Berdoa untuk Mesir agar nubuatan janji berkat YAHWEH tergenapi


Mideast EgyptBentrokkan antara kelompok keamanan Mesir dengan kelompok Muslim Brotherhood (Persaudaraan Muslim, organisasi Muslim Mesir) semakin memanas sejak digulingkannya Jendral Hosni Mubarak Juli tahun lalu. Orang Kristen Mesir selalu menjadi kambing hitam dalam setiap bentrokan antara kedua pihak tersebut.

Awal July 2013, tepat setahun setelah Presiden Muhammad Morsi (berasal dari organisasi Persaudaraan Muslim) menjadi presiden Mesir, jutaan rakyat Mesir turun kejalan meminta Morsi, dijuluki sebagai ”Firaun baru, diktator baru,” untuk turun dari jabatannya.

Melihat perkembangan yang kurang sehat ini, Jenderal Sisi, Menteri Pertahanan Mesir yang baru dilantik, meminta Presiden Morsi untuk menyelesaikan krisis ini dalam 24 jam. Tanggal 4 July Presiden Morsi diturunkan dari jabatannya, bersamaan dengan dia ditahan juga beberapa orang penting tokoh Muslim Persaudaraan. Sekarang pendukung Morsi yang turun kejalan, sepanjang bulan Ramadan.

Tanggal 14 Agustus, pihak keamanan Mesir (Polisi dan Militer) membubarkan aksi protes dari pihak pendukung Morsi. Bentrokan terjadi, dikabarkan lebih dari 500 orang meninggal, korban terbanyak jatuh pada pendukung Morsi.

Orang Kristen Mesir menjadi kambing hitam. Segera setelah bentrokan kedua pihak terjadi (Muslim moderat yang diwakili oleh militer dan polisi pemerintah melawan Muslim fundamental yakni Persaudaraan Muslim), para simpatisan Persaudaraan Muslim menyerang dan membakari bangunan milik orang Kristen (semua denominasi) dan orang Katolik.

Sedikitnya 50 gedung Gereja di berbagai kota di Mesir dirusak dan sebagian dibakar, hampir 20 gedung perkantoran dan sekolah Kristen beserta toko-toko mereka dirusak dan sebagian dijarah isinya. Korban jiwa juga terjadi

Peristiwa-peristiwa pembakaran dan pengerusakan terkadang pembunuhan kelompok Islam fundamental kepada orang Kristen juga terjadi pada masa pemerintahan Mubarak, namun peristiwa 15 Agustus ini sungguh sangat memukul pihak Kristen Mesir, yang telah hadir ratusan tahun sebelum Islam masuk ke Mesir.

Hari Kamis Jenderal Sisi menetapkan Larangan Keluar Malam, namun pentrokan kedua pihak terjadi lagi setelah para pemimpin Persaudaraan Muslim menggerakan para pengikutnya untuk menjadikan hari Jumat itu sebagai Demontrasi Kemarahan (March of Anger). Bentrokan berdarah malam itu terjadi setelah sebuah pos polisi dirusak. Dikabarkan lebih dari 173 jiwa meninggal dunia, termasuk lebih dari 10 orang dari pihak keamanan, korban terbesar terjadi di Kairo.

Pokok-pokok doa syafaat bagi Mesir:

  • Berdoalah untuk Jemaat Kristen di Mesir, agar mereka bisa bertahan menjaga iman mereka tetap teguh dan murni ditengah-tengah badai topan pertikaian pihak Muslim Moderat melawan Muslim fundamental. Kiranya mereka bisa mengikuti teladan Ayub.
  • Berdoalah untuk setia orang Kristen Mesir dimanapun mereka berada, khususnya di Mesir agar mereka bisa menjadi saksi-saksi hidup – menjadi terang dan garam – bagi orang-orang Muslim disekitar mereka.
  • Berdoalah untuk pihak pemerintah dan bangsa Mesir supaya Mesir mengenal YAHWEH.

Mesir adalah negara asal Hagar dan isterinya Ismael. Berdoalah agar apapun yang terjadi di Mesir, semua ini pada akhirnya medatangkan kebaikan bagi bangsa dan negara Mesir (Yer 29:11), sehingga mereka boleh mengenal “Elohim Abraham, Ishak dan Yakub,” yakni YAHWEH Tsebaot (YAHWEH Semesta alam), atau El-Roi (Elohim yang Melihat) ibu Ismael menyebut-Nya.

Kitab Taurat menunjukkan bahwa YAHWEH telah disembah Ismail ketika ia masih tinggal bersama-sama Abraham, ayahnya, sampai ia berumur 14 tahun. Baca Kej 16:7-15 & 21:17-21.  Dan Elohim yang sama telah bernubuat tentang Mesir – secara spesifik – melalui nabi Yesaya (pasal 19), bahwa Ia akan memulihkan Mesir dan memberkati Mesir dengan berkata,

Pada waktu itu akan ada jalan raya dari Mesir ke Asyur, sehingga orang Asyur dapat masuk ke Mesir dan orang Mesir ke Asyur, dan Mesir akan beribadah bersama-sama Asyur. Pada waktu itu Israel akan menjadi yang ketiga di samping Mesir dan di samping Asyur, suatu berkat di atas bumi, yang diberkati oleh YAHWEH semesta alam dengan berfirman: Diberkatilah Mesir, umat-Ku, dan Asyur, buatan tangan-Ku, dan Israel, milik pusaka-Ku.” (Yesaya 19:25)

Sebelum janji berkat ini terjadi, Mesir haruslah terlebih dahulu meninggalkan berhala-berhala mereka (ayat 3), lalu mengenali dan beribadah kepada YAHWEH, bukan kepada Allahnya Muhammad, seperti tertulis, Dan YAHWEH akan dikenal di Mesir, sehingga orang-orang Mesir akan mengenal YAHWEH pada hari itu, dan akan melayani kurban dan persembahan bakaran, dan bernazar kepada YAHWEH serta membayar nazarnya.” (Yes 19:21; ILT)

Bacaan berkait:

Referensi: 

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog
Iklan

Tulis komentar Anda di sini - dengan etika dan integrity. Thanks!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: