Penglihatan St. Malachy dan Nubuatan Alkitab tentang kehancuran Gereja Roma Katolik


Wahyu 18: Malaikat yang turun dari surga … berseru dengan kuat… mengatakakan (1-2): ”Sebab ia berkata dalam hatinya: ’Aku bertahta sebagai ratu dan aku bukanlah seorang janda dan aku sama sekali tidak melihat perkabungan.’ Sebab itulah bencana-bencananya akan datang dalam satu hari: kematian dan perkabungan dan kelaparan; dan dia akan dibakar dengan api, karena  Elohim YAHWEH yang kuat itulah yang menghakimi dia.” (7b-8)
Because she says in her heart, I sit as a queen, and I am not a widow; and I shall not see sorrow. Because of this, in one day her plagues shall come: death, and mourning, and famine; and she will be consumed with fire, for YAHWEH Elohim judging her is strong.[1]

Elohim YAHWEH mengasihi orang Katolik, itulah sebabnya Dia memberi penglihatan kepada St. Malachy, dan Dia bahkan masih terus mengetuk pintu hati setiap orang Katolik sampai hari ini.

Kita akan membandingkan Penglihatan St. Malachy (yang terjadi pada awal abad kesebelas) dengan nubuatan Alkitab. Jelas bahwa St. Malachy bukanlah seorang nabi YAHWEH, ia adalah seorang uskup agung Gereja Roma Katolik (GRK). Artikel ini akan menolong Anda mengerti ketetapan Elohim YAHWEH Yang Mahaberdaulat atas Gereja Roma Katolik yang besar pengaruhnya bagi Dunia.

Catatan Gereja Roma Katolik tentang St. Malachy dan penglihatan yang ia terima.

Dokumen Penglihatan St. Malachy Malachy (Maelmhaedhoc O’Morgair; nama aslinya) hidup  dari tahun 1094 ke 1148, menjabat sebagai Uskup Agung Irlandia saat dipanggil ke Roma di tahun 1139 oleh Paus Innocent II; di Roma ia mendapat penglihatan.

Penglihatan itu menceritakan akanlah ada satu paus lagi setelah Paus Benidictus XVI (ia paus ke 111 dr penglihatan tersebut) yang akan memerintah Gereja Roma Katolik untuk waktu yang singkat, segera setelah itu Roma Vatikan akan di musnahkan. Lihat YouTube videonya: Prophecy of the last pope is upon us 2012

Catatan menyatakan, saat Malachy bersyafaat mengingat ribuan para martyr, dengan kesedihan yang dalam dan dari mulutnya keluar kata-kata dari para nabi: “Usquequo, Domine non misereberis Sion?” (Berapa lama lagi, O YAHWEH! Tidakkah Engkau berbelas kasihan kepada Sion?) Lihat Yesaya 34:8; 62:6; Yoel  3:21; Zakaria 8:1-3.

Jawaban Elohim kepada ratapan Malachy ini adalah melalui penglihatan; dimana ia melihat nama-nama ordo (kelompok) kepausan darimana 112 paus akan datang memerintah Gereja Roma Katolik (sekaligus negara Vatikan). Sangat menarik untuk diingat, 50 tahun kemudian setelah Malachy meninggal, muncul Paus Innocent III (1198-1216) mempromosikan Inkuisisi (inquisition), ia melampau semua pendahulunya di dalam membunuh lebih satu juta orang selama 18 tahun berkuasa, di mata Gereja Roma ia adalah pahlawan besar; Catholic Encyclopedia menyebut orang ini sebagai: “One of the greaterst popes of the Middle Ages.” Paus Pius XII (1939-1958) sejauh ini mungkin yang terburuk, ia “seorang politikus yang licik dan crusader agamawi, menolong Hitler ke kursi kekuasaan… dan ia pendorong utama Perang Dingin.” Dikutip dari : UnHoly Fathers of Rome.

Pada dokument penglihatan Malachy ini tertulis bahwa paus yang ketiga (ke 110 pada daftar penglihatan) dari terakhir datang dari ordo  De labore solis (Gerhana Matahari), penglihatan ini tergenapi Paus Yohanes Paulus II (Karol Wojtyla) terpilih, dan akan digantikan oleh paus dari ordo Gloria Olivae (Kemulian Zaitun) yang adalah ordo titel yang dipakai oleh Paus Benedictus XVI (Joseph Ratzinger).

Sekilas tentang Paus Benedictus XVI (Joseph Aloisius Ratzinger). Menarik untuk diingat bahwa Joseph Ratzinger bukanlah berasal dari ordo Gloria Olivae/ Olivetans (didirikan tahun 1313), tetapi Ratzinger memilih titel Benedict yang berakar dari kelompok Olivetan.
Ia lahir di Bevaria, Jerman tahun 1927. Pada Perang Dunia II, adalah anggota  dari Pemuda Hitler (Hitler-Jugend atau Hitler Youth) pada masa remajanya.[2]

VI-09-08-2001-126.TIFBerbeda dengan Paus Yohanes II (1978–2005) yang nampak sosial kepada semua agama (bagian dari tugas yang dibebankan kepadanya, saya percayai – untuk mengkhamirkan ’kerajaan’ Kristianiti melalui gerakan Oikumene), Ratzinger adalah seorang professor theology dari doktrin Gereja Roma Katolik dan terlibat di dalam pertemuan Dewan Vatican II (Second Vatican Council; 1962-1965), darimana doktrin Oikumene terlahir (yakni strategi penyebaran kekuasaan Gereja Roma Katolik ke seluruh denominasi Kristen dengan tujuan membawa seluruh Gereja duduk di bawah pangkuan Gereja Roma Katolik. Paus Yohanes II memberi nama pada Ratzinger sebagai Prefect of the Sacred Congregation for the Doctrine of the Faith, nama lamanya dikenal sebagai Sacred Congregation of the Holy Office, yang berfungsi sebagai ‘department’ (congregation) intelligent militernya Gereja Roma Katolik, dikenal sebagai Inkuisisi; contoh Roman Inqusition. Lihat link di bawah untuk lebih lengkap.

Ratzinger bertanggung jawab menjaga semua doktrin dan dokma tradisi Katolik (larangan pemakaian kondom, praktek homosex, pastor Katolik tidak boleh menikah dll.), hal ini sesuai ordo dari mana ia berasal, ordo Katolik yang sangat fanatik.[3]

Apakah Ratzinger sengaja memilih nama tersebut demi menggenapi isi penglihatan Malachy, itu adalah urusan dalam gereja Katolik dan belum diketahui umum.

Petrus Romanus. Kembali kepada penglihatan St. Malachy, paus berikutnya setelah Ratzinger akanlah Petrus Romanus (Petrus orang Roma / Peter the Roman); kalimat dari dokument penglihatan tersebut tertulis:  (setelah kepemimpinan Gloria Olivae, yakni Ratzinger): “ … dalam aniaya yang besar atas Gereja Roma Kudus, akanlah ada duduk (memerintah) Petrus Romanus (Petrus Roma / Peter the Roman) yang akan merawat domba (jemaat Roma Katolik) di banyak penganiayaan, ketika aniaya berhenti kota Tujuh Bukit akanlah dihancurkan dan Hakim yang menakutkan (karena  ke Mahamulian-Nya dan ke marahan-Nya yang besar atas dosanya yang besar  tersebut) akan menghakimi umat-Nya. Tamat”

”During the final persecution of the Holy Roman Church, the seat will be occupied by Peter the Roman, who will feed his sheep in many tribulations; and when these things are finished, the seven-hilled city will be destroyed, and the formidable Judge will judge His people. The End.”

Nubuatan AlkAlkitab Holy Bibleitab tentang nasip Gereja Roma Katolik.
Banyak kitab di Alkitab menulis tentang Roma, sebagai kekuatan politik maupun agama. Kitab Daniel dan keempat kitab Injil dan kitab Kisah para Rasul menulis tentang Kerajaan Romawi. Kitab (kepada Jemaat di) Tesalonika (2 Tes 2) dan kitab Wahyu menulis tentang Roma dari sisi politik dan agama. Alkitab adalah buku terlarang di banyak negara Eropa beberapa ratus tahun yang lalu, dan menjadi skandal besar ketika diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dan Jerman.

Kitab Wahyu pasal 17 menubuatkan perbuatan perbuatan-perbuatan keji dan najis apa saja yang ’Gereja’ Roma Katolik ini akan lakukan (2, 4, 6) dan pengaruhnya terhadap para pemimpin dunia (15, merefer ke ayat 1). Malaikat YAHWEH menyebut gereja ini sebagai Pelacur besar,” lengkapnya ”Babilon/Babel Besar (Babylon the Great), Ibu dari para pelacur dan dari kekejian bumi, yang Misterius atau Rahasia.” (1, 5). Perempuan jahat ini (Alkitab melambangkan Gereja sebagai ”Perempuan”) menggendarai (mengendalikan) seekor binatang buas (lambang kekuatan politik) – yang telah ada, namun tidak ada, dan akan muncul lagi; Kerajaan Romawi / Uni Eropa –  berwarna merah darah (scarlet coloured) yang juga penuh dengan nama-nama hujat (3, 8). Kunci untuk mengerti kaitan antara binatang buas tersebut dengan perempuan yang mengendalikan terdapat pada ayat 8 dan 18, berbunyi: ”ketujuh kepala itu adalah tujuh gunung, yang di atasnya perempuan itu duduk. Dan perempuan yang telah kaulihat itu, adalah kota besar yang memerintah atas raja-raja di bumi.” [4]

Tujuh Gunung atau Tujuh Bukit adalah julukan umum bagi Kota Roma, dan kota satu-satunya di dunia yang memerintah raja-raja (penguasa negara) di bumi –negara Barat, Israel, Islam dan Komunis – adalah negara Vatikan yang berada di kota Roma. Kota Roma tepatnya adalah negara di dalam sebuah negara (Italia).

Kitab Wahyu pasal 13 menceritakan dari mana sumber kekuasaan dan pengaruh yang luar biasa dari binatang itu berasal, dan ayat-ayat terakhir menubuatkan bahwa dari binatang buas ini akan keluar seorang yang akan mPeta 7 bukit kota Roma kuno sebelum abad Ienjadi penguasa tunggal dunia, Alkitab menyebut orang ini AntiKristus (yang terbesar dan terakhir) dengan bilangan namanya berjumlah enam ratus enam puluh enam (666). Lihat 1 Yohanes pasal 1 sampai 4 untuk melihat karakter AntiKristus dari sisi “Kristus Palsu” (menyerupai, mengakui; Matius 24:5,24), nampaknya seperti pengikut ajaran Kristen tetapi sesungguhnya bukan (1 Yoh 2:18), menyebut nama Yeshua (Yesus) dan Ha Mashiah (Kristus) tetapi menyangkali kuasa dan otoritas Yeshua Ha Mashiah (1 Yoh 2:22-23; 1 Yoh 4:3; 2 Yoh 1:7). Rasul Paulus menyebut  pemimpin ini sebagai ”manusia durhaka/ the man of sin” yang ingin menyamakan dirinya dan ingin disembah sebagai Elohim (2 Tes 2:3-12).

Kitab Wahyu pasal 17: 16-17, dan pasal 18 serta 19 menubuatkan nasip Gereja Roma Katolik, tertulis;
Wahyu 17: 16, 17 Dan kesepuluh tanduk yang telah kaulihat itu serta binatang (buas) itu akan membenci pelacur itu dan mereka akan membuat dia menjadi sunyi dan telanjang, dan mereka akan memakan dagingnya dan membakarnya dengan api. Sebab Elohim telah menerangi hati mereka untuk melakukan kehendak-Nya dengan seia sekata dan untuk memberikan pemerintahan mereka kepada binatang itu, sampai segala firman Elohim telah digenapi.
Wahyu pasal 18 menubuatkan bagaimana para pedagang di bumi menangis karena kehilangan bisnis mereka dari Gereja Roma Katolik. Vatikan akan lenyap sama sekali: Dan seorang malaikat yang kuat, mengangkat sebuah batu sebesar batu kilangan, lalu melemparkannya ke dalam laut, katanya: “Demikianlah Babilon / Babel, kota besar itu, akan dilemparkan dengan keras ke bawah, dan ia tidak akan ditemukan lagi. (Wah 18:21)

Alkitab berkata bahwa pemusnahan ini terjadi oleh sebab dosa perempuan najis ini telah menumpuk sampai ke langit (Wah 18:5) dan pembalasan YAHWEH atas semua darah orang kudus-Nya yang telah dibunuh oleh perempuan yang disebut Babilonia/ Babel Besar tersebut. (Wah 18: 20, 24). Telah di dokumentasikan oleh Fox   “Book of  Martyrs.”  Sebab itu Elohim berkata gereja ini layak mendapat hukuman dua kali lipat dari apa yang dia telah perbuat. (18:6-7).

Wahyu pasal 19 menceritakan bagaimana penduduk di sorga bersuka cita atas penghakiman Elohim yang adil tersebut:
Kemudian dari pada itu aku mendengar seperti suara yang nyaring dari himpunan besar orang banyak di sorga, katanya:
Haleluya! Keselamatan dan kemuliaan dan kekuasaan adalah pada Elohim kita, sebab benar dan adil segala penghakiman-Nya, karena Ialah yang telah menghakimi pelacur besar itu, yang merusakkan bumi dengan percabulannya; dan Ialah yang telah membalaskan darah hamba-hamba-Nya atas pelacur itu.”
Dan untuk kedua kalinya merInkuisisi Spanyol di Belandaeka berkata: “Haleluya! Ya, asapnya naik sampai selama-lamanya.”
Dan kedua puluh empat tua-tua dan keempat makhluk itu tersungkur dan menyembah Elohim yang duduk di atas takhta itu, dan mereka berkata: “Amin, Haleluya.”
Maka kedengaranlah suatu suara dari takhta itu: “Pujilah Elohim kita, hai kamu semua hamba-Nya, [link ->] kamu yang takut akan Dia, baik kecil maupun besar!”
Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: “Haleluya! Karena YAHWEH, Elohim kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja. (Wah 19:1-6)

Masalah keaslian dokumen penglihatan St. Malachy. Dokument catatan Malachy disimpan di Arsip Roma, dan dilupakan sampai ditemukan pada tahun 1590, sumber dari Roma Katolik berkata.[5] Cerita yang beredar di media adalah berasal dari sebuah buku yang di buat oleh M. J. O’Brien terbitan tahun 1880 di Dublin. O’Brien adalah seorang pastor Katolik.

Waktu sunyi 450 tahun ini telah membawa kecurigaan banyak pengamat Kristen, mungkinkah document aslinya telah dirubah; ditambah dan dikurangi atau diganti, tentunya hanya Elohim yang tahu persis.

Contoh, pada bukunya O’Brien menulis jawaban perkataan Elohim atas syafaat Malachy sebelum ia menerima penglihatan, kalimat jawaban Elohim itu berbunyi; ”Sampai akhir dunia Gereja (Roma Katolik) akan ada keduanya militant dan jaya. Sampai akhir masa penderitaan (masa Aniaya yang Sangat Dasyat?) kesukaran-Ku dan rahasia-rahasia salib-Ku haruslah ada berlanjut di bumi, dan Aku akan selalu beserta mu sampai akhir jaman.” 

Kalimat jawaban ini jelas sangat aneh, jika tidak mau dikatakan mencurigakan, membangkitkan pertanyaan:

  • Bagaimana mungkin pada satu sisi Kota Tujuh Bukit (panggilan untuk Gereja Roma sebagai pusatnya) dihancurkan tetapi di sisi lain dijanjikan akan tetap militant dan jaya?
  • Bagaimana mungkin Elohim menjanjikan kejayaan pada Gereja Roma yang telah merubah hukum-hukum-Nya yang Dia telah tulis dengan tangan-Nya sendiri. Sengaja melupakan Hari Sabat-Nya dengan mengganti hari Saptu menjadi Minggu/ SUN-day  (Perintah keempat), dan membuat patung dan sujud kepada patung (Perintah ketiga). Tepatnya seluruh 10 Perintah telah dilanggarnya.
  • Penghancuran Kota Tujuh Bukit adalah bukti dari akhir kesabaran Yeshua selama dua ribu tahun, setelah itu Ia akan memerintah di bumi sebagai Raja di atas segala raja dan Tuan di atas segala tuan (King of kings and Lord of lords), bagaimana mungkin penderiaan dan penghinaan atas diri-Nya masih tetap berlangsung?
  • Alkitab jelas menulis salib adalah lambang kutukan – Yeshua memberi dirinya disalib adalah bukti bahwa Dia telah menanggung semua kutukan dosa manusia – dan sekaligus kejayaan dan kekuasaan Roma atas musuh-musuhnya, ribuan tersalib bagi mereka yang berontak dan terbukti melanggar aturan pemerpomnik  Jana  Paw³a  II DZIECIintah Roma. Bukankah dengan hancurnya Roma itu berarti dokma ”rahasia (misteries) salib”  yang diciptakan Gereja Roma juga akan berakhir di bumi?
  • Bagaimana mungkin Yeshua berjanji akan selalu beserta Gereja Roma Katolik sampai akhir jaman sedangkan kitab Wahyu (ang adalah pewahyuan Yeshua secara langsung kepada rasul Yohanes) menyatakan bahwa Ia akan menghukum dengan berat Gereja Roma ini dan bukankah dokumen penglihatan Malachy juga meneguhkan?

Ketidak yakinan beberapa orang atas kemurnian cerita penglihatan Malachy ini sama seperti waktu sunyi 8 tahun setelah terbitnya buku Kuburan Petrus Baru-baru ini Ditemukan di Yerusalem (Peter’s Tomb Recently Discovered in Jerusalem)  edisi Inggris yang ditulis oleh F. Paul Peterson, kemudian tiba-tiba Paus Paulus VI me-re-klaim tradisi Roma Katolik: ”Kubur Petrus ditemukan di Roma!” Sekarang kita bandingkan penglihatan tersebut dengan nubuatan Alkitab.

Point-point yang penting untuk diingat:

  • Umumnya paus gereja Roma Katolik bertugas sampai ia meninggal dunia, dan baru di gantikan dengan yang lainnya. Paus sebelumnya yang mengundurkan diri terjadi sekitar 600 tahun yang lalu.
  • Ratzinger mengundurkan diri dengan alasan kesehatannya yang buruk, namun Thomas Horn (dan Cris Putnam) penulis buku Petrus Romanus: The Final Pope Is Here,[6] buku yang di dasari dari cerita tentang St. Malachy menyatakan pengunduran diri paus ini sudah diramalkan baik oleh Malachy dan media surat kabar Italia.[7] Kesehatan Ratzinger jauh lebih baik dibanding Wojtyla (Paus Yohanes Paulus II) yang menjabat sampai ia meninggal dunia. Datangkah perubahan drastis di GRK dari kekuatan keagamaan menjadi politik sebagai ujung tombak?
  • Petrus Romanus adalah ”Paus Hitam,” penglihatan berkata, dan AntiKristus adalah ”Manusia Durhaka / Man of Sin.” Mungkinkah ini ada hubungannya? Waktu akan memberitahukan kita.
  • Ketika The New World Order (istilah politik) tercipta di bawah kepemimpinan AntiKristus, Alkitab berkata ia akan menimbulkan “Aniaya yang sangat dasyat”  atau “The Great Tribulation” selama 3,5 tahun kali dua (7 tahun), dan di akhir 7 tahun tersebut Yeshua Ha Mashiah akan datang ke bumi di iringi oleh pasukan sorga untuk memerangi Antikristus dan nabi palsunya, Ia akan mengalahkan  Antikristus dan tentaranya.
  • Penglihatan St. Malachy dan nubuatan Alkitab setuju bahwa ”Kota Tujuh Bukit / Gunung” yakni Kota Roma di mana negara Vatikan dan Gereja Roma Katolik berpusat akanlah dihancurkan, demi mengingat Sion (Israel) dan darah para martir yang telah ditumpahkan oleh GRK.
  • Pesan penting YAHWEH kepada jemaat-Nya: Lalu aku mendengar suara lain dari sorga berkata: “Pergilah kamu, hai umat-Ku, pergilah dari padanya supaya kamu jangan mengambil bagian dalam dosa-dosanya, dan supaya kamu jangan turut ditimpa malapetaka-malapetakanya.” (Wahyu 18:4)

Komentar: Dokumen Penglihatan St. Malachy tidak dapat dipastikan kemurniannya adalah satu hal, namun saya tidak setuju jika ia dikatakan sebagai nabi palsu, mengapa? Sebab 1. Ia bukan seorang yang mengaku sebagai nabi; ia hanya melihat sebuah penglihatan. 2. Elohim terbukti dapat berbicara kepada siapapun juga, termasuk kepada orang Katolik, Dia telah berbicara melalui keledai kepada Bileam, melalui tembok yang tertulis kepada raja Babilonia. 3. Sejarah membuktikan banyak orang Katolik yang hatinya mengasihi Yeshua, terlepas dari ketidak mengertian mereka tentang isi Alkitab dan praktek mereka yang berlawanan dari ajaran Alkitab. Malachy termasuk salah satunya, ia bersyafaat untuk Sion (nama lain untuk Israel) dan para martyr YAHWEH adalah bukti nyata dari hatinya yang mengasihi kebenaran dan keadilan.

Jadi orang Kristen haruslah tidak merendahkan penglihatan yang Malachy dapatkan ini oleh karena ia seorang Katolik. Yang orang Kristen perlukan hanyalah menguji setiap hal (nubuatan, penglihatan, doktrin, penampakan roh) dengan Firman Elohim, Alkitab dan doa yang disertai puasa. Roh Kudus akan menolang kita mengerti dan membebaskan kita dari penyesatan.

YAHWEH dan Putra-Nya, Yeshua Ha Mashiah mengasihi jemaat Gereja Roma Katolik, namun Elohim membenci institusi Gereja ini yang telah menajiskan NAMA-Nya melalui 1. penyalahan pada representasi kekudusan NAMA-Nya  (Pelanggaran hukum ketiga dari 10 Perintah-Nya) 2. merusak dengan sengaja  kekudusan pribadi Elohim dan semua perintah dan ketetapan-Nya (Pelanggaran seluruh 10 Perintah-Nya).

Bacaan berkait:

Referensi:

  1. Terjemahan Kitab Suci Indonesia Literal Translation dan Hebraic Roots Bible, A Literal Translation
  2. http://en.wikipedia.org/wiki/Hitler_Youth
  3. http://en.wikipedia.org/wiki/Pope_Benedict_XVI
  4. Binatang ini lambang dari Kerajaan Romawi, sekarang adalah Uni Eropa; ia dikendalikan oleh Gereja Roma Katolik melalui para Pausnya. Sejarah Kerajaan Romawi dan Gereja Roma adalah bukti kuat bahwa AntiKristus berasal dari latar belakang agama Roma Katolik, bukan Islam.
  5.  Prophecy of the Popes .
  6. Don Koening, penulis komentari kitab Wahyu, mengkomentari buku karya Thomas Horn ini, sebagai sangat tidak bermanfaat untuk orang Kristen dan dapat menyesatkan. Baca: Petrus Romanus: an exercise in finding the future in the demonic.
  7. ‘Final pope’ authors predicted Benedict would resign
Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog
Iklan

Papyrus ‘Injil Gnostik Isteri Yeshua (Yesus)’ abad keempat


Di tengah-tengah serangan Barat kepada agama Islam, sekarang media menampilkan sepotong papyrus yang Karen L. King, penulis atikel, panggil sebagai “Injil Isteri Yeshua / Yesus.” Dapatkah Injil gnostik ini membuat orang Kristen kebakaran jengot seperti orang Islam bereaksi terhadap film Innocent of Muslims? Atau setidaknya itu dapat menguncangkan iman para Kristen Injili jika mereka membacanya? Waktu akan membuktikannya!

Sekilas tentang Injil gnostik Isteri Yeshua yang diterbitkan oleh Karen L. King.
Prof. Fecht mengindentifikasikan Injil ini sebagai fragment dari “Injil Yohanes Koptik (Kristen Mesir)” periode abad keempat AD. Sementara ini diasumsikan bahwa potongan papirus tersebut sebagai asli. Berbahasa Sahidic Coptic, ditemukan di Mesir.

Karen L. King setelah mendapat ijin dari pemiliknya membawa fragment papyrus ini ke Insitut for Study of Ancient World di New York pada bulan Maret 2012 untuk diteliti, sebab Karen sama sekali tidak menguasai bahasa tersebut. Di bulan Agustus 2012 diserahkan ke Harvard Thelogical Review untuk tujuan penerbitan.

Dari satu potong papyrus ini terciptalah karya tulis 52 halaman Karen L. King, dimana Karen mengkaitkan papyrus abad keempat ini dengan Injil gnostik Filipus (Philip), Tomas dan Maria (yang telah lama dikenal di lingkungan Kristen sebagai injil gnostik abad kedua AD (setelah murid-murid Yeshua meninggal dunia).

Para ahli Alkitab telah menggelompokkan tulisan-tulisan kitab suci papyrus  kedalam dua golongan besar:
Kitab-kitab suci yang telah diterima secara umum oleh para pendiri Gereja (yang sekarang dipakai) dan kitab-kitab ‘suci’ yang tidak diterima (tidak memiliki akurasi sejarah dan tidak pernah dikutip oleh pemimpin Gereja mula-mula di abad 1-2 AD (kitab-kitab gnostik baik Perjanjian Lama maupun Baru, termasuk di dalamnya kitab-kitab apokripa).

Dari naskah kitab-kitab suci kuno yang diterima ini dibagi lagi kedalam kelompok: the Majority Text (Injili) dan Vaticanus/ Manuscripts (Mss) ”B”, Sinaiticus/ Mss. ”Aleph” (Roma Katolik dan sejenisnya). The Majority Text artinya dari text-text kuno yang tersedia yang mana mereka memiliki kesamaan isi satu sama lain.

Sinaiticus juga berasal dari Mesir, pada abad 19, bagian-bagian dari manuscripts ini ditemukan di tempat sampah Monastery of St Cahterine di Gunung Sinai (bukan Gunung Sinai di tanah Median dimana YAHWEH berbicara kepada nabi Musa).

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Megenal Alkitab Anda; buku panduan cepat


Buku kecil namun padat dengan pengetahuan ini sangat dianjurkan untuk dimiliki bagi mereka yang ingin megetahui isi dan tujuan setiap kitab di Alkitab dengan baik dan cepat.

Buku aslinya Know Your Bible,  memakai ayat-ayat diambil dari King James Version (KJV), sebuah versi terjemahan Alkitab yang sangat populer dikalangan guru-guru Alkitab.  Contoh isinya sebagai berikut:

PENDAHULUAN
Melalui enam puluh enam buku yang terpisah, 1.189 bab, dan ratusan ribu kata, Alkitab membagikan satu pesan yang luar biasa: Elohim mengasihi Anda.

Dari bab pertama kitab Kejadian, di mana Elohim menciptakan manusia, melewati bab terakhir dari kitab Wahyu, dimana Elohim mengundang siapapun untuk ”mengambil air kehidupan secara bebas” (22:17), Alkitab membuktikan Elohim secara intim terlibat dalam, akrab dengan, dan prihatin tentang kehidupan orang. Kasih-Nya yang luar biasa ditunjukkan dalam kematian Putra-Nya, Yeshua Ha Mashiah,  di atas kayu salib. Bahwa korban untuk dosa melayakkan siapapun untuk ada dibenarkan bersama Elohim melalui iman yang sederhana di dalam pekerjaan Yeshua.

Kebenaran ini ditemukan di halaman Kitab Suci. Tetapi kadang-kadang dapat dikaburkan oleh sejumlah besar informasi yang terkandung di Alkitab. Itu alasannya mengapa Mengenal Alkiab Anda (Know Your Bible) ditulis.

Dalam buku kecil ini, Anda akan menemukan survei-survei singkat dari semua enam puluh enam buku Alkitab. Tiap-tiap survei merangkum tentang apa isi buku- selalu di dalam kontek kasih dan keperdulian Elohim untuk manusia.

Setiap bagian dari data mengikuti jalur ini:

  • PENGARANG: siapa yang menulis kitab, menurut Alkitab itu sendiri atau tradisi kuno.
  • PENANGGALAN: kapan kitab ditulis atau waktu kitab ini mencakup.
  • DI DALAM 10 KATA ATAU KURANG: melihat secara singkat pada thema kunci kitab
  • PENJELASAN, PLEASE: sinopsis dari orang-orang penting, peristiwa, dan pesan yang tercakup dalam kitab.
  • KUTIPAN: satu, dua , atau beberapa ayat-ayat kunci dari kitab.
  • UNIK DAN TIDAK UMUM: bukti-bukti-beberapa serius, beberapa kurang- yang membuat kitab tersebut penting.
  • LALU KEMUDIAN? sebuah inpirasi atau perenungan pikiran untuk setiap kitab.

Alkitab Anda  pastinya layak mengetahui. Pergunankan buku ini untuk memulai perjalanan penemuan yang sungguh dapat merubah kehidupan Anda!

Kitab KEJADIAN
PENGARANG
Tidak dinyatakan tetapi secara tradisi telah menunjuk kepada Musa.

PENANGGALAN
Musa hidup sekitar 1400 BC, tetapi peristiwa-peristiwa di kitab Kejadian mewaktukan kepada awal permulaan waktu.

DI DALAM 10 KATA ATAU KURANG
Elohim mencipta dunia dan memilih bangsa yang khusus.

PENJELASAN, PLEASE
Kitab pertama dari Alkitab tidak pernah menerangkan Elohim (God/ Allah); itu mengasumsikan dengan sederhana kehadiran-Nya: ”Pada mulanya, Elohim…” (1:1). Bab 1 dan 2 menerangkan bagaimana Elohim telah menciptakan dunia dan segala sesuatu secara sederhana melalui berkata: “Elohim berkata…dan jadilah demikian” (1:6-7,9, 11, 14-15). Manusia, bagaimanapun, telah menerima penangan special,  “Elohim YAHWEH membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya” (2:7), dan wanita telah dibentuk dari tulang rusuk pria. Dua orang pertama tersebut, Adam dan Hawa, hidup di dalam kesempurnaan tetapi menghancurkan sorga melalui tidak mentaati Elohim pada desakan kelicikan ular (crafty, 3:1). Dosa melempar manusia kedalam kejatuhan moral yang tidak terkendali sebagaimana anak pertama dunia – Kain- membunuh adik laki-lakinya Habel. Manusia telah menjadi begitu buruk sehingga Elohim memutuskan membanjiri seluru planet, menyelamatkan hanya orang benar Nuh, keluarganya, dan bahtera penuh dengan berbagai binatang. Setelah bumi dipenuhi orang kembali, Elohim memilih seorang pria bernama Abram sebagai patriark (kepala suku) dari bangsa yang diberkati secara khusus, kemudian dipanggil “Israel” dari nama Yakob cucu lakinya Abram. Kitab Kejadian berakhir dengan Yusuf putra Yakub, melalui rantai-rantai peritiwa ajaib, memerintah di Mesir-mempersiapkan peristiwa-peritwa mengikuti kitab Keluaran.

KUTIPAN
Berfirmanlah Elohim: “Jadilah terang.” Lalu terang itu jadi.” (1:3-4)
Firman YAHWEH kepada Kain: “Di mana Habel, adikmu itu?” Jawabnya: “Aku tidak tahu! Apakah aku penjaga adikku?” (4:9)

UNIK DAN TIDAK UMUM:
Kitab Kejadian memperkenalkan secara cepat konsep satu Elohim di dalam banyak pribadi, konsep yang kemudian dikenal sebagai Tritunggal: “Berfirmanlah Elohim: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita.” (1:26). Juga dipermulaan Elohim memberikan sebuah pengertian penderitaan  dan kemenangan Yeshua di masa depan [sudah terjadi]  ketika Dia mengutuki ular karena membohongi Hawa:  “Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya.” (3:15)

LALU KEMUDIAN?
Kitab Kejadian menjawab pertanyaan besar ”Dari mana saya telah berasal?” Mengetahui jawabannya dapat memberikan kita arti di dalam dunia yang kebalikannya susah untuk membayangkannya.

Artikel ini diambil dari:
Know Your Bible, diterbitkan oleh Barbour Publishing, Inc. Dipakai melalui ijin.
Buku-buku menarik lainnya dapat ditemukan di alamat ini: http://www.barbourbooks.com

Bacaan berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Potongan papyrus Injil Markus abad pertama telah ditemukan!


Injil Markus 1:1-2 – Inilah permulaan Injil* tentang Yeshua Ha Mashiah, Putra Elohim. Seperti ada tertulis dalam kitab nabi Yesaya: “Lihatlah, Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan bagi-Mu.
*) Kata Injil berasal dari kata Yunani Euaggelion artinya Kabar Baik.

Dr. B. Wallace, Professor Pelajaran-pelajaran Perjanjian Baru melaporkan bahwa potongan dari papirus Injil Markus abad pertama telah ditemukan dan disiapkan untuk diterbitkan.

Professor ini berkata, pada suatu pertemuan di University of North Carolina (USA) pada 1 Febuary 2012, hadir 1000 orang, bahwa tujuh papyrus Perjanjian Baru baru belum lama ini telah ditemukan. Enam dari papyrus Perjanjian Baru tersebut di tanggalkan dari abad kedua dan satu dari ketujuh papyrus adalah dari abad pertama (100 AD).

Dr. Wallace menyatakan penemuan ini menambah pengetahuan akan Perjanjian Baru, ”Potongan-potongan (papyrus) ini sekarang menambah pegangan kita sebagai berikut: Kita memiliki sebanyak delapan belas manuscript Perjanjian Baru yang berasal dari abad kedua dan satu dari abad pertama. Semuanya, lebih dari 43 (empat puluh tiga) persent dari semua ayat-ayat Perjanjian Baru ditemukan di dalam manuscript-manuscript ini. Tetapi yang paling menarik adalah potongan abad pertama.

Potongan Perjanjian Baru tertua yang telah diketahui adalah potongan dari Injil Yohanes, dikenal sebagai P52. Ditemukan pada tahun 1934, dokument ini telah ditanggalkan antara abad satu setengah dan dua (150-200 AD).

Manuscrip Injil Markus tertua yang telah ada, dikenal dengan P45, berasal dari abad ketiga awal (200-250 AD). Potongan yang baru ini untuk sementara diperkirakan antara tahun 100-150 AD.

Dr. Craig A. Evans, Professor Perjanjian Baru pada Acadia Divinity College berkomentar, ”Jika dinyatakan benar asli dan lebih awal, potongan Injil Markus ini sungguh ada sangat berarti dan menunjukkan bagaimana text (manuscript) Perjanjian Baru sungguh terawat baik. Kami semua menunggu penerbitannya.”

Komentar:
Injil Markus, dipercayai oleh banyak ahli Alkitab, ditulis di antara tahun 40-70 AD. Pada Injil Markus ini Anda akan menemukan banyak perbuatan dan perkataan Yeshua Ha Mashiah yang menyatakan sungguh Dia adalah Putra Elohim, ini beberapa contoh:

  • Kuasa-Nya melampaui kekuatan alam: topan (4:39-41),  jalan di atas air (6:48-50), pohon mati hanya dengan perkataan-Nya (11:13-14 & 20-23)
  • Menghidupkan orang mati (Mark 5:35-43), 5 potong roti 2 ikan untuk lebih dari 5 ribu orang ditambah sisa 12 bakul (6:38-44).
  • Menyembuhkan berbagai jenis penyakit; contoh: tuli dan gagap (Mark 7:32-37); buta (10:46-52); lumpuh (2:10-12)
  • Raja Daud, hidup sekitar 1000 (seribu) tahun sebelum Yeshua, memanggil Yeshua “Tuannya” (12:35-37)
  • Berkuasa mengampuni dosa (2:5-10)
  • Kuasa-Nya atas roh-roh jahat (1:23-28; 5.1-13; 7:25-30; 9:17-27)
  • Bapa Sorgawi memberi korformasi dua kali, ”Inilah Putra-Ku yang Kukasihi, dengarkanlah Dia” (1:11 & 9:7). Meneguhkan nubuatan nabi Musa (Ul 18:17-19) dan nabi Yesaya (Yes 42:1)
  • Ia sendiri bangkit dari kematian – upah dosa manusia yang Ia telah tanggung di kayu salib (16:9).

Penemuan potongan Injil Markus ini membuktikan bahwa YAHWEH sanggup menjaga firman-Nya yang tertulis, Alkitab. Khalil, seorang ex-jihad Islam yang menjadi Kristen karena mempelajari Alkitab (tujuan pemimpinnya ialah untuk menjatuhkan iman masyarakat Kristen) bersaksi bagaimana Elohim menjaga firman-Nya. Suatu hari tas Khalil yang berisi Alkitab dan catatan-catatan penelitiannya tercuri di warung-telepon. Kertas catatan ditemukan oleh orang lain, dan kembali, namun tanpa Alkitab. Di rumahnya, Kalid sedih sebab buku yang paling ia sayangi hilang. Yeshua menampakkan diri, dan berkata ”Alkitab tidak dapat hilang!” Itu ada tersimpan di lemarimu.” Khalil terkagum menemukan bahwa Alkitabnya tersimpan dengan baik.

Bacaan bekait:

Referensi:

 

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Perang Suci (Crusade, Jihad) di pandang dari firman Elohim (Allah)


“Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya.” (Wahyu 22:12)

Pertanyaan untuk dibahas:

  • Apakah Perang Suci (Crusade, Jihad, dan sejenisnya), berperang demi nama Elohim (Allah), terdapat di Alkitab?
  • Apa Alkitab membenarkan perbuatan membunuh orang lain demi nama Elohim (Allah)?
  • Apa kata firman Elohim tentang membunuh diri sendiri demi nama Elohim atau agama?
  • Apakah upah yang Elohim janjikan untuk para Perang Suci (Crusade, Jihad) tersebut?

Definisi Perang Suci:

Crusade adalah misi militer, diorganisasi dan dipromosikan oleh Paus dan / atau gereja Roma Katolik.

Kata “Crusade” berasal dari kata Latin “pakaian salib.” Tujuan: merebut kembali Tanah Suci (Israel) dan tanah-tanah “Kristen” yang telah dijajah Muslim.[i] Crusade I (1095-1099) dilahirkan oleh Paus Roma Katolik Urban II (1088-1099): “Untuk melepaskan Yerusalem dan Gereja Timur dari dominasi kafir (Islam).” Paus ini juga menjanjikan pengampunan dosa bagi mereka yang pergi Cursade, dan hukuman pengasingan bagi yang tidak pergi.
FAKTA:
Crusaders membunuh tidak hanya orang Muslim, tetapi juga orang Yahudi dan Kristen. Hampir seluruh penduduk Yerusalem dibunuh oleh para Crusader Eropa.

Definisi Jihad:

1. “Jihad adalah berkelahi kepada siapa saja yang menghalangi penyebaran Islam.  Atau berkelahi kepada siapa saja yang menolak untuk masuk Islam.” (didasari pada Surah 8:39) Prof. Mark A. Gabriel,

2. Jihad yang bersifat menyerang (offensive) dapat diijinkan untuk mengamankan batas-batas Islam, mengembangkan agama Allah dimana para pemerintah tidak mengijinkannya, dan menyingkirkan setiap agama kecuali Islam dari jasira Arab. Dr. Imad Mustafa, profesor Universitas al-Azhar dan Umm al-Qary.[ii]

“Mengapa kamu mengajar kami selalu tentang jihad? Bagaimana dengan ayat-ayat lainnya di dalam Kuran yang berbicara tentand damai, kasih dan pengampunan?” seorang mahasiswa Universitas Al-Azhar Kairo bertanya kepada dosennya di suatu kelas yang dipadati oleh 500 pelajar. Dengan muka merah dan nada marah dosen Omar Abdel Rahman menjawab pertanyaan tersebut: (3.)  Saudaraku ada di seluruh surah [bab] dipanggil ’Rampasan-rampasan Perang.’ Tidak ada surah dipanggil ’Damai.’ Jihad dan membunuh adalah kepala dari Islam. Jika kamu mengeluarkan mereka, kamu memotong kepala Islam.” Penekanan ditambahkan.

Dosen ini dikenal sebagai “bapa Jihad modern;” tulis mahasiswa ini yang di kemudian waktu menjadi Professor Sejarah Islam.[iii]

Dari tiga definisi Jihad di atas, maka;

Jihad adalah suatu panggilan suci bagi umat Islam untuk pergi berjuang – mengorbankan nyawa sendiri jika diperlukan – demi Allah dan Muhammad.

Memakai pernyataan Omar A. Rahman, maka jihad lebih utama dari keseluruh lima pilar Islam, sebab jihad adalah kepala dari Islam.

Organisasi jihad abad 11-13. Hasan-I-Sabbah, seorang pemimpin sekte Islam Nizari Ismailis yang sangat disegani karena ia memiliki banyak anggota jihadnya yang radikal, dikenal dengan nama fida’i (artinya: seorang yang mengorbankan dirinya sendiri kedalam bahaya secara sukarela, dari kata arab yang berarti “korban,”  atau fidaiyn (jamak), jaman sekarang disebut fidayeen.Kelompok ini dikenal juga dengan julukan Hashashine (memakai narkoba hashish untuk merekrut pemuda pergi berjihad), dan kemudian mereka dipanggil sebagai Kelompok Assassin (the Order of Assassins) (dari mana kata Inggris “Assassination,”artinya: “pembunuhan berencana” berasal).[iv]

Suatu survey pendapat dikalangan mahasiswa Inggirs tentang jihad  ”Adakah dibenarkan membunuh di dalam nama agama?” (terbit tahun 2008) didapatkan hasil sebagai berikut ini:

  • Dibenarkan demi memelihara dan mempromosikan agama itu: 11% (M.a); 3% (M.n.a); 1% (n.M)
  • Dibenarkan jika agama tersebut diserang: 49% (M.a); 22% (M.n.a); 1% (n.M)
  • Tidak pernah dibenarkan:30% (M.a); 65% (M.n.a); 94% (n.M)

Secara umum, ketertarikan pada jihad (membunuh dalam nama agama) nampak lebih besar pada usia pria muda Muslim aktif (18-34) dibanding kelompok Muslim non-aktif dan akan semakin lebih besar lagi jika dibandingkan dengan mahasiswa non Muslim, survey ini menyimpulkan. Lihat diagram 27 dan 28.[v]

Tidak diragukan survey ini akan menghasilkan opini yang lebih ekstrim jika diadakan di negara-negara Timur Tengah dan Asia yang memiliki penganut Islam sebagai mayoritas.

Senjata para jihad abad 11-13 adalah pisau belati dan di jaman modern ini memakai bom, sehingga mereka dikenal sebagai “Suicide boomer,” namun tujuan dan ideologi dari jihad adalah sama: ”berkorban bagi Allah dan Muhammad, nabi-Nya” demi  eksistensi dan pengembangan agama Islam.

PEMBAHASAN PERTANYAAN.
1. Apakah Perang Suci (Crusade, Jihad, dan sejenisnya), berperang demi nama Elohim (Allah), terdapat di Alkitab?

Berperang demi nama Elohim secara umum ada tertulis di Alkitab, namun tidak dengan filosofi dan metode yang sama seperti di dalam pemikiran Jihad Islam.
Elohim Israel memakai perang untuk menegakkan keadilan (kepada semua bangsa) dan hukuman yang mendidik (bagi bangsa milik kepunyaan-Nya). Yang terakhir bisa dibaca di Tanah Kanaan / Israel / Palestina dan kota Yerusalem milik siapa sebenarnya?
Ayat-ayat yang bersifat perang “demi nama Elohim” atau “atas perintah Elohim” umumnya terdapat di Perjanjian Lama, sebelum kedatangan Yeshua Ha Mashiah.  Peperang “demi nama Elohim” dilihat dari pelakunya dapat dibagi menjadi dua kelompok:

Bangsa Israel. Semua perang yang terjadi di sini intinya ialah:

  • Pemindahan hak tanah Kanaan dari penduduk lama ke penduduk baru, Israel. YAHWEH sebagai pemilik bumi dan isinya (Maz 24:1-2) telah berjanji dan menetapkan 400 tahun sebelumnya kepada Abraham bahwa tanah Kanaan akan menjadi milik keturunannya: Ishak dan Yakub (Kel 6:7, 33:1) – untuk selamanya (Kej 13:15). Peperangan terjadi oleh sebab penduduk lama tidak mau keluar dengan suka rela.
  • Tujuan yang kedua adalah membela diri dari penjajahan dan serangan musuh dari luar perbatasannya, contohnya perang Israel melawan Midian pada kitab Hakim-hakim 6 dan 7. “Pedang demi YAHWEH dan demi Gideon!” (20), rakyat berseru. Ini adalah satu-satunya kalimat seruan ‘jihad’ atau ‘perang suci’ (jika Anda suka) di seluruh Alkitab yang sangat tebal itu. Dan jika Anda baca cerita ini dengan baik, ide dan penyerangan awal dari perang ini dilakukan oleh Elohim sendiri (6:14; 7:21).

Orang Israel dilarang berperang untuk merebut tanah diluar batas-batas tanah yang Elohim telah tetapkan, Ulangan 2:4-5 adalah contoh yang jelas dimana YAHWEH melarang orang Israel berperang untuk merebut Pengunungan Seir (sebelah kanan lembah Arabah, dari Laut Mati sampai ke Teluk Elanitik atau Akaba)[vi]

Bangsa-bangsa bukan-Israel atas nama Kristus. Sejarah Gereja mencatat, bahwa para pemimpin gereja Roma Katolik sering kali menyerukan crusade atas nama Ha Mashiah (Kristus atau Mesias). Crusade di Katolik diartikan sebagai perang suci atau perang salib, memiliki konsep dan tujuan yang sama dengan jihad di dalam Islam: memperbesar pengaruh agama dan politik (penundukan dan atau penguasaan teritorial).

  • Ini terjadi misalnya merebut kembali kota Yerusalem dan tanah Spanyol dari tangan orang Islam. Crusades (1100s-1200s)
  • Roma Katolik juga melakukan inkuisisi demi nama Kristus di dalam wilayah kekuasaannya selama ratusan tahun. Jutaan orang Kristen mati dibakar dan disiksa melalui inkuisisi.
  • Pembasmian bangsa Yahudi di Eropa melalui Adolf Hitler dengan partai Nazinya. Pendeta  Katolik Father Franjo Kralik berkata memuji Hitler: “Gerakan untuk membebaskan dunia dari orang-orang Yahudi adalah gerakan untuk renaissance kehormatan manusia. Yang Mahakuasa dan Elohim Yang Mahabijaksana adalah dibelakang gerakan ini.” pada tulisannya di Catholic Action Publication, “Why are the Jews Being Persecuted.” 25 Mai 1941
  • Perang Irak yang dipimpin oleh President G. W. Bush dan PM Inggris Tony Blair (keduanya adalah orang-orang Roma Katolik) bisa dikatakan sebagai crusaide Roma Katolik yang masih segar. Penasehat-penasehat President Bush adalah para pengikut Roma Katolik. Bush bahkan lebih Katolik fanatik dibanding President J. F. Kennedy (seorang  Katolik yang diassassinasi karena menolak menyerahkan USA ketangan Vatikan).

Apakah Perang Suci (Crusaide, Jihad) ini dibenarkan oleh Alkitab? Jawabannya terdapat di paragraf berikut.

2. Apa Alkitab membenarkan perbuatan membunuh orang lain demi nama Elohim (Allah)?
Elohim Pencipta alam semesta mempunyai konsep pemikiran yang berbeda dengan para pemimpin agama di dalam “membela nama Elohim.” Pemikiran para pemimpin agama sama dengan dengan pemimpin negara, bahwa rakyat perlu berperang untuk membela agama dan bangsanya. Umat dan Rakyat yang baik pastilah berani mati untuk agama dan bangsanya.

Elohim sebagai raja dari Kerajaan Sorga, memiliki dua pemecahan yang sangat berbeda, bahkan tiga, dengan cara para pemimpin agama (dan pemerintah dunia) di dalam menghadapi para oposisi-Nya:

  • Ia tidak memelukan pembelaan manusia. Rakyat-Nya tidak diperlukan untuk berperang membela nama-Nya, bahkan Ia membuat perintah: “Jangan membunuh!” – Perintah Keenam (Kel 20:13).  Ia terlebih mampu membela diri-Nya sendiri, Ia adalah pahlawan perang (Kel 15:3; Maz 24:8) dan untuk menyelamatkan umat-Nya, Ia tidak perlu panah atau pedang, dan alat perang untuk menyelamatkan umat-Nya (Hos 1:7) sebab the battle is YAHWEH’s (1Sam 17:47).
  • Jika pasukan perang diperlukan, Ia memiliki ber-laksa-laksa malaikat. (Mat 24:30-31;  26:52-53; Wah 12:7-9). Jemaat bukanlah pasukan perang, tetapipasukan” doa!, demikianlah Alkitab mengajar.
  • Ia tidak pernah tergesa-gesa menghabiskan para oposisi-Nya. Perhatikan perumpamaan dari Yeshua ini: Hamba-hamba Elohim bertanya: maukah Tuan supaya kami pergi mencabut lalang itu (musuh, orang fasik, orang tidak berguna)? Tuan Kerajaan Sorga ini menjawab:  Jangan, sebab mungkin gandum itu ikut tercabut pada waktu kamu mencabut lalang itu. Biarkanlah keduanya tumbuh bersama sampai waktu menuai. Pada waktu itu aku akan berkata kepada para penuai: Kumpulkanlah dahulu lalang itu dan ikatlah berberkas-berkas untuk dibakar; kemudian kumpulkanlah gandum itu ke dalam lumbungku.” (Mat 13:29-30). Ia menunggu dengan sabar sampai benar-benar terlihat mana yang benar-benar “lalang” dan “gandum.” Ia menunggu sampai hari Penghakiman. Ia tahu bahwa musuh-Nya dan musuh umat-Nya bukanlah darah dan daging (sesama manusia) tetapi Iblis Lucifer dengan sepertiga malaikat yang turut berontak bersamanya. (Wah 12:9; Ef 6:12).

Dari perbedaan konsep-konsep di atas, jelas bahwa

Pemimpin agama dan negara tidak pernah mengorbankan hidup mereka untuk jemaat atau bangsa mereka, tetapi menuntut jemaat dan rakyat mereka mati untuk konsep atau doktrin mereka sendiri “ATAS NAMA Elohim (Allah) atau Negara.”[vii]

Sebaliknya Bapa Sorgawi mengutus Yeshua, Putra yang paling dikasihi-Nya, turun ke bumi untuk mati tersalib demi menyelamatkan seluruh bangsa di Dunia. (Yoh 3:16).

3. Apa kata firman Elohim tentang membunuh diri sendiri demi nama Elohim atau agama?
Sejarah Alkitab. Alkitab mencatat enam orang Israel melakukan bunuh diri:

  • Abimelek (Hak 9:54),
  • raja Saul (1Sam 31:4),
  • Pembawa senjata Saul (1Sam 31:4-6),
  • Ahithopel (2Sam 17:23),
  • Zimri (1Rj 16:18), dan
  • Yudas Iskariot (Mat 27:5).

Lima dari enam orang adalah orang-orang yang jahat, sedangkan pembawa senjata Saul melakukan bunuh diri karena mengikuti perbuatan tuannya, raja Saul. Mereka semua bunuh diri bukan demi nama-Nya.

Satu-satunya orang di Alkitab yang KEMUNGKINAN DAPAT digolongkan sebagai “bunuh diri demi nama Elohim” adalah Simson (Hak 16:23-31). Namun kasus bunuh dirinya tidak sama dengan para jihad Islam yang dikenal sebagai “pembom bunuh diri.
Perbedaannya ialah:

  • Simson dalam kondisi tertawan (selama rambutnya dipotong pendek sampai panjang lagi), di cungkil kedua matanya dan dijadikan bahan lawakan umum musuhnya (bangsa Filistin),
  • Simson melihat sendiri bagaimana orang-orang Filistin ini menghina Elohimnya: memuji dan mempersembahkan korban sembelihan untuk dewa Dagon oleh karena dirinya yang  tertawan (23-24)

Doanya sebelum “berjihad” (sekitar tiga ribu orang mati bersama Simson di pesta penyembahan  dewa Dagon ini): ”Berserulah Simson kepada YAHWEH, katanya: “Ya Adonai ELOHIM, ingatlah kiranya kepadaku dan buatlah aku kuat, sekali ini saja, ya Elohim, supaya dengan satu pembalasan juga kubalaskan kedua mataku itu kepada orang Filistin.” (28). Ia berbuat itu untuk kedua matanya! Apakah Elohim telah menjawab doanya? Saya pikir tidak secara langsung, ia beroleh kekuatan oleh karena rambutnya telah kembali panjang (bukan berarti kekuataanya ada di rambut) yang berarti perjanjian sebagai nazir Elohim telah pulih kembali secara alamia. (Hak 13:7, 16:19-20). Nazir (bahasa Ibrani artinya orang yang dipisahkan atau dikuduskan. Strong Dict. Bible).

Ajaran Kristianiti. Firman-Nya mengajar, nyawa dan tubuh kita adalah milik YAHWEH, kita bertanggung jawab kepada Dia. Tentu kita bisa merusaknya tapi kita tidak diberi kuasa (otoritas), sebab itu bukan milik kita. (Pgk 12:7; Mat 5:34-36)
Umat-Nya diperintahkan untuk sedapat mungkin mencegah pembunuhan dan hukuman mati (Ams 24:11-12)
Bunuh diri adalah melanggar Perintah Elohim yang keenam: Jangan membunuh (Kel 20:13). Suicide berasal dari bahasa latin sui artinya “of oneself” dan cide artinya “to kill” – membunuh diri sendiri.

Mungkin Anda berkata: bagaimana dengan ajaran Yeshua pad Injil Yohanes 12:25: Barangsiapa mencintai nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, tetapi barangsiapa tidak mencintai nyawanya di dunia ini, ia akan memeliharanya untuk hidup yang kekal. (Yoh 12:25)

Ini sama sekali bukan ayat jihad! Jika Anda taruh ayat tersebut pada konteknya, maka itu ayat martir: memberi diri sendiri untuk hidup benar sesuai ajaran dan perintah Yeshua: ampunilah mereka yang beralah kepadamu, berkatilah musuhmu, bahkan siap untuk dihukum mati jika perlu untuk kebenaran  yang Yeshua telah ajarkan, lihat Injil Markus 8:31-38.

Itulah sebabnya Dunia tidak pernah mendengar berita ada orang-orang Kristen (secara doktrinal: Roma Katolik bukanlah Kristen[viii]) membunuhi orang lain, dan melakukan bom bunuh diri, tetapi sebaliknya dunia bersaksi betapa banyak orang Kristen yang tidak bedosa dibunuh oleh hanya karena mereka tidak kompromi dengan perbuatan dosa.

4. Apakah upah yang Elohim janjikan untuk para Perang Suci (Crusade, Jihad) tersebut?

  • Siapa yang menumpahkan darah manusia, darahnya akan tertumpah oleh manusia, sebab Elohim membuat manusia itu menurut gambar-Nya sendiri. (Kej 9:6)
  • Tetapi Engkau, ya Elohim, akan menjerumuskan mereka ke lubang sumur yang dalam; orang penumpah darah dan penipu tidak akan mencapai setengah umurnya. Tetapi aku ini percaya kepada-Mu. (Maz 55:24)

Di dalam ajaran Islam, seorang Islam yang mati di dalam jihad dijanjikan akan langsung masuk sorga dan mendapat 72 perawan cantik (yang terjemahan aslinya sesungguhnya hanyalah segenggam kismis putih, menurut Prof. Luxemberg, seorang ahli Kuran dan bahasa Aram).

Jangan sesat! Elohim tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya. Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu. (Gal 6:7-8)

Pembunuhan terhadap sesama manusia merupakan kejijikan dan kejahatan di mata YAHWEH, Elohim Yang Mahakudus. Itu melanggar Perintah Keenam-Nya: Jangan membunuh (Kel 20:13).

Jika Anda seorang perusak dan pembunuh “demi nama Elohim (Allah),  bertobatlah hari ini juga. Bertobat berarti bukan sekedar berhenti (melakukan yang telah biasa dikerjakan) tetapi juga berbalik arah hidup 180 derajat dari arah jalan hidup sebelumnya.

Datanglah kepada Yeshua Ha Mashiah (Isa Al-Masih) dan akuilah dosa-dosa Anda kepada-Nya, lalu mintalah maaf dan berdamailah kepada siapa Anda telah rugikan dengan perbuatan dosa Anda tersebut. Mintalah Pendeta atau pekerja Gereja (yang mengikuti ajaran Alkitab) untuk membimbing kerohanian Anda. Yeshua Ha Mashiah mengasihi Anda, Ia memiliki rencana yang indah dan mulia untuk masa depan hidup Anda.

 

Bacaan berkait:

 

 

Referensi:


[iii] Dosen ini menegaskan kepada para mahasiswanya bahwa Kuran penuh dengan jihad. Prof. Mark Gabriel, Islam and Terrorism. Penulis ini adalah profesor sejarah agama Islam.

[iv] Hasan seorang Persia dari kelompok sekte Shia Ismaili yang anti kekayaan dan kemewahan (faham yang dianut oleh sekte Sunni Abbasid). Ia bukan pendiri sekte Ismail, namun ditangannya sekte ini menjadi jaya, memiliki kastil yang dipakainya sebagai pelatihan, indoktrinisasi dan “sorga” sementara bagi calon jihad. Menyuguhkan para fidayeen (yang umumnya adalah pria muda) ini hashish, pelacur-pelacur, makanan yang nikmat sebagai “sorga yang akan datang” jika mereka berani mati untuk sekte Ismaili tersebut. Holy Terror: The Rise of the Order of Assassins by HistoryNet.com

[v] Islam on Campus: A survey of UK student opinions,

  • M.a. – Muslim aktif (pera anggota ISOCs; Campus Islamic Societies)
  • M.n.a – Muslim non aktif
  • n.M – Non Muslim

Survey diambil dari 12 perguruan tinggi di UK, diterbitkan pada July 2008.

[vii] “The French knights ingin tanah lebih banyak, para pedagang Itali berharap untuk memperluas kantong-kantong perdagangan di Timur Tengah dan …” Sejarawan Donald E. Queller, World Book Encyclopedia, Crusades. Dan Paus menjanjikan pengampunan dosa bagi mereka yang bergabung dengan Crusade tersebut.

Yasser Arafat dan mayoritas pemimpin Hamas hidup dengan mewah, sementara keluarga yang ditinggal mati dari para pembom bunuh diri hidup merana. Putra Hamas. Yasser Arafat mati karena AIDS dan Hitler karena bunuh diri.

[viii] Dari pihak Katolik sendiri, mereka tidak mau menyebut diri mereka Kristen, inipun terjadi di Indonesia sepuluh- dua puluh tahun yang lalu. Doktrin utama Kristen dan Roma Katolik sangat jauh berbeda, sekalipun nampak luarnya banyak kesamaan, Alkitab keduanya juga berbeda. Orang Roma Katolik akan memakai ”Kristen” pada dirinya ketika mereka diserang oleh Islam,  di Irak misalnya. Dan juga akan ”berbaju Kristen” ketika perbuatan dosanya terbongkar oleh masyarakat dunia.

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Injil: orang majus tidak bertemu bayi Yeshua!


Banyak orang Kristen di seluruh dunia telah sadar bahwa 25 Desember bukanlah tanggal kelahiran Yeshua Ha Mashiah, tetapi hari perayaan penyembahan berhala Roma kuno untuk dewa Sol Invectus (Matahari) yang bersumber dari dewa orang Persia yakni dewa Mithra (dewa Terang). Gereja Roma Katolik menempelkan tanggal perayaan pagan ini pada upacaya ”Kristen” untuk meng-‘kristen’-kan penduduk dunia (pada semua negara jajahannya).

Bagaimana dengan tiga orang majus dari Timur yang datang ke Betlehem? Apakah orang majus ini menyembah dan mempersembahkan hadiah kepada Yeshua saat Ia masih bayi (seperti ilustrasi gambar disamping ini?) atau ketika Ia sudah mulai bisa berjalan seperti ilustrasi gambar di bawah?

Injil Matius dan Lukas mencatat bahwa peristiwa kelahirang Yeshua di Betlehem dengan datangnya beberapa orang majus adalah dua cerita yang sama sekali terpisah baik tempat maupun waktu.

Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Mahsiah,  Yahweh, di kota Daud. Dan inilah tandanya bagimu: Kamu akan menjumpai seorang bayi (brephos: bayi baru lahir, Yunani) dibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan (manger dari  phatne, Yunani) ” (Luk 2:11-12) Ini adalah berita dari malaikat YAHWEH kepada beberapa gembala yang sedang menjaga ternak di padang. Kota Daud dimana Yeshua lahir ialah Betlehem (artinya Rumah Roti; dan Yeshua berkata Dia adalah Roti Hidup yang turun dari Sorga. Yoh 6), sebuah kota kecil di wilayah Yudea. Yusuf (ayah angkat-Nya di bumi) dan Maria keduanya berasal dari keturunan Yehuda, dari mana kata Yudea (wilayah) berasal. Garis keturunan Yeshua dan kota Betlehem dimana Ia lahir merupakan satu-kesatuan penggenapan nubutan para nabi YAHWEH. Lihat Lukas 2:4; Matius 1. Sekarang kita lihat dimana orang-orang majus bertemu Yeshua, itu ada di Injil Matius, kita melihat kesana sekarang.

Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Merekapun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur. (Mat 2:11)

Orang-orang majus ini bertemu Yeshua yang mereka cari ternyata sudah tinggal di sebuah rumah tinggal (house dari oikea, Yunani), dan Yeshua sudah bukan bayi lagi saat itu, sebab Alkitab menulis mereka melihat Anak kecil / young child (paidion, bahasa Yunaninya) (KJV, ASV). Itulah sebabnya mengapa raja Herodes yang merasa takut akan datangnya raja yang lain memerintahkan untuk membunuh semua anak-anak di Betlehem yang berusia dua tahun ke bawah (Mat 2:16). Fakta ialah kata “Anak kecil (young child)” tertulis delapan kali di Injil Matius (Mat 2:8-21). Jadi orang-orang majus ini menyembah Yeshua saat Ia sudah agak besar dan sudah tinggal di sebuah rumah.

Dari sini pengikut Yeshua haruslah hati-hati di dalam membuat suatu karya seni Kristen (lukisan, cerita Sekolah Minggu, film dsb), agar tidak timbul suatu tradisi dan kebiasaan yang tidak sesuai dengan sejarah. The Passion of Christ, adalah contoh kesalahan ekstrim yang tepat. Film ‘Kristiani’ ini  ceritanya bukan dari Injil, tapi mimpi dari suster Katolik, Mel Gibson, seorang Roma Katolik Orthodox, mencoba menampilkan film ini untuk menyudutkan orang-orang Yahudi sebagai “pembunuh Juruselamat Dunia”, untung bahwa orang-orang Yahudi protes dan minta itu diedit ulang. Juruselamat Dunia (tepatnya) menyerahkan nyawa-Nya oleh karena Bapa-Nya mengasihi penduduk Dunia (Yoh 3:16), Ia ingin menebus dosa kita semua. Jika hanya melihat sejarah (tanpa makna rohani) maka Romalah yang harus disalahkan, sebab pemimpin Romalah yang sengaja menyiksa dan menyalibakan Yeshua DEMI untuk menyenangkan sekelompok kecil pemimpin sekte agama Yahudi (Farisi dan Saduki). Injil dan Kisah Rasul JELAS menulis bahwa mayoritas orang-orang Yahudi senang dengan pengajaran YESHUA HA MASHIAH! Motif pembunuhan Yeshua juga terjadi pada motif pembunuhan rasul Yakobus (saudara Yohanes) dan penangkapan rasul Petrus (Kis 12:1-4). Inilah alasannya mengapa jemaat Katolik tidak dianjurkan membaca Alkitab, supaya mereka hanya hidup dan beriman pada tradisi Roma Katolik saja dan berpikir bahwa Roma adalah pahlawan Kristianiti, yang sesungguhnya adalah lawan. Banyak penginjil USA mengagungkan dan memakai film ini untuk penginjilan, sesungguhnya mereka tanpa sadar menyebarkan doktrin Katolik dan menyebarkan kutuk – membenci keturunan Abraham sama juga menyentuh mata Elohim.

Joe Kovacs, penulis buku Shocked by the Bible, menyatakan bahwa “Saatnya kembali ke fakta-fakta Alkitab dan menyingkirkan dongeng-dongeng yang nonsense selama-lamanya.” Tentang hari raya Easter yang dikaitkan dengan perayaan Paskah (Passover), Joe menyatakan bahwa kata Easter tidak ada di dalam terjemahan Alkitab berbahasa Inggris, tidak akan menemukan apapun tentang telur-telur Paskah (Easter), yang Anda akan temukan adalah peringatan Elohim kepada umat-Nya untuk tidak berurusan dengan dewi-dewi kesuburan penyembahan berhala, yang namanya synonim dengan “Easter.”

Ingat bahwa Yeshua bukanlah bayi yang duduk dipangkuan Maria selamanya, bukan juga seorang pemuda yang lemah, terkulai di kayu salib (Katolik) selamanya. Ia adalah Kebangkitan dan Kehidupan, Ia adalah Hakim dari segala hakim dan Raja di atas segala raja. Haleluyah!!

Bacaan berkait:

Referensi:

Babe in a manger’ is not a ‘young child in a house’

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog.

Perjalanan ajaib 100 000 Alkitab untuk tentara


Mintalah kepada-Ku, maka bangsa-bangsa akan Kuberikan kepadamu menjadi milik pusakamu, dan ujung bumi menjadi kepunyaanmu. (Maz 2:8)

Ini adalah suatu kisah nyata dari sebuah kuasa doa yang dipimpin Roh Kudus bagaimana 100 000 (seratus ribu) Alkitab bisa didapat dan sampai ke tempat tujuan yang dimaksud dengan ajaib. Dikutip dari Getting Bibles Out There, bab 27. dari buku The BOOK that Transforms Nations. The Power of the Bible to change any country ditulis oleh Loren Cunningham bersama Janice Rogers.

Pada tahun 1970 saat dimana terjadi kekacauan sosial dengan aksi protes melawan Perang Vietnam dan penyalah gunaan obat-obatan, bahkan di antara para tentara USA di pos-pos militer. Beberapa team dari organisasi misi dari YWAM (Youth With A Mission) sedang bekerja sebagai tamu pekerja rohani tentara USA, mencoba menjangkau banyak tentara USA di Jerman.

Pada suatu hari di tahun 1972, di suatu sekolah YWAM di Lausanne, Switzarland, sedang mengadakan doa syafaat, mereka terbagi di dalam beberapa kelompok doa. Sebagaiman kebiasaan doa syafaat organisasi misi ini, ialah selalu bertanya kepada YAHWEH, apa yang Ia ingin mereka doakan – semua berdiam diri untuk mendengar suara Roh Kudus, dan pemimpin doa kemudian mengumpulkan hal-hal yang anggotanya dapatkan selama ”waktu berdiam diri” tersebut dan menyusunnya menjadi pokok-pokok doa mereka. Lihat Doa syafaat yang efektif.

Di sebuah kelompok doa syafaat ini yang salah satu anggota doanya ialah bapa Loren Cunningham, pendiri dari organisasi YWAM, mereka mendapatkan suatu perasaan untuk bersyafaat bagi para tentaraa USA di Jerman. Kami tentunya dapat saja hanya berdoa, ”Elohim, berkati para tentara. Selamatkan mereka!” Namun kami bertanya kepada YAHWEH hal-hal yang lebih jelas untuk di doakan untuk para tentara tersebut.

Setelah waktu berdiam diri kedua selesai, maka doa-doa dipanjatkan.

Bapa Loren mendapatkan sebuah idea: minta 100 000 Alkitab untuk diberikan kepada semua tentara. Itu nampaknya tidak mungkin, tetapi beliau mendoakan itu dengan keras, meminta YAHWEH 100 000 Alkitab dan untuk dikirimkan.

Mereka juga berdoa atas nama-nama orang yang muncul di dalam pikiran bapa Loren sehungungan dengan pokok doa ”100 000 Alkitab untuk tentara USA di Jeman,” seperti Kolonel Jim Ammerman, kepala pendeta tentara untuk semua tentara USA di Jerman, Dr. Kenneth Taylor, penerbit Alkitab The Living Bible dan juga sebagai pendiri Percetakan Tyndale House dan Brother Andrew yang pernah mendistribusikan ribuan Alkitab ke negara-negara komunis.

Ketika kelompok-kelompok doa syafaat ini berkumpul kembali, untuk melaporkan dengan singkat apa yang mereka doakan, semua murid dan karyawan sekolah misi ini sangat tertarik. Bagaimana kami akan lihat hal ini terjadi?

Setelah hari doa tersebut, bapa Loren bercerita, saya menelpon Brother Andrew. “Apakah kamu tahu bagaimana saya dapat bertemu Dr. Kenneth Taylor?

Brother Andrew menolong bapa Loren menemukan dimana bapa Taylor tersebut, ternyata ia sedang ada di Europe minggu ini. Bapa Loren menelponnya di Athens, Yunani. Bapa Taylor saat itu sedang menuju balik ke USA, tetapi setuju bertemu dengan bapa Loren besok harinya selama waktu transit di Jerman.

Ia pergi dari Swiss ke Frankfurt dan bertemu Dr. Taylor di airport. Ia bercerita tentang doa syafaat tersebut. Dr. Taylor dengan senyum berkata: “Saya memiliki 100 000 Alkitab yang tersisa dari sebuah penginjilan Billy Graham. Saya akan berikan mereka kepada Anda untuk para tentara tersebut jika kamu dapat mengirim mereka dari USA.”

Wow! Seratun ribu Alkitab geratis!, seru bapa Loren. Pertanyaan kemudian muncul dalam pikirannya: ”bagaimana kita bisa menyediakan uang untuk mengirimkan mereka dari USA ke Jerman?” Namun beliau percaya bahwa Elohim telah memimpin, jadi ia tetap mengikuti setiap langkap pada setiap waktu.

Sorenya, beliau pergi berkunjung ke rumah Kolonel Ammerman diluar Frankfrut. Suami-isteri Ammerman menyambut bapa Loren di pintu rumahnya, mengundang makan malam bahkan bermalam di rumah Kolonel ini, Keluarga Ammerman ini adalah teman bapa Loren dan bahkan sebelumnya pernah berkunjung ke YWAM Lausanne.

Sementara Charlen, isteri Kolonel, membuat makanan, bapa Loren memulai topiknya.

”Sir, kami telah berdoa tentang Alkitab-alkitab untuk para tentara Anda.” Ia menarik napas sebelum lanjut bercerita. ”Di dalam roh, saya melihat sebuah convoy truk-truk membawa Alkitab ke kamp-kamp tentara USA di Jerman.”

Kolonel pendeta ini tetap kalem namun matanya mulai bersinar, dan berkata: ”Bagus sekali! Teruskan.”

”Semua ini adalah Alkitab lengkap [Perjanjian Lama dan Baru].”

”Yes [OK ],” Kolonel mengangguk

”Seratu ribu Living Bible.” dan kemudian bapa Loren bercerita tentang tawaran dari Dr. Taylor.

Kolonel ini mendekatkan dirinya, dan berkata: “Loren, kamu telah mendengar dari Elohim, tepat sekali, dalam semuanya. Saya telah berdoa untuk Alkitab-alkitab diberikan kepada para tentara kami – Alkitab lengkap di dalam terjemahan yang mudah dimengerti.”

Tetapi bagaimana dengan pengirimannya? Kolonel ini berkata ia akan urus itu.

Kolonel mengurus untuk militer mengambil dua pesawat terbang untuk membawanya ke Jerman.

Ketika proyek ini dibicarakan diantara pemimpin Tyndale Publishing, salah satu editornya, Wendell Hawley, mengenali nama Jim Ammereman, bekas supervisor pendeta tentaranya sewaktu di Vietnam. Akhirnya Tyndale berkeputusan untuk membayar semua biaya operasi pengiriman 100 000 Alkitab tersebut!

Truk-truk tiba pada beberapa lokasi ke kamp-kamp militer USA di Jerman, sebagaimana penglihatan rohani yang bapa Loren lihat pada waktu doa di Swiss!

Cerita luar biasa ini belum berakhir di situ. Buku ini meneruskan ceritanya.

Setiap tentara yang ingin Alkitab tersebut boleh mendapat satu buah. Dan setiap bulan sebelum ribuan tentara masuk ke Vietnam, Korea atau belahan dunia lainnya mereka akan melewati post militer USA di Jerman dahulu. Dalam sekejap 100 000 Alkitab telah sampai ke tangan para tentara yang tersebar ke banyak negara.

Beberapa tahun kemudian, Kolonel dan isterinya menghadiri upacara penguburan ayah dari bapa Loren Cunningham. Kolonel ini berkata bahwa proyek penyebaran Alkitab tersebut adalah satu dari gerakan terbesar Elohim yang ia pernah lihat. Banyak tentara yang menjadi orang percaya setelah membaca Alkitab tersebut. Beberapa menjadi missionary. Ibu Kolonel menambahkan bahwa sebelumnya mereka tidak tahu seorang petugas tinggi militer  yang mengikuti Yeshua. “Sekarang ada banyak,” ibu ini berkata, “dan kami selidiki itu bersumber dari pendistribusian Alkitab tersebut.”

Cerita ini ditutup dengan kalimat:
Hanya kekekalan akan menyatakan pengaruh keseluruhannya dari apa yang dimulai dengan sedikit anak-anak muda yang berdoa saat itu di sebuah ruangan kecil pada sekolah YWAM di Swiss.

Tambahan dari editor:
Buku ini patut dibaca oleh setiap pemimpin rohani, apapun jawatan mereka, jika mereka ingin menjadi berkat bagi bangsanya.
Dan untuk para pemimpin bangsa buku ini akan membantu pembacanya untuk mengerti mengapa sebagian negara di dunia, seperti beberapa negara Barat, Korea Selatan dan Jepang sukses dan sebagian negara di dunia miskin, seperti India, Amerika Latin dan sebagian besar Afrika. Bukti-bukti terurai di buku ini.

Para pemimpin akan menyimpan banyak waktu, tenaga dan dana di dalam usaha mereka mengembangkan sebuah komunitas atau negara jika mengerti apa yang tertulis pada buku: The BOOK That Transforms Nations. Bapa Loren beberapa kali sudah diundang oleh pemimpin negara untuk memberi ceramah kepada staff mereka, bahkan diundang untuk berbicara dengan raja Norwegia, Raja Harald V.

Buku ini dibuat dari hasil penelitian sejarah (seratus tahun kebelakang) dan periode panjang pelayanan pendiri organisasi YWAM (dan para rekan kerjanya) yang mempunyai kantor pendidikan lebih dari 100 (seratus) negara. Bapa Loren setiap tahunya mengunjungi 30 sampai 40 negara. Beliau menyadari bahwa semua itu bukanlah kuat dan kuasa beliau, tetapi semata kebesaran dan kemulian Yeshua Ha Mashiah (Yesus Kristus), ini jelas nampak jika Anda tahu bahwa hampir 20 000 (dua puluh ribu) pekerja penuh-waktunya (full-time staffs) yang terdiri dari lebih 150 kebangsaan tidak menerima gaji, termasuk bapa Loren sendiri. Hidup dan melayani YAHWEH melalui iman dan ketaatan semata.

Bacaan berkait:


Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog