Bantuan keuangan negara Arab mengalir untuk Mesir, segera setelah Mohammad Morsi digulingkan


Segera setelah president Mohammad Morsi, peresident pertama Mesir yang terpilih secara pemilu dan berlatar belakang Islam fundamental, digulingkan oleh teriakkan jutaan rakyat Mesir maka bantuan keuangan dari negara-negara Arab mengalir deras ke negara Mesir. Beberapa pemimpin negara Arab secara terang-terangan menunjukkan suka citanya atas jatuhnya president Morsi, yang berasal dari organisasi Islam fundamental Muslim Brotherhood.

Raja Arab Saudi, Abdullah bin Abdel Aziz hari selasa (9 Juli) mengumunkan akan membantu ekonomy Mesir sebesar 5 milyar dollar  Amerika dan pada hari yang sama Persatuan Emirat Arab (PEA; United Arab Emirates/ UAE) memberikan 3 milyar dollar. Dan 4 milyar dollar lainnya datang dari Kuwait, satu hari kemudian (10 Juli).

“PEA (The UAE) berdiri bersama Mesir dan masyarakatnya pada situasi ini dan percaya pilihan masyarakatnya. Keamanan dan stabilitas Mesir  adalah basis dari keamanan Arab,” kantor berita WAM mengutip perkataan Penasehat Keamanan Nasional UAE, Sheikh Hazza bin Zayed

Bukan sekedar bantuan uang rakyat Mesir dapatkan dari pemimpin Arab, namun terlebih moral. France24.com menulis, “Sheikh Hazza dan Menteri Luar Negeri UAE terbang ke Kairo pada Selasa pagi. Kunjungan kedua menteri dari Persatuan Emirat Arab tersebut merupakan delegasi asing yang paling senior berkunjung ke Mesir sejak digulingkannya Morsi.”

Bantuan 12 milyar dari negara-negara Arab ini telah membuat pemerintah Amerika Serikat semakin bingung; dimana USA harus berdiri? di sisi “pro-demokras ala Muslim Brotherhood” atau “pro-Monarki Arab.” Sebelumnya President Obama telah membuat perjanjian untuk membantu Mesir dibawah president Morsi sebesar 1,5 milyar. Dalam hukum USA tertulis bahwa bantuan haruslah dipotong kepada sebuah negara yang pemerintahnya digulingkan oleh militer (Rakyat Mesir tidak berpikir demikian).

Apakah ini berarti bahwa para pemimpin (raja dan pangeran) Arab ingin mengembalikan Islam ke dalam jaman pra-Islam, yakni jaman sebelum nabi Muhammad melahirkan ajaran Islamnya? Hanya mereka sendiri yang bisa menjawab.Berikut ini beberapa artikel luar yang membahas tentang kondisi kehidupan dan keagamaan di Arab Paninsula sebelum Muhammad, orang menyebutnya “jaman pra-Islam:”

Kita hidup di dalam dunia yang sungguh (nampak luarnya) tidak menentu; penggulingan pemimpin, perang, bencana alam terjadi silih berganti semakin cepat dan banyak. Bagi Anda yang membaca Alkitab semua kejadian “aneh dan dasyat” tersebut tentunya tidak terkejut atau menjadi takut, sebab seluruh nubuatan Alkitab haruslah terpenuhi sebelum langit dan bumi yang baru datang menggantikan yang lama. Ya kita tahu Anti-Kristus (Setan bertubuh laki-laki) akan datang dan memerintah bumi, namun itu hanyalah singkat saja, sebab Kristus yang asli, yakni Adonai Yeshua Ha Mashiah (Tuhan Yesus Kristus) akan datang dan mengalahkan Diktator Besar dengan nabi palsunya dan segalam bala tentaranya.

 

Bacaan berkait:

Referensi:

 

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Tulis komentar Anda di sini - dengan etika dan integrity. Thanks!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: