Islam: Klaim dan Fakta – Benarkah isi Kuran sempurna dan terjaga?


Dan Dia yang duduk di atas takhta itu berkata, ”… Tuliskanlah, karena perkataan-perkataan ini adalah benar dan dapat dipercaya. Dan Dia berkata kepadaku, ”Sudah jadi! Akulah Alfa dan Omega, permulaan dan penghabisan. Bagi siapa yang haus, Aku akan memberikan dengan cuma-cuma dari sumber air kehidupan” Wahyu 21:5-6

Ketika Kristen dan Muslim bicara tentang ketuhanan, sangat sering Muslim mengklaim Kuran adalah kitab yang sempurna dan tidak berubah, sebaliknya menuduh Alkitab telah dikorupsi atau dipalsukan. Untuk keuntungan – terutama – bagi umat Islam yang tidak memiliki kesempatan untuk membaca buku-buku dan artikel-artikel (khususnya yang berbahasa Inggris) maka artikel ini dibuat, dengan tujuan umat Islam dan juga setiap pembaca boleh memiliki tambahan pengetahuan dan pengertian tentang sejarah agama Islam dan isi kitab Kuran dan kaitannya dengan kitab-kitab suci orang Yahudi dan Kristen. Lebih dari itu keharmonisan hidup antara ke duanya tetap terjaga, setiap perbedaan pendapat dapat dipecahkan melalui diskusi sehat.
Elohim Yanghidup dan Mahapenyayang memberkati kita semua. Salam sejahtera, Anggur Baru

Beberapa contoh klaim Kuran dan para pemimpin Islam tentang Kuran:
Surah 15:9 – “Sesungguhnya, Kami telah menurunkan Pesan / Pengingat, dan, sesungguhnya, Kami akan menjaganya.
”Tidak seperti kitab-kitab suci sebelumnya, Kuran tetap terjaga tidak berubah dalam text asli bahasa Arabnya sejak itu diwahyukan … Hanya ada satu versi Kuran … yang dihafal dalam bahasa Arab aslinya oleh para Muslim di seluruh dunia. (Saheeh International, Clear Your Doubts About Islam: 50 Answers to Common Questions, Saudi Arabia: Dar Abul-Qasim, 2008, pp. 28-29)
”Tulisan Kuran sepenuhnya tersedia. Itu ada sebagaimana adanya, tidak dirubah, diedit, tidak dirusak dengan cara apapun sejak diwahyukan (M. Fethullah Gulen, Questions this Modern Age Puts to Islam, London: Truestar, 1993, p.58)

Bahasan akan meliputi:
Benarkah Kuran murni berbahasa Arab dan turun dari Sorga, ibu dari segala Kitab Suci?
Benarkah kitab Kuran telah tersusun rapi sejak Muhammad meninggal?
Benarkah Kuran tetap terjaga tidak berubah dalam text asli bahasa Arabnya sejak itu diwahyukan?
Benarkah isi Kuran meneguhkan Alkitab?

Mari kita bahas satu persatu klaim Kuran dan para pakar Islam di atas dan membandingkan dengan faktanya.

1. Benarkah Kuran murni berbahasa Arab dan turun dari Sorga, ibu dari segala Kitab Suci?
Kuran mengklaim: Kami telah membuat itu sebuah Kuran dalam bahasa Arab, sehingga kamu dapat mengerti. Dan sesungguhnya, itu adalah Ibu dari Kitab (Mother of the Book / the Source of Decrees) di hadirat Allah” (Su 43:4), ”Kuran ini sedemikan rupa sehingga tidak dapat diciptakan kecuali oleh Allah” (Su 10:37)

1a. Fakta bahasa asli Kuran
Cristoph Luxemberg, pakar bahasa Timur Tengah kuno berkata bahwa bahasa kuno Kuran adalah campuran dari bahasa Aram Syria dan bahasa Arab.[1]
Dan Gibson, dalam bukunya Qur’anic Geography yang didasari dari penelitian lapangan dan catatan sejarah, menyatakan bahwa pusat ibadah orang Arab pada jaman Muhammad adalah di kota Bakka, (bangsa Romawi merubahnya menjadi Petra) pusat kehidupan bangsa Edom (panggilan dari Esau, saudara kembar Yakub). Jadi tidaklah mengherankan bahwa mereka lebih dekat kepada bahasa Aram sekalipun sebagian dari masyarakat tersebut adalah suku Arab yang kita sebut sekarang negara Saudi Arabia.[2]
Hal ini sejalan dengan sejarah kesultanan Islam sendiri, bahwa pusat pemerintahan berada di Damaskus, Syria sebelum Ibn Zubair berontak dan membangun kesultanan yang lain yang berpusat di Bangdad, Irak; lihat Sejarah Islam Mula-mula dalam arkiologi dan literatur – penelitian abad 21
Professor huruf-huruf kuno dari Jerman, Gerd R. Puin, pemimpin penelitian manuskrip Kuran Sana pada laporan ilmiahnya menulis Kuran Sana yang setua dengan versi Medina mengandung perbendaharaan bahasa asing, seperti Aram, Ibrani, dan mungkin juga dari sumber-sumber Kriten, Koptic dan Qurmran.[3]

Perjalanan Abraham sepanjang hidupnya1b. Fakta pewahyuan Kuran
Pertama dari semuanya adalah bahwa kitab Kuran tidaklah unik, dan isinya tidaklah ajaib, serta tidak bisa di labelkan sebagai ”ibu dari kitab.” Beberapa contoh yang memberatkan klaim surah-surah Kuran di atas:

  • sebab sebagian besar isinya terambil dari kitab-kitab Perjanjian Lama  dan Injil
  • inti dari sejarah dan ajaran Kuran sangatlah singkat; Kuran hanya memiliki 6236 ayat, Alkitab memiliki 31102 ayat, hampir seperlima lebih singkat dari Akitab. Tanpa membaca Alkitab, para pembaca Kuran tidak akan bisa tahu siap, dari keluarga apa, dan kapan nabi-nabi sebelumnya hidup. Kesederhana  Kuran ini pula yang membuat umat Islam memerlukan kitab-kitab Hadit dan biografi Muhammad untuk menerapkan ajaran Islam secara utuh.
  • Kesalahan waktu. Tokoh-tokoh Alkitab yang ditulis di Kuran memiliki jalan cerita yang tidak harmoni dengan kitab-kitab Perjanjian Lama dalam masa waktu. Contoh: a. ibu Yeshua hidup pada masa yang bersamaan dengan Harun, abang dari nabi Musa; mereka terpisah 1400 tahun dan b. Di Surah 2, terdapat cerita Musa, di situ dikatakan Allah marah kepada orang-orang Israel dan merubah mereka menjadi kera-kera, alasannya mereka melanggar Hari Sabat dan membunuh para nabi. Muhammad pada cerita ini memiliki tiga kesalahan: a. Tidak ada tertulis baik di Alkitab atau sejarah Israel Elohim pernah merubah orang Israel menjadi kera. b. Pelanggaran Sabat terjadi di jaman nabi Yesaya, Yeremia dan Yehezkiel ketika negara Israel sedang makmur. c. Nabi Musa adalah nabi pertama. Muhammad nampak memiliki motif tertentu dengan cerita yang dibuatnya tersebut.
  • Kesalahan geografi. Contoh: Hagar dan Ismail minum air dari Sumur Zamzam di Mekk. Kitab Kejadian 21:14-19 menulis, keduanya mengembara di padang gurun Bersyeba dan menemukan sumur, keluar dari lembah Gerar dimana Abraham tinggal, lihat Kej 20:1-2 dan 26:15-20.
  • Isi Kuran mengadopsi cerita-cerita dongeng Talmut Yahudi, contoh: Kain dan Habel, Abraham dan Ismael membangun Kaabah, serta raja Salomo dengan ratu Sheba. Kuran juga mengutip dongeng-dongeng kuno lainnya, baca: Unusual Tales.
    Alkitab tidak mengakui Talmut sebagai kitab yang diwahyukan oleh Elohim.
  • Kontradiksi doktrin. Contoh, Kuran berkata: ”Allah tidak beranak dan tidak memperanakkan,” dengan kata lain Allah adalah tunggal (menolak konsep Kristianiti), namun hampir setiap ayat ketika Allah berfirman Ia selalu berkata ”Kami/We.” (bentuk kata orang pertama majemuk), bukan “Aku/I” seperti di Alkitab.

Kuran memilik banyak kritik dari dalam dan luar agama Islam sendiri, Jay Smith berkata.[4]
Dr. Rafat Amari, ex-Muslim Yordania, berkata bahwa ajaran yang dibawa Muhammad sebagaimana tertulis di Kuran adalah praktek agama pagan politeisme orang-orang Arab setempat yang sudah ada lama sebulum Muhammad lahir.[5]
Kesimpulan, klaim “Kuran sebagai wahyu Tuhan yang sempurna” sungguh susah untuk diterima sebab Kuran dalam banyak hal mengkontradiksi klaim-klaimnya sendiri.

Janji YAHWEH datangnya Juruselamat Mashiah Yeshua:
”sebab itu beginilah firman Adonai YAHWEH: “Sesungguhnya, Aku meletakkan sebagai dasar di Sion sebuah batu, batu yang teruji, sebuah batu penjuru yang mahal, suatu dasar yang teguh: Siapa yang percaya, tidak akan gelisah! (Yesaya 28:16)

1c. Benarkah Kuran ibu dari segala Kitab (suci atau pusat keputusan Pencipta alam semesta dan segala isinya)?
Setiap orang yang pernah membaca Kuran, dan membandingkannya dengan kitab-kitab Perjanjian Lama dan kitab-kitab Perjanjian Baru pastilah meragukan klaim dari Surah 43 ayat 4 di atas. 10 Perintah yang tertulis pada dua loh batu yang di dapat nabi Musa, adalah pusat dari seluruh Perintah YAHWEH, yang Yeshua mengintisarikannya menjadi dua: Kasihilah YAHWEH dan sesamamu manusia. 10 Perintah YAHWEH ini sedikitnya 2000 tahun lebih tua dari Kuran. Beberapa alasan keraguan klaim tersebut:

  • Kuran hanya berisi 1/5 dari  isi Alkitab. Alkitab Perjanjian Baru bahkan masih lebih banyak ayat di banding isi Kuran.
  • Kuran tidak memiliki satupun cerita yang lengkap kecuali surah 12 cerita tentang Yusuf dengan caranya sendiri, tidak tersusun rapi. Contoh, bandingkan cerita nabi Yunus; di Kuran: S. 37:139-160 – Yunus & putra Allah; S 6:86 – Yunus & Lot; S 10:98, S 21:87-88. Baca dan cobalah mengerti dari semua surah tersebut. Dan sekarang bandingkan cerita Yunus tersebut pada kitab Yunus di Alkitab. Maka Anda akan mengerti apa yang sama maksud.
  • Kuran, sesuai artinya “ucap/baca,” Cristoph Luxemberg berkata, hanyalah sebuah kitab liturgi untuk ibadah Kristen (karenayanya itu hanya berisi cuplikan-cuplikan isi Alkitab)
  • Kuran memiliki banyak kesalahan di dalam mengutip isi Alkitab, lihat butir 4.
  • Bicara tentang keputusan-keputusan Pencipta, Kitab Musa adalah sangat spesifik, jelas dan teratur, demikian juga keempat Injil berkaitan perintah rohani dan moral, kitab Korintus dalam soal beribadah dan moral. Keputusan Pencipta tentang masa yang akan datang sangat jelas pada bab-bab terakhir Injil Matius dan di seluruh kitab Wahyu.

Klaim Kuran sebagai “Ibu dari segala Kitab” bisa jadi berlaku hanya untuk masyarakat Arab dimana Surah itu dinyatakan, sebagai awal dari perpindahan budaya “tradisi mulut” ke “tradisi mencatat,” sekalipun saat itu Kuran masih dalam bentuk catatan (bukan bentuk kitab).[6] Sebelum Islam lahir (abad 7 AD), telah ada sedikitnya 5 kerajaan besar yang telah mengenal ilmu dokumentasi, misalnya: Mesir, Israel, Assur, Babilonia, Media-Persia, Yunani, Romawi. Jika kita bicara soal kertas, dokumentasi ilmu pengobatan dan masakan tradisional tentu Dinasti Cina di Asia tidak bisa dilupakan, dan telah ada lama sebelum agama Islam lahir. Itulah sebabnya mengapa keimanan orang Kristen berfokus kepada Adonai Yeshua Ha Mashiah, dan bukan kepada nabi Muhammad.
Artikel berkait:
Tom Holland – Quran didn’t come from Allah – Islamic Truth
Historical Discrepancy of Quran in Geography and Times – Jay Smith

Raja Daud berkata tentang Torah YAHWEH:
”Ya, betapa aku mencintai torat-Mu! Dia menjadi renunganku sepanjanga hari;
Engkau membuat aku lebih bijak daripada musuh-musuhku karena perintah-perintah-Mu; karena inilah milikku selamanya.
Aku memiliki pengertian melebihi semua pengajarku; karena kesaksian-kesaksian-Mu menjadi renungan bagiku.
Aku memahami melebihi orang tua, karena aku berpegang pada titah-titah-Mu.” (Mazmur 119:97-100)

2. Benarkah kitab Kuran telah tersusun rapi sejak Muhammad meninggal?
”Tulisan Kuran sepenuhnya tersedia. Itu ada sebagaimana adanya, tidak dirubah, diedit, tidak dirusak dengan cara apapun sejak diwahyukan (M. Fethullah Gulen, Questions this Modern Age Puts to Islam, London: Truestar, 1993, p.58)

Fakta adanya berbagai versi Kuran bahasa Arab. Hadis Sahih Bukhari mencatat bahwa perdebatan karena perbedaan versi Kuran bahkan sudah ada sejak Muhammad masih hidup, dan bahkan ia sendiri yang mengesahkannya. Lihat: Sahih al-Bukhari: vol. 6, bk. 61, no. 510, 514 dan 527. Jika ditambah dengan perubahan ayat-ayat yang Muhammad lakukan sepanjang kenabiannya (lihat butir tiga) maka sangatlah mustahil bahwa Kuran telah tersusun rapi saat ia meninggal dunia.

Kuran memiliki banyak versi, susunan surah dan jumlahnya berbeda

Kuran memiliki banyak versi, susunan surah dan jumlahnya berbeda

Abu Bakr (khalif pertama, pengganti Muhammad segera setelah kematiannya) adalah orang pertama yang mengumpulkan ayat-ayat Kuran yang tertulis pada potongan-potongan batu dan kulit binatang.
Uthman Ibn Affan, mantu Muhammad, setelah menjadi Khalif ketiga, ia membentuk suatu komiti untuk melanjutkan usaha Abu Bakr di dalam menstandarkan berbagai versi pembacaan Kuran. Ia mengumpulkan catatan Kuran dan para penghafal Kuran sehubungan dengan berkembangnya berbagai macam”penbacaan Kuran” siapa yang benar atau salah, dan siapa yang memiliki catatan yang benar atau yang salah. Hasilnya adalah tujuh (7) macam bentuk pembacaan Kuran. Uthman memerintahkan membakar semua masahif (kodek-kodek) lainnya di luar ke tujuh versi yang ia sahkan pada saat itu. Ini terjadi setelah 18 tahun Muhammad meninggal (AH 30/ 650 AD). Pihak-pihak yang tidak setuju dengan isi standarisasi Kuran yang dibuat Uthman tetap memegang versi mereka.
Sekitar tahun 1397 AD, para ahli Kuran menambahkan tiga macam pembacaan Kuran lainnya. Tahun 1705 AD ditambahkan empat lagi. Total menjadi 14 versi pembacaan Kuran, semuanya berbahasa Arab.[7]

Musaf terkenal lainnya diluar Uthman adalah Ibn Masud, Ubayy Ibn Ka’b dan tentunya musaf Islam Shia dari Ali Ibn Abi Talib (mantu dari Muhammad melalui Fatimah), dan sembilan kodek lainnya.
Perbedaah di sini bukanlah sekedar cara pembacaan, tetapi juga susunan sura-sura, jumlah sura, arti dan makna berubah. Dalam abad modern, orang Muslim tetap memiliki dua pembacaan yang berbeda: 1. Pembacaan dari Hafs ( 805 AD) yang disetujui oleh al-Azhar, Mesir, dan sebagian besar dunia Islam memakai ini. 2. Pembacaan dari Warsh (812 AD), dipakai di Afrika Utara. Saat ini, Kuran yang beredar di antara para Muslim dengan kedua jenis pembacaan adalah tidak lain, tetapi dua versi yang telah direvisi secara terpisah terus menerus lebih dari 300 tahun.[8]

Gerd R. Puin foto Kuran Sana di atas kulit binatang1972, manuskrip kuno Kuran ditemukan di kota Sana saat perbaikan sebuah mesjid. Gerd Puin, seorang profesor Jerman yang ahli dalam paleography bahasa Arab memimpin penyelidikan Kuran Sana tersebut. Diperkirakan setua dengan Kuran Kufi (Irak). Melalui pemotretan microfilm mereka menemukan secara jelas tanda-tanda perubahan atas Kuran tersebut, seperti nampak pada gambar. Penemuan yang memalukan ini membuat pemerintah Yemen melarang professor Puin melanjutkan penelitiannya.[9]
Bacaan berkait:

3. Benarkah Kuran tetap terjaga tidak berubah sejak itu diwahyukan?
Kuran mengklaim: ”Tidak ada perubahan bagi kata-kata Allah. Yang demikian adalah kemenangan/ pencapaian besar” (Sura 10:64), “tidak seorangpun yang dapat merubah kata-kata (dan keputusan) Allah” (Sura 6:34, juga 18:27), ditulis dalam sebuah tablet (dapat diasumsikan pada sebuah tablet batu di Sorga) (Su 85:21-22)
Fakta bahwa Kuran yang beredar saat ini adalah hasil revisi berkali-kali seperti telah kita bahas di butir dua adalah fakta yang tidak disangkal. Sejarah Islam menulis bahwa pada tahun kelima panggilan Muhammad sebagai nabi Allah di Mekka (tepatnya di Bakka menurut Dan Gibson), di hadapan orang-orang pagan Quraysh serta para pengikutnya ia mengucapkan ”Sudahkah kalian memperhitungkan Allat dan Al’Huzza, dan Manat ketiga lainnya? Mereka adalah berhala-berhala yang berstatus superior, syafaat mereka adalah diharapkan.” (Su 53:19-20). Mendengar ucapan ini semua orang, Muslim, penyembah berhala, termasuk Muhammad sendiri, segera bersembah sujud di hadapan langit. Namun beberapa hari kemudian Muhammad menggantinya dengan Su 22:52, yang Allah menyebutnya pewahyuan sebelumnya itu adalah datang dari pewahyuan Setan (dikenal sebagai ”ayat Setan”). Surah pembatalan ini merupakan ayat pertama dari ”ayat-ayat Setan” dalam masa kenabian Muhammad.
Bahasa Arab untuk kata ”pembatalan ayat” adalah naskh yang berarti ”mengkopi” dan juga ”meniadakan.” Arti dari Pembatalan ayat di Kuran meliputi:

  • Mencabut/ meniadakan (removing) ayat. Seperti pada Sura 22:52-53 di atas.
  • Menukar (substituting) ayat. Seperti pada Sura 16:101 ”Dan ketika Kami menukar satu pewahyuan untuk lainnya …” juga Su 2:106. Lihat gambar di bawah ini.
  • Merubah (altering) ayat.

Kebingungan – yang Allah mengganti ayat-ayat Kuranditimbulkan oleh ”pembatalan ayat” di atas – ini telah menyebab perdebatan di antara kelompok Muslim sendiri; konsekuensi yang lebih buruk dari ”arti pembatalan ayat” ini adalah bahwa pembatalan ayat tersebut memiliki berbagai ”macam model pembatalan,” – yang saya yakini bahwa inilah penyebab konflik berkepanjangan (bukan sekedar berdebat, lebih lagi aniaya berat bahkan peperangan) di antara orang Islam sendiri, dan juga membuat orang bukan-Islam (yang tidak tahu agama Islam) sangat bingung akan ajaran Islam – tiga model pembatalan ini (ditambah tiga arti dari naskh) telah menghasilkan dua kutup kelompok Muslim sejak Mohammad meninggal dunia:”aliran Islam kafir vs aliran Islam sahih” dan di jaman modern ini berkembang menjadi: ”moderat vs radikal,” ”Muslim baik vs Muslim terrorist”, ”Muslim intelek vs Jihadist.”
Muhammad (tepatnya Kuran ) menyebut mereka yang meragukan kenabiannya karena perubahan ayat-ayat tersebut sebagai “para orang bimbang yang bodoh” (Su 2:142-143), bagaimanapun banyak orang Yahudi dan pagan menolak ajarannya, dan segera setelah kematiannya, banyak pengikutnya kembali kepada kepercayaan lama mereka. Dengarkan:
An Historical Critique of Islam’s Beginnings – Jay Smith Posted by RealLife JackHibbs

Yeshua Ha Mashiah sungguh dekat dan rindu bersahabat dengan siapapun:
Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku. (Wahyu 3:20)

4. Benarkah isi Kuran meneguhkan Alkitab?
Kuran mengklaim, ”meneguhkan kitab Musa … dalam bahasa Arab” (Su 46:12), dan Alkitab sebagai kitab yang meneguhkan pewahyuan yang diterima Muhammad (Su 10:94) dan ”bebas dari kesalahan” (Su 4:82) dan ”kitab terbaik dengan tanpa perubahan” (Su 39:23).
Melalui ayat-ayat sejenis di atas. Muhammad mencoba memberi konsep baru pada para pendengarnya, bahwa: 1. Ajarannya adalah sejalan dengan ajaran monotheime orang Yahudi dan Kristen. 2. Yang lama telah berlalu, dan otoritas sekarang sepenuhnya ada di tangan Muhammad. 3. Ia kemudian melangkah terlalu jauh, menyatakan agama satu-satunya yang diberkati Allah adalah Islam, sejak Adam, Abraham dan Yeshua semua adalah orang Islam.
Fakta adalah: Ada banyak artikel yang menyatakan bahwa Gereja Roma Katolik adalah institusi yang merekrut dan mendidik Muhammad menjadi nabi bagi bangsa Arab untuk tujuan merebut kota Yerusalem bagi Paus. Pihak Roma Katolik mengajarkan kepada Muhammad bahwa kelompok Kristen yang benar adalah apa yang kita kenal sekarang sebagai agama Katolik. Saya tidak mengkomentari pernyataan cerita tersebut, namun pada butir 4 ini saya ingin mengajak umat Islam untuk melihat kepada isi Alkitab dan membandingkan apa yang Muhammad (di dalam Kuran dan Hadis) telah dapat dan mengerti tentang ”isi dan ajaran Alkitab” yang ia dapat dari guru-guru Roma Katolik.

  • Trinitas. Surah 5:116 secara tidak langsung berkata bahwa Trinitas dalam Kristianiti adalah Allah (merefer sebagai Bapa Sorgawi), Maria (isteri Yusuf) dan Yeshua/ Yesus. Alkitab dari Kejadian sampai Wahyu tidak pernah merefer baik implisit apalagi ekplisit bahwa Maria adalah bagian dari Trinitas, tetapi Roh Elohim itu sendiri, yang disebut “Roh Kudus.” Baca Injil Yohanes 14 dan 16.
    Doktrin Maria sebagai pribadi yang memiliki gelar sebagai “tuhan” atau “dewi” atau digelari sebagai “Ratu Sorga” hanya terdapat dan diperaktekkan oleh orang Katolik.
  • Mashiah / Mesias / al-Masih. Muhammad memiliki status sebagai Mashiah hanyalah terdapat di Injil Barnabas; pasal 42 dan 82. Muhamad di Kuran selalu merefer kata Mashiah hanya bagi Yeshua (Isa). Para pakar kitab gnostik menempatkan Injil Barnabas sebagai ciptaan antara abad 14 dan 16, di masa Reformasi Gereja bangkit. Dari isinya saya bisa katakan bahwa Injil Barnabas ini adalah ciptaan orang Roma Katolik.
  • Perbedaan besar antara ajaran Kuran dan Alkitab. Perbedaan ajaran dan praktek yang menyolok antara keduanya sangatlah kontras, sehingga adalah sangat mustahil untuk mengklaim bahwa ajaran Islam adalah lanjutan dari ajaran Alkitab (umat Yahudi dan Kristen) sekalipun Kuran memakai tokoh-tokoh yang sama seperti ada di Alkitab. Contoh:
    a. Sejak Abraham dipanggil Elohim untuk meninggalkan ibadah berhala ayahnya (Kej 12), ia berumur 75 tahun. Ismail lahir setelah Abraham berumum 86 tahun. Dan sejak Ishak lahir, Hagar dan Ismail diutus pergi untuk meninggalkan mereka. Bagaimana mungkin ketika Ismail remaja atau besar Abraham membangun Kaabah yang adalah bait berhala bagi 360 macam berhala, apalagi harus pergi ke Mekka, kota padang gurun di Arab Saudi? Untuk mengetahui sejarah Mekka yang sesungguhnya silahkan baca http://searchformecca.com
    b. Sejak bangsa Israel, YAHWEH, Elohim Israel, menyatakan melalui nabi-nabi-Nya bahwa Dia akan tetap setia dan mengasihi Israel, sekalipun mereka telah tidak setia kepada perjanjian-Nya, Di Injil dan di kitab Wahyu Yeshua ha Mashiah mengulangi janji yang sama bahkan akan menulis ke 12 nama suku Israel di kota Yerusalem yang baru yang dibangun oleh Elohim sendiri. Sebaliknya Kuran mengajar untuk Muslim membenci dan membinasakan bangsa Yahudi dan Kristen; kebencian ini sama persis dengan apa yang Gereja Roma lakukan terhadap Yahudi dan Kristen 600 tahun sebelum Muhammad lahir.
    c. Sebagian orang Yahudi menantikan kedatangan Mashiah sebagai Juruselamat dan Raja Israel (secara pemerintahan politik), bagi sebagian orang Yahudi lainnya dan Kristen mereka menantikan kedatanganannya yang kedua kali untuk pengharapan yang sama sesuai nubuatan Alkitab. Sementara Muhammad di dalam Kurannya menempakan Yeshua hanyalah sebagai seorang nabi masa lampau.
    d. Alkitab menyatakan bahwa pembenaran manusia hanya di dapat dari kasih karunia dan kemurahan Elohim semata melalui beriman kepada Hamba-Nya yang diurapi, Yeshua. Sebaliknya Kuran mengajar satu-satunya kepastian masuk Sorga hanya melalui mati dalam jihad (bertempur bagi Allah), dimana membunuh adalah perbuatan sangat terlarang di Alkitab.
    c. Praktek yang paling berbeda jelas adalah Muhammad mengajarkan kekerasan melalui jihad, melakukan perang untuk membela Allah dan nabi-Nya. Alkitab mengajar dan memerintahkan melakukan kasih mengikuti conthoh Yeshua, menyerahkan penghakiman kepada YAHWEH dan umat-Nya tidak perlu membela Dia, sebaliknya Dialah yang selalu membela dan menjaga umat-Nya.

Kesimpulan: Dari empat butir klaim dan fakta Islam ini, kita dapatkan bahwa tuduhan agama Islam “Alkitab telah dipalsukan” adalah tidak memiliki bukti yang kuat. Sebab referensi yang dipakai sebagai standard untuk meneguhkan klaim ternyata memiliki banyak kesalahan. Sebaliknya klaim-klaim Kuran dan para pakar Islam bahwa Kuran adalah ”Ibu dari Kitab (Suci dan sumber dari keputusan Elohim), telah sempurna dan tidak berubah sejak diwahyukan kepada Muhammad ternyata memiliki segudang bukti kontradiksi. Kritik kontradiksi atas Kuran telah terjadi baik dari pihak luar (bukan-Muslim). tetapi juga pihak dalam Islam sendiri.

Sebagai penutup artikel ini ijinkan saya mengutip pernyataan Anne Cooper, dari tulisannya yang berjudul In the Family of Abraham, “Alasan utama para pengkritik dari kalangan Muslim men-cap bahwa Alkitab telah dikorupsikan teks-nya adalah kerana mereka betul-betul tidak mempunyai pilihan lain lagi. Karena Kuran disatu pihak membenarkan Alkitab, tetapi ternyata isi keduanya saling tidak cocok, sehingga tidaklah mungkin keduanya turun dari Elohim yang sama. Dan karena Kuran dianggap wahyu terakhir dari Elohim, maka cara yang paling gampang untuk menghindari kesulitan-kesulitan ini adalah meletakkan tuduhan bahwa isi Alkitab telah dikorupsikan oleh sipemalsu.”

Tawaran Yeshua Ha Mashiah kepada setiap orang yang menaruh imannya kepada Dia:
Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu. (Yohanes 14:27)

Bahan bacaan dan video yang berkaitan:

Catatan kaki:
1. Christoph Luxenberg, The Syro-Aramaic Rading of the Koran. A contribution to the Decoding of the Language of Koran. Tersedia online dalam bahasa Inggris maupun Indonesia.
2. Baca: Is Petra the Holy City of Islam? Amazing new evidence startles Islamic scholars!
3. Ibn Warrag pada bukunya What the Koran Really Says yang bersumber dari penemuan Prof. Gerd R. Puin
4. Jay Smith, Is the Qur’an The Word of God? Pdf. Jay Smith telah mendalami Islam selama 20 tahun.
5. Dr. Rafat Amari Islam: In Light of History. Terjemahan Indonesia tersedia di internet dengan judul Islam: Ditinjau dari Pengamatan Sejarah.
6. Saat Muhammad masih hidup, para jurutulisnya hanya mencatat di benda-benda yang tersedia: potongan batu, dan kulit binatang. Kertas pertama masuk ke Timur Tengah tahun sekitar 150 tahun setelah Muhammad mati melalui orang-orang Cina yang mereka tangkap, dan mesin penjilitanpun belum dikenal di Eropa pada jaman John Wycliffe. The History of Paper
7. The Qur’an Dilemma Vol One by Former Muslims Analyze Islam’s Holiest Book. Variant Readings of the Qur’an
8. Idem. Compilation of the Qur’an dan Chronological Sequence of the Qur’an. Sumber lain yang tersedia online lihat ini THE PRESERVATION OF THE QUR’AN, Examining the claims made by Muslim leaders. By Samuel Green
9. Gerd R. Puin. Melalui penemuan tersebut Puin telah menerbitkan karya tulisnya bertitel Observations on Early Qur’an Manuscripts in San’a, yang kemudian diterbitkan ulang dalam sebuah buku oleh Ibn Waraq berjudul What the Koran Really Says.
10. Pakar Geologist Kanada, Dr. Dan Gibson, menemukan bahwa perubahan kiblat sembayang terjadi setelah Muhammad meninggal dunia. Itu terjadi karena pemberontakan Ibn Subayef dari kepemimpinan Dinasti Umayad yang berpusat di Syria. Lihat: The Changing of the Qibla
11. M. J. Fisher, M.Div., A Topical Study of the Qur’an by Bab 17: The Qur’an. E-book online

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Iklan

ANTI-SEMITISM – EXPOSED IN THE LIGHT OF TRUTH AND JUSTICE


 The fear of  YAHWEH is to hate evil … By Me kings reign, and princes decree justice. By Me prince rule, and nobles, all the judges of the earth. I love them that love Me; and those that seek Me early shall find Me. (Proverbs 8:13-17)

Collection of articles, soPeta Kota Tua YERUSALEM dan pembagian wilayah sesuai agamaurces and links on exposing anti-Semitic movement – in religious, politics, socials and else. The Old and the New Covenant[1] are one and alive to bring Good News to Israel and to all nations in this world as written in two Bible verses: – Prophet Jeremiah 32:40-41, HRB[2]Hear the Word of YAHWEH, O nations, and declare in the coastlands far away, and say, He who scattered Israel will gather him and keep him, as a shepherd his flock. For YAHWEH has redeemed Jacob, and redeemed him from the hand of the one stronger than him. (Jer 31:10-11) And I will cut[3] an everlasting covenant with them, that I will not turn away from them … And I will rejoice over them,[4] to do good to them; and I will truly plant them in this land with all My heart and with all My soul. – Apostle Paul’s letter to Romans 11: 25-32; HRB“For I do not want you to be ignorant of this mystery, brothers, so that you may not be wise within yourselves, that hardness in part has happened to Israel until the fullness of the nations comes in; (Gen. 48:8-19) and so all the tribes of Israel will be saved, even as it has been written, ‘The Deliverer will come out of Zion, and He will turn away iniquity from Jacob. And this is My covenant with them, when I take away their sins.’ (Isa. 59:20, 21; Jer. 50:3-8) Indeed, according to the Good News (The Gospel/ Injil), they are enemies toward you, but according to election, they are beloved for the sake of the patriarchs. For Elohim does not withdraw His free gift and His calling. For as you then also disobeyed Elohim, but now have obtained mercy by the disobedience of these, so also these now have disobeyed, so that they also may obtain mercy by your mercy. For Elohim has shut up all into unbelief, that He may show mercy to all (the Jews and the Gentiles). A Note to the readers: I am not a Jew, nor a follower of any Judaism sects. I am just an Indonesian Christian – follower of Yeshua Ha Mashiah / Jesus Christ – who love truth and justice, I am defending Israel’s rights as a nation and a people group. These collection of articles will help the readers (who love truth and justice) to be able to stand in the right ground. I do believe no one are free from sins and errors, except Yehshua Ha Mashiah, and I do believe antisemitism, and any kind of racism (toward white, black, brown, yellow and red) are not right and need be ended or go into judgment. We need to apple this Prince of Peace’s principle if we really thirsty of true peace: “Why do you look at the speck in your brother’s eye but don’t notice the log in your own eye? Or how can you say to your brother, ‘Let me take the speck out of your eye,’ and look, there’s a log in your eye? Hypocrite! First take the log out of your eye, and then you will see clearly to take the speck out of your brother’s eye. (Matthew 7:3-5, HCSB) May the Living God, the Creator Heaven and Earth bless you all. Best regards and loves, Anggur Baru.

RELIGIOUS

My sheep hear My voice, I know them, and they follow Me. I give them eternal life, and they will never perish — ever! No one will snatch them out of My hand. My Father, who has given them to Me, is greater than all. No one is able to snatch them out of the Father’s hand. The Father and I are one.” – Yeshua Ha Mashiah (John 10:27-30, HCSB)

How shall I curse him (Israel/Jacob) whom El has not cursed? And how shall I rage at him at whom YAHWEH has not raged? For from the top of the rocks I see him, and I behold him from the heights. Behold, it is a people that shall dwell alone and not be reckoned among the nations. Who can count Jacob’s dust, and the number of the fourth part of Israel? Let me die the death of the righteous, and let my last end be like his! (Numbers 23:8-10)

POLITIC

For the ruler (government) is a servant of Elohim to you for the good.[6] But if you practice evil, be afraid; for he does not bear the sword in vain; for he is a servant of Elohim, an avenger for wrath to the one practicing bad things. Because of this, it is necessary to be subject, not only on account of wrath, but also on account of conscience.

For on this account you also pay tribute, for they are servants of Elohim, always giving attention to this very thing. Then give to all their dues: to the one due tax, the tax; to the one due tribute, the tribute; to the one due fear, the fear; to the one due honor, the honor.” – Apostle Paul (Romans 13:4-7)

SOCIAL

You must not exploit a foreign resident or oppress him, since you were foreigners in the land of Egypt. “You must not mistreat any widow or fatherless child. If you do mistreat them, they will no doubt cry to Me, and I will certainly hear their cry. My anger will burn, and I will kill you with the sword; then your wives will be widows and your children fatherless” – Adonai YAHWEH (Exodus 22:21-24, HCSB)

  • VIDEO: Palestinian Girl Confronts Anti-Israel Lies (4/2014)Christy Anastas, woman from Bethlehem has released her statement in a video who is actually to make problem of non-Jews in the Land of Israel.
  • Democracy Index reveals 65% of Arabs proud of Israeli nationality (7/1/15)Some 65% of Arab-Israelis are proud to be Israeli, a new poll found, compared to only 49.8% last year. The Israeli Democracy Index, a public opinion project conducted by the Guttman Center for Surveys and the Israel Democratic Institute, released the results of an extensive survey this week which assessed the quality of Israeli of democracy in 2014.  
  • Anti-Israel Groups Shakin’ in Their Boots by David Lazarus (Maret 2014) – Bader: “I’m an Israeli Arab, my grandparents have lived there, I’ve lived there, I have full rights, I’ve served in the IDF, I work in Tel Aviv, I don’t face discrimination. How can you say that if you haven’t even been there?”  Bader, a 23-year-old Tel Aviv University student studying for his BA in computer science and economiRambu jalan di Israel tiga bahasa Ibrani, Arab dan Inggriscs. “Listen guys, Ben Gurion University has the most Arab girls, Bedouin girls, studying there, more than [schools in] Arab countries,” Heeb, the Israeli Bedouin. Heeb, a 27-year-old Bedouin Muslim, a University of Haifa student working on an MA in public policy.
  • More Arab Christians Serving in Israel Defence Forces (February 2014) • Qatar Forces Fox to Delist Israel From Sports TV Map (September 2014).
  • Qatar’s horror of legitimizing Israel’s existence extends to even listing its name for TV sports purposes.

MEDIA 

But let your word be Yes, yes; No, no. Anything more than these is from evil.[7] (Matthew 21:37)

  • The truth about Israel’s airstrikes on Hamas by Dan Gordon (7/2014)
  • What the Media Isn’t Saying about the Gaza War By Chris Mitchell (31/7/2014)

Links deal with Exposing the Antisemitism:

Sources (books, DVDs, Film etc.) deal with Exposing the Antisemitism:

  • God’s Promise and the Future of Israel by Don Finto. Compelling Questions People ask about Israel and the Middle East
  • Israel Indivisible: The Case For The Ancient Homeland (DVD). Produksi dari Proclaiming Justice to The Nations (PJTN) November 2013. The new documentary offers an in-depth focus on the historical, archeological, legal and biblical rights of the Jewish people to their ancient homeland. It provides a compelling narrative on historical and archaeological evidence to prove the biblical authenticity of Israel’s ownership of the land. The film also exposes the legal basis for Israel’s rights to the Land, from the Balfour Declaration to the San Remo Resolution, sometimes called the “birth certificate” of the state of Israel. With the joint resolution passed by both houses of Congress in 1922 to the United Nation’s resolutions, all these documents and events stand as legal witnesses affirming the ancient homeland of Israel.
  • The SABBATH Under Crossfire by Dr. Samuele Becchiocchi; A Biblical Analysis of Recent Sabbath/Sunday Developments
  • ALIGNING with the SPIRIT OF PROPHECY by Miri Moriah. Messiah of ISRAEL v.s. False Messiah System. The book is an urgent word for the Churches in the nations who are mesmerized by media anti-Israel reports. This book will encourage those who follow the Spirit of Prophecy and shake those who are tempted to condemn Israel while proclaming to be a Christian. It will reveal the importance of alignment with heaven – for His Holy Name Sake.
  • Hitler’s Pope: The Secret History of Pius XII by John Cornwell. “Best Book of 2014,” The New York Times. When Hitler’s Pope, the shocking story of Pope Pius XII that “redefined the history of the twentieth century” (The Washington Post ) was originally published, it sparked a firestorm of controversy both inside and outside the Catholic Church. Now, award-winning journalist John Cornwell has revisited this seminal work of history with a new introduction that both answers his critics and reaffirms his overall thesis that Pius XII, now scheduled to be canonized by the Vatican, weakened the Catholic Church with his endorsement of Hitler—and sealed the fate of the Jews in Europe.
  • The Popes Against the Jews: The Vatican’s Role in the Rise of Modern Anti-Semitism by David I. Kertzer. National Book Award finalist David I. Kertzer presents shocking revelations about the role played by the Vatican in the development of modern anti-Semitism. Working in long-sealed Vatican archives, Kertzer unearths startling evidence to undermine the Church’s argument that it played no direct role in the spread of modern anti-Semitism. In doing so, he challenges the Vatican’s recent official statement on the subject, We Remember. Kertzer tells an unsettling story that has stirred up controversy around the world and sheds a much-needed light on the past.
  • The Pope and Mussolini: The Secret History of Pius XI and the Rise of Fascism in Europe by David I. Kertzer. From National Book Award finalist David I. Kertzer comes the gripping story of Pope Pius XI’s secret relations with Italian dictator Benito Mussolini. This groundbreaking work, based on seven years of research in the Vatican and Fascist archives, including reports from Mussolini’s spies inside the highest levels of the Church, will forever change our understanding of the Vatican’s role in the rise of Fascism in Europe.
  • God and the Fascists: The Vatican Alliance with Mussolini, Franco, Hitler, and Pavelic by Karlheinz Deschner

“For unto us a Child is born; to us a Son is given; and the government is on His shoulder; and His name is called Wonderful Counselor, The Mighty El, The Prince of Peace, The one who Fathered Everlasting life.[8] There is no end to the increase of His government and of peace on the throne of David, and on His kingdom, to order it, and to sustain it with justice and with righteousness, from now and forever.[9] The zeal of YHWH of Hosts will do this. (Isaiah 9:6-7; HRB)

“For I say to you (Jerusalem), In no way shall you see Me from now on, until you say, “Blessed is He who comes in the name of YAHWEH.” (Psa. 118:26) (Matthew 23:39; HRB)

Foot note:

  1. The Bible, both the New Covenant and the Old Covenant are the Word of God – unchangeable God’s promises to all nations – which is can not be separated.
  2. Semua ayat diambil dari Hebraic Roots Bible by Congregation of YHWH Jerusalem disingkat HRB; kecuali ditulis lain.
  3. Cut: an analogy of a “blood covenant” (cutting lambs). Modern translations use word “make -”
  4. This was the promise of YAHWEH to the people of Israel about the arrival of the New Covenant – it is based on the same Torah (came down through Mosses) written in their hearts (see Jer 31:31-34, Heb: 8:8-21). The words of the Prophet Jeremiah was a reiteration of a promise by the mouth of His Prophet Moses in Deuteronomy 30:1-9. This was fulfilled in the Lamb of Elohim (AD 30) and the rebirth of the State of Israel in 1948.
  5. Derek Prince (1915-2003) was a British Bible Scholar. Educated as a scholar of Greek and Latin and he also studied Hebrew and Aramaic, at Cambridge University and the Hebrew University in Jerusalem. He is the author of over 50 books, 600 audio and 100 video teachings, many of which have been translated and published in more than 100 languages.
  6. Semua penguasa ditegakkan oleh YAHWEH adalah untuk melayani masyarakat. HRB
  7. Ayat 34-37, Bersumpah (swearing) dan mengambil sumpah (a vow) adalah dua hal yang berbeda (Bil 30:2). Jika seorang tidak boleh mengambil sumpah, lalu bagaimana seorang dapat menikahi pasangannya atau mengambil sumpah baptisan untuk bergabung ke Perjanjian Baru? Intinya apa yang Yahshua (Yeshua) katakan adalah bahwa setiap kata keluar dari mulut kita adalah sebuah sumpah dan haruslah ada dipenuhi sebagaimana kita katakan. HRB. “Say what you mean and mean what you say.” HCSB (Holman Christian Standard Bible)
  8. Firman ini menunjukkan bahwa Ha Mashiah akanlah ada terlahir sebagai seorang manusia, tetapi juga 3 dari 4 title-Nya yang disebutkan juga menunjukkan bahwa Dia akanlah ada Elohim. Hebraic Roots Bible (HRB) by Congregation of YHWH Jerusalem.
  9. Kerajaan YHWH (YAHWEH) adalah kerajaan kekal yang akan berdiri di bumi pada kedatangan Meshiah. HRB by Congregation of YHWH Jerusalem. Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.

Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Serangan atas Charlie Habdo awal berakhirnya simpati Barat atas Islam? Updated 12/1


Karikatur Islam terrorists menentang Charlie Habdo Apakah ini, senjata kecil yang melukai kita begitu benyakTanggl 7 Januari Eropa dikejutkan dengan serangan dua pria Islam (Kouachi bersaudara) bersenjata api otomatis pada kantor majalah karikatur Charlie Habdo di Paris, Perancis, menewaskan 12 orang dan 11 luka-luka. Kamisnya Coulibaly, pemuda Islam Sinegal menembak mati polisi wanita, Jumatnya Coulibaly, yang ada hubungan dengan tokoh penyerang Charlie, memasuki supermarket Yahudi menyandera 16 orang, dan membunuh 4 orang. Hanya dalam dua hari orang Perancis asli, pihak kepolisian dan anti-Semit diterror oleh orang-orang Islam berwarganegaraan Perancis keturunan Afrika Utara. Kakak-beradik Kouachi keduanya lahir di Perancis. Orang ketiga dari aksi terror hari Rabu (supir?) menyerahkan diri ke polisi setelah namanya termuat di media sosial, rekan  Amedy, wanita Arab, masih buron, diduga telah melarikan diri ke Syria via Turki.
Amedy Coulibaly pada aksinya tersebut mengakui telah berkordinasi dengan Saida dan Cherif Kouachi, dan dengan bangga bercerita kepada penyiar TV (sebelum ia ditembak mati) bahwa ia telah membunuh 4 orang dan lebih banyak lagi jika polisi menyerang Kouachi. Polisi menemukan bendera Jihad hitam yang juga dipakai oleh Negara Islam Khalifah.

Apa reaksi Dunia Barat terhadapat serangan terror Islam di Paris ini? Di bawah ini adalah ringkasan respond pemimpin dan masyarakat Barat, komentar dapat di lihat pada link-link yang tersedia. Berikut ini sedikit gambaran reaksi Dunia Barat:
Beberapa hari sebelum peristiwa tragis atas Majalah Charlie Habdo, puluhan ribu masyarakat Jerman telah turun kejalan menentang Islamisasi di Jerman, gerakan mereka ini disebut gerakan “PEGIDAPatriotik Orang Eropa Menentang Islamisasi atas Barat (Patriotic Europeans Against the Islamization of the West).
Para anti-Islamist Perancis yang mengorganisasikan aksi unjuk rasa ini berkata kepada koran Perancis Je suis Charlie Saya adalah Charlie demo anti-Islam atas tewasnya para karikatur Charlie HebdoThe Local, “Itu adalah sebuah langkah awal” yang para expert Perancis nyatakan bahwa hal demikian tidak akan pernah berlangsung di Perancis. Nyatanya para expert tersebut salah besar, pada Rabu malam yang sama 7 Januari tersebut, segera setelah kejadian, diperkirakan 35.000 rakyat Paris turun kejalan unjuk rasa anti-Islam. Di seluruh Perancis aksi unjuk rasa ini kurang-lebih 100.000 orang.  Unjuk rasa menentang Islam garis keras juga terjadi di kota-kota Eropa lainnya, seperti di Brussels, Berlin, Madrid, Nice dan di London.
Spanduk dan slogan mereka di antaranya ”Je suis Charlie” (Saya adalah Charlie) dan “NOT AFRAID” (TIDAK TAKUT). Ini beberapa respond Cartoonists atas kejadian Rabu awal tahun ini: World’s cartoonists respond to the attack on ‘Charlie Hebdo’
Hari Saptu aksi untuk rasa di Paris menjadi sedikitnya 200.000 orang. Hari Minggu, mencapai lebih dari 3,5 juta orang; mereka berdatangan dari negara-negara tetangga dan juga para pemimpin negara turut serta di dalam rally aksi terror Islam tersebut. Ini suatu rally yang sangat bersejarah, seperti di Mesir, ketika lebih 2 juta rakyat Mesir rally menendang keluar President Morsi orang kuat organisasi Islam Muslim Brotherhood.
Penulis Perancis yang kontroversial, Michel Houllebecq akan segera menerbitkan bukunya yang terbaru ”Submission” suatu buku yang memproyeksikan bahwa Perancis di tahun 2022 akan berada di bawah seorang president Muslim, semua guru-guru sekolah harus pindak ke Islam. Menurut poll tahunan, di tahun 2013, 74% masyarakat Perancis percaya agama Islam ”adalah tidak cocok dengan nilai-nilai masyarakat Perancis.” Cesson, aktivist ”PEGIDA Perancis” percaya bahwa tidaklah mungkin ada keduanya sebagai orang Perancis dan Muslim sungguhan, ”Kedua budaya tidaklah sejalan. Kita memiliki nilai-nilai Republik, seperti kesetaraan antara pria dan wanita, kebebasan berpikir dan respek untuk opini-opini yang berbeda, itu tidaklah cocok dengan Kuran,” ia berkata.
Majalah Charlie Habdo, telah terkenal dengan “kebebasan berbicaranya” melalui karikatur mengejek ajaran nabi Muhammad. Beberapa contoh gambar bisa diliha di sini. ‘Charlie Hebdo,’ brazen champion of political incorrectness, loved poking fun at Islam dan di sini Paris shooting: World newspaper front pages on Charlie Hebdo attack, in pics. Alasan inilah Kouachi, yang dilatih oleh al-Qaida di Yamen, berseru “Pembalasan atas nabi Muhmmad!” dan setelah membunuh 12 “musuhnya” keduanya berteriak “ALLAHhu Akbar!”

Baca juga:

Inilah  respond para pemimpin dan tokoh di Barat:

Presiden Perancis François Hollande: “Tindakan barbariak tidak akan memadamkan kebebasan berita. Kita adalah sebuah negara yang bersatu yang akan bereaksi secara bersama.”
Salman Rushdie, ex-Muslim India dan bukunya The Satanic VersesSalman Rushdie, penulis buku “The Satanic Verses” (1988): “Saya berpihak dengan Charlie Hebdo, sebagaimana kita semua harus, untuk membela seni satire, yang telah selalu ada sebagai kekuatan untuk kebebasan dan melawan tirani, ketidak jujuran dan kebodohan.” Bukunya yang mengupas isi Kuran tersebut telah membuat ia di fatwa mati oleh Khomeini.
Presiden Komisi Eropa, Jean-Claude Juncker: “Uni Eropa berdiri disebelah Perancis. Serangan brutal tersebut menentang nilai-nilai fundamental kita dan menentang kebebasan berekpresi, pillar dari demokrasi kita. Pertarungan menentang terrorism dalam segala bentuknya haruslah berlanjut teguh tanpa letih.” Aksi terror ini digambarkannya sebagai “Ini adalah tindakan yang tidak bisa ditolerir, suatu tindakan barbarism yang menantang kita semua sebagai manusia dan orang-orang Eropa.”

PM Britania Raya, David Cameron: “Pembunuhan-pembunuhan dAnti-Islam Pegida di Jerman dan Perancisi Paris adalah menjijikkan. Kami berdiri dipihak masyarakat Perancis di dalam memerangi melawan terror dan membela kebebasan berita.”

Pemerintah Russia atas nama President Putin: “Mengutuk dengan keras kejahatan yang bersikap sinis ini dan setuju kesiapan beliau untuk terus aktiv bekerja sama dalam bertarung melawan ancaman terrorisme.”

President USA, B.H. Obama: “Masyarakat Perancis telah bangkit berdiri untuk nilai-nilai universal yang generasi-generasi kita sebelumnya telah membela.” Tindakaan terror ketiga pemuda Islam tersebut dikatakannya sebagai “pengecut.”

Bacaan berkait:

Majalah Charlie Habdo mengkritik tidak hanya Islam, tetapi juga Yahudi dan Gereja Roma Katolik dan para politikus Perancis. Charlie Habdo, tidaklah sendiri di dalam mengerik agama Islam, Jyland-Posten, koran Denmark, telah menjadi terkenal di tahun 2006 dengan 12 karikatur dari “perlombaan karikatur Muhammad,” yang membuat masyarakat Islam sedunia menjadi marah. Pada kejadian Rabu kemarin, Jyland-Posten kembali membuat 12 karikatur tersebut sebagai “turut simpati.”
Dalam 10 tahun terakhir ini, beberapa kota di negara-negara Eropa telah mengalami serangan-serangan serupa di atas dari orang Islam yang tinggal dan lahir di Eropa:
24 Mai 2014, Empat orang terbunuh pada Musium Yahudi Brussels.
22 Mai 2013, Lee Rigby, seorang tentara Inggris yang sedang berada di jalan kaki lima ditabrak mobil yang dikendarai oleh dua pemuda Islam yang dipengaruhi oleh al-Qaida. Tentara ini kemudian ditusuk dengan pisau belati dan kemudian dicekek lehernya hingga mati.
Maret 2014, Pemuda Islam kelahiran Perancis asal Afrika Utara membunuh tiga murid SD Yahudi beserta ayahnya yang sedang berjalan, Muhammad Merah, nama pemuda ini, juga membunuh tiga tentara Perancis.
2 November 2011, Kantor-kantor majalah Charlie Hebdo di Paris di bom setelah majalah ini menerbitkan karikatur laki-laki seperti nabi Muhammad
27 Juli 2005, Empat pemuda Islam melakukan bom bunuh diri di dalam kereta bawah tanah dan bus, 52 penumpang tewas.
11 Maret 2004, Bom-bom diledakan pada jam sibuk pada stasiun kereta di Madrid yang menewaskan 191 jiwa. Yang menjadikan serangan terrorist Islam terburuk di Eropa.

Anti-Islam nampak di negpuluhan ribu pendukung Charlie Habdo demo NOT AFRAIDara-negara Barat sejak aksi-aksi terror dari kelompok Islam al-Qaida. Aksi terror kelompok-kelompok Islam bahkan telah membuat tokoh-tokoh Islam terpelajar telah meninggalkan Islam; Prof. Mark A. Gabriel (sejarawan Islam), Dr. Wafa Sultan, Amani Mostafa. Yang lebih mengejutkan adalah tidak sedikit para pejuang Islam Timur-Tengah yang meninggalkan Islam dan berpaling ke Kristianiti, seperti Afshin Javid, The Son of Hamas, Taas Saada, Walid Shoebat, Naeem Fazal, Nabeel Qureshi.

Catatan: Negara Perancis terkenal dengan kebebasan berpendapat, Napoleon adalah satu-satunya orang yang pernah menangkap paus dan menutup Gereja Roma Katolik, dan patung wanita Liberty yang ada di Amerika adalah hadiah dari pemerintah Perancis. Nampaknya mimpi yang bersifat nubuatan dari seorang nenek di Norwegia “Eropa akan membenci orang asing (Islam)” sedang menuju pada penggenapannya.

Bacaan berkait:

Referansi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Doktrin Purgatori dilihat dalam Terang Firman YAHWEH, Alkitab


“Marilah kepada-Ku kamu semua yang berlelah dan berbeban berat, dan Aku akan menyegarkan kamu. Pikullah kuk-Ku atasmu dan belajarlah dari-Ku, sebab Aku lemah lembut dan rendah hati dan kamu akan mendapatkan kelegaan bagi jiwamu, karena kuk-Ku itu halus dan beban-Ku itu ringan” – Yeshua Ha Mashiah (Matius 11:28-30)

Artikel ini dibuat untuDoktrin Gereja Katolik tentang pulgatori benar atau tidak Alkitabiahk memenuhi permohonan Saudara Yohanes Limanto Setiawan yang sedang dalam pencarian Jalan Yang Lurus. Di bawah ini adalah kopi lengkap dari surat sdr. Yohanes, yang diikuti oleh jawaban dari Anggur Baru. Semoga jawaban ini menjadi berkat bagi Anda, Yohanes, dan juga para pembaca lainnya. Damai Sejahtera Elohim Yang Hidup kiranya melimpah atas kita semua. Anggur Baru.
@Yohanes L. Setiawan (17/12/2014): “Syalom saudara anggur baru perkenalkan nama saya yohanes saya berasal dari keluarga katolik. Ada yang saya mau tanyakan tentang ayat-ayat yang dipakai dalam Alkitab yang dipakai oleh GRK untuk menyatakan bahwa ayat-ayat Alkitab tersebut mendukung ajaran Purgatorium (Ajaran Api Penyucian dalam Katolik). Mohon Tolong Bantu saya dijelaskan ayat-ayat tersebut dibawah ini dalam Terang Firman TUHAN (YAHWEH). Saya sedang dalam perjalanan Mencari Petunjuk FIRMAN TUHAN Yang murni tanpa dibaluti niatan politik apapun. Saya takut dengan ancaman dalam ajaran Katolik bahwa kalau saya murtad dari katolik maka otomatis saya akan kehilangan KESELAMATAN saya. Terimakasih. Mohon Petunjuk dan Penjelasannya dalam TERANG FIRMAN TUHAN untuk ayat-ayat dibawah ini yang biasa dipakai oleh GRK untuk mendukung ajaran Api Penyucian (saya kutip ayat ayat dibawah ini dan penjelasannya dari sudut pandang katolik roma dari http://www.katolisitas.org) :
Ibr 9:27; Luk 16:19-31: Pengadilan Khusus: sesaat setelah kita wafat.
2Tim 1:16-18: Rasul Paulus mendoakan sahabatnya Onesiforus, yang telah meninggal (mungkin berada dalam api penyucian).
1Ptr 4:6: Injil diberitakan kepada orang-orang mati (orang orang mati yang ada dalam api penyucian).
1Ptr 1:7: Iman kita akan diuji kemurniannya oleh api (penyucian).
1Kor 3:11-15: Pekerjaan setiap orang yang mengimani Kristus, akan diuji, namun orang itu akan diselamatkan, seperti dari dalam api. Pengujian ini tidak terjadi di Surga, karena di Surga segalanya telah sempurna sehingga tidak diperlukan pengujian. Demikian pula, ujian ini juga tidak terjadi di neraka, karena neraka merupakan ‘tempat’ penghukuman kekal bagi mereka yang telah menolak Kristus, maka semua yang berada di sana tidak dapat beroleh keselamatan dan beralih ke Surga. Sedangkan dikatakan di 1Kor 3:15 bahwa setelah diuji (dalam api penyucian), jiwa tersebut akhirnya dapat memperoleh keselamatan.
Mat 12:32: Ada dosa yang tidak dapat diampuni di dunia ini dan di dunia akan datang. Pernyataan ini menunjukkan bahwa ada dosa yang dapat diampuni di dunia yang akan datang.
Ef 2:8; Tit 2:11, 3:7; Yak 2:17,24,26, Gal 5:6, Why 21:27; Ibr 12:14: Kita diselamatkan karena kasih karunia, iman dan perbuatan kasih. Namun, walaupun kita diberi karunia oleh Tuhan serta mempunyai iman, tapi jika tidak sempurna dalam kasih, maka setelah kita meninggal, kita tidak dapat langsung masuk Surga dan memandang Allah. Sebab, tanpa kekudusan tak seorangpun dapat masuk Sorga. Secara implisit hal ini menunjukkan bahwa, bagi mereka yang wafat dalam keadaan belum sempurna dalam kasih, perlu dimurnikan atau disempurnakan terlebih dahulu, dan pemurnian ini disebut Purgatorium (Api Penyucian).
1Yoh 5:16-17; Yak 1:14-15: Perbedaan dosa ringan dan dosa berat. Dosa berat mendatangkan maut atau neraka, sedangkan dosa ringan mendatangkan penghukuman/ ganjaran namun bukan neraka.
Kej 3:23-24; 2Sam 12:13-14; Bil 20:12; Luk 1:20; Mzm 99:8; 2Taw 6:23: Dosa membawa konsekuensi. Maka, walaupun kita telah mendapatkan pengampunan, namun kita juga harus tetap menanggung konsekuensi dosa, yang bisa ditanggung di dunia ini (saat kita masih hidup di dunia ini) atau di dunia yang akan datang (Api Penyucian saat kita sudah mati).
Terimakasih TUHAN YESUS menghargai & memberkati usaha buah karya anda semuanya JBU
Grapes on the VineJawaban dari Anggur Baru:
Salam sejahtera dari Yeshua Ha Mashiah, Adonai (Tuhan) kita yang hidup selamanya bagi Anda saudara Yohanes Limanto dan pembaca lainnya dan Selamat Tahun Baru 2015! Saya berharap Anda jujur dengan pernyataan Anda di atas, kutipan: “Saya sedang dalam perjalanan Mencari Petunjuk FIRMAN TUHAN Yang murni tanpa dibaluti niatan politik apapun.” Seandainya ada motif yang lain, itu tentunya urusan Anda dengan Pencipta Anda, bagi saya sebagai hamba-Nya, saya siap menjawab pertanyaan Anda dengan senang hati dan gembira. Di bawah ini jawaban saya. Ayat-ayat di Alkitab diambil dari Kitab Suci Indonesia Literal Translation (ILT), kecuali jika itu di tulis lain.
Salam, Anggur Baru.

Pada jawaban ini kita akan mengamati:
– Apakah doktrin Purgatori benar ada tertulis di Alkitab?
– Apakah doktrin Purgatori sejalan dengan ajaran Alkitab?
– Reaksi ahli Kitab Suci di abad pertengahan atas doktrin Purgatori

“Sesungguh-sungguhnya Aku berkata kepadamu, siapa yang mendengarkan firman-Ku, dan pecaya kepada Dia yang telah mengutus Aku, ia memiliki hidup kekal dan tidak masuk ke dalam penghakiman, melainkan telah berpindah dari kematian kepada kehidupan” – Yeshua Ha Mashiah (Yoh 5:24)

Difini Purgatori. Mari kita mulai dengan difinisi kata Purgatori menurut sumber aslinya. Gereja Roma Katolik (GRK), mendifinisikan purgatori sebagai ”tempat penyucian dosa melalui siksaan api bagi orang mati sebelum ia layak masuk ke Sorga,” seperti tertulis pada Katekisasi Gereja Katolik (KGK/ CCC in English): ”Semua yang mati di dalam anugerah dan persahabatan Elohim, tetapi masih dimurnikan secara sempurna, memang yakin akan keselamatan kekal mereka; tetapi setelah mati mereka menjalani pemurnia, sehingga mencapati kekudusan yang perlu untuk masuk sukacita sorga.” (The Final Purification, or Purgatory; CCC/III/1030). Lanjut: “Pengajaran ini adalah juga didasari pada praktek doa untuk orang yang telah mati, telah disebutkan di Kitab Suci: ”Karenanya [Yudas Maccabeus] membuat penebusan untuk yang mati tersebut (the dead), sehingga mereka dapat ada dibebaskan dari dosa mereka.” Idem III/1032.[1]
Merriam Webster Dictionary[2]: Purgatory : a state after death according to Roman Catholic belief in which the souls of people who die are made pure through suffering before going to heaven
: a place or state of temporary suffering or misery
Origin of PURGATORY:
Middle English, from Anglo-French or Medieval Latin; Anglo-French purgatorie, from Medieval Latin purgatorium, from Late Latin, neuter of purgatorius purging, from Latin purgare
First Known Use: 13th century (Garis bawah ditambahkan)
Jadi, dari kedua difinisi di atas ditambah dengan ayat referensinya, nampak bahwa GRK percaya: orang Katolik yang mati rohnya tidaklah langsung masuk ke Sorga, tetapi masuk ke sebuah tempat “pemurnian” (puDiagram Ilustrasi doktrin Gereja Roma Katolik tentang hidup sebelum dan sesudah dan purgatorirgatorium/purging) untuk mencapai “kekudusan yang memadai” untuk bisa masuk Sorga. Di tempat “pemurnian” ini roh orang tersebut dimurnikan melalui proses hukuman api-Neraka. Tempat ini disebutnya Purgatori. Dari doktrin dan praktek GRK, penderitaan roh yang sedang menderita (suffering/misery) ini dapat dikurangi dan dipersingkat melalui doa-doa yang dipanjatkan oleh para pendeta (imam) GRK atas permohonan pihak keluarga atau sahabat dekat. Nampak seperti diagram illustrasi di kanan.
Kamus Merriam Webster mencatat bahwa istilah Purgatori ini pertama kali diketahui ada muncul pada abad ke 13 AD (tahun 1200 – 1299). Tradisi GRK: seorang Katolik yang semasa hidupnya berjasa bagi gerejanya, setelah ia meninggal dunia ia untuk bisa dianggap sebagai orang suci (Santo) sedikitnya perlu enam tahun.

Setiap doktrin agama haruslah melewati ujian sejarah dan realitas kehidupan sehari-hari yang bersumber dari Alkitab untuk menjadi sebuah doktrin yang sungguh memberi kehidupan bagi roh dan jiwa manusia – Anggur Baru

1. Apakah doktrin Purgatori tertulis di Alkitab?
Tetapi anggur yang baru harus disimpan dalam kantong yang baru pula. Dan tidak seorangpun yang telah minum anggur tua ingin minum anggur yang baru, sebab ia akan berkata: Anggur yang tua itu baik.”Yeshua Ha Mashiah (Lukas 5:38-39, ITB)

Dari difinisi di atas kita bisa katakan bahwa doktrin Purgatori tidak terdapat di dalam Alkitab; baik di Perjanjian Lama (Kejadian sampai Tawarik/Chronicles; versi Ibrani, atau Kejadian sampai Maleakhi; versi universal) maupun di Perjanjian Baru (Injil Matius sampai Wahyu). Kata purgatori, sama seperti kata Easter (yang dirayakan gereja Barat setiap April) ataupun bunda Maria Ratu Sorga – juga tidak terdapat di Alkitab.
“Kitab Suci” yang direfer oleh GRK dalam CCC/III/1032 di atas untuk menopang doktrin purgatorinya terambil dari kitab Maccabees[3]: “But if he [Yudah Maccabee] was looking to the splendid reward that is laid up for those who fall asleep in godliness, it was a holy and pious thought. Therefore he made atonement for the dead, that they might be delivered from their sin.” (2 Maccabees 12:45; RSV).[4]
Perikop 2 Maccabees 12:38-45 tidak sama sekali bicara soal tempat “purgatori” – Yudah atau Yudas (nama Latin) dan para tentarnya hanya berdoa bagi rekan-rekan mereka yang mati di medan perang.
Thomas Aquinas, ahli theologi, filosofi Roma Katolik terkenal abad 13 AD menanggapi soal doktrin Purgatori ia mengakui bahwa itu tidak bersumber dari ajaran Alkitab, ia menulis: “Tidak dinyatakan dengan jelas dalam Kitab Suci tentang situasi purgatori, atau juga tidak mungkin untuk menawarkan argumen-argumen yang meyakinkan pada pertanyaan ini,” Aquinas berkata.[5]

Gereja menilai Kitab Maccabes. Kembali ke kitab Maccabes. Kitab Maccabees tidak dimasukkan oleh para pendiri Gereja Mula-mula[6] sebagai Kitab Suci. Kitab Maccabees ini digolongkan ke dalam kitab gnostik dan apocrypha Perjanjian Lama. Isi dari kitab sejenis ini hanya bagus untuk referensi sejarah, sekalipun penuh dengan catatan sejarah yang tidak akurat, berisi dongeng, dan bertentangan dengan Kitab-kitab Suci yang terdapat di Alkitab.
Menarik untuk diingat bahwa kitab ini yang digolongkan suci oleh Gereja Katolik tidak dimasukkan ke dalam versi Alkitab orang Yahudi, seperti the Complete Jewish Bible, Hebraic Roots Bible by Congragation of YHWH Jerusalem dan lain-lain.
Ada sekitar 400 (empat ratus) tahun Elohim YAHWEH tidak berbicara sejak dari nabi terakhir Perjanjian Lama sampai datangnya Firman Elohim yang menjelma menjadi manusia. Tambahan dari itu Vatikan yang anti dengan hal-hal yang bersifat Yahudi (Sabat, Perjanjian Lama) sejak awal abad ke 4, namun menjadikan ayat kitab Maccabes ini sebagai dasar dari doktrin purgatorinya.
Alkitab terbukaBagaimana dengan ayat-ayat Alkitab yang dipakai oleh Gereja Katolik dalam doktrin purgatorinya? Ayat-ayat tersebut dipakai di luar konteknya, saya contohkan:
Ibr 9:27; Luk 16:19-31 – tidak bicara soal “purgatori,” tetapi kesempurnaan keselamatan melalui Yeshua (baca Ibr pasal 9) dan hubungan yang terputus antara dunia orang mati dan hidup. Dengan kata lain kedua perikob ini justru membuktikan doktrin purgatori tidak bermanjaat apapun kecuali bagi “kantong persembahan gereja dan pelayannya.”
2Tim 1:16-18 – tidak sama-sekali bicara tentang orang mati. Paulus sedang berbicara tentang kebaikan Onesiforus yang telah berkali-kali membesuk Paulus saat ia di penjara karena pemberitaan Injil Ha Mashiah, sementara yang lainnya melupakan Paulus (malu dan takut atas pemenjaraan pemimpin mereka), dan Paulus berdoa agar keluarga Onesiforus tersebut diberkati Elohim. Pada konteknya, pernyataan ini ditulis sebagai nasehat untuk orang hidup, yakni Timotius, anak asuh rohaninya.
1Ptr 1:7 dan 1Kor 3:11-15 – Petrus sedang berbicara kedatangan Yeshua menyambut mempelai-Nya (hari Pengangkatan; lihat 1Tes 4:13-18), bukan pada saat Dia datang sebagai Hakim. Paulus sedang mengajar jemaat Korintus (yang memiliki karunia-karunia Roh Kudus namun kacau di dalam pengajaran dan kehidupan) bahwa pekerjaan mereka haruslah di dasari pengajaran Yeshua Ha Mashiah dan berkualitas. Tidak ada sangkut pautnya dengan “api purgatori.”
1Ptr 4:6“yang mati telah diberitakan Injil.” (ITB). Ayat ini perlu dibaca dari 3:13 sampai 5:11. Petrus tidak sama sekali bicara purgatori seperti yang gereja Roma sebut “limbus patrum,” Pada perikop ini Petrus sedang bicara “ujian penderitaan” bagi yang masih hidup dalam Yeshua karena kebenaran (3:13-18) dan pemberitaan Injil bagi yang “mati rohani” yang kelak akan di “siksa” di hari penghakiman jika tidak bertobat sebelum “mati jasmani” sementara selagi hidup dihakimi secara jasmani (penyakit dan hukuman pemerintah; ayat 3) karena pelanggaran mereka (4:1-6), dan ia simpulkan bahwa orang yang di dalam Yesus hendaknya perlu takut untuk “mengambil bagian dalam penderitaan Yeshua” sebab waktunya sudah dekat (4:7-5:11). Sekali terjadi bahwa, menurut Petrus, mereka yang mati di dalam dosa (tidak taat) oleh air bah di jaman Nuh, roh-roh mereka, telah dikotbahkan (preached/ proclaimed) oleh Yeshua. Tidak ada kata “Injil” pada 1Pet 3:19; kecuali di Alkitab versi ITB.[7]

2. Apakah doktrin Purgatori sejalan dengan ajaran Alkitab?
“Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku, namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu. (Yoh 5:39-40, ITB; serupa TS98)

Pada point ini kita akan membahas apa kata Firman YAHWEH tentang:
• Kondisi manusia yang hidup di bumi
• Pegampunan dan penyucian dosa manusia
• Kondisi manusia setelah meninggal dunia
• Pengampunan dosa dan jaminan masuk Sorga bagi orang yang percaya Yeshua
Seorang apologetik Katolik memakai dalih ”kata Trinitas juga tidak ada di dalam Alkitab tapi kita percaya doktrinnya” untuk mendukung doktrin Purgatori yang tidak ada di Alkitab. Suatu dalih yang pintar namun tidak jujur, konsep “trinitas” jamak namun tunggal mudah ditemukan di kitab-kitab Perjanjian Lama dan Baru.[9] Sebaliknya konsep maupun kata purgatori (api penyucian dosa) tidak terdapat baik langsung maupun implisit, seperti saya telah jelaskan di atas.

Doktrin purgatori bertentangan dengan ajaran Firman YAHWEH dan Kitab Suci Alkitab
A. Pengampunan atau penyucian dosa tidak bisa diperoleh melalui perbuatan baik manusia apalagi melalui barter benda atau uang. Mengapa? Firman jelas berkata pada kitab Suratan Jemaat di Roma pasal 3, bahwa Semua orang telah menyeleweng, mereka semua tidak berguna, tidak ada yang berbuat baik, seorangpun tidak.” (ayat 12) Rasul Paulus mengutip dari kitab Mazmur dan Yesaya, ia mendaftarkan perbuatan jahat manusia dan memberi penjelasan dan kemudian ia menyimpulkan: “Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Elohim, (ayat 23). Ayat-ayat ini berbicara tentang kondisi rohani dan moral manusia di bumi yang masih hidup!
Kalimat “semua orang” dan “seorangpun” berbicara bahwa bukan hanya status kejemaatan bahkan baju keimaman sekalipun tidaklah berguna jika kehidupan imam, pendeta tersebut tidak benar menurut Firman Elohim. Nabi Yesaya mengumpamakan kesalehan/ kebenaran manusia seperti ”kain yang najis / filthy rags” (Yes 64:6).
Jadi kita bisa lihat bahwa penances[10] yang orang Katolik berikan kepada para imam agar imam tersebut berdoa bagi roh-roh yang telah meninggal dalam ketidak sempurnaan adalah sia-sia.
Doktrin purgatori sama sekali bertolak belakang dengan kebenaran Firman Elohim, yang berkata bahwa “manusia tidak bisa membersikan dosanya sendiri” kecuali hanya melalui karya YAHWEH melalui Putra-Nya, sebagaimana Yeshua sendiri menegaskan Akulah Jalan dan Kebenaran dan Kehidupan. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Yoh 14:6), dan diproklamasikan oleh rasul Petrus di depan 71 rohaniwan tertinggi Israel di Persidangan Sanhedrin di Yerusalem bahwa keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga , sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.” (Kis 4:12).

B. Alkitab PL dan PB menyatakan bahwa penyucian dari dosa dan hukuman dosa HANYA terjadi saat seorang masih hidup  illustrasi Arti dari Pertobatan
Pertobatan manusia dituntut saat ia masih hidup adalah jelas di Alkitab, lihat Yez 18:23-24 & 33:11.
Itulah sebabnya pada Perjanjian Lama setiap orang Israel dewasa di seluruh tanah Israel harus pergi ke Yerusalem, setahun sekali membawa binatang persembahan (sampi, domba, kambing, burung tekukur) saat memasuki Bait Elohim. Melalui penumpahan darah binatang tersebut, dosa mereka diampuni. Maria, ibu Yeshua pun juga melakukannya.
Pada Perjanjian Baru, penyucian dosa dilakukan melalui pertobatan dan mengakui otoritas dan karya Anak Domba Elohim, yang kemudian diikuti dengan Baptisan selam ke dalam air yang dimulai dari pelayanan Yohanes Pembaptis, nabi pemersiap jalan bagi Mashiah yang telah dinubuatkan oleh para nab di Perjanjian Lama, dimulai dari Musa pada Ulangan 18.
Matius 12:32 = Markus 3:29-30 bicara tentang bobot dari dosa; ”di dunia ini …dunia yang akan datang” terjemahan lain menuslis ”di masa ini … di masa yang akan datang” (in this age or in the one to come) suatu ideom yang sama pada Markus 3:29 berarti: ”berbuat dosa yang tidak terampuni.”

C. Dunia orang hidup dan mati sama sekali terputus
Alkitab hanya menulis dua tempat bagi roh-roh orang yang sudah mati: Sorga, dan Neraka. Sekali roh manusia dimasukkan ke dalam Neraka, maka tidak ada lagi kesempatan untuk perbaikan/ penyucian/ pertobatan bagi dosa-dosa orang tersebut.
Lukas 16:19-31 dan Mazmur 6:5-6 melukiskan hal ini. Mazmur 51 adalah mazmur pertobatan raja Daud yang indah; ayat 18 dan 19 (16 & 17 versi Inggris) peneguhan bahwa penances (upeti untuk penyucian dosa), pada butir 1A, tidak berguna di hadapan YAHWEH. Elohim bukanlah bupati atau pendeta, DIA adalah Pemilik seluruh jagat raya! Baca Kej 2.1-3, Maz 24:1-2, Wah 14:7.
Orang yang mati di luar Torah (perintah, ajaran dan hukum YAHWEH melalui nabi Musa) dan di luar Yeshua Ha Mashiah tidak memiliki kesempatan lagi untuk menyucikan dirinya sendiri maupun melalui orang beriman yang masih hidup.
Orang yang benar, rohnya langsung masuk ke Sorga, sementara orang yang jahat, rohnya langsung masuk ke Neraka.
Ketika Yeshua datang kembali ke dunia sebagai Hakim, Dia akan membangkitkan semua tubuh orang jahat atau memberikan tubuh baru yang kekal bagi roh-roh orang jahat tersebut, di adili lalu dihukum di Neraka sesuai dengan perbuatan mereka ketika mereka masih hidup. Alkitab menyebutnya “kematian kedua.” Daniel 12:2, Yoh 5:28-29.
Telah banyak kesaksian dari orang-orang yang pernah diperlihatkan isi Neraka, bahwa Yeshua berkata, ”sudah terlambat” atas penyesalan roh-roh orang yang telah mati tersebut.

D. Jalan Keselamatan YAHWEH. Memperoleh keselamatan kekal itu mudah, Firman-Nya berkata. Yeshua menyucikan roh kita (terjadi saat kita mengakui dosa kita dan menerima Dia sebagai satu-satunya Raja dan Tuan atas hidup kita) sempurna 100%, tidak 99% atau dengan sistim kridit; Ia berkata saat kita “mendengarkan dan percaya” kita “telah berpindah dari kematian kepada kehidupan” (Yoh 5:24) dan kepada Petrus “Seorang yang sudah dimandikan tidak mempunyai keperluan selain membasuh kaki,” (Yoh 13:10a) – suatu illustrasi bahwa kehidupan kudus perlu dijaga setelah “dimandikan” (disucikan melalui penerimaan kita atas korban darah Yeshua di Golgota). Baca Yoh 15, perhatikan ayat 3, dan Yoh 13:1-11.

Doktrin Katolik lainnya yang salah dan serupa dengan purgatori adalah doktrin sakrament Perjamuan suci, dikenal sebagai ibadah Mass (Missa). Bedanya Missa bagi orang Katolik yang masih hidup.
Sakramen Missa dan Purgatori adalah jahat di mata YAHWEH dan Purtra-Nya, sebab melalui kedua ibadah tersebut orang Katolik langsung dan tidak langsung menolak dan menghina otoritas, karya YAHWEH, serta larangan-Nya. Contoh:

  • “Jangan ada el / ilah lain di hadapan Ku.” Kedua doktrin Katolik ini menjadikan manusia dan para imam sebagai Pencipta – ini adalah penghujatan sekaligus penyembahan berhala. 10 Perintah YAHWEH
  • Alkitab berkata satu-satunya Pribadi yang bisa mengampuni dosa adalah Elohim, bukan manusia Bapa Sorgawi, melalui kematian Putranya Yang Tunggal, Yeshua, di kayu salib telah menyucikan seluruh pelanggaran dosa – bagi setiap orang yang bertobat dan berseru kepada; GRK pengajaran bahwa ”korban Yeshua di kayu salib tidak cukup sempurna, perlu disertakan upeti-upeti (penances).”
  • Alkitab berkata ”Ha Meshiah hanya satu kali mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang…” (Ibr 9:28); namun sakrament Roma Katolik menciptakan Yeshua dan membunuh-Nya setiap minggu sebagai “korban penebus dosa” – itulah arti dari kata “mass” yang juga melahirkan kata ChristMass / X-Mass yang dirayakan setiap 25 Desember dimana di beberapa negara Eropa memakan daging panggang babi pada tanggal 24 malamnya.

3. Reaksi ahli Kitab Suci di abad pertengahan atas doktrin Purgatori
Bibir orang benar memberi makan orang banyak, tetapi orang bodoh mati karena kurang bepengertian.
Berkat YAHWEH, menjadikan kaya, dan Dia tidak menambah kesusahan dengan itu – Raja Salomo (Amsal 10:21-22)
Kita telah membaca di atas pengakuan theolog ternama Katolik bahwa purgatori tidak ada di Alkitab dan juga tidak bisa dijadikan argumen yang meyakinkan; namun
Thomas Aquinas (1225–1274 AD) tetap mendukung doktrin tersebut karena itu bisa dipakai Gereja sebagai alat penghiburan untuk jemaatnya, kutip: “entah yang hidup boleh belajar, atau yang telah mati boleh datang, melihat bahwa hukuman mereka ada diketahui oleh yang hidup dapat dikurangi melalui doa-doa Gereja,” Aquinas berkata.
Apa reaksi ahli Kitab Suci abad 12 sampai 15 tentang doktrin GRK ini?
Anda pernah melihat film ”History Catholicism” atau “Luther,” film yang didasari dari biografi Dr. Martin Luther (1483-1546 AD), Uskup Katolik yang mengepalai 50 gereja lokal di Jerman. Kehidupannya berubah setelah ia mempelajari Alkitab, secara sembunyi-sembunyi, bahwa keselamatan kekal datang dari iman dan kasih karunia Elohim semata, bukan melalui perbuatan baik manusia apalagi melalui usaha ‘jual-beli’.
Dari film dokumentasi ini kita bisa melihat perubahan tujuan doktrin Purgatori dari kondisi ”alat Gereja untuk menghibur jemaatnya” telah menjadi ”alat Gereja untuk menteror jemaatnya” ini salah satu alasan mengapa Dr. Martin Luther me-reformasi Gereja dan siap dihukum mati melalui 95 point argumen menentang Gereja Roma Katolik. Pada argumentnya yang terakhir Luther menulis: “And let them thus be more confident of entering heaven through many tribulations rather than through a false assurance of peace. Baca The 95 Theses of Dr. Martin Luther

Dari sejarah gereja di Eropa, sedikitnya ada dua hal mengapa doktrin Purgatori itu penting bagi Gereja Roma Katolik:
A. Salah satu sumber pemasukan uang bagi Vatikan dan para pemimpin tinggi GRK
Pada jamannya, kertas-kertas pengampunan dosa bagi yang telah mati diperjual belikan, sehingga lahirnya pepatah “kotak persembahan berbunyi, dosamu diampuni.” Pepatah ini muncul di Abad Pertengahan, dimana pada saat itu Paus memerlukan uang untuk perbaikan gedung St. Petrus di Roma.
Sekitar 100 tahun sebelum Dr. Martin Luther menentang penjualan kertas ”api penyucian dosa” (purgatori), John Wycliffe (1330-1384 AD), professor Inggris Katolik dari Oxford University telah menentang sistem upeti GRK – Jemaat Katolik Inggris harus menyerahkan pemasukan uangnya ke Vatikan, pada masa itu kemiskinan sedang melanda Inggirs sementara pemimpin gereja Katolik berebut kekuasaan, sehingga terdapat tiga pemimpin utama dalam satu negara dan masing-masing saling mengklaim ”pemimpin resmi.” Setumpuk uang dollar
Pastor Charles Cyiniquy (pendeta Katolik Kanada kelahiran Perancis abad pertengahan 19) memberi angka-angka betapa basahnya bisnis purgatori ini di Amerika. Ia mendengar percakapan para rekannya: “16,000 dollars at least will thus be given every day in these two countries [Canada and USA] to throw cold water on the burning flames of that fiery prison. Now these 16,000 dollars given every day, multiplied by the 365 days of the year, make the handsome sum of 5,840,000 dollars paid for that object in low masses every year.”
Delapan hari kemudian Ps. Cyniquy menerima koran L’Ami de la Religion et du Roi [The friend of the Religion and the King] dengan kepala berita “Admirable Piety of the French Canadian People.” Menulis tentang korupsi para uskup dari bisnis purgatori, Pendeta ini menulis pada bukunya, “Pembacaan halaman itu telah membuat aku meneteskan air mata malu, dan menguncang imanku sampai ke fondasinya.” Lalu ia membawa koran ini ke para rekan pastoralnya, setelah membaca rekannya yang seminggu lalu tersebut berkomentar,
The curate answered: “it is very lucky that the people do not know that sharp operation of our bishops, for they would surely throw us all into the river. Let us keep that shameful trade as secret as possible. For what is the crime of simony if this be not an instance of it?”
I replied: “How can you hope to keep that traffic of the body and blood of Christ a secret, when not less than 40,000 copies of this paper are circulated in France, and more than 100 copies come to the Untied States and Canada! The danger is greater than you suspect; it is even at our doors. It is not on account of such public and undeniable crimes and vile tricks of the clergy of France, that the French people in general, not only have lost almost every vestige of religion, but, not half a century ago, condemned all the bishops and priests of France to death as public malefactors?”
Beberapa jam kemudian Ps. Chiniquy dimarahi atasannya, Uskup Quebec. Dikemudian hari pastor ini keluar dari tugasnya di GRK, dan membuka pelayanan sendiri – namun ia dianiaya ke negara apapun dia pergi. Charles Chiniquy dijuluki “Rasul Paul Abad 19.” Masalah dari Ps. Chiniquy adalah ia telah membaca Alkitab sejak usia 10 tahun, sebab ayahnya adalah ex-calon pendeta Katolik. Alkitab saat itu hanya dimiliki oleh murid sekolah pendeta dan hanya boleh diinterpretasikan oleh pendeta Katolik.

B. Sebagai alat pengikat keanggotaan umat kepada GRK
Gereja Roma Katolik melalui doktrinya ”keselamatan hanya didapat melalui Gereja saja” dan ”Pengganti Putra Elohim” (Vicarius Filii Dei; DCLXVI) pada abad pertegahan tentu telah membuat semua orang Katolik di Eropa bergantung penuh pada Gereja Roma Katolik – sebab Alkitab hanya dalam bahasa Latin dan terbatas hanya bagi pemimpin GRK. Dengan ditambahnya doktrin Purgatori di abad 13, lahirlah suatu kebutuhan untuk tinggal di bawah payung Gereja Roma agar bisa mengurangi hukuman api purgatori dan jika mungkin bisa langsung masuk Sorga setelah mati.

Gereja Barat Waldensi abad 12, menggolongkan doktrin purgatori sebagai doktrin Anti-Kristus:
“Anti-Kristus adalah kepalsuan, atau penipuan yang dipernis dengan kemiripan kebenaran, dan kebenaran Kristus dan mempelaynya, namun bertentangan dengan jalan kebenaran (the way of truth), kebenaran (righteousness), iman, pengharapan, amal, dan juga kehidupan moral. Sistim kedurhakaan ini dilengkapi dengan para pelayannya … adalah disebut Anti-Kristus atau Babilon, binatang ke empat (pada kitab Daniel), pelacur, manusia dosa, putra kehancuran. Para pelayannya disebut nabi-nabi palsu, guru-guru palsu, para pelayan kegelapan, roh salah (error), pelacur binasa, awan-awan tanpa air, pohon-pohon tanpa daun, kematian dua kali, dicabut sampai ke akar-akarnya, bintang-bintang yang berkeliling, para Bileam (Baalamites) dan para orang Mesir. … Ia merampas kelayakan-kelayakan yang dimiliki oleh Juruselamat, dan kecukupan karunia-Nya dalam pembenaran, regenerasi, pengampunan dosa, kekudusan, pendirian dalam iman, dan makanan rohani; menganggap semua hal ini untuk otoritas-Nya sendiri, untuk sebuah bentuk kata-kata (pernyataan iman/ liturgi), untuk pekerjaan-pekerjaannya sendiri, untuk syafaat orang-oran kudus, dan untuk api purgatori. Ia menjebak orang-orang dari Ha Mashiah …. Mengajari para pengikutnya untuk mengharapkan mereka kepada kehendak dan kenikmatan dan pekerjaan-pekerjaan Anti-Kristus.”

Catatan Kaki: 

1. THE FINAL PURIFICATION, OR PURGATORY
2. http://www.merriam-webster.com/dictionary/purgatory Kamus Inggris Merriam Webster adalah satu dari sedikit kamus Inggris yang dikenal baik sejak lama dan sangat berkualitas tinggi khususnya di dalam menterjemahkan atau mengartikan kata dan istilah keagamaan.Ini merupakan kamus Inggris pertama saya ketika mempelajari bahasa Inggris.
3. Kitab Maccabees ini lahir dari dinasti Imam Mattathias, seorang dari suku Yehuda, yang menentang raja Antiochus IV (mulai berkuasa 176 BC) yang mencoba melarang prinsip-prinsip budaya Israel, seperti melarang hari Sabat, sunat daging dan menghina Bait Elohim melalui membangun altar bagi dewa Zeus. Yudah, pemimpin komando militer kedua, adalah satu dari lima putra Mattathias. Maccabee (artinya Palu/ Hammer dalam bahasa Ibrani) adalah julukan orang Israel bagi keluarga  Hash’mona’im (Hasmonean). Kerajaan Hash’mona’im berkuasa antara 140–40 BC.  Hasmonean dynasty
4. 2Maccabees 12; Bible, Revised Standard Version.  RSV bersumber dari Latin Vulgate. Artikel tentang versi-versi Alkitab yang baik untuk diketahui: Fellow Christians – Beware of these “bibles”  dan Bogus doctrine and the Latin Vulgate
5. Aquinas T. The Summa Theologica of St. Thomas Aquinas, Appendix II, Article 1. Second and Revised Edition, 1920. Nihil Obstat. F. Innocentius Apap, O.P., S.T.M., Censor. Theol. Imprimatur. Edus. Canonicus Surmont, Vicarius eneralis. Westmonasterii. APPROBATIO ORDINIS Nihil Obstat. F. Raphael Moss, O.P., S.T.L. and F. Leo Moore, O.P., S.T.L. Imprimatur. F. Beda Jarrett, O.P., S.T.L., A.M., Prior Provincialis Angliæ). Lengkapnya bisa dilihat link di bawah: Was Purgatory a Doctrine of the True Church?
6. Gereja Mula-mula adalah suatu sebutan dari Jemaat yang berdiri dan hidup sejak pelayanan Yeshua di Matius 16:18, yakni 30 AD sampai sebelum Kristianiti dijadikan agama resmi Kerajaan Romawi di seluruh wilayah kekuasaannya (325 AD). Sejak Kaisar Constantine memerintah, aturan ibadah Gereja berubah, semua hal-hal yang berubungan dengan kehidupan dan budaya Yahudi diputuskanya, seperti ibadah mingguan pada hari Sabat (Saptu), hari-hari raya Alkitab. Pada sidang Dewan Gereja Roma pertama semua pemimpin rohani yang hadir tidak ada satupun orang Kristen Yahudi yang diundang.
7. ITB: Indonesia Terjemahan Baru
8. Kata “trinitas” tidak ada di Alkitab, namun konsep Elohim adalah Pencipta (Bapa), Penebus (Yeshua) dan Roh Pembimbing (Roh Kudus) nampak jelas di Alkitab, dari masa penciptaan manusia, saat Yeshua dibaptis, perdebatan ke-Elohim-an Yeshua dengan ahli-ahli Kitab dan orang-orang Farisi. Ayat-ayat Alkitab pada doktrin Purgatori adalah interpretasi Gereja Katolik yang diformulakan pada abad ke 15 AD di Florence, Itali. Doktrin ini ditentang oleh para pakar Kitab Suci dari kalangan Katolik sendiri seperti Prof. John Wycliffe (1330-1384) dan kemudian Dr. Martin Luther (1483-1546) dengan alasan yang sama memerangi “pememerasan atas orang miskin, cinta akan uang.” Keduanya telah menjadi “bapa-bapa Reformasi Gereja”; Gereja Roma Katolik menyebut mereka “bapa-bapa Protestant”
9. Contoh, kata Elohim (bahasa Ibrani dari mana kata Theos, God dan Allah berasal) di Alkitab bahasa Ibrani bersifat jamak namun tunggal seperti terdapat pada kalimat di Ulangan 6:4 dan dikutip oleh Yeshua di Injil Markus 12:29, berbunyi “Dengarkanlah hai Israel, YAHWEH, Elohim kita, YAHWEH itu esa.” Kata “esa” (Ibrani: “ehad”) adalah tunggal namun bisa bersifat jamak
10. Penance atau upeti/korban penebusan dosa ini dilakukan melalui doa-doa permohonan para imam Katolik bagi orang mati tertentu atas permintaan dari sanak keluarga orang mati tersebut. Pihak keluarga ini harus membayar sejumlah uang atau barang tertentu kepada imam untuk menjalankan tugas “menyegarkan” dan atau “mempersingkat siksaan” bagi roh orang mati di Neraka tersebut.
11. Aquinas T. The Summa Theologica of St. Thomas Aquinas, Appendix II, Article 1. Idem dengan nomor 5
12. Charles Chiniquy (1809-1899), 50 Years in the “Church” of Rome, Bab 22 di buku Chick Publications dan Bab 25 di e-book www.biblebelievers.com
13. 2 Petrus 2:15 dan Wahyu 2:14
14. Merefer kepada orang-orang Mesir kuno yang mempraktekkan ilmu hitam dan menyembah banyak berhala
15. A Treatise concerning Antichrist, Purgatory, the Invocation of Saints, and the Sacraments” as shown in Jones, William. The history of the Christian church from the birth of Christ to the xviii. century, Volumes 1-2, 3rd edition. R.W. Pomeroy, 1832. Original from Harvard University, Digitized, Feb 6, 2009, pp. 337-340. Diambil dari Was Purgatory a doctrine of the true church?

Bacaan yang berkaitan:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Israel: Bom bunuh diri wanita ’nampak hamil’ di Tel Aviv terbongkar


Sel terrorist Palestina merencanakan bom bunuh diri di Tel Aviv dan serangan-serangan lainnya telah digagalkan dalam beberapa bulan belakangan ini. Kata badan intelligent Israel, Shin Bet, Senin kemarrin.
Lima orang tersangka dari wilayah West Bank yang mencoba melakukan aksi terror di dalam Israel melalui proses ijin bagi anggota sel wanitanya untuk menerima perawatan pengobatan di Israel.
Jadi wanita terrorist ini berpakaian seperti wanita Yahudi yang sedang hamil dengan ikat pinggang berisi bom-bom peledak.
Melalui suatu introgasi mereka mengakui rencana kotor mereka, Yasmin Shaban (nama wanita tersebut, berusia 31 tahun, 4 lainnya adalah pemuda muda berusia masing-masing 20 dan 22. Dari mereka ditemukan senjata api otomatis M-16, bedil, peluru-peluru dan bahan peledak, organisasi Hamas ada di balik gerakan mereka.
Pemerintah Israel hanya mengijinkan masuk orang-orang Palestina warga negara asing untuk tujuan bekerja. Namun sering kali membuka pintu perbatasannya bagi para wanita dan anak-anak yang sakit dan juga wanita hamil Palestina yang memerlukan perobatan.

Komentar: Praktek terror berkedok wanita hamil akanlah membuat susah sendiri bangsa Palestina, khsusunya bagi mereka yang hamil. Kebaikan yang dibalas dengan kejahatan, membuat kejahatan menimpa dua kali lipat kepada pelakunya sendiri.

Referensi:
Shin Bet, police foil ‘pregnant’ suicide bomber plot in Tel Aviv

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Israel: Turis dari negara-negara Islam naik pesat (Pemerintah Israel)


Mohonkanlah damai sejahtera atas Yerusalem, biarlah mereka yang mangasihi engkau menjadi sentosa (Mazmur 122:6)

Pelabuhan Udara Ben Guiron Israel Welcoming youLebih dari 250.000 turis dari negara-negara mayoritas Islam dan Arab yang tidak memiliki hubungan-hubungan deplomatik dengan negara Isreal telah tiba di tanah Israel sejak tahun 2009, koran kabel Israel Ynetnews.com melaporkan (16/11/2014)
Lebih dari 250.000 turis tersebut telah berkunjung secara diam-diam. Hampir semuanya tiba di Israel untuk alasan-alasan keagamaan (berkunjung ke-tempat-tempat bersejarah dan perayaan-perayaan besar Israel, seperti Perayaan Hari Pondok Daun atau the Feast of Tabernacle), tetapi beberapa juga datang untuk urusan bisnis dan berbelanja.
Separuh dari jumlah turis tersebut adalah berasal dari Indonesia! Perincian terhitung sejak tahun 2009:
Turis Indonesia: 124,719 turis (sejak 6 tahun yang lalu); pada tahun 2013 tiba 29,517 orang, berarti lebih dari tiga kali lipat dibanding jumlah turis Indonesia yang berkunjung ke Israel di tahun 2009 (9,442 orang). – inilah sebabnya mengapa bangsa dan negara Indonesia diberkati YAHWEH di dalam banyak hal dalam waktu 10 tahun belakangan ini khususnya!, lihat Kitab Kejadian 12:3 dan 22:18.
Turis Malaysia. 23.483 turis (sejak 6 tahun yang lalu); 583 turis di tahun 2009, tahun 2013 meningkat menjadi 7.859 turis.
Mesir: 13.333 turis, termasuk 4.368 turis sejak awal 2014 (dibanding hanya 1.018 orang di tahun 2009).
Jordania: 81.575 turis; berarti meningkat dua kali lipat dibanding sejak 2009.
Marokko. 6,440 turis; Sudah ada 2.239 turis Marokko sejak awal 2014, dibanding hanya 658 turis di sepanjang tahun 2009.
Kuwait: 200 turis
Persatuan Emirat Arab (UAE): 168 turis
Oman: 73 turis
Qatar: 73 turis
Arab Saudi: 38 turis

Pemandangan Kota Yerusalem Israel

Laporan juga menulis bahwa para turis dari negara-negara ini (sejenis yang ada di daftar) meminta untuk imigrasi Israel tidak mensempel pada Passport mereka ketika masuk atau keluar Israel agar mereka tidak mendapat masalah ketika mereka masuk berkunjung ke negara-negara Arab, itu disetujui oleh pemerintah Israel.
Para turis Arab dan negara-negara mayoritas Islam ini tiba di Israel melalui Pelabuhan Udara Ben-Gurion (di Tel-Aviv) dan atau melalui negara Yordan lewat darat atau air.
Sebuah persatuan ikatan turis di Turki telah mengumumkan kepada sebuah koran bahwa organisasinya akan membawa sekitar 100.000 turis Turki untuk berkunjung ke ibukota Israel Yerusalem di tahun 2015 ”Tahun Yerusalem” sebagai lambang ikut terlibat untuk proses damai bagi kota tersebut melalui penambahan jumlah turis.

Kemudian akan terjadi, bahwa setiap orang yang ketinggalan dari segala bangsa yang datang melawan Yerusalem, mereka akan datang dari tahun ke tahun untuk bersujud kepada Raja, YAHWEH Tsebaot, dan untuk merayakan hari raya Sukkot (Pondok Daun).
Dan akan terjadi, bahwa dia yang tidak naik dari kaum-kaum di bumi ke Yerusalem untuk bersujud kepada Raja, YAHWEH Tsebaot, maka bagi mereka tidak akan turun hujan. (Zakharia 14:16-17)

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Irak: Khalifah Ibrahim, pemimpin NIK luka parah, puluhan lainnya tewas


Peta Al-Qaim Para Pemimpin NIK terpukul parah oleh serangan udara ASKoran kabel Arab berbahasa Inggirs melaporkan bahwa Khalifah Ibrahim pemimpin Negara Islam Khalifah (Abu Bakr al-Bagh) telah mendapat luka-luka yang parah ketika serangan udara yang dipimpin oleh Amerika Serikat (AS) yang mentargetkan kota perbatasan Irak Barat dekat al-Qaim, sumber-sumber pemimpin kampung berkata kepada Al-Arabiya News.
Mohammad al-Karbuli, MP dari propinsi Anbar menambahkan bahwa serangan udara yang mentargetkan para pemimpin NIK di dekat al-Qaim telah membunuh puluhan orang dan melukai yang lainya, membuat rumah sakit di kota itu banjir dengan jumlah pasien.
Saksi-saksi mata berkata bahwa para pejuang NIK telah memakai alat-alat pengeras suara untuk mendorong penduduk setempat menyumbangkan darah.

Koran Israel melaporkan bahwa petugas intelligen Irak meneguhkan hal serupa dengan mengutip pernyataan Jurubicara NIK pada Twitternya yang “berharap agar ia cepat sembuh.” Dari Twitter yang sama tersebut, tertulis dalam bahasa Arab, juga tertulis “Dan apakah kalian berpikir bahwa (Negara Islam) Khalifah akan berakhir ketika Khalifah meninggal?”
Kantor berita Reuters mengutip dua saksi mati yang berkata sebuah serangan udara mentargetkan sebuah gedung dimana para senior NIK sedang mengadakan pertemuan di dekat al-Qaim.

Catatan: Media internet telah menjadi alat propaganda terror dan rekruitment NIK yang mujarab, namun juga racun ampuh yang mematikan bagi dirinya sendiri. Pada dasarnya Media adalah netral, itu sama seperti  sebuah pisau tergantung sipemakainya – untuk alat dapur dan kerja, atau sebaliknya untuk tindakan kriminalitas. Pada kasus luka parah Bagdadi dan tewasnya para orang penting NIK idi sini, ini adalah menggenapi ayat-ayat Firman Elohim yang dikatakan Raja Daud dan Raja Salomo:

  • But you, God, bring them down to the Pit of corruption; bloodthirsty and deceitful people will not live out half their days. But I put my full confidence in you. (Psalms 55:23, ISV)
  • Whoever digs a pit will fall into it, and the stone will come back on whoever starts it rolling. (Proverbs 26:27, ISV)

Pusat Komando AS mengkonfirmasikan dalam suatu pernyataan bahwa serangan udara AS telah melakukan hal itu pada malam Jumat, tanpa memberi konfirmasi entah Bagdadi terbunuh atau tidak, AFP melaporkan.

Sumber lain mengatakan bahwa Bagdadi sebelumnya telah melarikan diri dari Raqqa, Syria ke Mosul (Irak) ketika AS melakukan serangan udara mentargetkan kota tersebut yang telah dijadikan oleh pemimpin NIK ini sebagai “Ibukota dari Negara Islam Khalifah.

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog