Nabi seperti nabi Musa; nubuatan Ulangan 18


Seorang nabi dari tengah-tengahmu, dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku, akan dibangkitkan bagimu oleh YAHWEH, Elohimmu; dialah yang harus kamu dengarkan. … Orang yang tidak mendengarkan segala firman-Ku yang akan diucapkan nabi itu demi nama-Ku, dari padanya akan Kutuntut pertanggungjawaban. (Ul 18:15-19)

Seorang nabi YAHWEH akan datang, nubuatan berkata. Alkitab mencatat puluhan nabi telah datang sejak nabi Musa, namun siapakah sesungguhnya nabi yang dijanjikan YAHWEH ini, yang Ia katakan bahwa semua orang yang tidak mendengarkan firman yang dikatakan oleh nabi ini dari pada mereka akan dituntut-Nya? Pengajar-pengajar Islam mengklaim bahwa nabi seperti nabi Musa ini adalah Muhammad, seorang pemuda Arab yang lahir pada abad keenam AD atau AC, Ahli-ahli Alkitab mengklaim nabi seperti Musa adalah Yahshua Ha Mashiah. Siapakah yang akan dibenarkan oleh nabi seperti Musa ini? Dan siapakah yang akan dihakiminya (karena tidak mendengarkan firman nabi ini)? Kekekalan Sorga dan Neraka menanti kita!!

Artikel ini akan membawa Anda untuk meneliti untuk menemukan SIAPAKAH SESUNGGUHNYA “seorang nabi seperti nabi Musa,” menurut firman YAHWEH itu sendiri. Mari kita mulai penelitian kita, buka Alkitab Anda, baca melalui komputer. Saya berdoa: “Elohim Pencipta langit dan bumi dan segala isinya, kami minta Engkau menuntun kami untuk mengerti janji-Mu yang Engkau telah berikan melalui nabi-Mu, Musa. Buanglah selubung yang menutupi mata dan telinga rohani kami (2Kor 3:15), dan teranggilah mata rohani dan pikiran kami, dan berilah juga anugerah dan belas kasihan-Mu kepada kami untuk kami mampu mengerti rahasia firman-Mu yang besar dan suci ini. Terima kasih Elohim, Engkau telah mendengar doa kami dan mengabulkan permohonan kami. Hanya di dalan nama-Mu saja kami berdoa. Amin!”

Ayat inti penelitian kita, bacalah:
Seorang nabi dari tengah-tengahmu, dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku, akan dibangkitkan bagimu oleh YAHWEH, Elohimmu; dialah yang harus kamu dengarkan. Tepat seperti yang kamu minta dahulu kepada YAHWEH, Elohimmu, di gunung Horeb, pada hari perkumpulan, dengan berkata: Tidak mau aku mendengar lagi suara YAHWEH, Elohimku, dan api yang besar ini tidak mau aku melihatnya lagi, supaya jangan aku mati. Lalu berkatalah YAHWEH kepadaku: Apa yang dikatakan mereka itu baik; seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya. Orang yang tidak mendengarkan segala firman-Ku yang akan diucapkan nabi itu demi nama-Ku, dari padanya akan Kutuntut pertanggungjawaban. (Ul 18:15-19)
Siapakah seorang nabi seperti nabi Musa, yang akan dibangkikan YAHWEH pada nubuatan kitab Musa Ulangan 18 ini?

Dari kelima ayat di atas, kita bisa pelajari pesan tersebut melalui pertanya-pertanyaan di bawah ini:

I.      Siapakah yang berjanji untuk membangkitkan nabi seperti Musa?
II.    Kepada siapa janji ini diberikan?
III.  Seperti Musa itu seperti apa?
IV.   Ajaran apa yang dibawa oleh nabi seperti Musa ini?
V.     Tanda-tanda apa yang YAHWEH berikan kepada nabi pada nubuatan tersebut?
VI.   Apakah nabi seperti Musa ini melakukan segala yang disuruh Elohim-Nya?
VII. Apakah konsekuensinya jika orang tidak mau mendengarkan pesan nabi tersebut?

I. YAHWEH berjanji, bukan deiti lainnya, seorang nabi seperti Musa akan dibangkitkan-Nya“sama seperti aku, akan dibangkitkan bagimu oleh YAHWEH, Elohimmu (15) YAHWEH adalah El / Elohim / God (bahasa Indonesia: Allah/ Al Ilah) yang kekal. Kepribadian-Nya sempurna (sifat dan perkataan-Nya harmoni) dan tidak berubah selamanya. Bahwasanya Aku, YAHWEH, tidak berubah, dan kamu, bani Yakub, tidak akan lenyap. (Mal 3:6). Ayat ini penting untuk diigat, khususnya pada topik pembahasan ini. Ia menyatakan nama-Nya dan karakter-Nya dan sekaligus bersumpah bahwa bani Israel akan tetap ada selamanya.

II. Janji bangkitnya seorang nabi seperti Musa diberikan kepada bangsa Israel. Tepat seperti yang kamu [orang-orang Israel/ Ibrani] minta dahulu kepada YAHWEH, Elohimmu, di gunung Horeb, … Lalu berkatalah YAHWEH kepadaku: Apa yang dikatakan mereka itu baik; seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka (16-18a). Elohim mengingat permohonan bangsa-Nya di gunung Horeb, segera setelah keluar dari perbudakan Mesir, untuk memberikan mereka perantara (mediator) untuk hubungan komunikasi diantara Dia dan bangsa-Nya.

III. Nabi seperti nabi Musa.
seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini (18a) Banyak nabi Ibrani di dalam Perjanjian Lama. Yahshua dan rasul-rasul menubuatkan akan datangnya nabi-nabi palsu. INGAT!, pesan ini datang setelah terbentuknya “bangsa Israel” (keturunan Yakub; nama bangsa ini berasal dari nama barunya: Israel) dan bukan kepada anak Abraham Ishak ataupun Ismail (anak dari hamba Sarah, Hagar, wanita Mesir).

Kehidupan dan kenabian Musa sangatlah unik, sebagaimana setiap nabi Elohim adalah unik. Namun nabi Musa memiliki suatu keunikan yang tidak dimiliki oleh nabi-nabi Elohim lainnya.

1. Ketika Musa masih bayi, belum bisa jalan, pembantaian terhadap setiap bayi laki-laki Israel terjadi, atas perintah Firaun. Bayi perempuan Israel boleh tetap hidup (Kel 1:22,16). Film klasik “The Ten Commandments” menyatakan dengan sangat jelas alasan utama Firaun membinasakan semua bayi laki-laki Israel oleh karena adanya berita nubuatan: “Pembebas Israel akan dibangkitkan,” agar genaplah firman-Nya kepada Abraham pada Kej 15:13. Ishak lahir sampai bangsa Israel keluar dari Mesir ialah 400 tahun. (Kis 7:6).

Yashua. Herodes, raja Romawi yang memerintah Israel memerintahkan membantai seluruh bayi laki Israel yang berusia dua tahun kebawah di Betlehem dan sekitarnya, oleh karena masa penggenapan nubuatan para nabi: “Lahirnya seorang Mesias/ penyelamat Israel di Betlehem.” (Mat 2:3-6,16)

2. YAHWEH Yang Mahatahu/ Omnisience, di dalam hikmat dan kebijaksanaan-Nya,  telah menyuruh hamba-Nya untuk menulis kalimat penutup dari kitab Ulangan (sebab Ia tahu bahwa akan datang di waktu-watu kemudian seorang yang akan mengklaim dirinya sebagai nabi yang Ia telah janjikan kepada Musa (Ul 18:15-18) sehingga jika mungkin akan menyesatkan banyak bangsa) dengan kalimat pernyataan “SEPERTI MUSA.”

a. Seperti Musa yang dikenal YAHWEH dengan berhadapan muka, tidak ada lagi nabi yang bangkit di antara orang Israel, (Ul 34:10). Berhadap-hadapan Aku berbicara dengan dia, terus terang, bukan dengan teka-teki, dan ia memandang rupa YAHWEH. (Bil 12:8). Elohim berbicara langsung kepada Musa sepanjang kenabiannya, 40 tahun. Dari semak yang menyala di Median (pengutusan) sampai  di gunung Nebo Yordania (kematian) (Ul 34:1-5).
b. dalam hal segala tanda dan mujizat, yang dilakukannya atas perintah YAHWEH di tanah Mesir … (11), bangsa Mesir yang memperbudak dan menekan Israel.
c. dan dalam hal segala perbuatan kekuasaan dan segala kedahsyatan yang besar yang dilakukan Musa di depan seluruh orang Israel. (Ul 34:12). Laut Merah terbelah, dengan pukulan tongkatnya, air keluar dari batu karang; mana (roti dari langit) turun selama hampir 40 tahun, bumi terbelah dan api turun dari langit menelan dan membakar semua musuh-nya. (Bil 16:23-35)

Yahshua. Ketika orang-orang itu melihat mujizat yang telah diadakan-Nya, mereka berkata: “Dia ini adalah benar-benar nabi yang akan datang ke dalam dunia.” (Yoh 6:14). Yang orang Israel ini maksudkan adalah nubuatan pada Ulangan18:15-19

a. Ia ada bersama-sama Bapa Sorgawi, YAHWEH, sebelum Yahshua datang ke bumi dan setelah Ia terangkat ke Sorga. Aku dan Bapa adalah satu.” (Yoh 10:30) dan Yoh 17:11. Berfirmanlah Elohim: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita,…” (Kej 1:26)
b. Kelahiran dan kematian mempengaruhi kondisi cakrawala. Tiga orang dari Timur dituntun oleh bintang untuk menemukan tempat kelahiran-Nya. Kematian-Nya membuat para tentara Romawi dan orang asing lainnya melihat (dan mengakui bahwa Ia adalah Anak Elohim) melalui gempa bumi, gelap gulita dan orang-orang kudus bangkit dari kubur mereka saat itu juga. (Mat 27:51-54; Mark 15:39)
c. Kekuasaan dan mujizat-Nya dihadapan bangsa Israel. Contoh: Lima potong roti dan dua ikan  cukup untuk 5000 (lima ribu) pria (belum termasuk wanita dan anak-anak; bahkan tersisa 12 bakul (Mat 14:20-21); Taufan dan ombak menurut perintah-Nya (Mark 4:37-41); Pria yang sudah 4 hari mati, dibangkitkan-Nya (Yoh 11:17. 43-45)

3. Musa adalah pengantara antara YAHWEH dengan bangsa Israel (Kis 7:38).
Yahshua. Karena Elohim itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Elohim dan manusia, yaitu manusia Mashiah Yahshua, (1Tim 2:5; juga Ibr 7:25; 8:6)
Aku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia Aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab mereka adalah milik-Mu. Dan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka; (Yoh 17:9,20)

4. Musa adalah satu-satunya nabi yang secara jelas bersedia mati dengan tujuan bangsanya diselamatkan. Tetapi sekarang, kiranya Engkau mengampuni dosa mereka itu–dan jika tidak, hapuskanlah kiranya namaku dari dalam kitab yang telah Kautulis.” (Kel 32:32). Banyak sekali pemimpin yang menyuruh orang lain mati untuk Elohim atau apa yang mereka percayai sebagai kebenaran, namun yang menyerahkan dirinya sendiri, seperti yang  Musa lakukan ini, bukan sekedar mati untuk Elohimnya saja (ini juga banyak), tapi menggantikan dirinya sendiri untuk dosa bangsanya adalah suatu pertanyaan besar.

Yahshua. Bapa mengasihi Aku, oleh karena Aku memberikan nyawa-Ku untuk menerimanya kembali. Tidak seorangpun mengambilnya dari pada-Ku, melainkan Aku memberikannya menurut kehendak-Ku sendiri. Aku berkuasa memberikannya dan berkuasa mengambilnya kembali. Inilah tugas yang Kuterima dari Bapa-Ku.” (Yoh 10:17-18). Rasul Paulus menulisnya: Akan tetapi Elohim menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Ha Mashiah telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.  (Rom 5:8)

Kotbah Petrus di Bait Elohim kepada penduduk Yerusalem tentang Yahshua: Bukankah telah dikatakan Musa: YAHWEH Elohim akan membangkitkan bagimu seorang nabi dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku: Dengarkanlah dia dalam segala sesuatu yang akan dikatakannya kepadamu. (Kis 3:22)

Untuk poin III, Muhammad sendiri mengakui bahwa ia tidak sama seperti nabi Musa. Ia tidak membuat mujizat. Surah 28:48a tertulis: But (now), when the Truth has come to them from Ourselves, they say, “Why are not (Signs) sent to him, like those which were sent to Moses?” (Yusuf Ali).
But when the truth came to them from Us, they said: “Why is he not given the like of what was given to Moses?” (Ahmed Ali).

IV. Tugas dan ajaran utama nabi Musa
a. Membebaskan umat Israel dari perbudakan dengan tujuan mereka menyembah dan melayani YAHWEH saja (Kel 3:10; 8:1,20; Ul 28)
b. Mengajar mereka untuk melakukan 10 Perintah YAHWEH (Kel 20:1-17). b1. Beribadah hanya kepada YAHWEH dan mengingat serta menguduskan hari Sabat-Nya (Perintah 1-4). b2. Mengasihi sesama bangsa mereka sendiri  (Perintah 5-10).

Yahshua. Misi premier: Jawab Yahshua: “Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.” (Mat 15:24). Misi sekunder: Ada lagi pada-Ku domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini; domba-domba itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suara-Ku dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala. (Yoh 10:16). Ini tepat sama dengan tujuan Abraham dipanggil: untuk juga menjadi berkat bagi semua bangsa. And in thy seed [singular/  tunggal] shall all the nations of the earth be blessed; because thou hast obeyed my voice. (Kej 22:18 KJV)

Ia memproklamasikan 10 Perintah YAHWEH, ketika ditanya: “Hukum manakah yang paling utama?” Jawab Yahshua: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, YAHWEH Elohim kita, YAHWEH itu esa. Kasihilah YAHWEH, Elohimmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu. Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini.” (Mark 12:28-31)

V. Tanda-tanda dari YAHWEH untuk nabi seperti Musa
a. Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya. (18)
b. dialah yang harus kamu dengarkan. (15)

Yahshua menggenapi dua persyaratan ini (menerima dan melakukan) dengan sempurna.
Mulut-Nya mengajar firman YAHWEH yang sama, tidak bertolak belakang! Mark 12:29-30 di atas paralel dengan: Dengarlah, hai orang Israel: YAHWEH itu Elohim kita, YAHWEH itu esa! Kasihilah YAHWEH, Elohimmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu. (Ul 6:4-5). Ia menyatakan: Sebab Aku berkata-kata bukan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang mengutus Aku, Dialah yang memerintahkan Aku untuk mengatakan apa yang harus Aku katakan dan Aku sampaikan. Dan Aku tahu, bahwa perintah-Nya itu adalah hidup yang kekal. Jadi apa yang Aku katakan, Aku menyampaikannya sebagaimana yang difirmankan oleh Bapa kepada-Ku.” (Yoh 12:49-50)

YAHWEH menkonfermasikan perintah-Nya “dialah yang harus kamu dengarkan” (dari Ul 18) kepada murid-murid Yahshua: Dan tiba-tiba sedang ia berkata-kata turunlah awan yang terang menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara yang berkata: “Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia.(Mat 17:5). Semua terjemahan Inggris dan juga IBIS menulis: “This is My beloved Son.” Rasul Petrus meneguhkan peristiwa dalam Injil Matius ini (2Pet 1:17-18).

VI. Yahshua atau Muhammad yang telah mengatakan (dan mengajar) segala perintah YAHWEH? Jawaban yang benar dan pasti ialah Yahshua! Doa-Nya yang terakhir di taman Getsemani, sehari sebelum Ia menyerahkan nyawa-Nya: Aku telah mempermuliakan Engkau di bumi dengan jalan menyelesaikan pekerjaan yang Engkau berikan kepada-Ku untuk melakukannya. (Yoh 17:4). The mission was accomplished!

Bagaimana dengan Muhammad? Alkuran dan ratusan Hadis telah mencatatnya, silahkan baca sendiri di sini. Isi link diluar tanggung jawab saya. Hidupnya dan ajaranya tidak sesuai firman YAHWEH, yakni Alkitab.

VII. Konsekuensi bagi orang yang menolak firman yang diajarkan oleh nabi ini. Orang yang tidak mendengarkan segala firman-Ku yang akan diucapkan nabi itu demi nama-Ku, dari padanya akan Kutuntut pertanggungjawaban (19).

Yahshua berkata hal yang sama:
Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan, … barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Elohim. (Yoh 3:14-18). Peringatan sejenis juga tertulis pada Mat 10:14-15; 11:20-23; Luk 12:47: Ibr 10:29. Di sini Yahshua bahkan menunjukan diri-Nya sebagai Hakim dan Elohim: “jika kalian tidak percaya kepada perkataan-Ku, kamu telah berada di bawah hukuman!”

VIII. Peringatan akan datangnya nabi-nabi palsu. Firman-Nya melalui Musa: Tetapi seorang nabi, yang terlalu berani untuk mengucapkan demi nama-Ku perkataan yang tidak Kuperintahkan untuk dikatakan olehnya, atau yang berkata demi nama elohim lain, nabi itu harus mati. Jika sekiranya kamu berkata dalam hatimu: Bagaimanakah kami mengetahui perkataan yang tidak difirmankan YAHWEH? — apabila seorang nabi berkata demi nama YAHWEH dan perkataannya itu tidak terjadi dan tidak sampai, maka itulah perkataan yang tidak difirmankan YAHWEH; dengan terlalu berani nabi itu telah mengatakannya, maka janganlah gentar kepadanya.” (Ul 18:20-22). Perhatikan, bahwa ayat ini adalah bagian dari Janji akan datangnya SEORANG NABI  SEPERTI MUSA!! Yahshua dan Muhammad telah mengklaim “Nabi seperti Musa,” Yahshua bahkan mengklaim diri-Nya adalah Elohim (Aku dan BAPA adalah satu, sebelum Abraham ada Aku telah ada, menyebut diri-Nya sendiri: I AM (YHWH). Akibat dari klaim mereka:

  • Yahshua terbunuh di salib, tapi dihidupkan kembali; namun sebaliknya,
  • Muhammad tetap terkubur sampai sekarang, meninggal dunia karena makanan beracun yang dihidangkan untuk mengetes kenabiannya.

Firman-Nya melalui Yahshua:

  • “Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas. (Mat 7:15)
  • Banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang. (Mat 24:11)

Yahshua mengklaim nubuatan Musa:

Sebab jikalau kamu percaya kepada Musa, tentu kamu akan percaya juga kepada-Ku, sebab ia telah menulis tentang Aku. Tetapi jikalau kamu tidak percaya akan apa yang ditulisnya, bagaimanakah kamu akan percaya akan apa yang Kukatakan?” (Yoh 5:46-47)

Anda bebas memilih siapa yang Anda ingin ikuti, Yahshua ( Yeshua / Yesus / Isa) atau Muhammad. Namun ingat, bahwa pada Hari Pengadilan, Anda sendiri juga yang harus mempertanggungkan keputusan Anda tersebut; bukan pemimpin agama Anda, bukan orang tua Anda, dan bukan juga tetangga Anda, bukan siapapapun juga, kecuali Anda sendiri!

Bacaan berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog
Iklan

Amsal 8: Aku jalan, kebenaran dan kehidupan


Ia berkata kepada mereka: “Inilah perkataan-Ku, yang telah Kukatakan kepadamu ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu, yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur.” Lalu Ia membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci. (Luk 24:44-45)

Yeshua sedang mengajar Yahweh Yahshua Ha Mashiah telah berbicara melalui mulut raja Salomo dengan pernyataan yang sama ketika Ia hadir di bumi di abad pertama AD: Kata Yahshua kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan kehidupan. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa-Ku kecuali melalui Aku. Jesus said to him, I am the way and the truth and the life; no man comes to my Father except by me (Yoh 14:6; GLT).  Pernyataan penting ini dikatakan-Nya ketika muridnya Thomas bertanya : ”Adonai, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi; jadi bagaimana kami tahu jalan ke situ?”  (5).

Amsal pasal 8 ini memuat susunan kalimat sejenis jalan, kebenaran dan kehidupan” bukan saja sekali atau dua kali melainkan tiga kali! Sesuatu yang bukan kebetulan, kenyataan ini semakin meneguhkan bahwa Alkitab adalah kitab-kitab yang ditulis berdasarkan ilhaman atau pewahyuan Roh Kudus YAHWEH sendiri. (2 Tim 3:15-17).

Penemuan ini terjadi di bulan Desember 2009 ketika saya sedang saat teduh pagi di hari Sabat (Saptu). Saya telah membaca ratusan kali kitab Amsal sejak saya menjadi orang Kristen, namun pada Desember tahun kemarin Amsal 8 ini (melalui Alkitab Inggris terjemahan George M. Lamsa yang bersumber dari bahasa Peshitta Aram, saya singkat GLT untuk George Lamsa Translation)  begitu jelas di pikiran saya bahwa Yahshua telah juga berbicara melalui mulut raja Salomo: ”Akulah jalan, kebenaran dan kehidupan,”  jelas Ia bukanlah SEBUAH  jalan dan kebenaran dan kehidupan, tetapi Ia adalah SATU-SATUNYA jalan dan kebenaran dan kehidupan menuju kepada YAHWEH, sebab Ia menambahkan: “tidak ada SEORANGPUN yang datang kepada Bapa-Ku KECUALI MELALUI Aku.”

Kitab Mazmur, tulisan dari raja Daud, ayah Salomo juga memuat banyak kalimat-kalimat nubuatan, contoh:

  • Pembuangan suku Yehuda ke Babilonia  (586-538 BC). (137:1-9 > 2 Rj 24:10-20).
  • Yahshua dibenci tanpa alasan (35:19, 69:4, 109:2-5, 41:5, 56:5 > Yoh 15:18-25; Luk 19:47-48, 22:1-2; Yoh 11:47-54)
  • Yahshua pewaris kerajaan Daud (132:11-12 > Luk 1:31-33, Wah 22:16)
  • Yahshua menjadi Iman selama-lamanya (110:4 > Ibr 6:20; 7:15-17)

Yahshua dinubuatkan juga di banyak kitab-kitab Perjanjian Lama, untuk lengkapnya silahkan baca Prophecies of the Bible concerning the Messiah

Kita kembali kepada Amsal 8. Yahshua di sini memperkenalkan dirinya sebagai ”Hikmat.”

Hikmat secara umum adalah sebagai pewahyuan Elohim kepada seseorang untuk orang ini mengerti (to understand) dan mengetahui (to know) bagaimana suatu perkara dapat dipecahkan (pemecahan masalah) atau suatu hal berawal (analisa). Hikmat (wisdom) lebih tinggi dari pengertian (understanding), dan pengertian lebih tinggi dari pengetahuan (knowledge). Ia adalah sumber kebijaksanaan manusia.

Namun pada kitab Amsal ini Hikmat disini bukanlah sekedar “pewahyuan pada seorang manusia” tetapi sebagai seorang pribadi yang agung dan mulia, Yahshua Ha Mashiah itu sendiri, ini nampak pada pasal-pasal di kitab Amsal:

  • Pasal 1– Hikmat berbicara; berkotbah, menasehati, mengundang, dan dapat mendengar serta melindungi. (20-33)
  • Pasal 2 –  diterangkan bahwa jika kita memperhatikan Hikmat maka kita akan mengerti dan mengenal YAHWEH (2,5),  YAHWEH pemberi Hikmat, dan ketika Hikmat tinggal di hati manusia, maka jiwa manusia ini damai dan mengetahui jalan yang lurus. (6-22).
  • Pasal 3 – dikatakan bahwa Hikmat lebih berharga dari emas dan perak bahkan melebihi dari apapun, sumber keberhasilan, umur panjang sebab ia adalah pohon kehidupan (13-18). Dengan hikmat ini YAHWEH menciptakan semesta alam (19-20)
  • Pasal 7 – Salomo berkata:  Katakanlah kepada hikmat: “Engkaulah saudaraku” dan sebutkanlah pengertian itu sanakmu, (4)
  • Pasal 8 – Hikmat adalah permulaan dari segala ’ciptaan’ YAHWEH (22-26; Kej 1:26; Yoh 1:1) dan Hikmat beserta YAHWEH ketika alam semestara diciptakan (27-30)

Pada pasal delapan ini saya mendasari tulisan saya pada Alkitab Inggris terjemahan George M. Lamsa (GLT), di Indonesiakan secara bebas. Edisi Inggris dapat dibaca online. Ayat-ayat yang tidak ada tanda GLT itu berarti diambli dai Indonesia Terjemahan Baru (ITB).

Bukankah hikmat berseru-seru, dan kepandaian memperdengarkan suaranya? (Amsal 8:1)

Pertama:

  • Jalan (2-5); Hikmat berdiri di antara  jalan-jalan  (the ways) dan persimpangan-persimpangan jalan (the paths). Ia berseru pada gerbang-gerbang, pada jalan masuk gerbang kota. Kepadamu O para pria, aku memanggil Sehingga  Yeshua satu-satunya Jalan kepada Bapa Sorgawi Yoh 14 ayat 6orang-orang yang tidak berpengalaman bisa mengerti kecerdasan dan orang-orang bebal mengerti di dalam hatinya (5; GLT)
  • Kebenaran (6-9); Aku akan bicara kebenaran (truth)…, mulutku akan mengatakan kebenaran (truth), dan bibir dusta adalah sebuah kekejian dihadapanku. (6-7; GLT) Segala perkataan mulutku adalah adil (in righteousness), tidak ada yang belat-belit atau serong. (8)
  • Kehidupan (10-12); terimalah didikan … pilihlah bagi dirimu sendiri pengetahuan lebih daripada emas mulia. Karena hikmat lebih baik dari emas mulia, ia lebih baik daripada batu-batu mulia. Aku hikmat telah menciptakan kecerdasan dan aku memiliki pengetahuan dan alasan (reason; akar dari ilmu filsafat). (GLT). Harta benda dan kekayaan bukanlah kehidupan, tetapi akal budi yang dari atas, yakni Yahshua.

Kedua: Jalan, Kebenaran dan Kehidupan (20-21); Aku menuntun di jalan kebenaran, di tengah-tengah jalan sempit keadilan, supaya kuwariskan pengharapan kepada yang mengasihi aku, dan kuisi penuh perbendaharaan mereka (Yoh 10:10b).

Ketiga: Jalan, Kebenaran dan Kehidupan (32-36); … diberkatilah dia yang memelihara jalan-jalanku. Dengarkanlah didikan/ petunjuk dan ada bijaksana dan jangan sesat (lawan kata dari benar). Diberkatilah orang yang mendengarkanku, mengawasi setiap hari pada gerbang-gerbangku, menunggu pada ambang pintuku. Karena rancangan-rancanganku adalah masalah-masalah kehidupan, mereka memproklamirkan kehendak YAHWEH (baca Yer 29:11-14). Mereka yang berdosa melawan aku, bersalah kepada jiwa mereka sendiri; semua mereka yang membenci aku mengasihi kematian (lawan dari kehidupan).” (GLT)

Karena tujuan-tujuanku adalah masalah-masalah kehidupan, mereka memproklamirkan kehendak YAHWEH. Mereka yang berdosa melawan aku bersalah terhadap jiwanya sendiri; semua yang membenci aku mencintai kematian (35-36; GLT) terjemahan lainnya: Sebab siapa yang menemukan aku, menemukan hidup dan dia akan memperoleh kemurahan dari YAHWEH. Tetapi siap yang berdosa melawanku, berbuat kekejaman terhadap jiwanya sendiri, semua yang membenci aku, mencintai maut.” (35-36; ILT)

Jika kita melihat Pengajaran dan Undangan Yahshua, Kehidupan-Nya yang benar dan kudus serta tindakan-Nya yang membela keadilan, dan melihat mengapa Dia yang bebas dari kesalahan dan dosa memberi diri-Nya mati tersalib, dan kemudian hidup kembali dengan tubuh yang sempurna dan kekal, maka KLAIM Yahshua sebagai Jalan, Kebenaran dan Kehidupan, dan tidak seorangpun dapat menuju kepada BAPA Sorgawi tanpa melalui diri-Nya (Yoh 14:6) adalah terbukti Benar!

Bagaimana mendapatkan Hikmat dan membuat Ia tinggal di dalam hati kita? Inilah petunjuk YAHWEH bagaimana kita bisa terlepas dari kuasa dosa yang menghasilkan kematian kekal, inilah Firman-Nya:

  • Melalui Raja Salomo: ”Takulah akan YAHWEH!” (Ams 9:10; 1:7;15:33)
  • Melalui nabi Yeremia: “Kata mereka: Bertobatlah masing-masing kamu dari tingkah langkahmu yang jahat dan dari perbuatan-perbuatanmu yang jahat; maka kamu akan tetap diam di tanah yang diberikan YAHWEH kepadamu dan kepada nenek moyangmu, dari selama-lamanya sampai selama-lamanya. (Yer 25:5). Tanah Kanaan adalah Tanah Perjanjian fisik, Sorga adaalah Tanah Pernjanjian kehidupan setelah kematian!
  • Melalui nabi Yehezkiel: Katakanlah kepada mereka: Demi Aku yang hidup, demikianlah firman Adonai YAHWEH, Aku tidak berkenan kepada kematian orang fasik, melainkan Aku berkenan kepada pertobatan orang fasik itu dari kelakuannya supaya ia hidup. Bertobatlah, bertobatlah dari hidupmu yang jahat itu! Mengapakah kamu akan mati, hai kaum Israel? (Yeh 33:11)
  • Melalui Yohanes Pembaptis: “BYeshua Ha Mashiah Jalan Kebenaran dan Kehidupan Yohanes 14 ayat 6ertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Elohim akan mengampuni dosamu.” (Mar 1:4)
  • Saat menjadi Manusia (Yoh 1:1, 14): ”Sejak waktu itulah Yahshua memberitakan: “Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!” (Mat 4:17)
  • Melalui rasul Petrus:  Jawab Petrus kepada mereka: “Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yahshua Ha Mashiah untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus. (Kis 2:38)

Dan sehubungan dengan akhir jaman ini, dimana kedatangan-Nya yang kedua kali sudah dekat Yahshua mengingatkan kita melalui rasul Yohanes:

  • Sebab itu ingatlah betapa dalamnya engkau telah jatuh! Bertobatlah dan lakukanlah lagi apa yang semula engkau lakukan. Jika tidak demikian, Aku akan datang kepadamu dan Aku akan mengambil kaki dianmu dari tempatnya, jikalau engkau tidak bertobat. (Wah 2:5)
  • Karena itu ingatlah, bagaimana engkau telah menerima dan mendengarnya; turutilah itu dan bertobatlah! Karena jikalau engkau tidak berjaga-jaga, Aku akan datang seperti pencuri dan engkau tidak tahu pada waktu manakah Aku tiba-tiba datang kepadamu.  (Wah 3:3)
  • Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah! Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku. Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama dengan Aku di atas takhta-Ku, sebagaimana Akupun telah menang dan duduk bersama-sama dengan Bapa-Ku di atas takhta-Nya. Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat.”  (Wah 3:19-22)

Bacaan berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Nabi Yesaya: Yahshua adalah YAHWEH!


Kata Yahshua kepada mereka: “Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu: Aku telah berfirman: Kamu adalah Elohim?masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Elohim! Karena Aku telah berkata: Aku Anak Elohim? (Yoh 10:34-36)

Lalu Yahshua bertanya kepada mereka: “Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?” (Mat 16:15). Pertanyaan tentang siapakah Yahshua sesungguhnya tetap menjadi suatu diskusi yang terus-menerus sejak keberadaan Yahshua dua ribu tahun sampai hari ini. Pertanyaan Yahshua ini tentang ”siapakah diri-Nya menurut Anda” sangatlah penting untuk Anda dan saya jawab. Kepentingan ini bukanlah untuk Yahshua, tetapi untuk kita sendiri, untuk Dia pribadi, itu tidak penting apa yang kita pikir tentang diri-Nya, sebab Ia sendiri tahu siapa diri-Nya.

Pertanyaan ini penting bagi setiap kita sebab pengetahuan kita akan Yahshua menentukan hidup kita bukan hanya di bumi ini saja tetapi juga di kehidupan kekal yang akan datang!

Jika pengetahuan kita tentang Yahshua salah, maka cara pikir dan hidup kita juga akan menjadi salah!!

Tetapi jika pengetahuan kita benar tentang siapakah sesungguhnya Yahshua, maka kita akan mendapatkan apa yang Dia sudah janjikan, upah ini tepat seperti perkataan-Nya ini: Barangsiapa menyambut seorang nabi sebagai nabi, ia akan menerima upah nabi, dan barangsiapa menyambut seorang benar sebagai orang benar, ia akan menerima upah orang benar. (Mat 10:41). Upah Anda tergantung dari cara Anda menyambut Yahshua Ha Mashiah! Karena pentingnya pesan ini sehingga rasul Markus dan Lukas mencatat pertanyaan yang sama di atas sebagaimana rasul Matius telah mencatat (Mar 8:29; Luk 9:20).

Menurut Anda, siapakah Yahshua Ha Mashiah / Jesus Christ / Yesus Kristus / Isa Al-Masih?

Yahshua menyatakan di depan orang banyak bahwa Ia lebih besar dari sekedar seorang nabi besar.

  • Ia berkata bahwa Yohanes Pembaptis ialah bukan sekedar seorang nabi YAHWEH, tetapi lebih dari pada nabi dan Ia menambahkan: Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis (Mat 11:9, 11; Luk 7:26, 28). Dan pada ayat 10, ayat diantara 9 dan 11 tersebut, Ia membuka rahasia diri-Nya sendiri, yaitu Yohanes Pembaptis hanyalah seorang penyiap jalan bagi pelayanan-Nya. Yohanes Pembaptis sendiri meneguhkan pernyataan ini, ia berkata:  “Sesudah aku akan datang Ia yang lebih berkuasa dari padaku; membungkuk dan membuka tali kasut-Nyapun aku tidak layak.”  (Mar 1:7; juga pada Luk 3:16 & Yoh 1:27)
  • Ia berkata kepada seorang wanita Samaria yang percaya bahwa Mesias / Mashiah akan datang, ”Akulah Dia , yang sedang berkata-kata dengan engkau.” (Yoh 4:26)
  • Di lain waktu Ia menyatakan bahwa Ia adalah Alfa dan Omega, dua huruf Yunani seperti huruf Indonesia A dan Z, yang Ia maksudkan adalah bahwa Ia adalah Yang Awal dan Yang Akhir, dengan kata lain keberadaan-Nya adalah kekal selamanya. Empat kali Ia menyatakan diri-Nya sebagai ”Alfa dan Omega” di kitab Wahyu. (Wah 1:8;17-18; 2:8; 21:6)

Pernyataan Yahshua sebagai Alfa dan Omega berarti Ia mensejajarkan diri-Nya dengan YAWHEH, seperti tertulis di kitab nabi Yesaya:

  • Aku, YAHWEH, yang terdahulu, dan bagi mereka yang terkemudian Aku tetap Dia juga. (Yes 41:4b)
  • Beginilah firman YAHWEH, Raja dan Penebus Israel, YAHWEH semesta alam: “Akulah yang terdahulu dan Akulah yang terkemudian; tidak ada Elohim selain dari pada-Ku. (Yes 44:6)
  • “Dengarkanlah Aku, hai Yakub, dan engkau Israel yang Kupanggil! Akulah yang tetap sama, Akulah yang terdahulu, Akulah juga yang terkemudian! (Yes 48:12)

Jika kita membaca Yesaya pasal 32-35 kita akan melihat dengan jelas pertukaran kata-kata Deiti yang menyatakan bahwa Yahshua adalah YAHWEH yang berbicara di Perjanian Lama, mari saya tunjukan kepada Anda apa yang saya maksud:

Ketahuilah bahwa kitab Yesaya yang terdiri dari 66 pasal ini sesungguhnya terbagi dalam dua kelompok (pasal 1-39 dan 40-66). Alkitab tidak memiliki pasal dan ayat pada mulanya, pasal dan ayat dicantumkan pada abad modern ini.

  • Pasal 32: Nubuatan akan bangkitnya seorang raja yang benar dan adil (1) dan pencurahan Roh Elohim untuk merestorasi penduduk Yerusalem (15).
  • Pasal 33: YAHWEH membuat Zion /Sion penuh keadilan dan kebenaran (5), Zion akan aman dan takut akan YAHWEH (6). Orang-orang berdosa di Zion dan yang tidak mengenal YAWHEH (the heathen; Lamsa Bible/LB) takut akan api yang abadi (14). Namun orang benar akan melihat raja adil dan benar ini dalam kemegahannya (15-17). YAHWEH adalah Hakim kita, Pemberi-hukum kita, Raja kita; dan Ia adalah Penyelamat kita [huruf P besar] (22; LB)
  • Pasal 34: YAHWEH murka atas segala bangsa dan Ia membalas mereka karena kejahatan mereka atas Zion (1-6). Perang Armagedon.
  • Pasal 35: YAHWEH menguatkan umat-Nya: ”Kuatakan hatimu, janganlah kecut; ketahuilah Elohim-mu, Pembalas sedang datang, Elohim Juruselamat [huruf J besar] sedang datang untuk menyelamatkan kamu.” (4; LB). Ia membabaskan umat-Nya dan pulang ke Zion dengan sukacita (10).

Dari pasal-pasal ini kita temukan bahwa YAHWEH telah menjanjikan datangnya seorang raja benar dan adil, yang pusat pemerintahan-nya di Zion. Janji ini merupakan penjelasan dari kitab Yesaya pasal 9, datangnya seorang raja dari keturunan Daud yang memerintah dengan keadilan dan kebenaran (9:6). Pasal 32-34 di atas isinya sama dengan nubuatan Daud pada Mazmur 2: YAHWEH memperingatkan bangsa-bangsa akan datangnya seorang raja yang diurapi YAHWEH di Zion. Raja ini dikatakan akan mengadili bangsa-bangsa, Ia adalah Hakim dan Penyelamat. Dalam Alkitab Perjanjian Baru kita tahu bahwa raja yang sekaligus hakim dan penyelamat ialah Yahshua Ha Mashiah.

Pada kitab Yesaya di atas jelas terlihat kata YAHWEH, Raja, Penyelamat, Hakim, Pemberi Hukum, Elohim Pembalas dan Elohim Juruselamat  adalah Satu pribadi, Ia adalah YAHWEH.

Rasul Yohanes dalam Injilnya menyatakan bahwa Elohim, yaitu Firman yang menjadi Manusia dan dipanggil dengan nama Yahshua / Yeshua / Jesus / Yesus / Isa / Immanu’el (artinya: “El beserta kita”). El (bahasa Aram; God, Ilah). Baca Injil Yohanes 1:1-14.

Yahshua dalam debat-Nya dengan orang-orang Farisi tentang keberadaan-Nya sebagai Elohim:

1. Yahshua berkata: Aku dan Bapa adalah satu.” Sekali lagi orang-orang Yahudi mengambil batu untuk melempari Yahshua.
Kata Yahshua kepada mereka: “Banyak pekerjaan baik yang berasal dari Bapa-Ku yang Kuperlihatkan kepadamu; pekerjaan manakah di antaranya yang menyebabkan kamu mau melempari Aku?”
Jawab orang-orang Yahudi itu: “Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau, melainkan karena Engkau menghujat Elohim dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diri-Mu dengan Elohim.”  (Yoh 10:30-33). Orang-orang Yahudi ini tidak salah mengerti dan tidak salah mendengar klaim Yahshua sebagai Elohim, maka sesuai hukum Musa, hukuman menghujat Elohim (yaitu bagi orang yang menyamakan dirinya sebagai Elohim) adalah dirajam batu sampai mati. Namun apa jawab Yahshua? Ia memperjelas klaim-Nya!!
Ia menjawab mereka dengan mengutip perkataan Daud pada Maz 82:6-7, dan menyimpulkannya:

Kata Yahshua kepada mereka: “Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu: Aku telah berfirman: Kamu adalah Elohim? Jikalau mereka, kepada siapa firman itu disampaikan, disebut Elohim–sedang Kitab Suci tidak dapat dibatalkan–, masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Elohim! Karena Aku telah berkata: Aku Anak Elohim? (Yoh 10:34-36)

2. Setelah Yahshua berkata seperti ini: Maka Yahshua berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.” (Yoh 8:12). Perkataan ini membuat beberapa orang Yahudi marah, sebab hanya Elohimlah petunjuk jalan kehidupan manusia, maka perdebatan keraspun terjadilah (51-59):

Aku [Yahshua] berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya.” [disini Ia menjelaskan klam “terang dunia”, bahwa PERKATAAN-Nya adalah penuntun jalan ke Sorga].
Kata orang-orang Yahudi kepada-Nya: “Sekarang kami tahu, bahwa Engkau kerasukan setan. Sebab Abraham telah mati dan demikian juga nabi-nabi, namun Engkau berkata: Barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya. Adakah Engkau lebih besar dari pada bapa kita Abraham, yang telah mati! Nabi-nabipun telah mati; dengan siapakah Engkau samakan diri-Mu?” [Anda lihat, bahwa para pendengar Yahshua mengerti benar apa yang Ia klaim: Ia adalah Elohim/God/Allah!!].
Jawab Yahshua: “Jikalau Aku memuliakan diri-Ku sendiri, maka kemuliaan-Ku itu sedikitpun tidak ada artinya. Bapa-Kulah yang memuliakan Aku, tentang siapa kamu berkata: Dia adalah Elohim kami, padahal kamu tidak mengenal Dia, tetapi Aku mengenal Dia. Dan jika Aku berkata: Aku tidak mengenal Dia, maka Aku adalah pendusta, sama seperti kamu, tetapi Aku mengenal Dia dan Aku menuruti firman-Nya. Abraham bapamu bersukacita bahwa ia akan melihat hari-Ku dan ia telah melihatnya dan ia bersukacita.”
Maka kata orang-orang Yahudi itu kepada-Nya: “Umur-Mu belum sampai lima puluh tahun dan Engkau telah melihat Abraham?”
Kata Yahshua kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada.”
Lalu mereka mengambil batu untuk melempari Dia; tetapi Yahshua menghilang dan meninggalkan Bait Elohim.

Kepada seorang ahli Taurat Yahshua mengingatkan kepadanya siapakah Elohim YAHWEH, Elohim yang disembah Musa dan orang-orang Israel Perjanjian Lama.

Jawab Yahshua: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Yahweh Elohim kita, Yahweh itu esa. (Mar 12:29).

Ia mengutip firman Elohim yang diajarkan oleh Musa kepada umat-Nya (Ulangan 6:4):

Dengarlah, hai orang Israel: YAHWEH itu Elohim kita, YAHWEH itu esa! Shema Yisrael ADONAI eloheinu, ADONAI Echad!

ADONAI (Ibrani) diterjemahkan menjadi The LORD dan TUHAN.

Kalimat ini selalu dibacakan pada setiap ibadah orang Yahudi, pada kalimat ini terdapat difinisi dari keberadaan Elohim Israel. Artinya:

  • YAHWEH adalah satu-satunya Elohim (God /Allah dalam Alkitab Indonesia) bangsa Israel, bukan NAMA-NAMA lainnya seperti ALLAH (Ilah orang Islam), ARTEMIS, BRAHMA, MARDUK, SHIWA, WISNU, ZEUS dsb.
  • YAHWEH itu satu /esa/ ehad. Esa/ echad (kamus Strong Ibrani H259 adalah kata tunggal yang dapat berarti jamak; seperti setandan pisang, seorang manusia (terdiri dari roh, jiwa dan raga/ tubuh). Ini tepat apa yang Yahshua katakan tentang hubungan diri-Nya dengan YAHWEH: Aku dan Bapa adalah satu” (Yoh 10:30) dan ”Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Elohim dan Firman itu adalah Elohim.  Firman itu telah menjadi manusia,…  (Yoh 1:1,14)

Elohim Israel mengajar dan mengingatkan agar umat-Nya untuk senantiasa menjauhkan diri dari ajaran polytheism dan perzinahan rohani seperti bangsa-bangsa di sekitar mereka melakukannya.

Bukti lain bahwa Yahshua adalah YAHWEH itu sendiri, yang telah menjelma menjadi manusia, bisa dilihat pada perkataan kuasa dan perbuatan-Nya yang tidak dapat dilakukan oleh manusia apapun, ini diantaranya:

  • Pemberi air dan roti kehidupan (kehidupan rohani/ menghidupkan kembali jiwa manusia yang sudah mati karena dosa yakni melalui pencurahan Roh Kudus kepada orang tersebut). Yoh 4:10; 6:35,51; Wah 21:6, 22:17. Maz 36:9-10
  • Berkuasa meminta kepada Bapa Sorgawi untuk mengutus Roh Kudus kepada setiap pengikut-Nya . Yoh 7:37-39; 14:16,26; Yes 32:15; 44:3, Yoel 2:28
  • Mengampuni dosa manusia. Mat 9:2,6;  Mark 2: 5-12; Luk 5:20-26. Bandingkan dengan Yes 43:25 dan Mika 7:18
  • Membangkitkan orang-orang yang sudah mati. Yoh 11:25, 39-45; Wah 21:4

Yahshua adalah YAHWEH yang dapat terlihat oleh mata manusia, sebab Ia adalah Elohim yang telah menjelma menjadi manusia!!

Tulisan ini adalah buah dari renungan dan  pelajaran Alkitab-pagi saya di hari pertama tahun 2010 ini. Membandingkan tiga Alkitab sekaligun  (ITB, NKJV dan Lamsa – bersumber dari Alkitab bahasa Aram) pada kitab Yesaya pasal 32 sampai 35. Semoga menjadi berkat!

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Yahshua dan Alkitab Perjanjian Lama


Janji YAHWEH adalah janji yang murni, bagaikan perak yang teruji, tujuh kali dimurnikan dalam dapur peleburan di tanah. (Maz 12:6)

Pendapat Yahshua tentang Perjanjan Lama (PL). Yahshua menyatakan bahwa Alkitab PL diwahyukan oleh Elohim dan di dalam banyak hal Ia sendiri sering mengutipnya di dalam pelayanan-Nya. Karenanya Alkitab PL adalah penting untuk dibaca dan dipelajari sampai kini. Perkataan-perkataan Yahshua tentang Perjanjian Lama:

  • Kitab Suci tidak dapat dibatalkan (Yoh 10:34,35)
  • Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi. (Mat 5:18)
  • Itu adalah Perintah Elohim (Mark 7:8-9)
  • Itu adalah Firman Elohim (Mat 15:6)

Yahshua meneguhkan peristiwa di PL dan memakai mereka sebagai petunjuk tanda-tanda jaman

  • Musa mendirikan tiang ular tembaga sebagai tanda bagaimana Ia akan mati dan orang diselamatkan (Yoh 3:14-15)
  • Kehidupan manusia sebelum air bah di jaman Nuh sebagai tanda kedatangan-Nya kembali (Mat 24:37)
  • Nabi Yunus dalam perut ikan sebagai tanda lamanya Ia terkubur dan bangkit dari mati (Mat 12:39)
  • Israel akan diselamatkan dari malapetaka besar (Mat 23:34-39; Maz 118:5-26 )

Yahshua membawa PL kedalam kehidupan sehari-hari

  • Tetapi jawab Yahshua kepada mereka: “Tidakkah kamu baca apa yang dilakukan Daud, … (Mat 12:3; 1Sam 21:1-7) bandingkan dengan Imamat 24:5-9
  • Yahshua menjawab mereka: “Kamu sesat, sebab kamu tidak mengerti Kitab Suci maupun kuasa Elohim! … tidakkah kamu baca apa yang difirmankan Elohim, ketika Ia bersabda: …(Mat 22:29-31; Kel 3:6)
  • Kata Yahshua kepada mereka: ” belum pernahkah kamu baca: Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu Engkau telah menyediakan puji-pujian?” (Mat 21:16; Maz 8:2 )
  • Kata Yahshua kepada mereka: “Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu: Aku telah berfirman: Kamu adalah Elohim? (Yoh 10:34; Maz 82:6 )

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi. Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga. (Mat 5:18-19)

Bacaan berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Yahshua Ha Mashiah hadir di Perjanjian Lama


Ia berkata kepada mereka: “Inilah perkataan-Ku, yang telah Kukatakan kepadamu ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu, yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur.” Lalu Ia membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci. (Luk 24:44-45)

Artikel ini akan membuktikan ke Elohiman Yahshua/ Yeshua Ha Mashiah (Yesus Kristus / Isa al-Masih)   melalui Alkitab Perjanjian Lama.

Nabi Yesaya (hidup di abad 7 BC) menubuatkan kepribadian dan kuasa Yahshua sebagai Elohim (Yes 9:6-7):
Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang:
Penasihat Ajaib, Elohim yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.
Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak akan berkesudahan di atas takhta Daud dan di dalam kerajaannya, karena ia mendasarkan dan mengokohkannya dengan keadilan dan kebenaran dari sekarang sampai selama-lamanya. Kecemburuan YAHWEH semesta alam akan melakukan hal ini.

Nubuatan ini telah disetujui oleh para ahli Alkitab bahwa putra ini adalah Yahshua/ Yeshua Ha Mashiah yang datang pada tahun antara 3 dan 4 BC (Sebelum Masehi). Logika dari nubuatan nabi Yesaya ini ialah:

  • Yashua adalah Elohim yang datang menjadi daging (manusia) hal ini bisa dilihat dari nama-nama yang Ia miliki pada nubuatan tersebut dan juga kekuasaan pemerintahan-Nya yang kekal dan bersih dari segala korupsi dan amoralitas. Hal ini bisa diperiksa di Perjanjian Baru, bagaimana Ia berkata dan bertindak – tidak ada satu dosapun ditemukan dalam hidup-Nya.
  • Karena Yahshua adalah Elohim, tentunya Ia sudah ada sebelum Ia menjelma menjadi manusia. Hal ini yang akan menjadi bahasan kita di sini.

Beberapa ayat di Perjanjian Lama yang membuktikan kehadiran-Nya sebelum Ia menjadi manusia:
Lihat, Aku menyuruh utusan-Ku, supaya ia mempersiapkan jalan di hadapan-Ku! Dengan mendadak Yahweh yang kamu cari itu akan masuk ke bait-Nya! Malaikat Perjanjian yang kamu kehendaki itu, sesungguhnya, Ia datang, firman YAHWEH semesta alam. (Mal 3:1 )
Nabi Maleakhi (~420 BC) menyegarkan kembali nubuatan Nabi Yesaya yang berbunyi : Ada suara yang berseru-seru: “Persiapkanlah di padang gurun jalan untuk YAHWEH, luruskanlah di padang belantara jalan raya bagi Elohim kita! (Yes 40:3)[1], mulut YAHWEH telah mengatakannya (ay 5).[2]

Dari kedua nubuatan di atas kita tidak akan salah mengartikan bahwa Alkitab sendiri meneguhkan bahwa Yahshua adalah Elohim YAHWEH. Kata ”utusan-Ku” adalah Yohanes Pembaptis, lihat referensi nomor 1.

Yesaya pasal 40 secara detil menceritakan apa yang YAHWEH-dalam wujud manusia-Yahshua lakukan ketika Ia hadir di bumi dan betapa besar kuasa-Nya:

  • Ay.4: hati yang lemah dan patah dikuatkan, sombong direndahkan, yang tidak jujur akan diluruskan.
  • Ay 10b: – tidak ada seorang manusia pun, termasuk nabi yang pernah atau bisa berbuat seperti Yeshua; menyembuhkan segala penyakit (buta, lumpuh, kusta dll.), mengusir roh-roh jahat, setan, menghidupkan orang mati dan bahkan mengampuni dosa manusia. Mengapa? Sebab Ia adalah YAHWEH!, ayat ini jelas menulis: Lihat, itu Tuhan ALLAH, Ia datang dengan kekuatan dan dengan tangan-Nya Ia berkuasa.”[3]
  • Ay 11: Tepat seperti perkataan Yashua pada Yohanes 10 tentang siapa diri-Nya, “Akulah gembala yang baik!”  Jika Anda baca Yehezkiel seluruh pasal 34 nampak lebih jelas lagi bahwa “Gembala Yang Baik” tersebut adalah Adonai YAHWEH, Elohim Israel.
  • Ay 12-17:  “Sesungguhnya, bangsa-bangsa adalah seperti setitik air dalam timba dan dianggap seperti sebutir debu pada neraca. Sesungguhnya, pulau-pulau tidak lebih dari abu halus beratnya. (ay 15).
  • Ay 16-26: kuasa-Nya tidak tertandingi.
  • Ay 27-31: janji kekuatan bagi setiap mereka yang mengandalkan Dia.

Mungkin Anda berkesimpulan bahwa YAHWEH itu ada tiga, jika dimasukkan Roh YAHWEH/ Roh Kudus di dalamnya. TIDAK!YAHWEH adalah esa / echad (ibrani). Perhatikan ayat ini: Jawab Yahshua “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, YAHWEH Elohim kita, YAHWEH itu esa. Shema Yisrael ADONAI Eloheinu ADONAI echad (Mar 12:29), mengutip Taurat pada Ulangan 6:4.

Perkataan nabi Musa ini (Ul 6:4) di mata Yahshua adalah hukum yang terutama yaitu bahwa umat-Nya harus tahu bahwa Elohim mereka, YAHWEH, adalah YAHWEH yang esa. Echad / esa tidak sama dengan “tunggal yang bersifat unik” kata “echad” artinya “tunggal yang bersifat unity atau korporat”. Contohnya adalah manusia, setiap manusia yang hidup selalu mempunyai roh, jiwa dan tubuh; setiap molekul udara adalah kesatuan dari (dua campuran utama) nitrogen, oxsigen dan suami-isteri; contoh-contoh ini jelas jauh dari sempurna untuk kita bisa mengerti ke tritunggalan  Elohim YAHWEH.

Pertanyaan. Musa, Gideon, Yehezkiel dan lain-lain pernah melihat YAHWEH dalam bentuk “malaikat YAHWEH”, Yahshua berkata ; “Tidak seorangpun yang pernah melihat Elohim, tetapi Anak Tunggal Elohim (Yoh 1:18). Jadi siapa sesungguhnya yang mereka telah lihat?

Sekarang kita cari nama Yahshua / Yeshua / Yesus di Perjanjian Lama.
Israel (Yakub) ketika menjelang tuanya dan hampir meninggal dunia ia berkata: Aku menanti-nantikan keselamatan yang dari pada-Mu, ya YAHWEH. I have waited for thy salvation, O LORD. (Kej 49:18, KJV). Salvation dalam kamus Strong ibrani ialahH3444 “yeshua/ y’shua” dengan kata lain Israel berkata, “Aku menanti-nantikan Yeshua / Yahshua yang dari pada-My ya YAHWEH.

Dengan cara yang sama kita dapatkan:

  • I will rejoice in thy Yeshua / Yahshua. (Maz 9:14)
  • With long life will I satisfy him, and show him my Yeshua./ Yahshua (Maz 91:16)

Sungguh, Elohim itu Yeshua / Yahshuaku (sebelum menjelma dan keberadaan-Nya yang kekal); aku percaya dengan tidak gemetar, sebab ADONAI YAHWEH itu kekuatanku dan mazmurku, Ia telah menjadi Yeshua /Yahshuaku (Firman yang menjadi daging; Yoh 1:14).” Maka kamu akan menimba air dengan kegirangan dari mata air Yahshua (Penyaliban-Nya adalah air keselamatan yang mengalir dari bukit Golgota). (Yes 12:2-3)

Ayat di bawah ini lebih jelas lagi menunjukan bahwa “keselamatan” bukanlah “benda mati” atau “kata benda” tetapi “seorang pribadi”:

Sebab inilah yang telah diperdengarkan YAHWEH sampai ke ujung bumi! Katakanlah kepada puteri Sion: Sesungguhnya, keselamatanmu (yeshua/ yahshua-mu) datang; sesungguhnya, mereka yang menjadi upah jerih payah-Nya ada bersama-sama Dia dan mereka yang diperoleh-Nya berjalan di hadapan-Nya. (Yes 62:11)

Behold, YAHWEH has made it to be heard to the end of the earth; Tell the daughter of Zion, Behold! Y’shua* comes! Behold! His reward is with Him, and His work before Him. (HRB).[4]

Pada kitab Habakuk 3:13, kita dapatkan demontrasi terbesar dari NAMA “Yeshua/ Yahshua” di Perjanjian Lama, karena di sini kita mendapatkan keduanya, nama dan juga title dari Penyelamat. Tertulis dalam bahasa Ibrani:

  • “Thou wentest forth with YESHA [variant of YESHUA — Jesus] of [or for] thy people; with YESHUA thy MESSIAH [thy Anointed One: i.e., with Jesus thy Christ]; thou woundest the head of the house of the wicked one [Satan].” 
  • You went forth for the salvation of Your people, for Y’shua (Aleph/Tav) Your Messiah. … (HRB)

Pada Perjanjian Baru. Dan ketika Simeon datang ke Bait YAHWEH, dipimpin oleh Roh Kudus dan menggendong Yahshua bayi, ia berkata: “Sekarang, YAHWEH, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, sesuai dengan firman-Mu, sebab mataku telah melihat keselamatan (Yeshua / Yahshua) yang dari pada-Mu, (Luk 2:29-30). Tidak hanya ia melihat keselamatan Elohim (Yahshua Elohim ) tapi ia juga memegang Dia.
Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yahshua (KESELAMATAN, YEHSHUA), karena Dialah yang akan menyelamatkan (save) umat-Nya dari dosa mereka.” (Mat 1:21)

Bagian bawah artikel di sadur dari Yeshua in the Tanakh by Arthur E. Glass

Bacaan berkait:

[1] Tergenapi, ditulis dalam keempat Injil. Mat. 3:3; Mark. 1:3, Luk. 23:2-4, Yoh. 1:23.
[2] Ayat 5 dari terjemahan Indonesian Literal Translation (ILT), setuju dengan terjemahan Inggir ESV dan KJV misalnya.
[3] Tuhan ALLAH  (ITB) /  the Lord GOD (English) dalam ber bagai Alkitab Inggris yang bersumber dari bahasa Ibrani tertulis Adonai YAHWEH diterjemahkan dengan tepat oleh ILT dengan kata “Tuhan YAHWEH.” Tertulis dengan titel ini sebanyak 9 (Sembilan kali) pada Yehezkiel 35.
[4] HRB: Hebraic Roots Bible, sebuah terjemahan Akitab yang bersifat literal yang berakar dari bahasa Ibrani. Y’shua adalah penulisan orang Ibrani untuk kata Yeshua atau Yahshua yang berarti juga “keselamatan.” Puteri Zion/ Sion adalah bangsa Israel.
Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Yahshua berkata kepada Iblis: Aku Yahweh!


Kemewahan tidak layak bagi orang bebal, apalagi bagi seorang budak memerintah pembesar. (Amsal 19:10)

Rasul Matius dalam Injilnya mencatat bahwa Yahshua menyatakan diri-Nya bahwa Ia adalah Yahweh, Elohim yang harus disembah dan hanya kepada Dia siapa setiap mahluk hidup harus berbakti. Ini adalah suatu kisah nyata ciptaan Elohim ingin memerintah pencipta-Nya. Tulisan berwarna coklat pada Matius pasal 4 ialah catatan dari saya

Setelah Ia dibaptis oleh Yohanes Pembaptis dan penuh dengan Roh Kudus, Ia pergi berpuasa 40 hari kepadang gurun sebagai tahap persiapan dari pelayanan-Nya yang merubah isi Dunia. Ia dicobai oleh musuh utama-Nya, yaitu Iblis / Setan / Lucifer dipanggil juga sebagai bapa Segala Dusta / Naga besar / Ular-Tua yang telah menyesatkan banyak manusia dan tunduk di bawah kuasanya. Awal pertempuran terjadi.

Ayat bacaan Injil Matius 4:1-11

Maka Yahshua dibawa oleh Roh ke padang gurun untuk dicobai Iblis. Dan setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, akhirnya laparlah Yahshua (1-2)

Lalu datanglah si pencoba itu dan berkata kepada-Nya: Jika Engkau Anak Elohim, perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi roti.” (3)
Tetapi Yahshua menjawab: “Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Elohim.” (4)

Kemudian Iblis membawa-Nya ke Kota Suci dan menempatkan Dia di bubungan Bait Elohim, lalu berkata kepada-Nya: Jika Engkau Anak Elohim, jatuhkanlah diri-Mu ke bawah, sebab ada tertulis: Mengenai Engkau Ia akan memerintahkan malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan menatang Engkau di atas tangannya, supaya kaki-Mu jangan terantuk kepada batu.” (5-6) Iblis mencobai Yahshua untuk Ia menyalah gunakan janji firman-Nya pada Maz 91:12
Yahshua berkata kepadanya: “Ada pula tertulis: Janganlah engkau mencobai Yahweh, Elohimmu!” (7)

Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya, dan berkata kepada-Nya: “Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku.” (8-9)
Maka berkatalah Yahshua kepadanya: “Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Yahweh, Elohimmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!” (10) Iblis ialah satu dari tiga pemimpin malaikat surgawi (Mikhael dan Gabriel). Bapa Surgawi telah telah menetapkan bahwa semua malaikat Elohim harus menyembah Dia (Ibr 1:6)

Lalu Iblis meninggalkan Dia, dan lihatlah, malaikat-malaikat datang melayani Yahshua. (11)

Perkataan Iblis ”jika Engkau Anak Elohim” bukanlah mempertanykan ”benar tidaknya Yahshua Anak Elohim.” Iblis sudah tahu siapa Dia (Lukas 4:41) dan juga turut mendengar dan melihat peristiwa di surgai Yordan ketika Bapa Surgawi membuat pernyataan kepada semua orang tentang Anak-Nya “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.” (Mat 3:17). Ini statment dari Bapa surgawi langsung jadi tidak perlu dipertanyakan lagi otoritasnya. Pencobaan Iblis ini kepada-Nya adalah masalah karakter kemanusian-Nya; semau-maunya kah Ia menggunakan kuasa surgawi-Nya dalam masalah perut (lapar) dan jaminan perlindungan dan kekuasaan. Orang Kristenpun dicobai dengan tahapan yang sama perut > kesehatan & keselamatan diri > kemakmuran, kuasa.

Jawaban Yahshua pada pencobaan kedua dan ketiga menyatakan dengan jelas siapa diri-Nya, Ya, Anda benar, Ia adalah Yahweh Elohim. Yahshua dengan sederhana menyimpulkan kepada Iblis: ”Bukan Aku yang perlu menyembah kamu, tapi kamu yang harus menyembah Aku, Elohimmu, yang telah membuat kamu dan bukan Aku yang harus berbakti kepada kamu tapi sesungguhnya kepada Ku sajalah kamu harus berbakti!”

Dunia dan manusia berontak kepada kehendak agung Pencipta mereka, bahkan uluran pertolongan-Nya di hinakan. Ia telah datang sebagai Raja yang rendah hati 2000 tahun lalu berkendaraan keledai memasuki Kota Suci-Nya Yerusalem. Namun Ia akan kembali segera, kali ini berkendaraan kuda perang dengan pedang di mulut-Nya untuk meminta pertanggung jawabkan perbuatan manusia.Neraka kekal telah tersedia untuk Iblis dan para pemberontak lainnya, di sini mereka silahkan terus menolak Yahshua sebagai Elohim mereka, menolak korban-Nya yang besar bagi mereka di kayu salib. Kesabaran dan anurgerah Elohim ada batas waktunya, Salomo berkata, ”Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya. ”

Selagi di Bumi ini , apakah Kekeristenan Anda bisa ditukar dengar jabatan gubernur? atau dengan sebuah janji perlindungan dari kelompok mafia atau terroris? atau bahkan oleh hanya dengan semangkuk sup kacang merah?

Yahshua Ha Mashiah memingatkan Anda untuk mengarahkan matamu dan pengharapanmu jauh kedepan, dan tidak kepada tekanan di sekitarmu, pesan-Nya,

Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Elohim . Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu.” (Mat 5:9-12)

Bacaan berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Yahshua adalah Elohim Yahweh, pembuktian PB


Permulaan hikmat adalah takut akan YAHWEH, dan mengenal Yang Mahakudus adalah pengertian. (Amsal 9:10)

Orang Farisi (penganut ajaran tradisi Yahudi) dan orang Muslim mengakui kenabian Yahshua Ha Mashiah– sebab kitab-kitab mereka menulis tentang kenabian-Nya, namun untuk menyebut Yahshua adalah Elohim itu tidak mudah, mengapa? dua alasan:
a. Orang Farisi (kuno dan modern) hanya membatasi dirinya membaca kitab Torah (lima kitab Musa) dan Talmut, mereka tidak berani membaca kitab-kitab para nabi lainnya.
b. Orang Muslim hanya membatasi dirinya membaca Alkuran tanpa berani membaca Alkitab, meskipun Alkitab adalah sumber terbesar dari ajaran nabi Muhammad.

Sepanjang sejarah banyak tercatat bahwa pemerintah-pemerintah negara dan pemimpin-pemimpim agama melarang masyarakat mereka membaca Alkitab. Itu bukan karena isi Alkitab tidak benar dan tidak bagus untuk kehidupan manusia – fakta: Alkitab telah membuat banyak negara Barat makmur dan maju dalam bidang teknologi, tatanan sosial dan moral, merubah banyak orang kriminal dan terrorist menjadi pendeta dan penginjil yang terkenal, – tetapi itu dilakukan karena 1. mereka takut masyarakat yang mereka kuasai mengetahui kebenaran dan kebebasan yang sesungguhnya, 2. mereka takut perbuatan jahat mereka diketahui oleh rakyat atau jemaat.

Bukti bahwa Yahshua adalah Elohim Yahweh bisa di dapat baik di Alkitab Perjanjian Lama (PL), maupun di Perjanjian Baru (PB); baik dari perkataan-Nya (Yahshua) langsung maupun melalui para nabi dan para rasul-Nya.

YAHSHUA ADALAH ELOHIM, pembuktian di PERJANJIAN BARU
Untuk memudahkan Anda mengerti jalan cerita Alkitab dengan mudah maka saya bagi cerita ini kedalam tiga interval waktu. Jika ada orang yang berpikir bahwa doktrin ”Yahshua adalah Yahweh (Tuhan)” hanyalah ajaran rasul Paulus semata, saya berani memastikan bahwa pastilah orang ini belum pernah menyelidiki Alkitab – di sini kita bicara tentang Perjanjian Baru. Yahshua sering kali mengatakannya sendiri di keempat Injil dan pewahyuan-Nya kepada rasul Yohanes di pulau Patmos bahwa Ia adalah Elohim. Para Rasul – tidak hanya Paulus – juga mengajar doktrin yang sama, sebab mereka hanyalah penerus dari apa yang mereka telah lihat dan dengar dari GURU AGUNG mereka.

Sebelum Firman Elohim menjelma menjadi manusia dan baru lahir.
Nabi Zakaria dan anaknya nabi Yohanes Pembaptis mengenali Yahshua sebagai Elohim.
Ketua Sanhedrin Simeon, seorang yang benar dan saleh. Oleh bimbingan Roh Elohim, Simeon masuk ke Rumah Yahweh. (27) Ia menggendong bayi Yahshua (berumur 40 hari) dan berkata, “Sekarang, Yahweh, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, sesuai dengan firman-Mu, sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu, Penyelamat itu Engkau telah siapkan untuk segala bangsa: bagaikan terang yang menerangi jalan bagi bangsa-bangsa yang lain, untuk datang kepada-Mu; yaitu terang yang mendatangkan kehormatan bagi umat-Mu Israel.” (Luk 2:29-32 IBIS).
Kata “keselamatan” dalam Alkitab bahasa Ibrani tertulis Y’shua/ Yeshua; pembahasan bisa dilihat pada “Yahshua Ha Mashiah hadir di Perjanjian Lama.”

Tidaklah mengejutkan bahwa Yusuf dan Maria amat heran akan perkataan orang tua ini, sebab hanya merekalah yang tahu makna dari arti nama Yahshua yaitu “YAHWEH menyelamatkan”, ”… engkau akan menamakan Dia Yahshua, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.” kata malaikat kepada Yusuf (Mat 1:21)

Setelah Firman menjadi manusia.
Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Elohim dan Firman itu adalah Elohim. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Elohim. Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran. (Yoh 1:1,2,14 ) Jadi: manusia Yahshua = Firman = Elohim

Yahshua sendiri menyatakan diri-Nya bahwa Ia adalah Yahweh, Elohim kita.

  • Raja Daud (1052-1019 BC) memanggil Aku: “Yahweh ku”. merefer dari “the LORD said to my Lord (Mat 22:42-46) Kedua kata “Lord” disini memiliki makna yang sama “Kurios” G2692
  • Kamu menyebut Aku Guru dan Yahweh, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Yahweh. (Yoh 13:13 )
  • Kata Yahshua kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. (6) Kata Filipus kepada-Nya: “Yahweh, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami.” Kata Yahshua kepadanya: … Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami. Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? … Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri. (Yoh 14:8-11 )

Pekerjaan-pekerjaan Yahshua yang menyatakan bahwa Ia dan Bapa satu:

  • Ia tidak pernah mengerjakan yang bercela dan dosa sama sekali, di dalam Dia tidak ada dosa (1 Yoh 3:5).
  • Ia mengampuni dosa-dosa manusia ketika ada di Bumi
  • Ia mengampuni dosa-dosa manusia setelah Ia hidup kembali Dia menghapus segala dosa (1 Yoh 3:5).
  • Bapa Surgawi memerintahkan malaikat-malaikat-Nya menyembah Yahshua Dan ketika Ia membawa pula Anak-Nya yang sulung ke dunia, Ia berkata: “Semua malaikat Elohim harus menyembah Dia.” (Ibr 1:6)
  • Yahshua (yang adalah juga nabi dan imam) membiarkan diri-Nya disembah oleh manusia
  • Ia menggaransi orang yang percaya kepada-Nya masuk ke Kerajaan Surga

Bukti klaim Yahshua sebagai Elohim adalah benar. Jika ada manusia biasa (sekalipun ia nabi/ imam/ rasul) yang berani berkata dan bertindak seperti daftar di atas ini maka orang ini telah menghujat Elohim dan upahnya adalah hukuman mati (Yoh 5:18, 10:33). Orang-orang Farisi karenanya menyalibkan (Salib = lambang kutukan) Dia. Bapa di Surga yang adil dan bijak bagaimanapun tidak melihat satu kesalahan dari perbuatan dan perkataan Putra-Nya, – seperti yang dituduhkan oleh banyak orang. Yashua tidak layak dihukum mati, sebab itu Bapa membangkitkan kembali Putra-Nya yang tunggal ini. Kebangkitan Yahshua dari kematian membuktikan perkataan Yahshua, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku (Yoh 14:8-11) adalah BENAR dan TERUJI!! Yahshua Ha Mashiah adalah Elohim!!

Ia berkata kepada penduduk Yerusalem: ”Dan Aku berkata kepadamu: Mulai sekarang kamu tidak akan melihat Aku lagi, hingga kamu berkata: Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Yahweh!” (Mat 23:39). Yahshua akan datang lagi ke Yerusalem segera ketika bangsa-bangsa di datang ingin memusnahkan Israel, musuh begitu kuat sehingga bangsa Israel hanya bisa berseru kepada Juruselamatnya: Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Yahweh! Yahshua merefer perkataan nabi+raja Daud 118:25-26 dan nabi Zakharia 9:9-16 (YAHWEH menampakkan diri kepada umat-Nya, sebagai raja; raja Israel yang sesungguhnya adalah YAHWEH, lihat 1 Samuel 8:4-8 )

Mereka memanggil-Nya ”Yahweh” / (Kurios, dalam bahasa Yunani)

  • Rasul Petrus (Matius 14:28,30; 18:21; )
  • Perempuan Kanaan (Mat 15:22,25,27)
  • Rasul Markus menutup kitab Injilnya dengan kalimat, Sesudah Yahweh Yahshua berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Elohim. Merekapun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Yahweh turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya. (Mar 16:19-20) Kalimat Yahweh turut bekerja … dalam kontek yang sama ini merefer kepada janji Yahshua pada Injil Matius 28:20 … Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”
  • Dan masih banyak lagi

Setelah Ia bankit dari kematian-Nya.

  • Tomas menjawab Dia: “Ya Yahwehku dan Elohimku!” Kata Yahshua kepadanya:Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.” … tetapi semua yang tercantum di sini telah dicatat, supaya kamu percaya, bahwa Yahshualah Mesias, Anak Elohim, dan supaya kamu oleh imanmu memperoleh hidup dalam nama-Nya. (Joh 20:28-31 ) Catatan: Tomas bisa berkata”Ya Yahwehku dan Elohimku!”sebab sebelumnya ia dan kesebelas murid lainnya telah mendengar sendiri klaim Yashua bahwa Ia adalah Elohim (Yoh 13 dan 14 di atas)
  • Maka murid yang dikasihi Yahshua itu berkata kepada Petrus: “Itu Yahweh.” Ketika Petrus mendengar, bahwa itu adalah Yahweh, maka ia … terjun ke dalam danau. Murid-murid yang lain datang dengan perahu karena mereka tidak jauh dari darat, hanya kira-kira dua ratus hasta saja dan mereka menghela jala yang penuh ikan itu. (Joh 21:7-8 )
  • Kata Yahshua kepadanya: “Gembalakanlah domba-domba-Ku.” (Yoh 21:15,16,17)Domba kata panggilan untuk umat Elohim (Titus 2:14)
  • Sebab mereka adalah orang Israel, … Mereka adalah keturunan bapa-bapa leluhur, yang menurunkan Mashiah dalam keadaan-Nya sebagai manusia, yang ada di atas segala sesuatu. Ia adalah Elohim yang harus dipuji sampai selama-lamanya. Amin! (Rom 9:4-5 )
  • Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Mashiah Yahshua, yang walaupun dalam rupa Elohim, tidak menganggap kesetaraan dengan Elohim itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. (Php 2:5-7 )
  • dengan menantikan penggenapan pengharapan kita yang penuh bahagia dan penyataan kemuliaan Elohim yang Mahabesar dan Juruselamat kita Yahshua Ha Mashiah, (Tit 2:13 )
  • Tetapi tentang Anak Ia berkata: Takhta-Mu, ya Elohim, tetap untuk seterusnya dan selamanya, dan tongkat kerajaan-Mu adalah tongkat kebenaran. Engkau mencintai keadilan dan membenci kefasikan; sebab itu Elohim, Elohim-Mu telah mengurapi Engkau dengan minyak sebagai tanda kesukaan, melebihi teman-teman sekutu-Mu.” Dan: “Pada mulanya, ya Yahweh, Engkau telah meletakkan dasar bumi, dan langit adalah buatan tangan-Mu. Semuanya itu akan binasa, tetapi Engkau tetap ada, dan semuanya itu akan menjadi usang seperti pakaian; seperti jubah akan Engkau gulungkan mereka, dan seperti persalinan mereka akan diubah, tetapi Engkau tetap sama, dan tahun-tahun-Mu tidak berkesudahan.” (Heb 1:8-12 ).

Lagi: Anak = Elohim = Yahweh, Anak Elohim ini adil, membenci kefasikan, meletakan dasar bumi, membuat langit, pemerintahan-Nya kekal.
Rasul Yakobus: Salam dari Yakobus, hamba Elohim dan Yahweh Yahshua Ha Mashiah, kepada kedua belas suku di perantauan. (Yak 1:1 ) dan: Saudara-saudaraku, sebagai orang yang beriman kepada Yahshua Ha Mashiah, Yahweh kita yang mulia, janganlah iman itu kamu amalkan dengan memandang muka. (Yak 2:1 )

Rasul Petrus: Terpujilah Elohim dan Bapa Yahweh kita Yahshua Ha Mashiah,… (1 Pet 1:3) kamu akan dibuatnya menjadi giat dan berhasil dalam pengenalanmu akan Yahshua Ha Mashiah, Yahweh kita. Dengan demikian kepada kamu akan dikaruniakan hak penuh untuk memasuki Kerajaan kekal, yaitu Kerajaan Yahweh dan Juruselamat kita, Yahshua Ha Mashiah. (2 Petrus 2:8,11)

Sebab kami tidak mengikuti dongeng-dongeng isapan jempol manusia, ketika kami memberitahukan kepadamu kuasa dan kedatangan Yahweh kita, Yahshua Ha Mashiah sebagai raja, tetapi kami adalah saksi mata dari kebesaran-Nya. Kami menyaksikan, bagaimana Ia menerima kehormatan dan kemuliaan dari Elohim Bapa, ketika datang kepada-Nya suara dari Yang Mahamulia, yang mengatakan: “Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.” Suara itu kami dengar datang dari sorga, ketika kami bersama-sama dengan Dia di atas gunung yang kudus. Dengan demikian kami makin diteguhkan oleh firman yang telah disampaikan oleh para nabi… (2Pet 1:16-19 )

Mereka adalah orang-orang yang fasik, … yang menyangkal satu-satunya Penguasa dan Yahweh kita, Yahshua Ha Massiah. Tetapi, sekalipun kamu telah mengetahui semuanya itu dan tidak meragukannya lagi, aku ingin mengingatkan kamu bahwa memang Yahweh menyelamatkan umat-Nya dari tanah Mesir, namun sekali lagi membinasakan mereka yang tidak percaya. (Yud 1:4-5 )

Yudas, saudara Yakobus: Tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, ingatlah akan apa yang dahulu telah dikatakan kepada kamu oleh rasul-rasul Yahweh kita, Yahshua Ha Massiah. Sebab mereka telah mengatakan kepada kamu: Menjelang akhir zaman akan tampil pengejek-pengejek yang akan hidup menuruti hawa nafsu kefasikan mereka.” Mereka adalah pemecah belah yang dikuasai hanya oleh keinginan-keinginan dunia ini dan yang hidup tanpa Roh Kudus.Akan tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh Kudus. Peliharalah dirimu demikian dalam kasih Elohim sambil menantikan rahmat Yahweh kita, Yahshua Ha Massiah, untuk hidup yang kekal. (Yud 1:17-21)

Tips bagi para sceptik atau orang yang ragu:
Anda mungkin berkata, saudara Anggur Baru, Anda telah membuktikan Yahshua adalah Elohim secara Alkitabiah dengan baik, namun bagaimana JIKA Alkitab itu sendiri telah dipalsukan?

Jawaban saya ialah:

  1. Sampai hari tidak ada satupun bukti bahwa Alkitab telah dipalsukan. Terjemahan ada banyak namun makna inti Alkitab tidak berbeda
  2. Buktikanlah kebenaran Alkitab sendiri, tanyalah langsung kepada Elohim Yang Mahakuasa, Ia pasti akan menunjukan JALAN YANG LURUS kepada Anda, sebagaimana Ia telah lakukan kepada saya dan jutaan manusia lainnya.
  3. Bacalah Alkitab untuk Anda sendiri dan ujilah setiap kitab yang ada di dalamnya, maka JIKA Anda itu akan terjawab!
  4. Mengapa Anda yang rindu untuk menemukan JALAN LURUS lebih percaya kepada perkataan orang lain, yang memang tidak suka HIDUP DI DALAM TERANG? Selidikilah Alkitab dan jadilah berani seperti Saulus ahli Taurat ini yang meninggalkan tradisi Yahudi dan menjadi pengikut Yahshua bahkan teraniaya sepanjang pejalanan imannya:

Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Elohim yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani. Sebab di dalamnya nyata kebenaran Elohim, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: “Orang benar akan hidup oleh iman.”  (Rom 1:16-17)

Bacaan terkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog