Setan kalah bahkan terlebih lagi di saat-saat kemenangannya!


Mereka ini akan berperang dengan Anak Domba (Adonai Yeshua Ha Mashiah) dan Anak Domba akan mengalahkan mereka, sebab Dia adalah Tuhan para tuan dan Raja para raja, dan mereka yang bersama-Nya adalah yang terpanggil dan yang terpilih dan yang setia. (Wahyu 17:14)

“It is such fun to see, such fun to see Satan lose
It is such fun to see Such fun to see Satan lose
Jesus is the Winner man. The Winner man. The Winner man
Jesus is the Winner man. The Winner man all the time
….” Sebuah lagu proklamasi dari Ron Konely berjudul Jesus is The Winner Man; YouTube video mengalun dengan nada ceria

Penembakan Jemaat Afrika Amerika di South Carolina, AS, 17 Juni 2015
Dylann Roof, pemuda 21 tahun telah menggemparkan Negara Amerika Serikat pada hari Rabu malam, dengan senjata apinya ia menembak mati 9 orang Afrika yang sedang melakukan pendalaman Alkitab di dalam sebuah gedung Gereja Methodist Afrika di Charleston, South Carolina. Tiga pria, termasuk Pendeta dan 6 wanita tewas seketika. Pesan Marcus Stanley kepada Dylann Roof pembunuh 9 Kristen Afrika

Dengan kalimat kebencian, pemuda kulit putih ini berkata, “Saya harus lakukannya, kalian memperkosa wanita-wanita kami, dan kamu sedang merebut negara kami. Dan kalian harus pergi.” Saksi mata berkata.
Jelas tuduhan kebencian ini tidaklah memiliki dasar yang kuat untuk mentoleransi, terlebih lagi membenarkan, tindakan pembunuhan atas orang Afrika kulit hitam Amerika secara umum, khusunya para korban yang adalah orang Kristen yang mengikuti ajaran Alkitab. Setiap Rabu malam mereka mengadakan Pendalaman Alkitab di gedung tersebut. Para politikus lokal melihat bahwa aksi Dylann ini dimotivasi ideologi “ras kulit putih adalah lebih superior dari ras lainnya;” secara spesifik, orang kulit hitam, sebagaimana Dylann berpose beberapa kali dengan bendera “negara bagian pendukung perbudakan” dua ratus tahun silam.

Pihak-pihak yang telah menanam kebencian ras dalam jiwa pemuda kulit putih Dylaan Roof tentu tertawa puas dan merasa menang: “Yes, our brainwash is working very well!.” Setan sebagai bapa dari segala pembunuh jiwa dan penyesat manusia juga tertawa terbahak-bahak. Yeshua menyatakan bahwa ”Pencuri tidak datang kecuali untuk mencuri, dan membantai (slaughter), dan membinasakan.” (Yohanes 10:10a, TS98 ).[1] Setan dan para pekerjanya berpikir bahwa mereka telah berhasil bukan hanya mengambil nyawa orang Kriten, tetapi juga menumbuhkan rasa takut, perpecahan rasial komunitas, dan khususnya kebencian dan dendam ke dalam jiwa dan pikiran orang Kristen Afrika. Setan berpikir ia telah mendapat angka kemenangan atas kejadian berdarah di Gereja tersebut. Setan salah besar, kejadian tersebut bukanlah sebuah angka kemenangan bagi dirinya dan Kerajaan Gelapnya. Justru itu adalah angka kekalahan!
Kejadian ini hanyalah membuat kesatuan orang-orang Kristen dari berbagai warna kulit (suku bangsa) semakin bersatu dan kuat.
Itu hanyalah membuat doa-doa dari puluhan orang Kristen menjadi ratusan bahkan ribuan, sebagaimana Gubernur South Carolina Nikki Haley berkata pada ceramahnya: ”Harap bergabung dengan kami dalam menggangkat para korban dan keluarga-keluarga mereka dengan kasih dan doa-doa kita.”
Itu hanyalah membuat kuasa dan kemegahan ajaran Kabar Sukacita (Injil) Yeshua Ha Mashiah semakin dikenal di dunia. Marcus Stanley, seorang musikus Kristen Afrika menulis ke Facebook Dylann Roof, ”Saya tidak mengenal kamu. … Saya tidak melihat pada mu dengan mata kebencian, atau menghakimi kamu melalui penampilan atau ras kamu, tetapi saya melihat pada mu sebagai seorang manusia yang telah membuat sebuah keputusan yang buruk memgambil hidup dari sembilan orang yang hidup dan bernafas,” Marcus mengawali tulisannya.
Kalimat-kalimat berikutnya Marcus menggundang Dylaan untuk memberikan hatinya kepada Yeshua dan mengakui dosanya, untuk menjadikan Yeshua sebagai Juruselamat pribadinya.

Marcus pada Facebook pribadinya tertulis pada hari Kamis (sehari setelah kejadian) bahwa ia “pecah dengan air mata” atas “kegelapan, kebencian dan kesakitan (yang ada) dalam dunia ini.”

Setan kalah pada peristiwa pembunuhan 9 Kristen Afrika di Gereja Methodist South Carolina Amerika Serikat ini!

Pembantaian 21 orang Kristen Mesir oleh para militan Negara Islam Khalifah (NIK) di Libya di bulan Febuari 2015
Para militan NIK yang terkenal sangat sadis dan siap membunuh siapapun yang tidak setuju dengan ideologi Islamnya. Tujuan dari kelompok militan Islam Sunni NIK (ISIS) ini adalah mendirikan Negara Islam di Timur Tengah berazaskan Hukum Shariah (Baca: Kesaksian Dr. Parvin Darabi tentang Hukum Syariah / Sharia / Shariah),  sehingga perlu membersihkan minoritas kepercayaan lain di luar Islam.
NIK dengan bangganya meluncurkan rekaman video peristiwa pembantain Kristen Mesir tersebut di media masa – dengan dua tujuan utama: 1. membuat orang Kristen takut dan berpindah ke Islam (jika ingin tetap hidup), 2. Mencoba menyebarkan benih kebencian ke dalam jiwa orang Kristen atas orang Muslim secara umum.
Reaksi para Kristen Mesir terhadapt kejadian ini sungguh tidak diharapkan oleh Setan dan para pengikutnya! Apa yang terjadi?
Wartawan CBN.com telah mewawancari para keluarga para korban yang tewas di tangan militan NIK:
Jelas secara naluri mereka sedih atas kematian suami mereka, anak-anak kehilangan ayanya. Beberapa hari kemudian ketika mereka melihat video kampanye NIK tersebut, kesedihan mereka berubah total menjadi kebanggan besar, mereka sungguh bersukacita! Para suami mereka tidak menyangkal iman Kristianiti mereka, sebaliknya menyebut nama Yeshua.
Reporter ini mendengar pengakuan keluarga Kristen bahwa kejadian tersebut membuat iman mereka semakin kuat, mereka tidak memiliki kepahitan kepada para pembunuh tersebut, sebaliknya mengampuni dan bahkan berdoa berkat bagi para pengikut NIK.
Yang lebih membuat Setan terpukul keras pada kejadian tersebut adalah orang Kristen Mesir di Amerika Serikat dan para janda ini bersatu hati dan membuat Orange Jumpsuit campaign (Pakaian terusan Orange; warna pakaian yang dikenakan oleh para jihadist NIK kepada korban mereka sebelum dijagal) mengumpulkan uang untuk mengirim orang-orang Kristen menjangkau para NIK tersebut dengan berita Injil.

Pemerintah -Sunni Islam mayoritas- Mesir, atas nama membela bangsanya sendiri, telah bersimpati kepada kelompok minoritas Kristen mengadakan sebuah ”saat berkabung nasional” dan hari berikutnya mengadakan serangan udara dengan jet-jet tempur F-16 (buatan AS) pada post-post NIK di Libya. Seorang Jendral Libya menyatakan sedikitnya 50 jihadist tewas. Jendral Jaroushi mengakui telah adanya ”kordinasi tingkat tinggi” antara kedua negara tersebut di dalam serangan udara atas NIK tersebut.

Kita bisa mendaftarkan banyak kejadian serupa di seluruh dunia, dimana Setan telah berusaha keras di dalam usahanya memperbesar Kerajaan Kegelapannya, dan berakhir dengan kekalahnya sendiri, contoh di Negeria, Indonesia dst. Peristiwa penting lain yang perlu diingat adalah yang berkaitan dengan bangsa Israel.

Pembantaian 6 juta orang Israel di Eropa oleh Nazi Hitler
Adolf Hitler terlahir dari sebuah keluarga Roma Katolik yang sangat setia. Agustus 1920 Hitler merubah Partai Buruh Jerman, dimana ia bekerja, menjadi Partai Buruh Jerman Nasional-Sosialis (NAZI). Mencoba merebut pemerintahan Bavaria (November 1923), namun gagal. Pemberontakkannya berakibat 5 tahun penjara. Dalam penjara ia menulis buku (yang menjadi terkenal di dunia Islam) Mein Kampf – “Pergumulanku” – dimana ia mendasarkan garis filosofi politiknya: memuliakan kemurnian rasnya.
Ambisi Hitler dipakai Setan, tokoh utama dari ideologi anti-Israel, untuk menyapu bersih ras Yahudi (yang sukses karena kerja keras, cerdas, dan tentunya juga berkat supernatural dari Elohim Abraham) dari Eropa Barat (pusat Kerajaan Romawi kuno). Nigel menulis: ”Ia memerintahkan pemenjaraan dan kematian lebih dari 6 juta orang. Ia juga memprovokasi Perang Dunia ke 2, menyebabkan antara 35 sampai 60 juta lebih meninggal dan Jerman menjadi hancur sepenuhnya dan terbagi.[2] “Hitler tanpa diragukan adalah tiran abad 21 yang sangat terkenal dan tidak disukai, kemungkinan sepanjang jaman,” Nigel Cawthorne mengawali tulisannya tentang apa yang Adolf Hiter telah perbuat.
Setan sebagai bapa dari segala tiran dan diktator tentu berpesta pora dengan kematian umat manusia yang begitu besar, khususnya terhapusnya 6 juta orang Yahudi di Eropa dan jutaan lainnya kehilangan harta benda mereka karena terdeportasi. Namun Elohim Abraham, Ishak dan Yakub merubah kemenang Setan ini menjadi kekalahan besar yang tidak bisa dilupakan penduduk dunia: Negara Israel yang telah terhapus dari politik dunia sejak 70 AD, lahir kembali sebagai negara, bahkan merdeka secara penuh! Tepat seperti telah dinubuatkan oleh para nabi Alkitab. Ini menjadikan Israel satu-satunya negara kuno, dengan bahasa asli dan budaya asli yang pernah lahir kembali setelah lenyap hampir 1900 tahun lamanya!! – Ini adalah satu dari sekian bukti nyata bagi dunia bahwa Elohim sungguh ada dan berkuasa!

Peristiwa penyaliban Yeshua Ha Mashiah di bukit Golgota, Yerusalem, Israel
Setan tahu persis siapa sesungguhnya Pribadi Yeshua yang telah terlahir dari seorang perawan dari garis keturunan Daud ini.[3] Setan pun tahu bahwa Yeshua adalah Pembebas bangsa Israel dari penjajahan musuh-musuh mereka – itulah makna kandungan dari kata “Mashiah (Messiah atau Masih). Sungguh ketika Setan, melalui tangan-tangan tentara Romawi, berhasil menyalibkan Yeshua dan menulis di atas kayu salib tersebut: ”Raja Orang Yahudi,” ia sungguh berpikir bahwa ia telah menang besar, mungkin berkata: “Wuuh, akhirnya aku berhasil membunuh Mashiah, musuh yang telah dinubuatkan Elohim di Taman Eden tersebut!”
Musuh-musuh Yeshua berpesta besar saat Yeshua menghembuskan nafasnya yang terakhir, dan dikuburkan pada sore itu juga.
Namun pada hari yang ketiga, kejutan terbesa terjadi. Secara ajaib, Yeshua bangkit dari kubur dengan tubuhnya yang sempurna dan bersifat kekal. Alkitab menjacatat hal ini sebagai kekalahan terbesar de facto Setan dan Kerajaan Kegelapannya di bumi. Sejak saat itu:
Kunci Gerbang Alam Maut (kematian) telah direbut Yeshua dari tangan Setan (Matius 28:18)
Segala dosa-dosa manusia telah tertebus secara sempurna (sekali untuk selamanya) bagi setiap mereka yang percaya dan beriman kepada Yeshua. Korban-korban persembahan darah binatang untuk setiap kali berbuat dosa sejak itu tidak lagi diperlukan! (Ibrani 9: 11-28 dan 1 Korintus 1:18-31)
Segala penyakit dan penderitaan manusia telah tersalib melalui luka-luka dan darah Yeshua,
Sejak itu Kabar Sukacita (Injil) tidak hanya tersedia bagi Orang Yahudi saja, tetapi juga bagi setiap ras, suku, bahasa dan kebangsaan di seluruh dunia. (Matius 28:19)
Sejak kebangkitan Yeshua dari kematian-Nya, Dia menjadi Mediator satu-satunya antara Elohim YAHWEH dan umat manusia di bumi. Dan melalui Roh Kudus-Nya di bumi, Yeshua mampu menyertai setiap hamba-hamba-Nya dimanapun mereka memberitakan Injil. (Matius 28:20)

Peristiwa tentara bangsa-bangsa dibawah pimpinan Gog, tokoh Anti-Kristus, memerangi Israel – akan datang sesuai nubuatan Alkitab Yehezkiel 38
Setan melalui tokoh tertentu akan datang kembali berusaha menghapus negara Israel, kali ini dengan ”tentara multinasional”[4] dan dengan jumlah yang jauh lebih besar dari sebelumnya – tujuan membinasakan semua hal yang bersifat ”Yahudi dan Israel” dari peta politik dan agama dan sekaligus merampok kekayaan Israel.
Beginilah Tuhan (Adonai) YAHWEH berfirman, ”Akan terjadi pada hari itu, perkataan-perkataan akan timbul dari dalam hatimu, dan engkau merancang suatu rancangan yang jahat. … untuk menjarah jarahan dan menerkam mangsa … yang tinggal di tengah-tengah negeri.”
Perang ini, sebagai mana telah dinubuatkan oleh Yeshua di kitab-kitab Injil, akanlah mengakibatkan penderitaan yang sangat besar bagi bangsa dan negara Israel. Para musuh Elohim Abraham, Ishak dan Yakut dan musuh bangsa Israel tentunya berpikir mereka pasti memenangkan peperangan yang jelas tidak seimbang dalam kekuatan militer tersebut.
Di sini sekali lagi Setan – dan para pengikutnya – akan terbukti sebagai pihak yang kalah lagi!”
Alkitab telah menulis hasil dari akhir peperangan tersebut:
Semua tentara Gog akan dibinasakan oleh Adonai Yeshua Ha Mashiah, yang pada kedatangan-Nya yang kedua kali bukan lagi sebagai ”bayi dipalungan dan dipangkuan ibu-Nya” tetapi datang sebagai ”Raja atas segala raja” dan ”Tuan atas segala tuan”
Tiga biang kerok dunia ini akan dihukum: Setan akan dijeblokan kedalam penjara 1000 tahun lamanya, Gog (Anti-Kristus) dan nabi palsunya akan dibuang ke Neraka
Adonai Yeshua akan menjadi Raja di bumi selama 1000 tahun, dan bumi akan diperintah oleh orang-orang Israel dan Kristen yang hidup sesuai Firman-Nya, Alkitab.

Setan selama berada di pihak yang kalah terhadap YAHWEH, Yeshua Putra-Nya dan umat-Nya, Rasul Paulus menyimpulkan dengan indah peristiwa-peristiwa peperangan antara Kerajaan Terang melawan Kerajaan Kegelapan ini dengan kalimat berikut:
”Dan kita mengetahui bahwa segala sesuatu bekerja bersama-sama untuk kebaikan bagi mereka yang mengasihi Elohim, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana-Nya. ….
Jadi, kita akan mengatakan apa terhadap hal ini? Jika Elohim di pihak kita, siapa yang (mampu) menentang kita? (Penindasan, kesesakan, penganiayaan, kelaparan, ketelanjangan, bahaya dan perang? – ayat 35)
Tetapi dalam semuanya ini kita menang mutlak melalui Dia yang telah mengasihi kita. Sebab aku diyakinkan bahwa baik maut maupun hidup, baik malaikat-malaikat maupun penguasa-penguasa atau kuasa-kuasa, baik yang sekarang maupun yang akan datang, baik hal-hal yang tinggi, maupun hal-hal yang dalam, ataupun mahluk ciptaan yang lain tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Elohim yang ada di dalam Kristus YESUS, Tuhan kita. (Mashiah Yeshua, Adonai kita) (Roma 8:28-39)[5]

Ini adalah kelanjutan lagu dari Pendeta Ron Kenoly: Jesus is the Winner man
In Matthew chapter two Satan lost
When Jesus was born in a manger, And in the wilderness Satan lost again
At the Mount of Transfiguration
Yeah!
At the crucifixion Satan lost again
When Jesus rose triumphantly From the grave, And at the ascension Satan lost
Once more, When I was born again
Yeah!

Catatan kaki:
1. TS98: The Scriptures (ISR) 1998
2. Nigel Cawthorne, TYRANTS. History’s 100 most evil despots & dictators. Adolf Hitler.
3. Markus 1:34/ Matius 12:16/ Yakobus 2:19; Markus 3:11; Lukas 4:34-37.
4. Dari ayat-ayat Alkitab, nampak bahwa lokasi dan nama dari negara-negara multinasional ini sekarang adalah negara-negara beragama mayoritas Islam.
Kitab Roma adalah Surat rasul Paulus untuk Jemaat (Gereja) di Roma yang ia tulis di dalam penjara Filipi oleh karena pemberitaan Injil. Pada saat itu Kristianiti sangat ditentang di seluruh Kerajaan Romawi, terlebih lagi di kota Roma, ibukota dari Kerjaan Romawi tersebut. Beberapa tahun sebelum surat ini ditulis semua orang Yahudi (Kristen dan bukan-Kristen) diusir keluar dari kota Roma oleh kaisar Klaudius.(Kisah para Rasul 18:1-4) Dan setelah Paulus meninggal, kaisar Nero membakar sebuah kompek kota Roma, untuk mencari alasan bisa menuduh dan memngukum mati orang-orang Kristen.

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Tulis komentar Anda di sini - dengan etika dan integrity. Thanks!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: