Roma: Merpati yang dilepas Paus Francis diserang burung Camar dan Gagak


DovesDisaksikan oleh puluhan ribu jemaat Katolik yang berkumpul di Lapangan St. Petrus untuk mendengarkan kotbath  mingguan Paus Francis I yang disampaikan melalui jendela gereja yang terbuka.  Paus Francis sebelum

Menyampaikan pesannya tentang perdamaian di Ukrainia yang sedang mengalami ketidak stabilan politik, ia melalui dua remaja yang berdiri di kedua sisinya melepaskan dua burung merpati putih ke udara lepas. Segera setelah kedua merpati itu dilepas, seekor dari padanya diserang burung Camar, burung merpati itu terluput namun beberapa bulu rontok, sedangkan merpati yang satu lagi tertangkap oleh buruk gagak besar, dipatuk berkali-kali.  Kejadian tragis ini disaksikan oleh mereka yang hadir di lapangan tersebutm, namun nampaknya paus tidak mengetahuinya, berita mengatakan. Foto-foto diambil dari AP. burung paus Francis diserang dua burung lainnya

Protes anti pemerintah yang pro Rusia di Ukrainia adalah krisis terburuk sejak kemerdekaannya dari persatuan negara Rusia (USSR/ CCCP). Para pemerotes ingin Ukrainia bergabung ke Uni Eropa (United State of Europe, proses menuju).

Melepaskan burung merpati putih dari jendela gereja Roma yang  terkenal ini adalah tradisi para paus, namun baru kali  Gagak hitam besar menyerang merpati paus Francis di St. Peter Squareini “burung lambang perdamaian” tersebut diserang, bahkan kedua-duanya, di depan puluhan ribu saksi mata. Kejadian ini bukanlah sesuatu yang kebetulan, sebab Yeshua sendiri berkata bahkan burung pipit (dikenal juga sebagai “burung Gereja”) yang dijual hanya dua ekor seduit sekalipun  tidak akan ada yang jatuh ke bumi di luar kehendak Bapa Sorgawi (Mat10:29), nah apalagi burung Merpati yang dilambangkan di Alkitab sebagai “Roh Kudus” atau oleh dunia sebagai “lambang perdamaian.” Apakah arti dari kejadian tersebut, kita belum tahu.

Bacaan berkait:

Referensi:  

Normal
0

false
false
false

EN-US
X-NONE
AR-SA

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Normaali taulukko”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:12.0pt;
font-family:”Arial”,”sans-serif”;}

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

 

Iklan

Tulis komentar Anda di sini - dengan etika dan integrity. Thanks!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: