Dapatkah krisis Ukrainia memicu Perang Dunia III (ke Tiga)?


Rusia merebut Crimea dari UkrainiaDari demontrasi menggulingkan President Viktor Yanukovych yang pro-Rusia menjadi pendudukan tentara Rusia atas Crimean atas nama “melindungi rakyat Rusia.” Pemimpin Barat menyatakan tindakan Rusia ini tidak legal dan melanggar hukum internasional, Rusia sebagai gantinya melakukan test peluru kendali balistik. Apa yang sebenarnya terjadi di Ukrainia? Dan bagaimana reaksi Barat?

Permukaan masalah. Menurut BBC News krisis di Ukrainia berawal dari kabinet Mr. Yanukovych  meninggal perjanjian ikatan dagang yang lebih erat kepada Uni Eropa pada tanggal 21 November 2013, sehingga lahirnya demontrasi pro-Uni Eropa di Kiev, ibukota Ukrainia. Tanggal 20 Febuari tercatat sebagai aksi demo yang paling kasar, petugas keamanan dilempari bom-bom molotof dan dibalas dengan tembakan; berakibat sedikitnya 88 meninggal hanya dalam dua hari. 22 Febuari, President Yanukovych mengilang, dan para opposisi merebut gedung-gedung pemerintah. 23-26 Febuari parlement baru sementara pro-EU terbentuk. 27-28 Febuari, tentara bersenjata Rusia menduduki gedung-gedung penting di Crimean dan bendera Rusia berkibar; Pemerintah Rusia beralasan “melindungi rakyatnya dari ancaman bandit-bandit pro-Barat.” Sejak itu ketegangan antara Barat (Uni Eropa dan rekannya Amerika Serikat) dengan Rusia terjadi.

Ukrainian pro-Uni Eropa meminta bantuan NATO sementara menyiapkan orang-orang mudanya untuk bertempur membela negaranya.
Sementara itu Rusia hari Selasa (4 Maret) mengadakan test senjata peluru kendali Intercontinental Ballistic Missile (ICBM) di dekat Sungai Volga, sekitar 450 KM timur Ukrainia, dan mengirim dua kapal laut perangnya memasuki Laut Mati untuk menguatkan kehadiran militernya di Crimean.

Reaksi Barat atas intervensi militer Rusia di Ukrainia.
1. Politik: Uni Eropa dan Amerika Serikat akan menghukum Rusia dalam segi ekonomi dan diplomatik internasional (menunda perjanjian belateral, ijin visa dll.). Sumber lain melaporkan bahwa Hilarly Clinton, bekas SeketarUkrainia diantara Uni Eropa dan Rusiais Gedung Putih, menyatakan cara yang dipakai Mr. Putin merebut Crimean sama seperti Adolf Hitler “beralasan membela rakyat German yang diperlakukan tidak adil di Ceko dan Polandia.”
2. Militer. Hari Selasa dikabarkan bahwa Amerika Serikat telah menempatkan perangkat pendeteksi pesawat terbang di perbatasan Ukrainia Barat dan kapal-laut perangnya telah memasuki Laut Hitam “untuk latihan perang bersama Bulgarian dan Romania.” Sementara pasukan NATO memulai latihan militer tidak jauh dari Ukrainia dan juga di Norwegia. Latihan militer di Norwegia melibatkan 160.000 tentara terdiri dari 16 negara tujuan “latihan menghentikan invasi yang mendadak,” pihak Norwegia berkata hari Jumat (7 Maret).

Kedalaman masalah. Suatu survey menunjukkan bahwa gelombang anti-Russia di Ukrainia telah direncanakan secara rapi namun terselubung sejak 1989 dengan tujuan Ukrainia bergabung ke Uni Eropa. Tokoh dibelakang gelombang anti-Russia adalah Mr. George Soros, kepala berita menulis ”Miliarder George Soros menginvestasi secara besar-besaran kepada kegerakan orang Ukrainia, membangung pusat  yayasan-yayasan sosial (NGOs, nongovernmental organisations) di Kiev dengan jumlah uang yang banyak, sementara itu menasehati menjalin hubungan yang lebih erat kepada Uni Eropa.” Survey dibuat oleh Aaron Klein bersama dengan Brenda J. Elliott.

Karikatur Uni Eropa dan Rusia memperebutkan Ukrainia“Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov menyatakan ancaman ultra-nasionalist Ukrainia adalah alasan untuk mempersiapkan tentara-tentara Rusia masuk ke negara Ukrainia,” F. Michael Maloof melaporkan (laporan 4 Maret). “Mereka telah menunjukkan kemampuan untuk beroperasi di antara puluhan ribu demontrator di Kiev dan dilatih untuk menghadapi kekutan-kekuatan keamanan. Mereka dilengkapi dengan helem-helem, penutup muka, pelindung badan, senjata-senjata dan bom-bom molotov.” Kelompok-kelompok ultra-nasionalist, seperti Right Sector, Euromaidan, Patriot of Ukraine dan White Hammer, terlibat langsung di awal demo bulan Januari dan menduduki bangungan-bangunan pemerintah. Suatu laporan berkata, laporan yang sama menyatakan, bahwa para demontrator mengibarkan SS Nazi dan lambang-lambang White Power dan menggulingkan kenangan-kenangan dan merusak  kenangan untuk para pahlwan Ukrainia yang meninggal bertarung melawan pendudukan Jerman selama Perang Dunia II.

Mr. Lavrov lebih lanjut menuduh Seketaris AS, John Kerry, menolong memotivasi kelompok-kelompok neo-Nazi yang telah di-referre sebagai “militan Russophobic dan kekuatan anti-Semit.” Sumber yang sama, mengutip sebuah sumber Urkainia yang diakui di California, menulis “partai-partai neo-Nazi Eropa lainnya, seperti Jobbik di Hungaria dan the Golden Dawn di Yunani, adalah “amatir-amatir dibanding kepada Svoboda dan Right Sector asal Ukrainia.”

Sejarah Ukrainia. Orang Russia telah lama memiliki ikatan erat dengan Dataran Crimean. Ikatan ini nampak sejak Catherine Agung di abad ke 18 AD, berkuasa menjadi Wanita pertama Penguasa Rusia (dari 1725-1727) sejak Peter I suaminya meninggal, ketika Rusia merebut Ukrainia dan Crimea dari Kekaisaran Ottoman Turki. Di tahun 1954, kemudian Nikita Khrushchev, yang adalah setengah orang Ukrainia, memberikan Crimean kepada Ukrainia sebagai sebuah hadiah. Ketika Uni Soviet pecah, Ukrainia menjadi mendeka President Rusia Boris Yeltsin membuat perjanjian dengan President Ukrainia Leonid Kurchma untuk menjadikan Laut Hitam menjadi markas militer Rusia sampai tahun 2017, tambahan penanda tangan persetujuan saat itu adalah Bill Clinton, John Major (PM Britania). Rusia menguji peluru kendali balistik  saat konflik Ukraina

Komentar dari Pemilik RemnantOfGod.org berkata (mengkomentari perkataan Hirary Clinton ”Putin Ukraine strategy same as Hitler’s”), ”Kita tahu Paus telah bertemu Hitler sebelum dia (Hitler) melakukan apa yang ia telah lakukan di Perang Dunia II. Kita juga tahu Hitler telah mentaati Paus dengan cara yang begitu besar. Hanya beberapa bulan lalu (tepatnya tanggal tanggal 25 November, empat hari setelah President Viktor Yanukovych membatalkan ikatan dengan Uni Eropa) kita melihat Paus bertemu dengan Putin (di Vatikan). Dan sekarang kita lihat Putin melakukan sebagaimana Hitler pada hidupnya telah lakukan.” Mar 06 14, 07:03:50. (Link dari  sumber aslinya) 
Ia percaya 100% bahwa Anti-Kristus bukanlah dari latar belakang agama Islam tetapi Paus, pemimpin negara Vatikan dan sekaligus kepala dari Gereja Roma Katolik, lihat video yang ia bikin: The Antichrist dan artikelnya Characteristics of Antichrist

Komentar: Perang Dunia I (1914-1919) berawal di Eropa, Austria-Hongaria (didukung Jerman) konflik politik dengan Serbia (didukung Rusia), dan Perang Dunia II (1939-1945),  perang ini menjadi global setelah Nazi Jerman menyerang Polandia, diikuti Rusia masuk ke Polandia dari sisi timurnya. Diperkirakan mendekati 85 juta jiwa tewas, tercatat sebagai konflik yang sangat mengerikan di dalam sejarah manusia.  Perang Dunia III, pastilah akan jauh lebih mengerikan, seorang nenek Norwegia di tahun 1968 diperlihatkan Elohim tentang PD III ini, ia berkata ”Semua perang yang saya pernah lihat sebelumnya adalah hanya permainan anak kecil dibandingan dengan [perang] satu ini, dan akan diakhiri dengan sebuah bom atom nuklir….”
Anti-Kristus di dalam Alkitab digambarkan sebagai Setan yang berwujud laki-laki penuh dengan kejahatan, haus akan penyembahan, namun sebelum ia menampakkan wajah aslinya tersebut, ia akan datang dan mengaku sebagai Ha Mashiah (Kristus) yakni Raja Damai setelah itu ia akan jadi Diktator yang paling kejam. Untuk itu Setan perlu membuat kekacauan di seluruh Dunia sehingga jalan untuk kehadirannya sebagai Kristus yang palsu (anti; bahasa Yunani) dapat disambut di Bumi ini. Sangat menarik bahwa serangan NATO (gabungan negara-negara Barat) atas negara Libya yang berakibat tumbangnya Kaddafi di sebut oleh President Putin sebagi “panggilan Crusade abad Pertegahan.” Yang tidak lain adalah perintah Gereja Roma Katolik untuk menghancurkan musuh-musuhnya.

Nubuatan-nubuatan Alkitab menunjukkan bahwa semua kejadian yang kita saksikan di abad ke 21 ini merupakan tanda-tanda Akhir Jaman, Adonai Yeshua Ha Mashiah akan segera datang kembali. Sudahkan Anda mempersiapkan diri Anda berdiri di Meja Pengadilan-Nya, jika Anda masih bermain-main dengan dosa itu berarti Anda belum siap. Bertobatlah dan ikutilah perintah-Nya sekarang juga, sebelum terlambat! Jangan pernah berpikir bahwa Anda akan hidup 30 atau 40 tahun lagi, sebab kematian bisa terjadi kapan saja, mungkin saat Anda berlibur sekalipun!

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Tulis komentar Anda di sini - dengan etika dan integrity. Thanks!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: