Kebenaran tentang serangan udara Israel ke Hamas di Jalur Gaza


Kapten Dan Gordon Tentara Pertahanan Israel Unit Jurubicara MiliterKapten Dan Gordon menerangkan TPI (Tentara Pertahanan Israel atau IDF) pergi untuk melindungi rakyat dari musuh-musuhnya.
Keterangan lengkapnya silahkan lihat pada sumber aslinya, tersedia di bawah.
Saya seorang tentara sipil. Itu berarti kebanyakan dari hidupku saya hidup di luar baju seragam (militer), berjalan tidak di jalur partai siapapun, tidak mengikuti perintah siapapun atau bahkan berbicara hal-hal tertentu, tetapi dari diri sendiri. Sebelas bulan dari setahun saya memakai jeans dan T-shirt atau celana pendek dan sandal jepit, seorang pribadi yang paling tidak nampak seperti orang militer pada permukaan bumi. Saya dapat bebas dari terlihat kotor sebab saya seorang penulis. [Jika Anda pernah tinggal di negara Barat dan pernah ke Israel, maka Anda akan mengerti betapa demokrasinya negara Israel]
Saya telah bekerja di media lebih dari 40 tahun – segala sesuatu dari film-film yang akan datang sampai para karyawan pembawa berita, beberapa dari pekerjaan tersebut di Timur Tengah.
Kapten Gorden bercerita tentang seorang wartawan yang sedang meliput kejadian di Jalur Gaza – seorang balita kedapatan tewas.
Saya menonton sebuah jaringan koresponden, melaporkan dari Gaza. Dia melihat ke dalam kamera. Ia nampak khawatir, empati, muram bahkan sedih. Tidak cukup untuk ada cengeng, tidak cukup menarik dan itu tidak akan berpengaruh baik kepada penontonnya yang ingin untuk ada, jika tidak dihibur, penting untuk mengklikkan lidah mereka (“cek, cek cek”), tetapi tidak cukup untuk menjadi kecewa. Laporan perlu memperkuat keyakinan … sehinga mereka (penonton) dapat merasa …
Tetapi ia memerlukan element lainnya untuk memastikan bahwa ia menggait dan menangkap mereka, sehingga mereka tidak mencari-cari channel (lainnya).
Ia memerlukan darah
Ada dikatakan dalam pemberitaan berita, yang mana disebutkan, pertunjukkan bisnis, “jika itu berdarah, itu mengarah.”
Dan tidak ada sesuatu memimpin seperti kematian balita tersebut.
Bagaimana itu dapat?
Siapa dapat berpaling dari itu?
Entah balita tersebut tertinggal di dalam mobil terpanggang mati (kepanasan) oleh ayahnya yang memiliki affair internet, bayi kelaparan di Dunia Ketiga, atau, dalam hal ini, sungguh kematian tragis seorang anak Palestina terbunuh di dalam serangan udara Israel pada rumah seorang dikenal sebagai terrorist, jika itu berdarah , itu mengarah.
Ia menjadi muram, dan sedih, sementara mata melihat langsung ke kamera dan berbicara jujur: ”Tidak ada hal seperti layaknya sebuah serangan udara bersifat bedah.”
Saya seorang profesional, dan pria ini baik. Orang ini mendekati sempurna. Pria ini meneruskan bicaranya tentang kenyataan bahwa Israel telah menyerang rumah “tersangka terorrist.”
Kemudian kami melihat rekaman penguburan anak tersebut, tangisan kedua orangtuannya, para tetangganya sanak famili dan teman-teman yang terbakar marah;
Ijinkan saya, jika Anda berkehendak, sedikit komentar dan sedikit hubungan yang pembaca mungkin dapat tertarik.
Pertama, tidak seorangpun perlu mendidik saya, … Putra saya terbunuh pada usia 22 tahun, Hatiku, dan sampai hari ini saya tidak dapat berbicara tentang hal itu. Itu adalah kesakitan yang tidak pernah pergi, sebuah luka yang tak tersembuhkan, suatu kehilangan seisi dunia. Saya tidak perlu dilatih di dalam wajah murah pada hal satu ini.

Tetapi biarkan saya bercerita kepada kalian apa yang Tentara Pertahanan Israel telah lakukan dalam perang ini berbuat sebisa manusia mungkin lakukan untuk menghindari hilangnya jiwa yang tidak bersalah, untuk mencegah kematian anak yang malang yang siapa jaringan koresponden nampaknya begitu prihatin, dan setiap ibu, anak-anak dan orang yang tidak bertempur lainnya di Gaza.
Sebelum menargetkan daerah dimanapun kami menurunkan selebaran-selebaran (dari udara). Para selebaran itu dalam bahasa Arab, dan selebaran itu memperingatkan warga sejumlah hal.

  • Jika mereka tinggal di dekat penyelundupan atau teror terowongan Hamas (yang telah digali untuk pergi di bawah memasuki perbatasan Israel dan melaksanakan serangan teroris terhadap pasukan Israel atau sipil), mereka diperingatkan untuk meninggalkan segera, karena terowongan itu akan menjadi target serangan udara.
  • Jika mereka tinggal dengan atau di samping kegiatan Hamas yang mereka kenali, mereka diperingatkan untuk segera meninggalkan karena rumah operasi akan menjadi target serangan udara Israel.
  • Jika mereka tinggal di sisi peluncuran rudal atau fasilitas penyimpanan roket (yang banyak dilakukan karena Hamas menyembunyikan roket-roket tersebut dan bekerja di antara populasi masyarakat, yang diakui sebagai kejahatan perang di bawah hukum internasional), mereka diperingatkan untuk segera meninggalkan karena itu akan menjadi target serangan udara Israel.

Sekarang (perhatikan), ada sejumlah pasukan Barat yang telah menjatuhkan selebaran-selebaran sejenis di kampanye serupa selama bertahun-tahun. Tetapi di sini saya yakin, hanya militer Israel yang melakukan itu. Kami memiliki seluruh unit yang tujuan utamanya adalah untuk memanggil para orang Gaza pada telpon-telpon genggam mereka (ya, kami memiliki nomor-nomor mereka) dan memperingatkan mereka dalam bahasa Arab untuk meninggalkan tenpat segera karena kami akan segera menyerang rumah, terowongan, , tempat fasilitas peluncuran atau penyimpanan (roket atau missil) tersebit.
Biarkan saya ucapkan kembali: KAMI MENELPON MEREKA DAN MEMPERINGATKAN MEREKA UNTUK MENINGGALKAN TEMPAT SEBELUM TANDA OK DIBERIKAN SEBELUM MENYERANG!
Kemudian, seolah-olah itu tidak cukup, kami bahkan telah menjatuhkan batu-batu petasan (flares) pada rumah yang akan diserang untuk menunjukkan bahwa serangan sudah dekat dan penduduknya masih memiliki kesempatan untuk meninggalkan.
Dan apa yang Hamas lakukan?
Apakah mereka memiliki unit pertahanan sipil yang berdiri siap untuk mengevakuasi orang-orang mereka sebelum serangan udara Israel yang akan datang?
Tidak. Mereka memberitahu orang-orang mereka untuk tetap dalam rumah, untuk menjadi perisai-perisai manusia untuk melindungi – yang mereka sebut – para pejuang mereka, yang bersembunyi di balik istrinya dan anak-anaknya sendiri, atau senjata mereka, mereka mempersiapkan untuk mengorbankan orang-orang mereka sendiri untuk memiliki beberapa putaran lebih untuk menyalakan (roket) pada warga sipil Yahudi.

Jadi apa pilihan yang ditawarkan ke Israel dalam peristiwa ini
a. jangan lakukan apa-apa dan biarkan mereka membunuh orang-orang sipil Anda, atau
b. lakukan segala sesuatu Anda secara manusia sedapat mungkin untuk mencegah hilangnya jiwa-jiwa yang tidak bersalah, tetapi pada akhir hari, lakukan sebuah kekuatan bersenjata yang telah dibentuk untuk melakukannya: mencegah para sipil Anda … tidak para tentara Anda, mengingatkan Anda, sebab umumnya Hamas tidak menyerang para tentara kami, tetapi para wanita Anda, anak-anak Anda , orang-orang tua dan bayi-bayi Anda.

Seorang pria dengan nama Abu Odeh , juru bicara Hamas, pernah sekali ditanya oleh seorang wartawan apa perbedaan antara Hamas dan al-Qaeda adalah.
Dari Abu Odeg marah. Bagaimana bisa reporter ini membandingkan Hamas ke al-Qaida?
“Yah,” kata wartawan, dalam ketulusan dan penuh keberanian, “Anda berdua mentargetkan warga sipil, Apakah Anda tidak?”
“Tidak sama sekali!” Abu Odeh menyatakan dengan kegeramannya sendiri, Kami tidak pernah mentargetkan warga sipil! Kami hanya mentargetkan orang-orang Yahudi.”
Hari ini menemukan dirinya sendiri berkompetisi dengan al-Qaida, Islam Jihad dan ISIS untuk trend terrorist jalanan.
Kolonel Richard Kemp, bekas petugas tentara Britania dan komando untuk para tentara NATO di Afganistan, dan bukan seorang Yahudi, terakhir saya bertemu, ia telah bekata bahwa tidak ada angkatan darat di dalam sejarah perang pernah melakukan sebanyak TPI (The IDF) telah lakukan untuk menghindari dan mencegah hilangnya jiwa-jiwa manusia yang tidak bersalah.

Jumlah korban jiwa Konflik Israel-Hamas Juli 2014.
Mengkonfirmasi perkataan Kolonel tersebut. Ketika AS membom Bosnia dan Kosovo, tewasnya warga sipil dibanding tewasnya orang yang bertempur adalah tiga ke empat banding satu. Pada medan perang Falujah, korban jiwa warga sipil dibanding orang yang bertempur adalah lebih tinggi lagi.
Menurut angka-angka dari orang Palestina yang belum diverifikasi, adalah 172 Palestina telah tewas; 35 masih anak-anak dan 25 adalah perempuan.
Itulah rasio kurang dari satu untuk satu. Bagaimanapun masih mengerikan, tapi bukan karena Israel tidak melakukan apapun untuk menghindari hilangnya nyawa warga sipil.
Orang Israel belum ada yang tewas sejauh ini – meskipun bukan karena Hamas belum mencoba terbaik mereka. Anda harus memberi mereka kredit di mana kredit harus diberikan.
Mereka (orang Hamas) telah meluncurkan kira-kira 1.000 roket ke Israel dalam putaran pertempuran terbaru, hampir semua dari roket tersebut secara eksklusif menembaki sasaran warga sipil.

[Namun mengapa media internasional – yang gossip mengatakan itu dikontrol orang Yahudi – selalu menyudutkan Israel? Lebih masuk akal bahwa media dikontrol oleh para Jesuit-Gereja Roma Katolik, bukan? sebab sekalipun “Barat” mencap Hamas sebagai organisasi Terorrist, namun lebih dari 80% bantuan keuangan untuk Hamas datang dari Uni Eropa melalui UNRWA (cabang dari PBB/UN) – yang 95% pegawainya adalah anggota Hamas]

Saya telah di bawah roket-roket tersebut lebih dari selusin dan bisa bersaksi untuk tiga hal:
1) Systim asti-missil Iron Dome Israel (nama senjata anti-roket dan missil) berfungsi. Suksesnya melebihi dari 90 persen. Tetapi tetap meninggalkan ratusan roket lewat sasaran, semua itu ditujukan pada pusat-pusat tempat tinggal warga sipil.
2. Israel memiliki sistem pertahanan sipil, dengan tempat-tempat perlindungan setiap 50 meter di kota-kota kecil perbatasan yang mendapat luncuran roket paling banyak, dan

Front rumah disiplin, yang tidak panik dan telah mengikuti langkah-langkah pertahanan sipil yang telah menyelamatkan banyak nyawa.
Apa yang Hamas telah lakukan untuk menyelamatkan orang-orang mereka sendiri? Mereka telah mengatakan kepada warganya untuk mengabaikan peringatan Israel untuk meninggalkan dan bahkan memerintahkan mereka untuk menjadi perisai-perisai manusia, dan merek telah menginvestasi ratusan juta (uang dari bantuan negara Barat) dalam menemukan cara-cara untuk membunuh masyarakat kami dan hampir sama sekali tidak menyelamatkan warga mereka sendiri.

Tidak, tidak ada hal seperti serangan udara yang bersifat bedah. Tapi tidak untuk kurangnya kami mencoba. Mengutip pernyataan Golda Meir, saya percaya damai akhirya akan datang ketika para musuh kami ingin anak-anak mereka sendiri hidup lebih dari mereka ingin anak-anak kami untuk meninggal. Sayangnya hal itu tidak akan datang dalam waktu yang dekat.
Dan Gordon adalah pemenang penghargaan penulis skenario gambar-gambar bergerak seperti “The Hurricane” yang dibintangi oleh Denzel Washington. Selain itu ia menjabat sebagai kapten di Unit juru bicara militer IDF (Res).

Bacaan berkait:

Note: Dan Gordon is an award-winning screenwriter of such motion pictures as “The Hurricane” starring Denzel Washington. In addition he serves as a captain in the IDF (Res) Military Spokesperson Unit.

Referensi:The truth about Israel’s airstrikes on Hamas; Exclusive: Dan Gordon explains lengths IDF goes to protect enemies’ civilians

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Tulis komentar Anda di sini - dengan etika dan integrity. Thanks!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: