya kepada-Ku, percayalah akan pekerjaan-pekerjaan itu, supaya kamu boleh mengetahui dan mengerti, bahwa Bapa di dalam Aku dan Aku di dalam Bapa.” (Yoh 10:34-38)

Dan Yahshua menjawab mereka: “Pergilah, dan katakanlah … apa yang kamu lihat dan kamu dengar: Orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik.  (Luk 7:22). Ia mengingatkan Yohanes Pembaptis tentang janji YAHWEH melalui nabi Musa, bahwa DIA akan membangkitkan seorang nabi seperti Musa, nabi yang penuh dengan kuasa dan tanda-tanda ajaib (Ulangan 18:15-19).

Ada waktunya bahwa setiap dusta dan tuduhan akan berakhir dan dibawa ke meja pengadilan Yahshua Ha Mashiah. Pengampunan masih tersedia bagi mereka yang bertobat dan kembali pada jalan-jalan-Nya. Penyesalan setelah kematian membawa duka yang kekal.

Siapa mengatakan kebenaran, menyatakan apa yang adil, tetapi saksi dusta menyatakan tipu daya. Ada orang yang lancang mulutnya seperti tikaman pedang, tetapi lidah orang bijak mendatangkan kesembuhan. Bibir yang mengatakan kebenaran tetap untuk selama-lamanya, tetapi lidah dusta hanya untuk sekejap mata. (Amsal 12:17-19)

Referensi:

Bacaan berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog
Iklan

Alkitab dan Ilmu Pengetahuan


Bersiaplah engkau sebagai laki-laki! Aku akan menanyai engkau, supaya engkau memberitahu Aku. Di manakah engkau, ketika Aku meletakkan dasar bumi? Ceritakanlah, kalau engkau mempunyai pengertian! (Ayub 38:3-4)

Pada mulanya Elohim menciptakan langit dan bumi. Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Elohim melayang-layang di atas permukaan air. Berfirmanlah Elohim: “Jadilah terang.” Lalu terang itu jadi. Elohim melihat bahwa terang itu baik, lalu dipisahkan-Nyalah terang itu dari gelap. Dan Elohim menamai terang itu siang, dan gelap itu malam. (Kej 1:1-5a)

Berfirmanlah Elohim: “Jadilah cakrawala di tengah segala air untuk memisahkan air dari air.” Maka Elohim menjadikan cakrawala dan Ia memisahkan air yang ada di bawah cakrawala itu dari air yang ada di atasnya. Dan jadilah demikian. Lalu Elohim menamai cakrawala itu langit. (Kej 1:6-8a)

Berfirmanlah Elohim: “Hendaklah tanah menumbuhkan tunas-tunas muda, tumbuh-tumbuhan yang berbiji, segala jenis pohon buah-buahan yang menghasilkan buah yang berbiji, supaya ada tumbuh-tumbuhan di bumi.” Dan jadilah demikian. Tanah itu menumbuhkan tunas-tunas muda, segala jenis tumbuh-tumbuhan yang berbiji dan segala jenis pohon-pohonan yang menghasilkan buah yang berbiji. Elohim melihat bahwa semuanya itu baik. (Kej 1:11-12)

Seperti buah apel, mangga, jeruk, pisang dsb. dengan segala jenisnya.

Maka Elohim menciptakan binatang-binatang laut yang besar dan segala jenis makhluk hidup yang bergerak, yang berkeriapan dalam air, dan segala jenis burung yang bersayap. Elohim melihat bahwa semuanya itu baik. Lalu Elohim memberkati semuanya itu, firman-Nya: “Berkembangbiaklah dan bertambah banyaklah serta penuhilah air dalam laut, dan hendaklah burung-burung di bumi bertambah banyak.” (Kej 1:21-22)

Binatang laut seperti ikan paus, ikan hiu, udang, kepiting dsb. dengan segala jenisnya.
Burung-burung seperti rajawali, betet, bangau, pingguin dsb. dengan segala jenisnya

Berfirmanlah Elohim: “Hendaklah bumi mengeluarkan segala jenis makhluk yang hidup, ternak dan binatang melata dan segala jenis binatang liar.” Dan jadilah demikian. Elohim menjadikan segala jenis binatang liar dan segala jenis ternak dan segala jenis binatang melata di muka bumi. Elohim melihat bahwa semuanya itu baik. (Kej 1:24-25)

Binatang ternak seperti domba, kambing, ayam dsb. dengan segala jenisnya
Binatang melata seperti buaya, kadal dsb. dengan segala jenisnya
Binatang liar seperti banteng, macan, monyet dsb. dengan segala jenisnya.

Berfirmanlah Elohim: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.” Maka Elohim menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Elohim diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. (Kej 1:26-27)

Berapa lama Elohim menciptakan semua ini (dari ayat 1 sampai 27)? Alkitab menjawab: Maka Elohim melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keenam. (Kej 1:31).

Enam hari lamanya waktu Elohim, dan di hari ketujuh Ia beristirahat, seperti tertulis pada firman-Nya ini: Demikianlah diselesaikan langit dan bumi dan segala isinya. Ketika Elohim pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu. Lalu Elohim memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu. (Kej 2:1-3)

Alkitab memberi kita suatu pengukuran waktu, yaitu:

Akan tetapi, saudara-saudaraku yang kekasih, yang satu ini tidak boleh kamu lupakan, yaitu, bahwa di hadapan YAHWEH satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari. (2Pet 3:8) merefer kepada perkataan Daud: Sebab di mata-Mu seribu tahun sama seperti hari kemarin, apabila berlalu, atau seperti suatu giliran jaga di waktu malam. (Maz 90:4)

Dari ayat-ayat firman YAHWEH ini terlihat bahwa sejak semula Dia menciptakan tumbuh-tumbuhan, burung-burung dan ikat-ikan serta segala binatang di darat semuanya itu telah tejadi dengan berbagai macam jenisnya untuk setiap karja ciptaan-Nya.

Setiap manusia yang masih memegang nilai-nilai moral jelas nampak tidak sama dengan binatang apapun, termasuk monyet. Manusia memiliki akal-budi dan nurani, sehingga ia tidak melakukan hal-hal yang tidak pantas di depan umum, dan jika ia berbuat salah, mungkin ia bisa menipu orang lain dengan mulutnya, namun hati-nuraninya sendiri tidak bisa ia tipu.

Semakin bertambah tingginya ilmu pengetahuan di beberapa decade terakhir ini semakin membuktikan bahwa umur bumi jauh lebih muda dari pada teori-teori yang dipercai oleh para Evolutionist.

Bacaan berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Efek Buruk Praktek Poligami Menurut Alkitab


Juga janganlah ia mempunyai banyak isteri, supaya hatinya jangan menyimpang;  (Ulangan 17:17a)

Praktek poligami dikenal di kehidupan bangsa Israel kuno, hal ini bica dibaca di Hukum Poligami dan Praktek Poligami di dalam Alkitab, namun tidaklah disetujui oleh Firman Elohim, amanat YAHWEH pada kitab Taurat Musa yang kelima di atas jelas berkata banyak isteri dapat menyimpangkan hati suami.

Alkitab mencatat efek-efek buruk atas kehidupan berpoligami, efek buruk ini menimpa baik pada pria pelaku poligami dan juga keluarga besarnya bahkan melanda masyarakat yang berhubungan dengannya.

Pria pertama yang melakukan praktek poligami adalah Lamekh, generasi kelima dari Kain, dan Kain ialah anak pertama Adam dan Hawa. Alkitab mencatat bahwa Kain adalah pria yang tidak bertanggung jawab, sombong dan pembunuh adik kandungnya sendiri. Kain tidak memiliki hati pertobatan di dalam hidupnya sekalipun telah dikutuki oleh YAHWEH.

Ketika korbanya tidak diterima oleh YAHWEH, langkah yang ia ambil adalah membunuh adiknya, bukannya intropeksi/ memeriksa diri sendiri tapi meluaskan roh iri hati dan kesombongan di dalam hidupnya. (Kejadian 4:3-8)

Ketika YAHWEH bertanya kepada Kain tentang adiknya Habel, Kain bukannya menyesali tindakan yang penuh dosa ini (iri hati dan membunuh adalah 2 dari 10 Perintah YAHWEH), ia malah menyawab dengan kasar kepada Pencipta-Nya: “Aku tidak tahu! Apakah aku penjaga adikku?” (4:9). Ia dikutuk menjadi petani pengembara yang tidak beruntung (4:14).

Lamekh mengambil isteri dua orang; yang satu namanya Ada, yang lain Zila. (Kejadian 4:19)

Kejahatan dan sikap buruk Kain terbawa kepada Lamekh. Pada suatu hari Lamekh pulang kerumahnya dan menyatakan kesombongannya hatinya didepan kedua istrinya: Berkatalah Lamekh kepada kedua isterinya itu: “Ada dan Zila, dengarkanlah suaraku: hai isteri-isteri Lamekh, pasanglah telingamu kepada perkataanku ini: Aku telah membunuh seorang laki-laki karena ia melukai aku, membunuh seorang muda karena ia memukul aku sampai bengkak; sebab jika Kain harus dibalaskan tujuh kali lipat, maka Lamekh tujuh puluh tujuh kali lipat.” (Kej 4:23-24)

Pada Kejadian pasal enam, firman YAHWEH tertulis, “Ketika dilihat YAHWEH, bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata, maka menyesallah YAHWEH, bahwa Ia telah menjadikan manusia di bumi, dan hal itu memilukan hati-Nya. (6:5-6). Pasal ketujuh tertulis, semua mahluk yang hidup terpaksa dimusnahkan oleh air bah, hanya keluarga Nuh yang tersisah, delapan orang.

Abraham, Sarah dan Hagar

Singkat cerita, manusia kembali bertambah banyak melalui ketiga anak-anak Nuh. Dan kejahatan kembali menguasai hati manusia. Elohim menyisihkan Abram – yang di kemudian hari Ia rubah namanya menjadi Abraham (Bapa Orang Percaya), sama sebagaimana Ia telah menyisihkan Nuh untuk maksud-Nya yang kudus dan mulia (Kejadian pasal 12).

Kitab Yesaya 5:12, berkata bahwa Abraham sendirian ketika ia dipanggil Elohim untuk rencana-Nya yang besar, dan kemudian Elohim memberikan kepadanya seorang istri, Sarah. Namun Sarah yang tidak mengerti rencana Elohim dan arti kata “satu tubuh” (Kejadian 2:24-25 dan Matius 19:4-5), ia dengan hikmat duniawinya sendiri mencoba menolong Elohim Yang Mahakuasa memberikan budak Mesirnya, Hagar, menjadi “satu tubuh” dengan suaminya Abram. Apa yang terjadi dari hasil pekerjaan penyetekan Sarah ini? Tentu Anda telah tahu. Kekacauan! Sebab ”satu tubuh” dengan ”benda asing di dalam sebuah tubuh” adalah dua hal yang berbeda!

”Satu tubuh” yang benar ialah seperti tangan atau kaki Anda sendiri yang melekat pada badan Anda, itu menyenangkan dan bermanfaat, itulah pekerjaan YAHWEH. Sedangkan ”benda asing di dalam sebuah tubuh” adalah seperti tangan atau kaki seekor binatang yang dicangkokkan pada tubuh Anda, ini tidak menyenangkan dan membawa masalah pada tubuh Anda, inilah pekerjaan manusia.

Ingat bahwa YAHWEH tidak memberikan kepada Adam seekor binatangpun ketika Ia melihat Adam tidak memiliki teman yang sepadan, Ia menciptakan Hawa.

Baru saja Hagar mengetahui bahwa ia hamil (mengandung benih Abraham) ia telah memberontak kepada Sarah. Pemberontakan ”benda asing” ini bukan saja membuat Sarah susah dan cemburu, tapi juga menghasilkan kekacauan pernikahan Abraham dan Sarah.

Lebih parah dari kedua masalah intern diantara ketiga orang ini ialah – apa yang Dunia alami sekarang:

Daud dan Batsyeba (istri dari Uria, tentara Daud) dan putranya Absalom

Alkitab mencatat bahwa dosa Daud yang paling besar adalah ia menginginkan istri orang lain. Ia tidak puas dengan dua istri yang ia telah miliki (1Sam 30:5), akibatnya ia terjerumus di dalam rencana pembunuhan atas tentaranya sendiri yang sangat setia kepadanya (2 Samuel 11).

Menginginkan dan memiliki istri orang lain, seperti yang Daud lakukan ini, adalah perkara besar di mata YAHWEH: Beginilah firman YAHWEH, Elohim Israel:… Mengapa engkau menghina YAHWEH dengan melakukan apa yang jahat di mata-Nya? …Oleh sebab itu, pedang tidak akan menyingkir dari keturunanmu sampai selamanya, karena engkau telah menghina Aku dan mengambil isteri Uria, orang Het itu, untuk menjadi isterimu. (2Sam 12:9-10)

Parahnya praktek poligami Anda bisa gambarkan sebagai berikut: Daud adalah ahli strategi perang dan raja terbesar di Israel, daerah kekuasaannya sampai Syria dan sebagian Yordan (2 Samuel 5 dan 8).

Efek buruk praktek poligami Daud membuat rumah tangga sendiri porak poranda, Alkitab mencatat bahwa anak-anak Daud dari istri-istrinya ribut yang mengakibatkan banyak putra Daud mati ditangan orang-orangnya Absalom, putranya Daud dari anak perempuan raja Gesur (Syria) yang ditaklukannya (2Samuel 13). Raja Daud tidak menyangka bahwa anaknya sendiri, Absalom, adalah musuh dalam selimut, berencana membunuhnya dan merencanakan dirinya sendiri raja atas Israel. (pasal 15 dan 17).

Salomo dan para istrinya.

Ia mempunyai tujuh ratus isteri dari kaum bangsawan dan tiga ratus gundik; isteri-isterinya itu menarik hatinya dari pada YAHWEH. Sebab pada waktu Salomo sudah tua, isteri-isterinya itu mencondongkan hatinya kepada elohim (gods/ ilah-ilah) lain, sehingga ia tidak dengan sepenuh hati berpaut kepada YAHWEH, Elohimnya, seperti Daud, ayahnya. Demikianlah Salomo mengikuti Asytoret, dewi orang Sidon, dan mengikuti Milkom, dewa kejijikan sembahan orang Amon, dan Salomo melakukan apa yang jahat di mata YAHWEH, dan ia tidak dengan sepenuh hati mengikuti YAHWEH, seperti Daud, ayahnya. (1Ki 11:3-6)

Betapa buruknya praktek poligami bisa dilihat disini, Alkitab berkata tentang kebijaksanaan Salomo sebagai berikut: Dan Elohim memberikan kepada Salomo hikmat dan pengertian yang amat besar, serta akal yang luas seperti dataran pasir di tepi laut, sehingga hikmat Salomo melebihi hikmat segala bani Timur dan melebihi segala hikmat orang Mesir. (1Raja 4:29-30). Efek buruk praktek poligami dapat membuat pria yang sangat bijaksana bisa menjadi orang bodoh: menyembah benda mati alias berhala!

Buah dari Poligami  adalah hilangnya keharmonisan pada pasangan suami-istri pertama. Kecembuan dan persaingan yang tidak sehat akan terjadi di antara istri-istri yang dipoligami, dan menjalar kepada anak-anak mereka. Alkitab di Perjanjian Lama membuktikan itu.

Oleh sebab itu dari sejak semula, dan sampai sekarang, YAHWEH tetap melarang umat-Nya berpoligami.

Taurat YAHWEH itu sempurna, menyegarkan jiwa;
peraturan YAHWEH itu teguh, memberikan hikmat kepada orang yang tak berpengalaman.
Titah YAHWEH itu tepat, menyukakan hati; perintah YAHWEH itu murni, membuat mata bercahaya. (Maz 19:7-8)

Bacaan berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Hukum dan praktek poligami di dalam Alkitab


Hatiku mengikuti firman-Mu: “Carilah wajah-Ku”; maka wajah-Mu kucari, ya YAHWEH.  (Maz 27:8)

Poligami artinya menikahi lebih dari satu orang pada masa pernikahan yang sama, singkatnya poligami adalah pernikahan majemuk.

Membicarakan praktek poligami merupakan sesuatu yang sangat komplek di jaman ini. Di banyak negara-negara Islam, praktek poligami masih berlaku saat ini, sebab Alkuran mengijinkannya, seorang Muslim boleh memiliki maksimum empat istri. Namun wanita Muslim tidak boleh bersuami lebih dari satu. Sebaliknya di negara-negara Barat, praktek poligami ini sangat ditentang, andaikan ada suami yang beristri dua, maka istri kedua tidak diperhitungkan dan akan kehilangan tunjangan sosial dari pemerintah.

Alkitab menulis banyak sekali tentang pernikahan. Dan pada Perjanjian Lama kita temukan praktek-praktek poligami. Artikel ini meneliti poligami atau pernikahan majemuk dalam terang Alkitab

Poligami atau pernikahan majemuk dalam Perjanjian Lama
Ajaran dan praktek adalah dua hal yang berbeda. Praktek poligami telah dikenal sejak lama. Praktek ini pertama kali tercatat di Alkitab dilakukan oleh Lamekh, generasi kelima dari Kain putra pertama Adam dan Hawa. (Kel 4:1,19). Abraham atas desakan isterinya sendiri, Sarah, mengambil Hagar perempuan Mesir (budaknya Sarah) untuk tujuan memberikan keturunan. Cara Sarah ini diikuti oleh Rahel dan kemudian oleh kakak perempuannya Lea, keduanya adalah isteri Yakub. Rahel memberikan budaknya yang bernama Bilha (Kej 30:4) dan Lea memberikan Zilpa (30:9).Yakub hanya ingin menikahi Rahel adiknya Lea, namun Laban, bapa dari kedua gadis ini memberikan Lea dimalam pengantin Yakub-Rahel (Kej 29:25). Jadi Yakub mempunyai empat isteri. Daud dan anaknya Salomo juga melakukan praktek poligami.

Pertanyaan kita sekarang adalah: ”Apakah dengan adanya praktek-praktek  poligami di Alkitab Perjanjian Lama itu berarti Elohim setuju?” atau pertanyaan yang lebih tepat lagi: ”Apakah praktek poligami ini hasil dari ajaran (pemikiran dan rencana) Elohim untuk umat-Nya?”

Jawaban yang jujur dari pertanyaan di atas ada tertulis di Alkitab, baik di Alkitab Perjanjian Lama maupun di Perjanjian Baru.

Tentang Adam dan Hawa Alkitab menulis: Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging (Kej 2:24).

Inilah definisi YAHWEH tentang pernikahan pada mulanya:

  • Tempat tinggal: pria yang menikah tidak tinggal bersama dengan orang tuanya lagi, tapi keluar dari lingkungan orang tuanya. Sebab pria ini menjadi kepala /penanggung jawab bagi keluarga barunya sendiri.
  • Jenis kelamin mereka: laki-laki bersatu dengan perempuan, isterinya. Bukan laki-laki dengan laki-laki atau perempuan dengan perempuan.
  • Bentuk pernikahan: menjadi satu daging. bukan poligami, tetapi monogami. Ini terjadi ketika manusia belum jatuh kedalam dosa. Bila pria ini mempunyai dua atau tiga isteri maka itu disebut menjadi dua atau tiga daging.

Ketika Elohim melihat Adam (pria pertama) seorang diri saja, YAHWEH berkata: YAHWEH Elohim berfirman: “Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.” (Kej 2:18). Apa yang kemudian Elohim lakukan?

  • Elohim tidak memberikan kepada Adam seekor binatang untuk menjadi pendampingnya yang sepadan.
  • Elohim tidak juga menciptakan Adam kedua atau pria lainnya untuk menjadi pendamping Adam.
  • Elohim juga tidak menciptakan dua, tiga atau lebih wanita untuk pendamping Adam, tetapi
  • Ia menciptakan hanya Hawa (wanita pertama) untuk menjadi pendamping Adam. Hawa adalah pasangan yang sepadan dengan Adam: seorang pria dan seorang wanita.

Mereka keduanya telanjang, manusia dan isterinya itu, tetapi mereka tidak merasa malu (Kej 2:25). Itulah kehidupan pernikahan di taman Firdaus, ketika manusia belum berdosa. Berhubungan intim dengan istri pertama tidak membuat keduanya malu. Namun rasa malu akan datang  bila suami melakukan itu pada istri kedua; hati nurani kedua insan ini menyadari itu: pria sedang tidak setia dengan istri pertamanya, dan istri kedua sedang mencuri hati dan jiwa pria dari rekan wanita lainnya.

Setelah seluruh generasi Kain dihancurkan oleh air bah, dan menyisahkan Nuh beserta keluarganya (dari generasi Set, anak ketiga Adam dan Hawa; Kej 4:25-26). Manusia kembali jatuh pada dosa dan kesalahan yang sama, sehingga YAHWEH memisahkan Abraham untuk menghasilkan generasi yang baru (Kej 12). Abraham melahirkan Ishak, dan Ishak melahirkan Yakub, dari Yakub lahirlah 12 suku Israel.

Setelah Israel keluar dari perbudakan Mesir, YAHWEH memberi perintah kepada Musa tentang beberapa peraturan menjadi raja Israel:   Juga janganlah ia mempunyai banyak isteri,…  (Ul 17:17).  Perintah ini datang sekitar 400 tahun sebelum Israel memiliki raja pertama. YAHWEH tidak ingin umat-Nya mengikuti gaya hidup yang dilakukan oleh bangsa-bangsa sekitar mereka.

Praktek poligami terakhir di antara orang Israel tercatat pada 2Tawarikh 24:3 terjadi pada masa raja Yoas. Dan setelah jaman raja-raja Israel berakhir, praktek poligami juga berakhir pula, digantikan dengan praktek kawin-cerai; menceraikan istri mereka dan mengawini wanita lain (Mal 2:13-16).

Ayat-ayat Perjanjian Lama yang umumnya dipakai oleh guru agama Islam dan Mormon untuk mendukung ajaran poligami mereka adalah: Keluaran 21:9; Ulangan 21:15; Ulangan 25:5.

Mari kita lihat ayat-ayat di atas di dalam konteknya:

  • Keluaran 21:7-11, aturan hukum bagaimana seorang budak wanita harus diperlakukan bila ia telah disetubuhi (engaged) oleh tuannya atau anak tuannya yang telah menikahi budak tersebut ingin menikah lagi. Penekanan hukum ini  adalah tentang HAK  budak wanita dan bukan hak pria untuk berpoligami.
  • Ulangan 21:15-17, aturan tentang hak waris bagi anak dari istri pertama yang tidak dicintai suaminya. Kasus ini ada dikalangan Israel oleh sebab Yakub harus menikahi Lea (istri pertamanya), karena ditipu (Kej 29:31). Ini adalah poligami resmi pertama – dan terpaksa – pada keturunan Abraham dan Sarah. Ingat, tujuan Yakub kerja 7 tahun adalah untuk mendapatkan Rahel.
  • Ulangan 25:5-6. Istri yang ditinggal mati oleh suaminya tanpa punya anak laki-laki, maka seorang pria dari keluarga terdekat suaminya bertanggung jawab menikahinya. Ini tidak asing pada orang Yahudi kuno. Contoh pada Kej 38:6-11 dan Boas menikahi Ruth (Ruth 4:1-13). Pada kedua peristiwa ini para pria tersebut sebelumnya adalah pria belum menikah, Kej 38:11 dan Ruth 4:13 menceritakan itu secara implisit.

Dari ketiga perikop ayat di atas, jelas bahwa ketiga hukum tersebut dibuat untuk kasus-kasus tidak umum. Mereka tidak bisa diartikan sebagai ”poligami sebagai kehidupan umum orang Israel kuno.” YAHWEH menetapkan bahwa seorang raja Israel tidak boleh mempunyai banyak istri (Ul 17:17) seperti kebiasaan raja-raja dan bangsa-bangsa di sekitar mereka yang tidak mengenal YAHWEH. Raja di dalam Alkitab adalah lambang kekuasaan (penegak hukum dan ketetapan), teladan kehidupan untuk rakyatnya. YAHWEH menyebut diri-Nya adalah raja Israel yang sesungguhnya: YAHWEH, Elohimmu, adalah rajamu” (1Sam 12:12; juga Maz 10:16; 93:1 dan 97:1), merupakan suatu kejahatan besar di mata YAHWEH ketika umat-Nya meminta seorang raja (1Sam 8:7-8; 12:17-19). Jadi Ulangan 17:17 ini dimaksudkan agar umat-Nya memiliki standard hidup dan kekudusan yang tinggi, sama seperti RAJA mereka.

Kamu menutupi mezbah Y’AHWEH dengan air mata, dengan tangisan dan rintihan,… Dan kamu bertanya: “Oleh karena apa?” Oleh sebab YAHWEH telah menjadi saksi antara engkau dan isteri masa mudamu yang kepadanya engkau telah tidak setia, padahal dialah teman sekutumu dan isteri seperjanjianmu. …Dan janganlah orang tidak setia terhadap isteri dari masa mudanya. (Mal 2:13-15)

Sekali lagi YAHWEH mengutarakan hati-Nya, bahwa ketidak setiaan pada pernikahan pertama (memadu istri, bermain serong dan menceraikan untuk kawin lagi) sangat mendukakan hati-Nya,  oleh karena Ia tidak lagi berpaling kepada persembahan dan tidak berkenan menerimanya dari tanganmu. (Mal 2:13b). Untuk kasus kawin-cerai baca “Bercerai dan Menikah Kembali.”

Hidup orang yang takut akan YAHWEH dan cinta akan Firman-Nya ialah mengikuti kehendak dan pikiran-Nya, bukan ”mencari kesempatan didalam kesempitan!” Anggur Baru.

Poligami di dalam Perjanjian Baru

Yahshua datang ke bumi merestorasi institusi pernikah yang Bapa Sorgawi telah buat di taman Firdaus itu dengan berkata: “Tidakkah kamu baca, bahwa Ia yang menciptakan manusia sejak semula menjadikan mereka laki-laki dan perempuan? Dan firman-Nya: Sebab itu seorang laki-laki … [Ia mengutip Kej 2:24] (Mat 19:4-5). Dari mulut Yahshua sendiri jelas bahwa poligami dan perceraian adalah praktek-praktek yang bukan kehendak YAHWEH, tapi kekerasan hati manusia itu sendiri (Mat 19:8).

Ia juga merestorasi hukum berzinah, Kamu telah mendengar firman: Jangan berzinah. Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya [lust after her/menjadi birahi] , sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya. (Mat 5:27-28). Apa arti ayat ini di dalam kontek poligami? Memandang dan ‘menginginkan’  istri sendiri tidak berjinah,  sebab sex adalah kudus di dalam pernikahan yang sah (Kej 2:24 dan Mat 19:4-5), namun jika pria yang sudah menikah ini memandang wanita lain dan menjadi birahi, Hakim Agung ini berkata bahwa pria tersebut telah berzinah dan akan dicampakan kedalam neraka (29). Dengan kata lain, sebelum seorang suami melakukan praktek poligaminya, menikahi wanita yang ia telah birahi tersebut, ia telah jatuh kedalam dosa perzinahan.

Praktek poligami sangat tidak dianjurkan di dalam kehidupan orang Kristen,

Karena itu penilik jemaat haruslah seorang yang tak bercacat, suami dari satu isteri, dapat menahan diri, bijaksana, sopan, suka memberi tumpangan, cakap mengajar orang, (1Ti 3:2)
Diaken haruslah suami dari satu isteri dan mengurus anak-anaknya dan keluarganya dengan baik. (1Ti 3:12)

Seorang Muslim bersikeras bahwa kedua ayat ini hanya berlaku untuk pengurus gereja, tidak berlaku untuk jemaat biasa, ia menambahkan.*

Jika Roh YAHWEH tidak membukakan pengertian kepada pembaca Alkitab , sekalipun ia seorang jenius, ia tidak akan bisa mengerti maksud dari firman-Nya.

Sejak murid-muridnya tahu siapa sebenarnya Yahshua, ia berkata: ”Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.  (Mat 16:18)

Ini adalah titik perpindahan sistim pemerintahan YAHWEH, dari raja menjadi penilik Gereja (Jemaat). Kepala Gereja (kumpulan orang percaya) adalah Yahshua sendiri (Ef 1:22; 5:23; Kol 1:18), pendewasaan rohani dan perawatan jasmani jemaat diberikan kepada Penilik Jemaat dan Diaken. Persis sama dengan di Perjanjian Lama: YAHWEH adalah Raja yang sesungguhnya, dan Ia memberikan raja untuk mengatur umat-Nya. Oleh karenanya kedua jabatan Gerejani ini bukanlah sekedar pekerjaan, lebih dari itu ialah suatu contoh teladan kehidupan orang-orang percaya; baca 1 Ti 3:1-7 dan 8-13!! Tidak ada kontradiksi di dalam Alkitab!

Beberapa alasan mengapa praktek poligami / pernikahan majemuk tidak dibenarkan oleh YAHWEH:

  • Indentitas wanita sederajat dengan laki-laki. Hawa bukan berasal dari monyet  yang diubahkan menjadi manusia, ia juga bukan dari ’tulang rusuk’ binatang. Ia berasal dari tubuh Adam sendiri. Kecerdasannya sama dengan kaum pria. Hanya fungsi mereka yang berbeda.
  • Anak-anak yang menjadi umat Elohim yang sejati hanya dihasilkan dari pernikahan pertama, dari istri pada masa mudanya. (Mal 2:15, IBIS; Kej 5:1-2)
  • Elohim mengasihi wanita sama banyaknya Ia mengasihi pria. Alkitab menggambarkan itu dengan sebagaimana Yahshua cinta kepada Gereja-Nya, demikianlah suami harus mengasihi istrinya (Ef 5:24-27). Isteri adalah rekan kerja, bukan tanah garapan atau kendaraan pribadi.
  • Adalah suatu perintah, bukan anjuran, bahwa istri harus dikasihi oleh suaminya seperti suami menngasihi dirinya sendiri (Ef 5:28-31). Fakta ialah bahwa suami tidak bisa berlaku sama adil dan sama kasih jika ia memiliki lebih dari satu istri.
  • Poligami memberi dampak yang buruk pertama kepada keluarga itu sendiri dan kemudian terhadap komunitasnya, cemburu, iri, berakhir dengan keributan yang berkelanjutan.

Karya tulis ini adalah suatu koreksi atas tulisan Osama Abdallah yang memutar balikan ayat-ayat Alkitab untuk mendukung ajaran poligami Islam. Di akhir tulisannya, karena ia tidak mendapatkan suatu bukti bahwa orang Kristen mendukung dan memperaktekan kehidupan poligami tersebut (kecuali aliran Mormon, yang memiliki Alkitab sendiri dan dipandang sebagai suatu sekte oleh para gereja Injili), ia menuduh bahwa (salinan tulisannya sendiri):

“If the Bible was truly GOD Almighty’s Holy Words, and if Paul was truly GOD Almighty’s Apostle, then we wouldn’t have this kind of junk in the Bible.  Also another side point, Paul obviously didn’t know much about the Old Testament, because the Bible itself admits that it is corrupted and not perfect.  So it can never be “All God-breathed”:  “`How can you say, “We [the Jews] are wise, for we have the law of the LORD,” when actually the lying pen of the scribes has handled it falsely?‘ (From the NIV Bible, Jeremiah 8:8)”

Tuduhannya ini nampak seperti seorang Pakistan desa yang hanya membaca buku “Indonesia Tour Guide” mencoba berdebat tentang budaya dan kehidupan bangsa Indonesia dengan orang Indonesia yang lahir dan besar di negaranya sendiri.

Raja Daud di dalam Mazmurnya: “Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari. Perintah-Mu membuat aku lebih bijaksana dari pada musuh-musuhku, sebab selama-lamanya itu ada padaku.  (Maz 119:97-98). Sebab firman Y’AHWEH itu benar, segala sesuatu dikerjakan-Nya dengan kesetiaan. (Maz 33:4)

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Trik-trik Bapa Pendusta II


Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan, yang menyesatkan seluruh dunia, … Dan aku melihat dari mulut naga dan dari mulut binatang dan dari mulut nabi palsu itu keluar tiga roh najis yang menyerupai katak. Itulah roh-roh setan yang mengadakan perbuatan-perbuatan ajaib, dan mereka pergi mendapatkan raja-raja di seluruh dunia, untuk mengumpulkan mereka guna peperangan pada hari besar, yaitu hari Elohim Yang Mahakuasa.  (Wah 12:9; 16:13-14)

Apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia?” (Mat 24:3) murid-murid Yahweh Yahshua bertanya kepada guru mereka. Tanda-tanda kedatangan Yahshua kedua kalinya (kedatangan-Nya kembali adalah akhir dari abad ini): peperangan, kelaparan, gempa bumi diberbagai tempat (ayat 6-12). Namun perhatikan kalimat-kalimat pertama dari jawaban Yahshua, “Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu! Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Ha Mashiah, dan mereka akan menyesatkan banyak orang (4-5).

Tidakkah menarik bahwa kalimat yang pertama keluar dari mulut-Nya atas pertanyaan tersebut ialah suatu KALIMAT PERINGATAN, “Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu!” Matius 24:4

Yahshua menamai Iblis dengan nama BAPA PENDUSTA (Yoh 8:44), karena menipu atau berdusta adalah karakter dasar Iblis, bahkan Lucifer, nama dari Iblis ini, telah berhasil mendustai satu pertiga malaikat sorga untuk menjadi pengikutnya. Tujuan akhir dusta Iblis ialah pemisahan total manusia dari YAHWEH atau kematian kekal. Iblis akan membunuh manusia jika ia tidak bisa mendustai atau menjadikan pengikutnya dengan cara halus.

Daftar trik-trik Iblis pada Abad 1 sampai sekarang.

1. Raja Herodes dan kelahiran Juruselamat. Raja Herodes berpesan kepada rombongan orang majus, ”Kemudian ia menyuruh mereka ke Betlehem, katanya: “Pergi dan selidikilah dengan seksama hal-hal mengenai Anak itu dan segera sesudah kamu menemukan Dia, kabarkanlah kepadaku supaya akupun datang menyembah Dia.” (Mat 2:8)

Firman YAHWEH tertulis: Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu…, lalu sujud menyembah Dia. … Dan karena diperingatkan dalam mimpi, supaya jangan kembali kepada Herodes, maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain. Setelah orang-orang majus itu berangkat, nampaklah malaikat YAHWEH kepada Yusuf dalam mimpi dan berkata: “Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya, larilah ke Mesir dan tinggallah  di sana sampai Aku berfirman kepadamu, karena Herodes akan mencari Anak itu untuk membunuh Dia.” (Mat 2:11-13)

Trik Iblis di sini: Roh jahat (dalam tubuh Herodes) tidak maha tahu (3, 4), dan orang beragama yang tahu isi Alkitab tidak perdulu soal keselamatan jiwa (5,6). Iblis memakai pembesar-pembesar dunia untuk mengadakan conferensi, pertemuan dan mengirim utusan-utusan perdamaian. Ia, dimuka umum, selalu bicara manis dan nampaknya respek pada hal-hal yang bersifat ke Kristenan dan moral, namun sesungguhnya tujuan utamanya adalah untuk menghancurkan dan meguasai hidup manusia. Cara inilah yang pemerintah RRC lakukan kepada gereja-gereja resmi di Cina.

2.  Iblis mencobai Yahshua. Kata Iblis kepada-Nya: “Segala kuasa itu serta kemuliaannya akan kuberikan kepada-Mu, sebab semuanya itu telah diserahkan kepadaku dan aku memberikannya kepada siapa saja yang kukehendaki. Jadi jikalau Engkau menyembah aku, seluruhnya itu akan menjadi milik-Mu.”  (Luk 4:6-7)

Firman YAHWEH tertulis: Tetapi Yahshua berkata kepadanya: “Ada tertulis: Engkau harus menyembah Yahweh, Elohimmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!”  (Luk 4:8). Yahwehlah yang empunya bumi serta segala isinya, dan dunia serta yang diam di dalamnya. Sebab Dialah yang mendasarkannya di atas lautan dan menegakkannya di atas sungai-sungai. (Maz 24:1-2 juga Kol. 1:15-17). Firman-Nya sejak masa penciptaan jelas menyatakan bahwa Elohim memberikan kekuasan dunia ini kepada manusia sebagai perawat milik-Nya (Kel 1.26-28; 2:15; Mat 21:33-46).

Trik Iblis di sini: Mengklaim apa yang bukan miliknya dan memutar balikan fakta adalah karakter dasar dari Iblis, Bapa Segala Dusta. Keberanian berbohong Iblis yang tidak tahu malu ini sering membuat manusia benar-benar percaya apa yang Iblis katakan. Banyak Muslim abad sekarangpun telah tertipu dengan trik-trik Iblis, ia membuat mereka mengklaim tampa malu bahwa nabi-nabi di Alkitab dan bahkan Yahshua (mereka panggil Isa) sebagai nabi-nabi Islam. Jelas hal ini memalukan pemeluk agama Islam yang mengerti Alkuran, sebab semua nabi di Alkitab adalah orang-orang Yahudi, dan Islam itu sendiri baru lahir pada abad keenam. Nabi Muhammad sendiri tidak pernah mengklaim bahwa nabi-nabi di Alkitab adalah nabi Islam.

3. Orang Farisi dan hari Sabat. Perempuan kerasukan roh jahat selama 18 tahun disembuhkan Yahshua di rumah ibadah. Tetapi kepala rumah ibadat gusar karena Yahshua menyembuhkan orang pada hari Sabat, lalu ia berkata kepada orang banyak: “Ada enam hari untuk bekerja. Karena itu datanglah pada salah satu hari itu untuk disembuhkan dan jangan pada hari Sabat.” (Luk 13:14)

Firman YAHWEH tertulis: Tetapi Yahshua berkata kepada mereka: “Jika seorang dari antara kamu mempunyai seekor domba dan domba itu terjatuh ke dalam lobang pada hari Sabat, tidakkah ia akan menangkapnya dan mengeluarkannya? Bukankah manusia jauh lebih berharga dari pada domba? Karena itu boleh berbuat baik pada hari Sabat.” (Mat 12:11-12)

Trik Iblis di sini:

  • Ia memakai orang-orang beragama memutar balikan makna firman YAHWEH
  • Dengan cara: menambahi perintah Elohim, sehingga menjadi beban yang berat. a. supaya perintah-perintah-Nya tidak disukai pada satu sisi. b. dan orang-orang yang beragama ini punya alasan tidak berbuat baik (menolong orang lain) pada hari Sabat pada sisi lainya. Diluar hari Sabat (Minggu malam sampai Jumat sore; hari pertama sampai hari keenam) mereka sibuk dengan urusan mereka sendiri, itulah sebabnya wanita ini 18 tahun lamanya tidak ditolong oleh orang beragama ini.
  • Iblis memberi tradisi (tidak boleh berbuat apapun pada hari Sabat) yang membuat pelakunya menjadi munafik – binatang mereka rawat tapi manusia diabaikan; seperti para Green Peace kurang lebih.

Fakta yang benar ialah: 1. Perintah-perintah YAHWEH itu ringan dan menyegarkan jiwa (Maz 119:45, 54) dan bahkan sumber keberuntungan (Maz 1); kuk  yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan (Mat 11:30). Dan Sabat itu sendiri artinya Istirahat! 2. Yahshua dan murid-murid-Nya banyak menyembuhkan orang pada hari Sabat. Berbuat baik bagi orang lain untuk memuliakan YAHWEH pada hari Sabat bukan saja dibenarkan tapi juga disukai Elohim, yang tidak dibenarkan adalah berbisnis pada hari Sabat. (Neh. 13:15-21)

4.Tanja jawab orang Farisi dan ahli Taurat tentang Kitab Suci. Kemudian datanglah beberapa orang Farisi dan ahli Taurat dari Yerusalem kepada Yahshua dan berkata: “Mengapa murid-murid-Mu melanggar adat istiadat nenek moyang kita? Mereka tidak membasuh tangan  sebelum makan.” (Mat 15:1-2)

Firman YAHWEH tertulis: Tetapi jawab Yahshua kepada mereka: Mengapa kamupun melanggar perintah Elohim demi adat istiadat nenek moyangmu? Sebab Elohim berfirman: Hormatilah ayahmu dan ibumu; dan lagi: Siapa yang mengutuki ayahnya atau ibunya pasti dihukum mati. …Hai orang-orang munafik! Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu: Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku. (Mat 15:3-8)

Trik Iblis di sini: Iblis tidak dapat menghentikan orang untuk percaya kepada hati nuraninya bahwa Elohim (Pencipta dunia dan isinya)  itu ada. Maka yang ia dapat lakukan adalah

  1. memberi kepada orang taat ini adat-istiadat dan pikiran-pikiran sehat untuk ditambahkan kepada firman Elohim.
  2. Dan kemudian, memberikan pengertian kepada orang tersebut bahwa tambahan-tambahan itu lebih penting dari firman Penciptanya sendiri. Inilah yang menyebabkan mengapa seorang membunuh atas nama agama dan pembunuh ini berpikir bahwa ia adalah umat yang taat beragama.

5. Ahli Kitab dan perlengkapan keagamaannya. “Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi telah menduduki kursi Musa. mereka memakai tali sembahyang yang lebar dan jumbai yang panjang; mereka suka duduk di tempat terhormat dalam perjamuan dan di tempat terdepan di rumah ibadat; mereka suka menerima penghormatan di pasar dan suka dipanggil Rabi. Membangun makam nabi-nabi dan memperindah tugu orang-orang saleh (Mat 23:2, 5-7, 29)

Firman YAHWEH tertulis: Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu sama seperti kuburan yang dilabur putih, yang sebelah luarnya memang bersih tampaknya, tetapi yang sebelah dalamnya penuh tulang belulang dan pelbagai jenis kotoran. Demikian jugalah kamu, di sebelah luar kamu tampaknya benar di mata orang, tetapi di sebelah dalam kamu penuh kemunafikan dan kedurjanaan. Celakalah kamu… sebab cawan dan pinggan kamu bersihkan sebelah luarnya, tetapi sebelah dalamnya penuh rampasan dan kerakusan. (Mat 23:27-28, 25). Pesan Yahshua kepada pengikut-Nya: ”Janganlah kamu turuti perbuatan-perbuatan mereka, karena mereka mengajarkannya tetapi tidak melakukannya.” (3) Baca Mat 5-6.

Trik Iblis di sini: Manusia senang dengan tipuan Iblis yang satu ini, sebab manusia ini berpikir bahwa dengan melakukan hal-hal yang bersifat keagamaan (mengenakan topi, pakaian dan ornament keagamaan; beramal dan rajin ibadah) ia akan dihormati dan dianggap orang saleh oleh lingkungannya. Ia menurunkan standard kekudusan dan standard masuk ke Sorga, Iblis menyatakan pada dirinya sendiri: ”Alkitab berkata: Kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat YAHWEH.” (Ibr 12:14; Wah 22:11-15), aku berkata: kalau manusia rajin beribadah dan disukai dunia (beramal dan berbuat jasa) ini maka ia layak masuk Sorga (Luk 20:46-47)

6. Rajin ibadah tanpa ketaatan pada perintah Elohim. Menaklukkan diri pada rupa-rupa peraturan: jangan jamah ini, jangan kecap itu, jangan sentuh ini; merendahkan diri, menyiksa diri, (Kol 2: 20-21)

Firman YAHWEH tertulis: Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!  (2Tim 3:5)

Trik Iblis di sini: Penyakit di atas sedang menjalar di abad terakhir ini, manusia mencoba menjadi kelihatannya bermoral dan saleh tapi mengabaikan kekudusan hati dan pikirannya, bahkan menolok otoritas kekuasaan Pencipta mereka, yaitu YAHWEH.

7. Imam-imam dan kebangkitan Yahshua. [D]atanglah imam-imam kepala dan orang-orang Farisi bersama-sama menghadap Pilatus, mereka berkata: “Tuan, kami ingat, bahwa si penyesat itu sewaktu hidup-Nya berkata: Sesudah tiga hari Aku akan bangkit. … Maka pergilah mereka dan dengan bantuan penjaga-penjaga itu mereka memeterai kubur itu dan menjaganya.  (Mat 27:62-66). Dari pernyataan para musuh Yahshua ini (600 tahun sebelum nabi Muhammad lahir) terbukti bahwa Yahshua mati tersalib , menyatakan bahwa Injil Gnostik Barnabas tidak dapat dipercaya!

Firman YAHWEH tertulis: Maka terjadilah gempa bumi yang hebat  seorang malaikat Tuhan turun dari langit dan datang ke batu itu dan menggulingkannya… penjaga-penjaga itu gentar ketakutan dan menjadi seperti orang-orang mati. Beberapa penjaga ini melapor kepada imam-imam kepala; dan para imam ini berunding dengan para penatua Farisi.  Dan sesudah berunding dengan tua-tua, mereka mengambil keputusan lalu memberikan sejumlah besar uang kepada serdadu-serdadu itu dan berkata: “Kamu harus mengatakan, bahwa murid-murid-Nya datang malam-malam dan mencuri-Nya ketika kamu sedang tidur. (Mat 28:2-4, 11-13). Mereka menerima uang itu dan berbuat seperti yang dipesankan kepada mereka. Dan ceritera ini tersiar di antara orang Yahudi sampai sekarang ini (15), dan menjalar sampai ke orang Arab dan semua orang Muslim sedunia.

Trik Iblis di sini: seorang yang terjebak oleh tipuan Iblis, kepadanya akan diajarkan ”Kamu sudah terlanjur basah, teruskan saja!”, ”Lebih baik berbohong dari pada kamu kehilangan reputasi dan jabatanmu. Pakai uang dan kekuasaanmu untuk menjaga martabatmu!” Akhirnya orang ini hidup di dalam jerat dan kuasa Iblis secara penuh.

Jalan keluar: Sangat sederhana! Rendahkan hati Anda, akuilah dosa Anda kepada YAHWEH dan minta maaf kepada orang yang telah Anda tipu, maka Anda akan dipulihkan! (Yak. 5:14-16)

8. Ananias dan Safira dengan uang persembahannya / amalnya . Adapun kumpulan orang yang telah percaya itu, mereka sehati dan sejiwa, dan tidak seorangpun yang berkata, bahwa sesuatu dari kepunyaannya adalah miliknya sendiri, tetapi segala sesuatu adalah kepunyaan mereka bersama. (Kis. Rasul 4:32 ) Ada seorang lain yang bernama Ananias. Ia beserta isterinya Safira menjual sebidang tanah. Dengan setahu isterinya ia menahan sebagian dari hasil penjualan itu dan sebagian lain dibawa dan diletakkannya di depan kaki rasul-rasul. ( 5:1-2)

Firman YAHWEH tertulis: Tetapi Petrus berkata: “Ananias, mengapa hatimu dikuasai Iblis, sehingga engkau mendustai Roh Kudus dan menahan sebagian dari hasil penjualan tanah itu? ( 5:3). Pasangan suami istri ini mati  pada hari yang sama itu! (5-11).

Trik Iblis di sini: Ia memberi pikiran kepada manusia bahwa berbuat amal itu selalu bagus, sekalipun hati penuh dengan tipuan dan kejahatan dan menolak firman Elohim. Pemikiran yang sesat ini sekarang telah menjalar bukan saja dikalangan orang beragama tetapi juga di para Celebrators (aktor dan aktris film). Inilah jalan yang disangka benar, tetapi ujungnya menuju maut.

Beramal yang benar sesuai Alkitab:

  1. Di dorong oleh ketaatan pada pimpinan Roh Kudus (Yer. 7:22,23; 1Sam. 15:22-23; Ams 23:1; Pengk 4:17; )
  2. Berdamai dengan saudaramu sebelum beramal (Mat 5:22-24)
  3. Serahkan persembah / lakukan amal itu tampa diketahui orang lain (Mat 6:1-6)

9. Orang Kristen dan anugerah pengampunan. Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Bolehkah kita bertekun dalam dosa, supaya semakin bertambah kasih karunia itu? (Rom 6:1)

Firman YAHWEH berkata: Sekali-kali tidak! Bukankah kita telah mati bagi dosa, bagaimanakah kita masih dapat hidup di dalamnya? (Rom 6:2 ), memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, …(Gal 5:13). Jagalah supaya kamu jangan menolak Dia, yang berfirman. Sebab jikalau mereka, yang menolak Dia yang menyampaikan firman Elohim di bumi, tidak luput, apa lagi kita, jika kita berpaling dari Dia yang berbicara dari sorga? (Ibr 12:25)

Trik Iblis di sini: Anda sudah lahir baru itu bagus, tapi waspadalah, sebab Iblis akan mencobai Anda dengan tipuan yang ia telah pakai untuk mencobai Yahshua: menyalah gunakan (misuse) kuasa dan anugerah Bapa Sorgawi (Mat 4:1-7). Iblis mengajar bahwa kasih karunia Elohim akan datang kepada Anda jika Anda berbuat dosa, sesungguhnya firman-Nya mengajar bahwa Karena begitu besar kasih Elohim akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” (Yoh. 3:16) dengan kata lain; kasih karunia-Nya itu datang kepada kita oleh karena Ia sangat mengasihi kita (Rom 5:8), bukan karena kita BERBUAT dosa (Yes. 59:1-2; Yeh. 39:24)

10. Sekali selamat tetap selamat. Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yahshua Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya, … Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya, (Ef. 1:5-7)

Firman YAHWEH berkata: Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu–seperti yang telah kubuat dahulu–bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Elohim. (Gal 5:19-21) Baca juga: 1Kor 6:10; 15:50; Ef 5:5; Ibr 12.21-29.

Trik Iblis di sini: Ia sadar bahwa orang Kristen lahir baru yang telah mengerti dan mengalami kehidupan di dalam kuasa dan anugerah Elohim tidak bisa dibohongi dengan mengatakan bahwa apa yang orang ini telah alami adalah tidak benar. Iblis memakai trik lain untuk orang jenis ini:

  1. ia akan memberikan orang ini tablet konfiden-keselamatan over-dosis! Benar bro dan sus, Bapa Sorgawi kalian itu maha penyabar  dan pemurah! Nikmatilah itu, berbuatlah apa yang daging Anda suka, bukankah Ia telah memilih Anda dan kasih-Nya itu melimpah.
  2. setelah Anda kebanyakan makan tablet-nya ini. Maka langkah berikutnya ia akan membuat Anda cinta perkara duniawi ini, kembali tenggelam kelumpur dosa Anda. Tanpa sadar Anda hidup seperti katak di kuali berair panas 50 derajat Celcius!
  3. Berikutnya,  Iblis akan menuduh Anda: bahwa Anda orang yang tidak berguna dan tidak layak. Ia akan berkata: tinggalkanlah imanmu, itu tidak berguna, bunuhlah dirimu sendiri!

Yahshua memperingatkan: Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga. Camkanlah, Aku sudah mengatakannya terlebih dahulu kepadamu. (Mat 24:24-25 ). Baca Iblis berkata: Sekali selamat tetap selamat temanku!

11. Jalan tol ke Sorga. Pepatah dunia berkata: ”Banyak jalan menuju Roma!” Dekade belakangan ini semakin banyak penginjil dan pendeta mengajar bahwa orang bisa masuk Sorga sekalipun tidak percaya kepada Yahshua Ha Mashiah, cukup percaya adanya God terlepas dari apapun nama gods tersebut.

Firman YAHWEH tertulis: Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya; karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya.” Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Yahweh, Yahweh! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. (Mat 7:13-14, 21). Perhatikan baik-baik peringatan Yahshua ini. Jika orang yang percaya kepada-Nya namun tidak mendengarkan dan melakukan perintahnya (22-27) ditolaknya apalagi mereka yang sama sekali menolak korban darah-Nya sebagai penebus dosa mereka, pastilah mereka hanya bisa tour ke Roma tapi tidak ke Sorga!

Trik Iblis di sini: Trend globalisasi (ekonomi, agama dan politik) dipakai oleh Iblis untuk setiap orang bertoleransi dan menerima apapun dan siapapun (bukan ras, bahasa dan kebangsaan yang saya maksud!!) agar tercipta kesatuan dunia (ekonomi, agama dan politik) – dimana Iblis sendiri yang kelak menjadi pemimpinya, sebab itulah impian Iblis: menjadi raja. Tekanan berat Iblis ini tidak saja melanda para nasionalis (di negara-negara maju) mereka dijuluki ”racits atau racialists” ,  para penginjil dan pendeta pun (khususnya yang berkaliber internasinal dan terlibat di dalam politik) terjebak dalam tipuan Iblis ini. Pada satu sisi Iblis mengancam orang benar untuk berkompromi dengan nilai-nilai duniawi ini di lain sisi ia menggerakan para orang duniawi untuk  mengoalkan hukum Hak Kebebasan Berbuat Dosa  yang dilarang Elohim. (HAM itu bagus dan benar, namun kebebasan manusia yang tidak bertanggung jawab dan asusila itu merusak tatanan kehidupan manusia).

Bila sepertiga malaikat Sorga bisa ditipu oleh Iblis, apakah Anda berpikir bahwa Anda cukup pintar sehingga Anda terbebas dari tipuannya? Waspadalah!

Sebab itu Alkitab berulang-ulang kali mengingatkan kita:

  • Jika kamu berdoa,… berdoalah demikian …jangan biarkan kami masuk kedalam perncobaan, tetapi lepaskanlah kami dari yang jahat (Mat 6:6,9,13, Lamsa Bible)
  • Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah.” (Mat 26:41; Mark 14:38; Luk 22:40,46)
  • dalam segala doa dan permohonan. Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus, (Eph 6:18)

Akan tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih,

  • bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan
  • berdoalah dalam Roh Kudus.
  • Peliharalah dirimu demikian dalam kasih Elohim

sambil menantikan rahmat Tuhan kita, Yesus Kristus, untuk hidup yang kekal. (Yud. 1:20-21). Yudas saudara Yakobus ini berkata demikian setelah ia memperingati mereka akan pengajar-pengajar sesat yang menyelusup, ancaman dosa Sodom dan Gomora dan kesesatan ajaran Bileam dan penberontakan Korah (4-16)

Bacaan berkait:

Trik-trik Bapa Pendusta I

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Seberapa penting merestorasi nama asli Yesus?


Nama asli Yesus di dalam bahasa Ibraninya adalah Yeshua atau Yahshua. Ye atau Yah berasal dari kata YAHWEH, dan shua artinya menyelamatkan; jadi Yeshua atau Yahshua artinya YAHWEH menyelamatkan (LORD saves).

Yosua anak Nun, penulis kitab Yosua, memilki penulisan nama yang sama dengan Yahshua “orang Nasaret” Yeshua/ Yehoshua artinya YAHWEH adalah keselamatan” / “YAHWEH menyelamatkan”; kesamaan nama dan antara Yeshua anak Nun dan Yahshua Ha Massiah merupakan suatu keunikan karena Yahshua anak Nun membawa umat YAHWEH, orang Israel, masuk ketanah Perjanjian Kanaan (negara Israel yang ada sekarang) dari perbudakan Mesir sementara Yahshua Ha Massiah membawa umat YAHWEH, orang Kristen lahir-baru, masuk ketanah Perjanjian Surga Mulia (tempat kehidupan kekal dimana YAHWEH berada) dari perbudakan dosa.

Beberapa contoh lainnya nama-nama orang di Alkitab yang yang mengandung nama YAHWEH:

  • Yeshayahu / Yesaya – Keselamatan YAHWEH
  • Yoshiyahu / Yeremia – Ditinggikan YAHWEH
  • Zekaryah/ Zakhariai – YAHWEH Ingat
  • Tsidqiyah / Zedekia – YAHWEH Adalah Benar
  • Eliyahu/ Elia– Elohimku Adalah YAHWEH

Sekarang ini telah banyak orang memakai kata asli Yesus, ada yang mempertanyakan manakah ejaan kata yang benar diantara kata ”Yeshua” dan ”Yahshua”, atau yang mendekati ejaan aslinya. Bagi saya hal itu tidaklah penting, karena keduanya mengandung arti yang sama. Saya pribadi sebagai orang Indonesia lebih suka memakai ”apa yang kamu tulis, apa yang kamu baca” yaitu Yahshua.

Sebelum kita membahas perlunya merestorasi nama asli Domba Elohim, sahu hal penting perlu dijelaskan di sini, yaitu: tidak sedikit orang Kristen non-Yahudi yang mengatakan ”tidak penting memakai nama-Nya dalam bahasa Ibrani, DIA adalah Elohim, Dia mengerti dan tahu maksud hati kita. Sebagian yang tidak mau memakai karena alasan ”takut terseret masuk kedalam ajaran Yudaism.” Saya tidak sependapat dalam kedua alasan ini, terlebih yang terakhir.

Mereferensi Alkitab dan ajarannya kembali kepada makna bahasa Ibrani dari mana Kekristenan berasal adalah:

  1. Essential untuk mengerti rencana awal YAHWEH menyelamatkan isi dunia ini.
  2. Bukan otoritas manusia (jemaat atau pendeta bahkan ahli kitab sekalipun) merubah atau mengurangi dan menambahkan Firman YAHWEH.
  3. Menerima dan melalukan apa yang diperintahkan dan telah tertulis di Alkitab merupakan suatu sikap hormat dan taat umat-Nya kepada Master Pencipta Manusia.
  4. Yang harus selalu diingat ialah para nabi dan imam di Perjanjian Lama dan Yahshua serta para penulis Perjanjian Baru adalah orang-orang Ibrani atau Yahudi.

Yudaism adalah campuran antara ajaran Torah (lima kitab Musa) dan interpretasinya yang dibuat oleh para rabi Yahudi yang tidak mengenal siapa YAHWEH, yang ditentang oleh Yahshua dan murid-murid-Nya. Saya bukan pengikut Yudaism atau Sabat Advent (Gereja Advent) , tapi saya pelaku Sabat, sebab Sabat adalah perintah YAHWEH! ”Kembali kepada Alkitab” berarti kembali kepada perintah dan ajaran YAHWEH, ajaran para nabi-Nya dan rasul-rasul-Nya, dan BUKAN kepada Yudaism!!

Seberapa penting merestorasi nama asli Yesus (Yeshua atau Yahshua) bisa diukur dari daftar singkat di bawah ini.

Merestorasi di sini yang saya maksud adalah memakai nama aslinya dalam menulis, ketika berdoa, bernyanyi, pengabaran Injil dll, sederhanannya kita memakai itu dalam kehidupan sehari-hari kita (baik sekuler terlebih rohani) membuat nama asli-Nya dikenal di dunia ini.

Perintah pemberian nama dan alasannya:

  • Nama-Nya diberikan oleh malaikat YAHWEH langsung kepada Yusuf (ayah-jasmani angkat-Nya), sebab Nama itu mengandung arti yang khusus ”… karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.” (Mat 1:21)
  • Elohim melalui Malaikat Gabriel meminta Maria (ibu-jasmani) menamai putra-Nya dengan nama tersebut, karena YAHWEH punya maksud tertentu untuk putra-Nya ini (Luk 1:31-35)
  • Dan nama-Nya itu adalah bagian dari kegenapan nubuatan nabi Yesaya, Imanu’el = Elohim beserta kita” (Mat 1:23; Yes 9:6)
  • Dengan memakai nama asli-Nya, kita akan lebih hati-hati di dalam pememakai Nama tersebut maupun dalam aktifitas kita, jangan menyebut nama-Nya dengan sembarangan (Ul 5:11)
  • Elohim memerintahkan kita: supaya kita percaya akan nama Yahshua Ha Massiah, Anak-Nya (1 Yoh 3:23)

Hubungan nama-Nya dengan hak adopsi orang percaya:

  • Oleh karena percaya dalam nama-Nya, kita dijadikan anak-anak Elohim (Yoh 1:12), bukan karena keanggotaan gereja.
  • Pengampunan dosa kita menjadi penuh setelah kita dibaptis dalam nama-Nya dan setelah itu ia akan menerima karunia Roh Kudus (Kis 2:38; 22:16).
  • Tahukah Anda bahwa setiap orang yang telah dikeluarkan dari kegelapan dan dosa mereka sesungguhnya mereka diampuni oleh karena nama-Nya (1 Yoh 2:12) dan dipilih bagi nama-Nya (Kis 15:14)
  • Dengan percaya bahwa Yahshua adalah Ha Massiah (Kristus), kita memperoleh hidup dalam nama-Nya (Yoh 20:31).

Doa yang terjawab dan didengar beralaskan nama-Nya:

  • Ia mengajar pengikut-Nya berdoa yang benar ialah kepada Bapa Surgawi dan menutupnya dengan nama-Nya (Yoh 15:16; )
  • Ia berjanji, “minta sesuatupun dalam nama-Ku. Mintalah maka kamu akan menerima, supaya penuhlah sukacitamu (Yoh 16:24)

Imanu’el hadir ketika kita bertindak di dalam nama-Nya:

  • Jika seorang menyambut seorang anak (memeluk dengan sikap kasih) dalam nama-Nya, Yahshua berkata, ia telah menyambut Aku (Mark 9:37).
  • Ia berjanji akan hadir diantara kita bila kita berkumpul dalam nama-Nya (Mat 18:20)

Yahshua meminta kita melakukan pekerjaan-Nya di dalam nama-Nya:

  • Dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem (Luk 24:47), bukan dalam nama denominasi atau pemimpin rohani.
  • Dalam nama-Nya kita disuruh mengusir roh-roh jahat dan menyembuhkan yang sakit (Mark 16:17) dan murid-murid-Nya mentaati perintah-Nya ini (Kis 3:6;16:18 dll.)
  • Dalam nama Bapa-Nya dan nama-Nya dan nama Roh Kudus kita diperintahkan membaptis orang yang bertobat (Mat 28:19)

Menyebut dan percaya nama-Nya adalah suatu bagian kehidupan orang percaya:

  • Elohim memerintahkan kita: supaya kita percaya akan nama Yahshua Ha Massiah, Anak-Nya (1 Yoh 3:23)
  • Ketika kita bermegah dan bersuka cita oleh karena berkat-Nya, dengan menyebut nama asli-Nya – Yeshua/ Yahshua yang artinya YAHWEH menyelamatkan – kita akan disadarkan bahwa itu hanyalah karena anugerah dari Dia. Kita terhindar dari kesombongan diri sendiri (1 Taw 16:10; Maz 100:4)
  • Dan setelah diselamatkan, kita diminta untuk percaya dan taat kepada nama-Nya (Rom 1:5)
  • Yohanes di dalam suatu penglihatan surgawi, ia melihat Anak Domba berdiri di bukit Sion dan 144 000 orang yang bersama Dia di dahi mereka tertulis nama-Nya dan nama Bapa-Nya sementar nyanyian surgawi dikumandangkan (Wah 14:1-2)

Perlu juga diingat bahwa yang ditakuti dan dibenci oleh Setan dan roh-roh jahat serta para pengikut mereka dunia ini bukanlah denominasi gereja Anda, tapi satu dan hanya satu yaitu nama-Nya, Yahshua Ha Massiah

  • [P]emimpin-pemimpin Yahudi serta tua-tua dan ahli-ahli Taurat mengadakan sidang di Yerusalem dengan Imam Besar [4 orang] Hanas dan Kayafas, Yohanes dan Aleksander dan semua orang lain yang termasuk keturunan Imam Besar (Kis 4:5-6). … berundinglah merekamengancam dan melarang mereka (para murid-Nya) supaya mereka jangan berbicara lagi dengan siapapun dalam nama itu (-yaitu nama Yahshua Ha Massiah; 4:10).” (4:15-17). Perhatikan kata-kata yang diberi warna coklat, dua pertama adalah pemimpin-pemimpin sekuler Israel dan tiga terahir adalah para pemimpin keagamaan. Sidang Sandhedrin biasanya berjumlah 70 orang. Kekuatan politik dan agama bergabung menyerang nama-Nya!
  • Imam Besar dilain kesempatan menangkap dua murid-Nya dan berkata: Dengan keras kami melarang kamu mengajar dalam Nama itu. Dan setelah menyesah mereka dan melarang mereka mengajar dalam nama Yahshua. Sesudah itu mereka dilepaskan. (Kis 5:28, 40)
  • Bahkan binatang yaitu ibu dari wanita-wanita pelacur 13:1=pasal 17; John Gill’s Exposition) yang sembuh dari lukanya yang membahayakan hidupnya… menghujat nama-Nya (Wah 13:3,6). Sangatlah penting untuk diperhatikan bahwa “binatang” ini juga memiliki kuasa politik (memiliki negara) dan kuasa keagamaan (keimaman).

Dari puluhan ayat-ayat Alkitab di atas, mungkinkah penggantian nama Yahshua / Yeshua menjadi Jesus atau Yesus suatu bentuk kesengajaan untuk melarang atau menutupi nama-Nya, nama yang diberikan oleh YAHWEH sendiri melalui malaikat-Nya?

Di sinilah terlihat betapa penting merestorasi nama Yahshua, memakai dan memproklamirkan nama-Nya yang sebenarnya.

Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat YAHWEH nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: “Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus. Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yahshua, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.” Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan YAHWEH oleh nabi: “Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanu’el” – yang berarti: Elohim menyertai kita. (Mat 1:20-23)

Referensi:

  • Frank C. Thompson, Thomson Chain-Reference Bible (KJV), …, with the meaning of their names.
  • The Scriptures

Bacaan berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog.

Breakthrough, terbebas dari tipuan Izebel


Menghasilkan Terobosan Penting!

”Sebab itu siapa yang menyangka, bahwa ia teguh berdiri, hati-hatilah supaya ia jangan jatuh!”

Peringatan ini diberikan oleh Rasul Paulus kepada Jemaat di Korintus. Suatu Jemaat Messias yang penuh dengan hikmat dan pengetahuan serta sukses (1 Kor 1) dan bahkan telah mengenal karunia-karunia Roh Kudus, namun belum tahu mengoperasikan semua itu dengan benar (1 Kor 12-14) dan banyak diantara mereka yang menikah dengan orang-orang yang tidak seiman (1 Kor 7) dan bergaul erat dengan orang-orang duniawi – penyembah berhala, pemabuk dan cabul (1 Kor 5). Pengaruh budaya dan kepercayaan Yunani serta Romawi terlalu kuat. Kususnya pada masa itu Kerajaan Romawi sedang jaya.

Rasul Paulus memperingatan Jemaat di Korintus agar mengambil pelajaran dari orang-orang Israel – yang telah dibebaskan dari perbudakan Mesir (lambang kehidupan duniawi) – namun banyak dari mereka tidak masuk ke Tanah Perjanjian Kanaan (gambaran fisik dari Surga Mulia). 1 Kor 10.

Orang Israel sudah masuk Kanaan. Raja berganti raja, karena penyembahan berhala dan rendahnya moral ahirnya kerajaan Israel terpecah menjadi dua kerajaan Utara dan Selatan. Kerajaan Utara dikenal sebagai Kerajaan Israel, terdiri dari 10 suku, Kerajaan Selatan dikenal sebagai Kerajaan Yehuda, terdiri dari dua suku.

Berikut ini adalah gambaran singkat apa yang terjadi di dalam Kerajaan Israel pada pemerintahan raja Ahab pada Kitab 1 Raja-raja pasal 16 sampai 18. Dimana daerah Samaria (Herodes menamainya, aslinya bernama Someron), merupakan pusat pemerintahannya.

Ahab, anak Omri, menjadi raja atas Israel dalam tahun ketiga puluh delapan zaman Asa, raja Yehuda. Dan Ahab anak Omri memerintah dua puluh dua tahun lamanya atas Israel di Samaria. (16:29). Omri [raja, ayahnya Ahab] melakukan apa yang jahat di mata YAHWEH dan ia melakukan kejahatan lebih dari pada segala orang yang mendahuluinya. (16:25)

Kitab Raja-raja (Kerajaan Israel Utara dan Selatan) ini mencatat bahw raja Omri ayah dari raja Ahab ini merupakan raja yang jahat bahkan lebih jahat dari raja-raja Israel sebelumnya.

Namun mengenai Ahab sendiri Alkitab mencatat: Ahab anak Omri melakukan apa yang jahat di mata YAHWEH lebih dari pada semua orang yang mendahuluinya (16:30). Dimata Yahweh raja Ahab lebih jahat dari pada ayahnya sendiri!

Banyak hal-hal yang sangat buruk terjadi pada masa pemerintahan raja Ahab ini, diantaranya ialah:

1. Menikahi Izebel, putri dari Etbaal, raja dan imam deiti Astarte (Asyera) di Sidon. Melalui istrinya ini penyembah kepada Baal dan dewi Astarte menjadi RESMI di pemerintahannya. Kuil dan mezbah dan patung dewi Astarte dibangun dimana-mana. (16:31-33) bandingkan dengan Hakim-hakim 3:7

2. Kota Yeriko yang dikutuki Yosua, dibangun kembali, dengan mengorbankan anak laki-laki dari sipembangun kota itu sendiri, yang sulung dan yang bungsu. (16:34), Yosua 6:26

3. Nabi-nabi dan hamba-hamba YAHWEH dibunuh secara resmi. (18:13), 2 Raja 9:7

4. Mezbah-mezbah (altar) YAHWEH hancur dan tidak diperhatikan lagi. (18:30)

5. Fungsi ke-imam-an suku Lewi sudah lama ditiadakan sejak jaman raja Yerobeam (1 Raja 12:31; 13:33)

6. Perintah YAHWEH dan nabi-Nya telah dianggap sebagai trouble makers (18:17-18)

7. 7. Sehingga YAHWEH menghentikan hujan selama tiga tahun di tanah Samaria, yang berakibat kelaparan besar (17).

Sungguh suatu peristiwa yang sangat menyedihkan dan menjengkelkan bila Kebenaran telah dituduh sebagai Sumber-Masalah dan Kejahatan telah dianggap sebagai Pahlawan.

Apa yang Anda bisa lakukan bila Anda dihadapkan dengan kondisi seperti di atas? Suatu terobosan besar dan penting harus dilakukan, ya benar, tapi bagaimana?

”Adakan Pertandingan Kuasa Supernatural Terbuka!” Itulah jawaban YAHWEH melalui nabi Elia atas kemelut besar dan berkepanjangan tersebut, pasal 18.

1. Membuat undangan pertandingan. 450 nabi Baal melawan nabi Elia. (19)

2. Disaksikan oleh seluruh orang Israel dan 400 nabi dewi Astarte (Asyera) dan raja Ahab (19)

3. Para hadirin harus mengambil keputusan pada ahir dari pertandingan, Berapa lama lagi kamu berlaku timpang dan bercabang hati? Kalau YAHWEH itu Elohim, ikutilah Dia, dan kalau Baal, ikutilah dia.” (21)

4. Aturan pertandingan: kedua pihak menaruh masing-masing seekor lembuh yang tersembelih di atas kayu bakar, namun tidak boleh menaruh api. Api harus datang dan membakar daging korban tersebut secara supernatural melalui pemanggilan nama deiti masing-masing. (23-24). Deiti yang menurunkan api dialah Elohim yang benar.

Di jaman sekarang dimana semua kepercayaan – atas nama toleransi – haruslah dianggap benar dan sederajat, dengan kata lain bahwa setiap deiti adalah sama saja dan hanya beda namanya, pemikirannya ini sesungguhnya adalah upaya Iblis untuk menyamakan status YAHWEH sebagai Pencipta Langit dan Bumi dengan berhala-berhala ciptaan tangan manusia dan benda-benda langit ciptaan-Nya. Hal yang demikian tentu tidak bisa diterima oleh YAHWEH. Waktunya akan datang segera, dimana IA akan menunjukan kuasa dan kemulian-Nya yang besar dan dasyat kepada para pemimpin dunia ini.

Karena hal yang sama pada masa sekarang inilah IA pada jaman Ahab (abad 8 BC) telah menantang deiti Baal dan deiti Astarte untuk membuktikan siapa sebenarnya Pencipta Langit dan Bumi. Pepatah berkata, “Biarlah ELOHIM ada sebagai ELOHIM!” atau “Let’s GOD be GOD!” memang itu perlu diproklamirkan oleh setiap lidah umat YAHWEH.

Singkat cerita, para nabi Baal bikin show terlebih dahulu, disaksian oleh semua hadirin. Mereka mengadakan tarian penyembahan berhala mereka dengan berloncat-loncat mengitari korban persembahan sambil berseru-seru, Ya Baal, jawablah kami!” , dari pagi sampai siang. Namun tidak ada suara, tidak ada jawaban (26). Pada waktu tengah hari Elia mulai mengejek mereka, katanya: “Panggillah lebih keras, bukankah dia elohim? Mungkin ia merenung, mungkin ada urusannya, mungkin ia bepergian; barangkali ia tidur, dan belum terjaga.” ( 27)

Maka mereka memanggil lebih keras serta menoreh-noreh dirinya dengan pedang dan tombak, seperti kebiasaan mereka, sehingga darah bercucuran dari tubuh mereka. ( 28 )

Sesudah lewat tengah hari, mereka kerasukan sampai waktu mempersembahkan korban petang, tetapi tidak ada suara, tidak ada yang menjawab, tidak ada tanda perhatian. (29)

Garis bawah pada ritual penyembahan Baal adalah ciri-ciri umum dari bentuk penyembahan berhala dan pengikut Iblis (Wicca dan sejenisnya), semua ini masih bisa terlihat diabad modern.

Sorenya giliran nabi Elia untuk show. Perhatikan apa yang ia kerjakan:

1. 1. Ia memanggil seluruh rakyat Israel datang lebih dekat kepada-nya. (30)

2. Memperbaiki mezbah YAHWEH yang sudah runtuh, membangunnya kembali demi nama YAHWEH dan menyusun dua belas batu (sesuai jumlah suku keturunan Yakub) yang ia kumpulkan menjadi mezbah YAHWEH. (31-32)

3. Menyusun kayu api dan memotong lembu (bukan babi) dan menaruh potongan-potongannya di atas kayu api pada mezbah YAHWEH (33) Langkat dua dan ketiga merupakan aturan Yahweh sendiri kepada orang Israel bagaimana sebuah mezbah dan korban harus diberikan.

4. Ia membuat ekstra show untuk para penonton, dibuatnya parit disekeliling mezbah YAHWEH itu. Lalu ia meminta mereka untuk menyirami air pada daging korban, sekali, dua kali dan tiga kali, sampai daging, kayu api basah dan parit penuh dengan air! (34-35), Bagaimana bisa memanggang daging dengan kayu bakar yang basah? Elia ingin membuka pikiran dan mata rohani rakyat yang telah dibodohi ini .

5. Dan mulailah ia berdoa:

Kemudian pada waktu mempersembahkan korban petang, tampillah nabi Elia dan berkata: “Ya YAHWEH, Elohim Abraham, Ishak dan Israel, pada hari ini biarlah diketahui orang, bahwa Engkaulah Elohim di tengah-tengah Israel dan bahwa aku ini hamba-Mu dan bahwa atas firman-Mulah aku melakukan segala perkara ini. (36) Jawablah aku, ya YAHWEH, jawablah aku, supaya bangsa ini mengetahui, bahwa Engkaulah Elohim, ya YAHWEH, dan Engkaulah yang membuat hati mereka tobat kembali.” (37)

Pada ayat 38 dari Kitab Raja-raja pasal 18 Firman YAHWEH tertulis, Lalu turunlah api YAHWEH menyambar habis korban bakaran, kayu api, batu dan tanah itu, bahkan air yang dalam parit itu habis dijilatnya.”

Ayat 39 Firman YAHWEH tertulis, Ketika seluruh rakyat melihat kejadian itu, sujudlah mereka serta berkata: “YAHWEH, Dialah Elohim! YAHWEH, Dialah Elohim!”

Dan pada sore itu juga hujan deras turun membasahi tanah Samaria!!

Mari kita serukan dengan suara keras.

YAHWEH, Dialah Elohim!

YAHWEH, Dialah Elohim!

YAHWEH, Dialah Elohim!” Haleluyah! Amin!!

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog.