Timur Tengah: Bulan Puasa Ramadan 1436 H 2015 diwarnai oleh banjir darah


Bulan Ramadan adalah bulan yang paling suci bagi umat Islam di seluruh dunia. Secara tradisi orang Muslim di seluruh dunia berpuasa selama 40 hari tidak makan dari pagi hingga petang untuk mendekatkan diri mereka kepada Allah. Sebagian Muslim lainnya percaya bahwa bulan Ramadan adalah bulan paling suci dan terbaik untuk berbuat bakti bagi Allah, bakti mereka akan lebih harum di hadapan Allah.


Bulan Ramadan 1436 Hijriah yang baru saja dimulai 18 Juni, ternyata telah mengambil banyak korban jiwa, banjir darah tidak hanya terjadi di Irak dan Syria, tetapi juga di Kuwait, Tunisia dan Israel, bahkan di Perancis. Semua dilakukan oleh para Muslim Sunni yang mendambakan bangkitnya kembali  pemerintahan Khalifah Islam atau Negara Islam Khalifah (NIK).

HIjriah adalah penanggalan Islam yang dimulai dari pindahnya nabi Muhammad dari kota Mekka ke Medinah. Baca: Sejarah Islam Mula-mula dalam arkiologi dan literatur – penelitian abad 21


Kuwait. Seorang pemuda Arab Saudi, khusus terbang ke Kuwait hanya untuk melancarkan

KUWAIT Kuwait City, June 26, 2015  The Imam Sadiq Mosque is seen following a suicide bomb blast in Kuwait city, the capital of Kuwait, June 26, 2015. Kuwait's interior ministry said on Friday that 25 people were killed in the suicide bomb strike on Imam Sadiq Mosque, a Shiite Muslim mosque, while the Islamic State (IS) militant group claimed responsibility for the attack. (Credit Image: � Noufal Ibrahim/Xinhua/ZUMA Wire)

KUWAIT Kuwait City, June 26,

aksi jihadnya terhadap orang-orang Islam Shia yang sedang sembayang Jumat di mesjid yang saat itu dihadiri sekitar 2000 Muslim Shia. Laporan menyatakan bahwa Fahd Suliman Abdul-Muhsen al-Qabaa meledakkan bomnya hanya beberapa jam setelah ia mendarat. Bom yang diledakkannya memiliki kekuatan ledak yang sangat dasyat, 27 jiwa tewas seketika dan 227 lainnya luka-luka. Ledakan ini merusak lapisan-lapisan atap Mesjid yang tingginya lebih dari 4 meter tersebut.
Pemerintah Kuwait telah menahan pemilik mobil dan keluarga yang menyembunyikan pelaku jihad tersebut. “Investigasi-investigasi awal telah menunjukkan bahwa pemilik rumah adalah seorang pendukung dari ideologi yang berlainan,” Menteri Dalam Negeri Kuwait berkata. Istilah “ideologi yang berlainan” adalah suatu istilah yang dipakai oleh pemerintah Kuwait untuk menunjuk kepada kelompok “Muslim Sunni radikal.”
“Kemarahan Allah akan datang ke atas NIK dan setiap orang yang mendukung mereka dan mengumpulkan bantuan keuangan bagi mereka dengan alasan menolong para pengungsi dan para yatim piatu,” Hamad al-Bagli, seorang Kuwait menulis di Twitter.
Populasi Orang Shia di Kuwait adalah 15-30 persent; mayoritas adalah Sunni. Beberapa orang Kuwait telah pergi ke Syria dan Iraq untuk bergabung dengan jihadist dari NIK (ISIS).


Tunisia. Juga terjadi pada hari Jumat, 26 Juni, seorang pemuda Muslim yang berpura-pura sebagai turis, memasuki sebuah hotel di Sousse dan menembaki para turis dengan senjata apinya yang ia sembunyikan di dalam sebuah payung. Laporan berkata. Para turis yang sedang berjemur di pantai dan berenang tersebut terbunuh seketika itu juga. 37 orang meningal dunia, diantaranya adalah orang Britania, Jerman dan Belgia dan orang Tunisia yang bekerja di hotel tersebut.
Saksi mata berkata bahwa penembak tersebut menembak dan mengisi bebeberapa kali senjatanya apinya dan juga meledakkan sebuah bahan peledak. Sumber keamanan berkata bahwa bom lainnya telah ditemukan pada tubuh pemuda tersebut, yang terbaring dengan senjata api Kalasnikov (senjata api otomatis buatan Rusia. Sangat populer di kalangan Jihadist Timur Tengah) . Negara Islam (NIK) mengklaim telah melakukan serangan ini.

Tiga bulan yang lalu NIK juga membantai para turis, baca: NIK membantai turis asing di Musium Bardo Tunisia, 19 jiwa tewas


Israel. Tindakan-tindakan terror juga terjadi di kota Yerusalem. 28 Juni. Seorang tentara wanita yang sedang bekerja pada sebuah post pemeriksaan antara kota Yerusalem dan Bethlehem diserang oleh wanita palestina bersenjata tajam. Kejadian terjadi pada hari Minggu pukul 11 siang. Korban terluka cukup parah di bagian lehernya. Wanita penyerang berhasil tertangkap dan ditemukan dua pisau lainnya di dalam tasnya. Pada Minggu yang sama seorang wanita Palestina tertangkap tentara Israel yang mencoba memasuki Israel dari kota Qalqilya, pada tasnya ditemukan sebuah pistol.
Pada Senin dini hari pada post pemeriksaan lainnya di Yerusalem, Polisi berhasil menghentikan seorang remaja pria Palestina yang mencoba memasuki kota tersebut, melalui alat metal dedektor diketahui bahwa pria Palestina ini menyembunyikan senjata api bedilnya di balik bajunya.


Perancis, juga pada Jumat yang sama, seorang pemuda Muslim tertangkap setelah gagal meledakkan sebuah pabrik kimia di Lyon. Penangkapan tersebut membongkat tindak pembunuhan yang Yassin Salhi (35 tahun) atas Horve Comara, menajermya sendiri, beberapa saat sebelum ia menabrakkan mobilnya ke sebuah tabung gas untuk meledakkan pabrik tersebut. Yassin Salhi Jihadist Perancis berfoto dengan kepala korbanya
Penelitian dari telpon genggam Salhi terbukti ia telah memgambil foto dirinya sendiri dengan kepala menejernya yang penuh luka-luka dan terpenggal, dan mengirim foto tersebut ke telpon bernomor Kanada. Lihat gambar (diambil dari situs: theReligionOfPeace.com) Nomor telpon itu milik seorang warga Perancis, Sebastiaen-Younes, yang pernah ada di Raqqa Syria sejak tahun lalu. Polisi menemukan kepala dan tubuh dari Comara terdapat tulisan-tulisan Arab.
Salhi sendiri, dikatakan oleh badan keamanan Perancis, telah berhubungan dengan para Islam garis keras lebih dari satu dekade, dan dinyatakan sebagai berbahaya. [Ini adalah titik lemah paham demokrasi: tidak berani menghentikan ancamam yang nyata sedang mengancam sebelum ancaman tersebut terjadi]

Baca juga:


Syria. Lebih dari 100 rakyat sipil Kurdi di Kobani dibantai oleh Jihadist NIK yang masuk dari pintu ke pintu rumah. Sementara di Ain al-Arab, anak-anak adalah diantaara lebih delapan korban serangan NIK.
Irak. Seorang dokter diseret keluar dari rumah sakit dan kekemudian dieksekusi oleh para Muslim fanatik
Nigeria. Dua pembom bunuh diri wanita meledakkan diri mereka di sebuah rumah sakit lepra.
Sebuah situs yang membahas agama Islam mencatat ”Pada hari ke 11 bulan Ramadan ini, Minggu 28 Juni, telah terjadi sebanyak:
111 serangan terrorist
21 bom bunuh diri
1065 terbunuh
1275 luka-luka

“Akhir minggu ini, ceritanya menjadi terror NIK seluruh dunia ketimbang NIK pada kaki belakang,” kata Michael Weiss, penulis dari “ISIS, Inside the Army of Terror.

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Iklan

Tulis komentar Anda di sini - dengan etika dan integrity. Thanks!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: