Vatikan membatalkan larangan Uskup pada imam Katolik berskandal sex


Pemimpin Vatikan dan Gereja Katolik saat ini Paus Francis IItu memerlukan hampir dua puluh tahun ketika Paus (Banedict XVI) mencabut tugas John Gerard Nestor, seorang imam Katolik Australia, berlaku imoral terhadap anak laki yang ada di bawah asuhannya, komisi tinggi atas pelecehan sex anak telah mendengar.
Dan ketika Uskup Wilson (atasan John) memecat dia dari tugas Misa Mingguan – setelah keluhan-keluhan jemaat menyerang John – , lalu Paus Francis I, yang baru saja menjabat awal tahun 2013, membatalkan keputusan Uskup tersebut.

Gereja Roma Katolik (GRK) yang adalah juga Negara Vatikan memiliki sturktur kepemimpinan Piramid, sebagai berikut: Paus membawahi para Kardinal (selevel dengan Ambasador negara) dan Kardinal membawai para Uskup Agung, dan Uskup Agung membawahi para Uskup, dan Uskup membawi para Imam (priest/ pastor atau indentik dengan Pendeta di dalam Protestan). Paus pertama dari GRK sampai sekarang masih menjadi perdebatan; orang Katolik mengklaim itu adalah Simon yang disebut sebagai Rasul Petrus namun orang Kristen dan sejarah menyatakan bukan, boleh jadi Paus pertama adalah Simon Magus.

Media sekuler menuduh Paus Banedict XVI (pengganti Paus Yohanes XII) bertanggung jawab penuh atas prilaku imoral para bawahannya. Banyak skandal sex terbongkar pada saat ia menjadi Kardinal di Vatikan dimana setiap hal yang berurusan dengan imam di seluruh negara ada di bawah pengawasannya.

Beberapa tahun yang baru saja berlalu banyak orang-orang Barat marah terhadap Vatikan yang tidak bergairah memdisiplinkan para pekerja gerejanya yang terlibat pemerkosaan dan pelecehan sex terhadapat anak-anak mereka sekalipun jumlah korban telah mencapai puluhan ribu. Sebaliknya pihak Vatikan membalas kritik mereka sebagai “Anti-Yahudi”, baca ini Roma: Kritik sex abuse disamakan Anti-Yahudi oleh pengkotbah Vatikan.
Sikap tidak perduli ini juga disesalkan oleh pihak Australia pada sidang dengar pendapat kasus John G. Nestor, dimana Father Lucas, seketaris jendral dari Para Uskup Katolik Australia, tidak membuat catatan tertulis sama sekali ketika Lucas mewancari para pelaku sex skandal. Pelayan Altar Remaja berpose bersama Paus Francis dan Imam mereka

The Survivors Network of those Abused by Priests (SNAP), organisasi yang mengawasi peristiwa skandal penyalahan gunaan sex anak pada pekerja gereja Katolik, telah membawa kasus-kasus tersebut ke PBB, sebab Vatikan telah memakai hak kekebalan politik diplomat internasional untuk melindungi para imam tersebut yang sekarang sebagian telah menjadi Uskup.
Paus Francis I sebelumnya dikritik oleh banyak pemimpin Katolik atas pernyataan-pernyataannya yang berbau pro-komunis dan liberal (keluar dari tradisi GRK), Uskup Fellay (dari Kansas City) pada kritiknya berkata pada suatu konferensi: “Situasi dalam Gereja Katolik adalah nyata berantakan dan Paus yang sekarang sedang membuat 10.000 kali lebih buruk.”
Paus Francis I adalah paus pertama dari Ordo Jesuit (Serikat Yesus). Sebuah ordo Gereja Roma Katolik yang melahirkan para Crusader (tentara perang salib) dan para Inquisitor (badan intelegent sekaligus polisi agama) yang bekerja di bawah perintah para Paus.

Sebuah buku yang berisi catatan kuno penglihatan sorgawi bahwa Francis I adalah akhir dari pemerintahan Gereja Roma Katolik, dan suatu peristiwa tidak biasa dan mengejutkan terjadi baru-baru di depan ratusan ribu orang Katolik yang menghadiri dan menonton via TV kotbah mingguan Paus Francis di Roma, kedua burung merpatinya diserang burung camar dan gagak. Alkitab menulis kedua burung ini digolongkan sebagai burung kotor (najis atau haram tidak boleh dimakan). Gagak adalah simbul burung-Setan di dunia black magic.

Siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku dan siapa tidak mengumpulkan bersama Aku, ia mencerai-beraikan (Mat 12:30), Yeshua sebagai Kepala Gereja yang Am di ayat ini tegas sekali, Ia mengetuk pintu hati para pemimpin Katolik, pengampunan dosa atas hujat dan dosa menentang Dia masih tersedia saat ini. Harap kalian menghormati panggilan pertobatan Yeshua ha Mashiah, Pemimpin Gereja dari segala gereja. Elohim tidak ingin satu orangpun dari Anda mendapat hukuman kekal, pilihlah Keselamatan kekal.

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Tulis komentar Anda di sini - dengan etika dan integrity. Thanks!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: