Jagal NIK (ISIS) jadi Kristen setelah Yeshua berbicara dalam mimpinya


Pejuang Negara Islam Kalifat membunuh para Kristen Etiophia di Libya 19 April 2015Dua hal yang umum terjadi di Timur Tengah: orang-orang Kristen ditekan keras dan dibunuh oleh para Islam fanatik, inilah sebabnya, sejak Islam lahir banyak negara-negara di Timur Tengah dan negara-negara sekitar Laut Mediterania telah berubah dari negara-negara berjumlah besar orang Kristen menjadi mayoritas beragama Islam, dan dikenal dalam abad modern ini sebagai negara-negara yang sangat tertutup bagi berita Injil. Satu hal umum lainnya ialah hanya terjadi di abad 21 ribuan Muslim menjadi Kristen  oleh karena Yeshua Ha Mashiah atau Isa al-Masih dalam dunia Islam, menampakkan diri dan berbicara pada mereka melalui mimpi-mimpi, di tengah-tengah usaha keras para pejuang Islam untuk mendirikan kembali sebuah Negara Islam Khalifat (NIK) seperti pada abad 7 dan 8 yang silam.


Metode-metode para Jihadist ini sangatlah sadis dan melibatkan pasukan-pasukan brutal regu tembak, penyaliban, rajam, memenggal kepala kelompok-kelompok keyakinan minoritas seperti Yazidis, Kristen, dan Muslim Shia bahkan orang-orang Muslim Sunni lainnya yang tidak setuju dengan aturan garis kerasnya atau dianggap tidak benar-benar Muslim
Belum lama ini sekelompok Kristen Mesir di Libya dieksekusi di depan rekaman video, lalu diikuti oleh orang-orang Kristen Ariteria dan terakhir yang masih segar ialah orang-orang Kristen Ethiopia. Seorang pemimpin Kristen Mesir meresponi aksi jahat para Jihadist tersebut adalah: ”Ampunilah dan berdoalah bagi para pelaku kejahatan tersebut.”


Kesaksian di bawah ini adalah kisah nyata seorang penjagal dari sebuah gerakkan Negara Islam Khalifat Timur Tengah yang paling ditakuti karena kesadisannya bernama ISIS (Islamic State of Iraq and Syria) bagaimana ia berpindah dari Islam menjadi Kristen (Pengikut Yeshua ha Mashiah).
”Satu dari para pekerja organisasi YWAM (Youth With A Mission) di Timut Tengah dihubungi oleh seorang rekannya awal tahun ini dan mereka bertemu dan ia diperkenalkan ke seorang pejuang NIK yang telah banyak membunuh orang Kristen. Maksud saya itu adalah suatu situasi yang buruk dan telah diakui, dia (pekerja YWAM tersebut) kemungkinan berjaga-jaga,” Gina Fadely, direktur dari YWAM untuk departemen Frontier Missions, berkata baru-baru ini kepada Todd Nettleton dari Jaringan Radio The Voice of the Martyrs.
YWAM adalah organisasi misi international nonprofit berdiri sejak 1960, terdiri dari orang-orang Kristen dari berbagai interdenominasi, budaya dan bahasa yang berdedikasi melayani Yeshua di seluruh dunia. The Voice of the Martyrs (VOM) juga organisasi nonprofit untuk membawa kabar kepada orang Kristen tentang penganiayaan orang-orang Kristen di belahan dunia lainnya, dengan tujuan orang Kristen yang hidup aman aktif terlibat menolong memberi penghiburan kepada saudara-saudari mereka yang sedang teraniaya.


Gina Fadely dan Kevin Sutter, pemimpin YWAM lainnya menjelaskan bahwa tukang jagal NIK ini bukan hanya mengakui telah membunuh orang-orang Kristen, tetapi ”ia sebelumnya sangat suka melakukannya.” [sebab jihadist berpikir bahwa ia adalah seorang Muslim yang sejati – mengikuti seluruh ajaran Muhamad; Surah 8:39 dan 59-60; 9:29; 5:51 dll.]
”Abdullah [saya menamainya, agar lebih mudah] bercerita kepada pemimpin YWAM ini bahwa ia mulai mengalami mimpi-mimpi tentang Pria berpakaian putih yang datang kepadanya dan berkata, ’Kamu sedang membunuhi umat-Ku.’ Abdullah sejak itu mulai merasakan sangat sakit dan gelisah tentang apa yang sedang kerjakan.” Fadely bercerita.
Suatu kali Abdullah telah siap membunuh seorang Kristen lainnya, namun orang Kristen ini berkata kepada dia, ”Saya tahu kamu akan membunuh saya, namun saya beri Alkitab saya kepada mu.” Orang Kristen ini dibunuh dan Abdullah mengambil Alkitab itu dan mulai membaca.
”Pada mimpi lainnya, Yeshua meminta Abudullah untuk mengiku Dia, dan sekarang Abdullah telah meminta menjadi pengikut Ha Mashiah dan untuk menjadi murid-Nya.”
”Jadi siap yang tahu. Mungkin pria ini akan ada seperti Saulus di Alkitab yang telah menganiaya orang-orang Kristen dan dia telah berputar haluan dari pelaku penganiaya di Gereja mula-mula untuk menjadi Rasul Paulus yang memimpin Gereja tersebut,” Fadely menambahkan. ”Elohim dapat memutar balik hal itu.”
Kevin Sutter membagikan cerita kepada Radio VOM ini bahwa ia sendiri telah belajar dari salah seorang rekannya seorang pemuda Arab tentang dunia Arab., bahwa ia telah menyaksikan ”kelaparan rohani” yang ”belum pernah terjadi sebelumnya di antara orang-orang Muslim.”
”Banyak orang sekarang mengikuti Yeshua, tetapi mereka tidak terang-terangan. Mereka belum menyatakan diri mereka ke masyarakat tentang itu. Mereka bahkan telah memiliki gereja di rumah-rumah mereka sendiri, mereka melakukan perjamuan kudus satu sama lain sementara mereka menonton Televisi,” Sutter berkata.
Todd Nettleton dalam sebuah interview dengan WND.com, berkaitan dengan kesaksian dari dua pemimpin YWAM di atas berkata, “Saya percaya adanya orang-orang Kristen tersembunyi di ISIS, mungkin orang-orang Kristen yang mereka aniaya telah memiliki kesempatan untuk membagikan (berita Injil) kepada mereka.” Todd menambahkan bahwa orang-orang Kristen seharusnya tidak ”menulis para pejuang NIK sebagai diluar jangkauan anurgerah Elohim dan diluar jangkauan Roh Elohim.” – [melalui kesaksian ini, Yeshua telah menunjukkan bahwa kasih karunia Elohim juga bagi para ”terrorist Islam NIK”]


Menurut Nabeel Qureshi dari Islam ke Jalan Yeshua, sumber artikel ini menulis, seorang bekas pembela Kuran di forum debat, dan sekarang menjadi pendebat untuk membela Alkitab, kesaksiannya telah tertulis pada buku Seeking Allah, Finding Jesus: A Devout Muslim Encounters Christianity bahwa ”Elohim berbicara kepada orang Muslim melalui mimpi-mimpi adalah hal yang umum.”
”Dalam Islam, sebagai contoh, orang-orang tidak mengharapkan Elohim berbicara balik ke pada mereka secara pribadi, sebagaimana Roh Kudus tidaklah hidup di dalam mereka. Mereka meminta Allah [tentu yang muncul adalah Yeshua Ha Mashiah] untuk memberi petunjuk melalui mimpi-mimpi, itu adalah sepertinya satu cara para Muslim berharap untuk mendengar dari Elohim,” Nabeel berkata.

“Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.” – Yeshua Ha Mashiah (Injil Yohanes 14:6)

“Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan.” – Yeshua Ha  Mashiah (Injil Matius 11:28-30)

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Tulis komentar Anda di sini - dengan etika dan integrity. Thanks!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: