Israel: Paus bisa campur tangan dalam proses pendamai antara Israel-Palestina, USA berkata


Paus Francis I berpakaian merahSeketaris Negara Amerika Serikat, John Kerry, yang beberapa bulan ini begitu sibuk bulak-balik ke Israel untuk membicarakan proses perdamaian dalam konflik Israel-Palestina yang berada di Samaria (West Bank), sekarang mempromosikan Paus menjadi mediator perdamaian di negara Israel.

Setelah kunjungan John Kerry ke negara Vatikan, pusat Gereja Roma Katolik sedunia pada pertengahan Januari 2014; berdiskusi hampir dua jam dengan Uskup Agung Pietro Parolin, Pemimpin Diplomat Vatikan, Kerry menyatakan bahwa Paus bisa campur tangan dalam proses perdamaian antara Israel dengan pemimpin Palestina.

Vatikan pada pernyataan resminya melaporkan hasil pertemuan tsb sebagai: USA melihat Paus sebagai rekan kunci  di dalam menekan kedua partai yang bersengketa kedalam meja negosiasi. Kedua tokoh politik diatas juga membicarakan tentang Syria, Sudan Selatan dan reformasi kesehatan (healtcare), RomeReports mengutip. Ditambahkan, Paus Francis akan mengunjungi Israel bulan Mai ini.

Kerry adalah orang Roma Katolik yang pertama kali berkunjung ke Vatikan sebagai seketaris negara USA setelah Edmund Muskie lebih dari 30 tahun lalu, tentang hasil pertemuan tersebut, bekas pria altar Gereja Katolik ini berkata, ”Itu bagus diketahui kita akan memiliki ’perusahaan umum’ ini bersama-sama.”

Sejak Vatikan dijabat oleh Paus Francis I (Jorge M. Bergoglio), Pemerintah Amerika Serikat bekerja keras untuk Paus menjadi tokoh utama perdamaian di Israel.
Jorge Bergoglio adalah asli orang Roma, kelahiran Argentina, dari ordo Jesuit. Di Argentina beliau adalah pemimpin tertinggi dari Jesuit (1973-79) dan 5 tahun menjadi Uskup Agung di negara yang sama.
Darah dan latar belakang ordo Katolik dari Paus Francis I begitu unik – sebagai pemimpin utama Vatican sekaligus Gereja Roma Katolik; unik sebab ia adalah Paus pertama yang berasal dari ordo Jesuit, yang lebih penting dari itu adalah Negara Vatikan dan sekaligus Pusat Gereja Roma Katolik telah kembali ke tangan orang Roma; Yohanes Paulus II orang Polandia, dan Benedixtus XVI orang Jerman.

Kota Roma dimana Negara Vatikan dan pusat Gereja Roma Katolik lahir dan berada dikenal dengan panggilan “the Great City,” ”the City of seven hills” atau “the City of  seven mountains” disebut juga “the Babylon the Great” (Wah 17:1-9; 18:10b). Hampir 2000 tahun yang lalu, Yeshua mewahyukan kepada rasul Yohanes tentang hubungan antara Negara dan Gereja di Roma ini sebagai “seorang perempuan duduk di atas seekor binatang yang merah ungu” (Wah 17:3). Perempuan adalah lambang Gereja dan Binatang buas (a beast) adalah lambang Pemerintahan Negara (Politik).
Ordo  Jesuit lahir sebagai ujung tombaknya Paus melawan kebangkitan kembali Kristianiti di Eropa pada abad pertengahan, kebangkitan ini dikenal juga sebagai  “Reformasi Gereja Abad Pertengahan”).

Bulan Juni 2013, pemerintah Israel telah memberikan hak special untuk Paus Francis, sebagai pemimpin negara Vatikan, sekaligus kepala Gereja Roma Katolik, membangun gedung gereja baru di wilayah Gunung Zion di Yerusalem.

Komentar: Saat untuk Kaisar Romawi kembali memerintah Yerusalem dan Yudea sudah begitu dekat, namun tidak sama dengan 2000 tahun yang lalu. Kali ini Kaisar akan datang sebagai ”the prince of peace.” Injil Matius pasal 24 tentang Akhir Jaman sedang menuju kepada penggenapannya.

Bacaan berkati:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Tulis komentar Anda di sini - dengan etika dan integrity. Thanks!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: