Timur Tengah: Qatar dihukum tiga anggota Dewan Kerjasama Teluk Persia


Peta Negara Dewan Kerja-sama Teluk Persia (DKTP) Arab Saudi, Bahrain dan Persatuan Emirat Arab (PEA) pada hari Rabu (5 Maret 2014) telah menarik Duta Besar mereka dari Qatar. Keputusan ini dibuat setelah rapat sengit para menteri anggota Dewan Kerja-sama Teluk Persia (DKTP) terjadi sehari sebelumnya.

DKTP atau Gulf Cooperation Council (GCC) adalah perserikatan politik dan ekonomi dari 6 negara anggota Teluk Persia, – Arab Saudi, Bahrain, Kuwait, Oman, Persatuan Emirat Arab, dan Qatar. DKTP didirikan di Riyad, Saudi pada bulan Mai 1981 dengan tujuan mempererat kerja sama diantara mereka.

Beberapa alasan mengapa Qatar dihukum DKTP:

Qatar terus menerus mendukung organisasi Islam fanatik Ikhwan (the Muslim Brotherhood) baik politik maupun perdagangan. Ikhwan adalah organisasi Islam yang terlarang di Mesir dijaman president H. Mubarak, dan berlanjut setelah Mohammad Morsi (salah satu orang kuat Ikhwan) ditumbangkan oleh 3 juta orang Mesir yang turun kejalan meminta Morsi diturunkan. Ikhwan dilabelkan terang-terangan oleh pemerintah Arab Saudi sebagai organisasi Islam Terrorist pada waktu penggulingan Morsi.

Secara keagamaan, Qatar menolak permohonan Saudi dan PEA / UAE (United Arab Emirats) untuk menutup mulut imam Mesir Yousuf Qaradawi yang terus-menerus menyerang kedua negara tersebut dan menuduh kedua negara ini sebagai “melawan peraturan Islam.” Sebelumnya Emirat Arab pernah memanggil Duta Besar Qatar mempertanyakan pemancaran kotbat-kotbah Yousuf melalui saluran televisi negara Qatar.

Qatar dituduh telah merusak perjanjian DKTP, melalui menjalin hubungan dengan negara Turki, juga pendukung the Muslim Brotherhood. Lebih dari itu negara-negara Arab secara resmi mengklaim Qatar dan Turki membangun jaringan mata-mata pada anggota DKTP dalam hal rencana anti-Ikhwan dan dukungan masa depan mereka kepada negara Mesir.

Awal 2014, Turki dan Iran (pendukung Hamas) telah menjalin hubungan yang semakin erat. Irak dipimpin oleh orang Shia sejak tumbangnya Saddam Husein. Bangkitnya Jalan Arab tiga tahun lalu yang dimotori oleh kelompok-kelompok Islam radikal (Ikhwan, Al-Qaida dan sejenisnya) telah membuat Saudi dan anggota DKTP lainnya semakin cemas baik dalam segi pemerintahan maupun sumber minyak mereka. Sumber cadangan minyak sedunia lebih dari 60 persen terletak di negara-negara Teluk Parsi termasuk Iran. Itu sebabnya ketika tentara Mesir mencopot Morsi, Saudi, Kuwait dan Emirat Arab memberi bantuan 12 trillion US dollar kepada Mesir. Dan Emirat Arab juga memenjarakan 30 warganya termasuk orang-orang Mesir yang terlibat membentuk sel alirang Muslim Brotherhood di Emirat

Perlu diingat juga Qatar adalah pemilik siaran TV Al-Jazirah, kantor berita berbahasa Arab terbesar di dunia. Pemerintah Mesir telah mengecam President Obama  dan Qatar dan juga membawa para wartawan Al-Jazirah ke pengadilan berkaitan dengan propaganda mereka memecah belah rakyat Mesir.

Reaksi Qatar sejauh ini hanya “menyesalkan” penarikan Duta Besar ketiga negara Teluk. Qatar merencanakan akan menekan Emirat Arab untuk membebaskan warga negarana yang dipenjarankan tujuh tahun lalu sehubungan dengan sebuah kelompok Islam dalam keputusan PEA yang ”tidak adil,” laporan lokal berkata.

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Tulis komentar Anda di sini - dengan etika dan integrity. Thanks!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: