Yemen: Jemaat Syiah sedang mengutuki Yahudi ketika mesjid diledakan militan Sunni


“Semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya kamu jangan kecewa dan menolak Aku. Kamu akan dikucilkan, bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Elohim. Mereka akan berbuat demikian, karena mereka tidak mengenal baik Bapa maupun Aku. (Injil Yohanes 16:1-3)

Mesjid al-Hashoosh pada hari Jumat 20 Muslim Sunni menyerang  mesjid Syiah saat sembayang Jumat Sanaa, YemenMaret dipenuhi dengan jemaat Syiah dan mengalami serangan bom bunuh diri dari pengikut Negara Islam Kalifah cabang Yemen yang menelan banyak korban jiwa dan luka-luka dan telah menjadi berita internasional, ternyata ledakan bom terjadi saat jemaat Syiah ini sedang menyerukan slogan-slogan anti-Amerika Serikat dan anti-Israel, yang diikuti dengan terikan ”kemenangan bagi Islam dan Allahu Akbar.” Hal ini nampak jelas dari video yang direkam oleh seorang jemaat.
Sembayang Jumat yang penuh dengan emosi perjuagan tersebut berakhir dengan jeritan-jeritan panik dan kematian. Dikabarkan bahwa serangan bom bunuh diri di kota Sanaa ini, ibukota dari Yemen, tersebut menelan 142 jiwa dan 351 luka-luka.
Pada video tersebut, imam sedang memimpin slogan-slogan teriakan anti Amerika Serikat dan Israel, dan sekaligus slogan memuliakan Islam dan Allah, ketika seorang pria Sunni yang berdiri di tengah-tengah jemaat tersebut meledakkan dirinya sendiri. Laporan menulis bahwa ada tiga pelakunya. MEMRI menterjemahkan video rekaman tersebut ke dalam bahasa Inggirs, berbunyi, “Keyakinan kita dalam Allah akan bertumbuh setelah hari ini. Kit akan mengatasi kebohongan dan kesombongan mereka. Allah beserta kita,“ pengkobat berseru. Dan para jemaat yang hadir menanggapi dengan jeritan berulang-ulang: “Kematian untuk Amerika (Serikat). Kematian bagi Israel. Kutukan atas para Yahudi. Kemenangan bagi Islam. Allahhu Akbar!” Dan seorang terrorist berdiri dari tengah-tengah jemaat yang sedang duduk tersebut, seperti ingin meninggalkan Mesjid, dan ledakan terdengar, dan video itu berakhir dengan suara kepanikan dan kematian dari para jemaat yang menghadiri mesjid al-Hashosh tersebut.
Para pemberontak Syiah, dikenal sebagai suku Houthi, telah keluar dari kubu-kubu pertahanan mereka di bagian utara dan menduduki ibukota sejak September lalu. Mereka telah bergabung dengan bekas- president Ali Abdullah Saleh, dan telah mengontrol 9 dari 21 profinsi negara Yemen. President Saleh telah digulingkan dari pemerintahan dua tahun lalu melalui aksi Jalan Arab. President Abd Rabbo, dukungan Barat, telah mendapat tahanan rumah ketika kudeta yang dilakukan oleh suku Houthi tersebut pada awal tahun ini.
Kelompok Negara Islam Kalifah yang sedang berperang di Irak dan Syria, seperti kita ketahui mendapat perlawan keras karena kelompok militan Syiah (Hesbollah, yang berpusat di Libanon) dan tentara pemerintah Iran (Syiah) terlibat langsung membantu kedua negara tersebut.
Pada pernyataan tertulis online sebuah cabang kelompok jihad NIK yang pusat di Sanaa memperingati bahwa bom-bom tersebut adalah ”hanya puncak dari gunung es yang sebernarnya” (maksud peringatan jihadit Sunni ini adalah: itu hanyalah baru sebagian kecil dari serangan yang lebih dasyat).
Ap dan AFP terlibat untuk laporan ini

Komentar: Perang Syria, antara pemerintah Al-Assad (Muslim Syiah Alawit) melawan para kelompok militan Sunni (yang didukung Qatar dan Turki) telah memasuki tahun ke tiga. Para jihadist NIK, baik di Irak maupun di Syria telah menampakan secar jelas kebencian mereka yang besar terhadap saudara-saudari mereka yang berasal dari Islam Syiah melebih dari kebencian mereka terhadap orang-orang Kristen. Peristiwa bom bunuh diri di Mesjid Sanaa ini membuktikan sekali lagi, jeritan anti AS dan Israel yang diserukan oleh para jemaat Syiah tidak membantu mereka untuk tidak dibunuh oleh jihadist Sunni.
Apakah masih ada saat ini dari antara orang Muslim yang masih percaya bahwa Negara Kalifat yang berazaskan hukum Shariah dapat membawa dunia lebih makmur dan sejahtera seperti yang sedang ingin diwujudkan oleh para jihadist NIK apapun nama organisasi mereka? Nabeel Qureshi, seorang pendebat dan pembela Islam yang sekarang telah menjadi pengikut Yeshua Ha Mashiah pada suatu wawancara ia jakin sekali bahwa “Islam does not work!”

Saatnya sekarang untuk setiap orang mempelajari isi dan ajaran Alkitab dengan benar, baca ini:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Tulis komentar Anda di sini - dengan etika dan integrity. Thanks!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: