Islam fundamental aktif menterror dunia!


“Semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya kamu jangan kecewa dan menolak Aku. Kamu akan dikucilkan, bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Elohim (God atau Allah dalam bahasa Arabnya).
Mereka akan berbuat demikian, karena mereka tidak mengenal baik Bapa maupun Aku. Tetapi semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya apabila datang saatnya kamu ingat, bahwa Aku telah mengatakannya kepadamu. Hal ini tidak Kukatakan kepadamu dari semula, karena selama ini Aku masih bersama-sama dengan kamu, (Injil Yohanes 16:1-4)

Peta aksi terror Islam saat ini di duniaKeagresifan kelompok-kelompok Islam Sufi (bahasa Arab yang berarti Fundamental) semakin nyata. Tersebar dari Timur Tengah, ke benua Afrika, Asia dan berbaris menuju dunia Barat. Di Asia Tenggara, aksi terror mereka terjadi di Indonesia, Pilipina, Thailand, Burma. Di bawah ini adalah yang terbaru.

Negeria. 6 Juli 2013. Islam organisasi Bako Haram membakar murid sekolah hidup-hidup. Baru saja matahari terbit sebuah tempat tinggal murid sekolah (dormitory) dibakar di timur-tenggara Yobe. Mereka yang mencoba melepaskan diri dari kobaran api ditembak mati. Seranggan Bako Haram ini membunuh 46 jiwa, kebanyakan dari korban adalah murid sekolah. Bulan April dua serangan serupa pada sebuah universitas membunuh 16 jiwa.

29 September 2013. Kelompok Islam Bako Haram menyerang akademi perkebunan di Gujba, Profinsi Yobe. Para terrorist Islam berbaju militer menyerang ketika murid-murid sekolah sedang tidur, pukul 1 dini hari.
“Mereka mulai mengumpulkan murid-murid kedalam dua kelompok, kemudian melepaskan tembakan membunuh satu kelompok dan kemudian membunuh kelompok kedua.” Saksi mata yang selamat berkata. 50 Murid meninggal dunia.

Lebih dari 300 ruang sekolah telah dibakar sejak tahun 2009, menurut perhitungan pemerintah setempat. Bako Haram artinya literalnya adalah “Pendidikan adalah Haram.” Kelompok Islam Sufi (bahasa Arab yang artinya fundamental) ini ingin menjadikan Negara Kristen Negeria menjadi Negara Islam, dan menyatakan bahwa semua pendidikan formal diluar pendidikan Kuran adalah haram (najis).

Hukum Sharia ditakuti dan dijauhkan oleh orang Muslim. 
Mohammed, seorang pekerja di Lagos yang telah melarikan diri dari desanya Dikwa, salah satu desa markas Boko Haram bercerita, “Boko Haram ada diman-mana. Mereka mengumpulkan pajak-pajak dari kami. Mereka menelanjangi seorang gadis Muslim telanjang bulat dan memukuli dia sebab mereka berkata gadis tersebut tidak menutupi pergelangan kakinya (ankles).” Mereka menculiki anak laki-laki untuk menjadi pejuang Islam seperti mereka; tindakan yang sama dilakukan oleh Islam Sufi di Afganistan dan Pakistan.
Mohammad dan seisi keluarganya melarikan diri sebab satu dari putranya telah diculik oleh Bako Haram untuk dilatih menjadi pejuang Islam. 

Kenya. Kelompok Islam fundamental Al-Shabaab menyerang mall (komplek pusat pertokoaan) di Nairobi. Sekelompok orang-orang Islam bersenjata memasuki pusat pertokoan memerintahkan untuk semua orang Muslim keluar dan menahan yang bukan Muslim. Islam fundamental ini membakar muka dan memotong tangan para korban untuk mencegah pengenalan indentitas para korban. Seorang wanita mendapati pelecehan sexual di depan para tahanan muda. Sejauh ini mayat yang ditemukan telah mencapai 71 namun diduga korban jiwa bisa mencapai 130 jiwa. Serangan mall ini adalah serangan terrorist yang paling mematikan di Kenya sejak serangan bom truk yang dilakukan oleh al-Qaeda atas Kedutaan Besar Amerika Serikat di Nairobi yang meminta korban lebih dari 200 orang.
Dikabarkan bahwa serangan terrorist Islam ini terdiri dari beberapa orang Barat yang masuk Islam (Amerika, Inggris, Finlandia)

Syria. Kumpulan organisasi Islam sufi (fundamental) yang sedang perperang untuk menggulingkan President Assad (Alawit Shia Islam) semakin mengancam kehidupan masyarakat Kristen Syria sehari-hari. Orang-orang Kristen di Syria diancam untuk pindah ke Islam dalam waktu dua hari, atau dibunuh.
“Lebih dari dua juta orang, kebanyakan dari mereka adalah orang Kristen telah dipaksa untuk meninggalkan harta dan negara mereka.”

Pembicara Organisasi Kemanusian Open Door untuk Amerika Serikat, Jerry Dykstra, menyayangkan pemberitaan media Barat yang bias tentang kejadian di Syria, yang umumnya memberitatakan bahwa para pejuang Islam untuk Syria ini adalah pahlawan yang ingin membebaskan rakyat Syria dari kediktoran Al-Assad. Kenyataannya adalah sebaliknya. Rakyat Syria lebih terancam dibawah ’pejuang Islam’ tersebut, lebih lagi jika para jihadist ini kelak menguasai Syria. Dykstra menyatakan siapa sesungguhnya para ’pejuang Islam Syria’ ini, ”Sudahlah pasti kebanyakan dari kelompok-kelompok pemberontak ini adalah para jihadist yang mentargetkan orang-orang Kristen melalui ancaman-ancaman, penculikan-penjulikan , pemberkosaan dan bahkan pembunuhan.”

Cerita sedih atas orang-orang Kristen Syria ini juga mengena kepada orang-orang Kristen Irak dan Katolik Kaldian yang telah melarikan diri dari Irak ke Syria pada masa-masa kejatuhan Saddam Hussein di tahun 2003, dimana diperkirakan 1,8 juta mereka mengungsi ke Syria.

”Bertambahnya Islam secara politik dan sosial di Irak dan Syria membuat semakin tidak ada ruang aman bagi mereka (orang Kristen dan Katolik),” Daniels berkata
“Timur Tengah adalah tempat kelahiran Kristianiti dan Damaskus adalah salah satu komunitas-komunitas Kristen tertua di dunia, ” Daniels berkata.
Berdoalah, bagaimana kalian dapat membuat sebuah perubahan. Bahkan mungkin menjadi kordinator doa untuk Hari Doa bagi Gereja Teraniaya di rumah kalian, atau sekolah atau kelompok kecil pada 3 November ini misalnya,” Dykstra berkata. 

“Until you come to understand what the five oldest Islamic sources reveal about Muhammad, Allah, and Islam (those being the Qur’an, Ishaq’s Sira, Tabari’s Ta’rikh, and Bukhari’s and Muslim’s Hadith Collections) you have no chance whatsoever of understanding Islamic terrorism or how to combat it.” Dikutip dari Islamic Terrorism Timeline by Prophet of Doom.net

Komentar: Melihat perbuatan para kelompok-kelompok Islam fundamentalist di atas dan peristiwa-peristiwa pembantaian dan pemboman yang terus menuerus terjadi di Irak, Pakistan, Afganistan dan negara-negara lainnya, tiga pertanyaan di bawah ini muncul di pikiran saya:
Jika saya orang Islam apakah saya  masih bisa percaya bahwa Alkuran diwahyukan dari Sorga seperti diajar di pesantren-pesantren?
Dan bagaimana mungkin saya bisa meyakinkan orang-orang Kristen  bahwa nabi Muhammad adalah penyempurna ajaran Yeshua Ha Mashiah (Yesus Kristus)?
Jika orang Muslim sendiri takut dan melarikan diri dari praktek Hukum Islam, bagaimana mungkin penduduk bukan-Islam dapat hidup aman dan tentram di sebuah negara Islam yang berasaskan Hukum Islam?

Referensi:

 

 

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Tulis komentar Anda di sini - dengan etika dan integrity. Thanks!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: