Perterjemah palsu pada Peringatan Nelson Mandela memalukan rakyat Afrika Selatan


Penterjemah bahasa sandi palsu pada peringatan Nelson MandelaKejadian memalukan di Upacara Peringatan untuk Nelson Mandela (10 Desember 2013) yang dihadiri oleh para pemimpin dunia dan ditonton oleh sedikitnya 60.000 orang secara langsung dan dipancarkan ke seluruh dunia  tidaklah akan mudah dilupakan masyarakat international , khususnya rakyat negara Afrika Selatan. Peristiwa memalukan ini akan menjadi bagian dari sejarah negara  Afrika Selatan.

Pemimpin Sekolah St. Vincent untuk Orang Tuli di Johannesburg, Afrika Selatan (AS), Ingrid Parkin, berkata ia telah menerima keluhan dari komunitas orang-orang tuli dari Kanada sampai ke Cina tentang pria yang menjadi perterjemah bagi orang tuli di upacara internasional tersebut.  Pria ini berdiri di podium hanya beberap meter dari sekitar 90 pemimpin dunia, dan ia menterjemahkan semua pembicara pada upacara tersebut.

Bruno Druchen, yang ahli bahasa sandi dan Direktur Federasi Orang Tuli Afrika Selatan, berkata kepada The Associated Press,  pria tersebut ”mengerakkan tangan-tangannya tetapi tidak ada arti dari gerakan tangan yang ia pakai tersebut.”

Nicole Du Toit, penterjemah bahasa sandi yang resmi, yang juga menonton penyiaran tersebut, berkata, ”Itu mengerikan, mutlak sirkus, sungguh sunguh buruk. Hanya dia (sendiri) yang dapat memahami gerakan-gerakan tersebut.”

Parkin menambahkan pria ini juga tidak memberikan ekprisi pada wajahnya untuk menyelaskan emosi dari para pembicara, yang sungguh seharunya para interpretasi sandi lakukan.

Delphin Hlungwane, penterjemah resmi bahasa sandi dari AS, ”Keakuratannya nol persen. Ia bahkan tidak bisa melakukan hal-hal yang dasar. Tidak bisa mengucapkan (membuat tanda) terima kasih.”

Banyak mendia menulis pria ini sebagai ”orang tidak dikenal,” namun jika melihat pada pernyataan Druchen, pria ini bukan orang asing bagi Jacob Zuma, president Afrika Selatan. ”Pria ini juga telah menterjemahkan pada peristiwa tahun lalu yang dihadiri oleh President Jacob Zuma; dimana seorang hadirin yang tuli merekam dalam videonya kejadian tersebut dan memberikan rekaman tersebut ke federasi orang tuli. Setelah menganalisa rekaman tersebut laporan keluhan dibuat dan dikirim ke kantor Kongres Nasional Afrika (ANC) – president Zuma adalah pemimpin ANC.  President Obama dan penterjemah palsunya pada peringatan Nelson Mandela

Dalam laporan keluhan tersebut , federasi menganjurkan bahwa pria tersebut haruslah perlu mengambil lima tahun trainning untuk menjadi penterjemah yang layak di Afrika Selatan. Tetapi ANC tidak pernah meresponinya, Dunchen berkata.

Keluhan lainnya di upacara Peringatan Nelson Mandela ini adalah, tingkat keamanan bagi para tamu penting, cuaca hujan yang dingin, yang membuat banyak orang mengigil ketika meninggalkan stadion lapangan sepak bola dan sepertiga dari kursi-kursi tetap kosong – kemungkinan karena hujan atau karena Jakob Zuma menolak menjadikan hari itu sebagai hari libur kerja, laporan lain menulis. Peristiwa ’menarik’ lainnya pada upaca tersebut, ialah rakyat serempak mengeluarkan suara ”buuuu” (penghinaan) ketika Jacob Zuma mulai menyampakan ucapan kenegaraannya dan rumah uskup agung Afrika Selatan Desmond Tutu dirampok saat ia menghadiri upacara tersebut.

Bacaan berkait:

Referensi:

 

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Iklan

Tulis komentar Anda di sini - dengan etika dan integrity. Thanks!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: