45 Negara BEBAS VISA KUNJUNGAN KE INDONESIA berlaku JUNI 2015


Peta Negara Indonesia dan para tetangganyaPresiden Joko Widodo pada tanggal 9 Juni 2015 telah menandatangani Peraturan Presiden Nomor 69 Tahun 2015 tentang Bebas Visa Kunjungan.
Keputusan ini dibuat, “Dalam rangka meningkatkan hubungan Republik Indonesia dengan negara lain dan untuk memberikan manfaat dalam pembangunan nasional,” Sekretariat Kabinet Repubulik Indonesia menulis pada situsnya.
Bebas Visa Kunjungan (BVK) diberikan kepada Orang Asing warga negara dari negara tertentu (1) dan Pemerintahan Administratif Khusus (2) untuk masa waktu paling panjang 30 hari, dan tidak dapat diperpanjang, mereka dapat masuk ke Indonesia melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi yang telah ditentukan (3).
Bebas Visa Kunjungan masuk Indonesia yang dimaksud meliputi tujuan-tujuan berikut:
kunjungan dalam rangka tugas pemerintahan, pendidikan, sosial budaya, wisata, bisnis, keluarga, jurnalistik, atau singgah untuk meneruskan perjalanan ke negara lain (Pasal 6:3)


1. Daftar 45 negara yang memiliki hak BVK ke Indonesia:
Asia dan Pasifik: Brunei Darussalam, Filipina, Jepang, Kamboja, Korea Selatan, Laos, Malaysia, Myanmar, RRT, Rusia, Singapura, Thailand, Vietnam dan Selandia Baru
Skandinavia dan Eropa: Denmark, Finlandia Norwegia, Swedia, Austria, Belanda / Nederland, Belgia, Ceko, Hungaria, Italia, Inggris, Jerman, Perancis, Polandia, Spanyol dan Swiss.
Amerika: Amerika Serikat, Chili, Ekuador, Kanada, Maroko, Meksiko dan Peru
Afrika dan Timur Tengah: Afrika Selatan, Kuwait, Bahrain, Oman, Uni Emirat Arab dan Qatar.


2. Daftar Pemerintahan Admintratif Khusus yang memiliki hak BVK ke Indonesia:
Makao dan Hongkong


3. Daftar Tempat Pemeriksaan Imigrasi untuk BVK:
a. Pelabuhan Udara:
Bandara Soekarno Hatta (Jakarta), Ngurah Rai (Bali), Kuala Namu (Medan), Juanda (Surabaya), Hang Nadim (Batam)
b. Pelabuhan Laut:
Batam Center, Sekupang (Batam), Sri Bintan (Riau), Tanjung Uban (Riau).


Peraturan Presiden Nomor 69 Tahun 2015 tentang Bebas Visa Kunjungan berlaku pada tanggal 10 Juni 2015 itu.


Catatan dari Moderator Senjata Rohani: Ini adalah suatu langkah maju Pemerintah Indonesia yang patut dipuji dan ditunjang oleh seluruh rakyat dan badan negara dan usaha Indonesia. Korea Selatan dan RRT di Asia serta keempat negara Skandinavia adalah negara-negara yang patut kita welcome dan kita bisa saling belajar untuk saling menguntungkan. Kebijakan Pemerintah Indonesia atas negara Israel juga semakin baik, ini patut dipuji. Israel adala satu-satunya negara Demokrasi dan sangat maju dalam segala bidang teknologi. Keahlian Israel dalam bidang agraria – yang Indonesia sangat berkepentingan – telah dikenal di dunia, padang-padang pasir telah dirubahnya menjadi hutan-hutan buatan dan perkebunan, bahkan ahli-ahli mereka dipakai sebagai penasehat di negara-negara Timur Tengah dan Afrika. Saat sekarang kita harus membuka mata dan bijaksana di dalam mengambil kebijakan luar negeri. Kebijakan Negara yang berlandaskan kesamaan dan perbedaan agama semata telah ketinggilan jaman.

Kepada para Orang Asing dari ke 45 negara dan dua Pemerintahan Adminitratif Khusus: You, all, are very welcome to come to Indonesia, enjoying the beauty of Indonesia’s lands and see – 17.000 islands, making Indonesia as “the Biggest Archipelago Nation in the World.” You will be amazed with the richness of her cultures, well known as “unity in diversity” – 300 ethnic groups represent of 1340 trips according Wikipedia, or 719 people groups (based on their own mother languages) according Wycliffe Singapore (More Than Words, May 2012, PDF).
Indonesians are well knows to be very tolerant people and full of grace, but anyway crime activities are NOT WELCOME in Indonesia, such harmful drugs (Narkoba) and any religious extremism. Yes, Indonesia is NOT Islamic country, her ideology is based on Pancasila (5 sila/principles). There are 5 legal religions Indonesia: Islam, Protestant, Catholicism, Buddhism and Hinduism; while Animism is not officially recognized, but its worldview has strong influence in many people’s live and it has been excepting by the rest of Indonesians, – this is one of big reasons why Indonesia which is so big country in land, see and people groups with a very large variety of believe systems, traditions, cultures and languages, but mostly very stable and peaceful in compering with many nations in the world, especially right now.

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Tulis komentar Anda di sini - dengan etika dan integrity. Thanks!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: